(Foto: Bolalob)

Sebanyak 54 Klub Sah Menjadi Anggota Baru PSSI

Sebanyak 54 klub disahkan menjadi anggota PSSI. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahyamadi dalam Kongres Biasa di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (13/1/2018)

Penambahan anggota tersebut datang dari Asprov Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, dan Kalimantan Timur.



Namun, Edy mengatakan bahwa akan ada perbaikan dari 54 klub tersebut. Termasuk dengan adanya kesamaan nama dari beberapa klub.

"Ini kita sahkan di Kongres, tapi nanti harus diperbaiki lagi setelah kongres ini," ujar Edy Rahmayadi.

Perbaikan tersebut terjadi karena adanya respons dari Asprov Nusa Tenggara Timur yang anggotanya belum diakui oleh PSSI.

Klub-klub baru tersebut menjadi anggota PSSI dan berhak untuk mengikuti kompetisi liga amatir, yakni Liga 4.
editTerakhir diubah:  13/01/18 - 17:15

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


PSSI Cari Lawan Tangguh untuk Timnas Indonesia U-19
Timnas Indonesia U-19 akan tampil di Piala Asia U-19 2018 yang dihelat pada bulan Oktober mendatang. Sebagai bagian dari persiapan, PSSI akan mencarikan lawan tangguh untuk Garuda Nusantara.Timnas Indonesia U-19 menjadi tuan rumah dalam ajang ini. Tim asuhan Indra Sjafri ditarget lolos ke semifinal agar bisa merebut tiket ke Piala Dunia U-20 2019.[suggestedarticle=3]Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria menyebut Egy Maulana Vikri CS akan dicarikan 2-3 lawan uji coba. Lawan yang dihadapi adalah tim dengan level tinggi."Dari PSSI, kami akan menyiapkan dua hingga tiga lawan latih tanding. Kami sedang mengkonfirmasi lawan-lawannya. Kami ingin memberi yang terbaik," ucap Tisha seperti dikutip dari Bolaskor.[pagebreak]Grup A[/pagebreak]"Untuk Asian Games, kami sudah menjajal Timnas U-23 dengan banyak sekali lawan kelas atas. Karena persiapan mepet, mungkin Timnas U-19 akan mendapat dua hingga tiga lawan uji tanding berkaliber tinggi untuk mempersiapkan diri. Karena grup Indonesia juga tidak mudah," jelas Tisha.Di Piala Asia U-19 2018, Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup A. Garuda Nusantara akan bersaing dengan Qatar, Uni Emirat Arab, dan Taiwan.
DIARY: Tuntutan Mundur untuk Ketum PSSI,Tiga Stadion Disiapkan untuk Piala Asia U-19
Edy Rahmayadi hampir dipastikan keluar sebagai pemenang pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara. Setelah terpilih sebagai Gubernur Sumut, Edy masih memegang jabatan sebagai Ketua Umum PSSI.Hampir 50 Ribu Orang Ingin Edy Rahmayadi Mundur Sebagai Ketua Umum PSSIMeskipun mendapat kritikan dari bobotoh, pelatih Persib Bandung Mario Gomez punya alasan untuk memasukkan Patrich Wanggai ke dalam skuat Maung Bandung.Ini Alasan Mario Gomez Masukkan Patrich Wanggai ke PersibPiala Dunia 2018 telah usai dan menyisakan banyak cerita. Selama sebulan Piala Dunia 2018 mendatang media sosial Facebook menjadi salah satu sarana bagi suporter untuk mencurahkan hati.Daftar Tim dan Pemain yang Membuat Kehebohan di Facebook Selama Piala Dunia 2018Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2018. AFC telah mengumumkan tiga stadion yang akan menjadi venue dari ajang bergengsi ini.Resmi! Ini Tiga Stadion yang Digunakan untuk Piala Asia U-19 2018 di Indonesia
Hampir 50 Ribu Orang Ingin Edy Rahmayadi Mundur Sebagai Ketua Umum PSSI
