(Foto: IBTimes)

Murillo Mengaku Kehilangan Kepercayaan Diri di Inter Milan

Jeison Murillo memiliki pengalaman yang tak pernah diduganya saat bersama Inter Milan. Ia pun membedakan antara Liga Italia dengan Liga Spanyol yang menurutnya sangat jauh berbeda.

Bek tengah asal Kolombia ini sejatinya tampil mengesankan di musim pertamanya sejak didatangkan dari Granada pada tahun 2015. Namun, penampilannya merosot di musim kedua.

Pemain berusia 25 tahun itu lantas tidak menyalahkan Inter karena karirnya terhenti di Serie A. Ia mengaku kehilangan kepercayaan diri saat bermain di Italia.



"Saya tidak ingin menyalahkan klub, saya belajar banyak di Inter. Saya kehilangan kepercayaan pada diri sendiri dan ada beberapa hal yang tidak berjalan seperti yang saya harapkan," Murillo menjelaskan di WRadio.

Murillo kini tengah menikmati masa pinjamannya bersama Valencia. Menurutnya, Serie A dan La Liga Spanyol memiliki kualitas yang sangat berbeda.

"Perbedaannya? Di Italia Liga pasti lebih taktis, di Spanyol itu lebih terbuka dan tim mana pun bisa mencetak gol melawan Anda. Mereka dua liga yang berbeda," cetusnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Hasil Liga Italia: Menang 2-1 atas Chievo, Kans Inter ke UCL Terjaga
Inter Milan sukses mengalahkan tuan rumah Chievo Verona dengan skor tipis 1-2. Dua gol kemenangan Nerazzurri masing-masing diciptakan Ivan Perisic dan Mauro Icardi.Laga yang digelar di Stadio Marc'Antonio Bentegodi berlangsung cukup serus ketika kedua kesebelasan memprektekkan permainan menyerang. Catatan yang wajib dicermati Inter Milan dalam giornata ke-34 adalah mereka harus berterima kasih kepada Samir Handanovic.Setidaknya sejumlah peluang bersih yang dimiliki tim tuan rumah gagal tercipta gol berkat aksi penyelamatan gemilang kiper asal Slovenia tersebut. Alhasil, kedudukan sama kuat 0-0 untuk kedua tim terjaga di 45 menit yang pertama.[suggestedarticle=3]Namun, semua berubah saat kedua tim kembali ke lapangan untuk memainkan 45 menit yang kedua. Inter Milan berhasil unggul setelah Mauro Icardi menyambar bola muntah di depan gawang Chievo pada menit ke-52.Hanya saja, saat itu kegembiraan tertunda bagi kubu tim tamu akibat pengadil lapangan Paolo Valeri harus memastikan gol yang diklaim offside oleh seluruh pemain Chievo. Setelah menyaksikan rekaman ulang melalui Video Assistant Referee, Valeri akhirnya mengesahkan gol tersebut. Inter pun memimpin 1-0.Tim tamu bahkan kembali unggul pada menit ke 61 melalui Perisic. Umpan manis Rafinha tak disia-siakan oleh Perisic untuk membuat Inter Milan menjauh dua gol atas tuan rumah.Setelah gol tersebut jual beli serangan kembali dilancarkan kedua tim. Bedanya, Inter Milan seperti lebih menunggu momentum semetara Chievo memukul mundur pertahanan lawa secara sporadis.[suggestedarticle=2]Gol bagi tuan rumah pun tiba di menit-menit akhir babak kedua melalui Mariusz Stepinski. Sebelum mengarahkan bola ke gawang Handanovic, pemain asal Polandia itu memanfaatkan umpan terukur Valter Birsa untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.Pemian Chievo yang mengira masih mampu melesatkan gol kedua untuk menyamakan kedudukan terus menyerang. Akan tetapi takdir berkata lain. Valeri akhirnya membunyikan pluit panjang tanda laga usai setelah memberi enam menit perpanjangan waktu.Tambahan tiga poin tetap menjaga peluang Inter Milan menuju Liga Champions musim depan. Mereka kini tertinggal satu angka atas Lazio di posisi ke empat atau batas akhir zona Champions. Inter Mengumpulkan 66 poin hasil dari 18 kali menag, 12 kali imbang, dan empat kali tumbang.[suggestedarticle=2]Sementara, kekalahan membuat Chievo tetap dekat dengan zona merah. Dari 34 laga mereka hanya mampu mengumpulkan 31 poin haisl dari tujuh kali menang, 10 imbang, dan 17 kali kalah. Chievo hanya berjarak dua poin dari SPAL 2013 yang duduk di peringkat 18 atau zona degradasi.Susunan PemainChievo: Sorrentino; Cacciatore, Tomovic, Bani, Jaroszynsk (60' Lucas Nahuel Castro); Rigoni, Radovanovic, Hetemaj, Giaccherini (67' Valter Birsa); Pucciarelli (83' Mariusz Stepinski), Inglese.Inter Milan:Handanovic; Cancelo, Skriniar, Miranda, D’Ambrosio; Borja Valero (77' Matias Vecino), Brozovic; Karamoh (67' Davide Santon), Rafinha, Perisic (89' Antonio Candreva); Icardi.
