(Foto: Istimewa)

Catat! Suporter Jangan Lakukan Hal Berikut Ini Jika Klubnya Tidak Ingin Disanksi AFC

Bali United dan Persija Jakarta dipastikan menjadi wakil Indonesia di kompetisi Asia pada tahun ini.

Bali United akan berlaga di babak kualifikasi Liga Champions Asia sedangkan Persija berlaga di Piala AFC.

Jika ingin lolos ke babak utama LCA, Bali United harus mengalahkan Tampines Rovers di babak kualifikasi.

Sementara Persija sudah dipastikan berlaga di fase grup Piala AFC. Klub ibu kota tergabung di Grup H bersama Tampines Rovers/Geylang Internasional (Singapura), Johor Darul Ta’zim/Selangor FA (Malaysia), dan Song Lam Nghe An FC (Vietnam).

Untuk Bali United, jika mereka dikalahkan Tampines Rovers di babak kualifikasi LCA maka akan berlaga di Piala AFC dan tergabung di Grup G bersama FLC Thanh Hoa/Hanoi FC (Vietnam), Yangon United (Myanmar), dan satu wakil Filipina.

Namun jika Bali United lolos, slot mereka di Piala AFC akan diisi oleh Madura United.



Klub-klub itu pun saat ini sudah melakukan persiapan maksimal untuk berlaga di kompetisi antarklub Asia.

Selain berlatih dan menjalani beberapa laga uji coba, mereka juga mengingatkan para suporternya untuk menaati aturan yang diterapkan AFC.

Seperti diketahui, sebagian suporter di Indonesia kerap kali melanggar aturan atau regulasi demi menampilkan kreatifitas mereka di pinggir lapangan seperti misalnya menyalakan suar.

Selain menyalakan suar, AFC juga melarang para suporter untuk melempar benda ke dalam lapangan sampai menerbangkan drone secara sembarangan.

Dilansir dari baliutd.com, berikut beberapa hal yang dilarang dan sanksi yang akan diterima klub jika terdapat pelanggaran:

1. Menyalakan flare/suar/bom asap

Sanksi denda yang diberikan sebesar 70 juta rupiah (untuk satu flare menyala). Jika ada dua sampai lima, maka denda menjadi 280 juta rupiah.

2. Menyalakan laser

Sanksi denda sebesar 28 juta rupiah (setiap kali menyalakan, maksimal lima kali).

3. Melempar benda ke dalam lapangan pertandingan

a.Botol air mineral/kaleng berisi

Denda yang diberikan sebesar 70 juta rupiah (antara 1-10 botol).

b. Botol air mineral/kaleng kosong

Diberikan denda sebesar 42 juta rupiah (antara 1-10 botol).

c. Batu

Terkena denda sebesar 70 juta rupiah

d. Gelas plastik/kertas

Akan didenda sebesar 28 juta rupiah (antara 1-10 gelas)

e. Benda lain

Dikenai sanksi denda 14 juta rupiah (antara 1-10 benda)

f. Kombinasi bendi di atas

Sanksi denda sebesar 70 juta rupiah (antara 1-10 benda)

4. Menampilkan spanduk/banner yang berupa hinaan terhadap agama atau berbau politik di dalam stadion

Denda yang diberikan sebesar 28 juta rupiah

5. Memasuki lapangan pertandingan

Diberikan sanksi denda sebesar 70 juta rupiah (satu sampai lima orang)

