(Foto: ESPN )

Dikabarkan Incar Felipe Melo, Bos Persija Jakarta Angkat Bicara

Persija Jakarta sedang berburu pemain untuk arungi kompetisi muisim depan. Bahkan kabarnya ada nama eks pemain Juventus yang masuk radar klub.

Saat ini nama Felipe Melo yang merupakan mantan pemain Juventus dan Galatasaray santer terdengar masuk dalam bidikan klub berjuluk Macan Kemayoran.

Direktur Utama Persija, Gede Widade mengatakan bahwa kabar tersebut tidaklah benar. Ia bahkan bingung dengan rumor yang berkembang saat ini.

"Kabar itu dari mana? Persija memang akan kedatangan pemain tapi itu ada dari Australia dan Brasil," ujar Gede Widiade ketika dihubungi Bolalob, Kamis (7/12/2017).



Felipe Melo memang berkebangsaan Brasil, namun Gede mengatakan besar kemungkinan bukanlah Felipe Melo.

"Pemain dari Brasil dan Australia segera datang, tapi nanti akan diumumkan," tandasnya.

Persija memang terbilang aktif di bursa transfer jelang Liga 1 2018 bergulir. Setidaknya sudah ada lima rekrutan anyar yang didatangkan manajemen klub.

Kelima pemain anyar yang resmi berlabuh ke Jakarta adalah Septinus Alua, Valentino Telaubun, Arthur Bonai, Ahmad Syaifullah, dan Asri Akbar.

