(Foto: bolalob)

Johor Darul Ta'zim Penasaran dengan Persija Jakarta

Johor Darul Ta'zim mulai meneliti rival di Grup H Piala AFC 2018. Asisten pelatih JDT, Ismail Ibrahim menyebut Grup H ini sebagai grup yang menarik.

JDT tergabung di Grup H bersama Persija Jakarta, Song Lam Nghe An, dan Tampines Rovers/Geylang International. Namun JDT sebenarnya belum pasti tampil di Piala AFC 2018.



JDT akan terlebih dahulu tampil di babak kualifikasi Liga Champions Asia. Bila gagal lolos baru JDT akan tampil di Piala AFC.

"Grup H diisi oleh tim-tim dari Indonesia, Singapura, dan Vietnam," ucap Ismail seperti dikutip dari Utusan.my.

"Musim depan akan menjadi tantangan baru bagi JDT karena kebanyakan tim di grup ini belum pernah kami hadapi," lanjutnya.

"Persija akan menjadi tim yang membuat penasaran karena mereka tidak mengikuti turnamen ini tahun lalu. Kami akan memeriksa semua tim untuk mengetahui pola permainan dan taktik," jelasnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Pemprov DKI Jakarta Bebaskan Persija Pilih Lapangan Latihan
Persija Jakarta bakal dapat keistimewaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Klub ibu kota iti dipersilakan untuk memilih lapangan latihan di Jakarta.Hal tersebut diungkapkan oleh Kadispora DKI Jakarta, Ratiyono. Keistimewaan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemprov DKI kepada Persija yang musim depan bakal mewakili Indonesia di Piala AFC."Kami bangga, Persija saat ini sudah luar biasa. Mudah-mudahan ini kebangkitan sepak bola Jakarta," ujar Ratiyono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017)."Kita senang Persija membawa nama baik Jakarta dan Indonesia. Sebagai kontribusi Kadispora, Persija tinggal pilih lapangan mana dan Januari sudah bisa digunakan," lanjutnya.[suggestedarticle=3]Musim lalu, Persija menggunakan Lapangan Sutasoma di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Selain itu, Persija pun sudah pasti bisa menggunakan Stadion PTIK, Kebayoran Baru, sebagai tempat latihan.Dengan adanya keistimewaan tersebut, Direktur Utama Persija Gede Widiade mengaku masih mencari alternatif lapangan lain, agar Persija bisa dekat dengan masyarakat Jakarta."Mungkin kita cari satu lokasi yang relatif terjangkau. Pilihannya ada GOR Ciracas, Ragunan, Sunter. Kami tinggal memilih mana yang paling dekat," tandas Gede.
  486 kali
Subsidi dari Operator Masih Tertunggak, Ini Komentar Bos Persija
Tertunggaknya dana subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) dikomentari oleh Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade.Tak hanya Persija, klub-klub Liga 1 pun belum belum menerima subsidi dari operator. Pihak operator dikabarkan bakal melunasi tunggakan tersebut sebelum akhir tahun.“Sampai sekarang masih tertunggak. Jangkan soal rating, soal kontribusi saja masih tertunggak,” ujar Gede Widiade di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017).[suggestedarticle=3]Namun Persija akui hal tersebut tak memengaruhi keikutsertaan di Piala Presiden 2018. Macan Kemayoran bakal ikut turnamen pramusim tersebut jika finansial tim juga mendukung.“Tidak ada hubangnnya kalau itu. Kalau tip siap ya kami ikut, kalau tidak siap ya tidak ikut. Semua tergantung dana. Kalau tidak ada dana tak bisa kasih DP pemain,” imbuhnya.Saat ini Persija cukup aktif di bursa transfer. Manajemen Macan Kemayoran sudah merekrut lima pemain, yakni Septinus Alua, Arthur Bonai, Valentino Telaubun, Ahmad Syaifullah, dan Asri Akbar.
  344 kali
Spasojevic Pergi ke Bali United, Simon: Saya Bakal Kangen Dia