  142 kali
Benevento Beri Milan Kekalahan ke-10, Gattuso Minta Maaf
AC Milan kembali menelan kekalahan dan kali ini oleh tim juru kunci Benevento. Total sudah 10 kali Milan kalah di musim 2017/2018. Gennaro Gattuso pun merasa perlu meminta maaf kepada fan atas kekalahan ke-10 tersebut.Gattuso mengatakan, kekalahan 0-1 atas Beneventodi San Siro membuat Rossoneri tidak pernah menang dalam enam laga terakhir. Gol Pietro Iemmelo di menit ke-29 membuat target Milan lolos ke Liga Champions musim depan menjadi suram.[suggestedarticle=3]Berkat kekalahan tersebut Milan kini tertinggal 10 angka atas Lazio di posisi keempat atau batas akhir zona Champions. Margin tersebut berpotensi menjauh andai Lazio mampu mengalahkan Sampdoria."Jelas terlihat tim sedang mengalami penurunan. Jika anda tidak bermain dengan hati, maka akan menuai malu seperti ini," ujar Gattuso kepada Mediaset Premium.Dalam laga tersebut Gattuso memasang dua striker sekaligus, yakni Patrick Cutrone dan Andre Silva. Namun, nyatanya tidak terjadi ujan gol bagi tuan rumah. Gattuso justru menilai keputusannya tersebut tidak berpengaruh signifikan."Tak masalah kami bermain dengan dua, tiga atau empat striker. Kami tak punya kekuatan psikologis untuk melakukan apapun. Bahkan pada dasarnya kami hanya membuat mereka (Benevento) tergelitik tanpa mampu membuat mereka terluka," ungkapnya.Gattuso meminta maaf pada tifosi setia timnya menyusul kekalahan memalukan tersebut. "Kami harus meminta maaf pada pendukung karena kami mengenakan jersey prestisius dan kami harusnya tak boleh mengalami malam memalukan seperti ini," ucapnya.
  199 kali
Inter Terancam Tanpa Gagliardini Hingga Akhir Musim
Kabar buruk didapat Interanazionale Milan. Gelandang andalan, Roberto Gagliardini kemungkinan besar tidak bisa memperkuat La Beneamata hingga akhir musim.Gagliardini mengalami cedera saat Inter menang 4-0 atas Cagliari, Rabu (18/4) dini hari WIB. Kala itu ia mengalami cedera dan harus ditarik keluar.Hasil tes menunjukkan Gagliardini mengalami masalah di bagian hamstring. Kondisinya akan terus dipantau oleh tim dokter Inter.[suggestedarticle=3]"Hasil tes Gagliardini menunjukkan adanya masalah di bagian hamstring kanan. Kondisinya akan terus dipantau setiap pekannya," tulis Inter dalam pernyataan resminya.Gagliardini merupakan pilihan utama Inter di posisi gelandang tengah musim ini. Kehilangan Gagliardini, pelatih Luciano Spalletti akan menyiapkan Borja Valero atau Matias Vecino sebagai pengganti.
