(Foto: Bolalob)

Ternyata Tak Semua Pemain Naturalisasi Mendapat Restu dari PSSI

Naturalisasi tak menjadi fokus PSSI. Naturalisasi kini cukup menjadi hal kontroversi mengingat program tersebut terkadang dimanfaatkan klub Liga 1 untuk menggunakan pemain asing melebih kuota.

"Naturalisasi bukan program utama PSSI. Dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi, maka terobosan-terobosan harus dilakukan termasuk naturalisasi," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, di Jakarta, Kamis (12/4/2018).



Tapi PSSI tak punya wewenang untuk menolak naturalisasi pemain asing. Terlebih jika alasannya untuk menambah kekuatan Timnas Indonesia.

"Naturalisasi itu punya sejarah dan sebab yang bermacam-macam. Jika yang bersangkutan ingin menaturalisasi dirinya, PSSI tidak bisa menghalangi. PSSI punya inisiatif dengan kriteria-kriteria yang harus dipenuhi, lalu ketika proses naturalisasi berjalan, ada sponsor yang membantu proses tersebut. Jadi ini tidak murni inisiatif tunggal PSSI," lanjutnya.

Tentu saja, maraknya naturalisasi bisa memperkecil kesempatan bermain pemain asli Indonesia di Liga 1. Klub-klub lebih suka memainkan pemain asing dan naturalisasi di posisi utama.

Belum lama ini, Sriwijaya FC menambah kekuatannya setelah Beto Goncalves dan Esteban Vizcarra menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Tak hanya dua pemain itu saja, beberapa pemain asing lainnya sudah antri untuk mendapatkan status WNI.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


