(Foto: Bola Tempo)

Pemain Muda Indonesia Ini Resmi Gabung Klub Yunani

Nicholas Pambudi adalah anak dari Hernoto Teguh Pambudi dan merupakan jebolan dari Soccer School Indonesia (SSI) Arsenal yang terletak di Tangerang. Dirinya juga sempat tergabung dalam tim JFA pada tahun 2011/12.

Sejak berusia 12 tahun, pemuda yang biasa disapa Nicho tersebut hijrah ke Spanyol guna mendapatkan pembelajaran lebih mendalam tentang sepakbola. Tahun lalu, ia juga ikut serta dalam seleksi di Belanda, Nicho juga terpilih sebagai 12 Best Players U-19.



Tahun lalu Nico berada di salah satu akademi sepakbola di Barcelona, Marcet Fundacion. Ia juga sempat dipanggil pulang oleh Indra Sjafri guna mengikuti seleksi timnas Indonesia U-19.

Saat ini dirinya dikabarkan akan bergabung dengan klub asal Yunani yakni Aris Thessaloniki FC.

 

We’ve met some real good malakas ????

Sebuah kiriman dibagikan oleh Nicholas Yohanes Pambudi (@nicho_pambudi) pada



Dalam waktu dekat klub legendaris Yunani itu akan memperkenalkan bek berusia 18 tahun tersebut.

"Iya (gabung ke klub Yunani) tetapi nantilah kalau anaknya sudah resmi pindah. Sekararang lagi persiapan segala sesuatu yang diperlukan, jadi mungkin minggu depan sudah bisa update lengkapnya karena sudah resmi pindah ke Aris Apartement (tempat tinggal baru)," tutur Hernoto seperti dilansir dari Indosport.



Sang ayah berharap kepindahan dan karir profesional Nico akan berjalan dengan lancar di negeri para dewa itu.

"Iya semoga saja semuanya berjalan sesuai harapan. Amin," tutup Hernoto.

Aris Tessaloniki FC sendiri merupakan klub kasta divisi 2 Liga Yunani. Klub tersebut berbasis di kota Thessaloniki, Makedonia dan dibentuk pada tahun 1914 oleh anggota pendiri Asosiasi Klub Sepakbola Macedonia serta Federasi Sepakbola Hellenic.

Sejumlah gelar prestisius juga pernah diraih Aris, diantaranya juara Liga Super Yunani (kasta tertinggi Yunani) musim 1927/28, 1931/32,1945/46 dan Piala Yunani 1969/70 Saat ini Aris Tessaloniki berada di urutan pertama divisi dua dan berpeluang untuk ke kasta teraktas jika mampu mempertahankan performa hingga akhir musim.
Harapan sang ayah Selengkapnya  

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(2)


