(Foto: Liga Indonesia Baru)

Kalah dari Persela, Pelatih PSM Sebut Pemain Banyak Lakukan Kesalahan

PSM Makassar alami kekalahan perdana di Liga 1 dari Persela Lamongan di Stadion Mattoanging, Makassar, Jumat (6/4/2018). Juku Eja takluk 2-3 dari tamunya.

PSM gagal sapu bersih tiga laga perdana Liga 1. Padahal target tersebut menjadi target utama PSM untuk melaju kencang di awal kompetisi.

Pelatih Rene Robert Alberts menyebut banyak evalusi yang harus dilakuakn usai pertandingan. Ia menilai pemainnya sering lakukan kesalahan, termasuk blunder kiper Rivky Mokodompit saat terjadi gol kedua oleh Shohei Matsunaga.



“Kami akan melakukan evaluasi. Pandangan saya ada banyak kesalahan yang dilakukan pemain. Tapi saya tidak mau menyalahkan pemain," kata Robert Alberts dari laman resmi Liga 1, Sabtu (7/4/2018).

Tak hanya Mokodompit. Gelandang Wiljan Pluim juga jadi soroton Robert Albert. Pluim dinilai tak maksimal permainannya dalam lag tersebut. Padahal sebelumnya Pluim menjadi pemain kunci PSM dalam dua pertandingan sebelumnya.

