(Foto: stadiosport.it)

Kalahkan Donetsk di San Paolo, Napoli Masih Berpeluang Lolos

Napoli menjaga kesempatan untuk bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Pada matchday kelima, Marek Hamsik dan kolega berhasil menang atas tamunya Shakhtar Donetsk dengan skor 3-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion San Paolo, Rabu (22/11/2017) dini hari WIB.

Gol-gol Napoli dicetak oleh Lorenzo Insigne di menit ke-56, Piotr Zielinski di menit ke-81, dan Dries Mertens tujuh menit sebelum waktu normal berakhir. Kemenangan ini membuat Napoli berada di posisi tiga klasemen dengan enam poin. Mereka masih bisa menjangkau Shakhtar yang berada di posisi kedua dengan sembilan angka.

Napoli membutuhkan kemenangan agar asa menuju ke babak 16 besar masih bisa terjaga. Tapi, Shakhtar Donetsk punya misi yang sama dengan sang tuan rumah.

Napoli menurunkan pemain-pemain terbaiknya di pertandingan malam ini. Seperti biasa, Maurizio Sarri menerapkan pola 4-3-3 dengan Jose Callejon, Lorenzo Insigne, dan Dries Mertens di lini depan.



Shakhtar pun datang dengan modal kemenangan 2-1 pada pertemuan pertama lalu. Facundo Ferreyra diplot sebagai penyerang tunggal dalam pola 4-2-3-1. Sedangkan Bernard, Taison, dan Marlos menopang Ferreyra dari lini kedua.

Babak pertama pun berjalan seimbang meski tuan rumah unggul sedikit dalam penguasaan bola. Imbangnya penampilan kedua tim terlihat dari tembakan mengarah ke gawang yang dilakukan oleh kedua tim.

Namun, dari dua tembakan yang dilakukan oleh masing-masing tim di babak pertama tidak ada yang mampu berbuah menjadi gol. Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.

Babak kedua, Napoli semakin gencar melakukan penyerangan. Tidak butuh waktu lama bagi Partenopei mencetak gol, karena di menit ke-56 Lorenzo Insigne membawa Napoli unggul. Sepakan pemain asal Italia ini dari luar kotak penalti gagal dihalau oleh Andriy Pyatov.



Usai kebobolan, Shakhtar mencoba menyamakan kedudukan, tetapi upaya jarak jauh dari Marlos masih bisa ditangkap oleh Pepe Reina.

Meski Shakhtar berupaya mencetak gol, justru gawang mereka kembali kebobolan di menit ke-81. Pemain asal Polandia, Piotr Zielinski, berhasil merobek gawang Pyatov usai dirinya bekerja sama satu-dua dengan Dries Mertens.

Dua menit kemudian, Napoli mencetak gol ketiganya dalam pertandingan malam ini. Giliran Dries Mertens yang mencetak gol usai memanfaatkan bola muntah sundulan dari Raul Albiol. Skor 3-0 pun jadi penutup laga ini.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Gelar Pemain Terbaik Sudah, Salah Incar Trofi Liga Champions
Usai memenangkan gelar gelar Professional Footballers' Association (PFA) Players of The Year 2018 kini Mohamed Salah memburu trofi Piala Liga Champions musim 2017/2018. Bersama Salah, Liverpool kini berada di semifinal Liga Champions dan akan berhadapan dengan AS Roma.Pesepakbola muslim asal Mesir itu mengaku bahagia atas gelar personal yang didapatnya tahun ini. Akan tetapi, prestasi pribadi tidak membuatnya silau. Target sesungguhnya yang harus dimenangkan adalah gelar bersama tim."Saya bekerja keras dan saya sangat senang memenangkannya. Akan tetapi saya juga mendambakan trofi bersama tim. saya selalu berpikir tentang hal tersebut di atas kepentingan pribadi. Meraih trofi bersama tim menjadi yang terpenting," ujarnya dalam situs resmi Liverpool.