Rekomendasi



Berita Terkait


Bima Sakti Puji Dua Pemain Debutan di Timnas U-19
Tim Nasional U-19 Indonesia sedang menjalani pemusatan latihan di Lapangan ABC, Senayan dalam sepekan kedepan.Dibawah arahan pelatih Bima Sakti, para pemain timnas U-19 sedang dalam persiapan untuk sejumlah agenda penting di tahun 2018 ini. Salah satunya adalah Piala Asia U-19.Sebanyak 23 pemain dipanggil dalam pemusatan latihan kali ini, dimana terdapat dua wajah baru. Mereka adalah Aji Kusuma dari Bali United U-19 dan Todd Rivaldo Albert Ferre yang musim lalu mengantarkan Persipura Jayapura juara Liga U-19."Sebagian pemain yang kami panggil masih dari tahun 2017 dan ada beberapa dari Liga U-19 2017," ujar Bima Sakti.[suggestedarticle]Asisten pelatih Luis Milla ini juga memuji dua pemain debutan dalam sesi latihan perdana mereka bersama dengan timnas U-19."Keduanya akan kita lihat terus ke depan dalam beberapa hari ini. Kita akan pantau terus perkembangan mereka, tapi yang pasti tadi mereka di awal adaptasinya cepat jadi sangat bagus menurut saya," lanjutnya."Yang pasti kita ingin organisasi permainan tentang bagaimana menyerang dan bertahan bersama-sama dan bekerja sama secara tim. Bagaimana di depan, tengah, dan belakang," tutupnya.Namun Bima harus merelakan dua pemain U-19 lainnya untuk gabung ke dalam skuat U-23, mereka adalah Egy Maulana dan Saddil Ramdani.Terdapat dua turnamen penting di tahun 2018 yakni Piala AFF U-18 pada Juli dan Piala Asia U-19 di bulan Oktober.Berikut skuat timnas U-19 dalam TC perdana:Penjaga gawang: M. Aqil Savik (Persib), Rakasurya Handika (PPLP Jateng) dan Gianluca Pagliuca Rossy (Asprov Jateng).Bek: Nurhidayat Aji Haris (Bhayangkara FC), Rachmat Irianto (Persebaya), Kadek Raditya MAheswara (Asprov Bali), Julyano Pratama Nono (PPLP Ragunan), Rifad Marasabessy (Madura United), Dedi Tri Maulana (Persis Solo), Firza Andika (PSMS Medan) dan Samuel Simanjuntak (Sriwijaya FC).Gelandang: M. Luthfi Kamal Baharsyah (Mitra Kukar), Asnawi Mangkualam Bahar (PSM Makassar), Syahrian Abimanyu (Sriwijaya FC), Toldo Rivaldo Ferre (Sriwijaya FC), Resky Fandi Witriawan (Asprov Sulawesi Barat), Muhammad Iqbal (Asprov Sumatera Barat), Witan Sulaeman (PPLP Ragunan), Irsan Rahman Lestaluhu (Madura United), Feby Eka Putra (Bali United) dan Aji Kusuma (Akademi Tiga Naga).Penyerang: M. Rafli Mursalim (Mitra Kukar) dan Hanis Saghara Putra (Bali United).
Timnas Indonesia U-19 Punya Pelatih Baru
Selain menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih sementara timnas Indonesia U-19, PSSI juga merekrut nama baru lainnya.Mantan kiper Persija Jakarta, Mukti Ali Raja resmi ditunjuk sebagai pelatih kiper timnas U-19 saat ini. Dirinya sudah terlihat bergabung dengan para pemain U-19 lainnya dalam pemusatan latihan di Lapangan ABC, Senayan pada Minggu (18/2).Bima Sakti pun menjelaskan alasan dibalik penunjukan Mukti sebagai pelatih kiper."Kami ingin ada pelatih muda, kemudian suatu saat misalnya ada halangan dari kiper yang ada karena cedera atau apa pun, dia bisa bantu dalam latihan. Apalagi dia sudah berlisensi dan mantan pemain timnas juga," jelas Bima.[suggestedarticle=3]Mukti Ali Raja yang juga pernah tampil untuk Persita Tangerang mengaku senang dengan penunjukan dirinya."Yang jelas, ini tantangan berbeda dibandingkan dengan di klub. Bebannya luar biasa, tapi saya nilai secara pandangan pertama sangat bagus," ujar Mukti."Soal perlakuannya pasti berbeda. Apalagi di sini sesuai dengan filosofi sepakbola Indonesia dengan coach Luis Milla dan coach Danurwindo. Mengingat, sekarang kiper bukan seperti kiper lama, tapi kiper yang bisa memberikan distribusi dengan baik atau bahasa lainya kiper yang bisa jadi sweeper. Itu yang susah, tapi saya siap belajar dari coach Eduardo Perez dan Bima Sakti untuk menciptakan kiper seperti itu," ujarnya.Musim lalu Mukti menjadi pelatih kiper di Persita Tangerang yang tampil di Liga 2.
  5292 kali
Dua Pemain Sriwijaya FC Terpanggil Timnas Indonesia
