(Foto: Bolalob)

Ini Bocoran Pembagian Grup Piala Presiden 2018

Sebanyak 20 klub akan ambil bagian dalam ajang turnamen pra-musim yakni Piala Presiden 2018.

Rencananya ajang ini akan mulai bergulir pada 16 Januari 2018 dengan rincian 18 klub datang dari Liga 1 dan dua klub dari Liga 2.

Seluruh peserta akan terbagi ke dalam lima grup (masing-masing dihuni empat tim) dan bertanding menjadi yang terbaik. Laga puncak dijadwalkan digelar pada 17 Februari 2018.

Lima stadion disiapkan menjadi tuan rumah babak putaran grup, antara lain Gelora Bandung Lautan Api, Batakan, Kanjuruhan, Kapten I Wayan Dipta dan Gelora Bung Tomo.



Bocoran mengenai pembagian grup pun sudah mulai tersebar di media sosial. Walau belum resmi keluar dari panita pelaksana, bocoran grup ini masuk akal dengan mengedepankan letak geografis setiap tim yang ikut serta.

“Untuk penentuan pembagian grupnya, pertama jelas berdasarkan tuan rumah. Kemudian pertimbangan kami berikutnya berdasarkan peringkat tim pada kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017, faktor geografis dan kepentingan komersial,” ujar Ratu Tisha, Sekjen PSSI.


Berikut bocoran pembagian grup Piala Presiden 2018:

Grup A (Bandung)

Persib Bandung
PSM Makassar
PSMS Medan
Sriwijaya FC

Grup B (Balikpapan)

Mitra Kukar
Persipura Jayapura
Martapura FC
Borneo FC

Grup C (Malang)

Arema FC
Bhayangkara FC
PSIS Semarang
Persela Lamongan

Grup D (Bali)

Bali United
Persija Jakarta
PSPS Riau
Barito Putera

Grup E (Surabaya)

Persebaya Surabaya
Madura United
Perseru Serui
PS TNI

Rencananya, untuk pembukaannya akan dilakukan di Bandung, Jawa Barat. Tepatnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


