(Foto: bola.com)

Yusuf Mansur Beberkan Keterkaitan Sepak Bola dan Pesantren

Ditengah kesibukannya sebagai seorang Ustad, Yusuf Mansur belakangan ini terlihat aktif di dunia sepak bola Indonesia. Ia pun memeberkan keterkaitan antara dunia sepak bola dengan pesantren.

Keaktifan Ustaz di sepakbola Tanah Air mulai memunculkan stigma baru. Dengan latar belakang pemuka agama, publik sepakbola tanah air pun tentu bertanya-tanya pengaruh apa yang akan dibawa ustaz kondang tersebut di sepakbola.

"Saya ini baru mau belajar. Nanti lah bisa dilihat apa yang bisa saya lakukan," papar Yusuf Mansur dikutip dari indosport.com, Minggu (11/02/2018).



Menurutnya, keterkaitan dunia sepak bola dengan dunia pesantren sudah terjalin cukup lama. Meski memang, sepakbola dan pesantren baru familiar sekitar tiga tahun belakangan ini, lewat Liga Santri Nusantara yang mulai kembali digalakkan oleh Menpora, Imam Nachrawi.

Menurutnya, attitude yang biasa dilakukan oleh santri saat dipesantren akan terbiasa dilakukan di dalam lapangan akan berdampak positif. Seperti halnya mencium tangan wasit sesaat sebelum kick off di mulai.



"Kalau cerita sepakbola dengan pesantren, itu sudah ada sejak dulu. Lewat pesantren, anak-anak dididik akhlaknya dan attitude-nya," ungkap ustaz kelahiran Jakarta, 41 tahun lalu itu.

"Dan kalau nantinya mereka terlibat dalam dunia sepakbola resmi (profesional di kompetisi), tentu akan lebih bagus lagi (untuk menerapkan sikap dari pesantren)," tambah Yusuf Mansur.

Ia mencontohkan, salah satu Pondok Pesantren yang terbukti nyata, yaitu Pondok Pesantren Gontor di Ponorogo. Selain mendalami ilmu agama, rutinitas yang kerap dilakukan oleh para santrinya, yaitu sepak bola.

Terbukti dengan adanya Stadion bernama Darussalam Gontor, stadion tersebut dilengkapi dengan Dengan dua tribun beratap. Stadion yang diresmikan awal 2016 lalu itu juga menghadirkan pemandangan indah dengan menghadap langsung ke Gunung Lawu.

"Saya punya guru, Kyai Hasan di Gontor. Beliau membangun sendiri stadion bagus di sana. Jadi ya, larinya tidak kalah lah," bebern Yusuf Mansur. (Bobotoh.id)
Pesantren Gontor Selengkapnya  
editTerakhir diubah:  12/02/18 - 15:00

