(Foto: Bolalob)

Cetak Gol Perdana di Liga 1 2018, Spasojevic Justru Kecewa

Ilija Spasojevic akhirnya berhasil mencetak gol perdana di Liga 1 2018 bersama Bali United. Spasojevic mengaku bersyukur atas gol tersebut namun lebih berhasrat untuk bisa meraih kemenangan untuk tim.

Butuh empat pertandingan bagi Spasojevic bisa mencetak gol bersama Bali United di Liga 1 2018. Spasojevic berhasil mencetak gol pada menit ke-64 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 saat melawan Persela Lamongan.



Spasojevic mengaku dirinya senang bisa mencetak gol perdana bersama Bali United. Namun pemain naturalisasi tersebut justru merasa kecewa karena gagal mengantar klub berjuluk Serdadu Tridatu itu meraih kemenangan.

“Saya senang atas gol perdana di Liga 1 musim ini. Tapi yang terpenting adalah Bali United tetap belum terkalahkan di Liga 1," ujar Spasojevic.

"Ada sedikit kecewa di pertandingan kali ini karena target awal kami adalah menang. Tapi hasil imbang tetap harus kami syukuri,” tutur Spasojevic.

Dari empat laga yang telah dilakoni, Bali United baru mengoleksi enam poin hasil dari satu kemenangan dari tiga kali imbang. Bali United juga menjadi salah satu dari dua tim yang belum terkalahkan di Liga 1 2018 bersama Persipura Jayapura.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Shohei Sempat Kecewa Sebelum Cetak Gol ke Gawang Persija
Pemain Persla Lamongan, Shohei Matsunaga mengaku sempat kecewa usai dirinya gagal mengeksekusi penalti. Usai momen tersebut Matsunaga berhasil membangkitkan diri hingga mampu mencetak gol di akhir laga.Pada laga tersebut Persela sempat mendapat peluang untuk unggul lebih dulu lewat titik penalti. Sayangnya, tembakan Matsunaga melambung di atas mistar gawang Persija.[suggestedarticle=3]Persela yang tampil di kandang berhasil dua gol dan salah satunya tercipta dari Matsunaga. Lewat tembakan keras dari luar kotak penalti, eks pemain Persib tersebut sukses membuat Persela menambah keunggulan pada menit ke-90+5."Setelah gagal penalti motivasi saya sempat turun. Tapi saya juga langsung meyakinkan diri untuk tetap percaya diri. Jadi di menit-menit terakhir malah mencetak gol. Kemenangan ini untuk fans Persela," kata Shohei Matsunaga.Matsunaga menyatakan penampilan apiknya di lapangan tidak lepas dari kerja keras yang dilakukan selama berlatih. Dirinya yakin dengan berlatih serius setiap saat bisa membuat perubahan saat bermain."Setiap hari latihan harus 100 persen. Kalau terus berlatih maksimal, pasti ada hasil yang akan didapatkan," ujar Shohei Matsunaga.
Terkait Gol Tangan Tuhan ke Gawang Persija, Ini Komentar Diego Assis
Pemain Persela Lamongan, Diego Assis menyatakan dirinya tidak melihat dengan jelas saat insiden gol yang dianggap menggunakan tangan saat laga melawan Persija Jakarta, Minggu (21/5). Diego merasa luar biasa bisa mencetak gol sekaligus mengalahkan Persija Jakarta.Salah satu gol yang dicetak Persela ke gawang Persija sempat menuai kontroversi. Pasalnya, Diego dianggap mencetak gol menggunakan tangan saat ingin memenangkan bola liar di depan gawang Persija.[suggestedarticle=3]Menanggapi hal tersebut, Diego mengaku dirinya tengah menutup mata saat kejadian yang terjadi di depan mata. Ia mengaku kembali membuka mata saat bola telah bergulir ke dalam gawang."Saya tidak tahu tentang itu (soal gol menggunakan tangan). Saya hanya melihat setelah bola melewati gawang. Jadi saya tidak tahu. Saya menutup mata saya, dan itu sangat emosional, lalu bola telah masuk ke gawang," ujar Diego usai laga.Persela sukses membekuk Persija dengan hasil akhir 2-0. Satu gol tambahan Persela dicetak oleh Shohei Matsunaga pada menit saat tambahan waktu."Selalu terasa luar biasa saat mencetak gol. Saya senang bisa kembali dan menyenangkan rekan-rekan di lapangan. Ketika bola masuk semua sangat senang, karena kami mengalahkan salah satu tim besar di Indonesia dan meraih tiga angka. Sekarang kami bisa kembali ke rumah, beristirahat, dan menikmati kemenangan ini," ujar Diego.
