(Foto: Bolalob)

Indonesia Stagnan Di Ranking Terbaru FIFA

FIFA baru saja merilis peringkat dunia mereka periode Februari 2018.

Tak banyak perubahan yang terjadi karena memang di awal tahun FIFA tak memiliki kalender internasional.

Posisi Indonesia masih stagnan atau tak berubah di peringkat 160 dunia dengan torehan 121 poin.

Negara Asia Tenggara juga masih di posisi yang sama seperti bulan lalu, Vietnam masih tetap berada di urutan teratas ASEAN dengan menempati posisi 112, diikuti Filipina (123), dan Thailand (129). Hanya Myanmar yang turun dua tangga dari 140 menjadi 142.



Posisi 10 besar dunia juga tak mengalami perubahan, Jerman masih teratas disusul Brasil, Portugal, Argentina, Belgia, Spanyol, Polandia, Swiss, Prancis, dan Cile.



Sementara Islandia yang sempat meraih kemenangan dari Indonesia di laga uji coba Januari lalu mengalami peningkatan dua tangga. Mereka kini menduduki peringkat ke-18 di atas Swedia, Wales, dan Belanda.

Itu adalah posisi terbaik dalam sejarah negara Baltik tersebut.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Gavin Kwan Adsit Tak Masalah Tempati Posisi Baru di Timnas U-23
Gavin Kwan Adsit termotivasi dengan adanya pemain baru pada pemusatan latihan kali ini. Bek kanan Timnas Indonesia U-23 itu sambut positif persaingan antar pemain.Pelatih Luis Milla memanggil beberapa pemain baru dalam pemusatan latihan di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, 18-25 Februari 2018. Pemusatan kali ini masih untuk proyeksi Asian Games yang berlangsung pada Agustus mendatang.Pemain anyar yang bergabung dengan pemusatan latihan timnas kali ini adalah Muhammad Ridho dari Borneo FC, I Made Andhika Wijaya dari Bali United, Dandi Maulana dari Barito Putera, dan Nelson Alom dari Persebaya Surabaya.[suggestedarticle=3]"Senang berada di sini, bisa bertemu dengan pemain lain dengan wajah baru. Ini membuat tim sekalin solid untuk Asian Games," ujar Gavin Kwan.Gavin pun mengungkapkan dirinya kerap dicoba untuk posisi lain. Terlebih di posisi bek kanan Gavin bersaing ketat dengan I Made Andhika Wijaya dan Putu Gede Juni Antara."Saya nyaman di posisi mana pun. Bagi saya, yang penting adalah kepentingan tim dan pelatih,""Taktik apapun yang diterapkan, posisi di mana pun saya akan dimainkan, saya siap. Selama empat hari ini pun saya dicoba untuk bermain di posisi sayap selama latihan," tutupnya.
Kemenpora Kucurkan Rp25 Miliar untuk Persiapan Timnas di Asian Games 2018
Timnas Indonesia baik putra dan putri akan mendapat Rp 25 miliar dari Kemenpora untuk menggelar persiapan jelang Asian Games 2018.Hal itu disampaikan oleh Deputi IV Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana. Pemerintah sudah mengucurkan dana pelatnas kepada PSSI."Total itu sampai Rp 25 miliar untuk putra dan putri, yang sudah diterima 70 persen," kata Mulyana di Kemenpora pada Rabu (21/2/2018).Sisa 30 persen dana pelatnas akan diberikan jika PSSI sudah membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan dalam awal."Terpenting dana 70 persen sudah diberikan dan harus ada pertanggungjawaban kegunaan dalam MoU dan itu berlaku di semua cabang olahraga," tambahnya.[suggestedarticle=3]Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi mendukung penuh target PSSI untuk Timnas Indonesia untuk masuk empat besar Asian Games 2018. Ia juga berharap Timnas Indonesia bisa menjaga nama baik bangsa dengan fokus untuk mengejar medali."Saya mendapatkan kabar target timnas bisa masuk empat besar, perlu itu diproses. Ada 35 cabang yang anggarannya sudah kami cairkan ke pelatnas, itu salah satu cara pemerintah mendukung agar PSSI tidak berjalan sendiri," tutupnya.
