(Foto: tribun news)

Drama Dua Penalti, Roma Kalahkan Lazio 2-1

Derby Della Capitale kembali berlangsung di Stadio Olimpico, Minggu (19/11) dini hari WIB mewarnai giornata ke 13 Serie A. Laga yang berjalan panas dan sengit antara AS Roma dan Lazio itu berkesudahan 2-1 untuk Serigala Ibu Kota.

Dua menit setelah pluit tanda kick off dimulai, kubu AS Roma selaku tuan rumah sempat terdiam kala Ciro Immobile sukses mencetak gol. Namun gol tersbeut tak lantas membuat Elang Ibu Kota berpesta. Pasalnya, Immobile lebih dulu terperangkap off side.

Laga pun kembali dilanjutkan dengan kedudukan masih sama kuat 0-0.

Jual beli serang berlangsung sepanjang 45 menit babak pertama. Salah satu peluang terbaik pun lahir pada menit ke 20 untuk Roma.



Lompatan tinggi Edin Dzeko berhasil menggapai bola dan seketika menyundulnya kuat-kuat. Tapi upaya tersbeut tak berbuah gol karena sundulan striker asal Bosnia itu masih melenceng.

Setelah peluang Dzeko tersbeut, laga seketika berjalan keras dengan keluarnya dua kartu kuning. Senad Lulic dan Lucas Leiva mendapatkannya masing-masing satu kartu kuning.

Laga sendiri seperti kehilangan ketajaman bagi keduanya karena acap kali menemui kebuntuan di sektor tengah permainan. Lini Lazio dan Roma saling silih berganti memotong dan mementahkan serangan yang coba dibangun.



Skor kaca mata pun menjadi hasil dari 45 menit babak pertama.

Setelah jeda istirahat, laga derby della capitale pun kembali berlangsung. Tapi kesialan menimpa kubu tim tamu kala wasit Gianluca Rocchi menunjuk titik putih.

Gianluca Rocchi menilai Bastos melakukan pelanggaran terhadap eks punggawa Lazio, Aleksandar Kolarov di dalam kotak penalti di menit ke 49.

Diego Perotti yang menjadi eksekutor tendangan penalti dengan tenang berhasil menjebol gawang Lazio yang dikawal Thomas Strakosha. Skor pun beubah menjadi 1-0 untuk Roma.



Lazio yang marah atas gol penalti tersebut langsung tersengat dan mencoba mengejar gol penyeimbang.

Malang bagi Lazio, bukan gol penyeimbang yang didapat melainkan gol kedua justru bersarang di gawang sendiri pada menit ke 53. Sepakan keras Radja Nainggolan sukses memperdaya Thomas Strakosha untuk kali kedua.

Roma pun sementara nyaman dengan keunggulan 2-0.

Bukan laga derby namanya jika hanya berlangsung 'adem-ayem'. Gianluca Rocchi terus-terusan mencatat nama-nama yang dihadiahinya kartu kuning lantaran terlalu keras melanggar lawan.

Luis Alberto, Nani, dan juga Radja Nainggolan adalah pemain yang harus di-ammunito Gianluca Rocchi.



Permainan lantas menjadi lebih sengit meski tetap berlangsung keras. Dampaknya, kini giliran Lazio yang mendapatkan hadiah penalti dari Gianluca Rocchi.

Tepatnya pada menit ke 71, Konstantinos Manolas yang sedari tadi pontang-panting menjaga 'keperawanan' gawang Alisson Becker, tanpa sengaja menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti.

Ciro Immobile yang menjadi eksekutor tendangan penalti tak menyia nyiakan peluang emas ini, bola melesak masuk ke arah kiri gawang Roma. Skor menjadi 2-1.

Tahu bahwa Lazio kian menggarang pasca gol Immobile, Roma pun memilih untuk bertahan sekuat tenaga. Meski mendapat tujuh menit tambahan waktu, Lazio tak sunggup mencetak gol balasan. Roma pun keluar sebagai pemenang.



Susunan Pemain AS Roma vs Lazio:

AS Roma (4-3-3): Alisson, Kolarov, Fazio, Manolas, Alessandro Florenzi (80' Bruno Peres), Kevin Strootman, De Rossi, Radja Nainggolan (85' Juan Jesus), Perotti, Edin Dzeko, El Shaarawy (73' Gerson).