  1407 kali
Pemain Persib: Tarawih Dulu, Baru Latihan
Tim Persib Bandung mengubah jadwal latihan dari sore ke malam hari, menyesuaikan dengan jadwal kick-off Liga 1 2018 selama Ramadan. Dengan bergesernya waktu latihan, beberapa pemain Persib memilih menjalankan sholat Tarawih dulu, baru ikut latihan.Pada awal Ramadan, Persib sempat berlatih sore hari, tapi kini latihan digeser menjadi malam hari. Hal tersebut bertujuan untuk adaptasi dengan waktu kick off Liga 1 yaitu pukul 20:30. Pergeseran waktu latihan ke malam hari mendapat dukungan dari pemain termasuk kapten tim Supardi Nasir. Pemain bernomor punggung 22 ini tetap mengusahakan latihan jalan ibadah lancar dengan melaksanakan sholat tarawih sebelum latihan. [suggestedarticle=3]"Kalau saya lebih senang latihan sore hari. Ba'da Ashar sambil kita menunggu buka puasa, malam kita bisa fokus ibadah. Latihan malam kalau sempat sholat Tarawih ya Tarawih dulu,” kata Supardi dikutip laman resmi klub, Senin (21/5). Kondisi tersebut juga sama dengan waktu bertanding. Pemain yang ikut mengantarkan Persib juara ISL 2014 ini berharap ada waktu yang cukup buat pemain melaksanakan sholat. "Insya Allah pemain semuanya sadar dan ingin Sholat Tarawih dulu," tutup Supardi.Sementara kiper Persib Bandung Natsir Mahbuby mengaku, tak mengalami masalah dalam menjalankan ibadah puasanya. Terlebih saat dihadapkan dengan pola baru latihan bersama timnya, ia menilai jika seluruhnya berjalan lancar."Ya, semua latihan lancar. Habis Tarawih kita langsung latihan. Soal buka, yang penting ada kurma," kata Natsir.
  246 kali
Laga Persela Vs Persija Sempat Terhenti 5 Menit, Ada Apa?
Laga pekan kesembilan Liga 1 2018 antara Persela Lamongan dan Persija Jakarta di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Minggu (20/5) sempat terhenti sekira lima menit.Pertandingan sempat terhenti karena pemain dan ofisial Persija memprotes keputusan wasit Annas Apriliandi dan asisten wasit dua, Jujuk Suharso yang mengesahkan gol Persela yang dicetak Diego Assis.Para pemain dan ofisial Persija menilai gol yang dicetak pemain asal Argentina itu tidak sah karena mendapat bantuan tangan.Apa yang dilakukan Diego Assis semalam seperti mengajak publik bernostalgia dengan gol Diego Maradona ke gawang Timnas Inggris di Piala Dunia 1986.[suggestedarticle=3]Akibat aksi Maradona itu, istilah gol ‘tangan tuhan’ mulai dikenal di jagat sepak bola.Setelah tenang, Persija kemudian melanjutkan pertandingan. Namun, tim ibu kota malah harus kembali kebobolan lewat gol Shohei Matsunaga.Persija harus rela kalah 0-2 dari tuan rumah Persela. Hasil ini membuat Persija mencatatkan rekor buruk, yaitu kalah empat kali beruntun.Sementara itu, terkait gol Diego Assis, manajemen Persija sudah melayangkan protes resmi kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI.”Kami sudah berjuang, bermain tanpa lelah. Akan tetapi kenapa wasit seperti ini masih saja diberi kesempatan untuk memimpin sekelas Liga di Indonesia. Permainan yang bagus, menarik tetapi dirusak oleh kepemimpinan wasit yang tidak pantas dan cakap dalam memimpin,” kata manajer Persija, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Ardhi Tjahjoko seperti dilansir laman resmi klub.
  305 kali
Indra Sjafri Jelaskan Kondisi Striker Bali United Ini
