(Foto: bolalob)

Beban Ingin Menang Buat Bintang Timur Surabaya Kurang Fokus Sepanjang Laga

Kekalahan menyakitkan diterima Bintang Timur Surabaya pada laga melawan Mataram di pekan kedua Pro Futsal League 2018 lalu. Dua gol di menit Akhir dari Mataram FC membuat mereka selain gagal menang, juga takluk 1-2.

Asisten pelatih Kharismawan mengakui skuatnya belum bisa berkonsentrasi penuh hingga akhir laga. Ini membuat beberapa kali tim selalu kebobolan di menit akhir. Puncaknya mereka harus takluk lewat dua gol menit akhir atas Mataram.



"Timi ini terkadang di menit-menit akhir jadi bumerang. Ini sudah terjadi sejak pekan pertama menghadapi Futsal Kota Bandung. Di menit akhir kami selalu kehilangan fokus. Ini harus jadi evaluasi dan harus lebih fokus karena pertandingan belum usai," ungkap Kharis kepada Bolalob.

Kharis menduga skuat BTS sedikit terbebani dengan keinginan untuk menang. "Mungkin mereka terlalu terbebani dan keinginan untuk menang jadi lebih main aman. Tahun lalu kami tertinggal dulu dan bisa membalikan. Tahun ini kebalikannya. Tentu fokus untuk memperbaiki hal ini adalah bertahan dan fokus hingga menit akhir," tandasnya.

Di pekan ketiga BTS akan berlaga di depan pendukungnya sendiri pada 23-24 Februari mendatang di GOR UNESA, Surabaya.
editTerakhir diubah:  14/02/18 - 18:32

