(Foto: Istimewa)

Ini Dia Lima Kejanggalan Liga 1 2017

Perjalanan Liga 1 2017 hampir sampai pada akhir dan sejak awal hingga akhir tidak lepas dari sejumlah kontroversi. Bolalob merangkum setidaknya ada lima kejanggalan sepanjang gelaran Liga 1 2017.

Liga 1 2017 kembali digulirkan setelah liga nasional sempat vakum karena Indonesia sempat mendapat hukuman dari FIFA. Perguliran Liga 1 begitu dinantikan para pecinta sepak bola tanah air namun sejumlah kontroversi terjadi di kasta tertinggi sepak bola nasional ini.



Salah satu yang paling aneh adalah saat PT LIB tidak melanjutkan peraturan pemain muda yang sempat dicanangkan di awal musim. Peraturan tersebut awalnya bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemain muda di Liga dan mempermudah tim nasional mencari pemain.

Pada akhirnya peraturan tersebut kandas di tengah jalan. Berikut ini kejanggalan Liga 1 yang dirangkum Bolalob:

KITAS Pemain Asing Bermasalah



Di awal musim masalah muncul setelah sejumlah pemain asing sudah dimainkan sebelum mereka memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS). Setidaknya sempat ada 11 klub Liga 1 yang belum mengurus KITAS di awal kompetisi Liga 1 bergulir.

Regulasi Pemain Muda Berhenti di Tengah Liga



Pada awal kompetisi PT Liga Indonesia mewajibkan setiap klub memainkan tiga pemain U-23 di susunan pemain. Hal tersebut dilakukan untuk mencari bibit-bibit muda. Setelah sempat ditangguhkan seiring berjalannya SEA Games 2017, PT LIB akhirnya menghapus regulasi tersebut pada akhir Agustus 2017.

Persib Mendapat Hukuman Karena Aksi Bela Rohingya



Persib sempat terkena denda sebesar Rp 50 juta setelah Bobotoh melakukan aksi kemanusiaan untuk memberikan dukungan kepada warga Rohingya. Niat simpati kemanusiaan tersebut justru menjadi bomerang setelah PSSI menilai hal itu sebagai aksi politik.

Bobotoh yang kesal dengan keputusan tersebut berinisiatif mengumpulkan koin untuk membayar denda ke PSSI. Sayangnya koin tersebut tidak sampai ke PSSI, karena pihak Persib sudah terlanjut membayar denda tersebut.

Mitra Kukar Dianggap WO Karena Mainkan Mohammed Sissoko



Jelang kompetisi usai kembali muncul peristiwa aneh setelah Mitra Kukar dianggap kalah WO 0-3 dari Bhayangkara FC. Hal itu dikarenakan Mitra Kukar memainkan Mohammed Sissoko saat jumpa dengan Bhayangkara FC. Pada laga tersebut, kedua tim berbagi angka usai imbang 1-1.

Anehnya, pihak Mitra Kukar mengaku tidak mendapat pemberitahuan dari PSSI terkait penambahan hukuman Sissoko. Pihak Mitra Kukar mengetahui Sissoko hanya dihukum satu pertandingan dan legal saat laga melawan Bhayangkara FC.

Keputusan tersebut sangat menguntungkan Bhayangkara FC yang tengah berjuang ketat di tangga juara. Tambahan dua poin tersebut membuat Bhayangkara FC semakin dekat ke tangga juara.

Persib WO Lawan Persija



Laga Persija melawan Persib harus dihentikan pada menit ke-83 setelah kubu Maung Bandung dianggap menolak melanjutkan pertandingan. Hal tersebut bisa berujung hukuman degradasi untuk Persib.

Meski belum diputuskan apa hukuman yang akan diberikan kepada Persib, Komdis dan PT LIB tampak saling menunjuk terkait siapa yang harusnya memberikan sanksi untuk Persib.
editTerakhir diubah:  09/11/17 - 12:11

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(2)


