(Foto: Istimewa)

IJL 2018 Penuh Kejutan, SSB Milik Firman Utina Kalah dari Villa 2000

Pekan pertama Indonesia Junior League diwarnai kejutan. Juara bertahan U-11, FU15FA Bina Sentra takluk secara mengejutkan, di Lapangan Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (11/2/2018).

Pertandingan Grup A diwarnai kejuatan saat ASIOP kalah dari SS Gagak Rimang dengan skor 4-2. Lalu CISS Soccer Skill mengalahkan SSB Pelita Jaya dengan skor tipis 2-1.



Sedangkan di Grup B, juara bertahan Bina Sentra tak beruntung. Klub milik mantan pemain timnas Indonesia, Firman Utina harus kalah dengan skor 1-2 atas Villa 2000.

Berikut hasil pekan perdana IJL 2018,

Grup A

ASIOP Apacinti vs SS Gagak Rimang 0-1

Sparta vs IRS 1-1

Giras FC vs ASIOP 2-4

GMSA vs M'Private Soccer School 0-1

Abstrax FA vs Putra Sejati 0-4

ASTAM vs Ragunan SS 1-0

Pelita Jaya vs CISS 1-2

Grup B

Maesa Cijantung vs Maisa Bekasi 2-3

Gelora Poetra vs Serpong Jaya 0-2

BMIFA vs Tik Tak FF 5-0

Pro Direct Academy vs All Star Galapuri 2-0

Serpong City Soccer School vs Salfas Soccer 2-0

Villa 2000 vs FU15FA Bina Sentra 2-1

Bhayangkara Tigaraksa FS vs Serpong Jaya 0-1

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Resmi! Ini Klub Baru Firman Utina Musim Depan
Gelandang veteran, Firman Utina resmi mendapatkan pelabuhan baru. Firman bergabung bersama Kalteng FC dan diikat kontrak selama semusim.Di Kalteng Putra, Firman akan rangkap jabatan. Tidak hanya sebagai pemain, eks kapten Timnas Indonesia tersebut juga akan menjadi asisten pelatih.Kabar transfer Firman ini dikonfirmasi oleh agennya, Muly Munial. Menurutnya salah satu alasan utama Firman menjatuhkan pilihan ke Kalteng Putra adalah Kas Hartadi yang duduk di kursi pelatih.[suggestedarticle=3]"Confirm Firman Utina gabung ke Kalteng FC. Kontrak satu season sebagai Asisten Pelatih dan Pemain. Setelah pertimbangan yg cukup matang dan komunikasi yang panjang dengan Kalteng FC, Firman akhirnya memilih klub ini. Ada benerapa tawaran sebelumnya dari klub Liga 1 dan 2 yg lain. Tapi keseriusan dari pelatih Kas dan manajemen Kalteng FC terhadap Firman yang mempermudah pilihan ini," ucap Muly kepada Bolalob."Klub ini serius dan punya target. Kedekatan FU dengan coach Kas menjadi faktor yang kuat," lanjut Muly.Firman musim lalu tercatat memperkuat Bhayangkara FC. Ia sukses membawa Bhayangkara FC menjadi juara Liga 1.
  10526 kali
Bobotoh Minta Persib Bandung Datangkan Pemain Terbaik Piala AFF 2010
Cedera yang menimpa Dedi Kusnandar, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Eka Ramdani membuat Persib Bandung mengalami krisis di lini tengah. Bobotoh pun berinisiatif untuk membujuk Firman Utina agar mau kembali ke Kota Kembang.Firman dianggap dapat menjadi solusi bagi Persib. Terlebih saat ini ia tengah berstatus bebas transfer setelah meninggalkan Bhayangkara FC.Firman sendiri merupakan pemain sarat pengalaman yang pernah membawa Persib menjadi juara Liga 1 pada tahun 2014 lalu. Selain itu ia juga pernah terpilih menjadi pemain terbaik Piala AFF 2010.[suggestedarticle=3]Instagram Firman Utina pun menjadi sasaran Bobotoh. Bobotoh meminta agar Firman mau kembali membela Persib."Balik Bandung atuh ..," tulis akun instagram iam.udin29. "Bang Firman saya mengharapkan bisa bantu Persib dari keterpurukan @firmanutina1515 ukir sejarah Persib lebih baik lagi," tambah akun agusahonk_53.Kini bola ada di tangan Persib dan pelatih Mario Gomez. Selain itu bila memang Persib ingin membawa pulang Firman, keputusan ada di tangan pemain berusia 36 tahun tersebut apakah ingin kembali atau tidak.
