(Foto: Indosport)

Polisi Ringkus Dua Pelaku Penyerangan Bonek di Solo

Pihak kepolisian berhasil menemukan dua pelaku yang diduga menjadi penganiaya Bonek yang meninggal dunia di Solo, Sabtu (14/4), Micko Pratama. Keduanya diduga kuat melakukan aksi penyerangan terhadap korban saat akan kembali ke Surabaya.

Keduanya adalah AKS (23) seorang warga Solo dan MAP (17) warga Karanganyar. Dua pria tersebut diamankan karena diduga kuat menjadi pelaku penyerangan rombongan Bonek saat melewati kawasan Solo.



Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menerangkan Micko dan salah satu rekannya ikut dalam rombongan terakhir Bonek yang akan pulang ke Surabaya.

”Kedua pelaku ini melakukan penghadangan dan penganiayaan di kawasan Banyuagung. Mereka menghentikan paksa truk yang ditumpangi rombongan suporter Bonek Mania, kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban,” jelas Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, Selasa (17/4/2018).

"Sampai di kawasan Banyuagung pukul 3.15 dihadang sama sekelompok orang mencapai 200 orang. Mereka lalu melempari truk dan ada yang naik ke truk, mengeluarkan dua korban dan dihajar rame-rame," ujar Kombes Pol Ribut dikutip Bolalob dari Tribun Solo.

Keduanya tersangka terancam hukuman sesuai dengan pasal 170 ayat 1 dan 2 tentang penganiayaan dengan maksimal hukuman penjara 12 tahun.
editTerakhir diubah:  17/04/18 - 16:09

