Kongres Luar Biasa PSSI Hasilkan 5 Perubahan Statuta


  •    Gerry Putra
  •    13/01/18 - 14:13
  •    8075

(Bolalob)

Kongres PSSI sudah menyelesaikan satu agenda krusial. Perubahan amandemen statuta diresmikan dalam Kongres Luar Biasa PSSI.

Wakil Ketua Umum Joko Driyono menyebutkan bahwa perubahan tersebut dibutuhkan, termasuk dengan penambahan beberapa ayat.

"Sebetulnya Exco tak ingin banyak beberapa perubahan tapi ada beberapa fokus perubahan statuta," ujar Joko Driyono, di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/1/2018).




Setidaknya ada beberapa perubahan statuta dalam Kongres Luar Biasa. Sebanyak 93 dari 106 voters yang hadir menyetujui hasil tersebut.

Berikut hasil amademen statuta dalam Kongres Luar Biasa

1. Hierarki Organisasi. Dalam statuta PSSI ditambahkan klausul baru soal Asosiasi Kabupaten (Askab) dan Asosisai Kota (Askot).

2. Badan Hukum. Klub anggota PSSI harus terkoneksi dengan badan hukum yang terintegrasi dengan PSSI. Hal itu untuk menghindari klub-klub atau anggota PSSI.

3. Pengembangan sepak bola usia muda. PSSI melihat bahwa pengembangan sepak bola tidak boleh berhenti sampai di level Asprov dan klub. PSSI ingin ada dinamika pengembangan sepak bola di SSB. PSSI menambahkan satu pasal melalui lembaga terafiliasi. Mereka harus teregistrasi meski statusnya bukan anggota.

4. Voter. Struktur voter harus merefleksikan dengan jalannya kompetisi. Setelah disetujui, akan ada 18 klub dari Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, 8 liga 4, dan ada rancangan 34 lembaga dari Asprov, dan ada Federasi Futsal Indonesia (FFI), sepak bola wanita, pelatih, dan wasit. 

Untuk pemain, tidak menjadi member PSSI. Mereka harus menginduk bagaimana hubungan FIFA dengan pemain. Karenanya Asosiasi pemain berinteraksi PSSI dalam plafon MoU.

5. Pengubahan menjadi 12 Komite Tetap, dari 17 komite.







Berita Terkait


1539781202772

End of content

No more pages to load