Pemain Manchester City Ini Minta Saran Ronaldo Mengenai Cederanya


  •   Rifqi Fadhillah
  •   16/02/18 - 07:40
  •   1634

(Poskota News)

Pemain Manchester City, Gabriel Jesus, meminta nasehat dari legenda Brasil, Ronaldo dalam pemulihannya dari cedera lutut,

Striker Manchester City tersebut mengaku khawatir terhadap kondisinya.

Yesus menderita kerusakan ligamen saat Manchester City ditahan imbang 0-0 di Crystal Palace pada Desember lalu.

Awalnya pemain berusia 20 tahun itu diperkirakan akan kembali berlatih antara empat dan enam minggu kedepan.

Tapi Yesus tetap absen dan masih belum bisa kembali berlatih penuh bersama The Citizans, dengan cedera yang dianggap lebih rumit dari dugaan semula.

Yesus telah berbicara dengan seniornya di Brasil, Ronaldo tentang situasinya. Ronaldo sendiri pernah mengalami beberapa masalah lutut serius selama karirnya di sepakbola.

"Selain menjadi penggemar dirinya sebagai pemain, saya merasa senang mengenal orang itu (Ronaldo), yang membuat saya lebih mengaguminya," kata Yesus saat ditanya tentang mantan bintang Barcelona, Inter, Real Madrid dan AC Milan.





"Dia menaklukkan segalanya, tapi masih rendah hati dan itu hebat. Saya bangga bisa mendapatkan pertolongan dan nasehatnya." tuturnya.

Yesus percaya lututnya semakin membaik, meski dia sadar akan risiko bermain kembali menjelang Piala Dunia 2018 di Rusia nanti.

"Saya membaik setiap hari dan pulih," tambah pemain berusia berusia 20 tahun itu. "Tapi saya harus pulih dengan baik, tidak terlalu cepat."

"Lutut sangat rumit, apalagi karena saya tidak pernah mengalami cedera di sana. Saya perlu merawat diri saya dengan baik sehingga saya bisa kembali lebih baik lagi."

"Ada banyak hal negatif di kepala saya. Ketika saya merasakan sakit di sana, saya mencoba untuk melanjutkan, tapi saya tidak bisa."

"Saat itu rumit karena saya memiliki pemikiran tentang tim nasional [dan Piala Dunia], tentang sisa musim ini dan saya memikirkan segalanya."

"Saya sedang memainkan bola sedikit sekarang. Saya sangat merindukan itu, tapi saya masih sedikit takut." tutupnya.







End of content

No more pages to load