Kejamnya Negeri Komunis Ini, Timnasnya Kalah Pulang Pemainnya Disiksa


  •    Murtianto
  •    04/10/17 - 18:40
  •    63423

(fifa.com)

Hidup di negeri komunis seperti Korea Utara memang mengerikan. Penguasa negeri itu tak segan-segan menjatuhkan sanksi kejam, termasuk kepada timnas sepak bolanya.

Pendeknya, menang disambut, kalah disiksa. Bandingkan dengan timnas Indonesia yang sekarang ini, meski gagal di SEA Games 2017, pulang mereka pun dijemput.

Kekejaman itu dialami oleh skuat timnas Korut pada Piala Dunia 2010. Tentu saja para pemain sudah sekuat tenaga menampilkan permainan terbaik, tapi mereka tetap kalah dalam tiga pertandingan penyisihan grupnya.

Dalam penyisihan Grup G, mereka kalah atas Brazil 1-2, ditekuk Pantai Gading 0-3, lalu kalah telak pada pertandingan terakhir atas Portugal 0-7. Tim Korut terpaksa pulang cepat.

BACA JUGA: Laga Korea Utara VS Malaysia Kembali Alami Penundaan

Hasil tersebut membuat pimpinan Korut saat itu Kim Jong-ill marah besar. Sepulang dari Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, mereka disambut dengan kemarahan dan sanksi.

Seluruh pemain mendapat sanksi fisik yang amat keras. Mereka dipaksa berlatih telanjang dada di tengah badai salju dan berenang di sungai teramat dingin. Kondisi ini bisa bikin hipotermia dan mati akibat cuaca ekstrem.

Meski begitu para pemain mengaku menerima siksaan tersebut dengan lapang dada. Mereka pun berjanji untuk giat berlatih dan meningkatkan prestasinya lagi. Untuk Piala Dunia 2018, Korut masih berpeluang lolos dari jalur runner-up Grup A, sementara juara grup sudah dipastikan Iran telah lolos ke Rusia.








Berita Terkait


1525307401937

End of content

No more pages to load