  3977 kali
APPI Siap Bawa Pemain Terbaik Indonesia ke Eropa
Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) akan adakan program untuk Player of The Month untuk pemain terbaik di kompetisi Liga 1.Nantinya, APPI akan terbangkan pemain terbaik setiap bulan untuk berangkat ke Eropa. Ini jadi sebagai bentuk apresiasi dan edukasi dari APPI untuk pesepak bola Indonesia."Untuk pemain terbaik setiap bulan, kami akan memberikan tiket pergi-pulang dengan maskapai rekanan kami Thai Airlines, untuk terbang ke Eropa," kata direktur bisnis dan pengembangan APPI, Simon Nainggolan, di Jakarta, Selasa (27/3/2018) malam.Terbang ke Eropa menjadi hadiah bagi pemain setiap bulan. Para pemain akan kunjungi stadion yang ada di Eropa seusai dengan keinginan pemain.[suggestedarticle=3]"Pemain akan menghabiskan waktu 2-3 hari untuk berkunjung ke Eropa. Namun ini tidak harus bulan saat dia juara juga berangkat, karena kan di tengah musim, tapi kapan pun pemain siap, kami akan siapkan," ujar Simon.Tapi tak hanya tiket ke Eropa saja. APPI juga memberikan beasiswa pendidikan kepada pemain. Nantinya pemain akan bisa melanjutkan pendidikan di President University yang bekerja sama dengan APPI."Bagi pemain terbaik setiap musim, kami memberikan beasiswa pendidikan bekerjasama dengan Universitas President di kawasan industri Cikarang. Pendidikan yang akan didapatkan pemain, akan disesuaikan dengan keinginan mereka," kata Simon.Apresiasi 'wah' ini menjadi pemacu pemain untuk berprestasi. Selain itu, APPI juga ingin memperbaiki sepak bola Indonesia dengan berikan edukasi terbaik bagi pesepak bola Tanah Air.
  1143 kali
Jadi Presiden APPI, Firman Utina Siap Tampung Curhat Stakeholder
Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) menunjuk Firman Utina sebagai presiden untuk periode 2018-2021. Firman menggantikan Ponaryo Astaman sebagai presiden sebelumnya.Berlangsung di Restoran Sere Manis, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2018), Firman resmi menjabat sebagai presiden baru. Beberapa isu langsung menjadi pekerjaan rumah APPI."Sama seperti musim-musim sebelumnya, pada periode ini kami ingin lebih melindungi pemain dalam segala hal," ujar Firman Utina."Kami siap menjadi tempat curhat bagi stakeholder kompetisi. Kami berharap mendapatkan kelancaran agar citra sepak bola Indonesia semakin baik di mata dunia," lanjutnya.[suggestedarticle=3]Beberapa pemain dan mantan pemain juga menjadi pengurus baru APPI. Asosiasi tersebut ingin adanya pemain senior dan junior termasuk dengan perwakilan pemain dari Liga 2.Nama Bima Sakti dan Kurniawan mewakili mantan pemain di Exco APPI. Lalu ada juga Hansamu Yama dan Riyandi Ramadhana sebagai perwakilan pemain muda di Exco.Sedangkan Ugik Sugiyantoro, menjadi pemain dari Liga 2 yang menjadi Exco APPI. Hal tersebut agar APPI juga mengetahui problematika pemain dari Liga 2.Selain itu, kepengurusan APPI juga memaparkan program yang akan datang. Beberapa program baru akan dijalankan, termasuk dengan adanya program sepak bola wanita dan membership untuk para pemain di Liga 1 dan Liga 2.