Lazio (3-5-2): Strakosha, Bastos, de Vrij, Radu (77' Patric), Marusic, Parolo, Lucas Leiva (58' Nani), Milinkovic-Savic, Luli (58' Jordan Lukaku), Alberto, Immobile.
editTerakhir diubah:  19/11/17 - 02:55

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Tanpa Sang Kapten, Shakhtar Tetap Optimis Lawan Roma
Jelang laga melawan As Roma, Shakhtar Donetsk akan kembali diperkuat beberapa pemain andalannya. Namun, mereka belum bisa diperkuat sang kapten andalan Darijo Srna.Pada pertandingan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Metalist Kharkiv, Rabu (21/2), Shakhtar masih harus kehilangan Srna. Pemain Ukraina ini mendapat skors setelah tidak lolos tes doping.[suggestedarticle]Pelatih Pauolo Fonseca mengatakan bahwa kehilangan Srna adalah sebuah kerugian besar. Meski begitu, ia telah menetapkan penggantinya di posisi bek kanan tersebut."Saya yakin akan ada kabar baik segera. Dia adalah orang penting bagi tim dan kehilangannya adalah sebuah kerugian besar. Tapi, saya percayakan posisinya ditempati Bohdan Butko di sisi kanan pertahanan," ujarnya dalam konferensi pers seperti dilansir Football Italia.[suggestedarticle]Selain itu, kabar baiknya adalah kembalinya sang gelandang andalan Bernard. Gelandang asal Brasil ini telah mengalami cedera bahu di akhir pekan lalu dan kini telah kembali untuk tampil.Sejak libur musim dingin pada bulan Desember, Shakhtar hanya memainkan satu pertandingan kompetitifnya sejauh ini. Fonseca menganggap hal itu sangat mempengaruhi tingkat kebugaran para pemainnya.[suggestedarticle]"Saya menganggap jeda waktu yang panjang ini sebagai kerugian, tapi kami harus tampil di kompetisi Eropa ini. Kami siap dengan baik untuk pertandingan besok dan yakin akan mendapatkan hasil bagus," cetusnya.
  163 kali
Kontra Shakhtar, Roma Pakai Empat Bek
As Roma akan terbang ke Ukraina guna menjalani leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk, Rabu (21/2). Serigala Ibukota ini akan bermain sedikit 'bertahan' dengan memakai empat bek sejajar.Dalam laga ini, pelatih Eusebio Di Francesco meminta para pemainnya untuk tetap fokus dan kompak selama pertandingan.[suggestedarticle]"Selama pertandingan, kita harus memberikan rasa konsistensi terhadap pekerjaan kita. Kita harus terkonsentrasi dan kompak, karena kita memiliki lebih banyak keyakinan baik dalam menyerang maupun bertahan," ujarnya dalam konferensi persnya seperti dilansir Football Italia.Selain itu, dalam beberapa pertandingan Giallorossi telah berpindah dari formasi 4-3-3 ke formasi 4-2-3-1. Eusebio menyebut bahwa sistem ini akan menghasilkan variasi saat bermain.[suggestedarticle]"Kedua sistem bisa digunakan dan bervariasi saat bermain dalam suatu pertandingan. Kami akan mencoba memberikan konsistensi terhadap apa yang telah kami lakukan akhir-akhir ini dan itu berarti menggunakan sistem yang sama," tambahnya.
  186 kali
Juventus Mulai Khawatirkan Kondisi Bernadeschi
Cedera yang dialami Federico Bernadeschi membuat Juventus pusing bukan kepalang. Pemain Italia ini dikabarkan mengalami cedera ligamen pada lututnya.Kemenangan 1-0 Juventus atas Torino di hari Minggu harus dibayar mahal dengan cedera yang dialami Gonzalo Higuain dan Frederico Bernadeschi. Namun, Bianconeri disebut lebih khawatir dengan kondisi Bernadeschi karena mantan pemain Fiorentina itu mengalami masalah lebih serius dari Higuain.[suggestedarticle]Beberapa surat kabar Italia mengalami cedera ligamen pada lututnya dan bakal absen selama tiga minggu. Klub juga mencoba mengkonfirmasi kabar lanjutan perihal masalah yang dialami dua pemain andalannya tersebut."Gonzalo Higuain mengalami keseleo dan memar pada pergelangan kaki kirinya. Sementara Federico Bernadeschi mengalami cedera pada lutut kirinya. Bagi kedua pemain, pemerikssaan lebih lanjut direncanakan dalam beberapa hari mendatang," bunyi pernyataan resmi klub.[suggestedarticle]Kehilangan Bernadeschi tentu menjadi kerugian tersendiri bagi Si Nyonya Tua yang membutuhkan kemenangan saat bertanding di leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Tottenham Hotspur di Wembley, 7 Maret mendatang.