6. Menerbangkan drone

Denda sebesar 70 juta rupiah (satu drone)
editTerakhir diubah:  12/01/18 - 18:15

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Lihat Gol CR7 ke Gawang Juventus, Tokoh Bobotoh Teringat Laga Kontroversial Persib Vs Persija di Tahun 2002
Gol salto Cristiano Ronaldo ke gawang Juventus di babak perempat final Liga Champions Eropa beberapa waktu silam ternyata membuat salah seorang tokoh Bobotoh, Eko Noer Kristiyanto bernostalgia.Setelah menyaksikan gol CR7 ke gawang Juventus, pria yang karib disapa Eko Maung itu mengaku teringat kepada peristiwa di pertandingan Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Siliwangi, 16 tahun silam.”SAYA menganggap gol Cristiano Ronaldo ke gawang Juventus, salto paling indah, hingga saya berjumpa mantan pemain Persib yang satu ini, Sujana alias Sujagol kemarin lusa,” ujar Eko Maung.”Saya langsung berubah pikiran, gol salto Ronaldo menjadi kedua terindah karena masih kalah keren dari gol salto @mr_sujagol12 (akun Instagram Sujana) ke gawang Persija di Stadion Siliwangi saat saya masih SMA. Gol itu membuat Persib terhindar dari kekalahan, btw itu tahun berapa yah @indrajaya23? Poho deui euy, jaman make jersey Diadora lamun teu salah mah,” ujar Eko lagi.   saya menganggap gol @cristiano ronaldo ke gawang juve salto paling indah, hingga saya berjumpa mantan pemain PERSIB yang satu ini, sujana alias sujagol kamarin lusa saya langsung berubah pikiran, gol salto ronaldo menjadi kedua terindah karena masih kalah keren dari gol salto @mr_sujagol12 ke gawang persija di stadion siliwangi saat saya masih SMA, gol itu membuat PERSIB terhindar dari kekalahan...btw itu tahun berapa yah @indrajaya23 ? poho deui euy , jaman make jersey diadora lamun teu salah mah A post shared by ekomaung (@ekomaung69) on Apr 19, 2018 at 5:15am Tak lama berselang, pemain Persija yang menjadi pelaku dalam laga tersebut, Bambang Pamungkas, bersuara di kolom komentar. ”03 Maret 2002,” tulis Bambang.Ya, dalam pertandingan di tahun 2002 itu, Sujana berhasil mencetak gol salto ke gawang Persija di menit ke-8.Namun, kemenangan Persib itu sirna setelah Budi Sudarsono mencetak gol balasan dan memaksakan hasil imbang 1-1. Gol Budi ketika itu menjadi kontroversi.[suggestedarticle=3]Berdasarkan artikel yang Bolalob sadur dari Pikiran Rakyat, cerita bermula saat salah seorang pemain Persija mengalami cedera dan bola dibuang ke luar lapangan. Saat laga kembali dimulai, Persib melakukan lemparan ke dalam tanpa agresi sebagai bentuk fairplay. Namun, Budi malah menyerobot bola dan mencetak gol ke gawang Cecep Supriatna yang saat itu sedang dalam posisi tidak siap. Eko Maung menjelaskan, ketika itu Bobotoh kesal karena Si Piton, julukan Budi Sudarsono, dianggap tidak sportif.”Intinya, bobotoh tetap kesal karena gol Persija dalam pertandingan itu itu harusnya bola sportif tapi malah diumpan, kalau tidak salah, pelakunya adalah Budi Sudarsono, kipernya Cecep Supriatna,” katanya.
  188 kali
Mario Gomez Kantongi Pengganti Febri Hariyadi di Laga Melawan Persija
Persib Bandung dipastikan berlaga tanpa Febri Hariyadi saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan keenam Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4).Febri absen di laga bertajuk El Clasico Indonesia tersebut karena harus bergabung dengan Timnas U-23 Indonesia yang akan berlaga di ajang Anniversary Cup yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada 27 April hingga 3 Mei.Selain Indonesia, ada Uzbekistan, Bahrain, dan Korea Utara. Ajang ini akan menjadi persiapan Garuda Muda jelang tampil di Asian Games 2018.[suggestedarticle=3]Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, mengaku tak mempermasalahkan kondisi tersebut.Gomez mengatakan, masih banyak pemain lain yang bisa menggantikan pemain bernomor punggung 13 tersebut.”Seseorang akan bermain menggantikan dia (Febri),” ujar Mario Gomez.Gomez menjelaskan, Febri adalah pemain penting di Persib. Namun, Persib juga sudah terbiasa bermain tanpa Febri yang sering mengikuti pemusatan latihan timnas.”Kami sudah sering kehilangan satu pemain dan terkadang dia (Febri Hariyadi) adalah pemain yang penting bagi kami. Tapi di Persib masih ada pemain lain yang punya kualitas tidak jauh berbeda,” tegas Mario Gomez.
