(Foto: Bolalob)

Edy Rahmayadi: Jangan Ganggu Saya di PSSI!

Pangkostrad Letnan Jenderal Edy Rahmayadi mengatakan bahwa pencalonan dirinya sebagai Gubernur Sumatera Utara tak menggangu posisinya sebagai Ketua Umum PSSI.

Edy berniat untuk mengundurkan diri sebagai Pangkostrad agar bisa melaju sebagai calon Gubernur Sumut. Namun ia tak akan meninggalkan PSSI.

"Saya mundur sebagai Pangkostrad karena memang aturannya mengharuskan saya seperti itu jika menjadi gubernur," ujar Edy kepada wartawan.

Menurutnya, memimpin PSSI merupakan amanat yang tak bisa dilepas begitu saja. Edy pun tak ingin kerjanya di PSSI mendapat gangguan.



"Kalau dengan PSSI itu amanat. Tidak boleh ada yang ganggu saya di PSSI, karena saya akan marah,"

"Lebih baik beri masukan kepada PSSI daripada terus lontarkan kritik," imbuhnya.

Edy tampaknya rela kehilangan kesempatan untuk mendapatkan bintang lima. Pasalnya, ia akan pensiun dini dari TNI AD pada 2019, agar melaju di pencalonan gubernur.

Meski demikian, pencalonan Edy sebagai gubernur tak memengaruhi kedudukannya di PSSI.

Ia masih akan berada di puncak pimpinan PSSI hingga masa jabatannya usai pada 2020.
editTerakhir diubah:  08/12/17 - 08:10

