Pelatih Persib Menanti Keputusan Komdis PSSI Tentang Arema


  •    Murtianto
  •    16/04/18 - 21:30
  •    854

(tribunnews.com)

Mario Gomez, pelatih Persib Bandung yang sempat cedera ringan akibat kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018), kini menanti keputusan dari Komisi Disiplin PSSI tentang kasus penyerbuan suporter Arema FC ke lapangan.

"Itu menjadi urusan komisi disiplin karena kemarin penonton masuk ke dalam dan itu bukan urusan kami. Kemarin semua orang bisa masuk ke lapangan dan itu sangat berbahaya," ungkap Gomez di Bandung, Senin (16/4/2018), seperti dikutip antaranews.com.

Gomez mengatakan, Komdis harus bersikap adil dalam menyelesaikan masalah. Hal itu berkaca pada kasus kapten tim, Supardi, yang diganjar hukuman larangan bermain di empat pertandingan oleh sebab tak jelas.




Tapi, ia tidak akan mendesak Komdis hanya menunggu keputusan apa yang akan diambil, sembari melakukan persiapan tim jelang lawan Borneo FC pekan ini di Bandung.

"Bagi kami sekarang adalah mempersiapkan untuk pertandingan berikutnya melawan Borneo," tutur Gomez.

Dalam kerusuhan kemarin, Gomez bahkan menjadi korban dan mendapatkan luka di dahi akibat lemparan. "Itu tidak cukup bagus tapi tidak masalah, masalahnya kami tidak suka kekerasan, karena ini sepak bola. Tidak ada (korban lain), karena kami bisa dengan cepat meninggalkan lapangan," jelas Gomez.

Disinggung soal akan melaporkan kasus tersebut ke federasi, Gomez menyatakan hal itu merupakan tanggung jawab klub. Sementara tugas pelatih dan pemain hanya mempersiapkan diri untuk laga selanjutnya.

"Ini tugas dari klub, mereka yang harus bicara dengan federasi atau pihak lain. Tapi bagi kami lebih penting untuk melakukan persiapan menghadapi laga berikutnya. Mungkin manajemen kami harus bicara dengan federasi soal kejadian ini dan itu bukan urusan kami, tugas kami hanya bermain sepakbola," tegas Gomez.







Berita Terkait


1537499401611

End of content

No more pages to load