(Foto: skysports)

AC Milan Terancam Hukuman dari UEFA

Hukuman dari UEFA dikabarkan menanti AC Milan. Hal ini setelah badan sepak bola Eropa tersebut menolak proposal Financial Fair Play dari Il Rossoneri.

Seperti yang dilansir oleh Gazzetta dello Sport, proposal yang diajukan oleh CEO Milan, Marco Fassone mendapat penolakan. Ini merupakan kali kedua proposal yang diajukan Fassone mendapat penolakan setelah sebelumnya ditolak pada bulan Juni lalu.



Menurut Gazzetta dello Sport, satu hal yang membuat khawatir adalah utang pinjaman Milan ke Elliot Management. Li Yonghong memang meminjam dana ke Elliot Management untuk mengambil alih kepemilikan Il Rossoneri dari Silvio Berlusconi.

Hal ini membuat Milan terancam hukuman. Hukuman yang didapat bisa beragam seperti pembatasan skuat di kompetisi Eropa musim depan dan yang paling parah dilarang berlaga di Liga Champions atau Liga Europa.

Milan pada awal musim ini melakukan belanja besar-besaran dengan harapan bisa kembali berlaga di Liga Champions. Namun langkah Milan untuk kembali berlaga di kompetisi kasta tertinggi di Eropa berat dimana tim asuhan Gennaro Gattuso masih tertahan di peringkat delapan klasemen sementara.
Tags :

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Benevento Beri Milan Kekalahan ke-10, Gattuso Minta Maaf
AC Milan kembali menelan kekalahan dan kali ini oleh tim juru kunci Benevento. Total sudah 10 kali Milan kalah di musim 2017/2018. Gennaro Gattuso pun merasa perlu meminta maaf kepada fan atas kekalahan ke-10 tersebut.Gattuso mengatakan, kekalahan 0-1 atas Beneventodi San Siro membuat Rossoneri tidak pernah menang dalam enam laga terakhir. Gol Pietro Iemmelo di menit ke-29 membuat target Milan lolos ke Liga Champions musim depan menjadi suram.[suggestedarticle=3]Berkat kekalahan tersebut Milan kini tertinggal 10 angka atas Lazio di posisi keempat atau batas akhir zona Champions. Margin tersebut berpotensi menjauh andai Lazio mampu mengalahkan Sampdoria."Jelas terlihat tim sedang mengalami penurunan. Jika anda tidak bermain dengan hati, maka akan menuai malu seperti ini," ujar Gattuso kepada Mediaset Premium.Dalam laga tersebut Gattuso memasang dua striker sekaligus, yakni Patrick Cutrone dan Andre Silva. Namun, nyatanya tidak terjadi ujan gol bagi tuan rumah. Gattuso justru menilai keputusannya tersebut tidak berpengaruh signifikan."Tak masalah kami bermain dengan dua, tiga atau empat striker. Kami tak punya kekuatan psikologis untuk melakukan apapun. Bahkan pada dasarnya kami hanya membuat mereka (Benevento) tergelitik tanpa mampu membuat mereka terluka," ungkapnya.Gattuso meminta maaf pada tifosi setia timnya menyusul kekalahan memalukan tersebut. "Kami harus meminta maaf pada pendukung karena kami mengenakan jersey prestisius dan kami harusnya tak boleh mengalami malam memalukan seperti ini," ucapnya.
  241 kali
Nonton Live Streaming Babak Final UEFA Futsal Cup 2018 di Sini!