Dukungan Penuh Pemerintah kepada PSSI di Asian Games 2018
Pemerintah mendukung target empat besar Asian Games 2018 yang dicanangkan PSSI untuk Timnas Indonesia U-23. Hal tersebut diungkapkan Menpora Imam Nahrawi saat menerima kunjungan PSSI.Dalam pertemua yang berlangsung di Kantor Kemenpora, Rabu (21/2/2018), Imam membahas sejumlah program dengan pengurus PSSI."Ada beberapa fokus tapi yang paling penting adalah bagaimana PSSI menyiapkan timnas untuk memenuhi harapan publik Indonesia terutama di ajang Asian Games," kata Imam usai pertemuan.[suggestedarticle=2]"Bagaimana Asian Games nanti itu bisa memenuhi target. Tadi disampaikan targetnya tetap, empat besar dan ini harus didukung oleh semua lapisan masyarakat," tambahnya.Kemenpora mendukung penuh program PSSI. Terlebih, ajang Asian Games bukan hanya hiburan semata, namun juga membawa nama baik bangsa Indonesia.
  119 kali
Kapan Egy Maulana Umumkan Klub Barunya?
Salah satu pemain muda berbakat milik Indonesia yakni Egy Maulana Vikri sampai saat ini belummengumumkan akan bermain untuk klub mana.Namun dalam beberapa hari kedepan sang pemain akan mengumumkan keputusannya untuk bergabung dengan salah satu klub di Eropa.Bakat Egy mulai terendus klub-klub Eropa saat tampil di turnamen Toulon bersama dengan timnas U-19 tahun lalu.Ayah angkat Egy, Edy Subagja mengatakan dalam waktu dekat pemain Ragunan itu akan memilih klub profesionalnya di Eropa.“(Kepindahan ke klub Eropa) Ini kan dalam waktu dekat. Tapi dia kan dipanggil Timnas (Indonesia U23). Sementara masih belum. Kebetulan kami masih sibuk juga. Insha Allah, mudah-mudahan," ujar ayah angkat Egy, Edy Subagja.“Saya sementara tidak publikasikan dulu (nama klub Eropa tersebut). Nanti setelah tanda tangan kontrak, mungkin ada konferensi pers. Intinya mohon doa restu saja. Intinya, akan ada pemecahan rekor bahwa pemain muda kita dikontrak oleh klub profesional di Eropa.”[suggestedarticle]Edy mengatakan anak asuhnya itu tak akan tampil di tim cadangan atau B, melainkan langsung ke tim utama.“Langsung ke tim utama. Kalau tidak, buat apa kita kirim ke sana,” tutur Subagja.Beberapa waktu lalu, Egy sempat mengikuti trial dengan klub Liga Perancis, Saint-Etienne.Saat ini Egy tengah mengikuti pemusatan latihan dengan timnas U-23 di Lapangan ABC, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada 18-25 Februari 2018.
  350 kali
Mukti Ali Raja Sebut Timnas Indonesia Tak Kekurangan Kiper Berkualitas
Asisten pelatih kiper Timnas Indonesia, Mukti Ali Raja menilai kualitas kiper Indonesia yang tergabung dalam pemusatan latihan, di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/2/2018).Mantan kiper Persija Jakarta itu melatih empat kiper, Muhammad Ridho, Andritany Ardhiyasa, Satria Tama, dan Kurniawan Kartika Ajie di timnas U-23.Sedangkan untuk kiper di timnas U-19, Mukti melatih Aqil Savik, Rakasurya Handika, dan Gianluca Pagliuca Rossy.