  244 kali
Ocehan Cesar Munculkan Kembali Permusuhan Mourinho dengan Casillas
Kisah perselisihan antara Jose Mourinho dan Iker Casillas seolah kembali diputar. Eks kiper Inter Milan Julio Cesar mengatakan jika Mourinho sangat tidak menyukai Casillas.Baik Inter Milan dan Real Madrid serta Casillas dan Cesar sama-sama pernah ditangani atau dilatih oleh Mourinho. Namun, saat di Madrid hubungan San Iker dengan The Special One tidaklah harmonis.Dampaknya Mou lebih senang menggunakan jasa Diego Lopez ketimbang Casillas untuk menjaga gawang Madrid. Puncaknya, Casillas tersingkir dari skuat utama Los Galacticos dan memutuskan pindah ke Porto di musim 2015.[suggestedarticle=3]Kisah ketidakharmonisan tersebut baru-baru ini seolah diingatkan kembali oleh Cesar. Kiper asal Brazil itu mengaku Mou sempat mengirim pesan kepadanya yang intinya menjelek-jelekkan Casillas.Kedatangan Mou di klub ibu kota Spanyol itu berlangsung pada 2013. Di saat yang sama sedang digelar pula Piala Konfederasi 2013 yang mana Brazil sukses menjadi juara mengalahkan Spanyol dengan skor mencolok 3-0 di partai final.Pada kompetisi tersebut, Cesar terpilih sebagai kiper terbaik mengalahkan Casillas. Pemicu Mou mengirimkan pesan kepada Cesar tentang Casillas pun terjadi. Saat itu Cesar menggunakan jersey milik Casillas karena keduanya bertukar seragam setelah pertandingan saat pembagian trofi. Tak diduga Cesar, aksinya bertukar jersey itu tak disukai oleh Jose Mourinho."Setelah kembali ke ruang ganti saya mendapatkan pesan Mourinho," kata Cesar dilansir Football5Star.com dari Daily Mail."Dia (Mou) rupanya punya masalah dengan Casillas. Dia berkata, Anda (Cesar) gila, dia (Casillas) yang seharusnya mengenakan jersey Anda, bukan sebaliknya," ucapnya. "Dia (Mou) mengatakan juga, saya bisa menghentikan tembakan lebih banyak dengan satu tangan dari pada Casillas," ucapnya.Diakui Cesar, Mourinho merupakan seorang pelatih yang kerap berbicara blak-blakan terhadap pemainnya. Kebiasaan tersebut berlaku untuk semua pemain, apakah itu bintang atau buka. Mou pun pernah menyeprot Cesar dengan mengatakan kualitasnya seperti halnya kiper dari Serie C.[suggestedarticle=3]"Julio, kau adalah kiper terbaik dunia namun saat ini levelmu seperti kiper Serie C," ucap Mou kepada Cesar usai penampilan buruk mantan kiper nomor satu Inter itu saat menghadapi Fiorentina saat itu. Tidak hanya sekali perlakuan tak enak Mou diterima Cesar. "Mou juga mempermalukan saya dengan memaksa saya mengenakan jersey berwarna kuning yang bukan seragam resmi tapi adalah seragam latihan. Jelas saya menolak. Dia terus mengolok-olok saya dengan mengatakan jika saya takut akan bola. Pada akhirnya saya pun tetap bermain dengan jersey kuning itu," ungkapnya.