Bisa dimaklumi, pergerakan aktif tersebut guna mendapatkan skuat yang kuat musim depan. Apalagi Persija akan bermain dua ajang penting, yakni Liga 1 dan Piala AFC.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Pemprov DKI Jakarta Bebaskan Persija Pilih Lapangan Latihan
Persija Jakarta bakal dapat keistimewaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Klub ibu kota iti dipersilakan untuk memilih lapangan latihan di Jakarta.Hal tersebut diungkapkan oleh Kadispora DKI Jakarta, Ratiyono. Keistimewaan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemprov DKI kepada Persija yang musim depan bakal mewakili Indonesia di Piala AFC."Kami bangga, Persija saat ini sudah luar biasa. Mudah-mudahan ini kebangkitan sepak bola Jakarta," ujar Ratiyono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017)."Kita senang Persija membawa nama baik Jakarta dan Indonesia. Sebagai kontribusi Kadispora, Persija tinggal pilih lapangan mana dan Januari sudah bisa digunakan," lanjutnya.[suggestedarticle=3]Musim lalu, Persija menggunakan Lapangan Sutasoma di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Selain itu, Persija pun sudah pasti bisa menggunakan Stadion PTIK, Kebayoran Baru, sebagai tempat latihan.Dengan adanya keistimewaan tersebut, Direktur Utama Persija Gede Widiade mengaku masih mencari alternatif lapangan lain, agar Persija bisa dekat dengan masyarakat Jakarta."Mungkin kita cari satu lokasi yang relatif terjangkau. Pilihannya ada GOR Ciracas, Ragunan, Sunter. Kami tinggal memilih mana yang paling dekat," tandas Gede.
  491 kali
Persipura Jayapura Tagih Janji Pelunasan Utang Operator Liga 1
Persipura Jayapura menaggih subsidi yang tertunggal dari PT Liga Indonesia Baru (LIB). Melalui Sekretaris Tim Persipura, Rocky Babena meminta opeator kompetisi Liga 1 itu bisa melunasi secepatya.“Kami memohon kiranya hal ini bisa segera diselesaikan oleh LIB, saya rasa semua tim sangat berharap agar bisa mendapatkan kepastian dalam waktu dekat,” ujar Rocky Babena dalam rilis yang diterima Bolalob.Rocky juga mengatakan bahwa pihaknya sangat menghargai penjelasan PT LIB terkait dengan tertundanya subsidi melalui rapat Exco PSSI. Namun Persipura menagih kepastian PT LIB melunasi tanggung jawabnya kepada klub.“Kami yakin dan percaya LIB akan tuntaskan persoalan ini, hanya saja kami berharap tidak dalam waktu yang lama, karena kami dan pemain saat ini punya kebutuhan yang mendesak sekali,” jelasnya.[suggestedarticle=3]Namun tak hanya subsidi saja, Persipura juga menagih hak klub dari rating televisi. Manajemen klub berjuluk Mutiara Hitam itu tak ingin haknya tak terbayarkan seperti pada gelaran Indoensia Soccer Championship 2016.“Rating juga jangan seperti saat TSC 2016 lalu yang akhirnya tidak terbayarkan sama sekali, padahal itu kan hak klub dan anggaran itu sangat kami butuhkan,” tandasnya.Permasalahan utang PT LIB kepada klub menang mengemukan ke publik. Beberapa klub sudah mulai menagih subsidi yang tak kunjung terbayarkan. Operator pun sampai saat ini belum bisa berbicara banyak baru mengeluarkan statment untuk secepatnya melunasi utang tersebut. “Utang secepatnya kita lunasi sebelum akhir tahun,” kata COO PT LIB, Tigorshalom Boboy beberapa waktu lalu.
  688 kali
Subsidi dari Operator Masih Tertunggak, Ini Komentar Bos Persija
Tertunggaknya dana subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) dikomentari oleh Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade.Tak hanya Persija, klub-klub Liga 1 pun belum belum menerima subsidi dari operator. Pihak operator dikabarkan bakal melunasi tunggakan tersebut sebelum akhir tahun.“Sampai sekarang masih tertunggak. Jangkan soal rating, soal kontribusi saja masih tertunggak,” ujar Gede Widiade di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017).[suggestedarticle=3]Namun Persija akui hal tersebut tak memengaruhi keikutsertaan di Piala Presiden 2018. Macan Kemayoran bakal ikut turnamen pramusim tersebut jika finansial tim juga mendukung.“Tidak ada hubangnnya kalau itu. Kalau tip siap ya kami ikut, kalau tidak siap ya tidak ikut. Semua tergantung dana. Kalau tidak ada dana tak bisa kasih DP pemain,” imbuhnya.Saat ini Persija cukup aktif di bursa transfer. Manajemen Macan Kemayoran sudah merekrut lima pemain, yakni Septinus Alua, Arthur Bonai, Valentino Telaubun, Ahmad Syaifullah, dan Asri Akbar.
  348 kali
Sudah Terdegradasi ke Liga 2, Tapi Persiba Masih Bisa Main di Liga 1?