  1192 kali
Jadi Aktor Kemenangan Persija atas PSIS, Si ‘Kancil’ Tak Mau Jemawa
Riko Simanjuntak kembali menunjukkan kelasnya sebagai pilar penting Persija Jakarta musim ini. Mantan pemain Semen Padang tersebut punya andil besar di balik kemenangan 4-1 Persija atas PSIS Semarang dalam lanjutan pekan kelima Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Yogyakarta, Jumat (20/4).Riko tampil begitu eksplosif di sisi kanan penyerangan Persija. Pergerakannya selalu merepotkan barisan pertahanan PSIS.Pemain asal Pematangsiantar, Sumatera Utara, tersebut berhasil mencetak satu gol dan satu assist untuk gol Jaimerson Xavier.Gol ketiga Persija yang dilesakkan Marko Simic pun tak lepas dari kepiawaian Riko dalam mengacak-acak sisi kanan pertahanan PSIS.[suggestedarticle=3]Tak berlebihan tentunya jika Riko dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga melawan PSIS. Namun, Riko tak mau jemawa dengan pencapaian itu.Bagi Riko yang terpenting adalah bisa memberikan kontribusi positif untuk Persija di setiap pertandingan.”Soal gol dan assist ya saya sangat bersyukur. Tapi yang terpenting untuk Riko adalah bisa berkontribusi positif di setiap pertandingan,” kata Riko melalui pesan singkat kepada Bolalob.com, Sabtu (21/4).[suggestedarticle=3]Riko mengatakan, kemenangan atas PSIS menjadi modal positif untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Persija sukses meraih poin tiga pertamanya di luar kandang pada musim ini setelah sebelumnya sempat dihajar PSMS Medan 3-1 di Stadion Teladan, beberapa waktu lalu.”Ini kemenangan pertama kami di luar kandang, semoga hasil positif ini bisa berlanjut ke pertandingan selanjutnya,” kata Riko.Setelah ini Persija akan menjalani laga penentuan di ajang Piala AFC menghadapi Tampines Rovers, Selasa (24/4).Empat hari berselang, pada Sabtu (28/4), Persija akan menjamu seteru abadinya, Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.
  405 kali
Media Asing Ini Soroti Rencana Away The Jakmania ke Singapura
Loyalitas The Jakmania untuk klub kebanggannya, Persija Jakarta, tak perlu diragukan lagi.Setelah menginvasi Malaysia beberapa waktu lalu untuk mendukung Persija menghadapi Johor Darul Ta’zim, kini para pendukung setia Macan Kemayoran berencana mengunjungi Singapura.Rencana The Jakmania ke Negeri Singa, mendapat perhatian media asing sekelas Fox Sports Asia.Mereka menyebut sudah ada 300 Jakmania yang memesan tiket pertandingan Tampines Rovers kontra Persija.[suggestedarticle=3]Laga itu memang sangat menentukan untuk Persija yang bertekad lolos dari fase grup Piala AFC.Pertandingan antara Tampines Rovers dan Persija akan dihelat di Stadion Jalan Besar, Singapura, Selasa (24/4).”Terlepas apakah mereka mendapatkan ijin untuk membawa drum dan diperbolehkan menampilkan koreografi raksasa atau tidak, namun yang jelas Marko Simic dan Bambang Pamungkas akan mendengar nyanyian The Jakmania di stadion yang berkapasitas 7000 penonton, yakni Stadion Jalan Besar,” tulis Fox Sports.Sebelumnya, The Jakmania mendapat sorotan berbagai media Asia usai menampilkan koreografi macan raksasa di Gelora Bung Karno (GBK) saat menjamu Johor Darul Ta’zim, Selasa (10/4).Selain itu, The Jakmania juga sukses memecahkan rekor penonton yang hadir di SUGBK yang mencapai angka 60.157 penonton. Angka tersebut sekaligus tercatat sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala AFC.
  4497 kali
Klasemen Sementara Liga 1 2018 hingga Jumat (20/4) : Persija di Puncak!
