(Foto: Evening Standard)

Mantan Bek Arsenal Berminat Latih Malaysia

Posisi lowong di tim nasional Malaysia diminati salah satu pemian yang pernah berlaga di Premier League. Dia menyatakan bukan tidak mungkin Malaysia bisa berada di level sepak bola yang lebih tinggi.

Sol Campbell menyatakan dirinya berminat untuk menjadi pelatih Malaysia. Posisi pelatih Malaysia kini memang tengah kosong setelah Nelo Vingada mengundurkan diri.

"Jelas saya berminat menjadi pelatih di masa depan, mungkin bisa memulai karier melatih negara di Asia. Mungkin sebagai pelatih atau penasihat di Malaysia juga tidak masalah," ujar Campbell dilansir dari media Malaysia, Utusan.

Pemain yang pernah membela Arsenal dan Tottenham tersebut menyatakan pembinaan usia dini akan menjadi kunci untuk membuat sepak bola di Malaysia lebih baik. Campbell menyatakan Malaysia punya potensi untuk menjadi salah satu kekuatan sepak bola di Asia.



"Fokus harus dititiberatkan pada level usia dini untuk membentuk tim yang bisa membawa Malaysia ke level tertinggi," ujar Campbell.

"Saya tidak melihat alasan untuk tidak bisa meraih pencapaian pada waktu yang spesifik. Ya, tetap realistis karena untuk mencapai level tertinggi, persiapan terbaik dan perencanaan harus dilakukan secara hati-hati," tambah Campbell.

Kini pemain yang pernah mencatat 73 penampilan bersama tim nasional Inggris itu juga tengah mencari pelabuhan baru sebagai pelatih. Sebelumnya Campbell sempat menjadi asisten pelatih Dennis Lawrence di tim nasional Trinidad & Tobago pada Januari 2017.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Andik Janjikan Kotribusi Maksimal Bagi Kedah FA
Gelandang asal Indonesia yang tampil untuk Kedah FA, Andik Vermansah mengaku belum tampil dalam permainan terbaiknya pada musim ini.Andik pun berjanji akan memberikan kontribusi maksimal bagi klub barunya itu pada musim ini.Pekan lalu Andik bersama dengan Kedah sukses meraih kemenangan telak 4-0 Kedah atas klub Evan Dimas dan Ilham Udin yakni Selangor FA.[suggestedarticle=3]Walau tak mencetak gol, Andik sukses menyumbang dua assit dalam laga itu."Saya masih belum optimal. Butuh kerja lebih keras lagi agar bisa memberikan sesuatu yang lebih besar dari sekarang. Saya belum bisa tenang sebelum banyak berperan di setiap pertandingan. Makanya saya janji akan bekerja lebih keras saat latihan maupun pertandingan," ujar Andik."Semua tim di sini kulturnya hampir sama. Kalau pun ada yang berbeda, karena saya masih baru. Untungnya, saya sudah lama di Malaysia, jadi saya yakin secepatnya saya bisa tampil optimal, karena banyak pemain di sini yang sudah mengenal gaya main saya," ujarnya.Setelah tiga musim di Selangor, Andik memutuskan untuk hengkang pada akhir musim lalu dan memilih Kedah. Padahal dirinya memiliki banyak tawaran dari klub Liga 1 Indonesia.Sepanjang musim ini pemain berusia 26 tahun itu baru bermain sebanyak empat kali.