Edy Rahmayadi hampir dipastikan keluar sebagai pemenang pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara. Setelah terpilih sebagai Gubernur Sumut, Edy masih memegang jabatan sebagai Ketua Umum PSSI.Tingginya ekspektasi masyarakat untuk sepak bola di Indonesia membuat PSSI diharapkan memiliki orang-orang yang total di bagian struktural. Salah satunya adalah ketua umum PSSI yang diminta tidak rangkap jabatan dan fokus untuk mengurus sepak bola.[suggestedarticle=3]Sebuah petisi yang dimulai oleh Emerson Yuntho lewat change.org meminta Edy Rahmayadi untuk mundur sebagai ketua umum PSSI dan fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Sumut."Rangkap jabatan tentu saja akan menimbulkan fokus menjadi bercabang dan umumnya hasilnya tidak memuaskan."[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Jangan sampai karena masih mengurus PSSI, daerah Sumut menjadi tidak terurus atau bahkan sebaliknya karena fokus menjadi kepala daerah, lembaga PSSI menjadi terbengkalai," tulis petisi yang dimulai oleh Emerson Yuntho.Hingg Senin (16/7), sudah ada 46.145 orang yang mendukung petisi agar Edy Rahmayadi mundur dari jabatanya. Jumlah tersebut bisa terus bertambah dan bisa menjadi salah satu pertimbangan agar Edy bisa memilih antara Gubernur Sumut dan juga Ketum PSSI.
  2241 kali
Liana Tasno, Bidadari Cantik di PSSI
Setelah Ratu Tisha muncul sebagai sosok wanita di bagian struktural PSSI, kini nama Yuliana Tasno mencuat sebagai salah satu wanita yang juga berkontribusi untuk perkembangan sepak bola Nasional. Wanita yang akrab disapa Liana itu memiliki peran sebagai Manajer Brand dan Komunikasi Timnas Indonesia.Sosok wanita cantik bertambah di PSSI setelah Liana sering hadir dalam beberapa agenda. Wanita yang gemar melakukan olahraga tersebut bertugas untuk mencari sponsor dan juga membangun strategi pemasaran untuk PSSI.[suggestedarticle=3]Liana memulai pendidikan tingginya dengan menempuh jurusan Desain Komunikasi Visual di Universitas Tarumanegara pada 2001 hingga 2005. Setelah lulus dari strata 1, Liana melanjutkan pendidikan master pada 2006 hingga 2008 dengan jurusan Manajemen Pemasaran.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]Sebelum terlibat di PSSI, Liana sempat menjadi bagian dari Indonesia Basketball League (IBL) 2017 selama 9 bulan sebagi Creative Marketing. Liana juga sempat menjadi dosen Universitas Tarumanegara.Liana juga terlihat memiliki hobi berolahraga seperti lari dan juga angkat beban.Hasil kerja Liana juga sudah mulai terlihat karena PSSI sudah memliki beberap sponsor dan juga menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak.
  715 kali
Sanksi Berakhir, Marko Simic Perkuat Persija di Laga Melawan Bali United
Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic telah selesai menjalani hukuman larangan bermain dalam empat laga yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.Artinya, Simic bisa diturunkan Persija saat menjamu Bali United dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-16 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Yogyakarta, Selasa (17/7).Dilansir dari laman resmi klub, Simic mengaku sangat senang bisa kembali bermain untuk Persija.Dia pun mengaku termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik setelah absen di dua laga terakhir Persija melawan PSM Makassar (6/7) dan Sriwijaya FC (10/7) yang dua-duanya berakhir imbang.[suggestedarticle=3]”Setelah sekian lama akhirnya saya kembali ke tim jadi sekarang saya amat menantikan momen ini dan juga saya sangat senang karena pertandingan sebentar lagi. Kita bisa mempersiapkannya dengan baik seperti biasa lagi karena saya merindukan rutinitas seperti ini,” ujar Simic.Seperti diketahui, Simic harus absen dalam empat pertandingan Persija karena mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI setelah terbukti melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persipura Jayapura, Boas Atururi.Pemain bernomor punggung 9 tersebut absen saat Persija berjumpa PS Tira (8/6), Persebaya Surabaya (26/6), PSM (6/7), dan Sriwijaya FC (10/7).
