(Foto: Alessandro Bianchi reuters)

Gagal Balas Dendam, Juventus Belum Pasti Lolos

Juventus harus menerima kenyataan setelah gagal mengalahkan barcelona di Allianz Stadium dalam laga lanjutan penyisihan Grup D Liga Champions di Allianz Stadium, Kamis (23/11). Bermain di Turin, anak asuh Massimiliano Allegri hanya berhasil menguasai bola 38 persen.

Mengawali laga dengan baik, Juventus sempat membahayakan gawang Marc Andre ter Stegen di menit-menit awal melalui pemain pinjaman mereka asal Bayern Munchen, Douglas Costa. Tapi penjaga gawang asal Jerman itu berhasil mengamankan upaya Costa tersebut.

Barcelona kemudian balik membalas melalui Paulinho di menit ke 10. Beruntung bagi Gianluigi Buffon, kiper gaek tersbeut tak perlu berupaya lebih mengingat sepakan pemain Brazil itu masih jauh dari sasaran.

Delapan menit berselang, giliran Paulo Dybala yang mencoba keberuntungan. Meski sepakannya 100 persen mengarah ke gawang, namun Ter Stegen masih dengan mudah menangkap bola yang ditendangkan pemain asal Argentina itu.



Selanjutnya giliran Ivan Rakitic yang mencoba 'menakut-nakuti' gawang Buffon melalui sebuah set piece bola mati. Sepakan Rakitic yang mengirim bola ke mulut gawang Juve, nyatanya tak bisa dijangkau Luis Suarez atau pemain Barcelona lainnya.

Menjelang berakhirnya babak pertama, Dybala berhasil merangsek hingga ke depan gawang Ter Stegen dari sisi kiri lapangan Juve. Dengan sedikit gerak tipu, Dybala menghujamkan sepakan keras yang sayangnya justru maish melambung dikit di atas gawang tim tamu.

Bisa dibilang, itulah satu-satunya peluang Juve untuk bisa mencetak gol di babak pertama. Laga 45 menit pertama pun usai tanpa satu pun gol tercipta.

Sebagai catatan, Barcelona tampil tanpa Lionel Messi di babak pertama.



Menjalani 45 menit kedua, Juve tetap memilih bermain lebih tertutup dengan intensitas penguasaan bola yang relatif jarang. Alhasil, babak kedua masih tetap milik Barcelona.

Meski begitu, Barcelona yang hampir pasti lolos sebagai juara grup enggan serius membombardir pertahan Juve. Singkat cerita, permaianan pun tak lebih hanya 'uber-uberan' di lini tengah semata.

Hingga akhirnya 'Sang Mesiah' masuk pada menit ke 56 menggantikan Gerard Deulofeu. Tapi hasilnya pun sama saja, permainan monoton dengan sedikit peluang berbahaya menjadi tontonan di matchday ke lima Grup D Liga Champions.

Sementara tim tuan rumah kian kesulitan membuat peluang seiring kondisi stamina yang mulai menurun.

Ketimbang kehilangan poin seutuhnya, Massimiliano Allegri lantas memasukan sejumlah pemain yang memiliki karakter sebagai gelandang tengah bertahan.



Diawali masuknya Rodrigo Bentancur pada menit ke 66 menggantikan Miralem Pjanic, kemudian Caludio Marchisio menggantikan Juan Cuadrado pada menit ke 71 yang banyak bermain melebar dan mengganti Douglas Costa dengan Balise Matuidi pada menit ke 85.

Juve sendiri memiliki dua peluang bagus jelang berakhirnya laga. pertama melalui Costa pada menit ke 83 dan Dybala pada menit ke 90+2. Jika tendanagn Costa masih menyamping meski memiliki ruang tembak yang leluasa, maka sepakan Dybala masih bisa dihalau Ter Stegen dan hanya berbuah sepakan pojok.

Dan akhirnya setelah menghabiskan empat menit tambahan waktu wasit Milorad Mazic asal Serbia membunyikan peluit panjang tanda laga usai tanpa pemenang. Skor 0-0 pun menjadi haknya Juve dan Barca.