“Kami juga memikirkan Pluim dan tidak tahu kalau tidak bisa memainkannya selama 90 menit. Tapi Pluim berusaha agar tim ini tidak kesulitan,” tandasnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Shohei Sempat Kecewa Sebelum Cetak Gol ke Gawang Persija
Pemain Persla Lamongan, Shohei Matsunaga mengaku sempat kecewa usai dirinya gagal mengeksekusi penalti. Usai momen tersebut Matsunaga berhasil membangkitkan diri hingga mampu mencetak gol di akhir laga.Pada laga tersebut Persela sempat mendapat peluang untuk unggul lebih dulu lewat titik penalti. Sayangnya, tembakan Matsunaga melambung di atas mistar gawang Persija.[suggestedarticle=3]Persela yang tampil di kandang berhasil dua gol dan salah satunya tercipta dari Matsunaga. Lewat tembakan keras dari luar kotak penalti, eks pemain Persib tersebut sukses membuat Persela menambah keunggulan pada menit ke-90+5."Setelah gagal penalti motivasi saya sempat turun. Tapi saya juga langsung meyakinkan diri untuk tetap percaya diri. Jadi di menit-menit terakhir malah mencetak gol. Kemenangan ini untuk fans Persela," kata Shohei Matsunaga.Matsunaga menyatakan penampilan apiknya di lapangan tidak lepas dari kerja keras yang dilakukan selama berlatih. Dirinya yakin dengan berlatih serius setiap saat bisa membuat perubahan saat bermain."Setiap hari latihan harus 100 persen. Kalau terus berlatih maksimal, pasti ada hasil yang akan didapatkan," ujar Shohei Matsunaga.
Terkait Gol Tangan Tuhan ke Gawang Persija, Ini Komentar Diego Assis
Pemain Persela Lamongan, Diego Assis menyatakan dirinya tidak melihat dengan jelas saat insiden gol yang dianggap menggunakan tangan saat laga melawan Persija Jakarta, Minggu (21/5). Diego merasa luar biasa bisa mencetak gol sekaligus mengalahkan Persija Jakarta.Salah satu gol yang dicetak Persela ke gawang Persija sempat menuai kontroversi. Pasalnya, Diego dianggap mencetak gol menggunakan tangan saat ingin memenangkan bola liar di depan gawang Persija.[suggestedarticle=3]Menanggapi hal tersebut, Diego mengaku dirinya tengah menutup mata saat kejadian yang terjadi di depan mata. Ia mengaku kembali membuka mata saat bola telah bergulir ke dalam gawang."Saya tidak tahu tentang itu (soal gol menggunakan tangan). Saya hanya melihat setelah bola melewati gawang. Jadi saya tidak tahu. Saya menutup mata saya, dan itu sangat emosional, lalu bola telah masuk ke gawang," ujar Diego usai laga.Persela sukses membekuk Persija dengan hasil akhir 2-0. Satu gol tambahan Persela dicetak oleh Shohei Matsunaga pada menit saat tambahan waktu."Selalu terasa luar biasa saat mencetak gol. Saya senang bisa kembali dan menyenangkan rekan-rekan di lapangan. Ketika bola masuk semua sangat senang, karena kami mengalahkan salah satu tim besar di Indonesia dan meraih tiga angka. Sekarang kami bisa kembali ke rumah, beristirahat, dan menikmati kemenangan ini," ujar Diego.
  1407 kali
Laga Persela Vs Persija Sempat Terhenti 5 Menit, Ada Apa?
Laga pekan kesembilan Liga 1 2018 antara Persela Lamongan dan Persija Jakarta di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Minggu (20/5) sempat terhenti sekira lima menit.Pertandingan sempat terhenti karena pemain dan ofisial Persija memprotes keputusan wasit Annas Apriliandi dan asisten wasit dua, Jujuk Suharso yang mengesahkan gol Persela yang dicetak Diego Assis.Para pemain dan ofisial Persija menilai gol yang dicetak pemain asal Argentina itu tidak sah karena mendapat bantuan tangan.Apa yang dilakukan Diego Assis semalam seperti mengajak publik bernostalgia dengan gol Diego Maradona ke gawang Timnas Inggris di Piala Dunia 1986.[suggestedarticle=3]Akibat aksi Maradona itu, istilah gol ‘tangan tuhan’ mulai dikenal di jagat sepak bola.Setelah tenang, Persija kemudian melanjutkan pertandingan. Namun, tim ibu kota malah harus kembali kebobolan lewat gol Shohei Matsunaga.Persija harus rela kalah 0-2 dari tuan rumah Persela. Hasil ini membuat Persija mencatatkan rekor buruk, yaitu kalah empat kali beruntun.Sementara itu, terkait gol Diego Assis, manajemen Persija sudah melayangkan protes resmi kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI.”Kami sudah berjuang, bermain tanpa lelah. Akan tetapi kenapa wasit seperti ini masih saja diberi kesempatan untuk memimpin sekelas Liga di Indonesia. Permainan yang bagus, menarik tetapi dirusak oleh kepemimpinan wasit yang tidak pantas dan cakap dalam memimpin,” kata manajer Persija, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Ardhi Tjahjoko seperti dilansir laman resmi klub.
  305 kali
DIARY: Pemain Asing PS TIRA Tagih Bonus ke Manajemen Klub, FIFA Pastikan Indonesia Aman Gelar Turnamen Internasional