PSSI Cari Lawan Tangguh untuk Timnas Indonesia U-19
Timnas Indonesia U-19 akan tampil di Piala Asia U-19 2018 yang dihelat pada bulan Oktober mendatang. Sebagai bagian dari persiapan, PSSI akan mencarikan lawan tangguh untuk Garuda Nusantara.Timnas Indonesia U-19 menjadi tuan rumah dalam ajang ini. Tim asuhan Indra Sjafri ditarget lolos ke semifinal agar bisa merebut tiket ke Piala Dunia U-20 2019.[suggestedarticle=3]Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria menyebut Egy Maulana Vikri CS akan dicarikan 2-3 lawan uji coba. Lawan yang dihadapi adalah tim dengan level tinggi."Dari PSSI, kami akan menyiapkan dua hingga tiga lawan latih tanding. Kami sedang mengkonfirmasi lawan-lawannya. Kami ingin memberi yang terbaik," ucap Tisha seperti dikutip dari Bolaskor.[pagebreak]Grup A[/pagebreak]"Untuk Asian Games, kami sudah menjajal Timnas U-23 dengan banyak sekali lawan kelas atas. Karena persiapan mepet, mungkin Timnas U-19 akan mendapat dua hingga tiga lawan uji tanding berkaliber tinggi untuk mempersiapkan diri. Karena grup Indonesia juga tidak mudah," jelas Tisha.Di Piala Asia U-19 2018, Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup A. Garuda Nusantara akan bersaing dengan Qatar, Uni Emirat Arab, dan Taiwan.
DIARY: Tuntutan Mundur untuk Ketum PSSI,Tiga Stadion Disiapkan untuk Piala Asia U-19
Edy Rahmayadi hampir dipastikan keluar sebagai pemenang pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara. Setelah terpilih sebagai Gubernur Sumut, Edy masih memegang jabatan sebagai Ketua Umum PSSI.Hampir 50 Ribu Orang Ingin Edy Rahmayadi Mundur Sebagai Ketua Umum PSSIMeskipun mendapat kritikan dari bobotoh, pelatih Persib Bandung Mario Gomez punya alasan untuk memasukkan Patrich Wanggai ke dalam skuat Maung Bandung.Ini Alasan Mario Gomez Masukkan Patrich Wanggai ke PersibPiala Dunia 2018 telah usai dan menyisakan banyak cerita. Selama sebulan Piala Dunia 2018 mendatang media sosial Facebook menjadi salah satu sarana bagi suporter untuk mencurahkan hati.Daftar Tim dan Pemain yang Membuat Kehebohan di Facebook Selama Piala Dunia 2018Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2018. AFC telah mengumumkan tiga stadion yang akan menjadi venue dari ajang bergengsi ini.Resmi! Ini Tiga Stadion yang Digunakan untuk Piala Asia U-19 2018 di Indonesia
Manajemen Persib Masih Bungkam soal Kabar Merapatnya Esteban Vizcarra
Manajemen Persib Bandung masih irit bicara terkait rumor bakal mendatangkan gelandang Sriwijaya FC Palembang, Esteban Vizcarra.Media Officer Persib Irfan Suryadireja enggan berspekulasi mengenai rumor tersebut.Irfan hanya bersedia menjawab pertanyaan terhadap hal-hal yang sudah pasti.[suggestedarticle=3]”Kami enggak bisa komentari (rumor) itu. Kami hanya bisa jawab jika sudah pasti saja,” kata Irfan melalui sambungan telepon kepada Bolalob, Senin (16/7).Meski demikian, Irfan tak membantah jika Persib masih berupaya menambah pemain untuk putaran dua Liga 1.Sejauh ini Persib baru mengontrak M Wildan Ramdani dari Maung Anom dan Patrich Wanggai dari Sriwijaya FC. ”Kami ini mencari tiga pemain, baru dapat dua, Wildan dan Patrich. Artinya, masih sisa satu tempat lagi untuk pemain baru. Nah itu, pelatih yang memilihnya,” kata Irfan.
  527 kali
Hampir 50 Ribu Orang Ingin Edy Rahmayadi Mundur Sebagai Ketua Umum PSSI
Edy Rahmayadi hampir dipastikan keluar sebagai pemenang pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara. Setelah terpilih sebagai Gubernur Sumut, Edy masih memegang jabatan sebagai Ketua Umum PSSI.Tingginya ekspektasi masyarakat untuk sepak bola di Indonesia membuat PSSI diharapkan memiliki orang-orang yang total di bagian struktural. Salah satunya adalah ketua umum PSSI yang diminta tidak rangkap jabatan dan fokus untuk mengurus sepak bola.[suggestedarticle=3]Sebuah petisi yang dimulai oleh Emerson Yuntho lewat change.org meminta Edy Rahmayadi untuk mundur sebagai ketua umum PSSI dan fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Sumut."Rangkap jabatan tentu saja akan menimbulkan fokus menjadi bercabang dan umumnya hasilnya tidak memuaskan."[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]"Jangan sampai karena masih mengurus PSSI, daerah Sumut menjadi tidak terurus atau bahkan sebaliknya karena fokus menjadi kepala daerah, lembaga PSSI menjadi terbengkalai," tulis petisi yang dimulai oleh Emerson Yuntho.Hingg Senin (16/7), sudah ada 46.145 orang yang mendukung petisi agar Edy Rahmayadi mundur dari jabatanya. Jumlah tersebut bisa terus bertambah dan bisa menjadi salah satu pertimbangan agar Edy bisa memilih antara Gubernur Sumut dan juga Ketum PSSI.