PT LIB Serahkan Masalah Wasit Persija Vs Persela ke PSSI
PT Liga Indonesia Baru (LIB) sejauh ini belum menerima laporan protes Persija Jakarta terkait dengan kepemimpinan wasit Annas Apriliandi.Persija merasa dirugikan dengan adanya gol kontroversial dari Diego Assis pada menit 84. Gol pertama Persela itu dicetak melalui tangan kanan Diego saat berduel dengan kiper Daryono. Persija pun kalah 0-2 di Stadion Surajaya, Minggu (21/5/2018).Melalui manajer tim Marsma TNI Ardhi Tjahjoko, Persija langsung melayangkan surat protes terkait dengan putusan wasit soal gol kontroversial itu. "Sudah saya kasih laporannya kepada LIB melalui match commisioner usai pertandingan," jelas Ardhi.[pagebreak]LIB serahkan putusan soal wasit kepada PSSI[/pagebreak]Namun, COO PT LIB Tigorshalom Boboy mengaku belum menerima laporan Persija. Ia pun mengatakan bahwa PT LIB selaku operator hanya dalam kapasitas menyampaikan protes klub kepada PSSI."Sampai sekarang saya belum terima laporan protes Persija," ujar Tigorshalom Boboy saat dihubungi Bolalob, Senin (21/5/2018)."Kita tidak bisa berkomentar apa-apa. Klub punya hak keberatan dan protes kepada PSSI. Kalau klub sampaikan laporannya ke Liga (operator), maka kita akan sampaikan ke PSSI," tambahnya.Tigorshalom juga mengatakan bahwa LIB tak punya wewenang putuskan hukuman kepada wasit. Pasalnya tak ada komunikasi lebih dengan PSSI soal wasit, selain memberikan nama wasit saat pertandingan."Karena yang menugaskan wasit ya mereka (PSSI) dan mereka yang tahu dengan status wasit, apakah dihukum atau tidak. Tidak ada komunikasi dalam bentuk apapun dengan Liga selain menginformasikan kepada kita wasit yang ditugaskan untuk pertandingan. Itu saja,""Kita juga tidak tahu apakah wasit itu diturunkan ke Liga 2 atau Liga 3. Karena segala wewenang dan keputusan apapun tentang wasit ada di PSSI," tandasnya.
  167 kali
PSSI Tengah Carikan Lawan untuk Timnas Indonesia U-19
Timnas Indonesia U-19 saat ini tengah bersiap untuk Piala AFF U-18. Pelatih Garuda Nusantara, Indra Sjafri menyebut saat ini PSSI tengah mencari lawan uji coba untuk Egy Maulana Vikri CS.Indra telah mulai menggelar pemusatan latihan pada Sabtu (19/5). Menurut pelatih asal Sumatera Barat tersebut, ada beragam lawan yang akan dihadapi mulai dari lokal hingga internasional.[suggestedarticle=3]"Nanti kami ada tiga kali TC hingga turnamen Piala AFF U-19 bulan Juli mendatang. Untuk ujicoba internasional, PSSI saat ini sedang mempersiapkan lawan untuk kami. TC di Yogyakarta saya rasa juga bagus karena hotel tempat kami menginap ke lapangan latihan sangat dekat sekali. Disini kami mengagendakan latihan sore dan malam hari," ucap Indra seperti dikutip dari situs PSSI.Pada Piala AFF tahun ini, Timnas Indonesia U-19 bertindak sebagai tuan rumah. Tentu besar harapan agar Garuda Nusantara mengulang pencapaian di tahun 2013 dengan menjadi juara.Sementara itu Piala AFF U-18 bukan satu-satunya turnamen besar yang akan diikuti oleh Timnas Indonesia U-19. Ada juga Piala Asia U-19 2018 yang akan dihelat pada bulan Oktober.
  549 kali
DIARY: Pemain Asing PS TIRA Tagih Bonus ke Manajemen Klub, FIFA Pastikan Indonesia Aman Gelar Turnamen Internasional
Gustavo Lopez lewat akun sosial media miliknya menagih janji PS Tira terkait bonus usai laga. PS Tira baru saja sukses meraih tiga poin saat bermain tandang ke markas PSIS Semarang, Kamis (17/5).Belum Dibayar, Pemain Asing PS Tira Tagih Bonus via Jejaring SosmedPanitia pelaksana pertandingan PSM Makassar menyediakan tempat khusus untuk beribadah salat tarawih di Stadion Andi Mattalatta.Salut! Markas Klub Liga 1 Ini Sediakan Tempat untuk TarawihLaga PSM Makassar dan Borneo FC di pekan ke-9 di Stadion Mattoanging, Sabtu (19/5/2018) dimenangkan oleh PSM 1-0. Sempat terjadi kericuhan saat pemain Borneo mengejar wasit pertandingan.Laga PSM Vs Borneo FC Sempat Ricuh, Pemain Kejar WasitSekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha mengatakan AFC dan FIFA tak terpengaruh dengan maraknya isu bom di Indonesia. FIFA tetap mempercayakan Indonesia menjadi tuan rumah beberapa ajang Internasional.Marak Teror Bom, FIFA Tetap Percayakan PSSI Gelar Event Internasional
  339 kali
Marak Teror Bom, FIFA Tetap Percayakan PSSI Gelar Event Internasional
