(Foto: wolfgang rattay reuters)

Spurs Comeback, Dortmund Gagal Lolos ke 16 Besar

Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Pierre-Emerick Aubameyang, Tottenham Hotspur justru berhasil menyudahi laga dengan kemenangan. Gol balasan Spurs yang dicetak Harry Kane dan Son Heung-Min di babak kedua menutup laga dengan skor 1-2.

Tiga poin 'curian' dari Signal Igunda Park, Rabu (22/11) dini hari WIB, membuat Spurs masih kokoh di puncak klasmen sementara penyisihan Grup H Liga Champions.

Tak ingin tersingkir begitu saja dari hingar bingar kompetisi kasta tertinggi antar klub Eropa, Borussia Dortmund langsung mencoba menekan tamunya sejak pluit kick off dibunyikan.

Tapi fakta di lapangan justru berkata lain, Spurs malah berhasil mengganggu pertahanan tim tuan rumah lebih dulu melalui pemain asal Korea Selatan, Son Heung-Min di menit ke tiga. Umpan Delle Alli dilanjutkan sepakan Son Heung-Min dari samping, namun bola masih dapat diblok.



Setelahnya, Dortmund langsung membalas pada menit ke delapan melalui Dan-Axel Zagadou. Umpan silang Marcel Schmelzer berhaisl diteruskan sang pemain melalui sundulan kepala. Tapi Hugo Lloris masih terlalu tangguh dan membuat kedudukan masih sama kuat.

Tuan rumah kembali memiliki peluang melalui aksi Andriy Yarmolenko. Berhaisl memasuki kotak penalti lawan, Yarmolenko melepaskan sepakan kejut kaki kiri dari jarak dekat.

Beruntung bagi Spurs memiliki Lloris, mengingat sepakan tersebut maish berhasil dibloknya dengan sempurna.

Tapi magis Lloris rupanya tak mampu mengalahkan Aubameyang pada menit ke 31. Berawal dari umpan terobosan Yarmolenko, Aubameyang melanjutkannya dengan sepakan kaki kanan yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang. Skor pun berubah menjadi 1-0 dan bertahan hingga jeda turun minum.

Meski begitu, Spurs hampir menyamakan kedudukan andai saja upaya Christian Eriksen pada menit ke-40 tak digagalkan penjaga gawang Dortmund. Termasuk upaya lanjutan Harry Kane yang lagi-lagi berhasil digagalkan.



Memasuki babak kedua, Spurs mencoba mengendalikan laga agar peluang lolos sebagai juara grup tetap terjaga. Dan inisiatif menyerang sejak awal itu berbuah manis.

Empat menit setelah babak kedua dimainkan, Kane berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Umpan manis Dele Alli berhasil dikonversi gol oleh striker haus gol tersebut. Laga pun berubah menjadi sama kuat 1-1.

Setelah gol tersebut anak-anak asuhan Mauricio Pochettino malah ketagihan untuk terus mendominasi permainan dengan mengurung Dortmund di pertahanannya sendiri.

Alli kembali menjadi momok pertahanan Dortmund, lantaran pemain tersbeut berhasil melepaskan umpan matang berbuha gol.

Alhasil, Spurs kembali sukses mencetak gol sekaligus berhasil membalikan kedudukan menjadi 1-2 pada menit ke 76. Kali ini aktornya adalah pemain asal Korea Selatan, Son Heung-Min.

Tempo pertandingan menurun usai gol tersebut. Tak banyak peluang matang tercipta. Skor 1-2 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.



Susunan Pemain

Borussia Dortmund: Burki (Weidenfeller 90); Toljan, Bartra, Zagadou (Toprak 78), Schmelzer; Weigl, Guerreiro; Goetze, Kagawa (Castro 66), Yarmolenko; Aubameyang

Tottenham Hospur: Lloris; Dier, Davinson Sánchez, Vertonghen, Aurier; Winks, Eriksen (Sissoko 85); Dele Alli (Dembele 81), Danny Rose, Son; Harry Kane (Llorente 86)
editTerakhir diubah:  22/11/17 - 05:52