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Yusuf Mansyur dan Indra Sjafri Datangi Sesi Latihan Sriwijaya FC, Ada Apa?
Ustadz Yusuf Mansur bersasma Indra Sjafri, menyambangi sesi latihan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Selasa sore didampingi mantan pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri.Kedatangan Yusuf Mansur dan Indra Sjafri ini langsung disambut oleh pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan dan para pemain dan jajaran manajemen klub.Dalam kesempatan itu, ia tampak terpukau melihat stadion yang akan menjadi venue sepakbola wanita dalan gelaran Asian Games 2018 tersebut. Saat ditanya awak media, Yusuf Mansur mengaku tujuannya menyambangi Sriwijaya FC hanya sekadar bersilaturahmi dengan pemain SFC dan jajaran manajemen klub. [suggestedarticle=3]Ia mengakui, memiliki ketertarikan dengan dunia si kulit bundar itu karena sepak bola merupakan sarana yang efektif untuk berdakwah. "Bola juga termasuk aktifitas yang begitu banyak kebaikan. Saat ini, pendakwah paling hebat di Inggris siapa? Bukan ustad, Habib, tapi Muhammad Salah. Tanpa dia ngomong semua mengikuti," ujar Yusuf seperti dikutip antaranews.com.Yusuf mencontohkan striker dari Liverpool tersebut mengingat berkat prestasinya di lapangan membuat Muhammad Salah digilai oleh fans Liverpool seluruh dunia.Oleh karena itu, Yusuf tak menutup kemungkinan akan mengadakan kerja sama dengan Sriwijaya FC, dan usaha multi-payment miliknya. "Mana tahu ada yang bisa dikerjasamakan. Siapa tahu bisa bekerja sama dengan paytren," kata Yusuf Mansur.Sementara itu, Sriwijaya FC pada hari ini menjalani latihan perdana pasca libur dua hari setelah mengarungi kompetisi Piala Presiden 2018.  Tim dijadwalkan berangkat ke Balikpapan pada Kamis (20/2) untuk mengikuti turnamen pramusim Piala Gubernur Kaltim.
  852 kali
Indra Sjafri dan Yusuf Mansur Punya Proyeksi Besar untuk Sepak Bola Indonesia
Diam-diam pelatih Indra Sjafri dan Ustad Yusuf Mansur punya proyeksi besar untuk membantu prestasi sepak bola Indonesia di masa depan. Kedua tokoh ini ingin membawa nama Indonesia ke pentas Piala Dunia 2034.Jika dihitung dari sekarang, maka masih 16 tahun lagi. Namun bagi Indra Sjafri dan Yusuf Mansur, waktu itu kian dekat, jika tidak ada gerakan yang dilakukan sejak dini.[suggestedarticle=3]Untuk itu, Indra Sjafri berencana akan mendirikan sebuah akademi sepak bola bernama Indra Sjafri Football Academy. Ia pun bertekad akan mencetak pemain-pemain berkualitas melalui akademinya tersebut. Nantinya, akademi ini akan menampung anak-anak usia 12 hingga16 tahun."Kami ingin pada Piala Dunia 2034, Indonesia bisa jadi tuan rumah. Pekerjaan ini 'kan tidak mungkin hanya dilakukan PSSI saja," ucap Indra seperti dikutip Goal.com. "Kita buat pemain bagus-bagus tapi enggak punya klub dan akademi lalu tersebar lagi begitu saja. Maka di sini perlu adanya akademi. Tidak sembarang pemain yang bisa masuk akademi ini. Harus berkualitas," jelas Indra.Ustadz kondang Indonesia, Yusuf Mansur berperan penting dalam perencangan Indra mendirikan akademi tersebut. Keduanya akan berkolaborasi karena merasa punya kesamaan dalam hal sepakbola."Saya ingin temani Coach Indra sesuai dengan apa yang diyakini saya. Cita-cita Coach Indra tentu bukan hanya beliau saja, melainkan kita semua. Itu mengapa, saya ikut ambil bagian bersama," kata Yusuf Mansur, pemilik perusahaan Paytren itu.
  1172 kali
TOP NEWS: Persija Akan Ladeni Timnas Indonesia di SUGBK, Edy Rahmayadi Cuti Sementara dari PSSI
