(Foto: bolalob)

Kondisi Kiper Andalan Timnas Indonesia U-23 Terus Membaik

Kiper andalan Timnas Indonesia U-23, Satria Tama mengalami cedera saat membela klubnya Madura United. Namun kabar baik didapat setelah dokter tim Madura United, Heri Siswanto menyebut kondisinya terus membaik.

Satria mengalami cedera saat Madura United melawan Mitra Kukar, Jumat (13/4). Dalam laga ini Mitra Kukar menang dengan skor 3-1.

Kondisi lapangan yang licin akibat hujan deras menjadi penyebab Satria cedera. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit usai ditarik keluar untuk langsung dicek kondisinya.



Satria mengalami cedera diskolasi bahu. Butuh waktu beberapa hari sebelum eks penjaga gawang Persegres Gresik united tersebut sembuh.

"Alhamdullilah Satria Tama sudah membaik. Hanya kami mau foto ulang bagian bahunya. Takutnya benar-benar ada dislokasi di tulang clavicula," ucap Heri.

Satria saat ini merupakan salah satu kiper pilihan Timnas Indonesia U-23. Ia bersama Awan Setho dan Kurniawan Kartika Ajie kerap kali dipanggil oleh Luis Milla.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Milomir Seslija Ungkap Kunci Kemenangan MU atas Arema
Madura United sukses meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Arema FC di lanjutan Liga 1 pekan kelima, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu sore (21/4/2018).Madura United unggul 1-0 lebih dulu melalui Greg Nwokolo pada menit ke-43, namun Arema bisa berbalik unggul melalui dua gol dari Dendi Santoso (45') dan Thiago Furtuoso (66').Namun keunggulan Arema tak berlangsung lama, usai Madura United sukses mengembalikan keadaan melalui Raphael Maitimo (73'), dan Nuriddin Davronov (87'). [suggestedarticle=3]Pergantian pemain dinilai pelatih MU, Milomir Seslija menjadi kunci kebangkitan timnya dari ketertinggalan satu gol menjadi sebuah kemenangan.Maitimo dan Davronov memang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dan tampil impresif dengan mencetak gol."Saya sengaja menyimpan Maitimo dan Noura (Davronov). Kalau saya keluarkan semua pemain saya, Arema akan dengan mudah menguasai kami di babak kedua. Saya tidak ingin kekuatan terbaik tim ini berkurang," kata pelatih 53 tahun itu."Sepak bola bukan hanya soal 11 pemain, tapi kami bermain tim dan saya memikirkan hal itu. Semua pemain kami bisa menunjukkan penampilan bagus, termasuk dengan suporter yang datang mendukung," imbuh pelatih yang akrab disapa Milo itu.Kemenangan ini membuat Madura United sudah mengemas sembilan poin dari lima pekan yang sudah mereka jalani.
Seru! Madura United Raih Kemenangan atas Arema FC 3-2
Madura United menang 3-2 atas Arema FC di pekan kelima Liga 1 di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (21/4/2018).Madura United mengambil inisiatif menekan sejak awal laga. Pada menit ke-14, Slamet Nurcahyo hampir membuat tuan rumah unggul, tapi bola melambung di atas gawang Arema.Tuan rumah unggul pada menit ke-43. Greg Nwokolo mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi tendangan bebasnya. 1-0 untuk Madura.[suggestedarticle=3]Arema FC membalas lewat gol Dendi Santoso satu menit setelah gol Greg. Bola muntah berhasil dimanfaatkan oleh Dendi. 1-1 kedudukan, sekaligus menutup babak pertama.[pagebreak]Babak kedua[/pagebreak]Di babak kedua permainan berjalan menarik. Arema FC mampu menekan pertahanan Madura United dalam 20 menit awal babak kedua.Singo Edan unggul pada menit 66 melalui Thiago Furtuoso melalui sepakan penalti. Sebelumnya pemain Arema dilanggar bek Madura United di area 12 pas tuan rumah. 2-1 Arema memimpin.Tapi Madura mampu menyamakan kedudukan pada menit 73. Kali ini giliran tuan rumah yang mendapat hadiah penalti. Raphael Maitimo dengan dingin menaklukkan kiper Arema yang dikawal Utam Rusdiana. 2-2 kedudukan imbang.Madura United akhirnta mengunci kemenangan lewat Nuriddin Davronov. Golnya pada menit 87 cukup membuat Madura amankan tiga poin di kandang sendiri. Dengan kemenangan tersebut, Madura sementara naik ke posisi ketiga klasemen dengan torehan 10 poin.Susunan pemainMadura United: Angga Saputra; Fabiano Beltrame, Fachrudin Aryanto, Andik Rendika, Beny Wahyudi; Slamet Nurcahyo, Zah Rahan, OK Jhon; Greg Nwokolo, Alberto De Paula, Bayu Pradana.Arema FC: Utam Rusdiana; Purwaka Yudi, Johan Alfarizi, Wamiau, Syaiful Indra Cahya, Zaenuri; Hanif Sjahbandi, Hendro Siswanto, Rivaldi Bawuo, Dendi Santoso; Thiago Furtuoso.
