(Foto: tribunnews.com)

Persiba Siap Tampil Maksimal Lawan Persegres Gresik

Persiba Balikpapan siap tampil mengejutkan pada pertandingan pertama Liga 2 2018 melawan tuan rumah Persegres Gresik pada pekan depan.

"Jadwal pertandingan perdana masih berubah-ubah, apa 21 April atau 23 April, tapi kami siap," kata Wanderley Junior, pelatih Persiba , Selasa (17/4/2018).

Menurut Wanderley, pertandingan pertama selalu spesial karena jadi tonggak motivasi, apa pun hasilnya. Tapi Persiba akan selalu berusaha maksimal, main dengan semangat juang, dan penuh motivasi.



"Meski saya juga masih buta kekuatan Persegres. Sama seperti kita setelah turun ke Liga 2 Persegres banyak rekrut pemain baru," tutur Wanderley, seperti dikutip antaranews.com.

Namun demikian pelatih yang sudah malang melintang melatih tim di Malaysia dan Thailand itu juga menegaskan, dirinya tidak memikirkan tim lain. Ia hanya fokus pada Bryan Cesar dan kawan-kawan.

Sebagai tim tamu, ia ingin Persiba bermain dengan konsentrasi tinggi, tangguh bertahan dan sigap menyerang. Transisi bertahan dan menyerang yang cepat, hingga finishing atau penyelesaian akhir yang efektif. Termasuk di dalamnya menajamkan set piece bola-bola mati.

Persiba Balikpapan masuk ke Liga 2 dengan modal juara Trofeo Battle of Borneo Februari lalu dan penampilan yang terus membaik di turnamen pra musim Piala Gubernur Kalimantan Timur (PGK). Meski tidak lolos dari fase grup, anak-anak latih Wanderley itu tampil cukup meyakinkan sebagai sekumpulan pemain muda, seluruhnya pemain Indonesia, dan tidak ada pemain asing.

"Anak-anak bisa cetak gol, dan bisa menghindar dari juru kunci dalam pertandingan yang jadwalnya padat. Itu cukup bikin kita optimis menghadapi kompetisi Liga 2," tutur Wanderley.

Meskipun kemudian dalam 3 ujicoba terakhir, 2 kali melawan Kalteng Putra, Persiba mencatat sekali kalah di Palangkaraya dan gagal menang di Stadion Batakan, serta kalah lawan PSS Sleman di Batakan, optimisme itu tidak berkurang.