  676 kali
Menpora Minta PSSI Tegas Soal Kericuhan di Laga Indonesia Vs Malaysia
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi berharap PSSI bisa bertindak tegas terkait adanya kericuhan usai pertandingan Timnas Indonesia U-19 melawan Malaysia dalam laga semifinal Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7/2018).Imam menyebutkan PSSI harus tegas karena tak mampu berikan rasa aman kepada tim tamu. Usai pertandingan yang dimenangkan Malaysia itu, terjadi pelempara kepada pemain tamu.[suggestedarticle=3]"Panpel harus bertindak profesional. Siapa pun, sesama atlet harus bersikap profesional," ujar Imam di Media Center Kemenpora, Jakarta, Jumat (13/7/2018)."Saya harap PSSI tindak tegas, profesional dan harus berikan jaminan keamanan, kepada siapa pun," lanjutnya.Kejadian itu bisa berbuntut panjang. Negara Asia pasti ingin pengamanan ekstra, terlebih Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah Asian Games 2018 dan beberapa event sepak bola plus futsal AFF dan AFC.“Di semua turnamen, penyelenggara harus memberikan dan menjamin rasa aman semuanya. Saya minta penyelanggara wajib memberikan rasa aman kepada siapapun. tidak hanya kepada para atlet, kepada suporter juga. saling menjaga,” tandasnya.
  689 kali
Usai Piala AFF, Timnas U-19 Langsung Bersiap untuk Piala Asia
Timnas Indonesia U-19 akan istirahat usai Piala AFF U-19 dan bersiap untuk Piala Asia U-19 yang berlangsung di Indonesia pada 18 Oktober-4 November mendatang.Skuat Garuda Nusantara baru saja gagal melangkah ke final Piala AFF U-19, usai dikalahkan Malaysia melalui drama adu penalti 3-4. Evaluasi akan segera dilakukan PSSI, usai timnas U-19 menjalankan laga perebutan tempat ke-3 melawan Thailand, Sabtu (14/7/2018) sore nanti. [suggestedarticle=3]"Pasti ada jadwal istirahat yang disusun pelatih. Lalu dari PSSI akan siapkan dua hingga tiga lawan latih tanding, kita sedang konfirmasi lawan-lawannya. Kita ingin berikan yang terbaik," ujar Sekjen PSSI, Ratu Tisha.Timnas U-19 bakal hadapi pertandingan lebih berat di Piala Asia U-19 nanti. Anak asuh Indra Sjafri itu berada di Grup A bersama dengan Uni Emirat Arab, Qatar, dan Taiwan.Muhammad Luthfi Kamal dkk rencananya akan kembali berkumpul awal atau pertengahan Agustus. Selain pemusatan latihan, PSSI juga memberi selipan uji coba jelang Piala Asia."Secepatnya berkumpul. Berarti kembali kumpul Agustus dan yang jelas, Agustus-September itulah uji coba kita lakukan dua sampai tiga kali," tandasnya.
  3130 kali
Piala AFF Jadi Pelajaran Berharga Timnas U-19 untuk Tatap Piala Asia
Timnas U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dalam babak semifinal Piala AFF U-19 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (12/7/2018).Skuat asuhan Indra Sjafri kalah melalui babak adu pinalti dengan skor 4-3. Pada waktu normal kedua tim bermain imbang 1-1. Hasil imbang itu terpaksa membuat kedua tim melanjutkan pertandingan ke babak adu tendangan penalti.Namun, Indonesia takluk saat babak adu penalti setelah tiga penembaknya gagal mencetak gol ke gawang Malaysia.[suggestedarticle=3]Kegagalan ini tak membuat PSSI kecewa, mereka ingin timnas U-19 fokus dalam menghadapi turnamen besar lainnya yakni di Piala Asia U-19. Dimana Indonesia akan menjadi tuan rumah gelaran ini."Ya, kita kalah. Tidak ada istilah hampir menang, kalah ya sudah, full stop, tidak usah diperpenjang," kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha."Kalah ya kalah, kita menyongsong hari esok di pertandingan terdekat dan memiliki gaung lebih besar, yaitu Piala Asia. Itu target utama di tahun ini," sambungnya lagi.Piala Asia U-19 akan digelar pada bulan Oktober, timnas U-19 akan satu grup dengan Qatar dan Uni Emirat Arab, dan Taiwan.Jika finis di posisi empat besar maka membawa timnas U-19 melaju ke Piala Dunia U-20 2019 mendatang.