Persija Jakarta memuncaki klasemen sementara Liga 1 2018 setelah menang telak 4-1 atas PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Yogyakarta, Jumat (20/4).Empat gol Persija masing-masing disumbangkan oleh Jaimerson Xavier (69’), Riko Simanjuntak (81’), Marko Simic (85’), dan Ramdani Lestaluhu (92’).Sedangkan PSIS hanya sanggup membalas satu gol lewat sundulan M Majefat di menit ke-93.[suggestedarticle=3]Sementara itu di laga kedua yang digelar hari ini, PSMS Medan sukses menaklukkan Perseru Serui 1-0 di Stadion Teladan, Medan. Gol tunggal PSMS disumbangkan oleh Sadney Urikhob di menit ke-27.Kemenangan atas Perseru mampu mendongkrak posisi PSMS di klasemen. Kini, klub berjulukan Ayam Kinantan tersebut menempati peringkat 9 dengan enam poin.   PSIS 1-4 Persija PSMS 1-0 Perseru #klasemenliga1 #klasemenliga1indonesia #klasemengojekliga1#liga1 #liga1indonesia #liga12018 #gojekliga1 #gojekliga12018 #persija #persijaday #persijajakarta #persijafans #persijajkt #psis #psissemarang #psisday #psms #psmsmedan #psmsday #perseru #perseruserui A post shared by Klasemen Liga 1 (@klasemen_liga1) on Apr 20, 2018 at 6:52am
  3073 kali
Penyerang Bhayangkara FC Iri dengan Persija, Arema, dan Persib
Penyerang Bhayangkara FC, Nikola Komazec mengaku iri dengan klub-klub seperti Persija Jakarta, Arema FC, dan Persib Bandung, yang selalu mendapat banyak dukungan setiap menggelar laga kandang.Komazec pun berharap timnya bisa mempunyai pendukung yang banyak. Menurutnya, dukungan suporter sangat berpengaruh terhadap motivasi bertanding pemain di atas lapangan.”Kami belum memiliki fans seperti Persija, Arema, atau Persib. Sangat menyenangkan jika bisa memiliki fans seperti mereka,” kata Komazec kepada wartawan.”Laga pertama melawan Persija (pembukaan Liga 1) sangat luar biasa, karena ditonton 40-50 ribu orang,” ujarnya.[suggestedarticle=3]Meski demikian, Komazec tetap menghargai dukungan yang kerap diberikan Bharamania meski pun jumlahnya tidak sebanyak suporter lain.”Saya sudah mendengar soal suporter Bhayangkara dari pelatih Simon McMenemy. Tetapi kami punya fans yang kuat, anda tahu? kami didukung kepolisian,” ucapnya.”Dukungan memang penting, tetapi lebih penting bagaimana kami bisa solid di atas lapangan. Karena kesolidan tim akan mendatangkan kesuksesan,” tutur pemain yang sempat mencicipi beberapa klub Asia itu.
  4636 kali
Cerita Petinggi Persib yang Jadi Saksi Insiden Kerusuhan di Kanjuruhan
Skuat Persib Bandung sempat mengalami insiden tidak menyenangkan saat bertanding menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/4).Dalam pertandingan tersebut, para penonton tiba-tiba merangsek ke dalam lapangan yang menyebabkan situasi tidak terkendali.Bahkan insiden itu menyebabkan pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez terluka di bagian kepala.Pengalaman pahit itu pun turut dirasakan langsung salah seorang Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono.[suggestedarticle=3]Kuswara ikut mendampingi tim Persib selama di Malang. Ia mengatakan melihat secara langsung kejadian tak patut tersebut.Namun, Kuswara memastikan insiden di Kanjuruhan tidak berpengaruh terhadap mental bertanding pasukan Maung Bandung.Apalagi pada pekan depan Persib akan bertandang ke markas rival abadinya, Persija Jakarta.”Saya melihat secara langsung karena ikut dalam rombongan tim. Saya duduk di kursi undangan. Jadi saya melihat Insya Allah tidak ada pengaruh apapun. Pokoknya tim tetap dalam kondisi siap bertanding dengan tim manapun, termasuk Persija,” kata Kuswara melalui sambungan telepon kepada Bolalob.com, Rabu (18/4).[suggestedarticle=3]Kuswara menjelaskan, dirinya juga menjadi saksi bagaimana para pemain dan staf pelatih diangkut menggunakan kendaraan lapis baja jenis barracuda di Malang.Situasi itu sempat membuat salah seorang pemain Persib, Jonathan Bauman terheran-heran. Ia merasa tidak sedang bermain sepak bola, melainkan berperang.Namun demikian, Kuswara mengatakan hal tersebut tidak membuat mental bertanding Bojan Malisic dkk menjadi runtuh. ”Saya melihat langsung pada saat naik rantis, pada saat di lapangan, (dan) saat pulang tidak ada pengaruh apapun. Jadi walaupun ada situasi seperti itu, Insya Allah pemain maupun pelatih tidak terpengaruh,” ujar Kuswara.
  1831 kali
Statistik Mentereng di Liga 1 Tak Membuat Luis Milla Memanggil Pemain Ini