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy bakal merindukan Ilija Spasojevic. Spaso baru saja hengkang ke Bali United.Simon dan Spaso terbilang dekat. Keduanya mengantarkan Bhayangkara FC menjadi kampiun Liga 1 musim 2017. Tak hanya itu, Spaso pun menjadi andalan The Guardian dalam urusan membobol gawang lawan. Penyerang 30 tahun itu mencetak 13 gol bagi Bhayangkara FC sejak bergabung di putaran kedua.Simon mengaku merindukan sosok Spaso musim depan. Pelatih asal Skotlandia itu melihat Spaso sebagai pemain yang cocok dengan skema timnya dan sangat profesional.[suggestedarticle]"Saya akan rindukan Spaso, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dia profesional dan banyak membantu pemain lain musim lalu," ujar Simon di Jakarta, Selasa (12/12/2017).Simon juga mengatakan bahwa belum ada lagi pemain yang seperti Spaso. Ia pun melihat pemain naturalisasi itu pantas bergabung dengan Timnas Indonesia.[suggestedarticle]"Spaso adalah pemain spesial karena dia sekarang seorang WNI. Dengan penuh rasa hormat pada Spaso, banyak pemain asing lain yang bisa memainkan peran Spaso. Tapi untuk pemain lokal, belum ada yang bisa seperti dia," jelasnya.Peripisahan Spaso terjadi saat acara Perayaan Gelar Juara Bhayangkara FC di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/12/2017).Kini setelah beberapa spekulasi, Spaso akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Bali United. Tak hanya bermain sepak bola, ia akan coba kembangkan bisnis di Pulau Dewata.
  1004 kali
Gede Widiade Berharap Bank DKI Sponsori Persija di Piala AFC
Persija Jakarta berharap adanya sponsor untuk berlaga di Piala AFC 2018. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Gede Widiade selepas bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017).Gede mengatakan Persija sejatinya sudah bisa membiayai kebutuhan tim sendiri. Namun, pengusaha asal Surabaya itu menyebut kurang lengkap jika tak ada sponsor dari Bank DKI yang merupakan binaan dari Pemprov DKI.“Saya mengetuk Bank DKI untuk berpatisipasi mempromosikan Jakarta di Asia. Untuk di AFC kita butuh satu sponsor,” ujar Gede Widiade.[suggestedarticle=3]Pengusaha asal Surabaya itu juga berharap beberapa perushaan di Jakarta bisa mensponsori Macan Kemayoran. “Saya berharap ada perushaan di Jakarta membantu Persija,” tandasnya.Bank DKI bukan sponsor baru di Persija. BUMD DKI Jakarta tersebut pernah menjadi sponsor Si Merah-Putih pada rentang waktu 2002 hingga 2008.Klub ibu kota itu bakal menjalani jadwal yang cukup padat di tahun 2018. Selain bakal berpatisipasi di Piala AFC, Persija juga bakal melakoni kompetisi sepak bola utama, yakni Liga 1.
  773 kali
3 Hal Pembicaraan Persija dengan Wagub DKI Jakarta
Persija Jakarta melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017) terkait dengan kesiapan menuju Piala AFC.Setidaknya ada tiga hal yang menjadi pembicaraan Persija dengan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yakni Persiapan, lapangan, dan pembiayaan."Masalah persiapan kita terkendala dengan stadion Patriot yang sedang renovasi. Sedangkan SUGBK pihak pengelola dan Setneg sudah izinkan," ujar Gede Widade."Namun problemnya harus ada izin penggunaan stadion dari Inasgoc," lanjutnya.[suggestedarticle=3]Selain itu, Gede juga berbicara terkait stadion dan pembiayaan. Pengusaha asal Surabaya itu mengatakan Persija terlibat pembangunan stadion baru."Pelaksanaan memakai bidding, tapi nanti harus bekerja sama dengan Persija," imbuhnya.Lalu yang terakhir, Persija tak bermasalah dengan pembiayaan. Namun Gede mengatakan bahwa ada yang kurang jika Bank DKI tak menjadi sponsor"Kami mengetuk hati Bank DKI untuk mempromosikan Jakarta di pentas Asia," tandasnya.Persija akan tampil di kompetisi Piala AFC pada musim 2018.  Macan Kemayoran akan berhadapan dengan tiga kontestan lainnya, JDT/Selangor FA (Malaysia), Tampines Rovers/Geylang International (Singapore), dan Song Lam Nghe An (Vietnam).