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha mengatakan AFC dan FIFA tak terpengaruh dengan maraknya isu bom di Indonesia. FIFA tetap mempercayakan Indonesia menjadi tuan rumah beberapa ajang Internasional.Beberapa agenda besar sepak bola dan futsal diadakan di Indonesia. AFC dan FIFA melihat Indonesia sudah melalukan segala persiapan, termasuk soal pengamanan."Saat ini pihak Internasional telah mempercayakan kami untuk menggelar event dan PSSI sudah berkordinasi. Sekarang bagaimana cara berkomunikasinya karena hal-hal seperti itu di luar antisipasi PSSI," ujar Ratu Tisha di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Jumat (19/5/2018).[suggestedarticle=3]Tisha juga menyampaikan bahwa AFC dan FIFA tak berikan peringatan kepada PSSI terkait dengan insiden dan aksi teror bom yang ditakutkan terjadi kembali.Tidak ada. Mereka mendukung secara general dan mempercayakan kepada kita. Mereka tahu kondisi yang ada di Indonesia dan ini juga bukan pertama kalinya. Mereka tahu Indonesia saja sedang berjuang mematikan ini," tandasnya.Indonesia akan menggelar Piala Asia U-19 2018 pada 8 Oktober-4 November. Sebelumnya PSSI juga akan menggelar Piala AFF U-16 dan Piala AFF U-19. Tak hanya sepak bola, turnamen internasional futsal pun digelar di Indonesia, seperti AFF Futsal Club Championship (15-21 Juli 2018), AFC Futsal Club Championship (1-12 Agustus), dan AFF Futsal Championship (5-11 November 2018).
  616 kali
Sriwijaya FC Terkejut dapat Denda Terbesar Dalam Sejarah Klub
Manajemen Sriwijaya FC mengaku, sangat terkejut dengan pemberitahuan denda dari Komisi Displin PSSI yang merupakan denda terbesar dalam sejarah klub tersebut.Denda sebesar Rp 200 juta diputuskan untuk Sriwijaya, akibat ulah suporter melepaskan bom asap saat laga Liga 1 melawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 12 Mei lalu.Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid di Palembang, Jumat (18/5/2018), mengatakan manajemen klub sudah menerima surat resmi mengenai pengenaan denda yang ditandatangani oleh Ketua Komite Disiplin PSSI Asep Edwin Firdaus.[suggestedarticle=3]"Jelas ini sangat mengejutkan kami, bisa dikatakan ini menjadi denda terbesar dalam sejarah Sriwijaya FC karena sampai Rp200 juta," jelas Faisal.Manajemen klub belum memutuskan untuk menerima atau mengajukan permohonan banding terhadap keputusan Komite Disiplin PSSI tersebut.Namun Faisal memberikan gambaran, pengajuan banding kemungkinan akan sulit karena Komite Disiplin PSSI sudah mengenakan denda sesuai regulasi dan didukung bukti visual berupa rekaman video."Tapi kami tetap akan mempertimbangkannya. Yang jelas, kami meminta kelompok suporter lebih bertangung jawab ke depan. Jika sudah begini, klub tentu saja dirugikan," kata Faisal."Jika dihitung-hitung, uang Rp 200 juta itu setara dengan biaya tim untuk satu kali laga tandang," tuturnya.[pagebreak]Himbauan Tak Didengar[/pagebreak]Faisal mengatakan, klub sudah menyampaikan ke kelompok pendukung agar tidak melepaskan bom asap, petasan dan semacamnya, namun tindakan itu tetap dilakukan pada laga melawan Bhayangkara FC."Boleh-boleh saja meluapkan kebahagiaan, tapi tetap dalam koridor. Seperti diketahui bahwa penyelenggaraan pertandingan ini terikat dalam regulasi. Hal-hal yang kecil-kecil saja bisa kena denda, apalagi yang sifatnya sampai menghentikan pertandingan," kata dia.Sidang Komite Disiplin PSSI pada 16 Mei yang diketuai oleh Asep Edwin Firdaus dengan anggota Umar Husin, Dwi Irianto dan Eko Hendro memutuskan SFC harus membayar denda Rp200 juta atas tingkah laku buruk suporternya. Denda itu harus dibayar paling lambat 14 hari setelah keputusan terbit.Surat keputusan bernomor 041/LI/SK/KD-PSSI/V/2018 menjelaskan bahwa bom asap dilepaskan suporter lima kali pada menit 40, menit 45 dan menit 48 pertandingan. Akibatnya pertandingan terpaksa dihentikan selama empat menit karena asap yang mengepul hingga ke lapangan.
  1804 kali
Target PSSI untuk Vamos Mataram di AFC Club Championship 2018