[suggestedarticle=3]Satu-satunya trofi yang sangat mungkin dimenangkan Liverpool untuk saat ini hanyalah Liga Champions. Paslanya, Manchester City baru saja mengunci gelar juara Premier League. Sementara, Piala FA akan diperebutkan antara Manchester United (MU) dan Chelsea."Sudah sangat dekat saat ini dengan trofi Liga Champions, kami kinii di semifinal. Semoga kami mampu memenangkannya," ungkapnya.Diketahui, tengah pekan ini leg pertama babak semifinal Liga Champions akan dimainkan di Anfield, Rabu dini hari WIB (25 April 2018). Sepekan selanjutnya, balik Liverpool yang akan menjalani laga tandang ke Stadion Olimpico, Kamis dini hari WIB (3 Mei 2018). [suggestedarticle=3]Andai berhasil mengatasi perlawanan Roma dalam laga home away, maka The Kops akan menghadapi antara Bayern Munchen atau Real Madrid di babak final. Laga final akan digelar di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev sekaligus menjadi yang pertama bagi Ibu Kota Ukraina itu. Sementara, untuk gelar yang baru saja dimenangkan Salah sejatinya menyingkirkan sejumlah pemain top yang berlaga di Premier League. Mereka yang masuk nominasi adalah trio Manchester City Kevin De Bruyne, David Silva dan Leroy Sane. Kemudian ada nama striker utama Tottenham Hotspur Harry Kane dan kiper Manchester United David De Gea.
Salah Sang Record Breaker: Ini 6 Rekor Baru yang Siap Dipecahkan
Rupanya Liverpool tidak salah menggelontor dana hingga 42 juta euro untuk mendatangkan Mohamed Salah dari AS Roma. Meski belum ada trofi yang dipersembahkan, setidaknya Salah mampu menghidupkan optimisme. Sejumlah rekor pun telah digapai Salah di musim perdananya berseragam The Reds.Tiga gelar sebagai pemain terbaik selama musim di Premier League adalah rekor pertama yang didapat pemain asal Mesir itu. Kemudian, rekor sebagai pemain Afrika pencetak gol terbanyak selama semusim di Premier League juga berhasil digondol Salah.Namun, rentetan bagus Salah yang diganjar rekor tidak akan berhenti di situ. Setidaknya enam rekor lain bakal dipecahkan Salah bersama Liverpool.[suggestedarticle]1. Pencetak Gol Terbanyak Liverpool Selama SemusimSalah telah mencetak 41 gol di semua laga bersama Liverpool. Terakhir dia mencetak gol ke gawang West Bromwich Albion. Sayang dalam laga yang digelar Sabtu (21 April 2018) itu Liverpool gagal menorehkan kemenangan. Tuan rumah memasksa laga berakhir 2-2.Itu artinya, Salah kini hanya tertinggal enam gol dari rekor yang dicatatkan Ian Rush di musim 1983-1984. Pada musim tersebut, Rush membukukan 47 gol selama semusim. Delapan laga tersisa yang akan dimainkan Liverpool baik di Premier League dan Liga Champions, besar peluang Salah mengejar Ian Rush.