(Foto: AFP)

Ternyata Bukan Legia Warsawa Klub Baru Egy Maulana

Pemain tim nasional Indonesia U-23, Egy Maulana Vikri bertolak dari Indonesia ke salah satu negara di Eropa pada Jumat (9/3) pagi.

Egy didampingi oleh mantan pelatihnya di timnas U-19 yakni Indra Sjafri.



Diyakini negara itu adalah Polandia, dimana Egy akan bergabung dengan klub profesional pertamanya.

Klub Legia Warsawa menjadi kandidat kuat bagi mantan pemain Timnas Indonesia U-19 itu. Namun menurut kabar beredar bukan Legia, melainkan Lechia Gdansk.



Lechia Gdansk merupakan klub dari wilayah utara Polandia yang saat ini tampil di kasta tertinggi liga negara tersebut atau Ekstraklasa.

Bahkan menurut laman Wikipedia, Egy akan memakai nomor punggung 77 di klub barunya itu.

Menurut Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Raden Isnanta , Egy tidak akan lama berada di Polandia karena akan kembali ke Indonesia antara tanggal 11 atau 12 Maret.

"Ia hanya akan menandatangani kontrak disana dan kembali ke Indonesia guna memperkuat timnas," ujar Isnanta.

Saat ini Liga Polandia sudah memasuki paruh musim, dimana liga dibagi menjadi dua jalur. Championship round (peringkat 1-8) dan ronde degradasi (delapan tim terbawah).

Lechia Gdansk sendiri di putaran pertama berada di peringkat ke-12 hingga 26 pekan. Jika dalam empat laga kedepan tak bisa merangsek ke delapan besar klasemen, mereka harus berjuang menghindari zona degradasi.

Terdapat beberapa nama besar di klub ini, seperti mantan pemain Juventus Milos Krasic dan juga mantan pemain Fiorentina, Rafal Wolski.

Sebelumnya Egy sempat menjalani trial di klub Perancis yakni Saint Ettiene.
editTerakhir diubah:  09/03/18 - 22:06