"Kami sudah evaluasi semuanya dan anak-anak sudah tahu apa salah mereka. Itu juga bekal yang sangat baik buat masuk kompetisi ini," demikian Pelatih Wanderley.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Stasiun Televisi Ini Akan Siarkan Liga 2 Musim 2018
Kabar gembira bagi para fans yang kebetulan tim kesayangannya bersaing dalam Liga 2 2018. Stasiun televisi tvOne terpilih sebagai saluran yang menyiarkan langsung kompetisi Liga 2 2018.Musim lalu, tvOne juga ditunjuk oleh PT Liga Indoneia Baru (PT LIB) untuk menayangkan langsung ajang ini yang merupakan strata kedua kompetisi sepak bola di Indonesia, setelah Liga 1 2018."Ini tahun kedua kami menyiarkan Liga 2. Itu artinya kami punya komitmen tinggi terhadap siaran sepak bola nasional. Dengan cara menyiarkan secara langsung Liga 2 2018, kami berharap kebutuhan masyarakat tentang siaran sepak bola di kompetisi Liga 2 2018, bisa terpenuhi," jelas Reva Deddy Utama, Direktur Technical & Sports TV One, Jumat sore (20/4/2018). [suggestedarticle=3]TvOne tidak hanya menyiarkan pertandingan Liga 2 2018 secara langsung, mereka juga akan menyiapkan program-program khusus yang berkaitan dengan Liga 2 2018. 'Kami juga membuat highlight dan juga beberapa program magazine. Namanya Arena Sepak Bola nasional. Kami akan mengupas sisi lain yang tak hanya soal review dan preview," tutur Reva Deddy.Selama semusim, TV One akan menyiarkan 62 pertandingan secara langsung. Dari jumlah itu, rencananya, 40 pertandingan disiarkan pada babak penyisihan grup. Sisanya, siaran langsung akan disajikan pada babak delapan besar, empat besar, hingga babak final.Operator kompetisi Liga 2 2018, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mendukung penuh apa yang telah ditunjukkan tvOne. "Langkah yang bagus bagi tvOne untuk memajukan sepak bola nasional. Kami sangat menghargai kerjasama tersebut. Mudah-mudahan, dengan adanya siaran langsung, bukan hanya semata-mata sebagai hiburan bagi pecinta bola nasional namun menjadi kontrol publik terhadap gelaran Liga 2 2018," terang Risha Adi Widjaya, CEO PT LIB.
  1366 kali
Liga 2 Diminta Hormati Syariat Islam, Aceh United Usulkan LIB Ubah Jadwal
Untuk menyesuaikan Syariat Islam yang berlaku di Aceh, pihak Manajemen Aceh United Football Club (AUFC) meminta PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk mengubah jadwal pertandingan laga kandang (home) klub tersebut pada Liga II 2018."Kami sudah menyurati PT LIB, meminta agar jadwal diubah," kata Presiden Klub Aceh United, Zaini Yusuf yang didampingi Sekretaris Umum, Abdussalam, di Banda Aceh, Kamis.Zaini menyebutkan, ada beberapa alasan pihaknya meminta jadwal pertandingan dimajukan atau diundur dari draf jadwal yang sudah disampaikan LIB kepada klub yang dipimpinnya.[suggestedarticle=3]Di antaranya, jadwal pertandingan tim se-kota, yakni Persiraja Banda Aceh dengan Aceh United sangat berdekatan. Hal itu akan menyulitkan petugas keamanan mengeluarkan izin dan melakukan pengamanan baik terhadap pertandingan maupun pengamanan tim tamu.Selain itu, kata Zaini, kondisi ini juga akan mengakibatkan kepanikan terhadap kedua pendukung klub dalam memilih pertandingan dalam waktu bersamaan.