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Ricardinho Samai Prestasi Cristiano Ronaldo Bersama Portugal dan Real Madrid
Kemenangan besar diraih Inter Movistar dilaga final UEFA Futsal Cup 2018 atau biasa dikenal juga sebagai Liga Champions-nya Futsal Eropa.Inter berhasil mempertahankan gelar juaranya setelah dibabak final kembali menaklukkan Sporting CP dengan skor 5-2. Pada laga yang digelar di Principe Felipe, Zaragoza, Spanyol, Senin (23/4/2018) dini hari tadi, Inter tak terbendung untuk meraih gelar juara kelimanya diajang ini.Bintang Inter, Ricardiho pun mengaku sangat senang luar biasa bisa meraih gelar juara ini. Ia menegaskan jika timnya adalah yang terbaik di futsal Eropa saat ini."Kami memperlihatkan jika kami adalah pemimpin di Eropa. Dulu ada "Green Machine" Schumacher, Marquinho, Danile, dan kini kami yang telah memulainya sejak lima tahun lalu. Kami telah bekerja keras bersama klub, sebuah cerita yang manis," ungkapnya seperti dikutip dari UEFA.com.[suggestedarticle=3][pagebreak]Prestasi Ricardinho[/pagebreak]"Ini adalah tahun yang indah, mendapatkan gelar ganda tim dan individu. Saya memenangkan EURO (Piala Futsal Eropa 2018) dengan tim nasinal dan itu amat sangat menggairahkan, dan kini UEFA Futsal Cup," lanjutnya."Atmosfer di stadium sangat mengesankan, dan kami persembahkan gelar ini untuk Cecilio (staf Inter yang meninggal dunia sebulan lalu)," pungkasnya.Ricardinho pun sukses menyamai prestasi Cristiano Ronaldo. Ronaldo sukses meraih gelar juara Piala Eropa 2016 bersama Portugal, dan mengawinkannya dengan gelar juara Liga Champions 2016 dan 2017 bersama Real Madrid. Ricardinho pun meraih prestasi yang sama, ia meraih gelar juara Piala Futsal Eropa 2018 bersama Portugal, dan meraih UEFA futsal Cup ditahun 2017 dan 2018 bersama Inter Movistar.
Gelar Pemain Terbaik Sudah, Salah Incar Trofi Liga Champions
Usai memenangkan gelar gelar Professional Footballers' Association (PFA) Players of The Year 2018 kini Mohamed Salah memburu trofi Piala Liga Champions musim 2017/2018. Bersama Salah, Liverpool kini berada di semifinal Liga Champions dan akan berhadapan dengan AS Roma.Pesepakbola muslim asal Mesir itu mengaku bahagia atas gelar personal yang didapatnya tahun ini. Akan tetapi, prestasi pribadi tidak membuatnya silau. Target sesungguhnya yang harus dimenangkan adalah gelar bersama tim."Saya bekerja keras dan saya sangat senang memenangkannya. Akan tetapi saya juga mendambakan trofi bersama tim. saya selalu berpikir tentang hal tersebut di atas kepentingan pribadi. Meraih trofi bersama tim menjadi yang terpenting," ujarnya dalam situs resmi Liverpool.[suggestedarticle=3]Satu-satunya trofi yang sangat mungkin dimenangkan Liverpool untuk saat ini hanyalah Liga Champions. Paslanya, Manchester City baru saja mengunci gelar juara Premier League. Sementara, Piala FA akan diperebutkan antara Manchester United (MU) dan Chelsea."Sudah sangat dekat saat ini dengan trofi Liga Champions, kami kinii di semifinal. Semoga kami mampu memenangkannya," ungkapnya.Diketahui, tengah pekan ini leg pertama babak semifinal Liga Champions akan dimainkan di Anfield, Rabu dini hari WIB (25 April 2018). Sepekan selanjutnya, balik Liverpool yang akan menjalani laga tandang ke Stadion Olimpico, Kamis dini hari WIB (3 Mei 2018). [suggestedarticle=3]Andai berhasil mengatasi perlawanan Roma dalam laga home away, maka The Kops akan menghadapi antara Bayern Munchen atau Real Madrid di babak final. Laga final akan digelar di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev sekaligus menjadi yang pertama bagi Ibu Kota Ukraina itu. Sementara, untuk gelar yang baru saja dimenangkan Salah sejatinya menyingkirkan sejumlah pemain top yang berlaga di Premier League. Mereka yang masuk nominasi adalah trio Manchester City Kevin De Bruyne, David Silva dan Leroy Sane. Kemudian ada nama striker utama Tottenham Hotspur Harry Kane dan kiper Manchester United David De Gea.