Rekomendasi



Berita Terkait


Arema Pertimbangkan Sistem Barter Pemain
Arema FC memastikan pihaknya juga akan memanfaatkan barter pemain dengan klub lain jika itu menguntungkan kedua belah pihak.Manajemen klub baru saja mendapatkan laporan evaluasi dari pelatih Joko Susilo mengenai rapor para pemain di Lia 1 musim 2017.Arema hanya finis di posisi ke-9 klasemen akhir dengan raihan 49 poin."Terus terang ada beberapa pemain Arema FC yang diincar klub lain. Begitu juga dengan kami mengincar pemain klub lain," ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, seperti dikutip dari Superball."Masalahnya kebanyakan dari mereka masih menyisakan kontrak beberapa bulan dengan klub lamanya, termasuk juga Arema FC. Sehingga untuk mencari jalan tengah biasanya ada opsi barter," katanya.[suggestedarticle=3]Arema mengatakan bahwa pihaknya akan menempuh jalur formal dengan membicarakan lebih dulu ke klub, jika ada pemain yang mereka inginkan pada musim depan."Kalau kami terus terang lebih suka berkomunikasi langsung dengan manajemen tim yang pemainnya kami minati. Sebenarnya bisa saja kami bergerak diam-diam dengan langsung mengontrak pemain.""Tetapi kami juga respek dengan tim lain. Sehingga lebih enak kalau langsung berbicara dengan sesama manajemen. Urusan nanti sistem perpindahanya menggunakan permanen atau barter itu tidak terlalu penting," pungkasnya.Sebelumnya dua nama pemain asing yakni Juan Pablo Pino dan Esteban Viscarra resmi dilepas oleh Arema.
visibility  1088 kali
Empat Pemain Asing Borneo FC Belum Tentu Dipertahankan
Borneo FC bisa finis di posisi ke-8 klasemen akhir Liga 1 musim 2017 dengan raihan 52 poin. Tentu itu menjadi pencapain yang cukup baik untuk Pesut Etam.Empat pemain asing Borneo FC musim ini memiliki kontribusi yang cukup merata. Mulai dari dua bek Yamashita (Jepang) dan Matheus Lopes (Brasil) dan juga Shane Smeltz (Selandia Baru) serta Flavio Beck (Brasil).Nama terakhir menjadi satu-satunya legiun asing yang bertahan dari musim lalu. Dia masih menjadi andalan di lini tengah dan kerap dipercaya sebagai eksekutor bola mati.Namun ada indikasi tak semua pemain asing akan dipertahankan oleh manajemen Pesut Etam.Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin saat ini tengah berburu pemain asing. Seluruh posisi akan diberi opsi, kecuali penjaga gawang. "Ada beberapa nama yang sudah kami incar. Tapi, masih negosiasi," ujar Nabil seperti dilansir Kaltim Post.[suggestedarticle]Nabil coba mendekati beberapa striker asing. Dia ingin ada tandem yang sepadan untuk Lerby Eliandry musim depan."Sektor asing ada perubahan besar. Saya belum bisa sebut karena kontrak pemain kami berakhir Desember," imbuhnya.Yamashita dan sesama pemain asing lainnya tak perlu terlalu risau. Sebab, manajemen Borneo FC memiliki penilaian objektif ke semua pemain, termasuk legiun asing. Bagi yang tak sesuai kriteria tim, dipastikan tersingkir secara baik-baik.
visibility  443 kali
Gelandang Korsel Tertarik Bela Timnas Indonesia
Gelandang Bhayangkara FC asal Korea Selatan, Lee Yoo Joon tertarik membela Timnas Indonesia. Hal ini diungkap Bhayangkara FC lewat akun instagram resmi milik klub.Bhayangkara FC menyebut Lee sangat cinta Indonesia. Ia pun tertarik membela Timnas Indonesia mengikuti jejak rekan setimnya, Ilija Spasojevic.[suggestedarticle]"Lee Yoo Joon adalah gelandang defense yang penampilannya juga sangat stabil. Lee juga mengaku sangat cinta Indonesia. Nah, dia juga mengaku tertarik untuk mengenakan jersey timnas," tulis Bhayangkara FC.Lee Yoo Joon memperkuat Bhayangkara FC sejak tahun 2016. Kemungkinan besar ia harus menunggu tiga tahun lagi untuk bisa mengajukan proses naturalisasi ke pemerintah.   @leeyujun89 adalah gelandang defense yang penampilannya juga sangat stabil. Lee juga mengaku sangat cinta Indonesia. Nah, dia juga mengaku tertarik untuk mengenakan jersey timnas. A post shared by Bhayangkarafc (@bhayangkarafc) on Nov 19, 2017 at 6:04pm PST