  664 kali
Persaingan Sengit Terjadi di IJL 2018 Pekan Kelima
Pekan kelima Indonesia Junior League 2018 (U-11) pada Minggu (11/3), seluruh tim kontestan mulai berlari kencang. Serpong Jaya yang tumbang sampai ASTAM langsung tancap gas dalam pekan tersbutTergabung di Grup A ASTAM tak masalah bermain tiga kali sehari. Tim asuhan Robin Meilast itu mampu menuntaskan target menyapu bersih sembilan poin. Luar biasanya lagi, mereka mampu melakukan pesta gol di dua partai saat jumpa Garuda Muda Soccer Academy (GMSA) dan Indonesia Rising Star (IRS).Tak jauh berbeda juga dilakukan Putra Sejati. Sayangnya di laga terakhir, anak-anak Jakarta Barat itu hanya sanggup berbagi angka dengan salah satu pesaing terberatnya, SS Gagak Rimang.[suggestedarticle=3]Tren positif dari ASTAM dan Putra Sejati tidak mampu diikuti oleh ASIOP Apacinti. Mutiara dari Senayan seperti kelelahan pada pekan kelima ini. Buktinya mereka ditekuk dengan skor telak oleh IRS (2-5) lalu harus puas bermain imbang dengan Sparta 1979 (0-0).Grup B pun tak kalah sengitnya. Serpong Jaya unggul 3-0 atas Maesa Cijantung di laga perdana, Salman Daan Wijaya dkk harus terjatuh di laga kedua. Rekor 100 persen tercoreng oleh Pro:Direct Academy.Pro:Direct Academy sendiri jadi tim yang paling on fire di Grup B pada pekan kelima ini. Selain mampu membekuk Serpon Jaya, Lui George dkk juga mampu membungkam BMIFA 2-0.Lalu ada pula persaingan Maisa Bekasi dan Serpong City Soccer School. Sejauh ini baru mereka yang belum terkalahkan di Grup B. Saat kedua tim bertemu pekan kelima ini, skor imbang kacamata harus puas dibagi. Berikut Hasil Lengkap Pekan Kelima IJL 2018 (U-11):Grup AM'Private Soccer School vs Giras FC 2-1(Bagas Erlangga 16', M Ariiq Aqiilah 24' ; M Ridwan Amrullah 8')GMSA vs ASTAM 1-4(M Ryansyah 14' ; Fernanda Dwi S 6', Raffael M Gaitsa 8', Arfan M Amni Rusin 21', Christian Deo Putra Lambok 25')Abstrax FA vs Pelita Jaya 0-0(-)Putra Sejati vs Ragunan Soccer School 4-0(M Habsy 6' 23', Sultan Ibrahim Taulani 18', M Rafi Muchnair Patra 20')M'Private Soccer School vs CISS 2-3(Bagas Erlangga 7', Zahran Khairifan 20' ; M Khalfan Ibrahim 4', El Fatta Kasawilaga 10', Ilham Romadhona 29')ASIOP Apacinti vs Indonesia Rising Star 2-5(Abrar Azalia 13',30' ; Kelvin Ananda 9', 16', Umara M Sakhi 17', 27', M Gilang Aravia Reza 22')ASTAM vs Pelita Jaya 1-0(Christian Deo Putra Lambok 4')Putra Sejati vs SS Gagak Rimang 1-1(Edlin Pahlevi 18' ; Akmal Rusdiansyah 29')Sparta 1979 vs Abstrax FA 5-0(Rifal 10', 14', 17' 28', Al Fatih Eka Putra 25')Ragunan Soccer School vs CISS Soccer Skill 1-1(Wildan Arif Hakim 29' ; M Khalfan 21')M'Private Soccer School vs SS Gagak Rimang 0-0(-)Giras FC vs GMSA 1-1(Dzofar Nahibul 10' ; Aliq Bramanta Jibril 18')Sparta vs ASIOP 0-0(-)ASTAM vs IRS 5-2(Ryan Halim 4', 6', Attar Abyaz Majid 15', Fernanda Dwi S 22', Raffael M Gaitsa 27' ; Radhit Al Fathir 11', M Farrel Rasya 21')Grup