Evan dan Ilham Main Penuh, Selangor FA Sukses ke Semifinal Piala FA Malaysia
Selangor FA berhasil melaju ke semifinal Piala FA Malaysia usai menaklukkan Kuala Lumpur FA lewat adu penalti, Sabtu (21/4). Kuala Lumpur sebelumnya sukses mengejar defisit tiga gol untuk memaksa Selangor FA bermain hingga babak tambahan.Tertinggal 0-3 di leg pertama, Kuala Lumpur FA tidak menyerah dan sukses mencetak tiga gol balasan lewat Zaquan Adha Abdul Radzak (15'), Paulo Josue (45+2') and Syazwan Andik Ishak (50'). Tiga gol tersebut membuat kedua tim harus melanjutkan laga hingga babak tambahan.[suggestedarticle=3]Pada babak tambahan kedua tim tak mampu mencetak gol dan laga harus ditentukan di babak adu penalti.Pada adu penalti, Selangor FA berhasil menang setelah kiper Selangor FA, Khairul Azhan sukses menghalau tembakan dari Firdaus FAudzi. Selangor FA berhasil menang dengan skor 8-7.[pagebreak]Evan dan Ilham Main Penuh[/pagebreak]Pada pertandingan tersebut dua pemain Indonesia yaitu Evan Dimas dan Ilham Udin yang membela Selangor FA bermain selama 120 menit. Sedangkan Achmad Jufriyanto yang membela Kuala Lumpur juga tampil dalam 120 menit.Selangor FA akan menghadapi PKNS yang berhasil mengalahkan Perak FA di laga perempat final lainnya.Susunan pemain kedua tim:Selangor FA: Azhan (GK), Namathevan, Kannan, Amirul, Razman (C), Evan, Saiful (Azamuddin 95'), Alfonso (Sarkunan 50'), Ilham, Kugan (Sean 60'), Rufino.Kuala Lumpur FA: Khatul (GK), Syazwan, Firdaus, Ashri (Hafiz 78'), Bobirjon, Jufriyanto, Irfan, Zhafri, Indra (C), Zaquan, Paulo.
  6661 kali
Skema Serangan Balik Efektif, Malaysia Sukses Taklukan Indonesia
Timnas futsal putri Indonesia ditaklukan Malaysia pada laga ujicoba keduanya, Kamis (19/4) di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Skema berbeda diterapkan oleh skuat asuhan Addie Azwan.Menurut Addie, skuatnya lebih cenderung menerapkan skema zona marking dengan strategi serangan balik yang berhasil merepotkan barisan pertahanan skuat Indonesia."Ada peningkatan pemain dari tim ini. Mereka disiplin dan ada sedikit perubahan dari skema permainan kita. Biasanya kita main full press, tetapi hari ini kita lebih zona marking dengan mengandalkan counter attack. Ini juga karena beberapa pemain cedera," ujar Addie.Kapten timnas futsal Malaysia, Steffi Sidhu, juga mengakui strategi serangan balik ini ampuh meredam Indonesia yang beberapa kali kesulitan membongkar pertahanan skuat Malaysia."Memang taktikal hari ini berbeda dan lebih efektif. Itu sedikit banyak membantu tim kami untuk meraih kemenangan di pertandingan ini," ucapnya.Malaysia punya satu laga ujicoba lagi tersisa yaitu menghadapi Porda Kota Bandung pada Sabtu (21/4) di lapangan 2 GOR ITB Jatinangor.
  519 kali
Australia Targetkan Klub Indonesia Dalam Rencana Panjang Mereka
Malaysia mulai melirik ilmu dari negara tetangga yakni Australia dalam mengembangkan iklim sepakbola mereka. Begitu juga sebaliknya, dimana Australia mulai kehilangan pamor di liga profesional mereka pada musim ini.Serawak FA telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perth Glory, kontestan dari Liga Australia.[suggestedarticle=2]Kerjasama ini akan membuat Perth Glory tampil di Serawak pada masa pra-musim Agustus mendatang, dan juga akan mengadakan banyak kegiatan di luar lapangan hijau seperti media sosial, manajemen tim hingga klinik sepakbola."Dengan kemitraan ini, kami berharap untuk mempelajari semua aspek pengembangan sepakbola yang akan disesuaikan untuk memastikan kemajuan sepakbola Sarawak dari manajemen hingga pemasaran dan yang lainnya," kata Dato Posa, presiden Asosiasi Sepak Bola Sarawak.Federasi sepakbola Australia sendiri telah memberikan persetujuan untuk semua kegiatan tersebut, seperti yang diungkapkan oleh pemilik Perth Glory, Tony Sage."Ini akan menjadi hal fantastis untuk bermain di Malaysia," kata Sage pada The World Game.[suggestedarticle]“Mengapa FFA mencari ke dalam untuk ekspansi, ketika kami memiliki lebih dari 300 juta suporter yang gola dengan sepakbola di Asia dan hanya berjarak tujuh jam dari negara kami, itu adalah luar biasa.""Saya hanya mengambil sedikit pemikiran dan tentu saja persetujuan dari AFC."[pagebreak]Mengincar Klub Indonesia[/pagebreak]Sage percaya peningkatan potensial untuk menyiarkan pendapatan dari memperluas A-League ke negara-negara Asia lainnya terlalu bagus untuk dilewatkan."Saya akan mendatangkan empat tim dalam dua tahap berikutnya dari proses ekspansi - satu dari Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Hong Kong," katanya.[suggestedarticle]"Ini akan meningkatkan jumlah orang yang menonton dan mengikuti sepakbola kami, dan yang paling penting, meningkatkan pendapatan siaran kami."Liga teratas di Australia atau A-League sendiri mempunyai satu tim yang dimiliki oleh orang Indonesia yakni Brisbane Roar.