visibility  5997 kali
PSSI Tepis Rumor Kompetisi 2 Wilayah untuk Musim Depan
Rumor yang menyebut pergantian format kompetisi Liga 1 musim depan tampaknya tak terwujud. PSSI menyebut satu wilayah menjadi skema ideal untuk kompetisi nasional."Perjalanan Liga Indonesia ini sudah mencoba berbagai macam ramuan. Kita sudah melihat dengan pola sembilan pertandingan per pekan ini sudah format kompetisi yang baik," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI RatuTisha, beberapa waktu lalu.[suggestedarticle]Kabar perubahan format berhembus usai Semen Padang terdegradasi ke Liga 2 dan meminta PSSI dan PT LIB merubah format menjadi dua wilayah. Denga demikian, Kabau Sirah pun besar kemungkinan bisa kembali ke Liga 1.Namun PSSI tetap pastikan bakal menggunakan sistem satu wilayah alias kompetisi penuh untuk musim depan. PSSI hanya perlu memperbaiki segala kekurangan, termasuk dalam jadwal pertandingan.“Kini kita tinggal cari format penjadwalan yang memudahkan secara jarak tempuh," tandasnya.
visibility  675 kali
Spasojevic Tanggapi Masa Depannya Bersama Bhayangkara FC
Kontrak Ilija Spasojevic bersama Bhayangkara FC akan habis bulan depan. Spasojevic belum mau menanggapi apakah setelah itu ia akan bertahan atau hengkang.Spasojevic didatangkan Bhayangkara FC pada putaran kedua Liga 1 Indonesia 2017. Perannya krusial dalam keberhasilan tim asuhan Simon McMenemy tersebut menjadi juara.Spasojevic menegaskan dirinya masih menghormati kontrak yang masih berlaku bersama Bhayangkara FC. Setelah kontrak berakhir baru ia akan bicara tentang masa depannya.[suggestedarticle]"Saya belum tahu karena kontrak saya bersama Bhayangkara FC belum berakhir. Kontrak saya masih sampai bulan depan, jadi saya harus profesional dengan Bhayangkara FC," ujar Ilija Spasojevic seperti dikutip dari Bola.com"Sekarang saya masih fokus bersama Timnas Indonesia dan belum memikirkan apakah akan tetap di Bhayangkara FC atau pindah ke klub lain. Jika saya pikirkan itu sekarang, nanti saya tidak bisa fokus bersama Timnas Indonesia," jelas eks penggawa Persib Bandung tersebut.Spasojevic saat ini tengah bersiap bersama Tim Merah-Putih untuk laga uji coba internasional. Timnas Indonesia akan menghadapi Guyana pada tanggal 25 November.
visibility  917 kali
Juara Piala FA Malaysia Punya Kesamaan Nasib dengan Bhayangkara FC
Bhayangkara FC punya teman senasib dalam urusan tak tampil di kompetisi AFC Cup. Juara Piala FA Malaysia, Kedah FA dipastikan tak bisa berlaga di kompetisi level asia.Sama seperti Bhayangkara FC yang menjuarai Liga 1, Kedah FA dinyatakan tidak lolos verifikasi klub untuk daparkan lisensi klub AFC.“Sudah jelas, hanya klub yang penuhi kriteria bisa dapatkan lisensi klub AFC,” ujar Sekjen FAM, Datuk Hamidin Mohd Amin, dilansir dari Utusan.[suggestedarticle]Dituding berlaku tak adil terhadap Kedah FA, Datuh Hamidin pun menepis anggapan tersebut. Menurutnya FAM sudah bekerja dengan prosedur dari AFC.“Jika Kedah FA tetap dapat lisensi dan ternyata dikemudian hari ditemukan masalah, maka FAM yang akan kena hukuman,” lanjutnya.Kedah FA memiliki nasib yang sama dengan juara Liga 1, Bhayangakra FC. The Guardian harus gigit jari tak bisa bermain di play-off Liga Champions Asia karena terganjal lisensi AFC.
visibility  1816 kali
Pelatih Selangor Tak Sabar Jumpa Evan Dimas
Rumor kepindahan gelandang timnas Indonesia Evan Dimas ke Selangor FA makin santer terdengar.Pelatih Selangor FA, P. Maniam mengatakan bahwa timnya terus merampungkan kesepakatan dengan pemain Bhayangkara FC itu dalam waktu dekat."Ya, memang kita ada membuat rundingan dengan Dimas, namun kita perlu bersaing dengan beberapa klub dalam Liga Super yang turut berminat untuk mendapatkan jasanya. Jadi, buat masa ini saya tidak mahu mengulas lanjut mengenai perkara ini," kata Maniam, seperti dikutip Harian Metro.[suggestedarticle]"Secara pribadi, saya memang menantikan kehadiran Dimas dalam pasukan Selangor. Namun apa yang penting, jika rundingan itu berjaya, saya mengharapkan dia mampu menyesuaikan diri dengan segera bersama pasukan ini," tambahnya. Sebelumnya Evan sendiri telah memastikan tak akan memperpanjang kontraknya bersama dengan Bhayangkara FC pada tahun depan.Bersama The Guardian, Evan sukses meraih gelar Liga 1 musim 2017.Jika kepindahan ini terwujud, Evan akan mengikuti jejak pendahulunya lebih dulu untuk bermain dengan Selangor FA. Nama-nama seperti Ristomoyo Kassim, Elie Aiboy, Bambang Pamungkas, dan terakhir Andik Vermansah pernah berbaju Gergasi Merah.