[suggestedarticle]2. Pencetak Gol Terbanyak Selama 38 LagaSatu gol ke gawang West Bromwich Albion dalam laga semalam membuat nama Salah kini sejajar dengan Alan Shearer, Cristiano Ronaldo, dan Luis Suarez yang mencetak 31 gol. Namun, jumlah gol Salah sangat mungkin melewati ketiganya mengingat masih ada tiga laga tersisa.Jika kembali mencetak gol, maka Salah kembali memcahkan rekor di musim perdananya bersama Liverpool.[pagebreak]Potensi Banyak Rekor Pecah[/pagebreak]3. Pencetak Gol Terbanyak Selama SemusimMasih dari catatan mencetak gol, Salah butuh empat gol tambahan lain sehingga torehannya menjadi 35 gol. Jumlah tersebut lantas akan membunuh rekor yang dimiliki Alan Shearer (Newcastle United 1994-1995) dan Andy Cole (Newcastle United 1993-1994).Sebagai catatan, dua striker legendaris Inggris dan Newcastle tersebut mencetaknya saat Liga Inggris masih memainkan 42 laga selama semusim.[suggestedarticle]4. Topskor Liverpool di Liga ChampionsSaat ini Livverpool masih berlaga di Liga Champions. Tim asuhan Jurgen Klopp melaju ke babak semifinal menghadapi AS Roma. Diketahui, saat ini Roberto Firimino menjadi topskor sepanjang sejarah Liverpool di Liga Champions dengan delapan gol. Di sisi lain, jumlah tersbeut sama dengan yang dikoleksi Salah musim ini.Dua pertandingan home away jelas berpeluang bagi Salah menambah torehan golnya seklaigus mengalahkan Firmino. Butuh satu gol tambahan jelas bukan perkara sulit. Hanya saja tetap bukan perkara mudah bagi pemain manapun mencetak gol di Liga Champions. Terlebih gol tersbeut dicetak di babak krusial seperti semifinal atau pun final.[suggestedarticle]5. Pemain Liverpool Tercepat Mencapai 50 Gol SemusimSalah satu rekor tersulit yang bisa dipecahkan Salah adalah memecahkan rekor milik Albert Stubbins. Saat itu, Stubbins butuh 55 laga untuk mencetak 50 gol dalam semusim.Eks pemain AS Roma dan Chelsea itu membutuhkan sembilan gol untuk menyamai rekor Stubbins. Jika ingin melewatinya, maka Salah harus mencetak 10 gol tambahan di sisa laga yang ada. Sehingga jumlah gol Salah mencapai 51 gol selama semusim.[suggestedarticle]6. Sepatu Emas Benua EropaRekor selanjutnya yang mungkin dipecahkan Salah pada musim ini adalah memenangi gelar Sepatu Emas Eropa. Diketahui, saat ini Salah sejauh ini unggul dua gol atas Lionel Messi.Sejauh ini Salah telah mencetak 31 gol dan Messi baru mencetak 29 gol.
Napoli Permalukan Juventus, Perebutan Juara Liga Italia Makin Seru
Perebutan gelar juara Seri A Liga Italia 2017/2018 kian seru di penghujung musim, setelah Napoli sukses mempermalukan Juventus 1-0 di Stadion Allianz, Senin (23/4/2018) dinihari WIB.Pertandingan yang berlangsung sangat hati-hati ini berakhir dengan dramatis, di mana gol kemenangan Napoli dicetak pada menit 90 oleh Kalidou Koulibaly.Hasil ini membuat jarak poin kedua tim kian mepet, hanya selisih satu angka. Juventus 85 poin, sedangkan Napoli yang menambah tiga angka menjadi 84 poin.