[pagebreak]Menyesuaikan dengan Syariat Islam[/pagebreak]Selain meminta PT LIB mengubah jadwal pertandingan, kata Zaini, manajemen AUFC juga meminta agar penyelenggara merubah waktu pertandingan dari draf yang ditetapkan oleh penyelenggara.Hal ini mengingat jadwal yang telah ditetapkan tidak sesuai dengan kondisi Aceh yang menerapkan syariat Islam."Untuk perubahan waktu pertandingan, mengingat Aceh yang dijuluki Serambi Mekkah memperhatikan budaya dan kearifan lokal. Dimana sebelum dan saat azan tidak dibolehkan melakukan apapun. Maka untuk kemaslahatan kami meminta penyelenggara agar merubah waktu pertandingan menjadi pukul 20.30 WIB dari jadwal sebelumnya," kata Zaini, seperti dikutip antaranews.com.Seperti diketahui dari jadwal baru yang diterbitkan PT LIB, ada sekitar tujuh pertandingan kandang dua tim dari Kota Banda Aceh, Persiraja dan Aceh United ini berlangsung bersamaan di hari yang sama.
  1378 kali
Membangun Kebersamaan, Pemain Persis Mandi Bareng di Tempat Wisata Umbul Ponggok
Kebersamaan antara pemain tak cuma bisa dibangun di lapangan, namun juga di luar lapangan bahkan di tempat wisata. Nah, pelatih Jafri Sastra membentuk chimistry skuat Persis Solo dengan mandi bersama di tempat Wisata Umbul Ponggok, Klaten, Jawa Tengah.Acara ini telah dijalani Rabu (18/4/2018), atau menjelang lima hari pertandingan pertama mereka dalam persaingan Liga 2 2018. Di mana Persis akan menjadi tuan rumah melawan klub Semen Padang yang degradasi dari Liga 1 2017.Pada pemain Persis menjajal sensasi berenang di sumber air yang menawarkan kemurnian alaminya itu. Mereka menikmati sensasi berenang di air tawar bersama sekelompok ikan.[suggestedarticle=3]Mereka bisa ber-snorkeling untuk menikmati pemandangan dasar umbul yang berukuran 50 x 25 meter dengan kedalaman 1,5 hingga 2,6 meter ini. Keindahan yang bisa dinikmati di objek wisata ini membuat Umbul Ponggok kerap dianggap sebagai Bunaken-nya Klaten."Ini bagian dari cara untuk menghilangkan tegangnya otot dan pikiran jelang kick off LIga 2. Refreshing ini penting untuk membangun kekompakan dan chemistry antarpemain dan tim pelatih," tutur Ade Fanny Pratama, bek sayap Persis.Pelatih Jafri Sastra sengaja mengajak anak asuhnya untuk refreshing jelang kick off Liga 2. Selain refreshing, Jafri Sastra sebelumnya sudah meminta M. Wahyu dan kawan-kawan untuk pulang ke kampung halaman selama dua hari guna memohon doa restu kepada orang tua supaya dimudahkan dalam mengikuti kompetisi Liga 2."Supaya tidak tegang. Mereka selama ini kan latihan, latihan dan latihan. Nah ini saya mengajak refreshing di tempat wisata yang cukup dekat jaraknya dengan Kota Solo,” jelas Jafri lewat media officer Persis Solo.Jafri mengemukakan kegiatan itu tidak menganggu program latihan karena bertepatan dengan libur latihan. Sehari sebelumnya, Selasa (17/4), Laskar Sambernyawa menggelar latihan bersama melawan Unsa-ASMI di Stadion Manahan."Kegiatan ini juga bertujuan menghilangkan kejenuhan, menjaga kekompakan, serta mengembalikan motivasi para pemain. Selama dua jam di Umbul Ponggok, mereka terlihat santai, tertawa lepas dan sangat menikmati liburan," jelas Jafri.
  442 kali
Insiden Perkenalan El Loco di Launching PSS
Cristian Gonzales sempat hadir dalam acara peluncuran tim PSS Sleman, Sabtu (14/4). Gonzales tidak diperkenalkan sebagai pemain PSS pada kesempatan tersebut, namun hanya sebagai tamu kehormatan.PSS ternyata masih belum meresmikan pemain naturalisasi tersebut sebagai pemain mereka. Gonzales kini masih harus mengurus administrasi ke Madura United sebelum nantinya diumumkan sebagai pemain PSS Sleman.[suggestedarticle=3]“Dia adalah tamu kehormatan di acara launching PSS. Dia belum menjadi pemain PSS,” kata Manajer PSS Sleman, Sismantoro.“Kami masih menunggu administrasi pemain terselesaikan. Bila sudah selesai, kami baru akan melangkah untuk menindaklanjutinya,” tutur Sismantoro.Gonzales pada awal musim sempat bergabung dengan Madura United, namun jelang Liga 2 bergulir pemain usia 41 tahun tersebut memilih hengkang. Eks bomber Persik Kediri, Persib Bandung dan Arema tersebut kemungkinan akan menjadi pemain termaha di Liga 2 2018 karena akan mengantongi gaji sekitar Rp 850 juta untuk satu musim.