  2193 kali
Liana Tasno, Bidadari Cantik di PSSI
Setelah Ratu Tisha muncul sebagai sosok wanita di bagian struktural PSSI, kini nama Yuliana Tasno mencuat sebagai salah satu wanita yang juga berkontribusi untuk perkembangan sepak bola Nasional. Wanita yang akrab disapa Liana itu memiliki peran sebagai Manajer Brand dan Komunikasi Timnas Indonesia.Sosok wanita cantik bertambah di PSSI setelah Liana sering hadir dalam beberapa agenda. Wanita yang gemar melakukan olahraga tersebut bertugas untuk mencari sponsor dan juga membangun strategi pemasaran untuk PSSI.[suggestedarticle=3]Liana memulai pendidikan tingginya dengan menempuh jurusan Desain Komunikasi Visual di Universitas Tarumanegara pada 2001 hingga 2005. Setelah lulus dari strata 1, Liana melanjutkan pendidikan master pada 2006 hingga 2008 dengan jurusan Manajemen Pemasaran.[pagebreak]Selengkapnya[/pagebreak]Sebelum terlibat di PSSI, Liana sempat menjadi bagian dari Indonesia Basketball League (IBL) 2017 selama 9 bulan sebagi Creative Marketing. Liana juga sempat menjadi dosen Universitas Tarumanegara.Liana juga terlihat memiliki hobi berolahraga seperti lari dan juga angkat beban.Hasil kerja Liana juga sudah mulai terlihat karena PSSI sudah memliki beberap sponsor dan juga menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak.
  706 kali
Sriwijaya FC Buka Peluang Lepas Esteban Vizcarra ke Persib Bandung
Manajemen Sriwijaya FC Palembang tak menutup kemungkinan ada beberapa pemain lagi yang akan keluar dari tim.Menjelang putaran dua Liga 1, klub berjulukan Laskar Wong Kito tersebut melakukan cuci gudang dengan melepas sembilan pemain.Mereka yang dilepas yaitu Hamka Hamzah, Alfin Tuasalamony, Novan Setya, Mahamadou N’Diaye, Bio Pauline, Adam Alis Setyano, Rachmad Hidayat, Makan Konate, dan Patrich Wanggai.Selain kesembilan nama tersebut, ada dua pemain lain yang kabarnya siap menyusul, yaitu Marckho Meraudje dan Esteban Vizcarra.[suggestedarticle=3]Jika Marckho gencar diberitakan bakal bergabung dengan Persija Jakarta, Vizcarra kabarnya akan menuju Persib Bandung.Beberapa waktu lalu, pelatih Persib Mario Gomez sempat mengungkapkan bahwa dirinya menyodorkan tiga nama pemain dengan nama besar ke manajemen dan salah satu di antaranya diduga adalah Vizcarra.Asisten manajer Sriwijaya FC, Achmad Haris mengatakan, Marckho dan Vizcarra bisa saja pergi meski keduanya termasuk pemain yang akan dipertahankan.Namun, klub peminat Marckho dan Vizcarra harus menyodorkan sejumlah uang kepada Sriwijaya FC.”Ya itulah industri sepak bola. Ada transfer fee-nya. Jadi, ada kalkulasinya. Ada hitung-hitungannya,” ujarnya saat dihubungi wartawan.[pagebreak]Sriwijaya FC Berencana Datangkan Pemain Baru[/pagebreak]Sementara itu, terkait tambahan pemain baru, Achmad Harris belum bisa berbicara banyak.Menurutnya, hal tersebut harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pelatih Rahmad Darmawan yang dikabarkan batal dilepas Sriwijaya FC.”Dikoordinasi dan konsultasi dengan pelatih dahulu. Nanti kan yang memakai pelatih,” ujarnya.
  5525 kali
Sanksi Berakhir, Marko Simic Perkuat Persija di Laga Melawan Bali United
Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic telah selesai menjalani hukuman larangan bermain dalam empat laga yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.Artinya, Simic bisa diturunkan Persija saat menjamu Bali United dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-16 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Yogyakarta, Selasa (17/7).Dilansir dari laman resmi klub, Simic mengaku sangat senang bisa kembali bermain untuk Persija.Dia pun mengaku termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik setelah absen di dua laga terakhir Persija melawan PSM Makassar (6/7) dan Sriwijaya FC (10/7) yang dua-duanya berakhir imbang.[suggestedarticle=3]”Setelah sekian lama akhirnya saya kembali ke tim jadi sekarang saya amat menantikan momen ini dan juga saya sangat senang karena pertandingan sebentar lagi. Kita bisa mempersiapkannya dengan baik seperti biasa lagi karena saya merindukan rutinitas seperti ini,” ujar Simic.Seperti diketahui, Simic harus absen dalam empat pertandingan Persija karena mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI setelah terbukti melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persipura Jayapura, Boas Atururi.Pemain bernomor punggung 9 tersebut absen saat Persija berjumpa PS Tira (8/6), Persebaya Surabaya (26/6), PSM (6/7), dan Sriwijaya FC (10/7).