Salah Sang Record Breaker: Ini 6 Rekor Baru yang Siap Dipecahkan
Rupanya Liverpool tidak salah menggelontor dana hingga 42 juta euro untuk mendatangkan Mohamed Salah dari AS Roma. Meski belum ada trofi yang dipersembahkan, setidaknya Salah mampu menghidupkan optimisme. Sejumlah rekor pun telah digapai Salah di musim perdananya berseragam The Reds.Tiga gelar sebagai pemain terbaik selama musim di Premier League adalah rekor pertama yang didapat pemain asal Mesir itu. Kemudian, rekor sebagai pemain Afrika pencetak gol terbanyak selama semusim di Premier League juga berhasil digondol Salah.Namun, rentetan bagus Salah yang diganjar rekor tidak akan berhenti di situ. Setidaknya enam rekor lain bakal dipecahkan Salah bersama Liverpool.[suggestedarticle]1. Pencetak Gol Terbanyak Liverpool Selama SemusimSalah telah mencetak 41 gol di semua laga bersama Liverpool. Terakhir dia mencetak gol ke gawang West Bromwich Albion. Sayang dalam laga yang digelar Sabtu (21 April 2018) itu Liverpool gagal menorehkan kemenangan. Tuan rumah memasksa laga berakhir 2-2.Itu artinya, Salah kini hanya tertinggal enam gol dari rekor yang dicatatkan Ian Rush di musim 1983-1984. Pada musim tersebut, Rush membukukan 47 gol selama semusim. Delapan laga tersisa yang akan dimainkan Liverpool baik di Premier League dan Liga Champions, besar peluang Salah mengejar Ian Rush.[suggestedarticle]2. Pencetak Gol Terbanyak Selama 38 LagaSatu gol ke gawang West Bromwich Albion dalam laga semalam membuat nama Salah kini sejajar dengan Alan Shearer, Cristiano Ronaldo, dan Luis Suarez yang mencetak 31 gol. Namun, jumlah gol Salah sangat mungkin melewati ketiganya mengingat masih ada tiga laga tersisa.Jika kembali mencetak gol, maka Salah kembali memcahkan rekor di musim perdananya bersama Liverpool.[pagebreak]Potensi Banyak Rekor Pecah[/pagebreak]3. Pencetak Gol Terbanyak Selama SemusimMasih dari catatan mencetak gol, Salah butuh empat gol tambahan lain sehingga torehannya menjadi 35 gol. Jumlah tersebut lantas akan membunuh rekor yang dimiliki Alan Shearer (Newcastle United 1994-1995) dan Andy Cole (Newcastle United 1993-1994).Sebagai catatan, dua striker legendaris Inggris dan Newcastle tersebut mencetaknya saat Liga Inggris masih memainkan 42 laga selama semusim.[suggestedarticle]4. Topskor Liverpool di Liga ChampionsSaat ini Livverpool masih berlaga di Liga Champions. Tim asuhan Jurgen Klopp melaju ke babak semifinal menghadapi AS Roma. Diketahui, saat ini Roberto Firimino menjadi topskor sepanjang sejarah Liverpool di Liga Champions dengan delapan gol. Di sisi lain, jumlah tersbeut sama dengan yang dikoleksi Salah musim ini.Dua pertandingan home away jelas berpeluang bagi Salah menambah torehan golnya seklaigus mengalahkan Firmino. Butuh satu gol tambahan jelas bukan perkara sulit. Hanya saja tetap bukan perkara mudah bagi pemain manapun mencetak gol di Liga Champions. Terlebih gol tersbeut dicetak di babak krusial seperti semifinal atau pun final.