Sriwijaya FC akan melakoni babak semifinal Piala Presiden 2018 leg kedua pada Rabu (14/2) malam melawan Bali United. Dimana di leg pertama kedua tim bermain imbang tanpa gol.Penampilan apik para pemain Laskar Wong Kito membuat dua pemain mereka dipanggil oleh Tim nasional Indonesia U-19.Mereka adalah Syahrian Abimanyu dan Samuel Simanjuntak, yang harus bergabung dengan tim pada Minggu (18/2) di Hotel Sultan, Jakarta. Dimana kedua pemain muda ini baru bergabung dengan Sriwijaya FC di awal musim.Nantinya timnas U-19 akan menggelar pemusatan latihan di Lapangan ABC mulai 18-26 Februari bersama dengan timnas U-23.[suggestedarticle]Pemanggilan dua pemain ini ke timnas U-19 dibenarkan oleh Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid, keduanya dipanggil untuk persiapan AFF U-18 dan AFC U-19. Dimana kedua turnamen itu akan digelar di Indonesia."Ini menjadi persiapan mengikuti turnamen AFF U-18 Juli dan AFF U-19 Oktober nanti," kata Mursyid, seperti dikutip dari Indosport.Surat resmi pemanggilan kedua pemain sudah diterima manajemen SFC yang ditandatangani Sekretaris Jendral PSSI Ratu Tisha, pemain SFC ditunggu paling lambat pukul 12.00, pada hari Minggu nanti.Dalam lawatan ke Bali, hanya Syahrian yang ikut bersama skuat Sriwijaya FC. Sementara Simajuntak ditinggal karena baru pulih dari cedera.
  19193 kali
PSS Sleman Gaet Mantan Striker Timnas U-19
Klub Liga 2 PSS Sleman dikabarkan telah sepakat untuk mendatangkan pemain muda yakni Dinan Javier.Nama Dinan tentu tak asing, dimana ia adalah mantan striker Timnas Indonesia U-19.Manajer PSS, Sismantoro belum mau berbicara banyak mengenai perekrutan ini hingga sang pemain diperkenalkan ke publik pada pekan depan."Nanti akan diumumkan setelah Piala Presiden. Namanya kami simpan dulu saja, dan yang jelas tinggal menunggu kedatangan saja," kata Sismantoro.Dinan yang merupakan anggota Polisi harus lebih dulu mengurus surat pindah dinas. Musim lalu ia bermain untuk Borneo FC.[suggestedarticle=3]Nama lain yang mungkin bergabung dengan PSS adalah eks gelandang PS TNI, Wawan Febrianto. "Kami terus memperkuat sektor penyerangan karena saat ini masih minim pemain, terutama untuk striker murni," imbuh Sismantoro.Lebih lanjut, Sismantoro menambahkan PSS memastikan diri mengikuti Piala Indonesia 2018 yang diinisiasi PT Liga Indonesia Baru selaku operator turnamen.Piala Indonesia sesuai rencana akan mulai bergulir April hingga November 2018. Namun, Sismantoro menyatakan timnya lebih fokus di Liga 2 musim 2018."Kami akan lebih fokus di Liga 2 karena target sebenarnya adalah lolos liga 1. Piala Indonesia akan kami jadikan uji kedalaman skuat tim, jadi tetap serius," ujar manajer PSS.
  19256 kali
TOP NEWS: Pemain Indonesia Berkarir di Yunani, Egy Maulana Menuju Eropa
Nicholas Pambudi adalah anak dari Hernoto Teguh Pambudi dan merupakan jebolan dari Soccer School Indonesia (SSI) Arsenal yang terletak di Tangerang. Dirinya juga sempat tergabung dalam tim JFA pada tahun 2011/12.Pemain Muda Indonesia Ini Resmi Gabung Klub YunaniSalah satu pemain Bali United, Nick van der Velden sempat menarik perhatian pelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla. Pelatih asal Spanyol tersebut bahkan sempat tertarik untuk menjadikan Nick sebagai Warga Negara Indoneia.Luis Milla Sempat Ingin Naturalisasi Nick van der VeldenBonus mobil merah bermerk Aston Martin diberikan oleh Putra Mahkota Johor, Tunku Ismail saat timnya Johor Darul Ta'zim sukses menjuarai Charity Cup. Gelar tersebut merupakan trofi ke-10 untuk klub berjuluk Harimau Selatan tersebut.Skuad Johor Darul Ta'zim Dapat Hadiah Mobil MewahSetidaknya butuh waktu dua bulan lagi bagi Egy Maulaa Vikri untuk mengumumkan kemana ia akan berlabuh.Dua Bulan lagi Egy Maulana Umumkan Klub Barunya di Eropa
  3763 kali
Semusim di Persela, Pemain Ini Hijrah ke Liga Eropa