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Lawan Sriwijaya FC, Ini yang Harus Dilakukan Persebaya
Untuk mengalahkan Sriwijaya FC dalam persaingan Liga 1 2018, bukanlah hal yang mudah. Persebaya harus melakukan sesuatu agar tak dipermalukan di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Karno (GBT), Minggu (22/4/2018).Rendi Irwan Saputra dan kawan-kawan dituntut untuk bermain kompak agar bisa meraih hasil maksimal. Meski saat ini tengah terperosok di peringkat ke-13, Sriwijaya FC tetap bukan tim sembarangan. Skuad asuhan Rahmad Darmawan tersebut disesaki dengan pemain bintang. Mereka punya pemain lokal berkualitas seperti Hamka Hamzah, Adam Alis, Zulfiandi, dan duo pemain naturalisasi Esteban Viszcarra serta Beto Goncalves.[suggestedarticle=3]Laskar Wong Kito - julukan Sriwijaya FC, juga mempunyai penggawa impor berkualitas. Antara lain Makan Konate, Manuchekhr Dzhalilov, dan bek Mahamadou N’Diaye. Tapi, pelatih Persebaya sudah mengetahui cara yang pas untuk bisa meredam Sriwijaya FC."Sriwijaya punya pemain bagus. Paling penting kami harus kompak agar bisa meraih hasil maksimal," kata Angel Alfredo Vera, pelatih kepala Persebaya.Persebaya dan Sriwijaya baru-baru ini pernah berjumpa, yakni pada turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) 2018. Saat itu Green Force menang 2-0 lewat gol yang dicetak Fandi Eko Utomo dan Osvaldo Haay.Tapi, hasil tersebut bukan menjadi tolok ukur. Pasalnya, Sriwijaya FC kalah lantaran lebih banyak menurunkan pemain muda dan cadangan. Sekarang mereka membawa tim inti."Kami harus bermain sabar dan tidak terbawa permainan lawan. Kami juga harus tenang agar bisa manfaatkan peluang untuk mencetak gol," jelas Alfredo.Alfredo sudah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi Sriwijaya yang menurutnya, memiliki kekuatan tersembunyi.
  188 kali
Hasil Sidang Komdis PSSI Terbaru: Arema FC dan Bhayangkara FC Banjir Hukuman
Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi berat kepada Arema FC terkait dengan adanya kerusuhan laga kontra Persib, pekan lalu. Selain itu Bhayangkara FC juga mendapat dua sanksi dari Komdis.Panpel Arema FC menerima dua sanksi. Pertama adalah masuknya penonton yang menimbulkan kericuhan dan kedua adalah gagalnya Arema berikan rasa aman kepada tim Persib.[suggestedarticle=3]Denda untuk hukuman pertama adalah Rp250 juta, sedangkan denda kedua adalah Rp50 juta. Total Singo Edan mendapatkan denda sebesar Rp300 juta.Selain Arema, Bhayangkara FC juga terkena sanksi secara personal. Pertama adalah manajer tim Sumarji yang berperilaku tak sportif dan didenda sebesar Rp25 juta.Lalu yang kedua untuk pelatih Simon McMenemy. Pelatih asal Skotlandia itu melakukan protes berlebihan dengan menendang botol. Atas perilakunya itu, Komdis PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp25 juta.Selain Arema FC dan Bhayangkara FC, tim Persebaya juga mendapatkan denda. Bajul Ijo dinilai tak mampu mengontrol suporter yang sempat masuk ke lapangan.[pagebreak]Hasil Sidang Komdis PSSI, Rabu 18 April[/pagebreak]Berikut hasil Sidang Komite Disiplin, Rabu 18 April 2018: 1. Manager Bhayangkara FC Sdr. Sumardji- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Perseru Serui vs Bhayangkara FC- Tanggal kejadian: 14 April 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan dengan melanggar azas fair play dan melakukan tindakan tidak sportif- Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000 2. Pelatih Bhayangkara FC Sdr. Simon McMenemy- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Perseru Serui vs Bhayangkara FC- Tanggal kejadian: 14 April 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan dengan cara menendang botol dan memainkan bola yang seharusnya lemparan ke dalam untuk pemain Perseru- Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000 3. Panitia Pelaksana Pertandingan PS TIRA- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PS TIRA vs Persebaya Surabaya- Tanggal kejadian: 13 April 2018- Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman karena suporterPersebaya Surabaya memasuki area field of play- Hukuman: Sanksi denda Rp. 20.000.000 4. Persebaya Surabaya- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PS TIRA vs Persebaya Surabaya- Tanggal kejadian: 13 April 2018- Jenis pelanggaran: Suporter Persebaya Surabaya memasuki area lapangan- Hukuman: Sanksi denda Rp. 20.000.000 5. Arema FC- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs Persib Bandung- Tanggal kejadian: 15 April 2018- Jenis pelanggaran: Tingkah laku buruk penonton yang melakukan pelemparan botol dan sepatu ke area lapangan yang mengakibatkan pelatih Persib Bandung terluka, menyalakan flare, masuk ke area lapangan.- Hukuman: Sanksi denda Rp. 250.000.000 6. Panitia Pelaksana Pertandingan Arema FC- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs Persib Bandung- Tanggal kejadian: 15 April 2018- Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman untuk kedua tim serta perangkat pertandingan.- Hukuman: Sanksi penutupan sebagian stadion pada bagian timur selama 2 (dua) pertandingan dan denda Rp. 50.000.000