[suggestedarticle]5. Pemain Liverpool Tercepat Mencapai 50 Gol SemusimSalah satu rekor tersulit yang bisa dipecahkan Salah adalah memecahkan rekor milik Albert Stubbins. Saat itu, Stubbins butuh 55 laga untuk mencetak 50 gol dalam semusim.Eks pemain AS Roma dan Chelsea itu membutuhkan sembilan gol untuk menyamai rekor Stubbins. Jika ingin melewatinya, maka Salah harus mencetak 10 gol tambahan di sisa laga yang ada. Sehingga jumlah gol Salah mencapai 51 gol selama semusim.[suggestedarticle]6. Sepatu Emas Benua EropaRekor selanjutnya yang mungkin dipecahkan Salah pada musim ini adalah memenangi gelar Sepatu Emas Eropa. Diketahui, saat ini Salah sejauh ini unggul dua gol atas Lionel Messi.Sejauh ini Salah telah mencetak 31 gol dan Messi baru mencetak 29 gol.
Salah Siap Pecahkan Rekor Gol CR7 dan Shearer di Liga Primer Inggris
Liverpool hanya bisa bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah West Bromwich Albion dalam lanjutan Liga Primer Inggris di The Hawthorns, Sabtu (21/4).Liverpool unggul lebih dulu lewat gol Danny Ings di menit keempat. The Reds bisa menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui gol dari Mohamed Salah di menit ke-72. Pemain asal Mesir itu menerima umpan terobosan dari Roberto Firmino dan dengan percaya diri menaklukkan kiper WBA Ben Foster dengan tendangan cungkilnya.Sayang keunggulan dua gol Liverpool tak bisa dipertahankan, usai WBA sukses menyamakan kedudukan melalui Jake Livermore dan Salomon Rondon di sisa pertandingan.[suggestedarticle]Rekor baru pun kembali dibuat oleh Salah. Dimana gol Salah ke gawang WBA ini membuat koleksi gol pemain Mesir tersebut menjadi 31 buah. Catatan itu membuat Salah menyamai rekor Alan Shearer (1995/1996), Cristiano Ronaldo (2007/2008), dan Luis Suarez (2013/2014) sebagai pengoleksi gol terbanyak di Liga Inggris dalam format 38 pertandingan semusim. 31 – Mohamed Salah has scored 31 Premier League goals this season – the joint-most by a player in a 38-game PL campaign (also Alan Shearer 95-96, Cristiano Ronaldo 07-08, Luis Suarez 13-14). Elite. pic.twitter.com/6xq5A1WTJe — OptaJoe (@OptaJoe) 21 April 2018 Dengan Liga Inggris masih menyisakan tiga laga untuk Liverpool, Salah berpeluang besar untuk memecahkan rekor tersebut dan berdiri sendirian sebagai pemegang rekor.
  797 kali
Antusiasme Tifosi Tinggi, Tiket Roma Vs Liverpool 2 Mei Mendatang Habis
Sebanyak 35.000 tiket di semua kelas untuk partai AS Roma melawan Liverpool dalam semifinal leg kedua Liga Champions yang disediakan kabarnya telah terjual habis. Hal tersebut menunjukkan antusiasme kedua suporter amat tinggi.Laga di Stadion Olimpico atau leg kedua babak semifinal Liga Champions sesungguhnya baru akan dimainkan 11 hari ke depan. Tepatnya, Kamis dini hari WIB, 2 Mei 2018.Liverpool terakhir kali lolos ke semifinal Liga Champions pada musim 2007/2008 dan saat itu mereka disingkirkan tim Inggris lain, yakni Chelsea dengan agregat 3-4. Sementara Roma terakhir kali mengukirnya pada musim 1983/1984 dengan menghadapi klub asal Skotlandia Dundee United. Saat itu Roma berhasil bangkit dengan mengalahkan Dundee 3-0 di Italia setelah di pertemuan pertama kalah dua gal tanpa balas di kandang lawan.