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Tidak Ada Anak Emas di Permata Indah Manokwari
Sayan Karmadi selaku pelatih Permata Indah Manokwari menyatakan tidak ada anak emas di timnya.Sayan mengatakan jika semua pemain di Permata memiliki peluang yang sama untuk bermain. Mereka yang tampil apik saat latihan maupun pertandingan pastinya memiliki peluang lebih besar dalam bermain.Tapi, dirinya juga menegaskan jika pemain tidak tampil apik maka siap-siap saja tidak dimainkan. Dirinya tidak mengandalkan satu dua pemain, termasuk pemain asing Thiago Mora.[suggestedarticle=3]"Kalau pemain, kami tidak mengandalkan satu-dua pemain, semua harus bisa, termasuk Thiago," ungkap Sayan kepada Bolalob."Jika pemain tidak perform bisa diganti harus fair, semua pemain ingin main," pungkasnya.
Penggawa Permata Indah Manokwari Ini Dihukum Larangan Bermain Hingga Akhir Liga 2018
Laga derby Manokwari antara Permata Indah dan Black Steel pada 17 Februari silam di GOR Sudiang, Makassar yang diwarnai beberapa insiden berbuntut pada sanksi yang diberikan komdis kepada Beberapa pemain dan pelatih.Yang paling parah terkena sanksi ini adalah penggawa Permata Indah Manokwari, Marcelino Waroy. Lino sapaan akrabnya, dihukum larangan bermain hingga Pro Futsal League 2018 usai. Lino dihukum karena dianggap melakukan pemukulan terhadap Ardiansyah Runtuboy di laga tersebut.Akibat pemukulan tersebut Lino juga terkena kartu merah oleh wasit dan sempat bersitegang dengan kapten Black Steel Manokwari, Afdal.[suggestedarticle=3]"Kami sudah memanggil dua pemain Black Steel dan Permata Indah dan salah satunya Lino. Setelah mendengarkan keterangan mereka, maka putusan untuk Marcelino Waroy adalah larangan bermain hingga liga 2018 usai karena insiden pemukulan tersebut," ungkap Albinus Laurentius, wakil ketua Komdis FFI.Hukuman berat ini dijatuhkan Lino karena dirinya pernah dihukum dengan kasus yang sama pada PON 2016 lalu. Saat itu, Lino dihukum dua tahun tak boleh beraktivitas di agenda futsal besutan FFI karena terbukti memukul Satrio putra June, penggawa PON Maluku Utara, yang mengakibatkan sang pemain mendapatkan delapan jahitan di bagian mulut."Setelah kejadian itu dia kami panggil dan berjanji tidak mengulangi perilakunya tersebut. Setelah berbagai pertimbangan hukumannya tersebut diringankan menjadi hanya tujuh laga di liga 2017. Namun di liga musim ini dia malah mengulanginya. Itu yang memberatkannya," jelas Lauren.Meski begitu, eks pemain Persis Gotong Royong ini atau pun pihak Permata Indah Manokwari boleh mengajukan banding. Banding bisa diajukan dalam rentang waktu 14 hari setelah surat keputusan Komdis diterima atau pada Rabu (21/2) ini.
  152 kali
Sayan Karmadi: Semua Tim di Grup B PFL 2018 Merupakan Tim Unggulan
Persaingan di Grup B Pro Futsal League (PFL) 2018 bisa dikatakan sangat berat.Grup B berisikan 2 tim yang pernah juara, yaitu Black Steel Manokwari dan IPC Pelindo II Jakarta. Ditambah 3 tim final four musim lalu juga berada di grup ini, yaitu Mataram FC NTB, Permata Indah Manokwari, dan Bintang Timur Surabaya.Sayan Karmadi selaku pelatih Permata pun menyatakan jika semua tim di Grup B merupakan tim unggulan. Setiap tim harus selalu siap di semua pertandingan yang mereka jalani di Grup B ini.[suggestedarticle=3]"Semua tim diunggulkan tidak bisa bilang IPC, Black Steel, BTS diunggulkan atau tim FKB, Dumai semua punya peluang sama," ungkapnya kepada Bolalob."Tinggal setiap tim siap ga di setiap pertandingannya," pungkas mantan pemain Timnas Futsal Indonesia sekaligus eks pelatih Black Steel ini.
  132 kali
Yori van der Torren: Semua Tim di Grup B Berat Semua
Persaingan di Grup B Pro Futsal League (PFL) 2018 bisa dikatakan sangat berat.Hal tersebut diakui oleh Yori van der Torren selaku pelatih Black Steel Manokwari. Dirinya menilai semua tim di Grup B ini semuanya berat."Semua berat dan bagus kalo sudah main di liga, ada yang pengalaman dan baru, tapi semua kuat," ungkapnya kepada Bolalob beberapa waktu lalu.[suggestedarticle=3]Di Grup B sendiri berisikan 2 tim yang pernah juara, yaitu Black Steel Manokwari dan IPC Pelindo II Jakarta. Ditambah 3 tim final four musim lalu juga berada di grup ini, yaitu Mataram FC NTB, Permata Indah Manokwari, dan Bintang Timur Surabaya.Tentunya bisa dikatakan hampir di setiap pertandingan ibarat final. Semua tim tentunya menargetkan untuk berusaha lolos ke final four.
  227 kali
Akibat Lemparan Botol Penonton, Panpel PFL 2018 Makassar Didenda Komdis FFI
Laga panas di laga derby Manokwari antara Permata Indah dan Black Steel pada 17 Februari silam di GOR Sudiang, Makassar, berbuntut panjang hingga menghasilkan putusan komisi disiplin Federasi Futsal Indonesia.Panitia Pelaksana Pro Futsal League 2018 di mana Permata Indah menjaadi tuan rumah di GOR Sudiang Makassar juga tak luput dari sanksi Komdis. Akibat lemparan botol dari penonton di laga derby Manokwari tersebut, Komdis menjatuh denda Rp. 5 Juta untuk Panpel.[suggestedarticle=3]Meski merupakan ulah penonton, Komdis menganggap Panpel tidak bisa mengantisipasi situasi tersebut dan mengakibatkan lemparan botol ke dalam lapangan tak terhindarkan.Kedepannya Komdis ingin Panpel ataupun tuan rumah di PFL 2018 bisa lebih tegas dan siaga terhadap segala potensi negatif yang bisa ditimbulkan penonton.
  1050 kali
Pemain Futsal Aktif di Sosmed Tidak Dilarang, Tapi...