  3397 kali
Rawan Bentrok, PSIM Ogah Satu Grup Dengan PSS Sleman
Pihak PSIM Yogyakarta meminta PT LIB untuk mengkaji ulang hasil pengundian yang menempatkan mereka dalam satu grup bersama PSS Sleman. Kedua kubu suporter yang seringkali bentrok menjadi salah satu alasan kubu PSIM tidak ingin berada satu grup dengan PSS.Hasil undian Liga 2 menempatkan kedua klub dalam dari grup yaitu Grup Timur. Hal tersebut tampaknya bukan hal yang bagus mengingat kedua suporter memiliki catatan yang kurang baik ketika bersua.[suggestedarticle=3]Pertemuan kedua tim terakhir kali berjumpa pada Divisi Utama 2015 dan pada ISC B 2016 dan Liga 2 2017, kedua tim berada di grup yang berbeda.Manajer PSIM Yogyakarta, Agung Damar Kusumandaru meminta pihak PT LIB untuk mempertimbangkan lebih lanjut terkait penempatan kedua tim. Faktor keamanan dan izin pertandingan menjadi salah satu pertimbangan PSIM meminta agar tidak berada satu grup dengan PSS."Kami akan minta kepada PT LIB untuk dikaji lagi. Pertimbangan keamanan dan izin yang menjadi alasan kami meminta agar ini dikaji kembali," ujar Agung.Liga 2 2018 juga baru akan bergulir pada 21 April 2018. Bukan tidak mungkin PT LIB nantinya akan melakukan perombakan grup agar tidak ada insiden keributan yang terjadi.
  1207 kali
Launching Team PSS Sleman untuk Liga 2 2018, Mana Cristian Gonzales?
Stadion Maguwoharjo, Jogja, Sabtu (14/4) malam disesaki ribuan fans PSS Sleman, padahal tak ada pertandingan resmi hari itu. Ternyata mereka berkumpul untuk menyaksikan launchung team kesayangannya yang bakal bertarung pada Liga 2 2018.Yang menjadi pertanyaan Slemania - fans PSS Sleman - di mana Cristian 'El Loco' Gonzales - kok tak terlihat. Padahal, dua hari terakhir ia dikabarkan hengkang dari Madura United untuk bergabung ke PSS Sleman.'El Loco' ternyata masih disimpan. Ia hadir namun belum masuk jajaran tim yang diperkenalkan.[suggestedarticle=3]Menurut Manajer PSS, Sismantoro, tambahan pemain ke-26, yakni El Loco, nantinya akan menyusul setelah resmi dikontrak. "Belum kami perkenalkan, dia (Gonzales, Red) masih ada administrasi yang harus diselesaikan. Target secepatnya," ucapnya.Dalam launching itu, selain diperkenalkan jersey baru untuk Liga 2 2018, juga dilakukan uji coba melawan PSIR Rembang, salah satu klub yang juga kontestan kompetisi kasta kedua di Indonesia. Laga yang diakhiri dengan skor 2-1 untuk kemenangan PSS itu menjadi pertandingan latih tanding terakhir sebelum terjun ke Liga 2 2018."Ini uji coba yang terakhir. Tim sudah siap tempur," kata pelatih PSS, Herry Kiswanto usai pertandingan.Pelatih yang akrab disapa Herkis itu juga mengatakan, masih ada dua hal yang masih dikritisi. Tempo permainan cukup bagus, namun banyak peluang yang masih terbuang percuma. "Ketenangan, masalah finishing. Lawan bermain cerdik, pemain harus disiplin," kata Herkis.Herkis juga tak berkenan untuk mengomentari mengenai pemain ke-26 dalam skuadnya yaitu El Loco yang memang sudah terlihat di bangku penonton saat uji coba digelar. "Itu saja dahulu," kata Herkis singkat.
  1895 kali
Cristian Gonzales Bakal Jadi Pemain Termahal di Liga 2