  4134 kali
TOP NEWS: Menanti Pelatih Baru Timnas U-19, Dua Pemain Indonesia di Luar Negeri Belum Tentu Dilepas ke Timnas
Tim Nasional Indonesia U-19 sedang mencari nahkoda baru untuk memimpin skuat jelang menghadapi jadwal padat tahun ini.Kapan PSSI Umumkan Pelatih Timnas U-19?Dua pemain Selangor FA ada dalam daftar pemanggilan yang dilakukan oleh Luis Milla ke skuat tim nasional Indonesia U-23.Selangor Belum Pasti Lepas Dua Pemainnya ke Timnas IndonesiaPersebaya Surabaya menjadi salah satu tim yang paling serius dalam membina para pemain muda mereka, bahkan sudah menjadi tradisi bagi Bajul Ijo untuk mempromosikan pemain binaan ke tim senior.Persebaya Hadirkan Pemain Keturunan Kamerun-PerancisTimnas Indonesia bersiap untuk Anniversary Cup 2018. Pelatih Luis Milla sudah memanggil 24 pemain dan akan melakukan pemusatan latihan tanggal 23 April. PSSI tegaskan pemain yang dipanggil harus datang ke timnas.PSSI Wajibkan Klub Lepas Pemain untuk Timnas Indonesia
  1466 kali
McMenemy Tak Menyesal Lepas David da Silva ke Persebaya
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy tak menyesal melepas David da Silva ke Persebaya. Striker asal Brasil itu ternyata bermain luar biasa untuk Persebaya.Sebelumnya David da Silva sempat diambil Bhayangkara FC sebagai pengganti Ilija Spasojevic. Namun, Simon akhirnya melepas sang pemain ke Persebaya.Ternyata David da Silva menjadi bintang Persebaya. Kini, David da Silva sudah mengemas empat gol selama empat pekan awal Liga 1. Sedangkan penyerang Bhayangkara FC, Nikola Komazec baru cetak dua gol.[suggestedarticle=3]Namun, Simon tak menyesal melepas David da Silva ke Persebaya. Bahkan pelatih asal Skotlandia itu merasa senang dengan performa sang pemain di Surabaya."Saya tahu dia (David da Silva) cetak hattrick kemarin. Dia pemain yang bagus dan saya punya hubungan baik dengannya. Saya ucapkan selamat untuknya," jelas Simon di Jakarta, beberapa waktu lalu."Saya tak menyesal melepasnya. Sayang memang karena situasinya dia tak sesuai dengan tim kami. Saya senang dia bisa temukan klub yang tepat dan bermain bagus di Persebaya," tandasnya.Dalam pekan keempat, David da Silva berhasil menggelontorkan tiga gol ke gawang PS Tira. Persebaya pun menang dengan skor 4-1 di kandang PS Tira, Stadion Sultan Agung, Bantul.Kemenangan tersebut membawa Persebaya menembus papan atas klasemen sementara Liga 1. Bajul Ijo berada di posisi kedua dengan torehan tujuh poin.
  855 kali
Terungkap! Ini Alasan Bonek Dikeroyok di Solo
Dua tersangka usah diringkus polisi terkait tewasnya seorang Bonek karena pengeroyokan di Solo. Pihak kepolisian mengungkap pengeroyokan tersebut dilakukan karena adanya balas dendam dari pihak warga karena sebelumnya ada pengrusakan dari beberapa Bonek.Salah satu bonek, Micko Pratama harus meregang nyawa setelah dirinya menjadi korban pengeroyokan di salah satu kawasan di Solo. Pengeroyokan tersebut terjadi di Solo oleh sekitar 200 orang warga yang dikabarkan sempat menjadi korban pengrusakan oleh sejumlah bonek.[suggestedarticle=3]"Motifnya karena sakit hati dan balas dendam ada beberapa suporter sepak bola yang melakukan perusakan," kata Kapolres Surakarta, Kombes Pol AKBP Ribut Hari Wibowo saat jumpa pers, Selasa (17/4/2018).Polisi sejauh ini sudah menciduk dua tersangka yaitu AKS (23) dan MAP (17). Kedua tersangka akan dikenakan pasal 170 pasal (1) dan (2) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.
  3633 kali
Pelatih Asal Skotlandia Tak Menyesal Lepas Strikernya ke Persebaya
Perlahan tapi pasti pemain asal Brasil, David da Silva mulai menunjukan tajinya di kancah Liga 1 Indonesia bersama dengan Persebaya Surabaya.Dalam empat pekan yang sudah ia mainkan bersama Bajul Ijo, David sudah mencetak total empat gol.Di awal persiapan musim David sempat berseragam Bhayangkara FC, namun diluar dugaan pelatih Simon McMenemy melepasnya.Tak perlu waktu lama bagi David untuk menemukan klub baru, dimana Persebaya bersedia menampungnya.[suggestedarticle=3]McMenemyy sendiri justru merekrut pemain depan asal Serbia, Nikola Komazec yang sejauh ini sudah mencetak dua gol. Melihat situasi ini pelatih asal Skotlandia itu mengaku tak menyesal melepas David ke Persebaya."Saya tahu dia (David da Silva) sempat cetak hattrick kemarin. Dia pemain yang bagus, hubungan saya juga masih baik dengannya. Saat dia cetak gol, saya ucapkan selamat," ujar McMenemy kepada wartawan."Saya tak menyesal telah melepasnya. Dia kurang sesuai dengan taktik yang kami mainkan. Maka itu, saya senang dia menemukan klub yang tepat untuknya," jelasnya.
