(Foto: Bolalob)

Jokowi Pastikan Tonton Final Piala Presiden 2018 di SUGBK

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo akan hadir dalam laga final Piala Presiden 2018. Laga puncak turnamen pramusim itu digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

Ketua panitia pelaksana turnamen, Maruarar Sirait sudah menyerahkan undangan kepada Jokowi di Istana Negara, Selasa (13/2/2018). Orang nomor satu itu pun siap saksikan laga fnal.



"Undangan final Piala Presiden 2018 telah saya serahkan langsung kepada presiden dan beliau siap menyaksikan langsung partai finaldi SUGBK," ujar Maruarar.

Tak hanya undangan, Ara (sapaan akrab Maruarar) juga menyampaikan laporan Piala Presiden tahun ini. Ia menyebut keamanan Piala Presiden 2018 berjalan dengan baik dan kondusif.



"Atas kerja keras Polri dan TNI, penyelenggaraan Piala Presiden 2018 sangat kondusif dan kita semua berharap ini berlangsung sampai selesai," lanjutnya.

Persija Jakarta telah memastikan diri lolos ke final Piala Presiden 2018. Macan Kemayoran pun menunggu pemenang antara Sriwijaya FC dan Bali United dalam laga semifinal leg kedua yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (14/2/2018).

