(Foto: Bolalob)

PSSI Ingin Sewa Setengah Kapasitas SUGBK untuk Laga Timnas U-19 Vs Jepang U-19

Timnas Indonesia U-19 akan berhadapan dengan Jepang U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (25/3/2018).

PSSI saat ini sedang berkomunikasi dengan pengelola SUGBK untuk venue laga tersebut. Sekjen PSSI Ratu Tisha mengatakan pihaknya tak akan membuka semua tribune di SUGBK.

Tisha menyebut tidak akan menyewa full SUGBK dan hanya menyewa 1/4 kursi dari kapasitas stadion yang mencapai 77 ribu penonton.

"PSSI bisa sekarang mengikuti logistik dari SUGBK. Jadi kami hanya meminta untuk membuka bangku sebanyak 15 sampai 20 ribu seat saja. Sisanya ditutup," ujar Ratu Tisha saat ditemui wartawan, Kamis (15/3/2018).



PSSI berharap ada kebijakan dari SUGBK untuk memuluskan rencana tersebut. Jika menyewa full, maka PSSI akan mengeluarkan dana sebesar Rp450 juta dan Rp1,5 miliar sebagai jaminan.

Bila tidak bisa menggunakan SUGBK, maka PSSI sudah punya alternatif lainnya. Stadion Pakansari di Cibinong, Kabupaten Bogor kemungkinan besar bakal jadi tempat pertandingan.

"Saat ini, pihak Stadion Pakansari masih diskusi dengan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat),"

"Tetapi yang jelas, kami inginnya digelar di SUGBK karena tengah kota agar publik bisa mengakses dengan mudah," tandasnya.
editTerakhir diubah:  17/03/18 - 20:41