Nama Jose Manuel Barbosa Alves Coelho pada musim lalu menjadi salah satu pemain andalan Persela Lamongan di kancah Liga 1.Playmaker berusia 28 tahun asal Portugal ini tampil sebanyak 32 pertandingan dan mencetak 5 gol dan 4 assist. Kontribusinya menyelamatkan Persela dari jurang degradasi.Justrus bermain di Persela selama semusim membawanya kembali ke Liga Eropa, usai dirinya resmi direkrut klub kasta kedua Liga Yunani, OFI Crete FC.Kepastian Coelho pindah diketahui melalui unggahan fotonya di akun Instagram.   Estou muito feliz por ter assinado por um histórico grego e só penso em festejar a promoção em Maio. Que vontade de entrar em campo por baixo da "Gate 4". I'm very happy for the deal with a Greek historical club. Now I just think in celebrate the promotion in May. Can't wait to enter on the field under the "Gate 4". Special thanks to Michalis Anthopoulos for conclude the deal. And thanks to @gabrielbudi that was a good adviser no matter the distance. OFI Creta. @ofi1925official #oficrete #greece #ofi1925 #cage4 #heraklion #football #bola #football #newchalenge #dreamchaser #dreamcatcher Sebuah kiriman dibagikan oleh José Alves Coelho (@coelho.x) pada 1 Peb 2018 jam 3:29 PST Mantan pemain Benfica ini memiliki ambisi untuk membawa klub barunya promosi ke divisi satu musim depan.[suggestedarticle]"Saya sangat senang bergabung bersama tim penuh sejarah asal Yunani. Sekarang, saya hanya berpikir bisa membawa tim untuk promosi," ujar Coelho.Menurut data dari transfermarkt.com dirinya mendapat kontrak selama semusim di Yunani.
  47276 kali
Dua Bulan lagi Egy Maulana Umumkan Klub Barunya di Eropa
Setidaknya butuh waktu dua bulan lagi bagi Egy Maulaa Vikri untuk mengumumkan kemana ia akan berlabuh.Saat ini Egy masih harus menyelesaikan urusan sekolahnya terlebih dahulu di Sekolah Olahraga, Ragunan, Jakarta.Wonderkid timnas Indonesia ini juga beberapa kali dipanggil ke sesi pemusatan latihan U-23 bersama dengan Luis Milla."Egy akan bersiap diri ke pentas Eropa, tinggal menunggu waktu. Kalau ditanya berapa lama lagi waktunya? Sekitar dua bulan sudah akan ada keputusan, sambil saya pastikan urusan sekolahnya beres dulu," kata Isnanta, Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI.Beberapa waktu lalu Egy sempat menjalani trial di klub asal Perancis, Saint Etienne. Ia tampil memukau dalam sebuah laga uji coba di klub itu."Tapi nanti akan ketemu klub mana yang akan dipilih. Jadi kami masih belum menolak satu sampai tiga klub, tapi juga belum mengiyakan 100 persen ke satu klub," ujarnya."Nanti ada undangan dari salah satu klub di sana (Eropa) untuk datang, yang pasti kami ingin Egy masuk klub yang berkompetisi di kasta pertama Eropa. Kami belum bisa menyebut klubnya, tapi sudah ada urutan prioritasnya," bebernya.[suggestedarticle]Isnanta juga membeberkan kriteria klub yang akan dipilih mantan penggawa Persab Brebes itu."Kami harus pastikan ketika semua pada menawarkan pada komitmen yang kami inginkan, yaitu menjadi pemain inti, kemudian masa depannya. Pertimbangan lainnya, Egy juga meminta ada atau dekat tempat untuk beribadah karena dia taat agamanya," ucapnya."Termasuk apakah nanti jangan-jangan klubnya degradasi, itu bagian pertimbangan kami. Karena kami inginnya masuk di divisi teratas, atau bahkan ada dari divisi dua yang mau naik ke divisi satu. Saat ini, masih di kisaran enam klub yang meminati Egy," pungkasnya.
  22112 kali
Dua Pelatih asal Spanyol Bantu Bima Sakti di Timnas U-19
Dalam waktu dekat Bima Sakti akan kembali menggelar pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-19.Sejak ditunjuk menggantikan Indra Sjafri, Bima Sakti belum pernah mengumpulkan para pemain untuk kembali berlatih. Jadwal padat timnas U-19 padahal menanti di sepanjang tahun 2018 ini.Beberapa ajang besar seperti Piala AFF U-18 dan juga Piala Asia U-19 akan dihelat di Indonesia.Direktur Teknik PSSI, Danurwindo mengatakan bahwa Bima Sakti akan dibantu oleh dua pelatih asal Spanyol yakni Miguel Gandia dan Eduardo Perez. Keduanya memang diketahui adalah bagian dari staf kepelatihan Luis Milla di timnas senior dan U-23."Nanti akan ada Eduardo dan Miguel sehingga semua pemain U-19 bisa disiapkan untuk menjadi pemain Timnas Indonesia U-23. Bima Sakti sudah pasti turun tangan sementara Luis Milla hanya melakukan supervisi," ujar Danurwindo, seperti dikutip dari Bola.com."Kenapa hal ini dilakukan? Karena latihan yang diberikan kepada Timnas U-19 dan U-23 tidak berbeda sehingga mereka yang akan naik ke U-23, bisa langsung masuk dengan metode kepelatihan Luis Milla," lanjutnya.