  490 kali
TOP NEWS: Besiktas Incar Punggawa Persija, El Loco Dipecat Madura United
Kegemilangan Marko Simic bersama dengan Persija Jakarta terdengar hingga benua biru alias Eropa.Media Turki Ungkap Masa Depan Simic dengan PersijaCristian Gonzales sudah resmi tidak lagi menjadi bagian dari Madura United. Pihak klub resmi mencoret Cristian Gonzales dari skuad Madura United.Madura United Resmi Pecat Cristian GonzalesKomisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi berat kepada Arema FC terkait dengan adanya kerusuhan laga kontra Persib, pekan lalu. Selain itu Bhayangkara FC juga mendapat dua sanksi dari Komdis.Hasil Sidang Komdis PSSI Terbaru: Arema FC dan Bhayangkara FC Banjir HukumanFIFA telah menetapkan tuan rumah Piala Dunia U-20 2019. Polandia akan menjadi tuan rumah setelah terpilih dalam rapat dewan FIFA di Bogota pada tanggal 16 Maret lalu.Timnas Indonesia U-19 Terbang ke Polandia Bila Lolos Piala Dunia
  2015 kali
Saran MU pada PSS Sleman: Hati-hati dengan Gonzales...
Madura United telah resmi memecat Cristian Gonzales yang kemungkinan besar akan merapat ke PSS Sleman. Madura United turut memberi catatan kepada PSS Sleman terhadap sikap Gonzales yang tidak profesional.Gonzales yang masih terikat kontrak dengan Madura United, sempat hadir saat acara peluncuran tim PSS Sleman. Hal tersebut dianggap sebagai salah satu pelanggaran berat oleh manajemen Madura United karena tidak menghormati kontrak yang dengan klub berjuluk Laskar Sapeh Kerrap.[suggestedarticle=3]Manajer Madura United, Haruna Soemitro bahkan menyatakan sempat ingin membawa kasus Gonzales ke ranah Komisi Disiplin. Namun Madura memilih untuk memecat Gonzales untuk menjaga hubungan dengan PSS.“Sebelumnya akan kami laporkan pelanggaran yang dilakukan Gonzales ke Komdis (Komisi Disiplin) PSSI, tapi karena ada etiket baik dari PSS Sleman yang menemui kami, ya sudah kami lepas tanpa memperpanjang masalah."[pagebreak]Hati-Hati Dengan Gonzales[/pagebreak]"Apalagi jika mengingat hubungan kami dengan PSS Sleman selama ini berjalan baik. Jika memang dirasa lebih bermanfaat untuk Sleman, silakan diboyong kami tidak akan gondeli,” ujar Haruna dilansir dari Tribun Jogja.Haruna juga meningatkan kepada PSS agar bisa tegas terhadap Gonzales agar sikap tidak profesional yang sempat dirasakan Madura United tidak terulang.“Jika di Madura terjadi seperti ini, bukan tidak mungkin terjadi lagi di Sleman. Karena itu, kami meminta manajemen PSS agar lebih tegas, jika terjadi pelanggaran kontrak segera laporkan dan jangan sampai terjadi pembiaran agar bisa jadi pelajaran juga untuk pemain,” katanya.
  4710 kali
Madura United Resmi Pecat Cristian Gonzales
Cristian Gonzales sudah resmi tidak lagi menjadi bagian dari Madura United. Pihak klub resmi mencoret Cristian Gonzales dari skuad Madura United.Klub asal Madura tersebut akhirnya memberikan keputusan tegas dengan memecat pemain naturalisasi tersebut. Gonzales sebelumnya dianggap telah melakukan pelanggaran berat karena melanggar kontrak bersama Madura United.[suggestedarticle=3]Gonzales sebelumnya sempat berada dalam launching tim PSS Sleman, namun belum mendapat restu dari Madura United. Tak ingin repot, Madura United memilih untuk memecat Gonzales.“Ini keputusan akhir dari manajemen. Daripada kami mempertahankan pemain yang bermasalah, lebih baik kami rilis. Kami resmi memecat dia (Gonzales),” ungkap Manajer Madura United, Haruna Soemitra dikutip Bolalob dari Tribun Jogja, Jumat (20/4/2018).“Saat ini kami tidak mau memikirkan itu, sudah dipecat saja. Kami tidak ingin memperpanjang masalah," tambah Haruna.Pemecatan Gonzales dilakukan untuk tetap menjaga hubungan baik Madura United dengan PSS Sleman. Pemecatan tersebut membuat Gonzales bisa segera diresmikan oleh PSS Sleman."Apalagi manajemen PSS sudah bertemu dengan kami dan membahas masalah kemarin, yang jelas kami tidak ingin merusak hubungan baik Madura United dengan PSS Sleman hanya gara-gara masalah satu pemain,” katanya.