Kabar cukup menyentak telinga pecinta sepakbola nasional terucap dari pelatih baru Persiba Balikpapan yakni Wanderley Santos.Mantan pelatih Persipura asal Brasil itu menyatakan tim barunya, yakni Persiba masih memiliki kemungkinan tampil di Liga 1 pada musim 2018 mendatang.Padahal di akhir musim 2017, Persiba yang finis di peringkat ke-17 klasemen dipastikan terdegradasi ke Liga 2.Dikabarkan ada kabar yang menyebutkan bahwa Liga 1 musim 2018 mendatang akan bertambah menjadi 20 klub. Sehingga, Persiba dan Semen Padang memiliki kemungkinan untuk batal terdegradasi.“Persiba belum tentu main di Liga 2, juga belum tentu di Liga 1. Saya belum tahu, jadi kita lihat nanti,” ujar Wanderley singkat.[suggestedarticle]Wanderley pun masih berhati-hati mencari dan meramu komposisi pemain anyar. Dirinya menunggu status Beruang Madu untuk musim depan.“Makanya kita cari pemain yang benar-benar memiliki kualitas yang bagus, dan punya karakter,” ujarnya.Kongres PSSI sendiri akan digelar Januari 2018 akan diputuskan, apakah kompetisi kasta tertinggi nasional itu tetap dengan 18 tim atau menjadi 20 tim.
  27074 kali
Rekan Setim Ezra Walian Jalani Tes Medis di Bali United
Perburuan Bali United untuk melengkapi kuota pemain asing mereka musim 2018 semakin menemui titik terang, usai pemain asal Belanda, Kevin Brands dikabarkan menjalani tes medis di runner-up Liga 1 itu.Brands yang masih terikat kontrak dengan Almere City, sudah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontrak lebih cepat. Artinya Bands akan pergi menuju ke Bali United tanpa biaya transfer.“Pekan lalu Kevin sudah minta agar ia diizinkan pergi lebih cepat. Setelah berkonsultasi dengan jajaran pelatih, kami sepakat untuk memutus kontraknya,” ungkap direktur Almere City John Bes diwartakan laman Omroep Flevoland.“Sangat disayangkan kebersamaannya dengan kami tidak bisa berjalan sesuai dengan harapan. Mengenai kemana tujuannya, silakan bertanya langsung kepada Kevin.”[suggestedarticle]Bukti yang membuat Brands semakin dekat dengan Bali United adalah unggahan video dari salah satu agen sepakbola Indonesia yakni Fardy Bachdim, yang merupakan kakak dari Irfan Bachdim.Fardy Bachdim mengunggah beberapa video di akun Instagram miliknya, Senin, (11/12/17). Di video berdurasi singkat itu, tampak Kevin Brands sedang melakukan tes medis di salah satu rumah sakit di Pulau Dewata.Pemain tengah berusia 29 tahun ini tercatat pernah tampil untuk banyak klub di Liga Belanda, seperti SC Telstar, Willem II, AZ Alkmaar, Samsunspor, NAC Breda, dan terakhir Almere City FC bersama penggawa Timnas Indonesia U-23, Ezra Walian. Musim ini bersama dengan Almere, Bands tampil sebanyak 9 kali dengan torehan satu gol.
  3134 kali
Spasojevic Pergi ke Bali United, Simon: Saya Bakal Kangen Dia
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy bakal merindukan Ilija Spasojevic. Spaso baru saja hengkang ke Bali United.Simon dan Spaso terbilang dekat. Keduanya mengantarkan Bhayangkara FC menjadi kampiun Liga 1 musim 2017. Tak hanya itu, Spaso pun menjadi andalan The Guardian dalam urusan membobol gawang lawan. Penyerang 30 tahun itu mencetak 13 gol bagi Bhayangkara FC sejak bergabung di putaran kedua.Simon mengaku merindukan sosok Spaso musim depan. Pelatih asal Skotlandia itu melihat Spaso sebagai pemain yang cocok dengan skema timnya dan sangat profesional.[suggestedarticle]"Saya akan rindukan Spaso, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dia profesional dan banyak membantu pemain lain musim lalu," ujar Simon di Jakarta, Selasa (12/12/2017).Simon juga mengatakan bahwa belum ada lagi pemain yang seperti Spaso. Ia pun melihat pemain naturalisasi itu pantas bergabung dengan Timnas Indonesia.[suggestedarticle]"Spaso adalah pemain spesial karena dia sekarang seorang WNI. Dengan penuh rasa hormat pada Spaso, banyak pemain asing lain yang bisa memainkan peran Spaso. Tapi untuk pemain lokal, belum ada yang bisa seperti dia," jelasnya.Peripisahan Spaso terjadi saat acara Perayaan Gelar Juara Bhayangkara FC di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/12/2017).Kini setelah beberapa spekulasi, Spaso akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Bali United. Tak hanya bermain sepak bola, ia akan coba kembangkan bisnis di Pulau Dewata.
  1011 kali
Gede Widiade Berharap Bank DKI Sponsori Persija di Piala AFC
Persija Jakarta berharap adanya sponsor untuk berlaga di Piala AFC 2018. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Gede Widiade selepas bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017).Gede mengatakan Persija sejatinya sudah bisa membiayai kebutuhan tim sendiri. Namun, pengusaha asal Surabaya itu menyebut kurang lengkap jika tak ada sponsor dari Bank DKI yang merupakan binaan dari Pemprov DKI.“Saya mengetuk Bank DKI untuk berpatisipasi mempromosikan Jakarta di Asia. Untuk di AFC kita butuh satu sponsor,” ujar Gede Widiade.[suggestedarticle=3]Pengusaha asal Surabaya itu juga berharap beberapa perushaan di Jakarta bisa mensponsori Macan Kemayoran. “Saya berharap ada perushaan di Jakarta membantu Persija,” tandasnya.Bank DKI bukan sponsor baru di Persija. BUMD DKI Jakarta tersebut pernah menjadi sponsor Si Merah-Putih pada rentang waktu 2002 hingga 2008.Klub ibu kota itu bakal menjalani jadwal yang cukup padat di tahun 2018. Selain bakal berpatisipasi di Piala AFC, Persija juga bakal melakoni kompetisi sepak bola utama, yakni Liga 1.