[suggestedarticle=3]Mukti Ali membantu pelatih kiper Eduardo Perez yang juga diperbantukan untuk Timnas U-19."Kiper yang ada di Timnas U-23 dan U-19 ini merupakan yang terbaik yang kita miliki. Keempat penjaga gawang di Timnas Indonesia U-23 merupakan yang terbaik di kelompoknya," ujar Mukti Ali Raja, di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Rabu (21/2/2018)."Tiga kiper Timnas Indonesia U-19 yang ada di sini merupakan masa depan sepak bola kita," lanjutnya.Ia pun mengatakan Indonesia memang punya stok kiper berkualitas yang cukup banyak. Dengan banyaknya stok tersebut, ia mengaku tak kesulitan mengambil kiper muda berkualitas."Saya pikir tak terlalu sulit untuk mencari stok kiper muda yang berkualitas. Kita punya banyak kiper yang bagus," tutupnya.
  514 kali
Febri Haryadi Ingin Raih Gelar bersama Timnas Indonesia dan Persib
Penyerang Persib Bandung Febri Haryadi (22 tahun) mengaku masih punya harapan yang belum tercapai. Namun, Febri menyatakan akan bekerja keras mengembangkan diri supaya bisa meraih gelar juara bersama Timnas Indonesia dan Persib Bandung. "Saya masih jauh dari kata prestasi. Masih banyak mimpi saya yang belum tercapai. Saya ingin menjadi juara liga bersama Persib, memberikan prestasi juga untuk Timnas. Itu mimpi-mimpi besar saya yang belum tercapai," ujar Febri, yang juga biasa dipanggil Bow.Febri saat ini tengah mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23, di Jakarta. Pemusatan latihan yang dilakukan untuk menghadapi Asian Games 2018 ini berlangsung mulai 18 hingga 25 Februari 2018. "Saya masih harus belajar, dan berlatih lebih maksimal lagi. Bukan hanya tentang mimpi-mimpi saya, tapi juga menjaga kepercayaan pelatih (Timnas Indonesia) Luis Milla juga pelatih (Persib Bandung) Mario Gomez yang mendukung saya ke Timnas," lanjut Febri. (Persib)
  550 kali
PSSI Jadikan Anniversary Cup sebagai Pengganti Test Event Asian Games 2018
Cabang sepak bola tak turut serta dalam test event Asian Games 2018, 8-14 Februari, karena tak cukupnya jumlah peserta yang mengikuti turnamen pra-Asian Games 2018 itu.Meski demikian, PSSI akan mengadakan sejumlah uji tanding untuk Timnas Indonesia. Rencananya beberapa uji coba tersebut dilangsungkan pada bulan Maret. Skuat Garuda Muda akan berhadapan dengan Singapura dan Filipina pada tanggal 21 dan 25 Maret."Utamanya, FIFA Matchday memang teorinya untuk Timnas Senior, tapi ada diskusi dengan Luis Milla untuk turunkan timnas U-23 yang disiapkan untuk Asian Games mendatang," ujar Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (21/2/2018). Di sisi lain, Sekretaris Jendaral PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan PSSI akan mengadakan turnamen Anniversary Cup. Turnamen tersebut bertujuan sebagai pengganti test event Asian Games 2018 cabang sepak bola.[suggestedarticle=3]“Menyambut ulang tahun PSSI 19 April nanti PSSI akan mengadakan turnamen bertajuk Aniversary Cup yang akan kami gulirkan 27 April hingga 6 Mei,” jelas Ratu Tisha.“Pesertanya ada empat, termasuk Indonesia ya, yakni Bahrain serta Malaysia. Saat ini kami sudah ajukan proposal untuk mengundang dari negara Asia Timur dan Asia Barat, tinggal memunggu konfirmasi,” tambahnya.Turnamen tersebut direncanakan bakal digelar di Stadion Pakansari. Sebelumnya PSSI sempat merencanakan turnamen tersebut digelar di daerah Jawa Timur.“Tadinya bakal digelar di Jawa Timur. Namun jika Stadion Pakansari (Bogor), maka akan dicoba di sana tapi masih tetap menunggu konfirmasi kesiapannya,” tandasnya.
  922 kali
Tutup TC Bulan Februari, Timnas U-19 Uji Tanding dengan Barito Putera