  4160 kali
Terkait Sanksi, PSSI Berupaya Banding dan Berikan Penjelasan ke FIFA
PSSI mendapat sanksi FIFA usai gagal menghukum enam klub yang bersalah karena tunggakan gaji. PSSI pun segera mengimplementasikan hukuman FIFA kepada klub, khususnya Liga 2.Plt Ketua Umum Joko Driyono menyebut enam klub yang terjerat kasus tunggakan gaji. Klub tersebut adalah Madura United dan Persegres Gresik United dari Liga 1. Sedangkan dari Liga 2 ada Persik Kediri, Persepam Madura, dan Persiwa Wamena.Khusus Persiwa Wamenan ada dua kasus yang belum terselesaikan. FIFA mencatat dua kasus dari Persiwa Wamena itu menjadi dua klub. Dengan demikian, FIFA menyebut enam klub yang gagal dihukum PSSI.[suggestedarticle=3]PSSI pun berniat mengajukan banding dan berkirim surat kepada FIFA. Pasalnya, PSSI sudah menyampaikan permohonan agar implementasi hukuman tersebut dilakukan pada awal musim kompetisi di Indonesia."Tergantung klubnya tapi ini rata-rata adalah prises yang sudah lama dan mungkin ada prosedur yang statusnya kadaluarsa. PSSI berupaya untuk melindungi klub dan coba berikan penjelasan ke FIFA," ujar Joko Driyono saat dihubungi Bolalob, Kamis (19/4/2018) malam."PSSI akan bersurat kepada FIFA untuk meminta penjelasan tentang ini karena sebelumnya PSSI menyampaikan permohonan agar implementasi ini dilakukan pada musim 2018 ini," lanjut pria yang akrab disapa Jokdri itu.Masalah peliknya adalah kompetisi Liga 2 yang belum dimulai, dan bahkan Persik Kediri kini berlaga di Liga 3 yang skala nasionalnya belum digelar oleh PSSI."Kita ingin implementasinya pada bulan Maret, tapi Liga 2 dan Liga 3 bahkan belum mulai saat itu. Jadi proses hukuman kepada klub itu belum bisa dieksekusi," jelasnya."Karena kita pahami saat ini tidak bisa dijakankan saat kompetisinya belum dimulai. PSSI menerima bahwa FIFA anggap kita belum jalankan pengurangan poin itu," tandasnya.
  664 kali
Bayar Denda, PSSI Siap Jalankan Sanksi FIFA
PSSI tak bisa hindari sanksi FIFA sebesar 427 juta rupiah terkait dengan kasus enam klub yang tak penuhi hak dan sengketa kepada kewajiban pemain.Enam klub tersebut adalah Madura United dan Persegres Gresik United dari Liga 1. Sedangkan Persiwa Wamena, Persik Kediri, dan Persegres Gresik United berasal dari Liga 2. Khusus untuk Persiwa ada dua kasus dan FIFA menghitungnya menjadi enam klub.Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono mengatakan bahwa sanksi FIFA tersebut akan tetap dijalankan. PSSI akan selesaikan kewajiban dengan membayar denda tersebut.[suggestedarticle=3]"Prinsipnya bahwa sanksi FIFA itu sudah turun ke PSSI dan itu PSSI harus terima," ujar Joko Driyono ketika dihubungi Bolalob, Kamis (19/4/2018) malam."Sanksi tetap dijalankan walau sudah mengeksekusi hukuman kepada klub. Kalau PSSI tak jalankan itu, denda akan masih terus berjalan," ia menambahkan.Meski demikian, PSSI mencoba untuk melakukan banding dan menyurati FIFA dengan berikan penjelasan terkait dengan kondisi di sepak bola Indonesia."Semangat PSSI mencoba untuk menjelaskan kepada FIFA terhadap kasus lama. Karena itulah upaya PSSI melindungi anggotanya untuk coba memberikan penjelasan kepada FIFA," tandasnya.
  539 kali
PSSI Ungkap Kasus Enam Klub yang Membuat Sanksi FIFA Turun
