VIDEO: Hari-hari Pertama Egy Maulana Vikri di Gdansk


  •   Tjatur Wiharyo
  •   14/03/18 - 22:00
  •   4159

(Cornelius Bintang - kumparan)



Egy Maulana Vikri mengembuskan napas. Sesekali, ia mengeluarkan ponselnya, lalu memasukkan kembali ke saku jaketnya. Tangannya juga ikut ia masukkan ke dalam kantongnya, mencari kehangatan. Gdansk hari itu memang sangat dingin (0 derajat celsius!). Namun, inilah cuaca yang akan ia temui kelak.

Gdansk adalah kota pelabuhan. Ia terletak di tepi Laut Baltik. Cuaca terhangat ketika memasuki musim panas hanya menyentuh angka 17 hingga 21 derajat celsius. Buat Egy, yang lahir di daerah tropik, musim panas rasanya akan terasa dingin juga.




Egy melangkahkan kakinya. Jalan-jalan inilah yang akan ia akrabi di Gdansk kelak. Ia sudah diperlihatkan apartemen tempatnya akan tinggal nanti. Namun, kota dan seisinya ini mau tak mau akan menjadi bagian dari hidupnya selama (setidaknya) tiga tahun ke depan. Lebih dari sekadar lingkup apartemen di pinggir Laut Baltik.

Pemuda kelahiran Asam Kumbang ini mengaku, ia akan beradaptasi. Entah itu dari bahasa atau kehidupan. Ia bertekad untuk tidak sekadar 'numpang lewat' di Eropa. Ia tahu apa yang harus dilakukan dan, oleh karenanya, mengenal kehidupan dan bahasa tempat ia menapak menjadi keharusan.

"Kehidupan di sana sudah pasti jauh berbeda. Mau nggak mau harus ditahanin. Apalagi saya juga sudah terbiasa merantau jauh dari rumah," ujar Egy kepada kumparan.

Lewat episode ketiga ini, kumparan mengajak pembaca untuk melihat hari-hari pertama Egy di Gdansk. Ia tiba di Gdansk pada Sabtu, 10 Maret, lalu. Sehari setelahnya, ia diperkenalkan sebagai pemain anyar Lechia Gdansk dan menyaksikan pertandingan klub barunya melawan Legia Warszawa.

Itulah pertama kalinya Egy melihat bagaimana Lechia bermain. Ia punya optimisme, tetapi masih harus menyimpannya hingga musim depan.

Artikel ini ditulis oleh jurnalis Kumparancom Rossi Finza Noor dan Haikal Pasya dan tayang pertama kali di Kumparancom pada Selasa (13/3/2018), pukul 13:47 WIB.







End of content

No more pages to load