Dalam persiapan menuju Asian Games 2018, Tim nasional Indonesia U-23 akan mengadakan beberapa laga uji coba dalam waktu dekat.Timnas Indonesia Akan Hadapi Klub Liga 1 Ini di SUGBKMenteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi agak menyayangkan keputusan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi yang tengah mengajukan cuti. Edy mengajukan cuti untuk fokus menjalani kampanye untuk Pilkada Sumatera Utara.Ketum PSSI Cuti, Menpora: Lagi Perang Kok CutiEdy Rahmayadi memutuskan untuk mengambil cuti sementara waktu dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Ia tengah fokus menghadapi pencalonannya dalam Pemilihan Daerah (Pilkada) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) 2018.Edy Rahmayadi Cuti dari PSSI, Ini AlasannyaDitengah kesibukannya sebagai seorang Ustad, Yusuf Mansur belakangan ini terlihat aktif di dunia sepak bola Indonesia. Ia pun memeberkan keterkaitan antara dunia sepak bola dengan pesantren. Yusuf Mansur Beberkan Keterkaitan Sepak Bola dan Pesantren
  1072 kali
Indra Sjafri Siap Bawa Persikota Tangerang Kembali ke Liga 1
Klub Persikota Tangerang resmi lahir kembali usai mendapatkan dana segar dari investor baru yakni Ustad Yusuf Mansur.Bangkitnya Persikota Tangerang ditandai dengan perkenalan manajemen tim di Tugu Adipura Kota Tangerang bersama dengan Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah dan jajaran PSSI Kota Tangerang.Mantan pelatih timnas Indonesia, Indra Sjafri akan menjadi arsitek Persikota, dimana Ustad Yusuf Mansur akan menjadi manajer tim.Indra Sjafri mengatakan, jika dirinya akan menargetkan masuk dan juara di Liga 1. “Targetnya adalah Liga 1 harga mati,” kata Indra Sjafri."Persikota Tangerang adalah milik masyarakat Kota Tangerang, sehingga dibutuhkan dukungan untuk Persikota."[suggestedarticle=3]Klub yang pernah menjadi juara Divisi Satu dan Utama tersebut saat ini tampil di Liga 3.Sementara itu, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menerangkan, kembalinya Persikota dalam dunia pesepakbolaan ini adalah sebagai bentuk kepedulian akan dunia sepakbola. Untuk itu, dibutuhkan dukungan untuk kemajuan Persikota.“Persikota adalah tim kebanggaan Kota Tangerang. Semoga Persikota bisa bersaing dalam pesepakbolaan Indonesia,” pungkas Arief yang juga berharap tak ada lagi tawuran antar suporter di kotanya."Jangan ada lagi tawuran antar suporter, dan junjung tinggi sportivitas dalam pertandingan."
  4191 kali
TOP NEWS: Indonesia Bisa Ikuti Jejak Negara Tetangga Soal Regulasi Pemain
Liga Thailand dan Liga Malaysia menerapkan aturan kuota pemain asing asal ASEAN mulai kompetisi tahun 2018 ini. Operator Liga 1 Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menanggapi kemungkinan liga di tanah air mengikuti jejak negeri tetangga.PT LIB Tanggapi Kemungkinan Ikuti Jejak Liga Thailand dan MalaysiaTahun 2018 akan digelar banyak event besar di dunia sepakbola, salah satunya adalah Piala Dunia yang akan digelar di Rusia.Menanti Jersey Terbaru Timnas Indonesia dari NikeEvan Dimas tampil impresif dalam lanjutan Liga Super Malaysia 2018, Rabu (7/2). Evan membuat satu assist saat Gergasi Merah menang 4-1 atas Melaka United.Evan Dimas Assist, Selangor FA Raih Kemenangan TelakPertandingan babak 8 besar Piala Presiden sukses menarik perhatian penonton.Ini Laga 8 Besar Piala Presiden dengan Rating TV TertinggiMantan pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri tak sendirian datang ke Kota Malang pada Selasa (6/2/2018). Ia datang bersama dengan Ustad kawakan, Yusuf Mansur.Ustadz Yusuf Mansur Sudah Lama Ingin Punya Klub
  1499 kali
Ustadz Yusuf Mansur Sudah Lama Ingin Punya Klub