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri jelaskan kondisi Hanis Saghara. Penyerang asal Bali United itu dikabarkan belum pulih dari cederanya.Seperti diwartakan Superball, Hanis berlatih terpisah dalam pemusata latihan timnas U-19 di Lapangan UNY, Yogyakarta, Minggu (20/5/2018). [suggestedarticle=3]"Hanis harus jalani latihan terpisah karena masih dalam pemulihan cedera pada pergelangan kakinya," jelas Indra Sjafri.Pelatih asal Sumatera Barat itu pun mengatakan bahwa Hanis butuh waktu untuk pulih. Tapi Indra mengatakan dalam beberapa hari striker asal Bojonegoro itu bisa bergabung dengan tim."Setidaknya dua atau tiga hari lagi Hanis sudah bisa bergabung," tandasnya.Cedera Hanis diketahui saat Bali United bertandang ke markas Yangon United untuk laga Piala AFC. Ia tak bermain penuh dan harus masuk bangku cadangan pada menit 33.
  891 kali
Spasojevic Beri Sinyal Hengkang dari Bali United?
Penyerang Timnas Indonesia, Ilija Spasojevic belum lama ini membuat teka-teki soal masa depannya di Bali United.Spaso yang musim lalu tampil ciamik bersama Bhayangkara FC dengan koleksi 13 gol hanya dalam setengah musim gagal mengulang kesuksesannya itu di Bali United.Dari delapan pertandingan yang sudah dilakoninya di Liga 1 2018, Spaso baru mencetak dua gol.[suggestedarticle=3]Mandeknya torehan gol yang diciptakan Spaso membuat peluangnya meninggalkan Bali United cukup terbuka.Belum lama ini, dalam instastory-nya, pemain kelahiran Montenegro itu mengunggah foto dengan caption penuh tanda tanya.”Hormati diri anda. Tahu kapan saatnya untuk pergi,” tulis Spaso.
  3111 kali
Ditekel Bek Timnas U-23, Irfan Bachdim Cedera Parah?
Kemenangan Bali United atas Arema FC dengan skor 1-0, Jumat (18/5) memakan korban, usai salah satu punggawa andalannya yakni Irfan Bachdim mendapat cedera.Bachdim dikabarkan mendapat cedera cukup parah usai mendapat tekel keras dari bek Arema, Bagas Adi Nugroho di menit ke-84. Bachdim harus diganti dengan I Gede Sukadana. Dirinya pun dilarikan ke rumah sakit usai laga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Padahal mantan pemain Persema Malang ini baru saja pulih dari cedera dan kembali bermain."Jadi saya belum bisa memberikan keterangan detail. Jika pemeriksaan telah selesai baru bisa saya jawab semuanya. Ya memang ada benturan di kaki kanannya. Tapi kami belum tahu jelas itu cedera apa. Karena masih periksa dulu," ujar dokter tim, I Wayan Ade Purnabaya, dikutip dari Tribun Bali."Sudah diperiksa (cedera Bacdhim) , tapi hasil pemeriksaan dokter masih membutuhkan waktu. Kalau tidak salah hari senin (21/5/2018) atau selasa (22/5/2018) baru diketahui hasilnya," lanjut sang dokter.[suggestedarticle=3]Bachdim pun ikut bersuara melalui akun Instagram miliknya, ia tetap semangat dan siap kembali dalam waktu dekat untuk membantu Bali United meraih kemenangan kembali."Kamu mungkin melihat saya berjuang tetapi anda tidak akan pernah melihatku berhenti! Kembali menjadi lebih kuat!" tulis Irfan Bachdim. "Yang terpenting adalah 3 poin," tambah Bachdim.Saat ini Bali United ada di peringkat ke-8 di klasemen sementara Liga 1 2018 dengan perolehan poin 12.   You may see me struggle but you will never see me quit! Come back stronger! . Most important 3points ???? . #BaliUnitedFC #Bangkit #Semangat #NeverGiveUp #NikeFootball ??: @ewinsetyo Sebuah kiriman dibagikan oleh Irfan Haarys Bachdim (@ibachdim) pada 18 Mei 2018 jam 11:20 PDT
  1605 kali
Dirugikan Wasit, Persija Jakarta Langsung Kirim Surat Protes
Manajemen Persija Jakarta segera membuat laporan terkait dengan kepemimpinan wasit Annas Apriliandi dalam laga kontra Persela, di Stadion Surajaya, Minggu (20/5/2018).Protes Persija dipicu gol Diego Assis ke gawang Daryono pada menit 84. Pemain asal Brasil itu mencetak gol melalui bantuan tangan kirinya. Alih-alih menganulir gol tersebut, wasit Annas malah mensahkan gol Diego.