[suggestedarticle=3]Pada partai ini, Napoli memiliki penguasaan 54 persen penguasaan bola. Dari segi peluang, I Partenopei memiliki 14 yang 6 di antaranya mengarah tepat sasaran, berbanding tiga kesempatan Juventus yang hanya dua di antaranya on target. Peluang Napoli untuk meraih scudetto juga kian besar karena tidak lagi menemui tim enam besar pada sisa empat pertandingan Serie A. Sedangkan Juventus masih harus berkunjung ke kandang Inter Milan (28 April 2018) dan AS Roma (13 Mei 2018). Susunan pemain:Juventus (4-3-3): 1-Gianluigi Buffon; 4-Medhi Benatia, 21-Benedikt Hoewedes, 3-Giorgio Chiellini (26-Stephan Lichtsteiner 11'), 22-Kwadwo Asamoah; 14-Blaise Matuidi, 6-Sami Khedira, 5-Miralem Pjanic; 11-Douglas Costa (17-Mario Mandzukic 71'), 9-Gonzalo Higuain, 10-Paulo Dybala (7-Juan Cuadrado 46'). Pelatih: Massimiliano Allegri Napoli (4-3-3): 25-Pepe Reina; 33-Raul Albiol, 6-Mario Rui, 26-Kalidou Koulibaly, 23-Elseid Hysaj; 17-Marek Hamsik (20-Piotr Zielinski 67'), 5-Allan (30-Marko Rog 80'), 8-Jorginho; 14-Dries Mertens (99-Arkadiusz Milik 61'), 7-Jose Callejon, 24-Lorenzo Insigne. Pelatih: Maurizio Sarri
  613 kali
Antusiasme Tifosi Tinggi, Tiket Roma Vs Liverpool 2 Mei Mendatang Habis
Sebanyak 35.000 tiket di semua kelas untuk partai AS Roma melawan Liverpool dalam semifinal leg kedua Liga Champions yang disediakan kabarnya telah terjual habis. Hal tersebut menunjukkan antusiasme kedua suporter amat tinggi.Laga di Stadion Olimpico atau leg kedua babak semifinal Liga Champions sesungguhnya baru akan dimainkan 11 hari ke depan. Tepatnya, Kamis dini hari WIB, 2 Mei 2018.Liverpool terakhir kali lolos ke semifinal Liga Champions pada musim 2007/2008 dan saat itu mereka disingkirkan tim Inggris lain, yakni Chelsea dengan agregat 3-4. Sementara Roma terakhir kali mengukirnya pada musim 1983/1984 dengan menghadapi klub asal Skotlandia Dundee United. Saat itu Roma berhasil bangkit dengan mengalahkan Dundee 3-0 di Italia setelah di pertemuan pertama kalah dua gal tanpa balas di kandang lawan.[suggestedarticle=3]Maka, tidak heran jika tiket laga semifinal antarkedua klub cepet terjual. Bahkan, 22.000 tiket sudah terjual sejak Rabu (18 April 2018) atau dua pekan jelang laga di Stadion Olimpico dimainkan.Saat itu tampak ratusan suporter Roma rela menunggu di depan loket pembelian tiket agar tidak kehabisan. Bahkan, sebagian lain rela bermalam hanya untuk menjadi saksi sejarah yang berharap kembali terulang. Website resmi AS Roma saat itu mengabarkan tiket telah habis terjual dalam kurun waktu tiga jam setengah.Diketahui, Roma pernah menembus final Piala Champions (sekarang akrab disapa Liga Champions) di musim 1983/1984. Usai mengalahkan Dundee United, Roma menghadapi tim yang sama dan di stadion yang sama pula.[suggestedarticle=3]Namun, keberuntungan tidak berpihak kepada Roma. Setelah kedudukan sama kuat 1-1 bertahan hingga dua kali babak perpanjangan waktu, laga antara Liverpool dan Roma harus dilanjutkan melalui adu penalti.Dari kubu Liverpool Steve Nicol gagak menyarangkan bola sementara dua penendang Roma Bruno Conti dan Francesco Graziani gagal menjalankan tugasnya. Liverpool pun berpesta di Stadion Olimpico dengan skor 4-2.Kali ini keduanya akan kembali bertemu di ajang yang sama dan kompetisi yang sama. Agar pekerjaan di Olimpico mudah, maka Roma wajib menggapai hasil maksimal di leg pertama yang dimainkan di Anfield, 25 April mendatang.
