(Foto: Bolalob)

Vamos Mataram Gagal Lolos ke Final Mini Tournament NTB Cup 2017

Vamos Mataram kembali menelan kekalahan dalam lanjutan International Mini Tournament Futsal
NTB Cup 2017.

Pada matchday empat yang diadakan di GOR 17 Desember Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (13/10) kemarin, Vamos harus mengakui keunggulan tim asal Malaysia, MAC FC dengan skor tipis 2-1. Kekalahan ini membuat Vamos dipastikan gagal melaju ke laga final karena sudah tidak mungkin mengejar poin tim di atas mereka.



Pada laga sebelumnya, Mataram FC NTB pun bernasib sama dengan Vamos, gagal melaju ke final. Mataram bahkan harus menelan kekalahan untuk ketiga kalinya yang kali ini dari GB FC Malaysia dengan skor 5-4.

Pada matchday kelima pada Sabtu (14/10) ini akan mempertandingkan laga menentukan siapa yang akan melaju ke final. Alcatraz FC Mataram akan menghadapi Mataram FC, dan GB FC melawan Vamos.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Pasca Juara di Indonesia, Ali Abedin Dapat Tawaran Gabung Tim Tiongkok dan Uni Emirat Arab
Dua bulan bermain bersama Vamos Mataram di Indonesia, Ali Abedin berhasil mempertahankan raihan yang juga direngkuhnya musim sebelumnya dengan menjadi juara Pro Futsal League.Pasca meraih gelara PFL 2018, Ali kembali ke Iran sambil menunggu nasibnya mendatang. Menurut Ali, dirinya mendapat tawaran main dari klub Tiongkok dan Uni Emirat Arab untuk bermain di kompetisi negaranya.[suggestedarticle=3]"Saya saat ini berada di Iran dan saya punya dua penawaran bagus dari Tiongkok dan Uni Emirat Arab," ujar Ali dilansir Fut5al.irMeski begitu, Ali berharap bisa tetap bermain di dalam negeri. "Saya memang lebih memilih bermain di liga Iran karena tujuan saya lebih penting dari pada uang. Saya mendapat beberapa penawaran bagus dari tim liga Iran. Insha Allah saya akan memutuskanya beberapa hari ke dapan," tandasnya.Selain itu juga belum dapat dipastikan apakah Ali bermain bersama Vamos Mataram pada AFC Futsal Club Championship 2018 pada 1-12 Agustus mendatang.
  318 kali
Penggawa Iran Ini Dipastikan Tak Perkuat Vamos Mataram di AFC Futsal Club 2018
Peluang Farhad Fakhimzadeh untuk memperkuat Vamos Mataram di ajang AFC Futsal Club Championship 2018 dipastikan tertutup.Farhad dipinjamkan dari tim Iran, Mes Sungun, untuk bermain bersama Vamos selama dua bulan sejak Maret lalu. Bersama Vamos, pemain yang berposisi pivot ini berhasil meraih gelar juara. Mes Sungun sendiri merupakan juara Liga Futsal Iran dan bakal mewakili negara Persia tersebut di AFC Futsal Club Championship 2018.Dalam wawancaranya dengan media futsal lokal, Farhad mengatakan tidak akan memperkuat Vamos di AFC Futsal Club karena kebijakan dari timnya.[suggestedarticle=3]"Sebenarnya saya ingin bermain bersama Vamos di Asia, namun ada kebijakan dari Mes Sungun di mana saya harus memperkuat wakil Iran di AFC Futsal Club Championship 2018," ungkap Farhad.Meski begitu, nasibnya di Mes Sungun di liga musim depan juga belum pasti karena Farhad masih menunggu pembentukan tim dan penunjukan pelatih baru."Saya belum ada pembicaraan kontrak untuk musim depan. Kami menunggu siapa pelatih Mes Sungun untuk musim depan," tandasnya.Vamos Mataram sendiri tergabung di grup A bersama Nagoya Oceans Jepang, Dalian Yuan Dinasty Tiongkok dan Victoria University College Myanmar.
  496 kali
Ali Abedin Rasakan Ketatnya Pro Futsal League 2018
Ali Abedin mengaku senang bisa kembali bermain di Indonesia bersama Vamos, dan kembali meraih gelar juara Pro Futsal League tahun ini.Menurut pemain asal Iran tersebut, kompetisi futsal di Indonesia musim ini lebih ketat dari sebelumnya. Ini karena tim-tim yang cukup berambisi hingga mendatangkan pemain asing. Tercatat ada 11 pemain asing yang berlaga di PFL musim ini.[suggestedarticle=3]"Saya senang bisa kembali ke Iran lagi dengan titel juara bertahan dan membuat nama Iran bangga di negara lain. Semua orang di Iran harus tahu bahwa liga di Indonesia sangat luar biasa dan menantang," ungkapnya dilansir Fut5al.ir"Semua tim menggunakan pemain asing dengan kualitas bagus dari Brazil, Thailand, Jepang dan Belanda. Namun saya bersyukur liga di Indonesia berakhir baik buat saya. Suatu pengalaman berharga juga bermain dengan Farhad Fakhim di Indonesia," ujarnya.Ali berharap suatu saat bisa kembali bermain di Indonesia dan membawa tim ini meraih gelar juara.