Cristian Gonzales kabarnya akan segera menjadi pemain klub Liga 2, PSS Sleman. Jika hal itu benar menjadi kenyataan, Gonzales akan menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Liga 2 saat dirinya bergabung dengan PSS.Gonzales yang sempat bergabung dengan Madura United pada awal musim Liga 1, mendadak dikabarkan akan segera menjadi pemain PSS. Hal tersebut menjadi kejutan terlebih bandrol gaji Gonzales yang tinggi meski sudah tidak muda lagi.[suggestedarticle=3]Gonzales yang kini telah berusia 41 tahun masih bisa mengantongi sekitar Rp 850 juta untuk satu musim kompetisi. Nilai tersebut dipastikan bisa menjadi yang tertinggi untuk satu pemain di Liga 2.PSS yang kini menargetkan bisa promosi ke Liga 1 berani mendatangkan Gonzales karena didukung oleh sejumlah sponsor besar di Indonesia seperti Indomie, Corsa dan Torabika. PSS dikabarkan akan segera mengumumkan perekrutan Gonzales saat launching tim, Sabtu (14/4).[pagebreak]Sudah Mendarat di Sleman[/pagebreak]Menurut sebuah media lokal, sang bintang sudah mendarat di Sleman dan bergabung dengan tim."Iya, dia sudah sampai di Sleman dan langsung bergabung dengan teman-teman pemain PSS lainnya," ujar Manajer PSS, Sismantoro seperti dilansir Jawa Pos."Kami kontrak selama semusim ini. Nanti akan kami lihat dulu di kompetisi musim ini, kalau ok tidak menutup kemungkinan untuk dilanjutkan," paparnya.Gonzales tampaknya masih ingin bermain reguler sebagai pemain sepak bola meski sudah berusia 41 tahun. Di Madura United, Gonzales gagal mendapatkan tempat reguler karena dianggap sudah kurang produktif.
  2042 kali
Terobosan Pertama di Indonesia! PSS Sleman Siapkan Inovasi Tiket ke Stadion
Liga 2 musim 2018 bakal mulai digulirkan akhir April 2018 ini. Meski menjadi persaingan kasta kedua sepak bola Indonesia, PSS Sleman tak berkecil hati.Justru mereka tengah membuat terobosan baru soal pembayaran tiket tanda masuk stadion. Karena, bagi sebuah klub profesional, pemasukan dari segi tiket memang cukup signifikan.Terobosan ini pun bisa mengurangi kebocoran jumlah tiket yang sering kali dialami oleh klub-klub di Indonesia. Dengan cara ini pun dapat memberangus keberadaan calo yang sering merugikan penonton.Hal tersebut membuat manajemen PSS Sleman bersiap membuat gebrakan baru di musim kompetisi Liga 2 2018 ini.[suggestedarticle=3]Menurut Manajer PSS Sleman, Sismantoro, saat ini pihaknya tengah melakukan penjajakan dengan satu badan usaha BUMN di bidang perbankan nasional.Apabila terrealisasi, menurut Sismantoro, PSS Sleman menjadi tim pertama di Indonesia yang melakukan pembayaran tiket menggunakan kartu bank."Kami kerja sama dengan bank itu untuk penyediaan tiketnya. Maksudnya dengan satu kartu dari bank tersebut maka selain sudah bisa untuk membeli tiket kandang PSS juga bisa digunakan untuk ATM, belanja bahkan membayar tol. Tapi kartu ini hanya bisa dipakai oleh satu orang saja," kata Sismantoro.Mengenai pengaplikasiannya, menurut Sismantoro nantinya dibeberapa pintu masuk akan dipasang semacam alat pengecek tiket.Panduannya ialah setiap penonton yang memiliki kartu dari bank yang bekerja sama dengan manajemen PSS Sleman tersebut tinggal menempel kartu sehingga pintu otomatis akan terbuka.
  4274 kali
Ancaman Kerugian Besar Bayangi 'Derby Mataram'