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


PSSI Cari Lawan Tangguh untuk Timnas Indonesia U-19
Timnas Indonesia U-19 akan tampil di Piala Asia U-19 2018 yang dihelat pada bulan Oktober mendatang. Sebagai bagian dari persiapan, PSSI akan mencarikan lawan tangguh untuk Garuda Nusantara.Timnas Indonesia U-19 menjadi tuan rumah dalam ajang ini. Tim asuhan Indra Sjafri ditarget lolos ke semifinal agar bisa merebut tiket ke Piala Dunia U-20 2019.[suggestedarticle=3]Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria menyebut Egy Maulana Vikri CS akan dicarikan 2-3 lawan uji coba. Lawan yang dihadapi adalah tim dengan level tinggi."Dari PSSI, kami akan menyiapkan dua hingga tiga lawan latih tanding. Kami sedang mengkonfirmasi lawan-lawannya. Kami ingin memberi yang terbaik," ucap Tisha seperti dikutip dari Bolaskor.[pagebreak]Grup A[/pagebreak]"Untuk Asian Games, kami sudah menjajal Timnas U-23 dengan banyak sekali lawan kelas atas. Karena persiapan mepet, mungkin Timnas U-19 akan mendapat dua hingga tiga lawan uji tanding berkaliber tinggi untuk mempersiapkan diri. Karena grup Indonesia juga tidak mudah," jelas Tisha.Di Piala Asia U-19 2018, Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup A. Garuda Nusantara akan bersaing dengan Qatar, Uni Emirat Arab, dan Taiwan.
DIARY: Tuntutan Mundur untuk Ketum PSSI,Tiga Stadion Disiapkan untuk Piala Asia U-19
Edy Rahmayadi hampir dipastikan keluar sebagai pemenang pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara. Setelah terpilih sebagai Gubernur Sumut, Edy masih memegang jabatan sebagai Ketua Umum PSSI.Hampir 50 Ribu Orang Ingin Edy Rahmayadi Mundur Sebagai Ketua Umum PSSIMeskipun mendapat kritikan dari bobotoh, pelatih Persib Bandung Mario Gomez punya alasan untuk memasukkan Patrich Wanggai ke dalam skuat Maung Bandung.Ini Alasan Mario Gomez Masukkan Patrich Wanggai ke PersibPiala Dunia 2018 telah usai dan menyisakan banyak cerita. Selama sebulan Piala Dunia 2018 mendatang media sosial Facebook menjadi salah satu sarana bagi suporter untuk mencurahkan hati.Daftar Tim dan Pemain yang Membuat Kehebohan di Facebook Selama Piala Dunia 2018Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2018. AFC telah mengumumkan tiga stadion yang akan menjadi venue dari ajang bergengsi ini.Resmi! Ini Tiga Stadion yang Digunakan untuk Piala Asia U-19 2018 di Indonesia
  136 kali
Nyanyi Lagu Via Vallen Jadi Cerita Lucu Egy Maulana di Polandia
Pemain muda Indonesia Egy Maulana Vikri mengaku sempat dikerjai oleh rekan-rekan barunya di Lechia Gdansk. Ia disuruh menyanyi di depan seluruh tim saat rayakan ulang tahunnya ke-18.Tepat pada 7 Juli Egy merayakan hari jadinya sekaligus mendapatkan kontrak profesional di Lechia selama tiga tahun. Selain mendapat hadiah kontrak profesional, Egy juga mendapat 'hadiah' dari rekan-rekannya.[suggestedarticle=3]Eks pemain PPLP Ragunan itu diminta menyanyi di depan seluruh tim saat ulang tahun, usai mendapat kue ulang tahun."Apa ya yang lucu? kemarin saya pas ulang tahun disuruh nyanyi. Saya bingung nyanyi apa, ya saya kasih lagu dangdut 'Sayang'. Abis saya tidak tahu lagi mau nyanyi apa," ujar Egy saat ditemui di Kedubes Polandia, Jakarta, Senin (16/7/2018).Lagu Sayang merupakan tembang dari penyanyi Via Vallen. Lagunya menjadi salah satu yang digandrungi oleh masyarakat Indonesia.Single dari Via Vallen tersebut sudah ditonton sebanyak 160 juta orang di laman Youtube.
  421 kali
Egy Maulana Vikri Ceritakan Pengalaman Sepak Bola di Polandia