PSSI berharap Vamos Mataram lolos dari putara 16 besar AFC Futsal Club Championship 2018. Turnamen tersebut akan diselenggarakan di Yogyakarta, 1-12 Agustus mendatang. Melalui Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengatakan Indonesia siap menjadi tuan rumah AFC Futsal Club Champions. Indonesia baru pertama kali menjadi tuan rumah turnamen tersebut setelah pertama kali digelar pada 2010.PSSI berharap Vamos bisa lolos ke babak berikutnya dan kalau itu tercapai tentu akan menjadi pencapaian yang bagus bagi futsal Indonesia.[suggestedarticle=3]“PSSI berharap futsal bisa lolos ke babak selanjutnya. Saya harap Vamos bisa penuhi target itu. Jika terpenuhi, sudah barang tentu futsal akan menjadi salah satu cabang olahraga yang mengharumkan bangsa ini,” ujar Joko Driyono saat drawing AFC Futsal Club Championship di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (18/5/2018).Melalui tuan rumah AFC Futsal Club Championship, PSSI berharap futsal semakin berkembang di Indonesia. Terlebih, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah AFF Futsal Championsip pada Oktober mendatang.“Ini pertandinhan prestis. Indonesia ingin memanfaatkan event tersebut dengan sebaik-baiknya. Kepercayaan dari AFC kita harapkan jadi modal menumbuhkan semangat pembinaan futsal. Nanti perkembangan futsal di Indonesia bisa berjalan lebih cepat dari yang kita harapkan,” tandasnya.
  758 kali
Untuk Pertama Kalinya, Maskot Kena Sanksi Komdis PSSI
Persebaya Surabaya sejak musim lalu sudah memperkenalkan maskot klub. Dua maskot itu memiliki nama Jojo dan Zoro, seekor buaya dan hiu yang mengambil inspirasi dari logo klub.Mereka selalu menjadi penghibur di sela-sela pertandingan Persebaya, Jojo adalah bentuk visual dari sosok buaya berwarna hijau. Jersey yang dikenakan juga berwarna hijau dengan celana putih. Jojo menutupi kepala plontosnya dengan topi warna hitam. Sementara, Zoro adalah representasi dari ikan hiu. Berbeda dengan Jojo, sosok Zoro dibalut jersey hitam kombinasi putih.[suggestedarticle]Namun untuk pertama kalinya dalam sejarah Liga 1, maskot tim Bajul Ijo ini tersadung masalah.Komisi Disiplin PSSI baru saja resmi menjatuhkan hukuman kepada maskot Persebaya dengan larangan memasuki stadion di empat pertandingan karena mengacungkan jari tengah ke arah pemain Arema FC pada laga Liga 1 2018.Maskot Persebaya dinyatakan bersalah karena mengacungkan jari tengah ke pemain Arema FC pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo pada 6 Mei lalu. Dalam laga itu Persebaya menang dengan skor tipis 1-0.Hasil Sidang Komite Disiplin 16 Mei 2018:1. Maskot Persebaya Surabaya- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Arema FC- Tanggal kejadian: 6 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Mengacungkan jari ke pemain Arema FC- Hukuman: Sanksi Larangan memasuki stadion sebanyak 4 kaliDengan keputusan ini Jojo dan Zoro tak bisa menghadiri empat laga kandang Persebaya di Stadion GBT.
  2997 kali
Hasil Lengkap Sidang Komdis 16 Mei 2018
Komite Disiplin PSSI memutuskan enam hukuman dalam rapat yang dilakukan pada 16 Mei 2018. Dari hasil tersebut berbagai elemen mendapat ganjaran dari pihak Komdis PSSI.Komdis PSSI memberikan hukuman dengan denda tertinggi kepada Sriwijaya FC karena pendukung mereka yang tidak tertib saat laga melawan Bhayangkara FC, Sabtu (2/5). Sanksi Rp 200 juta diberikan Komdis PSSI karena penonton laga tersebut menyalakan bom asap hingga lima kali.[suggestedarticle=3]Tidak hanya klub, maskot Persebaya Surabaya juga sempat mendapat hukuman dari tindakan yang tidak patut saat laga melawan Arema FC. Maskot Persebaya diganjar sanksi tidak boleh memasuki stadion selama empat laga.Pemain Sriwijaya FC, Abdoulaye Maiga juga mendapat sanksi larangan bermain sebanyak empat kali dan dengan sebesar Rp 20 juta. Maiga dihukum karena tertangkap kamera menyikut bek Persib, Bojan Malisic.