visibility  3392 kali
Arema FC Disodori Nama Thiago Cunha
Striker asal Brasil Thiago Cunha sempat membela Barito Putera di awal musim Liga 1 tahun 2017.Tak berselang lama ia memilih untuk hijrah ke Thailand usai ditawari gaji lebih besar oleh Chonburi FC.Pada musim depan ada peluang untuk Thiago kembali bermain di Indonesia, usai salah satu agen sepak bola internasional, Grupo Empenho Seguranca dari Boa Vista, Limeira-SP, Brasil menawarkan Thiago dan playmaker yang juga gelandang serang, Andre Araujo ke manajemen Singo Edan.Sebelumnya Arema sudah lebih dulu melepas dua nama asing yakni Juan Pablo Pino dan Esteban Viscarra.[suggestedarticle]Dua nama yang mungkin di pertahankan oleh tim asal Malang itu adalah bek Arthur Cunha da Rocha (Brazil) dan Ahmet Atayew ( Turkmenistan)."Soal Thiago dos Santos Cunha dan Andre Araujo kami ditawari agen mereka. Kami tidak langsung ambil, tapi akan dilihat dan pelajari kurikulum vitae serta rekaman videonya. Juga dicermati track record sebelumnya, mulai soal riwayat kesehatan atau kalau ada cedera, dan attitude-nya. Setelah itu baru dilihat dalam beberapa hari latihan atau uji coba,” ujar pelatih Arema, Joko Susilo.“Ya jika semuanya berjalan lancar dan telah melewati semua prosedur, bisa saja keduanya akan berkostum Arema musim depan. Tapi kami juga ada alternatif pemain asing baru non-Asia lainnya selain asal Brasil. Saya belum tahu persis kapan Arema mulai latihan, sebab 25 pemain lainnya termasuk saya dan tim pelatih lainnya belum mendapat evaluasi atau kepastian dari manajemen,” imbuh Joko.
visibility  1727 kali
Hanya 18 Pemain Yang Dipertahankan oleh Barito Putera
Tak butuh waktu lama bagi Barito Putera dalam mempersiapkan komposisi tim untuk Liga 1 musim depan.Tim asuhan Jacksen F Thiago ini setidaknya akan mempertahankan 18 pemain untuk tahun 2018 mendatang, dimana pelatih asal Brasil itu akan mencari sebanyak 10 hingga 12 nama baru.Barito Putera akan mengumpulkan pemainnya pada Senin (20/11/2017) sore di Stadion 17 Mei, Banjarmasin."Iya, Senin tim sudah mulai kumpul dan melakukan aktivitas latihan," ujar pelatih kepala Barito, Jacksen F Tiago, seperti dilansir dari Banjarmasin Post.[suggestedarticle]Para pemain yang ikut latihan nanti adalah tim yang diproyeksikan dan yang dipertahankan untuk musim depan."Pemain yang yang akan mengikuti kegiatan ini adalah untuk proyeksi musim 2018. Jadi termasuk pemain yang dipertahankan," katanya."Kami akan mencari 10 sampai 12 pemain, dengan kualitas minimal sama dari yang sudah ada di tim," tutup Jacksen.Barito finis di posisi ke-7 klasemen akhir Liga 1 musim ini dengan raihan 53 poin.
visibility  2393 kali
DIARY: Persija Mulai Cari Pemain Baru, Bali United Pertahankan Gelandang Andalannya
Direktur Persija Jakarta Gede Widiade tidak membantah jika dirinya sangat berminat mendatangkan gelandang Barito Putera, Rizky Rizaldi Pora.Direktur Persija Akui Kepincut dengan Rizky PoraBali United resmi memperpanjang kontrak Muhammad Taufiq untuk dua musim ke depan. Bali United mengungkapkan masih membutuhkan kemampuan dan pengalaman Taufiq untuk meraih prestasi.Resmi! Bali United Perpanjang Kontrak M. Taufiq Hingga 2019Manajemen Persib Bandung mulai menggelar evaluasi terhadap pencapaian tim di kompetisi Liga 1 2017.PT PBB Mulai Mengevaluasi Pencapaian Persib di Liga 1 2017
visibility  958 kali
1511064002082 tag