Susunan Pemain

Juventus: Buffon; Rugani, Barzagli, Benatia; Cuadrado (Marchisio 71'), Pjanic (Bentancur 66'), Khedira, Alex Sandro; Dybala, Douglas Costa (Matuidi 85'); Higuain

Barcelona: Ter Stegen; Semedo, Pique, Umtiti, Digne; Sergio Busquets, Rakitic, Iniesta (Jordi Alba 82'); Deulofeu (Messi 56'), L. Suarez, Paulinho

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Misteri Kebenaran Kutukan Appiah Pada Inter Milan
Inter Milan akhirnya mampu finis di zona Liga Champions usai di laga pamungkas berhasil mengalahkan Lazio dengan skor tipis 3-2. Tambahan tiga poin cukup bagi Inter menduduki posisi keempat klasemen akhir Serie A untuk menjalani babak kualifikasi Liga Champions.Sebagai catatan, kemenangan mengantar Inter pada poin 72 yang sejatinya Lazio juga mengumpulkan poin yang sama. Namun, Serie A menganut sistem penentuan klasemen akhir akan ditentukan dari head to head antartim.[suggestedarticle=3]Dalam pertemuan pertama di Giuseppe Meazza laga berkesudahan sama kuat 0-0 dan dalam laga yang digelar Senin, dini hari WIB (21/5/2018) Inter berhasil menang dramatis 3-2. Gol diciptakan Danilo D'Ambrosio (29), Mauro Icardi (P 78), dan Matias Vecino (81). Dala m laga kedua di Olimpico Inter tercatat dua kali tertinggal sebelum akhirnya menutup laga dengan kemenangan.Kemenangan tersebut mengantar Inter ke kancah Liga Champions musim depan. Mereka kerap kesulitan kembali ke liga antarklub Eropa paling bergengsi itu lima musim berturut-turut. Jelas, ini petanda bagus bagi Inter yang selama ini seolah dalam kutukan.[pagebreak]Kebenaran Kutukan Appiah[/pagebreak]Menariknya, kondisi yang terjadi pada Inter dan Juventus beberapa musim terakhir sesuai dengan sumpah yang pernah diucapkan Stephen Appiah. Eks pemain Juventus asal Ghana itu mengaku kesal atas sikap manajemen Inter yang menguak skandal calciopoli.Appiah mengutuk Inter dengan mengatakan,"Saya percaya hal mistis. Di kampung saya di Afrika setelah tragedi ini (Calciopoli yang membawa Juve ke Serie B) Juventus akan menjadi sosok raksasa. Mereka bahkan akan memenangkan scudetto 7 kali beruntun dan sebaliknya tim yang mengambil kepala babi di meja adil akan terpuruk dan absen di liga raksasa (Liga Champions) selama 5 musim."[suggestedarticle]Angka-angka yang kesemuanya sesuai dengan ucapan Appiah telah terjadi. Juventus nyatanya memenangkan tujuh scudetto beruntun dan Inter telah menjalani masa kutukan lima tahun tanpa mencicipi Liga Champions.Ini artinya, Inter bakal terbebas dari kutukan dan Juventus besar kemungkinan justru akan kehilangan tajinya musim depan. Mengingat sejumlah pemain memilih pergi seperti Gianluigi Buffon, Kwadwo Asamoah, dan Stephan Lichtsteiner.
  1240 kali
Barca Tak Pusingkan Cari Pengganti Iniesta
Barcelona baru saja ditinggal oleh salah satu pemain terbaiknya dalam satu dekade terakhir yakni Andres Iniesta, usai menjalani karir di klub Catalan itu selama 22 tahun.Iniesta memainkan laga terakhirnya di musim ini saat Barca menang 1-0 atas Real Sociedad di Nou Camp pada Minggu (20/5) malam.Pemain berusia 34 tahun itu dikabarkan akan mencari klub baru entah itu di Asia ataupun di benua Amerika Serikat. Kabar terakhir menyebutkan bahwa Pep Guardiola tertarik menjadikan Iniesta sebagai pemain merangkap pelatih di Manchester City.