BSerpong Jaya vs Maesa Cijantung 3-0(M Farid Fakhrudin 7', 10', 18')Bhayangkara Tigaraksa FS vs Villa 2000 1-0(Al Aqsho C Milan Mahing 17')Salfas Soccer vs Tik Tak Football First 1-0(Rafa Raffel 9')All Star Galapuri vs FU15FA Bina Sentra 0-1(Danendra Arland Aryaguna 13')Maesa Cijantung vs BMIFA 1-0(M Zidan 9')Villa 2000 vs Serpong City 0-1(M Ghatan Razaki 23')Pro:Direct Academy vs Serpong Jaya 1-0(Edward Troy Tohardiman 7')FU15FA Bina Sentra vs Tik Tak Football First 1-1(Ahmad Abror Fadhillah 10' ; M Rizqy Fadhilah 21')Maesa Cijantung vs Gelora Poetra 3-0(M Zaidan Zamzami 7', Huzaifah 9', M Raihan Febriansyah 13')All Star Galapuri vs Maisa Bekasi 0-2(Nabil Mafaiz 17', Abdiel Fairuz Arrafi 29')Pro: Direct Academy vs BMIFA 2-0(Fabian Yafa 6', Lui George Dall'Oglio 25')Bhayangkara Tigaraksa vs Salfas Soccer 1-0(Zaidan Salik Aqila 16')Gelora Poetra vs Villa 2000 0-2(Dimas Raditya Hasyimi 28', Naufal Firdaus Marasabessy 29')Serpong City vs Maisa Bekasi 0-0(-)
  580 kali
Pekan Ketiga IJL U-11: Klub Firman Utina dan ASTAM Curi Perhatian
Memasuki pekan ketiga IJL Mayapada 2018 (U-11) klub mulai mencari konsistensi. Beberapa tim unggulan mendapat kesulitan, termasuk klub elite Pelita Jaya, ASTAM dan FU15 Bina Sentra.ASTAM hampir saja menelan kekalahan dari ASIOP Apacinti. Beruntung, gol telat Raffael Muhammad Gaitsa mampu menyelamatkan wajah tim asuhan Robin Meilast tersebut.Sedangkan Pelita Jaya mendapat perlawanan dari Gagak Rimang. The Commandos hanya bermain imbang 1-1 melawan Gagak Rimang. Namun Pelita Jaya mampu menang 2-1 atas Sparta 1979 di laga pertama.Sementara peta persaingan di grup B tak kalah serunya. Kiprah sang juara bertahan, FU15FA Bina Sentra mencuri perhatian.Mengawali pekan ketiga dengan kekalahan usai dibungkam Serpong City Soccer School, Firman Utina Boys mampu bangkit di laga kedua. Mimpi buruk mereka selesai saat mengalahkan Salfas Soccer.Berikut Hasil Pertandingan Pekan Ketiga IJL Mayapada 2018 (U-11)Grup ARagunan Soccer School vs Giras FC 2-3(M Aji Kurniawan 17', 24' ; Dzofar Nahibul 15', Evan Ferdyansyah Marpaung 2', 30')Sparta 1979 vs Pelita Jaya 1-2(Al Fatih Eka Putra 2' ; Afwan Fadhilah 7', Ibrahiim Achmaramal 15')CISS Soccer Skill vs Abstrax FA 2-2(Ilham Romadhona 15', 18' ; Teddy Bima 25', M Faiz 27')Putra Sejati vs GMSA 6-0(Zidane Alzizou Lubis 5', 18', 19', 23', M Habsy 10', M Isfandyar 13')M'Private Soccer vs Ragunan Soccer School 1-1(Zahran Khairifan 10' ; M Aji Kurniawan 25')Sparta 1979 vs Giras FC 1-0(Rifal 18')IRS vs Putra Sejati 0-3(Zidane Alzizou Lubis 7', M Ziddan 20', M Zaki Riyadhul 27')SS Gagak Rimang vs Pelita Jaya 1-1(M Rizqullah Alifasyah 4' ; Fadhlan M Daniswara 3')Abstrax FA vs ASIOP Apacinti 1-6(M Fakhri 28' ; Abrar Azalia 2', 3', 22', 29', Kimi Rajendra 16', Anata Sandi 21')M'Private Soccer vs ASTAM 0-5(Raffael Muhammad Gaitsa 4', 27', 29', Fernanda Dwi Sutrisna 8, Riyan Halim 23')CISS Soccer Skill vs GMSA 1-1(Ali Yusuf Wardana 6' ; Fazle Abyaz Warouw 2')Putra Sejati vs Sparta 1979 1-1(M Habsy 29' ; Al Fatih Eka Putra 5')SS Gagak Rimang vs IRS 4-2(Akmal Rusdiansyah 4', 19', Rakha Lubis 28', 29' ; Umara Mochammad Sakhi 9', 29')ASIOP Apacinti vs ASTAM 1-1(Abrar Azalia 