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Indra Sjafri Jelaskan Kondisi Striker Bali United Ini
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri jelaskan kondisi Hanis Saghara. Penyerang asal Bali United itu dikabarkan belum pulih dari cederanya.Seperti diwartakan Superball, Hanis berlatih terpisah dalam pemusata latihan timnas U-19 di Lapangan UNY, Yogyakarta, Minggu (20/5/2018). [suggestedarticle=3]"Hanis harus jalani latihan terpisah karena masih dalam pemulihan cedera pada pergelangan kakinya," jelas Indra Sjafri.Pelatih asal Sumatera Barat itu pun mengatakan bahwa Hanis butuh waktu untuk pulih. Tapi Indra mengatakan dalam beberapa hari striker asal Bojonegoro itu bisa bergabung dengan tim."Setidaknya dua atau tiga hari lagi Hanis sudah bisa bergabung," tandasnya.Cedera Hanis diketahui saat Bali United bertandang ke markas Yangon United untuk laga Piala AFC. Ia tak bermain penuh dan harus masuk bangku cadangan pada menit 33.
  891 kali
Spasojevic Beri Sinyal Hengkang dari Bali United?
Penyerang Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic belum lama ini membuat teka-teki soal masa depannya di Bali United.Spaso yang musim lalu tampil ciamik bersama Bhayangkara FC dengan koleksi 13 gol hanya dalam setengah musim gagal mengulang kesuksesannya itu di Bali United.Dari delapan pertandingan yang sudah dilakoninya di Liga 1 2018, Spaso baru mencetak dua gol.[suggestedarticle=3]Mandeknya torehan gol yang diciptakan Spaso membuat peluangnya meninggalkan Bali United cukup terbuka.Belum lama ini, dalam instastory-nya, pemain kelahiran Montenegro itu mengunggah foto dengan caption penuh tanda tanya.”Hormati diri anda. Tahu kapan saatnya untuk pergi,” tulis Spaso.
  3111 kali
Ditekel Bek Timnas U-23, Irfan Bachdim Cedera Parah?
Kemenangan Bali United atas Arema FC dengan skor 1-0, Jumat (18/5) memakan korban, usai salah satu punggawa andalannya yakni Irfan Bachdim mendapat cedera.Bachdim dikabarkan mendapat cedera cukup parah usai mendapat tekel keras dari bek Arema, Bagas Adi Nugroho di menit ke-84. Bachdim harus diganti dengan I Gede Sukadana. Dirinya pun dilarikan ke rumah sakit usai laga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Padahal mantan pemain Persema Malang ini baru saja pulih dari cedera dan kembali bermain."Jadi saya belum bisa memberikan keterangan detail. Jika pemeriksaan telah selesai baru bisa saya jawab semuanya. Ya memang ada benturan di kaki kanannya. Tapi kami belum tahu jelas itu cedera apa. Karena masih periksa dulu," ujar dokter tim, I Wayan Ade Purnabaya, dikutip dari Tribun Bali."Sudah diperiksa (cedera Bacdhim) , tapi hasil pemeriksaan dokter masih membutuhkan waktu. Kalau tidak salah hari senin (21/5/2018) atau selasa (22/5/2018) baru diketahui hasilnya," lanjut sang dokter.[suggestedarticle=3]Bachdim pun ikut bersuara melalui akun Instagram miliknya, ia tetap semangat dan siap kembali dalam waktu dekat untuk membantu Bali United meraih kemenangan kembali."Kamu mungkin melihat saya berjuang tetapi anda tidak akan pernah melihatku berhenti! Kembali menjadi lebih kuat!" tulis Irfan Bachdim. "Yang terpenting adalah 3 poin," tambah Bachdim.Saat ini Bali United ada di peringkat ke-8 di klasemen sementara Liga 1 2018 dengan perolehan poin 12.   You may see me struggle but you will never see me quit! Come back stronger! . Most important 3points ???? . #BaliUnitedFC #Bangkit #Semangat #NeverGiveUp #NikeFootball ??: @ewinsetyo Sebuah kiriman dibagikan oleh Irfan Haarys Bachdim (@ibachdim) pada 18 Mei 2018 jam 11:20 PDT
  1605 kali
Ada Cerita Pilu dari Kemenangan PSMS Medan atas Sriwijaya FC
Ditengah kemenangan PSMS Medan atas tim tangguh Sriwjaya FC 1-0 dalam Liga 1 2018 di Stadion Teladan Medan, Jumat (18/5/2018), ada sebuah cerita pilu yang ikut menyertainya. Yakni seorang suporter PSMS yang tengah menuju stadon dari kotanya, meninggal dijalan.Suporter PSMS Medan tersebut bernama Arigustus Pasaribu. Ia mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia saat hendak dalam perjalanan menuju Stadion Teladan.Arigustus Pasaribu meluncur dari kediamannya di Sidikalang menuju kota Medan hanya untuk mendukung tim kesayangan. Ia harus menempuh perjalanan selama 4-5 jam menggunakan sepeda motor untuk bisa menuju stadion.[suggestedarticle=3]Nasib nahas dialami oleh Arigustus Pasaribu setelah mengalami kecelakaan lalu lintas dalam perjalanan. Kecelakaan terjadi di daerah Tiga panah, Kabupaten Karo, Jumat (18/5/2018) sekitar pukul 11.00 WIB.Melalui media sosial Instagram, Sadney Urikhob pencetak gol tunggal PSMS, menyampaikan ucapan dukacita untuk Arigustus Pasaribu.Pemain asal Namibia itu pun mempersembahkan kemenangan PSMS Medan di laga pekan ke-8 Liga 1 2018 untuk Arigustus."RIP bro, semalam 3 poin itu adalah milikmu. Tuhan memberkati keluargamu, Amin," tulis Sadney Urikhob pada akun instagramnya.