Daftar skuat Timnas U-23 Indonesia untuk ajang Anniversary Cup sudah dirilis PSSI.Dari 24 pemain yang dipanggil, rata-rata merupakan langganan timnas di bawah kepemimpinan Luis Milla.Nama-nama seperti Evan Dimas Darmono, M Hargianto, Hansamu Yama, dan Septian David Maulana masih menghiasi skuat timnas.[suggestedarticle=3]Namun, sosok pemain yang paling menakutkan di Liga 1 musim ini Riko Simanjuntak tidak disertakan Milla ke skuat Timnas Indonesia.Padahal statistik Riko bersama Persija Jakarta di empat pekan pertama Liga 1 cukup mentereng.[pagebreak]Statistik Cemerlang Riko[/pagebreak]Dilansir dari Labbola, pemain berusia 26 tahun tersebut tercatat lebih dari 12 kali menciptakan peluang hanya dalam empat pertandingan.Selain itu, Riko juga tercatat sebagai pemain dengan keberhasilan dribbling yang terbilang tinggo, yaitu 61,1 persen dari 18 kali percobaan.Artinya, Riko berhasil melakukan 11 kali dribble sukses dari 18 kesempatan.Tak menutup kemungkinan, jika terus menunjukkan performa impresif bersama Persija, pintu Timnas Indonesia untuk Riko akan terbuka suatu saat nanti.[suggestedarticle=3]Untuk ajang Anniversary Cup, Milla lebih memilih Andritany Ardhiyasa, Lerby Eliandry, dan Ilija Spasojevic untuk memenuhi kuota tiga pemain senior.Di posisi Riko sendiri, Milla masih memercayakan kepada pemain-pemain muda seperti Febri Hariyadi, Irfan Jaya, dan Osvaldo Haay.
  3743 kali
Terungkap, Alasan Rian D'Masiv Mengidolakan Persija Jakarta
Vokalis band D’Masiv, Rian Ekky Pradipta mulai identik dengan Persija Jakarta.Lewat akun Instagram-nya, Rian kerap kali menunjukkan dukungannya untuk tim asal ibu kota tersebut.Bahkan Rian kini sedang menggarap project baru yang berkaitan dengan Persija.Belum lama ini Rian menceritakan alasannya memilih Persija sebagai klub lokal favoritnya.[suggestedarticle=3]Ternyata, pria berusia 31 tahun tersebut sangat mengidolakan sederet pesepak bola yang pernah berseragam Persija seperti Widodo Cahyono Putro, Rochy Putiray, hingga Budi Sudarsono.Rian juga merupakan salah seorang fans dari legenda hidup Macan Kemayoran, Bambang Pamungkas.”Salah satu alasan saya suka @persijajkt karena dulu sangat mengidolakan coach @widodocp7.. Jadi inget dulu waktu SD sekitar tahun 1998 pertama kali nonton Persija main di Lebak Bulus bareng bokap,” tulis Rian.”Setelah Widodo, pemain yang saya suka adalah bung @rochi21putiray, Budi Sudarsono dan @bepe20. Btw kalo ada yang punya jersey Persija jaman Widodo, Rochi dan Budi Sudarsono dan Bepe awal-awal, saya mau yaa. Btw pemain persija favorit kalian siapa?" tambah Rian.   salah satu alasan saya suka @persijajkt karena dulu sangat mengidolakan coach @widodocp7 .. jd inget dulu waktu SD sekitar thn 1998 pertama kali nonton persija maen di lebak bulus bareng bokap.. setelah widodo pemain yang saya suka adalah bung @rochi21putiray , budi sudarsono dan @bepe20 .. btw kalo ada yang punya jersey persija jaman widodo , rochi dan budi sudarsono dan bepe awal2 .. saya mau yaa.. 🙏👆 btw pemain persija favorite kalian siapa?? A post shared by Rian D'MASIV (@rianekkypradipta) on Apr 14, 2018 at 7:15pm
  974 kali
Ada Borneo FC, Persib Belum Pikirkan Persija
Partai bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung akan tersaji pekan depan. Duel panas tersebut akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4/2018).Namun, baik Persija maupun Persib akan terlebih dulu melakoni laga krusial lainnya di pekan kelima Liga 1. Persija akan bertandang ke markas PSIS Semarang, Jumat (20/4), sementara Persib akan menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (21/4).Asisten pelatih Persib Herrie Setyawan mengatakan, fokus tim asuhannya saat ini adalah menghadapi Borneo FC dulu. Persib, kata Herrie belum berpikir soal laga melawan Persija.[suggestedarticle=3]”Kami masih fokus ke pertandingan melawan Borneo FC. Jadi, belum berpikir soal Persija,” kata Herrie saat dihubungi Bolalob.com, Selasa (17/4).Herrie menjelaskan, semua pertandingan Persib itu sama pentingnya. Meski mengakui laga kontra Persija memiliki gengsi tersendiri, tapi fokus Persib saat ini adalah mengamankan poin penuh dari Borneo FC.”Kami ini menatap laga per laga. Fokus ke Borneo FC dulu, baru Persija. Pada intinya kami ingin mendapat poin terbaik dalam setiap pertandingan,” kata Herrie.
  499 kali
1524042601858 tag