[suggestedarticle=3]Ditinggal oleh salah satu pemain jebolan akademi La Masia, pelatih Ernesto Valverde tak mau ambil pusing dengan situasi ini. Ia tak akan mereplikasi Iniesta dengan membeli pemain dengan karakter serupa."Kami takkan pernah bisa merekrut replikanya karena tidak akan ada. Hadapi saja kenyataannya, sesuaikan dengan pemain yang ada, jadi komposisi pemain kemungkinan besar berubah," ujar Valverde dikutip dari football-espana.Valverde justru akan lebih mengedepankan pemain dari jebolan La Masia. Beberapa pemain yang sudah siap bertarung di skuat utama akan dikombinasikan dengan penggawa yang ada."Kami kan punya Denis Suarez dan Carles Alena. Keduanya bisa bermain dengan Philippe Coutinho. Selebihnya akan kami carikan solusi, mungkin dengan membeli beberapa pemain juga perlu," sambungnya.Barca sendiri keluar sebagai juara Copa del Rey dan La Liga pada musim ini.
  302 kali
Salah 2018 Bisa Jadi Inspirasi Layaknya Gerrard 2005 di Final Liga Champions
Laga final Liga Champions 2018 yang mempertemukan Liverpool melawan Real Madrid akan menjadi pertaruhan bagi Mohamed Salah dan kawan-kawan untuk mengulangi kesuksesan pada tahun 2005 silam.Legenda Liverpool, Didi Hamann mengungkapkan bahwa Mo Salah bisa menjadi inspirasi bagi rekan setimnya, seperi yang dilakukan Gerarrd saat membantu Liverpool Juara Liga Champions tahun 2005.Hamann yakin pemain asal Mesir tersebut bisa mengulangi kesuksesan timnya tiga belas tahun yang lalu saat menang dengan dramatis lewat adu penalti melawan AC Milan.[suggestedarticle=3]“Jika Anda ingin memenangkan trofi bergengsi, maka Anda perlu pemain besar di dalamnya untuk meraih hal tersebut. Liverpool memiliki talenta seperti Sadio Mane dan Roberto Firmino. Tapi Mo Salah adalah bintangnya." kata Hamann dikutip dari Mirror.“Dalam hal ini, dia (Salah) bisa menginspirasi Liverpool saat melawan Madrid seperti saat Steven Gerrard bermain ketika dulu bermain melawan Milan." ujarnya.[pagebreak]Pentingnya Pemain Kunci[/pagebreak]Hamann menjelaskan bahwa pentingnya pemain kunci yang dimiliki oleh suatu klub.Ia menambahkan jika keberhasilan timnya membalikan keadaan dengan tertinggal tiga gol terlebih dahulu saat final Liga Champions 2005, terdapat sosok Steven Gerarrd yang telah menjadi inspirasi bagi klub.[suggestedarticle]“Jika Anda tertinggal satu, dua gol atau bahkan tiga gol, seperti yang kami alami di Istanbul (melawan AC Milan), Anda melihat sosok seperti Gerrard di samping Anda dan Anda tahu Anda masih bisa memegang kendali permainan." jelas Hamann“Anda tahu bahwa Anda memiliki rekan setim dengan bakat hebat, seseorang yang dapat menciptakan gol dari ketiadaan.""Steven Gerrard dan Mo Salah memiliki satu kesamaan itu." ujarnya.
  239 kali
Barcelona Tawar Dua Kali Lipat Bek Inter Dari Harga Aslinya
Inter Milan sukses membuat Barca menawarkan harga lebih dari dua kali lipat untuk dapatkan bek Milan Skriniar.Barcelona yang saat ini ingin memperkuat lini pertahanan mereka, sedang mencari bek yang mumpuni untuk bergabung dengan skuat Blaugrana.Salah satu pemain yang sedang mereka incar adalah bek Inter Milan, Milan Skriniar.Milan Skriniar sendiri saat ini banyak dilirik oleh klub-klub papan atas Eropa.Penampilannya yang konsisten bersama Nerazzurri membuat kubu Barca mengajukan penawaran terhadapnya.