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Daftar Susunan Pemain Indonesia Vs Korea Selatan
Timnas U-23 Indonesia sesaat lagi akan menghadapi Korea Selatan U-23 dalam laga uji coba Internasional di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.Dalam pertandingan kali ini, pelatih Indonesia Luis Milla Aspas kembali memainkan skema andalannya dengan hanya menyisakan satu penyerang murni yang diisi Beto Goncalves.[suggestedarticle=3]Untuk menyuplai bola ke Beto, Milla kembali menugaskan Septian David Maulana yang akan dibantu dua pemain sayap cepat, Febri Hariyadi dan Riko Simanjuntak.Di posisi kiper, pelatih asal Spanyol tersebut kembali memberikan kepercayaan kepada M Ridho yang kerap tampil gemilang bersama klubnya, Borneo FC.Daftar susunan pemain :Indonesia (4-2-3-1) :M Ridho; Putu Gede Juni Antara; Hansamu Yama (C), Ricky Fajrin, Rezaldi Hehanussa; Nelson Alom, M Hargianto; Febri Hariyadi, Septian David Maulana, Riko Simanjuntak; Beto GoncalvesPelatih : Luis Milla AspasKorea Selatan (4-5-1) :Kang Hyeong-mu; Jeong Tae-wook, Kim Jinya, Hwang Hyun-soo, Lee Si-young; Lee Jin-hyun, Kim Hyeong-un (C), Lee Dong-gyeong, Kim Jung-min, Kim Geo-nung, Lee KeunPelatih : Kim Hag-bum
Zulfiandi Mengenang Kemenangan Bersejarah atas Korea Selatan
Korea Selatan pernah menjadi korban Timnas Indonesia pada ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 tahun 2013. Tim Negeri Gingseng itu takluk dari Indonesia 2-3.Kini, Timnas Indonesia kembali berkesempatan melawan Korea Selatan dalam laga uji coba di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (23/6/2018). Salah satu pemain Indonesia U-19 yang merasakan kemenangan berserjarah itu adalah Zulfiandi.[suggestedarticle=3]Zulfiandi merasa termotivasi dengan kemenangan tersebut. Ia merasa kedua tim sudah mulai berkembang, terlebih lagi Korea Selatan."Kemenangan dulu jadi buat mental kita juga. Mungkin ini penyemangat buat mereka tapi kita juga tambah semangat karena mereka tahu pernah kita kalahkan," ujar Zulfiandi di Lapangan ABC, Senayan, Jumat (23/6/2018).“Kalau dahulu masih seumuruan waktu di timnas U-19. Sekarang mereka lebih berpengalaman, apalagi mereka di klubnya sudah matang dan bagus ketimbang dahulu,” tambahnya.Korea Selatan menjadi lawan uji coba besar terakhir jelang Asian Games 2018. Kemenangan bakal menjadi modal Skuat Garuda Muda arungi Asian Games, Agustus mendatang.
Korea Selatan Belum Pasti Bawa Bintang Tottenham Ini ke Asian Games
Pelatih Korea Selatan U-23, Kim Hak-bum masih belum menentukan skuat final untuk Asian Games 2018, termasuk memanggil bintang Tottenham Hotspur, Son Heung-min.Korea Selatan akan menjalani laga uji coba melawan Timnas Indonesia U-23 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/6/2018). Laga itu menjadi laga penentuan Kim dalam menentukan skuat final Asian Games 2018."Kami belum tentukan pemain untuk Asian Games. Skuat final nantinya akan ditentukan setelah pertandingan melawan Indonesia," ujar Kim menjawab pertanyaan awak media terkait kemungkinan Son bermain di Asian Games.[suggestedarticle=3]Dalam jumpa pers di Hotel Alana, Sentul, Jumat (22/6/2018), Kim masih fokus untuk melihat performa pemainnya saat ini. Apalagi laga kontra Indonesia menjadi barometer pemain untuk bisa menunjukkan kualitasnya agar terpilih ke Asian Games.Son saat ini sedang berada di timnas senior Korea Selatan di Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia. Sebelumnya Son sempat mengutarakan ingin bermain di Asian Games dan membawa Taeguk Warriors meraih medali emas.Dengan meraih medali emas Asian Games, Son kemungkinan besar akan terhindar dari wajib militer selama dua tahun di Korea Selatan. Hal itu juga berkaitan dengan kariernya di Tottenham Hotspur yang sedang bersinar.
  155 kali
Pemain Timnas U-23 Dapatkan Hak Selama TC di Jakarta