Egy Maulana Vikri menceritakan atmosfer sepak bola Eropa, khususnya Polandia. Egy akan memperkuat klub Polandia, Lechia Gdansk selama tiga tahun.Pemain 18 tahun itu melihat, sepak bola di Polandia mengutamakan fisik prima dan pengembangan taktik bermain yang baik.Egy juga menceritakan adaptasinya di Polandia. Ia sudah mulai terbiasa dengan cuaca di sana dan juga bahasa. Eks pemain Persab Brebes itu terus mencoba beradaptasi dengan lingkungan barunya di Polandia.[suggestedarticle=3]"Di Polandia lebih ke latihan fisik dan taktik mereka juga bagus. Jauh lebih baik dari di Indonesia. Saya bangga bisa bermain di sana," ujar Egy Maulana saat ditemui di Kedutaan Besar Polandia, Jakarta, Senin (16/7/2018)."Latihan di sana porsinya lebih berat, saya harus kerja keras lagi. Cuaca di sana juga lagi musim panas, jadi tidak masalah. Tapi saya belum tahun saat musim dingin," lanjutnya.Selain itu, Egy juga bangga bisa bermain di Eropa. Ia mengatakan bahwa apa yang dijalaninya saat ini untuk sepak bola Indonesia."Pastinya saya bangga bisa main di sana. Bukan untuk diri saya sendiri, tapi ini saya lakukan juga untuk sepak bola Indonesia," tandasnya.
  543 kali
Hampir 50 Ribu Orang Ingin Edy Rahmayadi Mundur Sebagai Ketua Umum PSSI
Edy Rahmayadi hampir dipastikan keluar sebagai pemenang pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara. Setelah terpilih sebagai Gubernur Sumut, Edy masih memegang jabatan sebagai Ketua Umum PSSI.Tingginya ekspektasi masyarakat untuk sepak bola di Indonesia membuat PSSI diharapkan memiliki orang-orang yang total di bagian struktural. Salah satunya adalah ketua umum PSSI yang diminta tidak rangkap jabatan dan fokus untuk mengurus sepak bola.[suggestedarticle=3]Sebuah petisi yang dimulai oleh Emerson Yuntho lewat change.org meminta Edy Rahmayadi untuk mundur sebagai ketua umum PSSI dan fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Sumut."Rangkap jabatan tentu saja akan menimbulkan fokus menjadi bercabang dan umumnya hasilnya tidak memuaskan."[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Jangan sampai karena masih mengurus PSSI, daerah Sumut menjadi tidak terurus atau bahkan sebaliknya karena fokus menjadi kepala daerah, lembaga PSSI menjadi terbengkalai," tulis petisi yang dimulai oleh Emerson Yuntho.Hingg Senin (16/7), sudah ada 46.145 orang yang mendukung petisi agar Edy Rahmayadi mundur dari jabatanya. Jumlah tersebut bisa terus bertambah dan bisa menjadi salah satu pertimbangan agar Edy bisa memilih antara Gubernur Sumut dan juga Ketum PSSI.
  2335 kali
Liana Tasno, Bidadari Cantik di PSSI
Setelah Ratu Tisha muncul sebagai sosok wanita di bagian struktural PSSI, kini nama Yuliana Tasno mencuat sebagai salah satu wanita yang juga berkontribusi untuk perkembangan sepak bola Nasional. Wanita yang akrab disapa Liana itu memiliki peran sebagai Manajer Brand dan Komunikasi Timnas Indonesia.Sosok wanita cantik bertambah di PSSI setelah Liana sering hadir dalam beberapa agenda. Wanita yang gemar melakukan olahraga tersebut bertugas untuk mencari sponsor dan juga membangun strategi pemasaran untuk PSSI.[suggestedarticle=3]Liana memulai pendidikan tingginya dengan menempuh jurusan Desain Komunikasi Visual di Universitas Tarumanegara pada 2001 hingga 2005. Setelah lulus dari strata 1, Liana melanjutkan pendidikan master pada 2006 hingga 2008 dengan jurusan Manajemen Pemasaran.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]Sebelum terlibat di PSSI, Liana sempat menjadi bagian dari Indonesia Basketball League (IBL) 2017 selama 9 bulan sebagi Creative Marketing. Liana juga sempat menjadi dosen Universitas Tarumanegara.Liana juga terlihat memiliki hobi berolahraga seperti lari dan juga angkat beban.Hasil kerja Liana juga sudah mulai terlihat karena PSSI sudah memliki beberap sponsor dan juga menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak.
  734 kali
Indra Sjafri Tak Ingin Timnas U-19 Sekarang Disamakan Dengan Era Evan Dimas
Pelatih Tim Nasional U-19, Indra Sjafri tidak ingin membandingkan Timnas U-19 era sekarang dengan skuad yang dimiliki pada era Evan Dimas. Indra berharap Timnas U-19 sekarang bisa lebih hebat dibanding saat era Evan Dimas.Indra Sjafri gagal mengantarkan Timnas U-19 meraih gelar juara Piala AFF U-19 2018. Timnas U-19 harus puas mengakhiri Piala AFF U-19 dengan berada di peringkat ketiga.[suggestedarticle=3]Jika dibandingkan dengan era Evan Dimas, prestasi Timnas U-19 memang mengalami penurunan, namun Indra Sjafri menilai Timnas U-19 sekarang memiliki kualitas yang lebih hebat."Saya ingin Witan Sulaiman dkk ini jauh lebih hebat dari yang lalu, mungkin para nitizen membayangkan gelandang saat ini seperti era trio Hargi, Evan dan Zufiandi. Namun saat ini tinggal menunggu waktunya saja supaya mereka lebih matang, nanti akan kita lihat," ucap Indra Sjafri.Timnas U-19 akan kembali menjalani laga Piala Asia U-19 2018 di Grup A bersama Uni Emirates Arab, Qatar dan Taiwan.