UEFA Futsal Cup 2018 telah memasuki fase akhir yaitu empat besar. Laga empat besar ini bakal dihelat di, Pabellón Príncipe Felipe, Zaragoza, Spanyol pada 21-23 April.Tiga tim unggulan serta satu tim kuda hitam berhasil melangkah ke babak ini, termasuk juara bertahan Inter Movistar. Di laga semifinal, Inter bakal menghadapi musuh bebuyutannya di Liga Futsal Spanyol, Barcelona Lassa. Sedangkan tim unggulan asal Portugal, Sporting CP, bakal menghadapi tim kuda hitam asal Hungaria, Gyori ETO.Laga ini bisa disiarkan secara langsung secara streaming lewat kanal youtube UEFA di bawah ini!Berikut jadwal laga semifinal:Jumat, 20 April 2018:23.00 WIB Gyori ETO vs Sporting CPSabtu, 21 April 2018:01.00 WIB Inter Movistar vs Barcelona Lassa
  12882 kali
Kerja Sama UEFA dan Konami Berakhir, Ini Alasannya
Melalui situs resminya, UEFA mengumumkan bahwa mereka dan Konami bersepakat mengakhiri kerja sama berkaitan dengan produksi video game Pro Evolution Soccer (PES). Hal tersebut terjadi antara lain karena Konami berencana mengembangkan bisnis pada bidang lain."Lisensi Liga Champions UEFA memberi kami platform untuk menciptakan pengalaman unik dan memberikan suporter sepak bola dari seluruh dunia kesempatan untuk menjadi orang pertama yang menikmati kompetisi tersebut," ujar Direktur Senior Brand dan Pengembangan Bisnis Konami Digital Entertainment, Jonas Lygaard.[suggestedarticle=3]"Namun, tahun ini, kami akan berganti fokus ke bidang lain. Kami akan terus mengeksplorasi pilihan-pilihan lain yang memungkinkan UEFA dan Konami melanjutkan kerja sama, mengingat relasi antara kami tetap kuat," lanjut Lygaard.UEFA dan Konami sudah bekerja sama untuk mengembangkan PES dalam sepuluh tahun terakhir. Kerja sama tersebut akan berakhir efektif setelah final Liga Champions di Kiev, 27 Mei 2018."Konami telah menjadi rekan yang luar biasa bagi Liga Champions dan Liga Europa, dengan brand kompetisi kami ditampilkan dengan sangat baik dalam video game dan menjadi bagian dalam turnamen e-sports Liga Champions yang diselenggarakan Konami," ujar Direktur Pemasaran UEFA Guy-Laurent Epstein."Kerja sama selama ini berjalan sangat baik dan saling menguntungkan. UEFA ingin berterima kasih kepada Konami atas komitmen luar biasa dan dukungan terhadap kompetisi klub UEFA pada dekade terakhir dan kami berharap melanjutkan kerja sama dengan Konami berkaitan dengan ajang tim nasional negara anggota UEFA," lanjut Epstein.[pagebreak]Perubahan Nilai Saham Konami[/pagebreak]Sementara itu, menurut Bloomberg, nilai saham Konami meningkat lebih dari dua kali lipat sejak awal 2016, setelah Konami menambah sumber daya manusia untuk mengembangkan aspek mobilitas dan sistem pembayaran dalam permainan yang mereka kembangkan. Pendapatan Konami dari video game tumbuh 22 persen menjadi 89,7 miliar yen atau sekitar Rp 11,5 triliun pada sembilan bulan pertama tahun fiskal yang sedang berjalan ini. Hal itu terjadi antara lain karena penjualan aplikasi Winning Eleven untuk smartphone, yang mencapai 90 juta download pada Februari 2018.