Gustavo Lopez lewat akun sosial media miliknya menagih janji PS Tira terkait bonus usai laga. PS Tira baru saja sukses meraih tiga poin saat bermain tandang ke markas PSIS Semarang, Kamis (17/5).Belum Dibayar, Pemain Asing PS Tira Tagih Bonus via Jejaring SosmedPanitia pelaksana pertandingan PSM Makassar menyediakan tempat khusus untuk beribadah salat tarawih di Stadion Andi Mattalatta.Salut! Markas Klub Liga 1 Ini Sediakan Tempat untuk TarawihLaga PSM Makassar dan Borneo FC di pekan ke-9 di Stadion Mattoanging, Sabtu (19/5/2018) dimenangkan oleh PSM 1-0. Sempat terjadi kericuhan saat pemain Borneo mengejar wasit pertandingan.Laga PSM Vs Borneo FC Sempat Ricuh, Pemain Kejar WasitSekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha mengatakan AFC dan FIFA tak terpengaruh dengan maraknya isu bom di Indonesia. FIFA tetap mempercayakan Indonesia menjadi tuan rumah beberapa ajang Internasional.Marak Teror Bom, FIFA Tetap Percayakan PSSI Gelar Event Internasional
  339 kali
Ambil Jatah Marc Klok, Guy Junior Cerita soal Tendangan Bebasnya
PSM Makassar meraih kemenangan 1-0 atas Borneo FC, pada lanjutan Liga 1, di Stadion Mattoangin, Makassar, Sabtu (19/5/2018). Gol semata wayang diciptakan Guy Junior dari situasi tendngan bebas, pada menit ke-90+4 atau semenit sebelum peluit berbunyi panjang.Guy Junior menjelaskan, jatah eksekusi bola mati biasanya diambil oleh Marc Klok. Namun, menurut Guy Junior, pada saat itu, Klok memintanya mengeksekusi tendangan bebas itu. Sejumlah pemain lain disebut Guy Junior mendukungnya.[suggestedarticle=3]"Dalam latihan memang setiap tendangan bebas itu diambil Marc Klok. Tapi tadi, pas situasi tendangan bebas, saya yang eksekusi. Terus Klok bilang, 'Ayo Guy kamu yang ambil.' Saya bilang, 'Klok saya mau tendang," tutur Guy Junior."Terus Ferdinand datang. Dia bertanya dan saya bilang, 'Ferdinand percaya saya. Saya tendang ini.' Ferdinand bilang, 'Saya percaya kamu, Guy. Kamu tendang saja'. Jadi tadi semua dukung saya. Memang saya mau ambil, tapi saya dapat dukungan dari Klok, Pluim dan Ferdinand. Itulah kenapa saya yakin menendang bola," lanjut Guy Junior.Dengan kemenangan atas Borneo FC, PSM Makassar duduk di posisi kedua dengan nilai 17 atau hanya kalah selisih gol dari Persipura Jayapura. Adapun Borneo FC ada di posisi ke-15 dengan nilai sembilan atau hanya unggul satu angka dari Perseru Serui di peringkat ke-16 (zona degradasi).
  885 kali
Dirugikan Wasit, Persija Jakarta Langsung Kirim Surat Protes
Manajemen Persija Jakarta segera membuat laporan terkait dengan kepemimpinan wasit Annas Apriliandi dalam laga kontra Persela, di Stadion Surajaya, Minggu (20/5/2018).Protes Persija dipicu gol Diego Assis ke gawang Daryono pada menit 84. Pemain asal Brasil itu mencetak gol melalui bantuan tangan kirinya. Alih-alih menganulir gol tersebut, wasit Annas malah mensahkan gol Diego.[suggestedarticle=3]Persija tak terima dengan keputusan tersebut. Manajemen Macan Kemayoran pun segera mengirimkan laporan kepada Komisi Disiplin yang nantinya akan diteruskan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB)."Kita telah lampirkan bukti-bukti yang kita punya. Semoga ada tindak lanjut dari ini semua," ujar manajer tim, Marsma TNI Ardhi Tjahjoko."Tolong berikan hukuman kepada wasit yang seperti inni. Jangan pemain atau official saja yang diberikan hukuman," tambah Ardhi.[pagebreak]Pertandingan dirusak wasit[/pagebreak]Ardhi sampaikan kekecewaan terhadap kinerja wasit Annas di pertandingan tersebut. Menurutnya pertandingan kedua tim berjalan menarik, tapi dirusak oleh keputusan wasit."Kami sudah berjuang. Tapi kenapa wasit seperti ini masih diberi kesempatan memimpin pertandingan. Permainan bagus dan menarik, tapi dirusak oleh wasit," tandasnya.Wajar jika manajemen Persija kecewa. Pasalnya kekalahan tersebut membuat posisi Macan Kemayoran terus merosot di klasemen sementara Liga 1 musim ini.Persija turun satu peringkat ke posisi 13. Meski baru bermain sebanyak tujuh kali, tapi Persija yang kini mengoleksi 10 poin tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Persipura Jayapura.
  1399 kali
Klub Ini Bikin Iri Pelatih Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez mengaku iri kepada calon lawannya di pekan ke-10 Liga 1 2018, PSM Makassar.Mario Gomez mengatakan, PSM sudah memainkan laga perdananya di bulan Ramadan saat mengalahkan Borneo FC 1-0 di Stadion Andi Matalatta Mattoangin, Makassar, Sabtu (19/5).Sementara itu, Persib batal menghadapi Persebaya Surabaya yang seharusnya digelar berbarengan dengan laga PSM melawan Borneo FC karena insiden teror bom yang mengguncang Kota Pahlawan pekan lalu.PSM akan menjadi lawan berikutnya Persib setelah tertundanya laga melawan Persebaya. Duel dua tim eks perserikatan itu akan tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Rabu (23/5).[suggestedarticle=3]”Saya lebih memilih kita bermain malam ini (melawan Persebaya), karena itu sangat baik untuk menjaga ritme permainan, jika kita tidak mendapatkan jadwal yang tetap, hari ini tidak jadi main, itu sangat tidak baik bagi tim,” kata Mario Gomez, Sabtu (19/5).Ditundanya laga melawan Persebaya menurut Mario Gomez bukan sebuah keuntungan. Baginya, PSM yang diuntungkan dengan kondisi seperti ini.”Mereka (PSM) main hari ini (Sabtu), bagi saya tidak akan menjadi masalah, karena mereka mempunyai waktu lima hari melakukan recovery untuk melawan kita,” katanya.”Satu pertandingan melawan Persija diundur, oke itu tidak menjadi masalah, tapi dua kali (lawan Persebaya), dan kita tidak bermain selama 10 hari. Jadi jika saya bisa memilih, saya ingin tetap bermain pekan ini untuk menjaga ritme permainan,” tuntas pelatih berusia 61 tahun ini.