[suggestedarticle=3]Maka, tidak heran jika tiket laga semifinal antarkedua klub cepet terjual. Bahkan, 22.000 tiket sudah terjual sejak Rabu (18 April 2018) atau dua pekan jelang laga di Stadion Olimpico dimainkan.Saat itu tampak ratusan suporter Roma rela menunggu di depan loket pembelian tiket agar tidak kehabisan. Bahkan, sebagian lain rela bermalam hanya untuk menjadi saksi sejarah yang berharap kembali terulang. Website resmi AS Roma saat itu mengabarkan tiket telah habis terjual dalam kurun waktu tiga jam setengah.Diketahui, Roma pernah menembus final Piala Champions (sekarang akrab disapa Liga Champions) di musim 1983/1984. Usai mengalahkan Dundee United, Roma menghadapi tim yang sama dan di stadion yang sama pula.[suggestedarticle=3]Namun, keberuntungan tidak berpihak kepada Roma. Setelah kedudukan sama kuat 1-1 bertahan hingga dua kali babak perpanjangan waktu, laga antara Liverpool dan Roma harus dilanjutkan melalui adu penalti.Dari kubu Liverpool Steve Nicol gagak menyarangkan bola sementara dua penendang Roma Bruno Conti dan Francesco Graziani gagal menjalankan tugasnya. Liverpool pun berpesta di Stadion Olimpico dengan skor 4-2.Kali ini keduanya akan kembali bertemu di ajang yang sama dan kompetisi yang sama. Agar pekerjaan di Olimpico mudah, maka Roma wajib menggapai hasil maksimal di leg pertama yang dimainkan di Anfield, 25 April mendatang.
  424 kali
Harga Tiket El Clasico di Camp Nou Mulai dari Rp2 Juta-Rp38 Juta
Ada yang menarik terkait harga tiket El Clasico jilid ke dua musim 2017/2018 yang akan digelar di Camp Nou, Senin dini hari WIB (7 Mei 2018). Meski pihak Katalan belum mengumumkan resmi harga tiket, tetapi diyakini pendukung Real Madrid harus merogoh kocek dalam-dalam untuk menyaksikan laga tersebut.Dikabarkan harga untuk tribun khusus pendukung Madrid dibanderol di angka 129 euro atau Rp2,2 juta. Sementara untuk kelas VIP dikenakan 1.450 euro (24,8 juta) dan 2.270 euro (Rp38,8 juta). Tiket dikabarkan telah bisa didapat mulai hari ini hingga 23 April mendatang.[suggestedarticle=3]Sayangnya laga El Clasico jilid kedua musim ini digelar di waktu yang kurang bersahabat bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Laga akan digelar pada pukul 20.45 waktu setempat atau 02.45 WIB keesokan harinya.Padahal, pada edisi pertama laga sengaja digelar pukul 13.00 setempat atau pukul 19.00 WIB. Saat itu pertarungan dimenangi Barcelona dengan skor 3-0.[suggestedarticle=4]Andai dalam laga tersebut Barcelona keluar sebagai pemanang, maka gelar La Liga dipastikan menjadi milik Lionel Messi dan kolega. Sejauh ini Barcelona telah mengumpulkan 83 poin hasil dari 25 kali menang, delapan imbang, dan tanpa kekalahan. sedangkan Real madrid berada di posisi ketiga dengan 68 poin hasil dari 20 kali menang, delapan kali imbang, dan lima kali kalah.
  684 kali
Gagal Tes Medis, Madrid Tunda Transfer Ramon de Araujo Siqueira
Raksasa Spanyol Real Madrid gagal mendatangkan striker muda milik Fluminense Ramon de Araujo Siqueira. Cedera lutut yang dialami striker 19 tahun itu berpotensi kuat merusak kesepakatan peminjaman yang terjalin antara kedua klub.Cedera lutut Ramon diketahui saat sang pemain menjalani tes medis di Madrid. Akibatnya kesepakatan peminjaman untuk sementara ditunda hingga tes medis selanjutnya dilakukan dan hasilnya haruslah bagus.[suggestedarticle=3]Diketahui, Madrid dan Fluminense telah mencapai kata sepakat untuk menerbangkan Ramon ke Santiago Bernabeu awal Juni sebagai punggawa anyar Madrid Castilla (Madrid B). Alhasil, Ramon harus kembali ke Brazil untuk melakukan tes lanjutan."Kedua klub memutuskan Ramon harus kembali ke Brazil untuk dievaluasi," ucap manajemen Fluminense.Ramon telah menjadi target Madrid sejak 2014 silam. Namun, sepanjang musim 2017/2018 pemain muda berbakat itu menunjukkan performa yang aduhai. Bahkan, berkat sumbangsih Ramon Fluminense berhasil menggondol gelar juara di kompetisi Liga Brazil u-20. Ramon adalah pemain yang paling menonjol dalam kompetisi tersebut.