(Foto: bolalob)

Wow! Lemparan ke Dalam Bakal Diperbolehkan di Pertandingan Futsal

Apa jadinya jika lemparan ke dalam ala sepakbola dilakukan di lapangan futsal? ya sungguh aneh dan janggal. Namun hal tersebut bisa jadi terwujud di pertandingan futsal Internasional di masa depan.

Rencana lemparan ke dalam atau 'throw in' dalam futsal ternyata sudah menjadi bahan perbincangan di dalam internal FIFA yang membawahi olahraga dalam ruangan ini. Dilansir globoesporte, Proposal untuk mengubah aturan ini didiskusikan oleh pengurus teras pengembangan futsal FIFA pada pertemuan di Ljubljana, Slovenia, saat Piala Futsal Eropa lalu.



Dalam proposal perubahan peraturan ini, pemain boleh menggunakan tangan atau kaki saat bola out atau situasi tendangan sudut. Hal ini kabarnya menjadi kontroversi, dan bahkan ditentang oleh perwakilan dari Brazil yaitu Marcos Madeira, presidan federasi futsal Brazil (CBFS).

Jika hal ini terwujud, bukan tak mungkin lemparan ke dalam lapangan ini mengubah gaya dan taktik futsal modern saat ini yang sudah makin dinamis dan berkembang.