  541 kali
Pakai SUGBK, Pemprov DKI Jakarta Siap Bantu Persija Bertemu INASGOC
Persija Jakarta akan melakoni Piala AFC pada musim 2018. Ada beberapa kesulitan yang masih menggelayuti klub ibu kota tersebut, yakni stadion.Mengenai kesulitan tersebut, Direktur Utama Persija, Gede Widade telah melakukan pembicaraan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017).“Stadion Patriot sedang renovasi untuk Asian Games dan SUGBK (Stadion Utama Gelora Bung Karno) sudah selesai renovasi. Tapi kewanangan pemakaian GBK ada di INASGOC,” ujar Gede kepada wartawan.“Prinsipnya sudah ada izin dari pengelola GBK dan juga Setneg (Sektretariat Negara). Namun kita akan izin ke Insagoc. Pak Wagub menjanjikan bertemu dengan Erick Thohir untuj izin pemakaian pertandingan home Persija di Piala AFC,” imbuhnya.[suggestedarticle=3]Gede pun berharap pertandingan Persija di Piala AFC bisa digelar di SUGBK. Pasalnya, Macan Kemayoran akan mewakili Indonesia di ajang level dua turnamen antar klub di Asia itu.“Tahun depan kita akan kedatangan tiga tim Asia, yakni dari Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Kita tidak bisa bayangkan jika Persija bermain di luar Jakarta,” tandasnya.Persija akan tampil di kompetisi Piala AFC pada musim 2018. Macan Kemayoran akan berhadapan dengan tiga kontestan lainnya, JDT/Selangor FA (Malaysia), Tampines Rovers/Geylang International (Singapore), dan Song Lam Nghe An (Vietnam).
  592 kali
Bos Persija Jakarta Klarifikasi Kehadirannya di Selebrasi BFC
Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade mengklarifikasi terkait kehadiran dirinya di acara Pesta Juara Bhayangkara FC.Gede Widiade hadir dalam acara yang dilangsungkan di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Selasa (12/12/2017). Namun ia menolak jika dikatakan masih berada dalam klub berjuluk The Guardian tersebut.“Kemarin di Mabes Polri acaranya ada dua, selebrasi dan peresmian Lapangan PTIK. Saya diundang sebagai orang yang berkontribusi di Bhayangkara,” ujar Gede saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/12/2017).Pengusaha asal Surabaya itu pun mengatakan bahwa ia termasuk pendiri Bhayangkara FC. Ia pun menjadi salah satu orang yang merenovasi Lapangan PTIK.[suggestedarticle=3]“Sebuah kehormatan diundang Bhayangkara FC dan saya juga sudah tidak punya saham lagi di klub tersebut,” imbuhnya.Sebelumnya Gede merupakan Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC. Namun setelah menjadi direktur utama di Persija, Gede pun melepas semua sahamnya di klub milik Kepolisian RI itu.Kini, Gede pun fokus mengurus Persija. Ia tak ingin ada spekulasi terkait dengan kehadirannya di perayaan Bhayangkara FC. . “Saya sudah tdk punya saham lagi di Bhayangakra FC. Tolong jangan berspekulasi. Saya juga ingin istriahat sudah lelah ngurus bola,” tandasnya.
  895 kali
Main di Kompetisi Thailand, Ryuji Tetap Prioritaskan Timnas Indonesia