  274 kali
Farhad Fakhimzadeh Senang Dapat Banyak Pengalaman di Indonesia
Farhad Fakhimzadeh, mengaku senang mendapat banyak pengalaman bermain di Indonesia bersama Vamos Mataram. Waktu dua bulan buatnya dirasa cukup untuk memberi penilaian akan kemeriahan suasana kompetisi futsal di Indonesia.Kepada media futsal Iran, Fut5al.ir, pivot Mes Sungun ini menceritakan pengalamannya bermain selama dua bulan di Indonesia. "Coach Reza merekomendasikan saya ke Vamos. Liga di Iran sudah usai dan saya telah beristirahat selama sebulan sebelum ke Indonesia. Jadi ini kesempatan dan pengalaman yang bagus. Tim saya mengizinkan untuk bermain dan saya bersyukur dapat pengalaman bagus."[suggestedarticle=3]"Ini pertama kalinya saya bermain futsal di luar Iran dan ini jadi pengalaman yang istimewa. Saya sedikit menyesal bermain di luar Iran di usia yang tidak lagi muda," ungkapnya.Farhad mengaku senang bisa bermain di Indonesia dan dengan senang hati untuk bisa bermain lagi di kompestisi futsal di Indonesia. "Penonton di sini luar biasa. Atmosfernya sangat bagus. Di tiap arena dipenuhi 4-5 ribu oang. Masyarakat Indonesia sangat ramah dan saya biasanya sangat sibuk untuk meladeni penggemar meminta foto yang membuat perjalanan kami kembali ke bis dari Arena sangat lama," ungkap Farhad.Jika ada kesempatan, Farhad ingin kembali merasakan berlaga di liga futsal di Indonesia musim depan.
  414 kali
Iqbal Iskandar: Kerja Keras Bisa Kalahkan Pemain Berbakat
Vamos Mataram tergabung di Grup A AFC Futsal Club Champsionship 2018 bersama tim kuat Nagoya Oceans Jepang, Dalian Yuan Dynasty Tiongkok, dan Victoria University College Myanmar.Salah satu pemain kunci Vamos, Muhammad Iqbal Iskandar menyatakan jika kerja keras pemain bisa mengalahkan pemain yang bertalenta. Artinya, tim kuat pun bisa dikalahkan jika pemain terus berlatih dan bekerjakeras.[suggestedarticle=3]"Prinsip Iqbal adalah kerja keras, jadi yang bermanfaat buat tim, Iqbal akui banyak yang lebih hebat, tapi balik lagi, hard work beat talents,” ungkap Iqbal seperti dikutip dari akun instagram resmi klub Vamos.Vamos musim lalu hanya mampu berjuang dibabak penyisihan grup. Tahun ini, AFC Futsal Club diadakan di Yogyakarta, Indonesia, tentunya bermain didepan publik sendiri bisa menjadi senjata tambahan bagi Vamos untuk meraih hasil yang lebih baik dibanding tahun lalu.
  257 kali
Video Aksi Penyelamatan Muhammad Nazil Purnama di Pro Futsal League 2018
Muhammad Nazil Purnama dua tahun beruntun berhasil membawa timnya Vamos Mataram meraih gelar juara Pro Futsal League (PFL), yaitu dimusim 2017 dan 2018.Nazil menjadi kiper utama Vamos di dua musim terakhir Vamos, kepercayaan yang tidak dia sia-siakan dengan mampu menjadi benteng terakhir Vamos untuk menjadi juara.[suggestedarticle=3]Berikut aksi-aksi penyelamatan Nazil di PFL 2018.   Kesuksesan Vamos Mataram pertahankan gelar mereka di musim ini tak lepas dari kegemilangan Nazil Purnama. ㅤㅤ Berikut beberapa penyelamatan dari Nazil selama gelaran #PFL2018 kemarin. Mana penyelamatan yang paling kalian ingat? A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on May 19, 2018 at 7:48pm PDT
  466 kali
Video Kumpulan Aksi Muhammad Iqbal Iskandar di Pro Futsal League 2018
