7 Fakta Piala Dunia 1966 Inggris


  •   Tjatur Wiharyo
  •   16/03/18 - 09:00
  •   943

(CNN)

Piala Dunia 1966 digelar di Inggris pada 11-30 Juli 1966. Pada laga final, Inggris menang 4-2 atas Jerman Barat, melalui perpanjangan waktu. Sejauh ini, itu adalah satu-satunya gelar juara Inggris di Piala Dunia.

Selain itu, ada juga sejumlah peristiwa menarik berkaitan dengan Piala Dunia 1966 Inggris. Berikut ini adalah ulasannya.

1. Trofi Piala Dunia Jules Rimet dicuri saat dipamerkan di London, sebelum Piala Dunia dimulai. Trofi itu ditemukan berkat jasa seekor anjuing bernama Pickles. Pemilik Pickles, David Corbett, mendapatkan hadiah 6.000 poundsterling (sekitar Rp 115 juta) dan pria yang meminta tebusan untuk trofi itu dipenjara selama dua tahun.




2. Piala Dunia 1966 Inggris, sejauh ini, adalah satu-satunya Piala Dunia yang mengalami pemboikotan, yaitu oleh negara-negara Afrika. Negara-negara Afrika itu memprotes kebijakan FIFA, yaitu mengharuskan tim juara Afrika melakoni laga play-off melawan tim juara Asia untuk meraih tiket masuk putaran final. Negara-negara tersebut menilai, wakil mereka layak langsung tampil di putaran final tanpa harus melakoni play-off.

3. Pertandingan pembukaan Piala Dunia antara Inggris dan Uruguay ditunda karena tujuh pemain Inggris lupa membawa identitas mereka. Polisi bersepeda motor ditugaskan untuk mengambil kartu identitas pemain-pemain itu di hotel tim.

4. Piala Dunia 1966 adalah Piala Dunia yang menggunakan maskot. Maskot Piala Dunia 1966 mengambil bentuk singa bermain bola, yang diberi nama Willie.

5. Pada Piala Dunia 1966 juga tes doping untuk pertama kalinya diperkenalkan.

6. Tiga dari empat gol Inggris pada laga final dicetak oleh Geoff Hurst, yaitu pada menit ke-18', 101', 120'. Itu adalah hat-trick pertama dalam sejarah laga final Piala Dunia.

7. Bulgaria menjadi tim pertama yang mencetak gol bunuh diri sebanyak dua kali, yaitu pada laga melawan Hongaria (Ivan Davidov 43') dan pada laga melawan Portugal (Ivan Vutsov 17').







End of content

No more pages to load