Bek Timnas Indonesia Ryuji Utomo mengaku lebih prioritaskan kepentingan negara jika dibutuhkan. Hal tersebut diungkapkan usai bertemu dengan pihak PSSI, di Makostrad, Rabu (13/12/2017). Pemain asal Jakarta tersebut mengaku tak mendapat tekanan dari PSSI terkait dengan keputusannya bermain di klub Thailand, PTT Rayong. Pertemuan dengan PSSI lebih kepada sinkronisasi jadwal klub dan timnas.“Tahun depan penting bagi Indonesia dan target juga besar. Pertemuan dengan PSSI untuk sharing bagaimana bisa fokus dan sama-sama satu visi misi untuk tahun depan,” ujar Ryuji Utomo.[suggestedarticle=3]Mantan pemain Persija itu akui akan pentingkan timnas. Ryuji pun bermain di Thailand atas izin dari klub lamanya di Indonesia.“Klub mensupport saya untuk prioritaskan timnas jika dipanggil. Sampai detik ini saya masih di Indonesia dan sudah izin juga dengan klub lama,” tandasnya.Ryuji menjadi salah satu dari tiga pemain Timnas Indonesia yang akan bermain di luar negeri. Pemain yang juga kekasih Ariel Tatum diminati PTT Rayong yang berjuang untuk promosi ke Divisi Utama Thailand.Selain Ryuji, duo Bhayangkara FC, Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn juga bakal meninggalkan kompetisi Indonesia. Mereka bakal bermain di klub elite Malaysia, Selangor FA.
  690 kali
Persija Belum Berikan Willian Pacheco Surat Keluar
Persija Jakarta masih menahan surat keluar Willian Pacheco. Ada beberapa hal yang harus diselesaikan oleh agen sebelum sang pemain pergi ke Selangor FA.Bek jangkung asal Brasil itu dipastikan tidak akan memperkuat Persija pada Liga 1 2018. Kepastian tersebut terjadi karena negosiasi kontrak baru yang tak menemukan hasil."Surat keluarnya masih kita tahan, karena masih ada masalah dengan agennya," kata Komisaris Utama Persija, Ferry Paulus.[suggestedarticle=3]Selain kontrak, Persija melepas Pacheco karena sang pemain mendapat gaji dari Selangor lima kali lipat dari apa yang didapatnya di Jakarta."Nilai kontrak yang didapat di sana, entah benar atau tidak, hampir lima kali kontrak di Persija. Kami naikin 60 persen, tapi tidak mau. Kontraknya habis tanggal 13 desember, tanggal 14 dia tanda tangan kontrak dengan Selangor," jelasnya. Kepergian Pacheco pun membuat manajemen mencari pemain yang lebih baik ketimbang dirinya. Beberapa nama pengganti kabarnya sudah didapat Persija.
  667 kali
Sutanto Tan Berlabuh di Bali United
Gelandang milik Persija Jakarta, Sutanto Tan resmi bergabung dengan Bali United untuk musim kompetisi 2018.Pemain berusia 23 tahun itu mendapati kontrak satu musim dengan Bali United, hal ini dikonfirmasi langsung oleh pemilik klub Yabes Tanuri."Hari ini kami umumkan Sutanto Tan resmi bergabung dengan Bali United untuk satu tahun ke depan," kata CEO Bali United, Yabes Tanuri, dari laman resmi klub."Sutanto merupakan pemain yang dibutuhkan tim berdasarkan komunikasi manajemen dengan tim pelatih," ucapnya.[suggestedarticle]Bali United bukan klub asing bagi Sutanto Tan, dimana ia pernah membelanya di tahun 2015 silam."Selain itu, kami juga sudah kenal Sutanto secara personal karena dia pernah bermain untuk Bali United dua tahun lalu," jelas Yabes Tanuri.Sutanto Tan direkrut Bali United setelah sang pemain dilepas oleh Persija Jakarta.   Lagi, Serdadu tridatu mendapat kembali tambahan amunisi baru untuk musim depan. Kali ini adalah gelandang berusia 23 tahun yang sebelumnya bermain di Persija Jakarta, Sutanto Tan. Sutanto dikontrak selama satu tahun, dan akan mulai bergabung pada latihan besok pagi di Lapangan Trisakti, Legian. . Simak video selengkapnya hanya di Bali United Apps. . #baliunitedtv Sebuah kiriman dibagikan oleh Bali United (@baliunitedfc) pada Des 11, 2017 pada 4:43 PST Pemilik nomor punggung 8 di Persija ini tampil sebanyak 20 pertandingan pada musim 2017 lalu.
  2021 kali
1513038602243 tag