  984 kali
Jersey Unik Inter Milan Dibully Para Fans
Hal unik dilakukan oleh klub Inter Milan dengan mempromosikan akun Instragram pemain di jersey mereka.Sebelum pertandingan kontra Cagliari dalam lanjutan Serie A, Inter mencantumkan nama-nama akun instragram pemainnya sebagai nama punggung.Banyak yang mengira jika jersey tersebut akan dipakai Inter saat bertanding di lapangan.Namun, kampanye ini bukanlah dijadikan sebagai peluncuran jersey terbaru dari Inter Milan.Promosi ini dilakukan pihak klub untuk langkah pemasaran dengan tagar #InterSocialNight sebelum laga pertandingan.[suggestedarticle=3]Hal ini tentunya menuai kritikan dari berbagi fans Nerazzurri.Pasalnya, kampanye tersebut dilakukan pihak Inter menyusul hasil yang mengecewakan Nerazzurri dalam tiga laga terakhir di Serie A yang belum pernah dimenangkan mereka."Pemain Inter Milan akan memiliki akun Instagram mereka sebagai nama punggun malam ini, untuk apa? Saya masih belum menemukan jawabannya," ujar salah satu fans Inter."Benar-benar langkah yang tidak penting dan tidak perlu untuk dilakukan." Fans lainnya ikut menambahkan.Namun, hal ini dibuktikan oleh Inter dengan menang pada laga melawan Cagliari dengan laga yang berkesudahan 4-0.
  2282 kali
Juventus dan Napoli Berebut Bek Kanan Atletico
Napoli sepertinya sudah menjadi musuh bebuyutan sekaligus pesaing utama Juventus di era millennial. Kali ini keduanya disinyalir bersaing untuk mendapatkan bek kanan Atletico Madrid asal Kroasia Sime Vrsaljko.Sang agen Giuseppe Riso kepada Radio Crc mengatakan, kliennya masuk dalam daftar incaran Il Partenopei maupun La Vecchia Signora. Namun, dia tidak yakin Sime bakal mendapat lampu hijau dari manajemen Atletico untuk meninggalkan Wanda Metropolitano Stadium."Napoli dan Juve sedang mencari bek kanan tapi itu adalah kasus yang juga terjadi di Eropa dan itulah kenapa dia tidak pergi di bulan Januari," ujar Riso.[suggestedarticle=3]Riso menegaskan, kliennya snagat mencintai Italia sebagaimana Sime menapaki kariernya sebagai sepak bola mapan seperti hari ini. Tetapi teramat berat bagi Atletico melepasnya kecuali telah mendapatkan pengganti yang setimpal."Sime cinta dengan Italia tapi Premier League memukau untuk semua orang termasuk dirinya. Saya tidak tahu Atletico akan menjualnya atau tidak. Mereka harus menemukan penggantinya dan itu tidak mudah," ungkapnya.Selain menjadi andalan Diego Simeone mengawal sisi kanan pertahanan Los Rojiblancos, Sime juga menjadi salah satu andalan timnas Kroasia. Sejauh ini dia telah tampil untuk negaranya sebanyak 34 pertandingan di pentas internasional. Aksi Sime di Rusia Juni-Juli mendatang pun layak untuk ditunggu.[suggestedarticle=2]Andai kembali ke Italia bersama Juventus atau pun Napoli, Sime sepertinya tidak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan sepak bola negeri pizza itu. Jauh sebelum ke Spanyol, Sime lebih dulu membela Genoa pada tahun 2013 silam dan semusim kemudian hengkang ke Sassuolo menjadi anak buah Eusebio Di Francesco selama dua tahun.