  676 kali
Menpora Minta PSSI Tegas Soal Kericuhan di Laga Indonesia Vs Malaysia
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi berharap PSSI bisa bertindak tegas terkait adanya kericuhan usai pertandingan Timnas Indonesia U-19 melawan Malaysia dalam laga semifinal Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (12/7/2018).Imam menyebutkan PSSI harus tegas karena tak mampu berikan rasa aman kepada tim tamu. Usai pertandingan yang dimenangkan Malaysia itu, terjadi pelempara kepada pemain tamu.[suggestedarticle=3]"Panpel harus bertindak profesional. Siapa pun, sesama atlet harus bersikap profesional," ujar Imam di Media Center Kemenpora, Jakarta, Jumat (13/7/2018)."Saya harap PSSI tindak tegas, profesional dan harus berikan jaminan keamanan, kepada siapa pun," lanjutnya.Kejadian itu bisa berbuntut panjang. Negara Asia pasti ingin pengamanan ekstra, terlebih Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah Asian Games 2018 dan beberapa event sepak bola plus futsal AFF dan AFC.“Di semua turnamen, penyelenggara harus memberikan dan menjamin rasa aman semuanya. Saya minta penyelanggara wajib memberikan rasa aman kepada siapapun. tidak hanya kepada para atlet, kepada suporter juga. saling menjaga,” tandasnya.
  689 kali
Usai Piala AFF, Timnas U-19 Langsung Bersiap untuk Piala Asia
Timnas Indonesia U-19 akan istirahat usai Piala AFF U-19 dan bersiap untuk Piala Asia U-19 yang berlangsung di Indonesia pada 18 Oktober-4 November mendatang.Skuat Garuda Nusantara baru saja gagal melangkah ke final Piala AFF U-19, usai dikalahkan Malaysia melalui drama adu penalti 3-4. Evaluasi akan segera dilakukan PSSI, usai timnas U-19 menjalankan laga perebutan tempat ke-3 melawan Thailand, Sabtu (14/7/2018) sore nanti. [suggestedarticle=3]"Pasti ada jadwal istirahat yang disusun pelatih. Lalu dari PSSI akan siapkan dua hingga tiga lawan latih tanding, kita sedang konfirmasi lawan-lawannya. Kita ingin berikan yang terbaik," ujar Sekjen PSSI, Ratu Tisha.Timnas U-19 bakal hadapi pertandingan lebih berat di Piala Asia U-19 nanti. Anak asuh Indra Sjafri itu berada di Grup A bersama dengan Uni Emirat Arab, Qatar, dan Taiwan.Muhammad Luthfi Kamal dkk rencananya akan kembali berkumpul awal atau pertengahan Agustus. Selain pemusatan latihan, PSSI juga memberi selipan uji coba jelang Piala Asia."Secepatnya berkumpul. Berarti kembali kumpul Agustus dan yang jelas, Agustus-September itulah uji coba kita lakukan dua sampai tiga kali," tandasnya.
  3122 kali
Piala AFF Jadi Pelajaran Berharga Timnas U-19 untuk Tatap Piala Asia
Timnas U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dalam babak semifinal Piala AFF U-19 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (12/7/2018).Skuat asuhan Indra Sjafri kalah melalui babak adu pinalti dengan skor 4-3. Pada waktu normal kedua tim bermain imbang 1-1. Hasil imbang itu terpaksa membuat kedua tim melanjutkan pertandingan ke babak adu tendangan penalti.Namun, Indonesia takluk saat babak adu penalti setelah tiga penembaknya gagal mencetak gol ke gawang Malaysia.[suggestedarticle=3]Kegagalan ini tak membuat PSSI kecewa, mereka ingin timnas U-19 fokus dalam menghadapi turnamen besar lainnya yakni di Piala Asia U-19. Dimana Indonesia akan menjadi tuan rumah gelaran ini."Ya, kita kalah. Tidak ada istilah hampir menang, kalah ya sudah, full stop, tidak usah diperpenjang," kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha."Kalah ya kalah, kita menyongsong hari esok di pertandingan terdekat dan memiliki gaung lebih besar, yaitu Piala Asia. Itu target utama di tahun ini," sambungnya lagi.Piala Asia U-19 akan digelar pada bulan Oktober, timnas U-19 akan satu grup dengan Qatar dan Uni Emirat Arab, dan Taiwan.Jika finis di posisi empat besar maka membawa timnas U-19 melaju ke Piala Dunia U-20 2019 mendatang.
  1879 kali
1531485602021 tag