  424 kali
Juventus dan Napoli Berebut Bek Kanan Atletico
Napoli sepertinya sudah menjadi musuh bebuyutan sekaligus pesaing utama Juventus di era millennial. Kali ini keduanya disinyalir bersaing untuk mendapatkan bek kanan Atletico Madrid asal Kroasia Sime Vrsaljko.Sang agen Giuseppe Riso kepada Radio Crc mengatakan, kliennya masuk dalam daftar incaran Il Partenopei maupun La Vecchia Signora. Namun, dia tidak yakin Sime bakal mendapat lampu hijau dari manajemen Atletico untuk meninggalkan Wanda Metropolitano Stadium."Napoli dan Juve sedang mencari bek kanan tapi itu adalah kasus yang juga terjadi di Eropa dan itulah kenapa dia tidak pergi di bulan Januari," ujar Riso.[suggestedarticle=3]Riso menegaskan, kliennya snagat mencintai Italia sebagaimana Sime menapaki kariernya sebagai sepak bola mapan seperti hari ini. Tetapi teramat berat bagi Atletico melepasnya kecuali telah mendapatkan pengganti yang setimpal."Sime cinta dengan Italia tapi Premier League memukau untuk semua orang termasuk dirinya. Saya tidak tahu Atletico akan menjualnya atau tidak. Mereka harus menemukan penggantinya dan itu tidak mudah," ungkapnya.Selain menjadi andalan Diego Simeone mengawal sisi kanan pertahanan Los Rojiblancos, Sime juga menjadi salah satu andalan timnas Kroasia. Sejauh ini dia telah tampil untuk negaranya sebanyak 34 pertandingan di pentas internasional. Aksi Sime di Rusia Juni-Juli mendatang pun layak untuk ditunggu.[suggestedarticle=2]Andai kembali ke Italia bersama Juventus atau pun Napoli, Sime sepertinya tidak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan sepak bola negeri pizza itu. Jauh sebelum ke Spanyol, Sime lebih dulu membela Genoa pada tahun 2013 silam dan semusim kemudian hengkang ke Sassuolo menjadi anak buah Eusebio Di Francesco selama dua tahun.
  469 kali
UEFA Tindak Tegas Terkait Teror Pembunuhan Wasit Michael Oliver dan Istri
Pertandingan antara Madrid melawan Juventus di perempat final Liga Champions, masih menyisahkan berbagai kontroversi bagi berbagai pihak.Wasit Michael Oliver yang mempimpin pertandingan tersebut secara tak terduga memberikan hadiah penalti kepada Madrid dan setelah itu ia juga memberikan Buffon kartu merah.Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, dianggap melakukan protes yang berlebihan terhadap wasit Oliver sehingga membuat ia diusir keluar lapangan jelang akhir laga.Pasca pertandingan tersebut, banyak yang mengomentari atas keputusan kontroversial yang dibuat oleh wasit Oliver.Bahkan, ada yang tidak terima sampai-sampai mengancam kehidupan pribadi dari Michael Oliver.Sang Istri, Lucy Oliver, menjadi korban teror oleh beberapa orang yang tidak terima melalui sosial medianya. Ancaman tersebut juga menerornya melalui nomor telfon pribadi miliknya.Teror tersebut membuat Lucy Oliver terganggu dalam menjalani kehidupannya. Pasalnya, tidak hanya kata-kata kasar yang didapatkannya, tapi ada yang mengancam hingga ingin membunuh.Atas kejadian tersebut, pihak UEFA langsung mengambil tindakan tegas melalui pernyataannya kepada BBC Sport.“UEFA secara tegas menyatakan bahwa kami mengutuk teror yang dilancarkan kepada Michael Oliver dan istrinya.”“Kami telah mengontak mereka untuk memberikan dukungan, dan kami memercayai pihak yang berwajib untuk menangani masalah ini dan memberi ketegasan kepada tiap individu yang melakukan ini, baik di dalam maupun luar media sosial.”[suggestedarticle=3]Dilansir BBC Sport, bahwa polisi telah menonaktifkan nomor ponsel milik Lucy Oliver. Selain itu, pihak kepolisian telah menerima laporan mengenai ancaman terhadap keluarga Oliver.“Kami menyadari ada pesan yang mengancam yang diunggah di media sosial terhadap keluarga Oliver. Perilaku seperti ini tak dapat diterima dan mereka yang melakukannya harus sadar bahwa ini adalah tindakan kriminal,” tukas kepolisian Northumbria.Kepala Referee Support, Martin Cassidy, menyatakan dukungannya kepada Michael Oliver. Sesama profesinya sebagai wasit, Martin mengatakan jika teror terhadap wasit haruslah ditindak tegas.“Saya tahu bahwa orang-orang mendukungnya, ia telah menjadi wasit dan juga orang yang baik. Semakin banyak orang yang melakukan teror terhadap wasit, dan hal seperti ini harus dihentikan.”
