Inilah 5 Kunci Kesuksesan Pep Guardiola Bersama Manchester City


  •    Rifqi Fadhillah
  •    17/04/18 - 20:40
  •    638

(Sky Sports)

Pep Guardiola mungkin terbilang sukses dalam membangun tim sebesar Manchester City.

Seperti diketahui, Guardiola berhasil mengamankan Trofi Liga Premier Inggris pada musim ini, setelah rivalnya, MU sudah tidak bisa mengejar dari ketertinggalan poin yang cukup jauh dari Man City.

Pencapaian ini tentunya akan membuat rekor baru bagi The Citizens bila mampu memenangkan tiga pertandingan dari lima lagi tersisa. City dapat memecahkan rekor poin tertinggi di Liga Premier yaitu 95 poin.




Pelatih asal Spanyol itu merupakan otak dari suksesnya City pada musim ini yang hanya kalah dua kali dan telah mencetak 93 gol, yang dimana lebih banyak dari yang didapatkan MU dengan selisih 30 gol.

Pada musim lalu, Guardiola masih belum menemukan resep jitu saat harus merelakan gelar Liga Premier ke tangan Chelsea.

Pria berusia 47 tahun itu saat ini telah menemukan beberapa trik suksesnya dalam menangani City.

Berikut dilansir Bolalob.com dari The Sun, inilah 5 kunci kesuksesan Guardiola tangani Manchester City.

1. Para Pemain dan Staf Harus Makan Bersama 2 Kali Sehari



Mayoritas klub-klub sepakbola tidak menginstruksikan para pemain beserta staffnya untuk makan 2 kali secara bersama-sama.

Namun, hal ini tidak terjadi pada Guardiola. Ia menekankan pentingnya makan bersama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para pemain dan staf mereka.

Guardiola mengharuskan setiap pagi hari para pemain dan staff berkumpul untuk sarapan bersama. Kemudian setelah sesi latihan, mereka kembali untuk makan siang bersama di komplek dekat pelatihan klub.

2. Kerja Keras 10 Jam Per Hari



Eks pelatih Barcelona itu tidak bisa jauh dari tempat latihan. Dia selalu membuat perencanaan dengan cermat sebelum akan dilakukannya sesi latihan.

Bahkan, soal ketinggian rumput pun seringkali dipermasalahkannya. Guardiola pernah meminta rumput di Stadion Etihad dipotong menjadi 23mm.

Awalnya Guardiola meminta dipotong setinggi 19mm, seperti waktu melatih di Barcelona dan Bayern Muenchen, tetapi rumput di Manchester City harus lebih panjang karena kondisi disana hujan dan lebih dingin.

Guardiola juga tidak akan pulang sebelum waktu menunjukan pukul 7 malam. Dan ia sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk latihan esok.




3. Bersantai Dengan Bermain Golf



Pada hari dimana Manchester City dinobatkan sebagai juara Liga Premier, Guardiola tidak menyaksikan kekalahan Manchester United dari West Brom di TV.

Mantan pelatih Barcelona itu malah mengalihkan pikirannya dengan menikmati bermain golf bersama putranya.

4. Membawa Pemain Ke Bisokop dan Paintballing



Guardiola mengumpulkan para pemainnya untuk membawa mereka menonton film La La Land di bioskop.

Selain itu, ia juga mengajak Vincent Kompany dan kawan-kawan bermain paintballing.

Kegiatan tersebut memang jauh dari kaitannya dengan sepakbola. Namun, hal ini dinilai dapat meningkatkan moral dan kebersamaan antar pemain Man City.

5. Sebelum Bertanding Para Pemain Harus Makan Malam Bersama Keluarga Masing-masing



Biasanya setiap klub menganjurkan para pemain untuk menginap di hotel sebelum bertanding. Namun, hal itu bagi Guardiola justru bisa merusak kehidupan keluarga mereka.

Sebaliknya, Guardiola menginginkan para pemainnya memiliki hubungan yang baik di rumah mereka dan melakukan perjalanan pada pagi harinya dari rumah untuk melakoni pertandingan.

Hal telah juga dipraktekannya sewaktu di Barca dan Bayern Munich.

Meskipun orang-orang mengenalnya sebagai pelatih hebat, tapi Guardiola tetaplah seorang pria yang sering menghabiskan waktu luangnya bersama istri dan ketiga anaknya.







Berita Terkait


1536923401907

End of content

No more pages to load