Kabarnya proposal untuk mengubah peraturan tersebut sudah masuk dalam agenda futsal FIFA dan akan diketahui pada April mendatang di pertemuan selanjutnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Dewa Futsal Falcao Tolak Penggunaan 'Throw In' Dalam Futsal
Rencana untuk menambah peraturan baru dalam futsal yaitu lemparan ke dalam mendapat penolakan dari berbagai pihak, salah satunya sang dewa futsal legenda hidup asal Brazil, Alesandro Rossa Vieira atau Falcao.Menurut Falcao, lemparan ke dalam merupakan aturan lama yang juga pernah diterapkan dan tidak penting untuk kembali dihidupkan."Karena futsal ini dimainkan dalam lingkunan permainan yang kecil. Peraturan ini sudah pernah digunakan sebelumnya dan akhirnya diubah menjadi hanya menggunakan kaki. Saya percaya semua orang sudah beradaptasi sepenuhnya," ungkap pemain yang menginjak usia 40 tahun ini.[suggestedarticle=3]Menurut Falcao, futsal sudah menjadi permainan seru dan perubahan ini membuat permainan ini akan menjadi sulit diterima masyarakat awam."Futsal itu sudah menjadi olahraga yang mempunyai banyak gol di tiap pertandingan. Saya pikir kita punya masalah penting lain yang harus dikhawatirkan. Penambahan peraturan ini tidak akan mengubah banyak pertandingan," ungkapnya.Lemparan ke dalam memang pernah menjadi salah satu peraturan dalam permainan futsal lama saat masih dipegang oleh FIFUSA sebelum FIFA mengambil alih. Namun sejak 1980 peraturan ini dihapus dan diganti menjadi hanya kick in saja.
  1178 kali
4 Peraturan Baru di Futsal, Ini Kata Eks Pelatih Timnas Indonesia
Empat peraturan baru diajukan oleh departemen pengembangan futsal FIFA dan bakal mengubah secara signifikan jalannya pertandingan.Keempat peraturan tersebut adalah pembatasan powerplay ini, lemparan ke dalam untuk futsal, Pembatasan lemparan bola untuk penjaga gawang dan lima penendang dalam adu penalti.Eks pelatih timnas futsal Indonesia, Andri Irawan, mengomentari tentang pengajuan empat peraturan baru ini. Mengenai lemparan ke dalam untuk bola out dan corner dalam futsal, dosen futsal UNJ ini mengaku tak menyetujui hal ini.[suggestedarticle=3]"Untuk lemparan ke dalam saya kurang setuju karena ini berkaitan dengan ukuran lapangan futsal yang tidak besar," ungkap Andri kepada Bolalob.Selain itu mengenai pembatasan lemparan kiper yang hanya boleh melempar bola di daerahnya sendiri, hal ini sangat disetujui oleh Andri yang ingin para pemain menggunakan kreativitas untuk membangun serangan."Saya sangat setuju, supaya build up nya banyak kratifitas, terutama untuk tim di Indonesia. Bukan cuma lempar-lempar aja bermainnya," ungkapnya.Sedangkan untuk dua poin lainnya yaitu pembatasan powerplay dan lima penendang penalti eks pelatih Electric PLN ini sependapat dan menyetujui.
  963 kali
Andri Irawan Setuju Dengan Pembatasan Powerplay Dalam Pertandingan Futsal
Eks pelatih timnas futsal Indonesia, Andri Irawan, memberi komentar terkait rencana perubahan serta penambahan empat peraturan futsal, salah satunya mengenai pembatasan Powerplay.Dalam rencana perubahan terbaru yang diajukan departemen futsal FIFA, Powerplay hanya boleh dilakukan saat salah satu tim dalam posisi kalah saja. Ini disetujui Andri yang ingin futsal dimainkan dengan adu strategi tanpa powerplay.[suggestedarticle=3]"Kalau powerplay ini tujuan awal memang mengejar ketinggalan. Pasti ada plus dan minusnya soal pembahasan Powerplay ini. Namun memang lebih menarik kalau dua tim memenangkan pertandingan tidak dengan powerplay.Selain pembatasan powerplay ini, FIFA juga mengajukan tiga perubahan baru yaitu lemparan ke dalam untuk futsal Pembatasan lemparan bola untuk penjaga gawang dan lima penendang dalam adu penalti. baca selengkapnya...Setujukah kamu dengan coach Andri Irawan?
  928 kali
4 Peraturan Baru Ini Bakal Diterapkan di Pertandingan Futsal
Para pengurus teras futsal FIFA dan perwakilan beberapa federasi futsal mengadakan pertemuan di Ljubljana, Slovenia, saat gelaran Piala Futsal Eropa 2018 lalu.Dilansir globoesporte, dalam pertemuan ini, beberapa hal dibahas, salah satunya adalah perubahan peraturan dalam pertandingan futsal. Yang menarik, peraturan ini bakal berdampak signifikan pada permainan futsal itu sendiri.Meski begitu, perubahan peraturan pertandingan futsal ini baru merupakan sebuah rencana atau proposal yang bakal diputuskan pada April mendatang di pertemuan selanjutnya.Berikut 4 peraturan yang bakal diubah tersebut:1. Lemparan ke DalamSalah satu rencana yang paling kontroversial. Lemparan ke dalam ini merupakan sebuah pilihan nantinya untuk para pemain. Jika biasanya saat bola ke luar lapangan atau dalam situasi tendangan sudut mereka melakukan tendangan ke dalam yang biasa disebut 'kick in' di peraturan baru ini pemain bisa memilih untuk melakukan kick in atau atau lemparan ke dalam (throw in) Baca selengkapnya....2. Powerplay DibatasiBiasanya Powerplay bisa digunakan kapanpun dan saat situasi apapun. Namun dalam peraturan baru ini, powerplay hanya bisa digunakan saat tim sedang dalam posisi kalah atau tertinggal. Powerplay tidak boleh digunakan saat posisi sebuah tim sedang imbang atau menang. Baca selengkapnya....[suggestedarticle=3]3. Lemparan Penjaga GawangPenjaga gawang tidak boleh lagi melakukan lemparan melebihi daerah pertahanan timnya. Itu berarti kiper harus mengoper atau melempar bola ke daerah sendiri.4. 5 Penendang Dalam Adu PenaltiDalam babak adu penalti di peraturan Internasiona, hanya ada tiga kuota penendang, dan jika masih seri akan dilakukan tendangan 'sudden death' atau coin toss. Di peraturan baru ini setiap tim mendapatkan kuota lima penendang.