  2214 kali
Indonesia Ditaklukan Malaysia di Hadapan Pendukung Sendiri
Timnas futsal putri Indonesia ditaklukan Malaysia pada laga ujicoba keduanya, Kamis (19/4) di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.Di laga ini, timnas futsal putri Indonesia sendiri mengistirahatkan tiga pemain utamanya yaitu Rani Mulyasari, Fitri Rosdiana dan Novita Murni Piranti dan memasukan beberapa nama baru seperti Jesella Arifya Sari dan Sabrina Mutiara.Malaysia tampil taktis dan berbeda dari laga sebelumnya. Kali ini mereka kebanyakan menunggu di pertahanan untuk memanfaatkan peluang dari serangan balik. Benar saja, di menit ketujuh, Satin Shahida berhasil mencetak gol dari Akselerasi yang gagal dihadang pemain-pemain Indonesia.\[suggestedarticle=3]Indonesia sedikit kewalahan menghadapi permainan taktis dengan pressing dari skuat asuhan Addie Azwan. Malaysia menambah gol di menit 12 lewat sepakan keras Siti Asnidah yang gagal dihalau kiper Diyana Herliana. Malaysia menutup babak pertama lewat keunggulan 3-0 setelah lagi-lagi akselerasi yang kali ini dilakukan Norhawa dimanfaatkan Zur'an Binti Kamarudin di menit akhir.Di babak kedua, Indonesia punya beberapa serangan cepat yang berhasil diamankan pertahanan Malaysia. Bahkan Malaysia mampu unggul di menit 29 lewat gol Norhawa MD Yasin.Malaysia meski sudah kelelahan, masih mampu mengimbangi Indonesia yang sering buntu dalam soal serangan. Ketiadaan tiga pemain UPI cukup mencolok dengan tidak adanya pemain yang mampu menyelesaikan peluang dengan baik.Indonesia baru bisa mencetak gol di menit akhir lewat Penalti Dinar Kartika Sari. Skor 4-0 menjadi kekalahan pertama timnas futsal Indonesia atas Malaysia. Menjadi tugas berat pelatih anyar asal Jepang, Kensuke Takahashi, untuk mematangkan tim dua minggu sebelum AFC Women's Futsal Championship 2018.
  2729 kali
Ini Starting Line-up Timnas Futsal Putri Indonesia vs Malaysia
Timnas futsal putri Indonesia bakal menghadapi Malaysia pada laga keduanya pada laga ujicoba keduanya, Kamis (19/4) di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.Di laga kedua ini, kiper Citra Adisti berada di bench digantikan Diyana Herliana. Begitu pula Malaysia yang memainkan kiper keduanya Wan Zufirah. Indonesia juga memainkan paketan Kebumen Angels di starting five.Berikut line-up kedua tim:IndonesiaStarting Five:[2] Diyana Herliana (GK)[16] Dinar Kartika Sari[11] Suciana Yuliani[14] Nisma Francida[3] Mila Nur KamilaCadangan:[1] Citra Adisti (GK)[17] FItriya Hilda[8] Yunita Sari[7] Anggi Puspita Sari[9] Maulina Novrilyani[5] Sabrina Firdaus[19] Jesella Arifya Sari[4] Sri Yulianti[18] Dhia Putri Hapsari[13][suggestedarticle=3]MalaysiaStarting Five:[15] Wan Zufirah[9] Norwaha[7] Steffi Sarge Kaur[10] Fatin Shahida[13] Intan SarahCadangan:[1] Noorasyeimah (GK)[14] Zur'an Binti Kamarudin[12] Siti Asnidah[2] Noor Hedayah[11] Nur Shazzreen[6] Nurul Hamira[4] Nur Fadhilah[8] Siti Nur Atiqah[16] Syazalina Binti Mohd Affandi