  1657 kali
Inilah Jadwal Semifinal UEFA Futsal Cup 2018
UEFA Futsal Cup 2018 telah memasuki fase akhir yaitu empat besar. Laga empat besar ini bakal dihelat di, Pabellón Príncipe Felipe, Zaragoza, Spanyol pada 21-23 April.Tiga tim unggulan serta satu tim kuda hitam berhasil melangkah ke babak ini, termasuk juara bertahan Inter Movistar. Di laga semifinal, Inter bakal menghadapi musuh bebuyutannya di Liga Futsal Spanyol, Barcelona Lassa.Sedangkan tim unggulan asal Portugal, Sporting CP, bakal menghadapi tim kuda hitam asal Hungaria, Gyori ETO.[suggestedarticle=3]Berikut jadwal laga semifinal:Jumat, 20 April 2018:23.00 WIB Gyori ETO vs Sporting CPSabtu, 21 April 2018:01.00 WIB Inter Movistar vs Barcelona Lassa
  684 kali
4 Tim Berebut Trofi Juara UEFA Futsal Cup 2018
UEFA Futsal Cup 2018 telah memasuki fase akhir yaitu empat besar. Laga empat besar ini bakal dihelat di, Pabellón Príncipe Felipe, Zaragoza, Spanyol.Tiga tim unggulan serta satu tim kuda hitam berhasil melangkah ke babak ini, termasuk juara bertahan Inter Movistar. Di laga semifinal, Inter bakal menghadapi musuh bebuyutannya di Liga Futsal Spanyol, Barcelona Lassa.[suggestedarticle=3]Sedangkan tim unggulan asal Portugal, Sporting CP, bakal menghadapi tim kuda hitam asal Hungaria, Gyori ETO. Gyori ETO merupakan tim pertama asal Hungaria yang lolos ke final four. Legenda futsal Spanyol, Javi Rodríguez, berperan penting sebagai pelatih kepala meloloskan tim ini.Hingga saat ini Inter Movistar menjadi tim tersukses di ajang ini dengan empat trofi, diikuti FC Barcelona dan Kairat Almaty dengan dua trofi juara.Laga UEFA Futsal Cup 2018 akan digelar pada Jumat (20/4) malam pukul 23.00 WIB untuk pertandingan pertama dan pukul 01.00 WIB Sabtu (21/4) pagi untuk laga kedua.
  433 kali
Kaka Akui Karirnya Hancur Sejak Kedatangan Mourinho Ke Real Madrid
Eks pemain Madrid, Ricardo Kaka mengungkapkan bahwa dirinya benar-benar terpuruk di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho sewaktu di Real Madrid.Kaka telah mengumumkan dirinya pensiun dari dunia sepak bola pada tahun lalu.Dilansir dari Daily Mail, Karir pemain asal Brasil tersebut melejit sewaktu bermain di AC Milan. Namun, hal itu tidak dirasakannya sejak ia datang ke Santiago Bernabeu dengan kesepakatan transfer mencapai 56 juta poundsterling pada musim panas 2009.Waktu mengawali musim pertamanya berseragam Madrid di bawah asuhan Manuel Pellegrini, Kaka masih bisa menyesuasikan dengan gaya pelatih Madrid pada saat itu.Tapi, sejak Manuel Pellegrini hengkang dari Madrid, Kaka harus berjuang untuk beradaptasi dengan gaya permainan yang diusung Jose Mourinho selama tiga tahun masa jabatannya.Meski sempat memenangkan Ballon d'Or sewaktu di Milan, Kaka gagal mempertahankan reputasinya tersebut saat memperkuat Los Blancos.Jose Mourinho adalah alasan dimana ia tidak bisa berkembang dalam menemukan gaya permainan terbaiknya."Pada tahun 2009 saya menerima tawaran ke Real Madrid, tetapi (karir) saya benar-benar hancur di sana karena saya tidak bisa memberikan seperti apa yang saya berikan kepada Milan, saya benar-benar kehilangan itu." kata Kaka kepada UOL Esporte.[suggestedarticle=3]Dia menambahkan: "Jose Mourinho adalah pelatih yang sulit bagi saya dan kami memiliki hubungan yang saling menghormati tetapi rumit."“Ketika saya pikir dia akan memberi saya kesempatan, saya tidak bisa membuktikan kepadanya bahwa saya dalam kondisi yang baik.""Saya berlatih, saya berjuang dan saya banyak berdoa, tetapi karena tidak menerima kepercayaan dari pelatih, saya menyadari bahwa saya tidak bisa bekerja dengannya." tuturnya. Meski begitu, Kaka mengatakan jika Pelatih asal Portugal tersebut sempat memujinya ketika ia akan meninggalkan Madrid dan pindah ke Chelsea pada tahun 2013."Kegembiraan yang saya miliki adalah menerima pesan ketika dia (Mourinho) meninggalkan Real Madrid dan mengatakan bahwa saya adalah salah satu pemain paling profesional yang bekerja dengannya." tambahnya.Kaka meninggalkan Santiago Bernabeu di musim yang sama dengan Mourinho. Legenda Brasil itu memutuskan pensiun pada bulan Desember tahun lalu.