Muhammad Iqbal Iskandar dua tahun beruntun berhasil, menjadi pemain terbaik Pro Futsal League (PFL), yaitu dimusim 2017 dan 2018.Selain menjadi pemain terbaik, dirinya pun sukses membawa Vamos Mataram meraih gelar juara juara dua musim beruntun. Gelar kedua bagi Vamos, dan gelar ketiga bagi Iqbal yang dimusim 2016 berhasil meraih juara bersama Black Steel Manokwari.Meski bertubuh kecil, tapi kecepatan, kemampuan driblling, dan keakuratan umpannya tidak diragukan lagi. Selain itu, dirinya juga piawai dalam urusan mencetak gol.[suggestedarticle=3]Berikut aksi-aksi Iqbal di PFL 2018.   Iqbal Iskandar, kembali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik di #PFL2018 ㅤㅤ Berikut beberapa aksi dari Iqbal selama PFL2018 yang turut membantu Vamos kembali menjadi juara di tahun ini. Mana momen dari Iqbal yang paling kalian ingat selama #PFL2018 ? A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on May 19, 2018 at 8:01pm PDT
  538 kali
Vamos Mataram Anggap Nagoya Oceans Salah Satu Rival Utama
Vamos Mataram tergabung di grup A sebagai tuan rumah di AFC Futsal Club Championship. Di fase grup, Vamos bakal menghadapi Dalian Yuan Dinasty Tiongkok, Victoria University College dan Nagoya Oceans. Nama terakhir merupakan salah satu tim tersukses di ajang AFC Futsal Club yang bakal menjadi pesaing berat Vamos Mataram.Pelatih Kiper Vamos Mataram, Dede Sulaiman, mengakui Nagoya menjadi salah satu rival utama tim di fase grup meski tim-tim lain patut diwaspadai. "Nagoya Oceans tentu saja jadi rival utama kami. Dengan dua tim lainnya kami sedikit tahu karakter mereka," ungkap Dede yang telah bersama Vamos sejak 2014.[suggestedarticle=3]Nagoya yang merupakan juara Liga Futsal Jepang musim 2017-2018 kembali ke kancah Asia setelah sempat absen tahun lalu. Di ajang AFC Futsal Club, Nagoya sudah meraih tiga gelar juara pada tahun 2011, 2014 dan 2016.Vamos punya target untuk dapat mencapai empat besar di ajang ini dan berharap bisa menjadi kejutan di kiprahnya yang kedua. "Target kami mencapai semifinal dan juga membawa futsal Indonesia ke level Internasional," ujar Dede.Di ajang yang sama pada 2017 Vamos gagal lolos fase grup setelah hanya mampu meraih satu kemenangan.
  480 kali
Ini Saran Pelatih Asal Iran untuk Wasit Futsal di Indonesia
Wasit selalu menjadi pembicaraan di Pro Futsal League (PFL) 2018, baik yang keputusan kontroversi maupun keputusan yang bagus sekali.Reza Fallah selaku pelatih Vamso Mataram asal Iran pun memberikan sarannya tentang wasit futsal Indonesia. Menurutnya wasit futsal Indonesia harus mendapatkan jam terbang yang lebih tinggi lagi.[suggestedarticle=3]“Saya rasa wasit juga perlu mendapatkan jam terbang serta pelatihan yang lebih tinggi lagi. Semua demi futsal Indonesia yang lebih baik,” ungkap Reza seperti dikutipda risotus resmi klub vamosfutsal.com.Harus diakui jika wasit memiliki peran penting bagi kemajuan futsal di Indonesia. Tanpa ada wasit tentu saja tidak akan ada pertandingan. Wasit yang berkualitas tentunya akan memajukan futsal Indonesia.
  1120 kali
Pelatih Futsal Indonesia Harus Selalu Update Ilmu Futsal Terbaru
Pelatih asal Iran, Reza Fallah berhasil membawa Vamos Mataram meraih gelar juara Pro Futsal League (PFL) 2018.Ia pun memuji atmosfer pertandingan dan betapa antusiasnya penonton futsal Indonesia. Ia pun yakin futsal Indonesia bisa semakin maju lagi.Ia juga tidak lupa memberikan saran bagaimana futsal Indonesia bisa lebih maju lagi, terutama dari sektor pelatih. Dirinya berharap pelatih futsal di Indonesia, baik itu pelatih kepala, pelatih kiper dan fisik bisa terus update tentang perkembangan futsal terbaru.[suggestedarticle=3]“Menurut opini saya, Indonesia memerlukan pelatihan bagi pelatih yang lebih tinggi, misalnya untuk pelatih kiper, pelatih fisik sampai kepala pelatih agar update tentang futsal” ungkap Reza seperti dikutipda risotus resmi klub vamosfutsal.com.Reza sendiri memiliki lisensi kepelatihan futsal Level 3 AFC. Ia pun memberikan banyak taktik baru saat Vamos bermain yang membawa timnya mampu menjadi juara di PFL 2018.
  828 kali
1526724601945 tag