  1206 kali
Kapten Timnas Malaysia Anggap Penonton Jatinangor Sebagai Tantangan Skuatnya
Timnas futsal putri Malaysia berhasil menahan imbang Indonesia di depan penontonnya sendiri pada laga ujicoba Internasional pada Rabu (18/4) di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Ini merupakan hasil imbang kedua setelah sebelumnya Malaysia juga ditahan imbang tim Isola UPI.Kapten timnas futsal Malaysia, Steffi Sidhu, mengapresiasi rekan-rekannya yang sudah berbuat yang terbaik saat mengimbangi Indonesia. Terlebih Indonesia bermain dengan dukungan penonton di GOR ITB Jatinangor."Level di permainan tadi memang sama. Hasilnya juga seri. Saya dan rekan-rekan sudah berbauat yang terbaik dan akan memberikan yang terbaik lagi buat besok," ujar Steffi yang juga masuk dalam skuat Malaysia di futsal putri SEA Games 2017 lalu.[suggestedarticle=3]Steffi juga menganggap dukungan dan sorak-sorak penonton di GOR ITB Jatinangor sebagai tantangan bagi rekan-rekannya untuk bisa mengatur tekanan di dalam lapangan."Ini pertama kalinya kami bermain di Indonesia. Banyak sekali penonton dan kita harus bisa mengatur tekanan. Penonton memang perkara biasa, dan kita sudah biasa dengan situasi ini meski harus bisa mengatur tekanannya. Jadi ini memang sebuah tantangan," ungkap Steffi.Steffi berharap timnya bisa kembali memberikan yang terbaik dan meraih hasil lebih baik di pertemuam kedua Indonesia vs Malaysia pada Kamis malam (19/4) di arena yang sama.
  481 kali
Tahan Imbang Indonesia, Pelatih Malaysia Apresiasi Peningkatan Timnya
Timnas futsal putri Malaysia berhasil menahan imbang Indonesia di depan penontonnya sendiri pada laga ujicoba Internasional pada Rabu (18/4) di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.Pelatih Addie Azwan mengakui laga melawan Indonesia selalu berat, selain karena rekor tak pernah menang di masa lalu, timnas fusal putri Malaysia juga bermain di bawah tekanan penonton tuan rumah di Jatinangor.[suggestedarticle=3]"Saya rasa kedua tim sama kuat. Kedua pelatih baru pegang tim. Kita persiapkan ini secra matang. Ini taktik baru buat pemain dan ada beberapa pemain debutan. Laga sendiri cukup sengit," ujar Addie kepada Bolalob.Menahan imbang Indonesia di kandangnya merupakan prestasi sendiri bagi Addie Azwan karena baru menangani tim selama sebulan. "Kami mempersiapkan ini dan fokus untuk laga ini. Di laga sebelumnya kami juga belajar dan mengevaluasi. Dari segi taktik dan kondisi fisik ada peningkatan," lanjutnya.Addie mengapresiasi skuatnya yang berhasil mengontrol permainan dan bisa mengatasi tekanan tuan rumah. Dirinya berharap para pemain bisa meningkatkan performa di laga kedua pada Kamis (19/4) di tempat dan jam yang sama.