Sosial media bisa dikatakan sudah tidak bisa lepas dari dunia futsal Indonesia, termasuk para pemain yang aktif di berbagai sosmed.Para pemain Pro Futsal League (PFL) 2018 sendiri banyak, bahkan bisa dikatakan hampir semuanya menggunakan sosmed. Tidak jarang foto-foto saat dirinya latihan atau bertanding selalu diunggah di sosmed, maupun quote-quote yang memotivasi diri.Deny Handoyo selaku pelatih SKN FC Kebumen pun tidak melarang para pemainnya menggunakan sosmed. Tapi, dirinya menekankan tanggung jawab pemain ketika berlatih dan bertanding.[suggestedarticle=3]"Enggak, karena itu adalah privasi pemain," jawab Deha kepada Bolalob terkait apakah dirinya melaran epmain enggunakan sosmed atau tidak."Mereka berhak punya kehidupan lain di luar futsal, tapi ketika berlatih dan bertanding mereka wajib 100 % fokus," pungkasnya menutup pembicaraan.
  447 kali
Deny Handoyo: Jadikan Kritikan sebagai Bahan Introspeksi Diri
Pemain Pro Futsal League (PFL) 2018 dituntut selalu bermain apik saat membela timnya untuk meraih kemenangan, tapi jika bermain jelek siap-siap saja mendapat kritikan dari tim pelatih, rekan setim, maupun pecinta futsal tanah air.Terlebih sekarang banyak pemain futsal menggunakan sosial media yang rentan sekali mendapat pujian atau cibiran dari netizen alias warganet. Terkait hal tersebut, Deny Handoyo selaku pelatih SKN FC Kebumen memiliki pandangan tersendiri terkait kritikan yang menimpa pemain.Deha yang mantan pemain liga pro dan juga Timnas Futsal Indonesia sudah banyak merasakan asam garam soal kritikan. Ia pun memilih kritikan sebagai cara untuk dirinya introspeksi. Dan ia fokus untuk tampil maksimal di setiap pertandingan demi timnya.[suggestedarticle=3]"Kalau buat saya, hal seperti ini (kritikan) saya jadikan bahan introspeksi diri aja," ungkapnya kepada Bolalob."Kita ga akan bisa memuaskan semua orang, yang penting saat tampil saya berusaha bermain semaksimal mungkin terutama dengan mengutamakan kepentingan tim," pungkasnya.
  297 kali
2 Kapten Klub Asal Manokwari Disanksi Komdis FFI
Komisi Disiplin Federasi Futsal Indonesia memberikan beberapa sanksi akibat dari laga keras di derby Manokwari antara Permata Indah dan Black Steel pada 17 Februari silam.Salah satunya adalah peringatan keras kepada beberapa pemain, termasuk kapten kedua tim. Kapten Permata Indah Manokwari, Rahmat Arsyad, diberi sanksi peringatan keras karena dianggap melakukan protes berlebihan ke pada wasit. Padahal Rahmat di musim lalu juga terkena sanksi peringatn keras untuk tidak melakukan pelanggaran di liga 2018."Mengapa tidak kami sanksi hukuman larangan bermain si Rahmat, karena dia kami lihat sudah berubah drastis sejak musim lalu. Di laga melawan Black Steel kemarin dia salah satu pemain yang coba menenangkan rekan-rekannya. Itu yang meringankannya," kata Albinus Laurentius, wakil ketua Komdis FFI.[suggestedarticle=3]Selain Rahmat, Kapten Black Steel, Afdal, juga disanksi Komdis dengan peringatan keras karena menjadi pemicu kericuhan di pinggir lapangan. Pemain lainnya yang mendapat sanksi serupa yaitu Christian Adolfo Yembise yang juga terlibat dalam kericuhan."Kami juga cukup berhati-hati dalam memberi sanksi karena harus diakui ini laga penuh tekanan dari ramainya penonton dan suporter yang datang," lanjut Lauren.Sanksi peringatan keras ini berarti jika kedua pelatih melakukan pelanggaran lainnya, mereka akan terkena sanksi yang lebih berat misalnya larangan bermain di beberapa pertandingan atau denda uang.
  3792 kali
Vic Hermans dan Yori van Der Torren Kena Sanksi Komdis FFI
Laga panas di laga derby Manokwari antara Permata Indah dan Black Steel pada 17 Februari silam berbuntut panjang hingga menghasilkan putusan komisi disiplin Federasi Futsal Indonesia.Sanksi pertama datang untuk pelatih kepala Black Steel Manokwari, Victor Hermans. Pelatih asal Belanda yang sebelumnya memimpin timnas futsal Indonesia ini memulai debutnya di bench Black Steel di laga panas kontra Permata.[suggestedarticle=3]Di laga ini, Komdis menganggap Vic Hermans terlalu melakukan protes berlebihan kepada wasit. Hal yang sama juga dilakukan oleh Yori van der Torren, asisten pelatihnya. Untuk hal ini kedua pelatih hanya diberi sanksi peringatan keras oleh Komdis.Sanksi peringatan keras ini berarti jika kedua pelatih melakukan pelanggaran lainnya, mereka akan terkena sanksi yang lebih berat misalnya dilarang mendampingi tim di beberapa pertandingan. Komdis telah mengirimkan surat keputusan sanksi tersebut pada Rabu (21/2) ini ke pihak Black Steel.Komdis FFI berharap bagaimanapun tekanannya serta siapapun wasitnya, semua pihak harus menghormati dan menghargai sang pengadil lapangan.
  3854 kali
Pelatih Vamos Mataram Kritisi Pemainnya yang Selalu Kebobolan Terlebih Dahulu
Vamos Mataram kokohkan posisi mereka dipuncak klasemen sementara setelah meraih dua kemenangan di pekan ketiga Grup A Pro Futsal League (PFL) 2018 kemarin.Pekan ketiga Grup A berlangsung di GOR Amongrogo Yogyakarta pada 17 dan 18 Februari. Vamos berhasil mengalahkan Dyvy SFC Planet dengan skor 4-1, dan My Futsal Cosmo FC Jakarta dengan skor 5-3.Kemenangan yang disambut baik oleh pelatih Vamos asal Iran, Reza Fallah. Tapi, ia tetap melihat timnya masih butuh perbaikan, terutama terkait timnya yang selalu kebobolan terlebih dahulu. [suggestedarticle=3]"Pemain saya bermain baik, cosmo lebih baik dibanding Dyvy, tapi mereka hanya lakukan bola panjang ke nomor sembilan untuk lakukan counter. Jika nomor sembilan bisa mengontrol bola jadi peluang, jika tidak terbuang saja," ungkapnya kepada Bolalob."Saya senang (menang), tapi kami harus memperbaiki tidak kebobolan terlebih dahulu pertandingan dan ini akan kami perbaiki lagi di latihan," pungkasnya.
  868 kali
1519215601860 tag