  1144 kali
AC Milan Menyerah Kejar Tiket Liga Champions
AC Milan bermain imbang 1-1 melawan Torino dalam lanjutan Liga Italia, Kamis (19/4) dini hari WIB. Pelatih Milan, Gennaro Gattuso menyebut timnya menyerah kejar tiket Liga Champions.Hasil imbang ini membuat jarak Milan dengan Lazio yang ada di peringkat empat melebar. Milan yang mengoleksi 54 poin tertinggal 10 poin dari Lazio.Gattuso menyebut kini dirinya fokus untuk mengamankan tiket Liga Europa. Selain itu ada pula laga final Coppa Italia melawan Juventus yang akan dihadapi Il Rossoneri.[suggestedarticle=3]"Saat ini kami fokus untuk pertarungan tiket Liga Europa dan kami juga punya final Coppa Italia melawan Juventus yang juga harus dihadapi," ucap Gattuso kepada Sky Sport Italia.Milan sendiri saat ini tengah bersaing dengan Atalanta, Sampdoria, dan Fiorentina untuk mempertahankan peringkat enam. Atalanta saat ini mengoleksi 52 poin sementara Sampdoria dan Fiorentina masing-masing 51 poin.
  405 kali
Isu Reina ke Milan Kian Santer, Donnarumma: Tidak Tahu Siapa Jadi yang Utama
Masa depan Gianluigi Donnarumma di AC Milan masih belum jelas. Kedatangan Pepe Reina yang kian santer ke San Siro menjadi salah satu sebab selain faktor pertikaian Mino Raiola dengan jajaran tinggi Rossoneri.Donnarumma pun secara gamblang mengaku menyerahkan seluruhnya kepada Raiola selaku agennya. Kepada Football Italia, kiper 19 tahun itu mengaku tidak tahu perkembangan masa depannya di Milan.[suggestedarticle=3]"Saya tidak tahu-menahu. Agen saya akan mengurus itu bersama klub," kata Donnarumma.Namun, andai menjadi kenyataan Reina menjadi bagian dari Il Diavolo musim depan bukan tidak mungkin kiper potensial itu akan pergi. Mengingat, tidak adanya kepastian, apakah Donnarumma atau Reina yang akan menjadi kiper nomor satu Milan."Saya tidak tahu siapa menjadi yang utama di bawah mistar gawang. Dia (Reina) adalah kiper hebat dan akan terus seperti itu," ucapnya.Menariknya, Donnarumma dan Reina saling berhadapan pada giornata ke-32 Serie A akhir pekan kemarin. Dalam laga yang berkesudahan 0-0, Donnarumma berhasil melakukan penyelamatan gemilang di menit-menit akhir laga. Donnarumma berhasil menepis tendangan keras Arkadiusz Milik ke sudut kiri gawangnya.