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri tak sendirian datang ke Kota Malang pada Selasa (6/2/2018). Ia datang bersama dengan Ustad kawakan, Yusuf Mansur.Kedua rekan ini terlihat selalu bersama dalam beberapa kesempatan dalam mengunjugi markas klub tanah air.Jika sebelumnya mereka mendatangi Persikota Tangerang dan Persika Karawang, kali ini giliran klub Liga 3 Malang United yang dikunjunginya.Baik Indra Sjafri dan juga Yusuf Mansur resmi menukangi klub Liga 3, Malang United, yang baru saja diresmikan pada 30 Januari 2017. Hal itu diketahui dari unggahan foto tim melalui akun instagram mereka, [suggestedarticle]Mereka memiliki jabatan cukup penting di klub milik Djoko Purwoko tersebut.Jika Indra Sjafri akan menjabat sebagai direktur teknik Malang United. Sedangkan, Yusuf Mansur menjadi Presiden Kehormatan klub.“Ini seperti menjawab doa saya karena saya ingin dikenalkan, dan dipertemukan dengan orang-orang yang ikhlas membangun sepak bola Indonesia. Saya tidak ragu menunjuk beliau ini sebagai direktur teknik di sini,” ujar Djoko Purwoko.“Bagi kami tidak ada niat menafikan, atau tidak percaya dengan pelatih Indonesia. Namun, mindset harus diubah. Saya sudah bilang ke coach Indra untuk mencarikan pelatih berkualitas dari luar negeri yang bagus di pembinaan.”“Pelatih asing akan membuat seleksi kami tidak menerima titipan. Yang kedua, tidak hanya melatih, namun dia juga transfer ilmu kepada asisten pelatih kami, karena memang kami juga memberikan syarat minimal AFC C untuk asistennya.”[pagebreak]Kesamaan visi[/pagebreak]Malang United sudah melakukan seleksi pemain untuk Liga 3 zona Asprov Jatim yang sudah diputar di awal Maret mendatang. Mereka bahkan berani mendatangkan pelatih top berpengalaman pada diri Zoran Maric asal Serbia untuk membawa klub langsung prmosi ke Liga 2 pada 2019.Indra Sjafri sendiri mengatakan bahwa Yusuf Mansur sudah lama berkeinginan untuk memiliki sebuah klub profesional."Kira-kira empat tahun saya sudah mengenal beliau [Yusuf Mansur]. Kalau bicara serius [untuk membangun klub], itu memang sudah lama ketika kami diskusi untuk membangun sepak bola," ujar mantan pelatih timnas U-19 itu seperti dikutip dari CNN."Intinya, hidup saya tidak akan lepas dari sepak bola. Perannya bisa berbeda-beda, tapi kami akan tetap membangun sepak bola Indonesia," terang Indra Sjafri.Total sudah ada tiga klub yang diyakini mendapat suntikan modal dari Yusuf Mansur. Di antara nama klub itu antara lain Persika Karawang (Liga 2), Malang United, dan Persikota Tangerang (Liga 3).Kabar beredar bahwa Indra akan mengisi jabatan CEO di klub-klub itu. Meski demikian dirinya enggan bicara lebih jauh terkait detail pendirian klub-klub tersebut."Belum, saya belum mau bicara itu [detail rencana pendirian klub]. Tunggu tanggal 11 [Februari], akan kami sampaikan semuanya. Doakan saja Insyaallah segera jadi," ucap Indra Sjafri, menutup pernyatannya.
  5372 kali
TOP NEWS: Persika Karawang Kedatangan Investor Baru, Pemain Belanda Ungkap Bobrok Liga Indonesia
Sempat dikabarkan meminati Persikota Tangerang beberapa waktu lalu, kali ini Ustad Yusuf Mansur justru mendekat ke klub lain.Setelah Persikota, Giliran Klub Ini Dibidik oleh Ustad Yusuf MansurNama Kristian Adelmund tentu tak asing di telinga pecinta sepakbola Indonesia. Pemain asal Belanda itu tercatat pernah merumput bersama dengan beberapa klun tanah air, seperti Persepam Madura United (2012-13), PSS Sleman (2013-15) dan juga Persela Lamongan (2016).Mantan Pemain PSS Sleman asal Belanda Ungkap Kejahatan Sepakbola IndonesiaLuis Milla hampir setahun menukangi Timnas Indonesia. Dari yang pelajari, ia menyebut sepak bola Indonesia butuh waktu untuk mencapai kesuksesan.Ini Masalah di Sepak Bola Indonesia Menurut Luis MillaDuel Piala FA antara Cardiff City melawan Manchester City di babak keempat akhir pekan kemarin memunculkan skuat Pep Guardiola sebagai pemenang.Kiper Timnas Filipina Ungkap Keganasan Lini Depan Manchester City
  1799 kali
Setelah Persikota, Giliran Klub Ini Dibidik oleh Ustad Yusuf Mansur
