Cengiz Under Siap Jadi Bom Waktu di Roma


  •   Robert
  •   15/03/18 - 06:00
  •   2469

(Bolalob)

Cengiz Under, sebuah nama yang tak menggambarkan bahwa ia berasal dari Turki. Nama yang tak familiar yang siap menjadi andalan AS Roma untuk musim-musim mendatang.

Tak ada keluarga atau teman yang menemani Under saat ia pindah dari Basaksehir, klub asal Turki yang dimiliki seorang Menteri ke Roma pada awal musim. Namun ambisi besarnya menolak rasa takut sebagai pemain muda yang pindak ke salah satu klub besar di Italia. Ia bahkan belum siap menerima wawancara dalam bahasa Italia dan meminta bantuan dari rekannya. Namun perlahan ia mulai belajar mengenai kebudayaan baru di Italia.




Tujuh bulan berselang, Under mulai nyaman tampil di atas lapangan berseragam Roma. Empat gol dari tiga laga di Serie A sukses ia buat. Serta satu gol di debutnya di Liga Champions.

Tolak Tawaran Glamor Dari Klub Elit Turki

Under bisa menjadi harapan baru bagi anak-anak di seluruh Turki, terutama kota kelahirannya di Sindirgi, sebuah tempat kecil di wilayah Marmara di negara tersebut.

Under menghindari klub elit Istanbul seperti Galatasaray, Fenerbahce dan Besiktas, dan memilih rute yang sesuai dengan gaya dan kepribadian dirinya.

Dia bermain untuk Bucaspor, Altinordu dan Basaksehir di Turki sebelum menerima telepon dari direktur olahraga AS Roma, Ramon Rodriguez Verdejo alias Monchi, yang merupakan orang dibalik kesuksesan Sevilla dalam menggaet pemain muda berbakat.

Musim Mempesona

Dua musim tampil di divisi dua Liga Turki bersama dengan Altinordu, membawa Under dimianti oleh klub Istanbul yakni Basaksehir. Nilai 4.7 juta euro harus dikeluarkan Basaksehir pada pemain yang masih berusia 17 tahun saat itu.



Namun nilai itu dibayar tuntas oleh permainan gemilang Under di musim 2016-17, dimana ia turut membawa Basaksehir finis di posisi runner-up Liga Super Turki. Basaksehir hanya kalah 4 poin dari sang jawara Besiktas, mereka bahkan melewati posisi Galatasaray dan juga Fenerbahce.

Total Under bermain 43 kali dan mencetak 9 gol untuk Basaksehir di musim 2016-17. Roma menebusnya dengan banderol 13 juta euro.

Idola Baru di Roma

Under mencetak gol pertamanya untuk Roma dalam kemenangan 1-0 atas Hellas Verona di Serie A pada 4 Februari 2018. Di bulan yang sama, ia menandai debutnya di Liga Champions dengan sebuah gol pembuka dalam kekalahan 1-2 ke Shakhtar Donetsk di leg pertama babak 16 besar. Gol itu menjadikannya sebagai pemain termuda Turki yang pernah mencetak gol di Liga Champions.



Saat ia datang ke Roma, fans berharap Under bisa mengambil alih peran dari pemain bintang yang pergi ke Liverpool Mohamed Salah. Jika Roma salah menempatkan posisinya dari awal musim, dia mungkin tidak akan pernah bisa mengisi peran seperti itu.

Pelatih Roma, Eusebio Di Francesco harus mengubah taktik 4-3-3 nya menjadi 4-2-3-1 dan memainkan Under di posisi sayap kanan. Perjudian itu berhasil. Empat gol dalam tiga laga melawan Hellas, Benevento dan Udinese sukses dibuat oleh Under.

Ia seorang winger yang memiliki kecepatan dan teknik dalam melewati pemain lawan. Under bisa memerankan seorang winger inverted yang bermain di posisi kanan namun dominan dengan kaki kirinya.

Under berhasil mengikuti jejak tiga rekan senegaranya dari Turki yang mampu menciptakan dua gol dalam sebuah partai Serie A.

Pujian Sang Pelatih

Di Francesco menilai pemainnya itu masih perlu memperbaiki sejumlah aspek.

"Dia perlu meningkatkan pengambilan keputusannya. Kadang dia bermain dengan kepala menunduk dan tidak melihat pilihan, tapi dia bermain jauh lebih untuk tim daripada ketika dia pertama kali datang," Di Francesco mengatakan usai Roma menang atas Udinese.



"Dia punya teknik yang menakjubkan seperti yang bisa Anda lihat. Kemampuan terbaiknya adalah menempatkan diri untuk melepaskan tembakan, dia menunjukkan kaki yang cepat."

“Dia telah menunjukkan kemajuan pesat akhir-akhir ini. Tapi saya merasa perkembangannya juga masih belum berhenti. Sekarang saya paham bahwa dia akan memberikan dampak besar bagi tim jika bermain sejak awal laga," tutur Di Francesco kepada Mediaset Premium.








End of content

No more pages to load