  429 kali
Momen Emas PSSI: Indonesia Juara Merdeka Games 1961 di Malaysia
PSSI merayakan ulang tahun pada tanggal 19 April ini. Banyak momen emas sepak bola yang hadir selama 88 tahun federasi sepak bola Indonesia itu berdiri.Didirikan oleh para pemuda di Yogyakarta, PSSI yang pertama kali diketuai oleh Ir Soeratin Sosrosoegondo hadir sebagai wadah perjuangan baru bangsa Indonesia.[suggestedarticle=3]PSSI berjuang diakui sebagai federasi sepak bola di tanahnya sendiri. Hasilnya, pada tahun 1950 PSSI diakui sebagai payung sepak bola satu-satunya di Indonesia. Sedangkan Nederlandsch-Indische Voetbal Unie (NIVU) sebagai federasi bikinan Belanda, resmi bubar.Dengan bubarnya NIVU, PSSI pun berhak membuat tim nasional. Tahun 1951 menjadi kelahiran pertama timnas dengan pelatih Choo Seng Quee dari Singapura. Pemain-pemain saat itu adalah Sidi, Abidin, ataupun Tan Mo Heng yang akrab dengan kompetisi PSSI di era sebelum kemerdekaan.PSSI ingin prestasi hadir ke tanah Indonesia. Antun 'Tony' Pogacnik dari Yugoslavia menjadi pelatih Indonesia untuk ajang Merdeka Games 1961 di Malaysia.[pagebreak]Juara Merdeka Games 1961 di Malaysia[/pagebreak]Hasilnya, Indonesia juara di ajang Merdeka Games 1961. Bermain di bawah tekanan penonton Malaysia tak mengendurkan semangat Skuat Garuda. Seperti pandangan mata wartawan Merdeka, Anhar, tim Indonesia bermain tenang meski mendapat sorakan dari pendukung Malaysia. Indonesia yang dipimpin oleh Tan Liong Houw itu bisa memperagakan pertahanan yang baik dengan prinsip ‘keep the pinalty area clean’ ala Pogacnik.Malaysia bahkan harus pusing meladeni kecepatan Dirhamsjah, seorang pemain sayap dari Persija Jakarta. Dirhamsjah sangat merepotkan pertahanan Malaysia dengan tusukan-tusakannya.Dirhamsjah memutus serangan Malaysia dan berlari cepat menuju gawang Jusof Bakir. Tendangan keras anak IKADA itu pun membobol gawang Malaysia.Malaysia memang sempat membalas lewat gol Gani, tapi usai gol tersebut kiper Harry Tjong memperkuat pertahanan gawangnya. Bola pun bergulir melalui permainan Tan Liong Houw.Frans Jo dari PSM Makassar menjadi pahlawan kemenangan Indonesia lewat gol menit akhirnya. Pendukung Indonesia yang berada di Malaysia pun bersorak gembira.Indonesia pun menjadi juara Merdeka Games 1961 di Malaysia. Ini adalah gelar pertama Indonesia di turnamen Internasional. Canggihnya, Indonesia melakukannya di kandang Malaysia yang merupakan rival dalam politik maupun olahraga.
  784 kali
Malaysia Tahan Imbang Indonesia di Pertemuan Pertama di Jatinangor
Timnas futsal putri Indonesia menghadapi Malaysia dalam laga ujicoba internasional pada 18-18 April mendatang di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Pertemuan pertama digelar pada Rabu malam (18/4).Di babak pertama, laga berlangsung cukup ketat. Malaysia punya pertahanan yang bagus dengan komando dari kapten mereka, Steffi Sidhu. Bahkan Malaysia punya peluang pertama di pertandingan ini lewat sepakan pemainnya.Skuat Indonesia sempat kebingungan saat menyerang. Beberapa kali serangan mereka harus terpatahkan karena kurang kordinasi antar pemain. Dua lemparan jauh Citra menghasilkan peluang emas yang masih bisa dihalau kiper Nooraisyeimah Binti Mohammad.Laga juga berlangsung cukup keras karena delapan foul tercipta. Meski begitu, skor imbang tanpa gol bertahan hingga akhir babak pertama.[suggestedarticle=3]Di babak kedua, Malaysia main lebih terbuka dan terus mengepung pertahanan Indonesia. Bahkan lima menit awal Indonesia harus bertahan dari serangan bertubi-tubi skuat asuhan Addie Azwan yang bermain berbeda dari babak pertama.Indonesia harus bermain dengan empat pemain tatkala Febriana Kusumaningrum diganjar kartu merah oleh wasit. Hal ini tidak disia-siakan oleh lawannya. Malaysia akhirnya mencetak gol lebih dulu lewat Siti Asnidah memanfaatkan kemelut di depan gawang Citra Adisti di menit ke-26. Gol ini melecut semangat skuat timnas Indonesia untuk tidak takluk di depan pendukung sendiri.Dua menit berselang akhirnya Novita Murni mencetak gol memanfaatkan kemelut di depan gawang yang diselesaikan lewat bola chip.Gol ini membuat Indonesia menoba keluar dari tekanan. Namun mereka juga harus berhati-hati karena hingga menit 30 sudah mengoleksi lima fouls. Skuat Malaysia sedikit kelelahan dan mencoba bertahan.Indonesia punya beberapa peluang, namun skua Malaysia cukup taktis menjaga pertahanan. Skor 1-1 menutup laga untuk kedua tim. Indonesia dan Malaysia akan bertemu di laga kedua pada Kamis (19/4) mendatang.
  1069 kali
1524060100236 tag