Sundulan Zidane, Protes Buffon, dan Kartu Merah di Pengujung Karier


  •    Tjatur Wiharyo
  •    17/04/18 - 15:00
  •    1363

AFP

Kiper Juventus Gianluigi Buffon mendapatkan kartu merah karena memprotes keputusan wasit Michael Oliver memberikan penalti kepada Real Madrid pada menit ke-90 leg kedua perempat final Liga Champions, di Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (11/4/2018).

Cristiano Ronaldo mengubah penalti itu menjadi gol, sehingga laga berakhir 3-1 untuk Juventus. Madrid pun melaju ke semifinal karena pada leg pertama Madrid menang 3-0 atas Juventus.

Kartu merah itu berpotensi tidak akan berdampak. Dengan usia 40 tahun dan kontrak yang akan habis pada akhir Juni 2018, Buffon mungkin akan pensiun pada akhir musim ini.

Jika Buffon pensiun pada akhir musim ini, pengalamannya kurang lebih akan sama dengan yang dialami pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane ketika membela Prancis pada Piala Dunia 2006 Jerman, di Berlin, pada 9 Juli 2006. Pada babak tambahan final Piala Dunia 2006, Zidane menerima kartu merah karena menyundul dada bek Italia Marco Materazzi. Gawang Italia saat itu dikawal oleh Buffon.




Italia akhirnya memenangi Piala Dunia 2006 melalui adu penalti dengan skor 5-3. Adu penalti dilakukan setelah kedua kubu bermain imbang 1-1 hingga akhir babak tambahan. Gol Italia dicetak oleh Materazzi pada menit ke-19 dan gol Prancis diciptakan Zidane pada menit ketujuh. Zidane tak merasakan dampak kartu merah itu karena setelah final Piala Dunia 2006, Zidane pensiun, baik dari level internasional maupun klub.

Pada 2016, Buffon pernah menyinggung kembali insiden kartu merah Zidane pada Piala Dunia 2006. Ia mengaitkan kartu merah Zidane dengan masa depan kariernya.

“Mungkin saya bisa mengakhiri karier dengan tandukan kepala seperti yang dilakukan Zidane. Saya bisa menanduk seseorang. Siapa tahu,” ujar Buffon kepada Sky Sports Italia.
halaman 2 dari 2
Daftar Pemain yang Terima Kartu Merah Selengkapnya  

Dengan cara berbeda, "ramalan" Buffon pada 2016 itu mungkin akan menjadi kenyataan. Jika begitu, daftar pemain yang menerima kartu merah di pengujung karier akan bertambah. Berikut ini adalah pemain-pemain yang menerima kartu merah menjelang akhir karier mereka.

Jurgen Kohler
Jurgen Kohler menjadi andalan lini pertahanan timnas Jerman pada medio 1980 hingga 1990-an. Dia ikut mengantar Der Panzer menjuarai Piala Dunia 1990 dan Euro 1996. Di level klub bersama Bayern Munich, Juventus, dan Borussia Dortmund, Kohler mengoleksi tak kurang dari delapan gelar.

Namun, Kohler mesti menutup kariernya dengan noda kartu merah. Momen itu terjadi di final Piala UEFA (kini Europa League), 8 Mei 2002, kala Dortmund menghadapi Feyenoord Rotterdam. Menurut situs resmi UEFA, 9 Mei 2002, Kohler dikartumerah langsung oleh wasit setelah menjatuhkan pemain Feyenoord di kotak penalti pada menit 31. Selepas laga yang berakhir 3-2 untuk Feyenoord itu, Kohler resmi pensiun setelah 19 tahun menjalani karier profesional.


Edgar Davids
Setelah melanglang buana ke berbagai liga top Eropa, karier Edgar Davids sempat terkatung-katung di usia senja. Beruntung, klub semenjana Inggris Barnet FC mau menampung pemain berkacamata akibat glaucoma itu. Davids memperkuat Barnet sebagai pelatih sekaligus pemain.

Davids memainkan laga terakhirnya pada 28 Desember 2013 kala Barnet menghadapi Salisbury City di Divisi National League atau kompetisi kasta kelima di Inggris. Davids menerima kartu kuning kedua setelah adu mulut dengan wasit. Per Januari 2014, Davids angkat kaki dan pensiun. “Barnet FC malam ini mengumumkan Edgar Davids resign dari posisinya sebagai pelatih kepala,” tulis situs barnetfc.com, 18 Januari 2014.


Mark van Bommel
Pada masa jayanya, legenda bernama lengkap Mark Peter Gertruda Andreas van Bommel ini merupakan gelandang jangkar andalan Barcelona, Bayern Munich, dan AC Milan. Mantan kapten timnas Belanda ini juga berhasil membawa negerinya menjadi runner up Piala Dunia 2010.

Van Bommel kembali klub yang membesarkan namanya, PSV Eindhoven, di senja kariernya. Namun, nahas menghampirinya di pertandingan terakhir, 12 Mei 2013, kala PSV menghadapi Twente Enschede. Dia diusir wasit dengan kartu kuning kedua akibat tekel brutalnya.

Sehari berselang, Van Bommel menyatakan gantung sepatu. “Kartu merah yang saya terima mungkin cerminan keseluruhan musim ini,” cetusnya kepada De Telegraaf, 13 Mei 2013.


Zinedine Zidane
Zidane Yazid Zidane menjalani laga terakhir profesionalnya bersama timnas Prancis di final Piala Dunia 2006 melawan Italia, yang gawangnya dijaga Buffon. Nahas di pengujung laga, provokasi bek Italia Marco Materazzi dengan komentar miring terhadap ibu dan adik Zidane membuat Zidane emosi. Dia langsung menanduk “Matrix”.

Wasit langsung mengkartu merah Zidane. FIFA juga memvonisnya larangan tiga kali bermain –yang ditebus Zidane dengan melakukan pelayanan sosial proyek kemanusiaan FIFA selama tiga hari. Zidane pilih pensiun usai laga itu.

Dalam noda di ujung karier Zidane itu, ada tawa Buffon yang menang Piala Dunia. Roda berputar. Sulit membayangkan Zidane tak gembira anak-anak didiknya lolos ke semifinal Liga Champions tanpa harus melakoni babak tambahan maupun adu penalti.


Artikel ini ditulis oleh jurnalis Historia.id Randy Wirayudha dan tayang pertama kali di Historia.id pada 13 April 2018.







Berita Terkait


1559997001888

End of content

No more pages to load



Kamu dapat 6


Apa Ini?