[suggestedarticle=3]Rencananya pemusatan latihan U-19 akan digabung dengan timnas U-23. Dimana skuat U-23 akan menghadapi ajang Asian Games tahun ini."Timnas Indonesia U-23 dan U-19 memang akan berlatih bersama, tetapi bersama itu bukan dalam konteks semua pemain dicampur dalam satu latihan. Rencana yang kami buat adalah Timnas Indonesia U-23 akan berlatih lebih dulu di bawah asuhan Luis Milla. Setelah itu, baru Timnas U-19 akan berlatih di bawah asuhan Bima Sakti dengan bantuan Eduardo dan Miguel," tutur Danurwindo.Sebelumnya sebagai salah satu persiapan, Luis Milla sudah sering memanggil para pemain U-19 untuk berlatih dengan skuatnya.Nama-nama seperti Egy Maulana, Rian Irianto, Feby Eka Putra hingga Rafli Mursalim.
  5195 kali
Timnas U-19 Akan Gabung Pemusatan Latihan U-23
Dipanggilnya beberapa pemain timnas Indonesia U-19 oleh pelatih Luis Milla ternyata memiliki sebuah alasan.Milla ingin para pemain muda itu menyerap ilmu dan juga gaya berlatih seniornya saat ini.Beberapa nama seperti Egy Maulana, Muhammad Iqbal, Feby Eka, Saddil Ramdani hingga Rachmat Irianto sudah bergabung dengan timnas U-23 proyeksi Asian Games 2018.Timnas Indonesia U-19 diagendakan mulai menggelar pemusatan latihan pada bulan depan. Mereka rencananya akan berlatih bareng dengan seniornya, timnas U-23.[suggestedarticle]Kali terakhir timnas U-19 menggelar pemusatan latihan pada November lalu, ketika masih ditangani oleh Indra Sjafri. Setelah itu PSSI memutuskan untuk mengganti Indra Sjafri dengan Bima Sakti.Hingga saat ini Bima Sakti yang merupakan asisten Luis Milla belum sekalipun menggelar pemusatan latihan untuk timnas U-19. Ia baru akan memulainya pada bulan Februari, berbarengan dengan pemusatan latihan timnas U-23 yang dipimpin Luis Milla."U-19 rencana bulan depan, mudah-mudahan tidak ada perubahan. Rencananya kami pokoknya harus sama-sama dengan U-23 nanti bareng," ujar Bima di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Rabu (17/1/2018)."Biar mereka bisa mengenal bagaimana gaya permainan yang akan kami terapkan ke mereka karena tidak akan jauh dengan yang diberikan oleh Coach Luis Milla. Makanya ada beberapa pemain biar mereka bisa transfer ke pemain yang lain," kata Bima.
  2635 kali
Egy Malauna Dkk. Bakal Ladeni Timnas Jepang
PSSI Memastikan bahwa timnas senior Jepang akan sulit untuk datang ke Jakarta dalam menghadapi Indonesia di laga uji coba Maret mendatang.Padatnya jadwal dalam persiapan mereka menuju Piala Dunia 2018 di Rusia menjadi salah satu faktornya.Namun opsi lain adalah mendatangkan timnas junior Jepang yakni U-19 yang akan berhadapan dengan Egy Maulana Vikri dkk."Jadi pada 2018 hampir tak memiliki kesempatan bagi timnas senior Jepang untuk datang. Tapi U-19 mereka akan datang pada bulan Maret di Jakarta untuk friendly match," kata Wakil Ketua PSSI Joko Driyono di Kantor PSSI, Gran Rubina, Jakarta, Selasa (16/1/2018).Tak menutup kemungkinan pula Timnas Indonesia U-19 akan mendapatkan lawan-lawan dari tim Asia lainnya. "Tentu kita welcome juga dengan negara-negara Asia yang mau datang dan akan tampil di putaran final Piala Asia U-19 2018 nanti."[suggestedarticle]Kehadiran Timnas Jepang U-19 ini adalah bentuk hubungan baik mereka dengan Indonesia. Terlebih, PSSI juga sudah menjalin kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA). Kerja sama itu sendiri sudah terjalin dalam beberapa bulan terakhir.Menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden AFF itu, kerja sama PSSI dengan JFA meliputi tiga hal. Itu adalah terkait football development, league management, dan club management. ""Sehingga dengan tiga hal tadi terbuka kesempatan pertukaran pelaku-pelaku sepak bola di level klub, liga, maupun pemain, pelatih, wasit," tegas Jokdri.
  10050 kali
1516195801802 tag