  1879 kali
Gagal di Piala AFF, PSSI Akan Evaluasi Indra Sjafri
Pelatih Indra Sjafri gagal mengulangi pencapaian terbaiknya pada tahun 2013 lalu dengan meraih gelar juara Piala AFF U-19 tahun ini.Timnas U-19 Indonesia dipaksa kalah melalui babak adu pinalti dari sang rival Malaysia di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo pada Kamis (12/7) malam. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.[suggestedarticle=3]PSSI melalui sang Sekjen Ratu Tisha mengatakn evaluasi sebetulnya sudah dilakukan selama kompetisi berlangsung. Namun keputusan mengenai masa depan pelatih Indra Sjafri akan diumumkan usai berakhirnya Piala AFF U-19."Evaluasi pasti akan dilakukan. Evaluasi match per match pun sudah kami lakukan. Danurwindo juga hadir menemani latihan. Perlu diingat bahwa evaluasi tidak didasari pada pertandingan malam ini saja, tapi juga dari laga-laga sebelumnya," kata Sekretaris Jenderal PSSI tersebut saat ditemui pasca pertandingan."Turnamen belum selesai, kami akan tunggu sampai partai terakhir melawan Thailand semoga bisa memberikan hasil terbaik," sambungnya.Indonesia akan berhadapan dengan Thailand di perebutan tempat ketiga pada hari Sabtu 14 Juli 2018 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.Egy Maulana dkk. sudah ditunggu ajang lebih besar yakni Piala Asia U-19 pada bulan Oktober mendatang.
  3160 kali
Soal Palestina dan UEA, INASGOC Keberatan Drawing Ulang Sepak Bola Asian Games 2018
Panitia Asian Games 2018 INASGOC keberatan jika cabang olahraga (cabor) sepak bola dilakukan drawing (pengundian) ulang. Hal tersebut karena adanya dua negara, Palestina dan Uni Emirat Arab (UEA) yang baru mendaftar.Saat ini, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) merekomendasikan agar INASGOC melalukan pengundian ulang fase grup Asian Games. Rekomendasi itu turun setelah Palestina dan UEA menyatakan ikut event terbesar olahraga Asia itu.[suggestedarticle=3]Sebelumnya, cabor sepak bola direncanakan akan diikuti 32 tim. Palestina dikabarkan mendapat pot kedua untuk pengundian tersebut. Pot 2 itu diisi Saudi Arabia, UEA, Uzbekistan, Vietnam, dan Hong Kong. Namun, sampai pada pengundian Kamis (5/7/2018) di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Selatan hanya ada 24 negara yang masuk dalam pengundian itu.Mengenai hal itu, Ketua INASGOC Erick Thohir mengaku keberatan jika dilakukan pengundian ulang. Menurut INASGOC, data-data kedua negara masuk setelah pengundian dilakukan."AFC minta pengundian ulang karena mereka mendaftar. Kita dari INASGOC tidak mau pengundian ulang. Kita inginnya, mereka didrawing dari grup yang sudah ada. Misalnya Palestina masuk ke Grup A atau UEA ke Grup B, itu yang kita inginkan," ujar Erick Thohir di Kantor INASGOC, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2018)."Kita sudah kirim surat keberatan ke AFC disertai juga dengan data-data kedua negara yang masuk setelah pengundian. Jadi jawabannya dari AFC bukan dari saya," lanjutnya.Erick menambahkan jika belum ada jawaban lanjutan dari keinginan AFC tersebut. Nantinya INASGOC juga akan berkoordinasi dengan PSSI terkait dengan hal teknis cabor sepak bola."AFC minta pengundian ulang, ya kita jawab lagi dan usulkan seperti yang kita mau. Kita juga sertai bukti-bukti data kepada AFC," tandasnya.
  2183 kali
1531443602268 tag