  5988 kali
Atmosfer Pesta Scudetto ke-7 Beruntun Kian Pekat di Turin
Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengungkapkan atmosfer scudetto telah mendarat di Vinovo meski kompetisi tertinggi Italia, yakni Serie A masih tersisa enam laga. Pelatih yang pernah sukses mengantar AC Milan juara Liga Italia itu mulai percaya diri berbicara soal scudetto.Scudetto ketujuh Juventus secara berturut kian mendekat andai di dua laga terakhir Juventus berhasil mengakhirinya dengan kemenangan. Tengah pekan mereka akan bertandang ke markas Crotone (pekan ke-33) dan di akhir pekan balik ke Allainz Stadium untuk menjamu Napoli (pekan ke-34).Aroma pesta akan terasa andai pada akhir pekan mendatang Juventus sukses menghantam saingan terdekatnya itu. Jika iya, maka Si Nyonya Tua akan unggul sembilan poin atas Napoli dan Serie A menyisakan empat pertandingan.[suggestedarticle=4]Meski hal tersebut menjadi kenyataan, Juventus masih belum bisa mengklaim gelar juara. Setidaknya menunggu satu pekan selanjutnya saat tandang ke Giuseppe Meazza menghadapi Inter Milan di pekan ke-35. Di waktu yang sama Napoli akan tandang ke Artemio Franchi menghadapi Fiorentina.Juve saat ini unggul enam poin dari rival paling dekatnya di papan klasemen yakni Napoli. Hingga pekan ke-32 Serie A, Juve sudah mampu mengumpulkan 84 poin dan duduk manis di puncak klasemen. Sementara, Napoli ada di posisi kedua dengan 78 poin."Ada fakta lain setelah enam pekan berlalu, Minggu (lalu) saya mendengar dengan jelas ada pembicaraan tentang scudetto yang akan dimenangkan, tentang pesta," ucap Allegri dikutip Football Italia.D"engan keunggulan enam poin, jelas bahwa hitungan matematis ada pada pihak kita," tandasnya.[suggestedarticle=3]Secara matematika, keunggulan enam poin belum cukup bagi Juventus untuk mengklaim gelar juara. Akan tetapi margin sebesar itu membuat Si Nyonya Tua lebih diunggulkan."Dari dua laga yang harus kami lalui pada pekan ini, saya pikir ini paling menentukan. Kami datang melawan Napoli secara langsung dengan keunggulan enam poin, itu bisa jadi keunggulan yang penting," ujarnya.
  946 kali
Juventus Tanpa Gianluigi Buffon Hadapi Crotone
Menjalani giornata ke-33 Juventus tanpa Gianluigi Buffon di bawah mistar sata menghadapi tuan rumah Crotone. Melawat ke Stadio Ezio Scida, Kamis (19 April 2018) Massimiliano Allegri dipastikan menurunkan Wojciech Szczesny. Kabarnya, Buffon disimpan jelang laga kontra Napoli di giornata selanjutnya.Laga kontra Napoli di pekan ke-34 sangat penting bagi seluruh publik Turin penggemar Juventus. Jika sukses mengalahkan Crotone tengah pekan nanti dan juga menang atas Napoli, maka Bianconeri akan unggul sembilan angka atas tim asuhan Maurizio Sarri."Besok Szczesny yang akan bermain menghadapi Crotone," ucap Massimiliano Allegri.[suggestedarticle=3]Sejauh ini Allegri hampir pasti tidak akan menurunkan Buffon dan Miralem Pjanic yang mengalami cedera paha saat Juventus meremukkan Sampdoria di Allianz Stadium 3-0 akhir pekan kemarin. Sedangkan Andrea Barzagli kemungkinan bakal kembali dimainkan. Sementara, Federico Bernardeschi masih belum dapat dipastikan."Barzagli sudah siap bermain karena dia berada di bangku cadangan pekan lalu. Akan ada beberapa perubahan tapi saya masih perlu melakukan evaluasi," ungkapnya. Allegri menilai, keputusan memarkir Buffon di bangku cadangan merupakan sebuah keharusan guna menjaga kebugaran kiper 40 tahun tersbeut saat menghadapi Napoli. Menghadapi Crotone adalah momen yang pas bagi Allegri untuk mengistirahatkan Buffon. [suggestedarticle=2]Bukan karena meremehkan tetapi lebih pada mengistirahatkan Buffon secara mental dan fisik usai disingkirkan Real Madrid melalui gol penalti kontroversial di 20 detik terakhir babak kedua."Buffon justru berada dalam kondisi yang sangat antusias dan penuh adrenalin. Seorang juara hidup dengan adrenalin seperti itu. Malam yang luar biasa, momen yang menegangkan, kacau dan tegang. Jika semuanya berjalan datar dan tenang, semua orang akan tertidur hari ini," ujarnya.