Pemain Timnas Indonesia U-23 menerima hak-haknya sebagai pemain yang melakukan kewajiban membela negara.Tempo sempat menjabarkan uang saku yang diterima oleh para pemain selama mengikuti pemusatan latihan. Saat ini para pemain mengikuti pemusatan latihan di Jakarta guna persiapan uji coba kontra Korea Selatan U-23, di Stadion Pakansari.[suggestedarticle=3]Masih dari Tempo, PSSI mengganti biaya transportasi para pemain yang datang dari daerah ke Jakarta. Lalu para pemain mendapat uang saku sebesar Rp500 ribu selama sehari.Selama empat hari di Jakarta, para pemain mendapatkan Rp2 juta. Itu masih ditambah dengan uang transport lokal ke bandara. Selain itu, bonus juga menjadi salah satu yang diberikan kepada pemain.Akan tetapi, besaran bonus tak diungkapkan oleh manajemen timnas. "Itu sudah seharusnya mereka terima, dan itu dilakukan oleh timnas di negara manapun,” kata Endri Erawan, manajer timnas U-23.
  269 kali
Jelang Asian Games, Timnas U-23 Jalani TC Jangka Panjang di Bali
Timnas Indonesia U-23 akan jalani pemusatan latihan (TC) jangka panjang jelang Asian Games 2018. Bali dipilih pelatih Luis Milla untuk pemusatan latihan tersebut.Hal itu diungkapkan oleh manajer timnas U-23 Endri Erawan. Bali dipilih agar para pemain fokus untuk persiapan Asian Games 2018.Sebelum Asian Games kami akan lakukan TC jangka panjang dan kemungkinan di Bali. TC nanti kira-kira dua sampai tiga minggu karena ingin fokus di sana," ujar Endri di Hotel Alana, Sentul, Jumat (22/6/2018).[suggestedarticle=3]"Kita akan menjaga soliditas dari anak anak. Selain teknik kita juga akan menjaga soliditas kekompakan pemain karena kami satu keluarga dengan tujuan bisa berprestasi di Asian Games," tambahnya.Sebelum turun di Asian Games 2018, timnas U-23 jalani uji coba kontra Korea Selatan, 23 Juni di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Laga itu menjadi uji coba besar Indonesia sebelum memilih pemain ke Asian Games.
  358 kali
Timnas U-23 Waspadai Pergerakan Kapten Korea Selatan U-23
Tim pelatih Timnas Indonesia U-23 segera mengevaluasi permainan Korea Selatan U-23 melalui video. Staf pelatih timnas sempat memantau dan merekam pertandingan Korea Selatan U-23 melawan Persija di Jakarta, Kamis (21/6/2018) malam.Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Korea Selatan U-23 dalam laga uji coba di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/6/2018). Asisten pelatih Bima Sakti sudah mempunyai catatan mengenai permainan Korea Selatan U-23.[suggestedarticle=3]"Mereka tak jauh berbeda dengan seniornya yang menggunakan formasi 4-3-3. Sudah ada rekaman video juga yang akan kita sampaikan ke pemain saat pertemuan nanti," ujar Bima Sakti dalam sesi jumpa pers di Hotel Alana, Sentul, Jumat (22/6/2018)."Mereka sudah bermain seperti tim Eropa kalau kita lihat dari organisasi permainnya. Serangan balik mereka sangat berbahaya jadi kita akan antisipasi itu," tambahnya.Bima punya catatan pemain yang dirasa akan merepotkan timnya. Kapten Korea Selatan, Jang Yun-ho menjadi pemain yang paling diwaspadai di sektor gelandang."Kita melihat kapten tim mereka sangat baik mereka bisa saling bahu membahu di lini tengah. Saya harap tidak ada pemain yang cedera karena kami dan Korea sama-sma dalam masa persiapan menuju Asian Games," tandasnya.
  435 kali
DIARY: Egy Maulana Siap Jalani Debut untuk Lechia, Alasan Persija Jadi Lawan Tanding Korea
Lechia Gdansk telah memulai latihan pra-musim. Sebagai bagian dari persiapan, Lechia Gdansk akan berhadapan kontra Apoel pada tanggal 24 Juni mendatangCatat! Ini Jadwal Laga Perdana Egy Maulana Vikri Bersama Lechia Gdansk Bulan IniPersija Jakarta melakukan uji coba dadakan melawan Korea Selatan U-23 di Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/6/2018). Dalam laga tersebut Persija kalah 1-3 dari tim tamu.Uji Coba Dadakan, Bos Persija: Kita Diminta PSSI Jadi Latih Tanding Korsel U-23Sebuah gebrakan diperlihatkan klub Liga 3 dari Solo, Persiharjo Sukoharjo. Bagaimana tidak, klub yang bermarkas di Stadion Gelora Merdeka Jombor, Sukoharjo, tersebut berhasil menggaet 29 sponsor.Luar Biasa! Main di Liga 3, Klub Ini Berhasil Gaet 29 Sponsor!Thai Port FC mengungkapkan mereka masih berniat mempertahankan Terens Puhiri untuk musim depan. Terens masih dalam masa adaptasi untuk bisa dimainkan musim depan.Klub Thailand Angkat Bicara Terkait Nasib Terens Puhiri Musim Depan