6' ; Raffael Muhammad Gaitsa 29')Grup BMaisa Bekasi vs Gelora Poetra 3-0(Abdiel Fairuz 8', 17', M Zazuly 27')Serpong Jaya vs BMIFA 3-0(Angga Suwandi 16', Salman Daan Wijaya 17', M Fathir 19')Tik Tak Football First vs Pro:Direct Academy 0-5(Lui George 16', 17', 22', Rafatta 23', Pandu Muhamar 30')All Star Galapuri vs Bhayangkara Tigraraksa FS 0-2(Gilang Ramadhan 7', Fakhri Kinmahate -own goal- 12')Maisa Bekasi vs BMIFA 2-1(Nabil Mafaiz 7', 11' ; Redo Al Quddus 6')Pro:Direct Academy vs Serpong City Soccer School 1-2(Fabian Yafa 6' ; M Farhan Irwansyah 7', Jonathan Arvin Wibowo 26')Gelora Poetra vs All Star Galapuri 0-1(Damar Bhawono 21')Salfas Soccer vs Villa 2000 0-2(Raynanda Syauqi 7', 19')Pro:Direct Academy vs Maesa Cijantung 3-7(Fabian Yafa 15', 22', 24' ; Huzaifah 7', 27',Setia Wardana 5', 6', M Zaidan Zamzami 10', 18', Raditya Abdillah 8') FU15FA Bina Sentra vs Serpong City Soccer School 0-1(Jonathan Arvin Wibowo 22')Tik Tak Football First vs Bhayangkara Tigaraksa FS 0-4(M Reza Ashiddiqie 5', Satria Dhitya Wijaya 19', Arifan Putra 24', Gading Kaylle 28')All Star Galapuri vs Serpong Jaya 0-4(Angga Suwandi 2', Salman Daan Wijaya 6', M Farid Fakhruddin 23', 25')Salfas Soccer vs FU15FA Bina Sentra 1-3(Rafa Rafael 7' ; M Juvenile 2', M Naufal Afkar 6', Denis Yusuf Taufani 13')Maesa Cijantung vs Villa 2000 5-0(M Zaidan Zamzami 16', 18', 20', Raditya Abdillah 9', Huzaifah 29')
  776 kali
Pekan Kedua IJL, Pelita Jaya dan Wonderkidnya Curi Perhatian
Tim debutan di kompetisi Indonesia Junir League 2018 (U-9), Pelita Jayal mencuri perhatian di pekan kedua, Pemain andalan mereka, Rizki Eka Saputra jadi bintang lapangan di Lapangan Puspitek Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (18/2/2018)Pada pekan kedua IJL U-9 Pelita Jaya mampu menyapu bersih dua laga dengan raihan poin penuh."Saya hanya memberi prinsip ke anak-anak, jika bermain baik dan mendengarkan instruksi pelatih. Hasilnya bisa jauh lebih positif," ujar pelatih Pelita Jaya, Hari Bakir.[suggestedarticle=3]Satu pemain yang paling mencuri perhatian di balik penampilan apik Pelita adalah Rizki Eka Saputra. Seperti diketahui, lima gol diborong oleh Rizki. Salah satunya bahkan lewat skema set piece tendangan bebas nan berkelas."Dari awal anak ini gabung ke Pelita Jaya, saya sudah lihat Rizky memang beda. Kasarnya, dari pertama kali brojol saja sudah bisa main bola. Dia memang icon untuk kami," ujarnya.Pelita Jaya saat ini nangkring di puncak klasemen sementara Grup A. Mereka bersaing ketat dengan SSB lainnya, seperti ASIOP Jakarta dab Astam.Berikut hasil lengkap pekan kedua IJL Mayapada 2018 (U-9) :Grup AASTAM vs Ragunan Soccer School 1-1( Akhdan Dwi Putra 23' ; Wahyu Sultan 17')Pelita Jaya vs Serpong Jaya 1-0( Rizki Eka Saputra 21')GMSA vs Putra Sejati RMD 0-0Serpong City SS vs Maesa Cijantung 0-2(Ale Putra Fathir 20', Prima Ardyasakti Pradana 27')ASTAM vs All Star Galapuri 2-0(Akhdan Dwi Putra 2', Dekmang Raditya Nata 23')Ragunan Soccer School vs M'Private Soccer School 1-2(Prabowo Haidar Salman 26' (Pen) ; Muhammad Wildan 9', 14')GMSA vs Serpong Jaya 0-1(Dzaky Fasly Rasyad 17')ASIOP vs Serpong City SS 2-1( Nayaka Aryasatya 11', Greyfaldi Abdul Manan 22' ; Diego