  473 kali
Kontraknya Habis Diakhir Musim, Bek Lazio Diburu 9 Klub Top Eropa
Bek Lazio, Stefan de Vrij dipastikan akan berstatus bebas transfer pada akhir musim ini, usai pihak klub mencapai kata sepakat soal kontrak barunya.Pemain berusia 26 tahun itu kontraknya memang habis pada musim panas 2018, Lazio pun kesulitan dalam memberinya kontrak baru.Direktur klub Igli Tare membenarkan hal ini, dimana de Vrij akan pergi pada akhir musim dengan status bebas transfer."Lazio telah menarik proposal yang kami buat untuk kontrak baru dengan De Vrij," ujar Tare seperti dikutip dari Sky Italia."Kami menarik diri karena alasan yang akan kami jelaskan nanti. Itu adalah pilihan yang dibuat setelah berbulan-bulan melakukan negosiasi, namun ada juga batasan untuk bagaimana segala sesuatunya berjalan.[suggestedarticle]"Dia telah menjadi profesional teladan dan kami berterima kasih padanya untuk itu dan juga apa yang akan dia lakukan sampai akhir musim. Dia memberi banyak hal kepada klub, sama seperti kami memberikan banyak hal kepadanya, tapi jalan kami akan berbeda pada bulan Juni," ujar mantan pemain Lazio itu."Ini masalah keadilan. Ini bukan saat yang tepat untuk memberikan alasan untuk keputusan ini, tapi kami harus memberi tanggapan dan kami memberikannya malam ini."Lebih baik melihat ke depan, karena Lazio adalah tim yang telah tumbuh dalam beberapa tahun terakhir dan akan terus tumbuh, karena kita tentu saja tidak kekurangan pemain."De Vrij datang dari Feyenoord pada tahun 2014 lalu. Setidaknya sembilan klub Eropa menyatakan tertarik merekrut dirinya.Juventus, Inter Milan, dan Napoli menjadi pesaing kuat dari Serie A. Sedangkan klub lain adalah Manchester City dan juga Manchester United. Belum lagi Chelsea dan Liverpool serta duo Spanyol Barcelona dan Atletico Madrid.
  419 kali
Marchisio Mulai Serius Pikirkan Pergi dari Juventus
Major League Soccer (MLS) akan menjadi pelabuhan karier Claudio Marchisio selanjutnya. Kesetiaannya untuk Juventus sepertinya akan menemui episode penghabisan.Marchisio dikabarkan mulai serius memikirkan klub lain sekaligus keluar dari skuat Juventus. Posisinya di Allianz Stadium sudah tidak seperti dulu sejak masuknya sejumlah gelandang tangguh. Terbaru, Bianconeri mendatangkan Blaise Matuidi dari Paris Saint Germain (PSG) awal musim ini.[suggestedarticle=4]Berdasarkan laporan La Gazzetta dello Sport, Marchisio kini diklaim makin mematangkan rencananya meninggalkan Bianconeri dan menerima tawaran dari klub Major League Soccer (MLS). Pemain 32 tahun itu sudah menimba ilmu sepakbola di akademi Juventus sejak masih berusia tujuh tahun. Pemilik 55 caps bersama timnas Italia itu sudah mempersembahkan berbagai gelar bagi Juve, termasuk enam scudetti. Cedera yang kerap datang membuat Il Principino tidak banyak mendapat kesempatan bermain. Terlebih Massimiliano Allegri tipikal pelatih yang memprioritaskan pemain dengan tingkat kebugaran yang maksimal.Paling baru, Allegri lebih suka memainkan Stefano Sturraro ketimbang Marchisio yang tetap menghangatkan bangku cadangan. Konon, Marchisio sangat bersemangat bisa tampil di laga derby kontra Torino akhir pekan kemarin.Kebijakan Allegri tersebut lantas mendapat protes dari Roberta Sinopoli. Istri Marchisio itu melontarkan kekecewaannya via media sosial.