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Jadwal Padat, Piala Presiden 2018 Sepi Peminat?
Melalui Sekjen PSSI, Ratu Tisha sempat mengumumkan bahwa Piala Indonesia akan bergulir sebelum kompetisi Liga 1 musim 2018 dimulai.Namun menurut PT. Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi Liga 1 perhelatan ini tak bisa dipaksakan digelar karena padatnya jadwal tahun 2018.Indonesia sendiri akan menggelar beberapa ajang besar di tahun 2018, mulai dari Asian Games, Piala AFF, Piala Asia U-19, Piala AFF U-18, hingga Piala AFF U-15."Jika Piala Indonesia dijalankan, pastinya klub akan 'teriak'. Apalagi format sendiri kita juga belum tahu. Sekali lagi penyelenggaraan ini harus matang karena banyak pertimbangan," ujar Chief Operation Officer LIB, Tigorshalom Boboy."Salah satunya banyak event timnas segala level main di tahun depan. Melihat jadwal yang ada di tahun 2018 sangat padat, Saya sarankan perhelatan ini dipikir kembali," ia menambahkan.[suggestedarticle]Liga 1 sendiri akan direncanakan akan dimulai pada Februari 2018 mendatang. Sementara Timnas Indonesia akan menghadapi Asian Games 2018 di pertengahan tahun dan Piala AFF di akhir tahun.Rencananya, Piala Indonesia sendiri akan diikuti oleh semua klub dari Liga 1, 2 hingga 3 yang ada di Tanah Air.Tahun lalu Arema FC kelaur sebagai jawara Piala Presiden udai mengalahkan Borneo FC di partai final.
  13864 kali
PSSI Ingin Pelatih Timnas U-19 Punya Tipikal Sama dengan Luis Milla
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mencari pelatih untuk Timnas Indonesia U-19.Egy mengungkapkan bahwa PSSI ingin mencari pelatih yang memiliki tipikal sama dengan Luis Milla. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan gagal.“Untuk timnas U-19 saya mau satu warna dari usia muda dan senior,” ujar Edy Rahmyadi beberapa waktu lalu.[suggestedarticle]Pemilihan Bima Sakti saat ini bukan karena kepanikan dari PSSI. Edy melihat Bima bisa mempraktekkan ilmu dari Luis Milla ke skuat timnas U-19.“Sementara memang Bima Sakti, tapi nanti dia akan diawasi langsung oleh Luis Milla,” tandasnya.PSSI menunjuk Bima Sakti untuk menggatikan posisi Indra Sjafri yang digeser ke Football Development PSSI. Bima akan segera bekerja di timnas U-19 dan menggarap program latihan tim usia muda tersebut.
  1114 kali
Jadwal Liga 1 Musim 2018 Dimulai Bulan Februari
PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi sudah mulai merancang tanggal dimulainya musim 2018.Jadwal kompetisi dari mulai Liga 1, Liga 2, Liga 3 dan Liga 1 U-19 telah beredar di media sosial. Dimana rencananya, Liga 1 mulai bergulir pada 24 Februari 2018.PT LIB berucap sangat sulit menyesuaikan jadwal pelaksanaan dengan agenda internasional yang dimiliki oleh timnas Indonesia.Chief Operating Officer PT LIB, Tigorshalom Boboy, menegaskan bahwa jadwal yang beredar itu masih bersifat sementara."Informasi yang beredar cepat sekali ya, tapi saya tekankan itu baru draft. Pada prinsipnya tidak akan berubah banyak dari situ," ujar Tigor, seperti dilansir dari Detik.[suggestedarticle]Tigor mengatakan ada beberapa pertimbangan LIB dalam menyusun jadwal. Salah satunya adalah agenda timnas Indonesia yang pada 2018 memiliki jadwal super padat, dari Piala AFF dan Asian Games 2018."Kami memiliki kesulitan memang menyesuaikan dengan jadwal timnas. Ini yang paling mungkin dilakukan dan sudah kami sampaikan kepada PSSI," kata Tigor."Prinsipnya jadwalnya tidak akan jauh berbeda. Hanya untuk Liga 1 kami akan selesai pada Oktober-November, nanti bulan ramadhan ada pemadatan jadwal," katanya menambahkan.Berikut Rencana Jadwal Kompetisi Musim DepanLiga 1: 18 klub, mulai 24 Februari-24 Oktober 2018Liga 2: 24 klub, mulai 3 Maret-18 November 2018Liga 3: 40 klub, mulai 24 Maret-21 Oktober 2018.Liga 1 U-19: 18 klub mulai 7 Juli-11 November 2018.
  4076 kali
Ini Komentar PT LIB Terkait dengan Awarding Night Liga 1 2017
PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum mengumumkan kapan digelarnya Awarding Night Liga 1 2017. COO PT LIB, Tigorshalom Boboy mengatakan bahwa pihalnya saat ini sedang berkoordinasi dengan PSSI terkait waktu penyelenggaraan."Untuk awarding night kita juga melihat semua pihak termasuk dari PSSI," ujar Tigor di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (11/12/2017).[suggestedarticle=3]"Apalagi Ketua Umum mau menyerahkan langsung dan beliau juga ada agenda-agenda yang tidak bisa ditinggalkan.," lanjutnya.Tigor juga menjelaskan bahwa awarding night bakal berlangsung bulan Desember. Ia tak ingin acara tersebut diselenggarakan sesudah hari raya natal."Ya mudah-mudahan sebelum natal, sebelum liburan," imbuhnya.Kabar terakhir, awarding night Liga 1 akan diselenggarakan pada 20 Desember 2017. Namu, baik PT LIB dan PSSI belum umumkan ke publik terkait digelarnya acara penutupan musim Liga 1 2017 itu.
  632 kali
Pernyataan Mengejutkan Pelatih Borneo tentang Wasit Asing Liga 1
Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan kembali memiliki pernyataan mengejutkan mengenai jalannya kompetisi Liga 1 musim 2017 lalu.Iwan sangat setuju dengan langkah PSSI dan operator kompetisi dalam hal ini PT Liga Indonesia Baru, dalam memakai jasa wasit asing namun menurut mantan pelatih Persebaya Surabaya itu wasit asing yang dibawa harus memiliki lisensi FIFA.Menurut Iwan dirinya telah mengecek bahwa ada beberapa wasit yang hanya rekomendasi dari negaranya."Yang jelas saya setuju untuk mendatangkan kembali wasit asing, tetapi harus diseleksi dengan ketat," kata Iwan, seperti dikutip dari Superball."Karena boleh dicek wasit asing dari Kirgiztan ternyata bukan wasit FIFA.""Ternyata mereka hanya mendapatkan rekomendasi dari federasi sepak bola mereka.""Kenapa PT LIB mengambil wasit seperti itu? Karena kompetisi musim 2017 hanya beberapa wasit asing yang dari FIFA," ucap Iwan menambahkan.[suggestedarticle]Iwan berharap pada musim depan PSSI dan PT LIB harus mampu mencari wasit-wasit asing dari FIFA agar pertandingan bisa dipimpin dengan baik. "Saya setuju karena penting mendatangkan wasit asing agar jadi contoh teladan.""Tapi apa yang dilakukan PT LIB itu bukan wasit asing terbaik."Seperti diketahui PSSI memang memakai beberapa wasit asing untuk memimpin sejumlah pertandingan Liga 1. Pada putaran pertama, ada enam wasit yang masing-masing berasal dari Kirgizstan dan Australia."Contoh banyak pelatih yang kacau melihat kepemimpinan wasit asing," kata Iwan mengakhiri.
  2031 kali
Persija Gagal Gaet Striker Timnas U-19, Ferry Paulus: Kita Kalah Cepat
Persija Jakarta terbilang aktif dalam bursa transfer Liga 1 2018. Namun klub ibu kota itu tak mengambil pemain muda dari timnas U-19.Bahkan dua pemain timnas U-19 dari Persija, Syahrian Abimanyu dan Samuel Christianson harus lepas ke Sriwijaya FC.Sejauh ini Persija sudah medapatkan lima pemain. Mereka adalah Septinus Alua, Arthur Bonai, Valentino Telaubun, Ahmad Syaifullah, dan Asri Akbar."Saya rasa tinggal tunggu ya. Kalau dengan obrolan yang ada, pemain yang datang lebih bagus dari musim lalu," ujar Komisaris Utama Persija, Ferry Paulus, Minggu (10/12/2017).[suggestedarticle=3]Ferry Paulus juga mengatakan bahwa Persija sebetulnya hampir pasti dapatkan striker Timnas Indonesia U-19, Muhammad Rafli Mursalim. Pemain asal Tangerang Selatan itu berlabuh ke PS TNI."Tapi sepertinya kita kalah cepat dapatkan Rafli. Karena semua klub rebutan pemain muda," lanjut Ferry.Saat ini hanya ada nama Ahmad Syaifullah yang masuk dalam pemain muda. Ia merupakan eks Persib U-21 dan PON Jawa Barat.Sedangkan untuk pemain Persija U-19, baru akan didiskusikan dengan tim pelatih setelah pelatih Stefano Cugurra Teco datang ke Indonesia pertengahan Desember.
  2341 kali
DIARY: Barito Pasang Target Tinggi Musim 2018, PSSI Jalin Kerjasama dengan Jepang