  304 kali
4 Laga Beruntun Tanpa Kemenangan, Milan Diminta Berbenah
Hasil imbang 0-0 kontra Napoli di pekan ke-32 menambah panjang rekor tidak pernah menang AC Milan. Untuk itu, bek tangguh Milan asal Argentina Mateo Musacchio meminta tim agar segera berbenah.Dalam laga yang digelar di San Siro, Minggu (15 April 2018) Milan tidak terlalu banyak berkutik menghadapi Napoli. Meski tampil menyulitkan tetapi tim tamu justru bermain efektif dengan terciptanya sejumlah peluang berbahaya.Bermain imbang bukanlah hasil yang membahagiakan bagi skuat Gennaro Gattuso. Pasalnya hasil tersbeut menambah deret panjang Milan tak pernah menang menjadi empat kali. Kemenangan dramatis 3-2 atas Chievo 18 Maret lalu merupakan kali terakhir bagi Leonardo Bonucci dan kolega merasakan tiga poin.[suggestedarticle=3]Setelahnya mereka kalah 3-1 dari Juventus, imbang 0-0 dengan Inter Milan, 1-1 dengan Sassuolo dan kembali bermain kaca mata kontra Napoli. Milan pun akhirnya tetap terdampar di luar dari zona Champions. Mereka tertahan di posisi keenam dengan 53 poin hasil dari 15 kali menang, delapan kali imbang dan sembilan kali kalah. Rossoneri tertinggal delapan poin dari AS Roma yang berada di batas akhir zona Champions atua posisi keempat klasemen sementara Serie A."Kami tahu kami melawan tim yang tangguh (Napoli) dengan penyerangan yang hebat. Tujuan kami adalah untuk menang tetapi kami tetap sudah melakukan pekerjaan baik dan sekarang kami harus beranjak dan fokus pada pertandingan berikutnya," ujar Musacchio dikutip dari laman resmi AC Milan.[suggestedarticle=2]Musacchio lantas membangkitkan rasa haus kemenangan Milan saat berjumpa Torino tengah pekan mendatang, Kamis (19 April 2018). Akan tetapi, bukan pekerjaan mudah bagi Milan mengalahkan Torino di Turin."Kami akan bertanding tandang melawan Torino dan itu tidak akan mudah, tetapi kami akan pergi ke sana dengan hanya satu tujuan, yakni memenangkan pertandingan karena kami membutuhkan itu," katanya.
  330 kali
Liverpool Siap Aktifkan Klausul Rilis Suso di Angka 40 Juta Euro
Nama Fernandez Zaez del Torre masuk dalam buruan Liverpool untuk memperkuat lini depan pada musim depan. Jurgen Klopp berusaha meyakinkan The Reds untuk mengaktifkan klausul buyout sang pemain dari AC Milan.Fernandez Zaez del Torre atau akrab disapa Suso sempat menjadi bagian dari Anfield Gang pada 2012. Namun, saat itu dirinya kalah bersaing sehingga keluar dari Liverpool secara gratis menuju Milan pada 2015.Suso memiliki masa kerja hingga Juni 2022 setelah pada 2017 lalu menandatangani perpanjangan kontrak. Dalam perjanjian kerja dengan Milan, Suso memiliki klausul pelepasan senilai 40 juta euro.[suggestedarticle=3]Sebagai pemain sayap, Suso sejauh ini menjadi bagian penting Il Diavolo. Musim ini Suso telah mengukir 28 pertandingan yang satu di antaranya masuk dari bangku cadangan. Pemain berkebangsaan Spanyol itu pun telah menyumbang enam gol untuk Milan.Dikutip dari Marca, Liverpool berniat untuk menebus klausul tersebut dan akan mengucurkan dana 40 juta euro pada Milan di musim panas mendatang. Sebab, pelatih Jurgen Klopp disebut begitu ingin memasukkan Suso dalam skuat.[suggestedarticle=3]Kelak, Suso bakal menjadi senjata mematikan bagi The Kops setelah Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane. Klopp sepanjang musim 2017/2018 sangat bergantung pada Trio Firmansah. Masuknya Suso akan membuat opsi lain saat satu dari trio tersebut berhalangan tampil.
  1302 kali
1523862601604 tag