  269 kali
Spalletti Yakin Masa Depannya dalam Penilaian Manajemen
Inter Milan kembali menelan kekalahan di pekan ke-25 Serie A atas Genoa dengan skor mencolok 2-0. Kekalahan tersebut mencetuskan rumor pemecatan Luciano Spalletti.Inter sendiri sebetulnya berhasil memutus rentetan 10 pertandingan tanda kemenangan di semua ajang. Menghadapi Bologna di di Guiseppe Meazza Inter menang 2-1. Namun, selang seminggu kemudian Inter kembali kehilangan poin penuh setelah dijinakan Genoa di Luigi Ferraris 2-0.[suggestedarticle=4]Spalletti mengungkapkan, masa depannya di Milan tergantung keputusan manajamen klub. Dia menegaskan, hubungannya dengan pihak klub sejauh ini baik. Maka, kata dia, salah jika ada yang menyebut hubungannya dengan pihak manajemen memanas.Kekalahan atas Genoa membuat posisi Inter disalip AS Roma di posisi ketiga. Bahkan, Inter berpeluang keluar dari empat besar andai Lazio sukses membenamkan Hellas Verona, Selasa 20 Februari 2018 dini hari WIB di Olimpico."Hubungan kedua pihak tidak mengalami keretakan, namun bukan berarti klub tak akan menganalisa kinerja saya dan membuat keputusan," kata Spalletti di Rai Sport.Meski baru mencetak satu kemenangan di 11 laga terakhir, Spalletti percaya diri tugasnya membawa Inter Milan masih disukai manajamen. Jika performa Antonio Candreva cs tak kunjung membaik besar kemungkinan target lolos Liga Champions tahun depan akan menguap."Manajemen akan menilai pekerjaan saya seperti biasanya. Kami sedang ada di posisi sulit untuk membuat penilaian karena selagi musim berjalan, ada lebih banyak perubahan dalam posisi manajerial ketimbang jurnalis," sahutnya.
  234 kali
Meski Kalah, Torino Tetap Seruduk Juve, Higuain Cedera
Kemenangan tipis Juventus atas tuan rumah Torino memakan korban. Cedera ganda, Gonzalo Higuain dan Federico Bernardecshi dialami skuat Juventus kala tandang ke Stadio Olimpico Grande Torino.Massimiliano Allegri kehilangan Higuain kala laga baru berjalan 15 menit. Higuain terjatuh cukup keras saat bertabrakan dengan penjaga gawang Torino Salvatore Sirigu.[suggestedarticle=4]Awalnya Higuain coba mengejar umpan daerah yang dilepas Miralem Pjanic. Lepas dari jebakan offside Higuain menyongsong bola yang sebetulnya lebih dekat dan sukses ditepis Sirigu. Namun, kaki eks striker Napoli itu membentur tubuh sang kiper. Higuain pun terpental dan sesaat kemudian meringis kesakitan sambil memegangi ankle-nya. Sambil merangkak, Higuain melemparkan pesan dirinya tidak bisa melanjutkan pertandingan.Sejauh ini kabar yang berembus Higuain mengalami cedera ankle dan kecil kemungkinan bisa tampil saat menghadapi Tottenham Hotspur di Wembley. "Kami selalu maju (apapun kondisinya) selalu mendengarkan kritik membangun konstruktif, dan tidak melakukan hal yang merusak. (Mungkin) betapa mudahnya mengomentari pertandingan dari rumah ," tulis Higuain di akun Instagramnya."Terima kasih untuk semua orang atas pesan kasih sayang Anda. Hari yang indah untuk kalian semua," ucapnya menambahkan.   FT: 0️⃣-1️⃣ ~ Torino è bianconera ⚪⚫ Forza Gonzalo 💪🏻💪🏻💪🏻 A post shared by Gonzalo Higuain (@gonzalohiguain9_) on Feb 18, 2018 at 5:37am PST Sementara, Federico Bernerdeschi yang masuk menggantikan Higuain pun mengalami hal serupa. Saat berebut bola dengan Tomas Rincon, eks pemain Fiorentina itu sempat mendapatkan perawatan. Namun, belum diketahui apakah keluhan pascabenturan dengan Rincon melahirkan hal serius. Menurut Sky Sport Italia, dia mengalami cedera pada lututnya dan sempat menggunakan terapi es batu saat meninggalkan lapangan. Setidaknya, umpan matang Bernardeschi di menit ke-33 sanggup dimaksimalkan Alex Sandro menjadi gol. Gol tersebut pun bertahan hingga laga usai.