[suggestedarticle=3]Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, Barcelona tengah melakukan penawaran sebesar 50 juta euro atau sekitar Rp 833 miliar untuk menggaet pemain berusia 23 tahun itu.Tentu, hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Inter Milan.Pasalnya, mereka membeli Milan Skriniar dari Sampdoria pada musim lalu hanya sebesar 20 juta euro.Harga lebih dari dua kali lipat yang ditawarkan Barca ini, membuat pihak Nerazzurri akan memikirkannya untuk melepas bek produktif mereka itu.Skriniar tidak hanya berperan di lini pertahanan saja, terkadang ia juga membantu rekan-rekannya di depan untuk melakukan penyerangan.Terbukti dari empat gol yang dicetaknya pada musim Liga Italia 2017-2018, membuat Skriniar menjadi pencetak gol terbanyak ketiga Inter Milan dibawah Ivan Perisic dengan 11 gol dan Mauro Icardi dengan 28 golnya.
  954 kali
Pemain Muda Liverpool 'Berlatih' Selama 13 Tahun untuk Final Liga Champions
Bintang muda Liverpool yang sedang naik daun, Trent Alexander-Arnold tak sabar untuk menatap final Liga Champions pertamanya pada musim ini.Liverpool akan berhadapan dengan Real Madrid di partai puncak Liga Champions, dan akan berlangsung pada 26 Mei mendatang di Kiev.Alexander-Arnold, 19 tahun, menjadi pilihan utama Juergen Klopp di sisi kanan pertahanan The Reds. Ia hanya absen di satu laga Liga Champions, saat timnya tampil di leg kedua babak 16 besar melawan Porto.Jebolan akademi Liverpool ini menggambarkan bahwa ia sudah berlatih selama 13 tahun untuk menantikan final ini."Saya telah berlatih selama 13 tahun untuk momen-momen ini, jenis permainan ini," Alexander-Arnold mengatakan kepada The Telegraph."Anda mempersiapkan diri untuk itu tanpa mengetahui. Saya akan terus bekerja keras dalam beberapa hari ke depan untuk menjadi lebih baik, untuk berkembang, untuk mencapai level yang baru.[suggestedarticle=3]Pemain yang baru mendapat panggilan timnas Inggris untuk Piala Dunia 2018 ini akan mengawal bintang Madrid, Cristiano Ronaldo."Itu adalah hal utama, untuk terus berjuang, untuk fokus pada diri saya sendiri dan memastikan saya mendapatkan permainan yang bagus. Kemudian ada lebih banyak kesempatan bagi saya untuk tidak memberi [Ronaldo] terlalu banyak kesempatan untuk melakukan apa yang terbaik untuknya.""Meskipun waktunya telah mengejutkan - saya tidak pernah merasa sekarang saya akan pergi ke Piala Dunia - saya selalu bermimpi saya akan pergi pada titik tertentu," tambahnya."Saya telah memikirkan hal-hal dalam pikiran saya jutaan kali tumbuh dewasa. Setiap situasi yang telah terjadi saya bayangkan."
  464 kali
Tinggalkan Juventus, PSG Langsung Gerak Cepat Ajukan Tawaran Kepada Buffon
Kiper asal Italia, Gianluigi Buffon sudah memastikan akan mengakhiri karirnya di Juventus pada musim ini.Hengkangnya kiper Veteran itu langsung disambut oleh klub raksasa Perancis, PSG dengan memberikan penawaran kepada Buffon.Dilansir dari Goal, PSG telah mengiming-imingi Buffon dengan gaji sebesar 8 juta euro per tahun atau dua kali lipat dari yang diterimanya saat di Juventus.Dengan status bebas transfer Buffon, akan membuat PSG terbebas dari batasan Financial Fair Play (FFP).[suggestedarticle=3]Diharapkan dengan kehadiran Buffon dapat membawa PSG mampu berbicara banyak pada Liga Champions Eropa musim depan setelah sebelumnya tersingkir pada babak perempat final di musim ini.PSG memang sedang melakukan perombakan di dalam skuatnya.Langkah besar sudah dilakukan oleh Les Parisiens dengan memecat pelatih mereka Unai Emery yang akan diganti dengan Thomas Tuchel.
  490 kali
Iniesta Tinggalkan Barcelona dengan Suasana Penuh Emosional di Camp Nou