[suggestedarticle=2]Jika tidak karena cedera lutut, ramon akan ada di Madrid dengan status pinjaman hingga Mei 2019. Madrid pun memasukkan klausul permanen dengan mahar empat hingga enam juta euro."Striker tim U-20 Ramon telah menjalin kesepakatan dengan Real Madrid B," demikian pernyataan resmi klub.
  555 kali
Ocehan Cesar Munculkan Kembali Permusuhan Mourinho dengan Casillas
Kisah perselisihan antara Jose Mourinho dan Iker Casillas seolah kembali diputar. Eks kiper Inter Milan Julio Cesar mengatakan jika Mourinho sangat tidak menyukai Casillas.Baik Inter Milan dan Real Madrid serta Casillas dan Cesar sama-sama pernah ditangani atau dilatih oleh Mourinho. Namun, saat di Madrid hubungan San Iker dengan The Special One tidaklah harmonis.Dampaknya Mou lebih senang menggunakan jasa Diego Lopez ketimbang Casillas untuk menjaga gawang Madrid. Puncaknya, Casillas tersingkir dari skuat utama Los Galacticos dan memutuskan pindah ke Porto di musim 2015.[suggestedarticle=3]Kisah ketidakharmonisan tersebut baru-baru ini seolah diingatkan kembali oleh Cesar. Kiper asal Brazil itu mengaku Mou sempat mengirim pesan kepadanya yang intinya menjelek-jelekkan Casillas.Kedatangan Mou di klub ibu kota Spanyol itu berlangsung pada 2013. Di saat yang sama sedang digelar pula Piala Konfederasi 2013 yang mana Brazil sukses menjadi juara mengalahkan Spanyol dengan skor mencolok 3-0 di partai final.Pada kompetisi tersebut, Cesar terpilih sebagai kiper terbaik mengalahkan Casillas. Pemicu Mou mengirimkan pesan kepada Cesar tentang Casillas pun terjadi. Saat itu Cesar menggunakan jersey milik Casillas karena keduanya bertukar seragam setelah pertandingan saat pembagian trofi. Tak diduga Cesar, aksinya bertukar jersey itu tak disukai oleh Jose Mourinho."Setelah kembali ke ruang ganti saya mendapatkan pesan Mourinho," kata Cesar dilansir Football5Star.com dari Daily Mail."Dia (Mou) rupanya punya masalah dengan Casillas. Dia berkata, Anda (Cesar) gila, dia (Casillas) yang seharusnya mengenakan jersey Anda, bukan sebaliknya," ucapnya. "Dia (Mou) mengatakan juga, saya bisa menghentikan tembakan lebih banyak dengan satu tangan dari pada Casillas," ucapnya.Diakui Cesar, Mourinho merupakan seorang pelatih yang kerap berbicara blak-blakan terhadap pemainnya. Kebiasaan tersebut berlaku untuk semua pemain, apakah itu bintang atau buka. Mou pun pernah menyeprot Cesar dengan mengatakan kualitasnya seperti halnya kiper dari Serie C.[suggestedarticle=3]"Julio, kau adalah kiper terbaik dunia namun saat ini levelmu seperti kiper Serie C," ucap Mou kepada Cesar usai penampilan buruk mantan kiper nomor satu Inter itu saat menghadapi Fiorentina saat itu. Tidak hanya sekali perlakuan tak enak Mou diterima Cesar. "Mou juga mempermalukan saya dengan memaksa saya mengenakan jersey berwarna kuning yang bukan seragam resmi tapi adalah seragam latihan. Jelas saya menolak. Dia terus mengolok-olok saya dengan mengatakan jika saya takut akan bola. Pada akhirnya saya pun tetap bermain dengan jersey kuning itu," ungkapnya.
  1022 kali
Kaka Akui Karirnya Hancur Sejak Kedatangan Mourinho Ke Real Madrid