  295 kali
Allegri Ingatkan Juventus: Perlahan, Crotone Dulu Lalu Napoli
Juventus berpeluang menjauh dari kejaran Napoli saat keduanya saling berhadapan di giornata ke-34 Serie A Italia. Namun, Massimiliano Allegri meminta anak asuhnya untuk lebih dulu fokus menghadapi Crotone tengah pekan ini.Kamis (19 April 2018) Juventus akan melawat ke Stadio Ezio Scida markas Crotone. Kemenangan menjadi target utama agar jarak enam poin tetap terjaga hingga laga menghadapi Napoli.[suggestedarticle=3]"Kami harus melakukannya perlahan. Semua langkah harus diambil satu persatu. Besok kami akan bermain dan menang melawan Crotone. Kami harus unggul enam poin saat berjumpa Napoli," ucap Allegri. "Setelah itu, marilah kita menikmati sebuah malam (melawan Napoli) yang indah dalam sepak bola di akhir pekan," katanya.Allegri mengklaim, kondisi timnya dalam keadaan rileks dan tidak sedikitpun merasa diselimuti bayang-bayang kekhawatiran bakal tersalip Napoli. Meski begitu, keunggulan saat ini tidak berarti apa-apa, mengingat scudetto belum di tangan. Untuk itu, dia meminta agar tim tetap fokus hingga pertandingan terakhir di musim ini.[suggestedarticle=3]"Napoli masih berjuang untuk meraih gelar dan mereka punya peluang untuk mendapatkannya. Itu normal karena mereka hanya memiliki kesempatan juara di Serie A, tekanan ada pada mereka tapi, kami harus selalu siap," ujarnya.Diketahui, saat ini Juventus memimpin klasemen sementara Serie A dengan 84 poin hasil dari 27 kali menang, tiga kali imbang, ddan dua kali kalah. Sementara, Napoli selaku pesaing terdekat baru mengumpulkan 78 poin hasil dari 24 kali menang, dua kali kalah, dan enam kali imbang.
  225 kali
Vidal Absen Hingga Akhir Musim
Kabar buruk menimpa Bayern Muenchen jelang babak semifinal Liga Champions melawan Real Madrid pekan depan.Mereka dipastikan tanpa gelandang andalan mereka Arturo Vidal hingga akhir musim, usai dirinya mendapatkan cedera lutut cukup parah dalam sebuah sesi latihan akhir pekan kemarin.Lutut kanan Vidal terkilir dalam sesi latihan pada Sabtu dan kemudian menjalani operasi pada Senin. "Vidal menjalani operasi pada lututnya kemarin, membuat dia harus menepi selama sisa musim ini," kata pernyataan dalam akun Twitter resmi klub juara Bundesliga itu, Selasa.[suggestedarticle=3]Sebelumnya pemain asal Chile itu sudah absen ketika ia mendapat cedera di babak perempat final UCL melawan Sevilla.Bayern sendiri sudah memastikan gelar juara Bundesliga awal bulan ini untuk keenam musim mereka secara beruntun dan sedang berupaya memenangai "treble" untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.Mereka juga baru saja memastikan final DFB Pokal musim ini.Tim asuhan Jupp Heynckes itu akan menjamu Real pada pertandingan pertama semifinal Liga Champions mereka pada 25 April, lalu bertandang ke Santiago Bernabeu untuk pertandingan kedua pada 1 Mei.
  263 kali
1524030002264 tag