  1325 kali
Usai Berseteru Dengan Rekan Satu Tim, Lilipaly Pasti Cetak Gol
Stefano Lilipaly kembali terlibat cekcok dengan rekan satu tim, kali ini Irfan Bachdim pada laga Bali United melawan Arema FC, Jumat (18/5). Pada laga tersebut Lilipaly juga berhasil menjadi pencetak gol kemenangan untuk Bali United.Insiden tersebut terjadi saat Lilipaly dan Bachdim berebut tendangan bebas di dekat kotak penalti Arema FC. Lilipaly yang ingin menunjukkan ketajamannya terhalang oleh keinginan Bachdim untuk menjadi eksekutor tendangan bebas.[suggestedarticle=3]Lilipaly yang terlihat mengalah setelah terlibat cekcok tampak memasang wajah agak kesal kepada Bachdim. Sayangnya Bachdim yang menjadi eksekutor penalti justru melambungkan bola jauh dari gawang.   🎥 Jika kamu kapten tim, apa yang akan kamu lakukan ketika menghadapi situasi seperti ini? 🤔 __ #BALIvAREMA #GoJekLiga1 #Liga1KitaSatu A post shared by Go-Jek Liga 1 (@liga1match) on May 18, 2018 at 7:15am PDT Pada laga tersebut, Lilipaly menjadi pencetak gol kemenangan Bali United pada menit ke-80. Lilipaly sukses mengonversi umpan dari Nick van der Velden untuk membuat Bali United meraup tiga poin.Perseteruan Lilipaly dengan rekan satu tim bukan kali ini saja terjadi. Pada Liga 1 2017, saat Bali United menghadpai PSM Makassar, Lilipaly juga sempat terlibat perseteruan dengan Sylvano Comvalius.Uniknya pada laga tersebut Lilipaly juga berhasil mencetak gol kemenangan untuk Bali United.
  1699 kali
Dukungan Unik Suporter Bali United Kepada Korban Bom di Surabaya
Teror bom yang menimpa kota Surabaya, membuat para suporter dari Bali United memberikan dukungan dengan mengecam aksi yang dilakukan teroris tersebut.Teror yang menyebabkan tiga gereja di Surabaya di bom itu sempat bikin geger masyarakat beberapa waktu lalu.Banyak kalangan yang memberikan dukungan dengan melawan aksi yang dilakukan oleh para teroris tersebut.Dukungan ini pun juga hadir saat pertandingan antara Bali United melawan Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (18/5).[suggestedarticle=3]Pendukung dari Bali United menuliskan sebuah kalimat unik dalam spanduk di Tribun Stadion.Spanduk tersebut bertuliskan: "Kami Tidak Takut Bom, Kami Takut Bali Degradasi !!! #Pray For Surabaya"Suporter dari skuat Serdadu Tridatu itu mengecam aksi yang dilakukan teroris dan mengatakan bahwa mereka tidak takut terhadap bom yang sedang marak terjadi.Satu hal yang mereka takutkan adalah jika Bali United degradasi dari Liga 1 Indonesia. Hal ini juga menjadi sentilan dari para suporter yang mengharapkan Bali United segera bangkit dari keterpurukan yang mereka alami dalam beberapa pertandingan terakhir.
  724 kali
WCP: Kemenangan Bali United Berkat Kerja Keras Tim
Bali United berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Liga 1, Jumat (18/5). Kemenangan ini disebut pelatih Widodo Cahyono Putro sebagai hasil kerja keras.Sebelum laga, Bali United berada dalam tekanan karena tiga kekalahan beruntun dalam tiga pertandingan Liga 1 terakhir. Bali United kembali ke jalur kemenangan berkat gol tunggal dari Stefano Lilipaly.[suggestedarticle=3]“Ini adalah hasil kerja keras tim. Pemain bertanding dengan dedikasi dan semangat yang tinggi. Suporter juga terus memberikan dukungannya dari awal sampai akhir. Ini sangat luar biasa,” ucap Widodo dalam konferensi pers seusai pertandingan.Kemenangan ini mengantarkan Bali United naik ke peringkat delapan klasemen sementara. Bali United mengoleksi 12 poin dalam sembilan pertandingan.Di laga selanjutnya, Bali United akan menghadapi Borneo FC. Laga ini akan dihelat pada tanggal 23 Mei mendatang.
  299 kali
Sriwijaya FC Terkejut dapat Denda Terbesar Dalam Sejarah Klub