[suggestedarticle=3]Persija tak terima dengan keputusan tersebut. Manajemen Macan Kemayoran pun segera mengirimkan laporan kepada Komisi Disiplin yang nantinya akan diteruskan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB)."Kita telah lampirkan bukti-bukti yang kita punya. Semoga ada tindak lanjut dari ini semua," ujar manajer tim, Marsma TNI Ardhi Tjahjoko."Tolong berikan hukuman kepada wasit yang seperti inni. Jangan pemain atau official saja yang diberikan hukuman," tambah Ardhi.[pagebreak]Pertandingan dirusak wasit[/pagebreak]Ardhi sampaikan kekecewaan terhadap kinerja wasit Annas di pertandingan tersebut. Menurutnya pertandingan kedua tim berjalan menarik, tapi dirusak oleh keputusan wasit."Kami sudah berjuang. Tapi kenapa wasit seperti ini masih diberi kesempatan memimpin pertandingan. Permainan bagus dan menarik, tapi dirusak oleh wasit," tandasnya.Wajar jika manajemen Persija kecewa. Pasalnya kekalahan tersebut membuat posisi Macan Kemayoran terus merosot di klasemen sementara Liga 1 musim ini.Persija turun satu peringkat ke posisi 13. Meski baru bermain sebanyak tujuh kali, tapi Persija yang kini mengoleksi 10 poin tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Persipura Jayapura.
  1399 kali
Klub Ini Bikin Iri Pelatih Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez mengaku iri kepada calon lawannya di pekan ke-10 Liga 1 2018, PSM Makassar.Mario Gomez mengatakan, PSM sudah memainkan laga perdananya di bulan Ramadan saat mengalahkan Borneo FC 1-0 di Stadion Andi Matalatta Mattoangin, Makassar, Sabtu (19/5).Sementara itu, Persib batal menghadapi Persebaya Surabaya yang seharusnya digelar berbarengan dengan laga PSM melawan Borneo FC karena insiden teror bom yang mengguncang Kota Pahlawan pekan lalu.PSM akan menjadi lawan berikutnya Persib setelah tertundanya laga melawan Persebaya. Duel dua tim eks perserikatan itu akan tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Rabu (23/5).[suggestedarticle=3]”Saya lebih memilih kita bermain malam ini (melawan Persebaya), karena itu sangat baik untuk menjaga ritme permainan, jika kita tidak mendapatkan jadwal yang tetap, hari ini tidak jadi main, itu sangat tidak baik bagi tim,” kata Mario Gomez, Sabtu (19/5).Ditundanya laga melawan Persebaya menurut Mario Gomez bukan sebuah keuntungan. Baginya, PSM yang diuntungkan dengan kondisi seperti ini.”Mereka (PSM) main hari ini (Sabtu), bagi saya tidak akan menjadi masalah, karena mereka mempunyai waktu lima hari melakukan recovery untuk melawan kita,” katanya.”Satu pertandingan melawan Persija diundur, oke itu tidak menjadi masalah, tapi dua kali (lawan Persebaya), dan kita tidak bermain selama 10 hari. Jadi jika saya bisa memilih, saya ingin tetap bermain pekan ini untuk menjaga ritme permainan,” tuntas pelatih berusia 61 tahun ini.
  2375 kali
Abdoulaye Maiga Dijatuhi Sanksi, Begini Respon Mario Gomez
Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez senang dengan keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang menjatuhi sanksi kepada bek Persipura Jayapura, Abdoulaye Maiga.Maiga disanksi Komdis PSSI larangan tampil dalam empat pertandingan dan denda Rp20 juta.Sanksi itu diberikan lantaran pemain asal Mali tersebut terbukti menyikut bek Persib, Bojan Malisic.[suggestedarticle=3]”Iya saya tahu, itu bagus, karena kita masih ingat apa yang dialami Supardi. Federasi (PSSI) seharusnya tegas seperti itu. (Keputusan) ini bagus untuk semuanya. Karena mungkin mereka tahu insiden yang terjadi di lapangan seperti apa,” kata Mario Gomez.Mario Gomez berharap ketegasan PSSI berlaku untuk semua klub. Mantan asisten Hector Cuper di Valencia dan Inter Milan itu berharap hukuman yang menimpa Maiga jadi pelajaran berharga untuk semua pemain agar menjaga sikapnya kala bertanding.”Itu (hukuman) bagus bukan untuk satu tim saja, tapi untuk semuanya. Federasi menjatuhkan hukuman kepada pemain, dan pemain dituntut untuk lebih berhati-hati di lapangan agar tidak dijatuhi hukuman. Saya menyukainya,” tuntasnya.
  872 kali
1526851201526 tag