[pagebreak]Hasil Lengkap Sidang Komdis 16 Mei 2018[/pagebreak]Berikut ini hasil lengkap dari sidang Komdis PSSI yang dilakukan pada 16 Mei 2018:1. Maskot Persebaya Surabaya- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Arema FC- Tanggal kejadian: 6 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Mengacungkan jari ke pemain Arema FC- Hukuman: Sanksi Larangan memasuki stadion sebanyak 4 kali2. Panpel Borneo FC – Mohammad Noval- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018 - Pertandingan: Borneo FC vs Persebaya Surabaya- Tanggal kejadian: 11 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Melakukan pemukulan terhadap AW I- Hukuman: Sanksi Larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI selama 12 bulan.3. Panitia Pelaksana Pertandingan Borneo FC- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018 - Pertandingan: Borneo FC vs Persebaya Surabaya- Tanggal kejadian: 11 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap perangkat pertandingan- Hukuman: Sanksi denda Rp. 30.000.000[suggestedarticle=3]4. Perseru Serui- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persela Lamongan vs Perseru Serui- Tanggal kejadian: 11 Mei 2018- Jenis pelanggaran: 5 kartu kuning dalam 1 (satu) pertandingan- Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.0005. Sriwijaya FC- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Sriwijaya FC vs Bhayangkara FC- Tanggal kejadian: 12 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Suporter menyalakan bomb smoke lebih dari 5 kali- Hukuman: Sanksi denda Rp. 200.000.0006. Pemain Persipura – A. Maiga- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan : Persib Bandung vs Persipura Jayapura- Tanggal kejadian: 12 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Menyikut pemain Persib Bandung- Hukuman: Sanksi larangan bermain 4 kali dan denda Rp. 20.000.000
  1327 kali
Sandy Walsh, Cinta dan Niat Tulus untuk Indonesia
Sandy Walsh memiliki darah Indonesia di dalam dirinya. Cinta Indonesia menjadi dasar penggawa Zulte-Waregem ini dalam niatnya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan membela Timnas Indonesia.Kepada Bolalob, Sandy bercerita bahwa kakeknya berasal dari Surabaya dan neneknya dari Malang. Hal ini membuatnya merasa sebagai orang Indonesia.[suggestedarticle=3]"Kakek saya berasal dari Surabaya dan nenek saya dari sebuah kota di dekat Surabaya (malang) jadi di sana mereka bertemu. Kemudian karena kakek saya harus bekerja di Belanda mereka pindah ke Belanda dan mereka punya lima anak termasuk ibu saya yang meski lahir di Swiss beliau punya darah Indonesia dari kakek dan nenek saya begitu juga saya yang punya darah Indonesia dari ibu dan kakek serta nenek saya," ucap Sandy.Sandy menambahkan bahwa dukungan yang diberikan oleh orang Indonesia di media sosial membuatnya semakin menjadi orang Indonesia. Ia bertekad membalas dukungan tersebut salah satunya dengan cara membela Timnas Indonesia.[pagebreak]Sandy Walsh[/pagebreak]"Sejak mendapat dukungan dari Indonesia saya merasa semakin menjadi orang Indonesia saya menaruh bendera Indonesia untuk menunjukkan apresiasi dan memberikan balasan cinta kepada orang-orang yang mendukung saya saya juga menaruh bendera Indonesia di deker saya untuk membuat anda tahu bahwa saya merasakan dukungan yang anda berikan itu adalah salah satu caranya namun tentu saja cara terbesar yang bisa saya lakukan adalah dengan datang ke Indonesia dan bermain untuk tim nasional saya berharap itu dapat menjadi langkah selanjutnya," jelas Sandy.Sandy sudah sangat ingin membela Timnas Indonesia. Kini bola ada di tangan PSSI apakah bersedia membantu proses pemain berusia 23 tahun tersebut untuk menjadi WNI atau tidak.
  1800 kali
Duh, Persib Merasa Jadi Musuh Bersama di Liga 1
Asisten pelatih Persib Bandung, Fernando Soler mengaku kesal karena tim asuhannya kerap kali mendapat perlakuan tidak adil.Soler bahkan menyebut Persib sebagai musuh bersama di Liga 1 2018. Kekesalan jajaran pelatih Persib diakibatkan banyaknya keputusan dari federasi maupun operator kompetisi yang kerap merugikan kubu Maung Bandung.”Mulai dari wasit, federasi (PSSI) dan juga PT. LIB semua lawan sama Persib. Kamu harus lihat semua, untuk kita banyak mendapat kartu kuning,” kata Soler.[suggestedarticle=3]Soler mencontohkan saat Supardi Nasir dihukum larangan bertanding selama empat pertandingan akibat melakukan protes berlebihan.Namun, di sisi lain Komisi Disiplin (Komdis) PSSI atau PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak memberikan hukuman kepada bek Arema, Arthur Cunha dan pemain Persipura Jayapura, Abdoulaye Maiga.Kedua pemain itu dinilai melakukan tindakan tidak sportif terhadap Bojan Malisic saat bertemu Persib.”Empat pertandingan kepada Supardi tetapi (pemain) Arema tidak ada sanksi, (pemain) Persipura tidak ada sanksi,” ujar Soler.
  4254 kali
1526479202427 tag