Barito Putera memasang target tinggi pada kompetisi musim depan. Klub berjuluk Laskar Antasari itu menargetkan finish minimal di peringkat tiga besar agar bisa berlaga di kompetisi antar klub Asia di 2019 nanti.Barito Putera Pasang Target Lolos ke Piala AFC 2019PSSI akan bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) untuk tingkatkan prestasi sepak bola Tanah Air.Kejar Ketertinggalan Sepak Bola Indonesia, PSSI dan JFA Sepakat Jalin Kerja SamaAhmad Bustomi resmi meninggalkan Arema FC. Keputusan pemain yang identik dengan nomor punggung 19 tersebut disesali manajemen Singo Edan.Manajemen Arema FC Sesali Hengkangnya Ahmad BustomiAlmere City berhasil menang dalam lanjutan Jupiler League, Sabtu (9/12) dini hari WIB. Almere City mengalahkan De Graafschap dengan skor 2-1.Almere City Bungkam De Graafschap, Ezra Walian Cadangan
  659 kali
Kejar Ketertinggalan Sepak Bola Indonesia, PSSI dan JFA Sepakat Jalin Kerja Sama
PSSI akan bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) untuk tingkatkan prestasi sepak bola Tanah Air.Penandatangan kerja sama tersebut dilakukan di Hotel Prince Park Tower, Tokyo, Sabtu (9/12/2017).PSSI dilwakilkan oleh Wakil Ketua Umum, Joko Driyono dan Sekretaris Jenderal Ratu Tisha.Sedangkan Presiden JFA Tashima Kozo dan Sekjen JFA Kazunicho Iwagami mewakili dari pihak JFA.Kerja sama tersebut dilakukan untuk mengejar ketertinggalan sepak bola Indonesia. Tujuan dari kerja dengan JFA adalah terciptanya prestasi sepak bola Indonesia.[suggestedarticle=3]"Jadi tidak hanya bicara pemain, tapi juga bicara apa yang mendukung mereka, untuk mencapai performa tebaik. Pelatih, pemain, pemain, wasit, manajemen, organisasi, good governance, pembinaan pemain usia muda, bisnis, media, keanggotaan, dan hubungan internasional. Adalah hal-hal yang membungkus sepakbola modern yang perlu PSSI kejar," kata Ratu Tisha.Sementara Joko Driyono berharap dengan adanya kerja sama tersebut, Indonesia bisa mengejar ketertinggalan dari negara-negara di Asia.Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono sangat berterima kasih kepada Jepang atas kerjasamanya. Diharapkan dengan adanya kerjasama ini bisa mengejar kertinggalan persepakbolaan Indonesia."Kami sangat berterima kasih kepada pihak JFA yang membuka peluang kerjasama ini. Kami akan bekerja sama membangun sepak bola," jelas Joko.
  3602 kali
Sebanyak 7 Negara Asia Akan Tantang Timnas Indonesia
PSSI tengah melobi beberapa negara top dunia untuk ikut serta dalam test event Asian Games 2018.Ajang untuk mencoba kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah event tersebut akan digelar pada akhir Januari sampai awal Februari 2018 mendatang. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria menyampaikan, federasi sudah mengundang tujuh negara peserta Asian Games untuk tandang ke Indonesia melakoni uji coba.[suggestedarticle]Ketujuh negara yang akan diundang berasal dari Asia, antara lain Korea Selatan (Korsel), Cina, Malaysia, Qatar, Vietnam, serta Arab Saudi. "Jadi yang rencananya akan ikut test event delapan negara. Termasuk Indonesia," kata Ratu, Sabtu (9/12). Menurut Ratu, karena gelaran tersebut merupakan test event, perhelatannya pun dipastikan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
  23895 kali
Usai Bela Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri Langsung Ikuti Ujian di Sekolah
Para pemain Timnas Indonesia sudah kembali ke daerahnya masing-masing usai gelaran Aceh World Solidarity Cup 2017.Bintang muda Egy Maulana Vikri pun kembali jalani rutinitasnya sebagai pelajar. Ia kembali berkutat dengan bangku sekolah sepulang dari Aceh.Pemain timnas U-19 itu masih tercatat sebagai siswa kelas XIII SMAN Ragunan, Jakarta.[suggestedarticle=3]"Egy kembali ke Jakarta dan langsung jalani ujian," ujar Dusan Bogdanovic saat dihubungi Bolalob.Pekan ini, Egy harus menyelesaikan kewajibannya sebagai pelajar. Meski baru saja membela Timnas Indonesia bersama para pemain senior.Selain ujian Egy juga bakal melanjalani kegiatan lainnya di luar kegiatannya sebagai pesepak bola.
  4217 kali
1512786602218 tag