  2375 kali
Matikan Simic dan Riko, Kunci Sukses Persela Taklukkan Persija
Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso menyebut kunci kemenangan timnya adalah, matikan pergerakan Marko Simic.Persela menang 2-0 atas Persija dalam laga pekan ke-9 Liga 1 di Stadion Surajaya, Minggu (21/5/2018). Dua gol Persela dicetak oleh Diego Assis pada menit 84 dan Shohei Matsunaga menit 90+5.Aji Santoso akui sudah pelajari pergerakan Simic melalui video. Selain Simic, ada Riko Simanjuntak yang juga menjadi motor serangan Persija.[suggestedarticle=3]"Tadi saya lihat Simic dan Riko tidak terlalu banyak bergerak. Wallace Costa tampil luar karena memang dalam duel dan tak pernah kalah," ujar Aji Santoso selepas pertandingan."Pasokan bola ke Simic sangat minim karena Eki Taufik saya instruksikan press Simic dan jangan berikan pemain itu kesempatan. Semua berjalan dengan baik. Intinya kami berhasil matikan pemain kunci Persija," tambahnya.Aji Santoso tak salah terus menekan Persija tapi juga ketatkan pertahanan. Setelah unggul 1-0 melalui Diego Assis pada menit 84, Persela memastikan kemenangan pada menit 90+5 melalui sontekan Shohei Matsunaga. Dengan kemenangan atas Persija itu, Laskar Joko Tingkir kini nangkring di peringkat ke-5 dengan koleksi 13 poin hasil sembilan kali bermain.
  574 kali
Pelatih Persela Enggan Komentari Gol 'Tangan Tuhan' ke Gawang Persija
Persela Lamongan berhasil menang atas Persija Jakarta dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-9 Liga 1, di Stadion Surajaya, Minggu (21/5/2018). Dua gol Persela dicetak oleg Diego Assis pada menit 84 dan Shohei Matsunaga pada 'detik berdarah', yakni menit 90+5. Menariknya, dua gol pertama Persela mendapat protes keras dari Persija Jakarta.Pasalnya, Diego Assis menceploskan bola ke gawang Persija yang dikawal Daryono melalui tangan kirinya. Alih-alih menganulir gol tersebut, wasit Anas Apriliandi malah mensahkan gol Diego.[suggestedarticle=3]Sontak pihak Persija memprotes keputusan tersebut. Terlebih, hakim garis sebelumnya sudah mengangkat bendera, meski akhirnya diturunkan kembali.Pelatih Persela, Aji Santoso enggan menanggapi gol tersebut. Menurutnya, tanpa gol Diego pun Laskar Joko Tingkir sudah berhasil menyabet kemenangan melalui gol Shohei."Itu urusannya mereka (Persija), saya tidak mau komentari soal itu, kecuali kalau kita menang hanya dengan skor 1-0. Kita menang 2-0 dan itu bukan kapasitas saya," ujar Aji Santoso selepas pertandingan.Aji menambahkan bahwa kemenangan timnya atas Persija karena berjalannya taktik yang ia berikan kepada para pemainnya. Mantan pelatih timnas Indonesia itu pun tak pungkiri bahwa Persija merupakan lawan yang kuat."Persija tim yang berkualitas. Ada sedikit beban bagi saya. Tapi Alhamdulilah, taktik dan strategi dijalankan dengan baik oleh para pemain. Luar biasa," tandasnya.Dengan kemenangan tersebut, Persela kini nangkring di peringkat ke-5 dengan koleksi 13 poin hasil sembilan kali bermain.
  781 kali
Kapten Persija Kecewa Wasit Sahkan Gol 'Tangan Tuhan' Persela
Kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit Annas Apriliandi. Persija kalah 0-2 dari Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Minggu (20/5/2018).Kekesalan Ismed bermula saat Diego Assis mencetak gol pada menit ke-84. Bola pantulan dari mistar gawang Persija, dengan cepat disambar Diego melalui tangan kirinya. Wasit Annas pun mensahkan gol tersebut."Saya sebagai pemain kecewa dengan perangkat pertandingan. Buat apa sebelum pertandingan ada bendera fair play tapi kepemimpinan wasit tak seperti yang diharapkan," ujar Ismed Sofyan selepas pertandingan.[suggestedarticle=3]Ismed mengaku tak habis pikir dengan keputusan wasit. Ia menilai wasit sangat berani ambil keputusan tersebut, karena pertandingan itu disiarkan secara langsung."Wasit berani ambil keputusan konyol, seperti tadi gol (Diego Assis) gunakan tangan. Hakim garis sudah angkat bendera tapi diturunkan lagi. Buat apa latihan keras jika setiap pertandingan dikalahkan oleh wasit . Malam ini saya kecewa dengan wasit," tandasnya.Wajar bek 38 tahun itu kecewa. Pasalnya kekalahan tersebut membuat posisi Macan Kemayoran terus merosot di klasemen sementara Liga 1 musim ini.Persija turun satu peringkat ke posisi 13. Meski baru bermain sebanyak tujuh kali, tapi Persija yang kini mengoleksi 10 poin tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Persipura Jayapura.
  1728 kali
1526836944201 tag