  44419 kali
FIFA Siapkan Peraturan Baru, Penggunaan 'Powerplay' Bakal Dibatasi
Meski bukan kejahatan, penggunaan powerplay di futsal memancing banyak perdebatan yang tak berkesudahan tentang kapan dan bagaimana seharusnya diterapkan.Powerplay sendiri merupakan skema di mana penjaga gawang maju membantu serangan. Bukan penjaga gawang biasa, sebagian besar skema ini dimainkan dengan menggunakan penjaga gawang "palsu" atau yang biasa disebut kiper powerplay. Kiper powerplay ini merupakan pemain lapangan yang sedianya bukanlah seorang penjaga gawang.Powerplay ini biasanya digunakan kala tim sedang berada dalam posisi skor tertinggal atau butuh gol untuk memastikan kemenangan. Namun di beberapa skema, powerplay ini juga bisa digunakan di saat posisi unggul untuk mengulur waktu atau bahkan menambah gol.[suggestedarticle=3]Nah, hal ini cukup menjadi perhatian oleh bidang pengembangan futsal FIFA. Dikutip globoesporte, Federasi yang membawahi futsal dunia ini berencana mengubah peraturan dalam penggunaan powerplay. Singkatnya, FIFA bakal membatasi penggunaan powerplay di waktu tertentu saja.Dalam proposal yang diajukan pada pertemuan di Ljubljana, Slovenia, saat Piala Futsal Eropa lalu, dibicarakan bahwa dalam proposal peraturan baru, powerplay hanya boleh digunakan saat tim sedang dalam posisi tertinggal atau kalah. Powerplay tidak boleh digunakan saat tim dalam posisi imbang atau menang.Kabarnya proposal untuk mengubah peraturan tersebut sudah masuk dalam agenda futsal FIFA dan akan diketahui pada April mendatang di pertemuan selanjutnya.Bagaimana menurutmu?
  4465 kali
Meledek Dan Melakukan Provokasi Di Pertandingan PFL 2016, Bisa Berbuah 'Foul'
Ada kejadian yang tak biasa di laga Black Steel Manokwari Papua Barat pada pekan keenam Pro Futsal League 2016 wilayah timur pada Minggu (24/4/2016) di GOR Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur.Ardiansyah Runtuboy yang sedang menggiring bola dan coba mengecoh pemain Pinky Boys, Bryan Agathan, masih sempat-sempatnya tersenyum sambil melakukan gerakan provokasi. Namun ternyata hal tersebut dianggap salah oleh wasit Muhammad Ikhwan.Ikhwan langsung memberi indirect foul kepada Pinky yang lantas membuat para pemain Black Steel terheran-heran. Padahal Ardi tidak melanggar pemain lawan.Pasca laga, wasit Ikhwan yang sudah berlisensi FIFA menjelaskan hal ini. "Itu tidak dibenarkan karena melakukan gestur provokasi lawan. Kalau hanya memainkan bolanya saja sih tidak apa-apa," kata wasit asal Malang tersebut. "Lagipula sebelumnya Ardi sudah saya beri peringatan agar jangan provokasi. Ini untuk melindungi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," lanjutnya.Menurut Ikhwan, gestur meledek dan memprovokasi di saat laga sedang berlangsung bisa terkena macam hukuman. "Dari indirect foul hingga kartu kuning hukumannya," ujar Ikhwan.Bahkan ledekan dan provokaso ini bisa juga mendapat larangan bermain seperti yang pernah menimpa kiper Futsal Kota Bandung, Rizky Bagja.
  14075 kali
Kamus Futsal: Mengupas Tuntas Peraturan 4 Detik Kiper Futsal
Kamus futsal adalah rubrik yang membahas khusus tentang makna kata, pedoman sebutan maupun asal usul kata atau istilah di dunia futsal.Kamus futsal kali ini akan membahas mengenai peraturan kiper yang hanya diperbolehkan menguasai bola selama 4 detik. Artian, menguasi bola tidak hanya ditangkap tangan, tapi juga saat dirinya menguasai bola dengan kakinya (dribble) di daerah pertahanan timnya sendiri.Hitungan dimulai ketika kiper sudah menguasai bola, baik dengan tangan maupun kakinya dalam posisi yang dianggap siap oleh wasit. Jika lebih dari 4 detik maka timnya akan dikenakan hukuman tendangan bebas tidak langsung.Namun, jika kiper menguasai bola telah melewati garis tengah maka hitungan dihentikan, tapi jika dia kembali ke daerahnya maka hitungan dilanjutkan. Sekadar catatan, jika kiper menerima umpan kembali dari rekannya saat di wilayah lawan dan dia bawa kembali ke daerahnya maka timnya dianggap melakukan back pass.Peraturan ini sendiri dibuat agar kiper tidak menghabiskan waktu. Oleh karenanya peraturan 4 detik diperlukan sehingga kiper harus cepat membuat keputusan dan pertandingan futsal berlangsung seru dan menarik.Jangan lupa baca artikel kamus futsal lainnya di sini.
  16210 kali
Ini 2 Aturan FIFA Yang Diberlakukan Di Pocari Sweat Futsal Championship 2016
Pocari Sweat Futsal Championship tiap tahunnya selalu memunculkan inovasi. Bukan hanya dari penyelenggaraan, tetapi juga aturan dan teknis bermain.Salah satu peraturan yang diadaptasi oleh penyelenggara pada PSFC 2016 ini adalah aturan nomor punggung pemain. Nantinya, para pemain tidak bisa seenaknya memilih nomor punggung untuk dipakai berlaga.Penyelenggara PSFC 2016 kali ini hanya memberlakukan nomor punggung 1-20 untuk para pemain dari babak kualifikasi hingga regional. Nomor punggung 1 wajib dipakai oleh salah satu kiper dari tim peserta.Peraturan ini juga dipakai di Piala Dunia Futsal 2016 pada Oktober mendatang di mana hanya nomor 1-14 yang boleh dipergunakan.Selain itu, tiap pemain yang duduk di bench juga diwajibkan untuk memakai rompi atau bib sesuai seperti yang diterapkan di kompetisi internasional dan nasional. Para pemain cadangan juga harus duduk di bench yang telah disediakan, kecuali saat sedang pemanasan dan pergantian pemain.Hal ini diterapkan penyelenggara PSFC untuk memberi edukasi kepada para pemain muda untuk bagaimana bermain futsal yang baik dan juga benar sesuai peraturan.
  3698 kali
1459484076215 tag