  410 kali
Kalahkan Torino, Allegri Puji Reaksi Juve dan Comeback Dybala
Max Allegri senang dengan cara Juventus bereaksi melawan Torino dan menegaskan hasil imbang 2-2 dengan Tottenham bukanlah sebuah kegagalan. Gol semata wayang Alex Sandro cukup bagi Juve menjaga asa meraih scudetto ketujuh beruntun.Tapi kemenangan tersebut harus dibayar mahal dengan cederanya mesin gol Juve, Gonzalo Higuain. Pasalnya Juve akan menghadapi tim kuda hitam hebat di Serie A, Atalanta pekan ke-26 dan tandang ke Olimpico untuk menghadapi Lazio di pekan berikutnya. Higuain sejuah ini diklaim mengalami cedera ankle pascatabrakan dengan Salvatore Sirigu. Eks striker Napoli itu meninggalkan lapangan kala laga baru berjalan 15 menit.[suggestedarticle=4]"Saya bangga dengan para pemain dan hari ini kami melihat reaksi yang baik. Itu karena kami menikmati diri kami sendiri bahkan pada saat sulit sekalipun," kata Allegri kepada Mediaset Premium.Terkait hasil imbang kontra Spurs, Allegri menilai hal itu bukanlah sebuah kegagalan ataupun dikatakan tim bermain buruk. Eks pelatih Milan itu mengklaim, senang bisa melatih tim dengan komposisi pemain yang luar biasa."Juve adalah tim kuat dengan pemain luar biasa, saya senang melatihnya. Kami menantang tiga kompetisi (sekaligus). Hanya salah dalam empat pertandingan dan saya menganggap (hasil imbang) 2-2 dengan Tottenham bukan sebagai kegagalan, atau sebuah tragedi," ucapnya.Allegri tetap optimistis menjalani laga leg kedua di Wembley 8 Maret 2018. Meksipun, sejumlah kesalahan teknis menyelimuti Juve di leg I."Juventus terlalu banyak membuat kesalahan teknis setelah unggul 2-0 melawan Tottenham dan mereka memiliki lebih banyak peluang dari pada kami, tapi kami yakin bisa melakukan yang terbaik saat pergi ke London di leg kedua," ujarnya.Selain mengomentari reaksi positif Juve, Allegri juga menyinggung come back Paulo Dybala yang membuatnya puas. Meski hanya bermain setengah jam, Dybala nyatanya beberapa merepotkan pertahanan Torino. Bahkan beberapa kali pelanggaran keras harus dilakukakn anak asuh Walter Mazzari demi menghentikan La Joya. "Dybala melakukannya dengan baik selama 30 menit. Kenyataannya dia memang kurang bugas tetapi saya yakin kehebatannya akan segera kembali," ungkapnya.
  298 kali
Gol Tunggal Bonaventura Bawa Milan Tekuk Sampdoria
Dalam pertandingan pekan ke-25, Ac Milan sukses mengandaskan perlawanan tim tamu Sampdoria di San Siro dengan skor tipis 1-0. Giacomo Bonaventura menjadi pahlawan berkat gol semata wayangnya di babak pertama.Milan seharusnya bisa unggul melalui titik penalti pada menit ke-6. Akan tetapi, Ricardo Rodriguez yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya mampu ditepis oleh Viviano.Publik San Siro akhirnya bergemuruh saat Giacomo Bonaventura mencetak gol pada menit ke-13. Umpan manis Davide Calabria langsung disambar Bonaventura tanpa bisa digagalkan Viviano..[suggestedarticle]Sampdoria memiliki peluang melalui Duvan Zapata. Namun, sundulan terarahnya masih mampu diamankan dengan mudah oleh Donnarumma.Kapten Leonardo Bonucci sempat mencetak gol menjelang bubaran babak pertama. Namun, gol tersebut akhirnya dianulir setelah wasit melihat tayangan ulang dari VAR (Video Assistant Referee) yang menyatakan bahwa sang pemain berada dalam posisi offside.Enam menit setelah babak kedua, Milan memiliki peluang lewat Hakan Calhanoglu. Sayangnya, tendangan keras pemain Turki ini masih membentur gawang Sampdoria.