Eks pemain Madrid, Ricardo Kaka mengungkapkan bahwa dirinya benar-benar terpuruk di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho sewaktu di Real Madrid.Kaka telah mengumumkan dirinya pensiun dari dunia sepak bola pada tahun lalu.Dilansir dari Daily Mail, Karir pemain asal Brasil tersebut melejit sewaktu bermain di AC Milan. Namun, hal itu tidak dirasakannya sejak ia datang ke Santiago Bernabeu dengan kesepakatan transfer mencapai 56 juta poundsterling pada musim panas 2009.Waktu mengawali musim pertamanya berseragam Madrid di bawah asuhan Manuel Pellegrini, Kaka masih bisa menyesuasikan dengan gaya pelatih Madrid pada saat itu.Tapi, sejak Manuel Pellegrini hengkang dari Madrid, Kaka harus berjuang untuk beradaptasi dengan gaya permainan yang diusung Jose Mourinho selama tiga tahun masa jabatannya.Meski sempat memenangkan Ballon d'Or sewaktu di Milan, Kaka gagal mempertahankan reputasinya tersebut saat memperkuat Los Blancos.Jose Mourinho adalah alasan dimana ia tidak bisa berkembang dalam menemukan gaya permainan terbaiknya."Pada tahun 2009 saya menerima tawaran ke Real Madrid, tetapi (karir) saya benar-benar hancur di sana karena saya tidak bisa memberikan seperti apa yang saya berikan kepada Milan, saya benar-benar kehilangan itu." kata Kaka kepada UOL Esporte.[suggestedarticle=3]Dia menambahkan: "Jose Mourinho adalah pelatih yang sulit bagi saya dan kami memiliki hubungan yang saling menghormati tetapi rumit."“Ketika saya pikir dia akan memberi saya kesempatan, saya tidak bisa membuktikan kepadanya bahwa saya dalam kondisi yang baik.""Saya berlatih, saya berjuang dan saya banyak berdoa, tetapi karena tidak menerima kepercayaan dari pelatih, saya menyadari bahwa saya tidak bisa bekerja dengannya." tuturnya. Meski begitu, Kaka mengatakan jika Pelatih asal Portugal tersebut sempat memujinya ketika ia akan meninggalkan Madrid dan pindah ke Chelsea pada tahun 2013."Kegembiraan yang saya miliki adalah menerima pesan ketika dia (Mourinho) meninggalkan Real Madrid dan mengatakan bahwa saya adalah salah satu pemain paling profesional yang bekerja dengannya." tambahnya.Kaka meninggalkan Santiago Bernabeu di musim yang sama dengan Mourinho. Legenda Brasil itu memutuskan pensiun pada bulan Desember tahun lalu.
  1144 kali
Real Madrid Minta Rashford Tukar dengan Gareth Bale
Real Madrid ingin memasukkan beberapa pemain muda untuk menghadapi musim depan dan melepas pemain yang sudah menurun performanya. Salah satu yang diincar adalah pemain depan Manchester United Marcus Rashford.Rashford belakangan memang jarang dimainkan sebagai starting XI oleh Jose Mourinho. Apalagi masuknya Alexis Sanchez membuat pemain muda berusia 20 ini terus terpinggirkan.Tengok, ia baru mencetak 6 gol di Liga Inggris untuk musim ini. Lalu, 14 kali jadi starter tapi 16 kali jadi cadangan.[suggestedarticle=3]Bahkan, belakangan tersiar kabar bahwa Rashford mulai tak suka dengan pelatih asal Portugal itu. Sebagai buntutnya, ia belum mau memperpanjang kontraknya yang akan berakhir pada tahun 2020.Sementara sudah mejadi rahasia umum kalau Manchester United menghendaki Gareth Bale untuk bergabung pada musim panas 2018 nanti. Bale dinilai memiliki kecepatan dan kemampuan untuk mengangkat performa United dalam persaingan Liga Inggris.Presiden Real Madrid, Florentino Perez meminta Rashford bisa berkolaborasi dengan Cristiano Ronaldo, Marco Asensio dan Isco. Sebaliknya Perez akan melepas Gareth Bale, bahkan ingin menukarnya dengan Rashford.
  1361 kali
1524148801861 tag