Minggu (20/5/2018), suasana emosional mewarnai stadion kebanggaan Barcelona, Camp Nou. Pertandingan rutin La Liga ini menjadi spesial bagi Barca, karena klub ini melepaskan salah satu gelandang terbaiknya, Andres Iniesta.Iniesta yang selama ini menjadi inspirator besar dari permainan Barca bersama Lionel Messi akan meninggalkan klub kesayangannya itu. Iniesta yang sudah 22 tahun memperkuat Blaugrana, belum memutuskan akan kemana setelah ini. Namun tawaran main cukup banyak bagi pemain berusia 34 ini.Hari itu merupakan pertandingan terakhir La Liga 2017/2018, di mana Barcelona sudah memastikan diri juara sejak tiga pekan sebelumnya. Pelatih Ernesto Valverde memainkan Iniesta sejak menit pertama melawan Real Sociedad. Barca meraih kemenangan 1-0 atas Real Sociedad pada partai terakhir itu. [suggestedarticle=3]Suasana emosional di stadion sudah terasa sejak awal laga. Puncaknya terjadi pada menit 81 saat Iniesta meninggalkan lapangan untuk digantikan Paco Alcacer.   Iniesta's last match for FC Barcelona 😢 #infinit8iniesta #iniesta #fcbarcelona A post shared by Qfutbol (@qfutbol) on May 20, 2018 at 1:51pm PDT Dalam suasana gegap gempita di stadion, Iniesta menyalami setiap pemain Barcelona dan memeluknya sebelum duduk di bangku pemain, sambil menatap sekeliling stadion dengan mata berkaca-kaca. Nama Iniesta pun terus didengungkan para fans hingga akhir laga.Gelandang pengatur serangan Timnas Spanyol dan Barcelona itu telah merumput sebanyak 674 kali dan hanya kalah dari Xavi yang memainkan 767 pertandingan untuk klub Catalunya itu.Sejak debut pada usia 18 tahun, Iniesta ikut berkontribusi dalam 32 gelar yang diraih Barcelona, antara lain sembilan La Liga, empat Liga Champions dan masuk sebagai gelandang terbaik dalam FIFA World XI selama sembilan tahun.
  506 kali
Coutinho Ciptakan Gol Indah untuk Barcelona pada Partai Akhir Musim
Tak sia-sia Barcelona merekrut Philippe Coutinho pada jendela transfer Januari 2018 dari Liverpool. Pemain asal Brasil itu mempersembahkan gol indah pada akhir musim 2017/2018, sekaligus gol kemenangan Barcelona atas Real Sociedad 1-0 di Camp Nou, Senin (21/5/2018) dinihari WIB.Bagi Coutinho yang kini baru berusia 25, ini gol ketujuh selama setengah musim di Barca. Tercatat, Coutinho menjadi pemain peringkat empat produktif di klub Catalan ini.Produktif pertama disandang Lionel Messi yang juga top skor La Liga dengan 35 gol, kedua Luis Suarez dengan 25 gol, ketiga Paulinho dengan 9 gol dan keempat Coutinho dengan 7 gol dari 18 pertandingan.[suggestedarticle=3]Gol indah ini, ia buat dari luar kotak penalti. Coutinho mengecoh dua pemain Sociedad, lalu melepaskan tendangan melengkung yang tak bisa dijangkau kiper Miguel Angel Moya.Susunan Pemain:Barcelona: Ter Stegen; Semedo, Pique, Yerry Mina, Jordi Alba; Busquets, Rakitic, Iniesta (Alcacer, min. 82); Dembele (Denis Suarez, min. 53), Suarez, Coutinho (Messi, min. 67).Real Sociedad: Moya; Aritz, Raul Navas, Llorente, De la Bella; Januzaj (Canales, min. 63), Illarramendi, Oyarzabal (Odriozola, min. 71), Zurutuza (Xabi Prieto, min. 89), Juanmi; Willian Jose.   Oh what a goal by Coutinho ⚽️🔥 . #liverpool Fans 👈🤣 A post shared by Barca Nation (@barcelona.hd_) on May 20, 2018 at 1:11pm PDT
  1028 kali
Del Piero Buka-bukaan Tentang Dirinya Saat Ditanya oleh Presenter Cantik Ini