Manajemen Sriwijaya FC mengaku, sangat terkejut dengan pemberitahuan denda dari Komisi Displin PSSI yang merupakan denda terbesar dalam sejarah klub tersebut.Denda sebesar Rp 200 juta diputuskan untuk Sriwijaya, akibat ulah suporter melepaskan bom asap saat laga Liga 1 melawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 12 Mei lalu.Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid di Palembang, Jumat (18/5/2018), mengatakan manajemen klub sudah menerima surat resmi mengenai pengenaan denda yang ditandatangani oleh Ketua Komite Disiplin PSSI Asep Edwin Firdaus.[suggestedarticle=3]"Jelas ini sangat mengejutkan kami, bisa dikatakan ini menjadi denda terbesar dalam sejarah Sriwijaya FC karena sampai Rp200 juta," jelas Faisal.Manajemen klub belum memutuskan untuk menerima atau mengajukan permohonan banding terhadap keputusan Komite Disiplin PSSI tersebut.Namun Faisal memberikan gambaran, pengajuan banding kemungkinan akan sulit karena Komite Disiplin PSSI sudah mengenakan denda sesuai regulasi dan didukung bukti visual berupa rekaman video."Tapi kami tetap akan mempertimbangkannya. Yang jelas, kami meminta kelompok suporter lebih bertangung jawab ke depan. Jika sudah begini, klub tentu saja dirugikan," kata Faisal."Jika dihitung-hitung, uang Rp 200 juta itu setara dengan biaya tim untuk satu kali laga tandang," tuturnya.[pagebreak]Himbauan Tak Didengar[/pagebreak]Faisal mengatakan, klub sudah menyampaikan ke kelompok pendukung agar tidak melepaskan bom asap, petasan dan semacamnya, namun tindakan itu tetap dilakukan pada laga melawan Bhayangkara FC."Boleh-boleh saja meluapkan kebahagiaan, tapi tetap dalam koridor. Seperti diketahui bahwa penyelenggaraan pertandingan ini terikat dalam regulasi. Hal-hal yang kecil-kecil saja bisa kena denda, apalagi yang sifatnya sampai menghentikan pertandingan," kata dia.Sidang Komite Disiplin PSSI pada 16 Mei yang diketuai oleh Asep Edwin Firdaus dengan anggota Umar Husin, Dwi Irianto dan Eko Hendro memutuskan SFC harus membayar denda Rp200 juta atas tingkah laku buruk suporternya. Denda itu harus dibayar paling lambat 14 hari setelah keputusan terbit.Surat keputusan bernomor 041/LI/SK/KD-PSSI/V/2018 menjelaskan bahwa bom asap dilepaskan suporter lima kali pada menit 40, menit 45 dan menit 48 pertandingan. Akibatnya pertandingan terpaksa dihentikan selama empat menit karena asap yang mengepul hingga ke lapangan.
  1801 kali
Usai Hadapi Arema FC, Irfan Bachdim Harus Dilarikan ke Rumah Sakit
Bali United mengalahkan Arema FC dengan skor 1-0 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (18/5). Kemenangan ini harus dibayar mahal dengan cedera yang dialami oleh Irfan Bachdim.Bachdim baru tampil kembali dalam laga ini setelah pulih dari cedera. Ia tampil spartan dengan kerap kali mengejar bola hingga ke belakang.Sayang, Bachdim harus ditarik keluar pada menit ke-85 digantikan I Gede Sukadana. Bachdim mendapat cedera setelah terkena tackle dari Bagas Adi Nugroho.[suggestedarticle=3]Bachdim yang meringis kesakitan akhirnya harus dibawa ke rumah sakit. Saat ini, pihak Bali United tengah menunggu hasil pemeriksaan eks pemain Persema Malang tersebut."Usai pertandingan hari ini @ibachdim harus dilarikan ke rumah sakit. Semoga tidak mengalami cedera parah," tulis Bali United dalam akun instagramnya.Irfan musim ini tampil enam kali membela Bali United. Namun sejauh ini, ia belum menyumbangkan gol untuk Serdadu Tridatu.   Usai pertandingan hari ini @ibachdim harus dilarikan ke rumah sakit. Semoga tidak mengalami cedera parah. #baliunited Sebuah kiriman dibagikan oleh Bali United (@baliunitedfc) pada 18 Mei 2018 jam 8:59 PDT
  6377 kali
Hasil Lengkap dan Klasemen Liga 1, 18 Mei 2018
PSMS Medan menjauhi zona degradasi setelah menang 1-0 atas Sriwijaya FC, pada pekan kesembilan Liga 1, di Stadion Teladan, Medan, Jumat (28/5/2018). Dengan hasil itu, tim asuhan Djadjang "Djanur" Nurdjaman naik dari peringkat ke-15 ke posisi ke-10, dengan nilai 12. Sebelum itu, Bali United juga meraih kemenangan 1-0 atas tamunya, Arema FC, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Bagi Arema, itu kegagalan menang ketiga dalam tiga laga terakhir di Liga 1. Sebelumnya, Arema kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya dan imbang 1-1 dengan PSM Makassar.[suggestedarticle=3]Berikut ini adalah hasil lengkap pertandingan Liga 1 yang berlangsung pada Jumat (18/5/2018).Bali United 1-0 AremaGol: Stefano Lilipaly 79' ; -PSMS Medan 1-0 Sriwijaya FCGol: Dilshod Sharofetdinov 84' ; -[pagebreak]Klasemen Liga 1[/pagebreak]
  6466 kali
1526661001652 tag