  466 kali
Hasil Liga Italia: Crotone Tahan Imbang Juventus 1-1
Pemuncak klasemen sementara Serie A Juventus kembali menyia-nyiakan kesempatan untuk meraih kemenangan. Bertandang ke markas Crotone, Si Nyonya Tua hanya mampu memetik poin satu usai hanya bermain imbang 1-1.Menjalani laga di Stadio Ezio Scida, Kamis dini hari WIB (19/4/2018) Juventus tampil tanpa pemain utama. Alhasil mereka seperti sedang menghadapi tim kuat dan kerap kesulitan menceploskan bola ke gawang Crotone.Meski Gianluigi Buffon, Sami Khedira, Giorgio Chiellini yang diistirahatkan serta Mario Mandzukic, Miralem Pjanic, dan Mattia De Sciglio yang absen karena cedera, Juventus berhasil unggul lebih dulu. Berawal dari sepakan pojok pendek, kemudian Douglas Costa melepas umpan yang sukses dijangkau Alex Sandro melalui sundulan kepala dan gol. Juventus memimpin 1-0 untuk sementara di menit ke-17.[suggestedarticle=3]Hanya saja keunggulan Juventus tersebut berhasil diimbangi tuan rumah di babak kedua. Simeon Tochukwu Nwankwo alias Simy berhasil mencetak gol indah pada menit ke-65. Dalam sebuah kemelut di kotak penalti Juventus, Simy melakukan tendangan salto untuk menjebol gawang Szczesny.Berselang lima menit, Juventus nyaris unggul lagi. Blaise Matuidi melepaskan tembakan geledek dari jarak jauh. Tembakan Matuidi mengarah ke pojok atas gawang, tapi Cordaz secara luar biasa terbang untuk menepisnya.Hasil imbang tak menggoyahkan posisi Juventus di tangga klasemen dengan 85 poin. Namun, margin mereka dengan Napoli kini hanya berjarak empat poin usai Il Partenopei menang 4-2 atas Udinese. Adapun Crotone duduk di peringkat ke-18 dengan 28 poin.[suggestedarticle=3]Susunan PemainCrotoneCordaz; Faraoni, Ceccherini, Capuano, Martella; Stoian (Sampirisi 77'), Barberis, Mandragora; Rohden (Ajeti 87'), Simy, Diaby (Trotta 63')JuventusSzczesny; Lichtsteiner, Rugani, Benatia, Alex Sandro; Marchisio (Bentancur 64'), Matuidi, Sturaro (Cuadrado 68'); Douglas Costa, Higuain, Dybala (Bernardeschi 88')
  287 kali
Atmosfer Pesta Scudetto ke-7 Beruntun Kian Pekat di Turin
Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengungkapkan atmosfer scudetto telah mendarat di Vinovo meski kompetisi tertinggi Italia, yakni Serie A masih tersisa enam laga. Pelatih yang pernah sukses mengantar AC Milan juara Liga Italia itu mulai percaya diri berbicara soal scudetto.Scudetto ketujuh Juventus secara berturut kian mendekat andai di dua laga terakhir Juventus berhasil mengakhirinya dengan kemenangan. Tengah pekan mereka akan bertandang ke markas Crotone (pekan ke-33) dan di akhir pekan balik ke Allainz Stadium untuk menjamu Napoli (pekan ke-34).Aroma pesta akan terasa andai pada akhir pekan mendatang Juventus sukses menghantam saingan terdekatnya itu. Jika iya, maka Si Nyonya Tua akan unggul sembilan poin atas Napoli dan Serie A menyisakan empat pertandingan.[suggestedarticle=4]Meski hal tersebut menjadi kenyataan, Juventus masih belum bisa mengklaim gelar juara. Setidaknya menunggu satu pekan selanjutnya saat tandang ke Giuseppe Meazza menghadapi Inter Milan di pekan ke-35. Di waktu yang sama Napoli akan tandang ke Artemio Franchi menghadapi Fiorentina.Juve saat ini unggul enam poin dari rival paling dekatnya di papan klasemen yakni Napoli. Hingga pekan ke-32 Serie A, Juve sudah mampu mengumpulkan 84 poin dan duduk manis di puncak klasemen. Sementara, Napoli ada di posisi kedua dengan 78 poin."Ada fakta lain setelah enam pekan berlalu, Minggu (lalu) saya mendengar dengan jelas ada pembicaraan tentang scudetto yang akan dimenangkan, tentang pesta," ucap Allegri dikutip Football Italia.D"engan keunggulan enam poin, jelas bahwa hitungan matematis ada pada pihak kita," tandasnya.[suggestedarticle=3]Secara matematika, keunggulan enam poin belum cukup bagi Juventus untuk mengklaim gelar juara. Akan tetapi margin sebesar itu membuat Si Nyonya Tua lebih diunggulkan."Dari dua laga yang harus kami lalui pada pekan ini, saya pikir ini paling menentukan. Kami datang melawan Napoli secara langsung dengan keunggulan enam poin, itu bisa jadi keunggulan yang penting," ujarnya.