Legenda Juventus, Alessandro Del Piero terlihat tak canggung saat ditanyai berbagai macam hal tentang dirinya oleh presenter cantik, Kanty Widjaja.Del Piero berada di Indonesia untuk memenuhi undangan tokoh sepak bola Sumatra Utara, Sihar Sitorus di kota Medan.Di Medan, Del Piero akan dijadwalkan untuk menghadiri acara meet and greet, pencarian bakat menuju Belgia, serta berbagi insprisasi dengan para penggemar sepakbola yang ada di Indonesia.Di tengah kesibukannya itu, salah satu presenter Kanty Widjaja memanfaatkan kedatangan dari Del Piero dengan menanyai berbagai hal.Ada beberapa pertanyaan yang ia tujukan kepada pemain berusia 43 tahun itu.[suggestedarticle=3]Dilansir dari Bolasport.com, berikut pertanyaan yang dilontak presenter cantik tersebut kepada Del Piero."Apakah kekuatan utama Del Piero sebagai pesepak bola?" tanya Kanty Widjaja."Kekuatan saya datang dari hati dan pikiran. Hal itu harus dimiliki semua pemain yang ingin berhasil." ujar Del Piero."Adakah rahasia Anda sebagai pemain yang mampu mengontrol pertandingan?" tanya Kanty Widjaja."Hmmm... bukan pertanyaan yang mudah untuk dijawab. Rahasia itu datang dari banyak hal. Anda harus bisa menganalisis sesuatu dari sudut pandang yang lebih lebar." jawab Del Piero."Saran untuk pesepak bola usia dini yang memiliki impian menjadi seperti Anda?" tanya Kanty Widjaja."Ikuti kata hatimu. Kamu harus punya gairah untuk bermain sepak bola. Berlatih dan bekerja keras. Selama kamu punya mimpi ingin menjadi pemain sepak bola, saya berharap mimpi itu akan menjadi kenyataan." ujar Del Piero."Siapa pesepak bola terbaik yang berada bersama Anda di lapangan?" tanya Kanty Widjaja."Saya punya banyak teman di lapangan, juga yang tampil baik bersama saya. Tentu saja ada yang menjadi teman dekat, seperti saat mengawali karier profesional. Lalu, kemudian semua pemain menjadi rekan setim. Hampir semuanya menjadi teman yang baik bagi saya." jawab Del Piero.Dalam pertanyaan terakhirnya, Del Piero mengungkapkan jika Zinedine Zidane merupakan rekan terbaik yang pernah bermain bersama ia saat di lapangan.Del Piero dan Zidane pernah satu tim saat membela Juventus pada periode tahun 1996-2001.
  1208 kali
Perayaan Scudetto Juventus Buat Napoli Sakit Hati
Dalam perayaan gelar juara Scudetto Juventus, terdapat beberapa hal yang dianggap menyakiti hati pemain Napoli. Salah satunya adalah saat pemain Juventus, Douglas Costa menyoroti peti mati yang bertuliskan nama pemain Napoli.Juventus berhasil meraih gelar scudetto setelah berjuang hingga akhir musim seri A. Gelar juara tersebut menjadi yang ketujuh berturut-turut untuk Juventus di kancah Serie A.[suggestedarticle=3]Pada saat melakukan pawai, sejumlah pendukung Juventus membawa beberapa barang yang ditujukan kepada Napoli. Salah satunya adalah peti mati berwarna biru muda lengkap dengan nama Insigne.Saat pawai tersebut, benda yang dianggap menhina Napoli itu terekam dalam siaran langsung di Instagram yang dilakukan oleh pemain Juventus, Douglas Costa. Lewat akun twitter, Napoli melontarkan perasaan sakit hati mereka terkait selebrasi yang dilakukan. Siamo veramente indignati per l’atteggiamento vergognoso e offensivo tenuto da alcuni calciatori della Juventus oggi. Gesti gravi che offendono la dignità di un popolo e di un napoletano come Insigne. E’ inaccettabile #ForzaNapoliSempre pic.twitter.com/HDvTHJWNDF — Official SSC Napoli (@sscnapoli) May 19, 2018 "Kami benar-benar marah dengan sikap pemain Juventus yang memalukan dan ofensif saat ini. Gestur serius yang menyinggung martabat orang dan seorang Neapolitan seperti Insigne. Ini tidak dapat diterima," tulis akun Twitter Napoli.
  1780 kali
1526847602373 tag