Timnas Indonesia U-19 akan melakukan uji tanding sebagai penutup pemusatan latihan bulan Februari, di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta.Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan timnas U-19 akan berhadapan dengan klub Liga 1, yakni Barito Putera.“Kami sudah agendakan melawan Barito Putera pada 24 Februari ini di Lapangan A, GBK (Stadion Utama Gelora Bung Karno, red). Lalu untuk waktunya kami agendakan di sore hari," ujar Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabi (21/2/2018).[suggestedarticle=3]Skuat Garuda Nusantara melakukan pemusatan latihan jelang Piala AFF U-18, pada Juli mendatang. Pelatih Bima Sakti sejatinya menjadi arsitek tim. Namun dirinya harus absen karena mengikuti kursus pelatih lisensi A AFC.Timnas U-19 kini dilatih oleh duet asisten pelatih timnas U-23, yakni Eduardo Perez dan Manuel Gandia. Keduanya juga menjadi ‘kaki tangan’ pelatih Luis Milla di dalam tubuh timnas U-19.Saat ini Timnas U-19 sedang menjalani latihan bersama dengan timnas U-23. Hal tersebut dilakukan agar timnas U-19 punya kesamaan konsep bermain dengan program dari Luis Milla.
  796 kali
Tim Pelatih Optimistis 5 Pemain Bisa Bersaing di Timnas U-16
Lima pemain baru mulai bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16 bulan Februari di Lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta.Para pemain tersebut datang dari turnamen Piala Soeratin U-17 dan Liga Topskor U-16. Para pemain tersebut adalah Muhammad Fajar Fatur Rachman, Nadhif Girasta Kosasi, Muhammad Rais Husain, dan Alvin Setyawan Saputra."Untuk pemain yang baru di TC kedua ini ada pemain hasil dari rata-rata kompetisi liga yang ada di Topskor, Kompas, dan Soeratin," jelas asisten pelatih timnas U-16, Dwi Prio Utomo, Selasa (20/2/2018).[suggestedarticle=3]Dwi pun yakin para pemain baru tersebut bisa cepat beradaptasi dengan tim dan menunjukkan kualitasnya."Dari penglihatan pelatih mereka bisa bersaing dan untuk kemampuan dari pemain juga bisa padu dengan tim," tutupnya.Dalam pemusatan latihan kali ini, skuat Garuda Asia dipersiapkan untuk turnamen Jenesys Cup di Jepang pada pertengahan Maret nanti.Setelah itu, timnas U-16 difokuskan untuk Piala Asia U-16 yang akan digelar pada Oktober mendatang di Malaysia.
  912 kali
Timnas Indonesia Mulai TC Hari Pertama Tanpa Fakhri Husaini
Timnas Indonesia U-16 kembali melakukan pemusatan latihan di Lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur. Pemusatan tersebut berlangsung dari 20 Februari sampai 3 Maret 2018.Namun, pada training camp (TC) hari pertama ini pelatih kepala Fakhri Husaini belum mendampingi tim. Pelatih asal Lhoksumawe, Aceh, ini baru akan bergabung pada latihan hari kedua."Coach Fakhri tak hadir karena masih ada urusan yang tidak bisa ditinggal. Besok pagi baru datang," jelas asisten pelatih Dwi Prio Utomo, selepas latihan, Selasa (20/2/2018).[suggestedarticle=3]Meski tanpa Fakhri, program latihan timnas U-16 terus berjalan. Dwi Prio tetap melaksanakan program yang sudah disusun oleh Fakhri."Dalam empat komponen yang sering disampaikan oleh pelatih ada teknik skill , fisik, taktik dan mental,""Hari ini latihan yang diberikan transisi negatif, lalu tadi pagi ada endurance, terus sore ada fisiknya ada penguatan fisik. Jadi program yang sudah diberikan berkelanjutan sampai berangkat ke Jepang," tutupnya.Timnas U-16 akan turun bertanding dalam turnamen Jenesys Cup di Jepang, pertengahan Maret mendatang.
  494 kali
1519180802239 tag