PSSI dapatkan sanksi FIFA berupa denda sebesar 427 juta rupiah akibat tak menjalankan hukuman kepada enam klub yang bermasalahFIFA menilai PSSI gagal menjalani hukuman penguranga poin kepada klub yang bermasalah. PSSI pun mencoba berikan informasi terkait terbaru kepada FIFA.Enam klub tersebut adalah Madura United dan Persegres Gresik United dari Liga 1. Sedangkan Persiwa Wamena, Persik Kediri, dan Persegres Gresik United berasal dari Liga 2. Khusus untuk Persiwa ada dua kasus dan FIFA menghitungnya menjadi enam klub.[suggestedarticle=3]Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono menjelaskan alasan enam kasus dari klub-klub tersebut membuat FIFA turunkan sanksi kepada sepak bola Indonesia."Semua rata-rata kewajiban klub kepada pemain yang tak dibayarkan. Lalu gugatan pemain kepada klub yang tidak dibayarkan, gaji tertunda, dan lainya sehingga yang terkena dampaknya adalah PSSI," jelas Joko Driyono, Kamis (19/4/2018) malam.[pagebreak]Upaya PSSI beri penjelaasan kepada FIFA[/pagebreak]Jokdri berupaya memberikan penjelasan kepada FIFA terkait kondisi klub tersebut. PSSI sebetulnya ingin menjalankan hukuman kepada klub tersebut pada Maret, namun Liga 2 dan Liga 3 belum bergulir.Sedangkan hukuman untuk dua klub Liga 1, sudah dijalankan PSSI dengan mengurangi poin di klasemen akhir Liga 1 musim 2017."PSSI akan bersurat kepada FIFA untuk meminta penjelasan tentang ini karena sebelumnya PSSI menyampaikan permohonan agar implementasi ini dilakukan pada musim 2018 ini," tandasnya.
  1809 kali
Ini Yang Harus Dilakukan El Loco Agar Bisa Gabung PSS Sleman
Cristian Gonzales masih belum resmi menjadi pemain PSS Sleman karena belum mendapat restu dari kubu Madura United. Pihak Madura United akan mengatur pertemuan dengan Gonzales untuk membahas sejumlah hal terkait keputusan pemain naturalisasi tersebut.Gonzales sempat hadir pada acara perkenalan tim yang dilakukan PSS Sleman. Alih-alih menjadi pemain baru PSS, Gonzales justru disebut sebagai tamu kehormatan oleh manajemen PSS.Status Gonzales yang masih merupakan pemain Madura United membuat PSS enggan mempublikasikan secara resmi perekrutan pemain usia 41 tahun tersebut.[suggestedarticle=3]Manajer Madura United, Haruna Soemitro mengungkapkan pihaknya tidak keberatan untuk melepas Gonzales ke PSS, namun pemain berdarah Uruguay tersebut diminta untuk pamit dengan cara baik-baik. “Pada akhirnya kita akan memutuskan secara cepat, sampai hari ini kita belum mengambil keputusan yang tegas terkait itu. Tetapi terhadap sikap ketidakprofesionalan Gonzales ini tentu adalah sesuatu yang sangat serius,” tegas Haruna."Hanya satu yang kita tunggu sekarang, adalah (sikap) gentlemen dari seorang Gonzales untuk datang kepada saya. Karena ketika dia datang dengan baik-baik, dia juga harus pergi dengan baik-baik,” ujar Haruna dikutip dari Tribun Jogja.Gonzales kemungkinan besar akan menjadi pemain dengan bayaran termahal di Liga 2 2018. PSS setidaknya harus mengeluarkan Rp 850 juta dalam semusim untuk gaji Gonzales.
  2255 kali
DIARY: Kondisi Kiper Timnas Membaik, Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Bonek
Kiper andalan Timnas Indonesia U-23, Satria Tama mengalami cedera saat membela klubnya Madura United. Namun kabar baik didapat setelah dokter tim Madura United, Heri Siswanto menyebut kondisinya terus membaik.Kondisi Kiper Andalan Timnas Indonesia U-23 Terus MembaikBaru-baru ini penggemar The Reds dihebohkan dengan bocornya jersey terbaru Liverpool di media sosial.Terungkap! Inilah Tampilan Jersey Terbaru Liverpool Musim DepanTindakan tegas harus dijatuhkan kepada pihak-pihak yang menimbulkan kericuhan sepak bola. Jika tidak dikhawatirkan kericuhan seperti di Stadion Kanjuruan, Malang, Minggu (15/4/2018) bisa terulang lagi.Kemenpora Minta Komdis PSSI Bertindak Tegas Terhadap Arema FCPihak kepolisian berhasil menemukan dua pelaku yang diduga menjadi penganiaya Bonek yang meninggal dunia di Solo, Sabtu (14/4), Micko Pratama. Keduanya diduga kuat melakukan aksi penyerangan terhadap korban saat akan kembali ke Surabaya.Polisi Ringkus Dua Pelaku Penyerangan Bonek di Solo
  449 kali
1524024002449 tag