Andreas Sinathrya 12')Putra Sejati RMD vs Pelita Jaya 0-4( Rizki Eka Saputra 2', 6', 16', 27')Maesa Cijantung vs ASTAM 0-0ASIOP vs Ragunan Soccer School 5-2(Keiran Mandira Nasution 2', Meldo Febryansyah 3', Wirabuana Faiz 20', Nayaka Aryasatya 28', Greyfaldi Abdul Manan 29' ; Wahyu Sultan 17', 18')M'Private Soccer School vs All Star Galapuri 2-1(Adritama Dwi Satria 1', Aditya Fernando Pradita 21' ; Refky Sanjaya Baihaki 27')Grup BSalfas Soccer vs FU15FA Bina Sentra 0-0BMIFA-TIK TAK vs Abstrax FA 0-2( M Bintang Arkyas 23', M Syafiq Gunawan 25')Pro:Direct Academy vs CISS 0-3( Rapi 11', Rafi Permana 21', Evana Salim 26')Metro Kukusan vs Hizbul Wathan SC 3-0( Erlangga Hagi 14', 16', Risky Al Buchori 23')Salfas Soccer vs Bhayangkara Tigaraksa FS 1-1( Alexander Danuarta Putra 11' ; Mahmud Sidiq 5')FU15FA Bina Sentra vs Indonesia Rising Star 0-0Pro:Direct Academy vs Abstrax FA 0-4( Arigo Juneville Fabiano 11', 21', M Bintang Arkyas 2', Akmal Abrar 18')Parung SS vs Metro Kukusan 1-1( Gregory Lie Gilgal 3' ; M Hilmy Jafar 13')CISS vs BMIFA-TIK TAK 10-0( M Javier Emeraldy 1', 11', Aryabima Trah Aditya 15', 19', Karanka Delbert 16', 18', Evana Salim 9', 29' Marvel Kayzan 24, Fatih Zhafran Aziz 26')Hizbul Wathan SC vs Salfas Soccer 0-2( Wildan Abdallah 9', Abid Rahidan Asha 17')Parung SS vs FU15FA Bina Sentra 0-0Indonesia Rising Star vs Bhayangkara Tigaraksa FS 0-2( Janoko 5', Bintang 17')
  699 kali
Indonesia Junior League 2018 Gulirkan 3 Liga Usia Muda
Kompetisi usia muda, Mayapada Indonesia Junior League (IJL) kembali bergulir. Ini adalah tahun ketiga, kompetisi yang mempertandingkan kelompok usia U-9 dan U-11 digelar.Bertempat di Lapangan Puspitek Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (11/2/2018), IJL 2018 diresmikan dan akan berjalan lebih semarak. Setidaknya ada 48 tim dan 963 pemain mengikuti kompetisi tersebut.Pada kompetisi tahun 2018 ini tak hanya mempertandingkan U-9 dan U-11 saja, tapi akan ada U-13 yang digelar pada bulan Juli atau sesudah kompetisi U-9 dan U-11. Kompetisi U-13 digelar hinggal Oktober."Ini tahun ketiga kami menggelar IJL, harapannya tentu saja kami ingin membantu perkembangan sepak bola usia muda dan tujuannya sudah pasti menyumbang pemain untuk timnas Indonesia," ujar CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis kepada Bolalob.[suggestedarticle=3]"Musim ini terasa berbeda dengan musim lalu dan jumlah kontestan juga meningkat. Belum lagi akan ada U-13 yang baru bergulir tahun ini," tambahnya.Untuk itu pihaknya ingin terus mengembangkan kompetisi yang berbasis akar rumput. Tak hanya penyelenggaraan, namun IJL pun meningkatkan kualitas kompetisi agar mutu sepak bola usia Tanah Air terjaga dengan baik."Proses mereka (klub dan pemain) untuk bisa masuk ke IJL 2018 pun sangat berat. Verifikasinya sangat berat, mulai dari rekam jejak SSB (sekolah sepak bola) hingga kesiapan orang tua-pelatih-manajemen," lanjutnya.Selain itu keterwakilan wilayah pun jadi salah satu faktor pendukung. Rezza ingin kompetisi kali ini lebih merata dan punya atmosfer persaingan yang ketat.Musim lalu untuk U-9, SSB Salfas Soccer Tangerang menjadi juaranya. Sedangkan pada kategori U-11, SSB milik eks timnas, Firman Utina, yakni FU15 Bina Sentra keluar sebagai juara.
