Kemenpora Minta Komdis PSSI Bertindak Tegas Terhadap Arema FC


  •    Murtianto
  •    17/04/18 - 16:10
  •    1255

(tribunnews.com)

Tindakan tegas harus dijatuhkan kepada pihak-pihak yang menimbulkan kericuhan sepak bola. Jika tidak dikhawatirkan kericuhan seperti di Stadion Kanjuruan, Malang, Minggu (15/4/2018) bisa terulang lagi.

Hal ini diungkapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kemenpora berharap Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memberi sanksi tegas pada Arema FC, terkait kericuhan suporter yang terjadi saat pertandingan melawan Persib di Stadion Kanjuruhan, dalam lanjutan Liga 1 2018.

"Saya khawatir kejadian ini akan menjadi hal yang buruk bagi sepak bola nasional. Untuk itu kami meminta PSSI melalui Komdis untuk bertindak tegas. Kalau tidak, kami khawatir akan terjadi di tempat lain," kata Seskemenpora Gatot S Dewa Broto di Kantor Kemenpora Jakarta, Senin (16/4), seperti dikutip antaranews.com.




Meski berharap ada sanksi tegas dari Komdis PSSI, Gatot mengingatkan sanksi tidak boleh menimbulkan polemik baru di kalangan insan sepak bola nasional dan masyarakat pada umumnya.

"Tegas itu sesuai yang lepas dari suka dan tidak suka. Poinnya memang ada di klub tuan rumah, aparat dan yang terakhir perilaku suporter," kata mantan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora itu.

Selama ini, sanksi yang sering diterima oleh klub karena ulah suporternya, hanyalah berupa denda berupa uang, melarang suporter mendukung tim kesayangannya saat bertanding hingga pengurangan poin.

"Memang harus lebih tegas. Apalagi Gomez (pelatih Persib) terluka. Jika tidak puas terhadap Indonesia, FIFA bisa bertindak. PSSI sendiri nanti yang repot," kata Gatot menegaskan.

Terkait dengan aparat keamanan, Gatot berharap semua aparat yang diturunkan dalam pengalaman sebuah pertandingan lebih sigap dalam menjalankan tugas. Namun, semuanya harus sesuai dengan prosedural.







Berita Terkait


1537317002467

End of content

No more pages to load