Sempat dikabarkan meminati Persikota Tangerang beberapa waktu lalu, kali ini Ustad Yusuf Mansur justru mendekat ke klub lain.Klub itu adalah Persika Karawang yang tampil di Liga 2. Hal ini terungkap usai Ustad Yusuf Mansur bersama dengan mantan pelatih timnas U-19 Indra Sjafri datang mengunjuni Persika dalam sesi latihan pada Senin (29/1) sore, di Stadion Singaperbangsa, Karawang.Belum diketahui peran apa yang akan dimiliki oleh Ustad Yusuf Mansur di Persika."Menjadi siapa-siapanya di dalam PT Persika Singaperbangsa, nanti saja ya," ucap Rakhmat Gunadi, manajer Persika. Selamat datang di PT Persika Singaperbangsa (Persika Karawang) bpk Ustadz Yusuf Mansyur dan Coach Indra Sjafri ????#PersikaJawara #MenujuLiga1 #Liga1HargaMati pic.twitter.com/yaTLD53lv1 — Persika Karawang FC (@OfficialPersika) January 29, 2018 Kehadiran Ustaz Yusuf Mansur di PT Persika Singaperbangsa diharapkan oleh sang manajer akan menjadi tren positif bagi tim sepak bola kebanggaan kota Karawang.[suggestedarticle]Sedangkan Indra Sjafri sendiri rencananya akan membuka sekolah sepakbola atau akademi di kota tersebut dalam waktu dekat."Ini semua demi kemajuan persepakbolaan di Kabupaten Karawang. Ditambah lagi dengan kehadiran coach Indra Sjafri juga yang akan membuka Academy Football Indra Sjafri di Karawang," katanya.Rakhmat menyebut kunjungan Ustaz Yusuf Mansur bersama pelatih Indra Sjafri untuk memberikan dukungan finansial terhadap Persika Karawang."Apalagi Persika Karawang ini memiliki target untuk menjadi juara di Liga 2 Indonesia dan naik kasta menuju Liga 1 Indonesia," ujarnya.
  13590 kali
Ustad Yusuf Mansur Bakal Danai Klub Legendaris Ini
Ustad kondang Yusuf Mansur ternyata tertarik untuk mendanai klub sepak bola. Menurut keterangan pelatih Indra Sjafri, Yusuf Mansur berniat jadi investor klub Persikota Tangerang.Klub yang berjuluk 'Bayi Ajaib' ini pernah mentereng prestasinya pada era-90-an. Prestasi yang diraihnya, menjadi juara Divisi 2 pada musim 1995/1996, lalu juara Divisi 1 1996/1997. Kemudian beranjak lagi menjadi juara Divisi Utama 1998/1999.Namun sekarang nasibnya tak menentu. Persikota terpuruk dan harus bersaing dari bawah lagi, Liga 3.[suggestedarticle=3]Nah, dalam kondisi ini, menurut Satelitnews, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah meminta bantuan kepada Ustad Yusuf Mansur untuk turun tangan membantu pendanaan agar prestasi Persikota naik kembali.Pertemuan walikota dan Ustad Yusuf Mansur itu juga didampingi oleh mantan pelatih timnas U-19 Indra Sjafri. Dalam pertemuan tersebut, Arief menawarkan kepada Yusuf Mansur untuk mengelola Persikota, tapin belum dibahas secara teknis pengambilalihan klub yang berdiri pada tahun 1994 tersebut.“Perlu ada kesamaan visi terlebih dahulu sebelum mengambil alih Persikota. Ustadz Yusuf Mansur inginnya sih Persikota merger lebih dahulu dengan Persitangsel. Kemudian apabila ingin membeli Persikota, kepada siapa harus membayar?" kata Indra Sjafri dikutip dari Satelitnews.
  45358 kali
Kemenpora & PBNU Gelar Liga Sepak Bola Santri
Guna menumbuhkan kesadaran berolahraga dikalangan pesantren, Kemenpora dan Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) akan menggelar Liga Sepak Bola Santri di Karawang dan Garut. Liga khusus santri atau murid pesantren itu bakal digelar mulai 10 Agustus 2015. Untuk langkah pertama liga tersebut dimulai dari beberapa wilayah Jawa Barat. "MoU (nota kesepahaman) dengan PBNU sudah kami buat di Pesantren Mambaul Maarif, Denanyar, Jombang pada forum Muktamar NU ke-33 kemarin," kata Menpora Imam Nahrawi, Selasa (4/8). "Akan ada 150 pesantren se-Indonesia yang ikut liga santri nanti," tambah Menpora. Tujuan dari liga sepak bola santri ini selain untuk menumbuhkan kesadaran berolahraga di kalangan pesantren, liga ini merupakan upaya pemerintah memperkuat basis kepemudaan. "Pesantren adalah gudangnya sumber daya pemuda, namun selama ini kurang diperhatikan oleh pemerintah," ujar Nahrawi. Liga santri menurut Imam, dapat mengalahkan perhatian santri terhadap upaya radikalisasi. "Dengan olahraga, maka manusia akan mampu berpikir sehat, dan akan menangkal segala bentuk serangan radikalisme yang memasuki pesantren," terang Nahwawi. (Foto: yahoo.com)
  634 kali
1438679727000 tag