[suggestedarticle]Tampil baiknya lini pertahanan Rossoneri cukup membuat barisan penyerang Il Samp terlihat kesulitan menembus area kotak penalti tuan rumah.Calhanoglu lagi-lagi mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol. Tapi, Viviano dengan sempurna menggagalkan usahanya tersebut.Gianluca Caprari nyaris saja mencetak gol di penghujung pertandingan. Namun, tendangannya masih melenceng dari gawang Donnarumma.[suggestedarticle]Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Kemenangan ini membuat Milan menempel ketat Sampdoria di posisi enam klasemen sementara Serie A dengan mengoleksi raihan yang sama, yakni 41 poin.Susunan PemainAC Milan: Donnarumma, Bonucci, Romagnoli, Calabria, Rodriguez, Montolivo (Locatelli '85), Biglia, Bonaventura, Suso, Calhanoglu, Cutrone (Silva '72).Sampdoria: Viviano, Silvestre, Ferrari, Bereszynski, Murru, Barreto (Verre '55), TOrreira, Linetty, Ramirez (Kownacki '71), Zapata (Caprari '54), Quagliarella.
  315 kali
Butuh 6 Menit Napoli Kalahkan SPAL dan Geser Juventus
Tak butuh waktu lama bagi Napoli untuk kembali mengambil posisi puncak dari Juventus. Partenopei hanya butuh waktu enam menit untuk bisa kembali ke memimpin klasemen sementara Serie A.Allan mencatat namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan terobosan Jose Callejon. Pemain 27 tahun itu tanpa ampun memasukkan bola dari jarak dekat.Tambahan tiga angka membuat Napoli kembali unggul satu poin atas Juventus yang baru mengoleksi 65 poin. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pelipur lara bagi Marek Hamsik cs yang pada tengah pekan dikalahkan RB Leipzig di babak 32 besar Liga Europa.[suggestedarticle=3]Menghadapi tim yang di atas kertas relatif mudah nyatanya tidak berjalan demikian di atas lapangan. Lima tembakan tepat sasaran dan 12 tendangan meleset nyatanya hanya satu yang bisa dikonversi menjadi gol.Unggul kualitas membuat Napoli mengurung total pertahanan SPAL. Sebanyak 69 persen total penguasaan bola menjadi milik anak asuh Maurizio Sarri dan sisanya untuk tim tamu.Sejumlah percobaan dilakukan Napoli silih berganti ke gawang SPAL. Sepakan voli Jose Callejon di menit kesembilan adalah contohnya. Beruntung penjaga gawang SPAL, Alex Meret sigap menghadang.Gol kedua Napoli yang dicetak Hamsik memaksimalkan umpan Allan sempat membuat tifosi tuan rumah bersorak. Namun, video assistant referee (VAR) berkata lain. Hamsik divonis lebih dulu berada pada posisi offside.Mendekati akhir pertandingan, tepatnya di menit ke-74 Napoli kembali membahayakan gawang tim tamu. Memanfaatkan sepak pojok, Raul Albiol sukses menyudul bola tetapi arahnya tak cukup baik.Sementara, SPAL datang ke Sao Paolo bukan bukan tanpa peluang. Jelang akhir babak pertama tendangan Federico Viviani dari luar kotak penalti tepat mengarah ke gawang tuan rumah. Beruntung Napoli memiliki kiper sekelas Jose Pepe Reina yang sanggup mementahkan tembakan tersebut.Setidaknya dalam laga tersebut SPAL mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dan satu melenceng. Mirco Antenucci coba melepas sepakan di menit ke-70 tapi arahnya jauh dari sasaran.Kekalahan membuat SPAL tetap berada di zona merah dengan 17 poin. Sedangkan Napoli kembali ke puncak klasemen dengan 66 angka.Susunan PemainNapoliReina, Hysaj, Albiol, Koulibaly, Mario Rui, Allan, Jorginho, Hamsik (Zielinski 71), Callejon, Mertens, Insigne.SPALMeret, Salamon, Vicari, Felipe, Lazzari, Viviani, Schiattarella, Grassi (Floccari 75), Drame (Costa 62), Kurtic, Antenucci.
  378 kali
1518972356649 tag