  1159 kali
Wanita Cantik di Balik Aktivitas Timnas Indonesia
Kegiatan Timnas Indonesia tidak lepas dari peran Yuliana Tasno, atau biasa disapa Liana. Liana merupakan Manajer Brand dan Komunikasi Timnas Indonesia.Sebelum bergabung dengan PSSI, Liana merupakan dosen pemasaran di Universitas Tarumanegara, Jakarta. Di PSSI, Liana bertanggung jawab untuk membangun strategi pemasaran, dan mencari sponsor.[suggestedarticle=2]Liana juga bertugas untuk menjaga pemain supaya tidak terlalu diekspos media untuk mengurangi kemungkinan pemain mengalami star syndrome.Yuliana Tasno belajar soal pengelolaan bisnis olahraga ketika bekerja di Indonesia Basketball League (IBL) 2017. Dia kemudian mendaftarkan diri saat melihat adanya lowongan pekerjaan di PSSI.[pagebreak]Kisah Inspiratif Kiper Iran[/pagebreak]Lihat juga   Dari menggembala domba, sempat dikira pengemis, hingga akhirnya ke pentas dunia bersama timnas Iran untuk menepis penalti Cristiano Ronaldo. Perjuangan Beiranvand membuktikan perjalanan panjangnya menuju cita-cita bisa tercapai dengan kerja keras. Respect! 🇮🇷 #PialaDunia2018 #BolalobFootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Jun 28, 2018 at 1:40am PDT
  2435 kali
Gagal di Piala AFF, Thailand U-19 Siap Bangkit di Piala Asia
Thailand U-19 alami penurunan prestasi di ajang Piala AFF U-19. Usai tahun lalu tampil sebagai juara, kini Negeri Gajah Putih hanya menempati peringkat keempat.Pasukan Thailand takluk dari Timnas Indonesia U-19 1-2 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (14/7/2018). Kekalahan tersebut bikin elemen tim terpukul.[suggestedarticle=3]"Sulit menemukan kata-kata setelah pertandingan ini, rasanya seperti patah hati, karena kami mengharapkan hasil yang lebih baik dari pada sore ini. Kami ingin mengulang hal serupa, tapi hasilnya malah mengecewakan," ujar asisten pelatih Thailand, Jetnipat Ratchatatoemphon."Target kami tentu saja menjadi juara, minimal runner up. Saya rasa federasi sepak bola Thailand akan sangat kecewa." tambahnya.Tapi Thailand siap bangkit. Kini semua pemain dan pelatih sepakat untuk fokus ke gelaran Piala AFF U-19, yang digelar pada Oktober mendatang."Tidak ada komplain untuk para pemain, mereka memberikan yang terbaik. Kami sangat bangga kepada mereka. Saya harap anak-anak bisa berkembang lebih baik di kompetisi berikutnya seperti Piala Asia dan lainnya," tandasnya.
  790 kali
Timnas U-19 Gagal Juara, Egy Maulana Kehilangan Gelar Top Scorer Piala AFF
Timnas Indonesia U-19 finish di peringkat ketiga dalam Piala AFF U-19 2018 usai mengalahkan Thailand, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (14/7/2018). Gelar yang sama dengan tahun lalu, tapi tidak dengan Egy Maulana.Prestasi timnas U-19 sama dengan tahun lalu, yakni menempati peringkat ketiga. Tapi bagi Egy, tahun ini justru penurunan prestasi. Pasalnya, Egy kehilangan gelar top scorer dan pemain terbaik yang digapai tahun lalu.[suggestedarticle=3]Hal itu bisa dimaklumi. Pasalnya, Egy hanya bermain dalam dua pertandingan saja bersama Skuat Garuda Nusantara. Pemain asa Medan itu sebelumnya mengikuti serangkaian persiapan bersama klub barunya, Lechia Gdansk di Polandia.Egy hanya mencetak satu gol dari dua kali penampilannya. Gol ke gawang Thailand melalui titik putih pada menit ke-2 menjadi satu-satunya gol yang dicetak lulusan Diklat Ragunan itu.Kini, Egy harus bersiap berkompetisi di Lechia. Tak menutup kemungkinan juga, dirinya akan memperkuat timns U-19 pada Piala Asia U-19, Oktober mendatang di Indonesia.
  849 kali
1531657802311 tag