  775 kali
3 Hal Pembicaraan Persija dengan Wagub DKI Jakarta
Persija Jakarta melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017) terkait dengan kesiapan menuju Piala AFC.Setidaknya ada tiga hal yang menjadi pembicaraan Persija dengan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, yakni Persiapan, lapangan, dan pembiayaan."Masalah persiapan kita terkendala dengan stadion Patriot yang sedang renovasi. Sedangkan SUGBK pihak pengelola dan Setneg sudah izinkan," ujar Gede Widade."Namun problemnya harus ada izin penggunaan stadion dari Inasgoc," lanjutnya.[suggestedarticle=3]Selain itu, Gede juga berbicara terkait stadion dan pembiayaan. Pengusaha asal Surabaya itu mengatakan Persija terlibat pembangunan stadion baru."Pelaksanaan memakai bidding, tapi nanti harus bekerja sama dengan Persija," imbuhnya.Lalu yang terakhir, Persija tak bermasalah dengan pembiayaan. Namun Gede mengatakan bahwa ada yang kurang jika Bank DKI tak menjadi sponsor"Kami mengetuk hati Bank DKI untuk mempromosikan Jakarta di pentas Asia," tandasnya.Persija akan tampil di kompetisi Piala AFC pada musim 2018.  Macan Kemayoran akan berhadapan dengan tiga kontestan lainnya, JDT/Selangor FA (Malaysia), Tampines Rovers/Geylang International (Singapore), dan Song Lam Nghe An (Vietnam).
  541 kali
Pakai SUGBK, Pemprov DKI Jakarta Siap Bantu Persija Bertemu INASGOC
Persija Jakarta akan melakoni Piala AFC pada musim 2018. Ada beberapa kesulitan yang masih menggelayuti klub ibu kota tersebut, yakni stadion.Mengenai kesulitan tersebut, Direktur Utama Persija, Gede Widade telah melakukan pembicaraan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017).“Stadion Patriot sedang renovasi untuk Asian Games dan SUGBK (Stadion Utama Gelora Bung Karno) sudah selesai renovasi. Tapi kewanangan pemakaian GBK ada di INASGOC,” ujar Gede kepada wartawan.“Prinsipnya sudah ada izin dari pengelola GBK dan juga Setneg (Sektretariat Negara). Namun kita akan izin ke Insagoc. Pak Wagub menjanjikan bertemu dengan Erick Thohir untuj izin pemakaian pertandingan home Persija di Piala AFC,” imbuhnya.[suggestedarticle=3]Gede pun berharap pertandingan Persija di Piala AFC bisa digelar di SUGBK. Pasalnya, Macan Kemayoran akan mewakili Indonesia di ajang level dua turnamen antar klub di Asia itu.“Tahun depan kita akan kedatangan tiga tim Asia, yakni dari Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Kita tidak bisa bayangkan jika Persija bermain di luar Jakarta,” tandasnya.Persija akan tampil di kompetisi Piala AFC pada musim 2018. Macan Kemayoran akan berhadapan dengan tiga kontestan lainnya, JDT/Selangor FA (Malaysia), Tampines Rovers/Geylang International (Singapore), dan Song Lam Nghe An (Vietnam).
  594 kali
Bos Persija Jakarta Klarifikasi Kehadirannya di Selebrasi BFC
Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade mengklarifikasi terkait kehadiran dirinya di acara Pesta Juara Bhayangkara FC.Gede Widiade hadir dalam acara yang dilangsungkan di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Selasa (12/12/2017). Namun ia menolak jika dikatakan masih berada dalam klub berjuluk The Guardian tersebut.“Kemarin di Mabes Polri acaranya ada dua, selebrasi dan peresmian Lapangan PTIK. Saya diundang sebagai orang yang berkontribusi di Bhayangkara,” ujar Gede saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/12/2017).Pengusaha asal Surabaya itu pun mengatakan bahwa ia termasuk pendiri Bhayangkara FC. Ia pun menjadi salah satu orang yang merenovasi Lapangan PTIK.[suggestedarticle=3]“Sebuah kehormatan diundang Bhayangkara FC dan saya juga sudah tidak punya saham lagi di klub tersebut,” imbuhnya.Sebelumnya Gede merupakan Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC. Namun setelah menjadi direktur utama di Persija, Gede pun melepas semua sahamnya di klub milik Kepolisian RI itu.Kini, Gede pun fokus mengurus Persija. Ia tak ingin ada spekulasi terkait dengan kehadirannya di perayaan Bhayangkara FC. . “Saya sudah tdk punya saham lagi di Bhayangakra FC. Tolong jangan berspekulasi. Saya juga ingin istriahat sudah lelah ngurus bola,” tandasnya.
  895 kali
1513171802136 tag