  807 kali
Alasan Korea Selatan U-23 Pilih Uji Coba dengan Timnas U-23
Pelatih Korea Selatan U-23 Kim Hak-bum mengutarakan alasan memilih Indonesia sebagai lawan uji coba sebelum ke Asian Games 2018. Taeguk Warriors akan berhadpaan dengan Indonesia di Stadion Pakansari, 23 Juni.Kim menyebut timnya butuh pengalaman untuk para pemainnya. Ia ingin pemain punya jam terbang dan beradaptasi dengan cuaca Indonesia untuk Asian Games nanti.[suggestedarticle=3]"Pengalaman jadi alasan kenapa kami pilih Indonesia untuk ujin coba. Kami mencari pengalaman pemain dan Indonesia sedang mencari pemain terbaik," ujar Kim dalam sesi jumpa pers di Hotel Alana, Sentul, Jumat (22/6/2018).Kim juga belum menentukan pilihan pemain. Kim masih melihat performa pemain usai melawan Indonesia."Nanti akan kami tentukan setelah pertandingan melawan Indonesia," tandasnya.
  931 kali
Motivasi Tinggi Riko Simanjuntak Hadapi Kekuatan Korea Selatan U-23
Sayap Timnas Indonesia U-23, Riko Simanjuntak termotivasi dengan ekspetasi publik kepada dirinya. Pemain Persija Jakarta itu menjadi pemaion senior yang dipanggil Luis Milla untuk laga uji coba kontra Korea Selaan U-23.Nama Riko Simanjuntak kini menjadi idola publik sepak bola Indonesia setelah bermain apik bersama Persija. Pergerakannya yang lincah mengingatkan dengan sosok legenda sepak bola nasional, Iswadi Idris.[suggestedarticle=3]Berkat permainanya yang apik di Macan Kemayoran, Riko pun dilirik pelatih Luis Milla untuk laga uji coba melawan Thailand pada 30 Mei dan 3 Juni. Kini ia kembali dipanggil timnas melawan Korea Selatan U-23, di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/6/2018)."Harapan masyarakat tidak menjadi beban bagi saya. Semoga Riko bisa tunjukkan penampilan terbaik di laga melawa Korea Selatan," ujar Riko Simanjuntak di kawasan Senayan, Jakarta."Ini pertandingan yang bagus karena Korsel juga punya pemain yang bagus. Kita bisa belajar dari mereka dan ini akan jad pengalaman yang luar biasa bagi Riko," tandasnya.Riko besar kemungkinan akan turun sebagai starter. Dalam latihan terakhir, Milla tampak ingin pemainnya bermain menyerang dengan mengandalkan kecepatan sayap.Laga uji coba kontra Korea Selatan juga menjadi laga uji coba besar terakhir sebelum turun ke ajang Asian Games 2018, Agustus mendatang.
  584 kali
Larangan Menonton Piala Dunia di Skuat Timnas Indonesia
Publik sepak bola dunia sedang menikmati ajang Piala Dunia 2018 di Rusia. Namun tidak bagi pemain Timnas Indonesia U-23.Ada larangan yang diberikan kepada tim pelatih bagi pemain yang ketahuan menonton Piala Dunia hingga larut malam. Pelatih Luis Milla ingin para pemainnya fit saat menjalani latihan jelang laga kontra Korea Selatan, 23 Juni 2018.Bahkan asisten pelatih Bima Sakti mengatakan ada hukuman yang harus dijalankan kepada pemain yang ketahuan melanggar.[suggestedarticle=3]"Kita sudah punya aturan, ada dendanya bagi pemain yang tidak disiplin. Denda diberikan jika pemain terlambat makan karena terganggu jam tidur," ujar Bima Sakti dalam sesi jumpa pers di Hotel Alana, Sentul, Jumat (22/6/2018).Hukuman denda sudah menghantui pemain yang melanggar jam tidur dengan larut malam. Bima ingin para pemainnya punya kondisi bagus saat berlatih jelang uji coba."Denda bervariasi, ada yang 100 ribu rupiah jika dia ketahuan telat makan. Tapi pertandingan yang tidak larut pemain bola nonton. Makan malam jam delapan sambil nonton (Piala Dunia) setelah itu langsung tidur," tandasnya.Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan denghan Korea Selatan U-23 di Stadion Pakansari, 23 Juni. Laga itu untuk mengukur kesiapan kedua tim jelang Asian Games 2018, Agustus mendatang.
  1713 kali
1529679602655 tag