  943 kali
Juventus Tanpa Gianluigi Buffon Hadapi Crotone
Menjalani giornata ke-33 Juventus tanpa Gianluigi Buffon di bawah mistar sata menghadapi tuan rumah Crotone. Melawat ke Stadio Ezio Scida, Kamis (19 April 2018) Massimiliano Allegri dipastikan menurunkan Wojciech Szczesny. Kabarnya, Buffon disimpan jelang laga kontra Napoli di giornata selanjutnya.Laga kontra Napoli di pekan ke-34 sangat penting bagi seluruh publik Turin penggemar Juventus. Jika sukses mengalahkan Crotone tengah pekan nanti dan juga menang atas Napoli, maka Bianconeri akan unggul sembilan angka atas tim asuhan Maurizio Sarri."Besok Szczesny yang akan bermain menghadapi Crotone," ucap Massimiliano Allegri.[suggestedarticle=3]Sejauh ini Allegri hampir pasti tidak akan menurunkan Buffon dan Miralem Pjanic yang mengalami cedera paha saat Juventus meremukkan Sampdoria di Allianz Stadium 3-0 akhir pekan kemarin. Sedangkan Andrea Barzagli kemungkinan bakal kembali dimainkan. Sementara, Federico Bernardeschi masih belum dapat dipastikan."Barzagli sudah siap bermain karena dia berada di bangku cadangan pekan lalu. Akan ada beberapa perubahan tapi saya masih perlu melakukan evaluasi," ungkapnya. Allegri menilai, keputusan memarkir Buffon di bangku cadangan merupakan sebuah keharusan guna menjaga kebugaran kiper 40 tahun tersbeut saat menghadapi Napoli. Menghadapi Crotone adalah momen yang pas bagi Allegri untuk mengistirahatkan Buffon. [suggestedarticle=2]Bukan karena meremehkan tetapi lebih pada mengistirahatkan Buffon secara mental dan fisik usai disingkirkan Real Madrid melalui gol penalti kontroversial di 20 detik terakhir babak kedua."Buffon justru berada dalam kondisi yang sangat antusias dan penuh adrenalin. Seorang juara hidup dengan adrenalin seperti itu. Malam yang luar biasa, momen yang menegangkan, kacau dan tegang. Jika semuanya berjalan datar dan tenang, semua orang akan tertidur hari ini," ujarnya.
  295 kali
Allegri Ingatkan Juventus: Perlahan, Crotone Dulu Lalu Napoli
Juventus berpeluang menjauh dari kejaran Napoli saat keduanya saling berhadapan di giornata ke-34 Serie A Italia. Namun, Massimiliano Allegri meminta anak asuhnya untuk lebih dulu fokus menghadapi Crotone tengah pekan ini.Kamis (19 April 2018) Juventus akan melawat ke Stadio Ezio Scida markas Crotone. Kemenangan menjadi target utama agar jarak enam poin tetap terjaga hingga laga menghadapi Napoli.[suggestedarticle=3]"Kami harus melakukannya perlahan. Semua langkah harus diambil satu persatu. Besok kami akan bermain dan menang melawan Crotone. Kami harus unggul enam poin saat berjumpa Napoli," ucap Allegri. "Setelah itu, marilah kita menikmati sebuah malam (melawan Napoli) yang indah dalam sepak bola di akhir pekan," katanya.Allegri mengklaim, kondisi timnya dalam keadaan rileks dan tidak sedikitpun merasa diselimuti bayang-bayang kekhawatiran bakal tersalip Napoli. Meski begitu, keunggulan saat ini tidak berarti apa-apa, mengingat scudetto belum di tangan. Untuk itu, dia meminta agar tim tetap fokus hingga pertandingan terakhir di musim ini.[suggestedarticle=3]"Napoli masih berjuang untuk meraih gelar dan mereka punya peluang untuk mendapatkannya. Itu normal karena mereka hanya memiliki kesempatan juara di Serie A, tekanan ada pada mereka tapi, kami harus selalu siap," ujarnya.Diketahui, saat ini Juventus memimpin klasemen sementara Serie A dengan 84 poin hasil dari 27 kali menang, tiga kali imbang, ddan dua kali kalah. Sementara, Napoli selaku pesaing terdekat baru mengumpulkan 78 poin hasil dari 24 kali menang, dua kali kalah, dan enam kali imbang.
  225 kali
1524049801504 tag