  2286 kali
Firman Utina Mulai Jalani Peran Jadi Asisten Pelatih
Firman Utina mantan pemain timnas Indonesia, menjalani debut sebagai asisten pelatih dan klub yang ditangani tidak main-main, juara kompetisi Liga 1 2017, Bhayangkara FC.Pria yang musim lalu masih berstatus sebagai pemain tim yang berjuluk The Guardian itu, terlihat memimpin latihan bersama dengan pelatih Simon McMenemy di Lapangan National Youth Training Center, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Kamis."Ayo, ayo waktu satu menit lagi," teriak Firman Utina saat memimpin latihan perdana Bhayangkara FC. Para pemainpun langsung merespon teriakan yang dilakukan oleh asisten pelatih baru tersebut.[suggestedarticle=3]Meski menjalani debut, Firman Utina tidak canggung. Bahkan, pria yang banyak memperkuat tim besar di Indonesia langsung terlihat gesit dalam memberikan instruksi ke pemain.Saat dikonfirmasi usai latihan, Firman Utina mengaku lebih enak menjadi pemain jika dibandingkan dengan pelatih. Namun, kata dia, saat ini adalah waktu yang tepat untuk belajar menjadi seorang pelatih. Apalagi dirinya saat ini sudah mengantongi lisensi AFC C."Untuk status, sebenarnya saya belum tahu. Untuk sebagai pemain belum dipanggil. Tapi saya dipanggil manajemen untuk bantu-bantu (asisten pelatih)," kata mantan pemain Arema dan Sriwijaya FC itu, seperti dikutip antaranews.com.Saat ditanya, apakah tetap akan bermain pada Liga 1 2018, pria berusia 37 tahun itu mengaku peluangnya tipis mengingat Bhayangkara FC saat ini banyak memiliki pemain gelandang yang banyak dan kemampuannya bisa diandalkan. Dengan demikian persaingan bakal ketat."Saingan gelandang banyak, lebih baik jadi asisten. Pemain muda sangat bagus dan mereka lebih pantas. Kasih kesempatan ke pemain muda," kata pria kelahiran Manado, Sulawesi Utara itu.
  1653 kali
Putuskan Gantung Sepatu, Ini yang Mulai Dijalani Firman Utina
Firman Utina, gelandang flamboyan yang pernah memperkuat timnas Indonesia dan beberapa klub besar tanah air, telah memutuskan gantung sepatu. Kini ia merajut karier baru. Apa itu?Mantan kapten timnas Indonesia ini sudah bulat memutuskan pensiun dari pemain sepak bola profesional. Alasannya sungguh mulia, ia ingin fokus pada pembinaan sepak bola usia dini.Firman yang merasakan pahit dan manisnya perjalanan karier sebagai pesepakbola, ingin menurunkan ilmunya kepada pemain muda dan menjadi seorang pelatih.[suggestedarticle=3]"Saya tidak mau terlalu fokus terus di bermain bola. Karena saya juga harus belajar, bagaimana menjadi seorang pelatih,"jelas Firman Utina yang terakhir ikut membawa Bhayangkara FC juara Liga 1 2017.Mantan pemain Persib Bandung ini sadar bahwa untuk menjadi seorang pelatih profesional tidak bisa instan. Ia akan memulainya dari bawah."Sebelum saya jadi pelatih profesional, saya harus belajar dulu membina anak-anak, sehingga saya dapat pengalaman dari bawah sampai ke atas," tutur Firman."Mudah-mudahan federasi sudah menghapuskan (regulasi pembatasan umur). Tapi saya merasa saatnya saya untuk membangun. Sudah saatnya saya membangun usia dini," tegas Firman.
  2297 kali
1511825401861 tag