Dua tim DI Yogyakarta, PSIM Jogja dan PSS Sleman kembali masuk dalam satu grup pada persaingan Liga 2 2018. Dipastikan 'Derby Mataram' ini bakal merugikan kedua kesebelasan tersebut. Mengapa?Berdasarkan pengalaman sebelumnya, derby ini sering menimbulkan kericuhan, terutama antar suporter. Kondusivitas dan keamanan Yogyakarta langsung jadi prioritas kedua tim. Manajer PSS, Sismantoro, menyebut timnya tak keberatan berada dalam satu grup dengan pasukan Laskar Mataram. Namun, dia berharap PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi mempertimbangkan lagi keputusan itu.[suggestedarticle=3]"Kami hanya ingin DIY selalu kondusif. Seharusnya bisa mempertimbangkan lagi pembagian grup yang sudah beredar saat ini, meski secara tim kami siap," kata Sismantoro.Selama ini hubungan suporter PSS dan PSIM kurang harmonis. Imbasnya, polisi sulit mengeluarkan izin pertandingan jika kedua tim bertemu.Kali terakhir kedua bertanding dalam kompetisi resmi, yakni pada Divisi Utama musim 2014. Laga itu juga diwarnai kericuhan antara suporter PSIM di tribune timur dan pendukung PSS di tribune selatan."Pada manager meeting nanti kami akan sampaikan kondisi sepak bola di DIY secara keseluruhan itu seperti apa. Apalagi ini tahun politik," tegas Sismantoro.Sementara, Sekretaris PSIM, Jarot Sri Kastawa, belum mau memberikan banyak komentar. Dia hanya memastikan bahwa pihak manajemen Laskar Mataram baru menerima surat elektronik dari PT LIB terkait pemberitahuan Workshop dan Media Officer pada 14 serta 15 April. Sementara untuk 16 April diakuinya ada undangan Manager Meeting."Saya belum bisa berkomentar soal pembagian grup Liga 2 2018 karena kami pun belum terima resmi dari operator," kata Jarot.
  1263 kali
Persis Solo Kurang Tajam, Jafri Sastra Minta Striker dan Pemain Tengah
Pelatih Persis Solo Jafri Sastra yang baru menangani tim selama satu bulan, mengakui kalau asuhannya kurang tajam di depan dan tidak ada playmaker yang menentukan irama permainan.Dalam persaingan Liga 2 2018, Persis masuk Grup Barat bersama Persiraja Banda Aceh, Aceh United, Semen Padang FC, PSPS Riau, Persita Tangerang, Cilegon United FC, Perserang Serang, Persika Karawang, PSIR Rembang, Persibat Batang, dan Persik Kendal.Pelatih Jafri Sastra menyebut perjuangan timnya meraih tiket ke Liga 1 cukup berat, mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi bukanlah tim kacangan. Sebagai catatan, Liga 2 kick-off 21 April mendatang.[suggestedarticle=3]"Yang pasti berat. Namun saat ini saya hanya ingin fokus membenahi tim saya, ketimbang harus pusing-pusing mempelajari secara detail kekuatan tim lawan. Biar lawan yang pusing mikirin kita," terang Jafri. "Sudah tahu tanggal mulainya kompetisi, dan sudah tahu siapa yang akan dilawan, jelas kita harus bisa lebih siap dari sebelumnya,” tegas Jafri seperti dikutip Radar Solo, Selasa (10/4).Persis bakal melawan mantan klub yang pernah dilatihnya, yakni Semen Padang di laga pembuka. Jafri mengakui kalau Semen Padang punya skuad yang sangat bagus musim ini."Semen Padang sudah dua puluhan kali menggelar uji coba dan saya lihat perkembangannya cukup bagus," beber pria yang sempat membawa Semen Padang juara LPI 2013 tersebut.[pagebreak]Butuh Tambahan Pemain[/pagebreak]Rapor Persis yang hanya bisa mencetak dua gol dari lima laga uji coba melawan klub profesional di pramusim kali ini, ternyata membuat Jafri sedikit galau.”Masalahnya di mental bertanding. Koordinasi antarpemain juga perlu dibenahi," terang Jafri. Ia juga meminta kepada manajemen Persis untuk menambah striker serta pemain tengah dalam waktu dekat ini. Menurut Jafri, Persis kini baru memiliki 22 pemain. Minimal, tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini memiliki 25 pemain."Sebenarnya ada dua nama baru yang saya rekomendasikan. Keduanya sukses membawa klubnya promosi Liga 1. Posisi mereka gelandang dan striker. Tinggal sekarang keputusan manajemen seperti apa?" jelas Jafri.
  1472 kali
1523419801813 tag