  4730 kali
Sambut Hari Kartini, Persebaya Manjakan Bonek Wanita dengan Cara Ini
Persebaya Surabaya punya cara khusus untuk memanjakan suporter wanitanya, Bonek wanita (Bonita). Dalam rangka memperingati Hari Kartini. Sabtu (21/4), manajemen Green Force memberikan diskon tiket dan tribun khusus wanita dalam big match Liga 1 2018 antara Persebaya melawan Sriwijaya FC.Pertandingan itu bakal digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (22/4), di mana Persebaya yang kini menempati peringkat kedua dalam klasemen sementara, ingin memberikan layanan khusus bagi Bonita."Kami ingin memanfaatkan momentum Hari Kartini secara maksimal untuk para penonton perempuan yang ingin menyaksikan Persebaya secara langsung di Stadion," kata Wisnu Sakti Buana, Ketua Panpel Persebaya.[suggestedarticle=3]Namun Wisnu tidak menjelaskan secara rinci tentang detail fasilitas khusus tersebut. "Intinya, saat melawan Sriwijaya FC nanti, para penonton perempuan tidak perlu berdesak-desakan lagi dengan penonton pria," tambah Wisnu.Menurut keterangan panpel, nantinya ada jalur khusus berwarna pink yang sudah disediakan oleh panpel. Ada sembilan akses jalan dari total sembilan pintu yang tersebar di seluruh Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Setiap pintu memiliki empat akses masuk.Panpel juga telah mengecat pagar akses masuk ke stadion khusus untuk perempuan dengan warna pink. Sementara untuk pagar berwarna hijau khusus untuk penonton pria."Jadi pada setiap pintu masuk, ada satu akses untuk perempuan dan tiga akses untuk penonton pria," jelas Wisnu yang juga Wakil Walikota Surabaya itu.Selain akses penonton, panpel juga memberikan diskon harga tiket sebesar 20 persen bagi suporter perempuan. Artinya, tiket untuk kategori Fans bisa diperoleh dengan harga Rp 40 ribu.
  621 kali
Persebaya Hadirkan Pemain Keturunan Kamerun-Perancis
Persebaya Surabaya menjadi salah satu tim yang paling serius dalam membina para pemain muda mereka, bahkan sudah menjadi tradisi bagi Bajul Ijo untuk mempromosikan pemain binaan ke tim senior.Persebaya U-19 pun dalam persiapan menuju Liga 1 U-19, dimana mereka sudah lebih dulu menunjuk pelatih dalam diri Bejo Sugiantoro, legenda klub.[suggestedarticle=3]Dalam waktu dekat tim Persebaya U-19 juga akan mendatangkan pemain muda keturunan Perancis-Kamerun. Hal ini diungkapkan sang manajer, Chairul Basalamah."Papanya orang Prancis, dan keturunan Kamerun. Kalau mamanya, orang Indonesia tapi kerja di Swiss," ungkap manajer yang akrab disapa Abud itu, Rabu (18/4/2018)."Kami sangat serius menggarap tim U-19. Ini adalah investasi di Persebaya untuk masa depan. Presiden Klub, Azrul Ananda, juga punya agenda Persebaya untuk selamanya. Pemain klub internal juga tetap kami beri porsi, karena juga investasi di sana," ujarnya.Manajemen klub masih belum merilis nama dari pemain keturunan itu, dan akan mereka perkenalkan dalam acara pengenalan tim U-19 dalam waktu dekat."Pemain tersebut nanti akan kita perkenalkan sebagai pemain Persebaya U-19," tutup Abud.Sejauh ini Persebaya U-19 terus melakukan seleksi pemain guna mengisi komposisi tim untuk musim ini.
  3631 kali
Arema Vs Persib, Bonek, dan 4 Kerusuhan yang Lukai Sepak Bola Indonesia
Kerusuhan suporter mewarnai pertandingan Liga 1 antara Arema dan Persib Bandung, di Kanjuruhan, Minggu (15/4/2018). Pelatih Persib Bandung Mario Gomez cedera pada kepala. Sejumlah perangkat dan perlengkapan pertolongan pertama di stadion rusak sehingga tim medis kesulitan menangani suporter yang mengalami masalah pernapasan karena gas air mata polisi.Mengacu pada sejumlah pemberitaan, insiden kerusuhan dipicu kekecewaan Aremania terhadap kepemimpinan wasit Arema vs Persib Bandung. [suggestedarticle=3]Sekitar sehari sebelum insiden kerusuhan Arema vs Persib itu, seorang pendukung Persebaya Surabaya, Micko Pratama, tewas diserang sejumlah orang di Banyuagung, sepulang mendukung Persebaya melawan PS Tira, di Bantul, pada Jumat (13/4/2018). Diduga penyerang adalah warga Solo yang kesal dengan tindikan rombongan bonek sebelumnya menjarang warung di kawasan tersebut.Dua tragedi tersebut di atas memperpanjang daftar cerita kelam sepak bola Indonesia. Berikut ini adalah lima rekaman peristiwa menyedihkan dalam dunia sepak bola Tanah Air.1. PSBK Blitar vs Persewangi BanyuwangiPertandingan bertajuk playoff khusus antara PSBK Blitar vs Persewangi Banyuwangi diwarnai sejumlah tindakan tak pantas. Pada sesi jabat tangan, pemain Persewangi Banyuwangi menolak berjabat tangan dengan pemain PSBK. Kiper PSBK sempat melakukan provokasi dengan mengatakan bahwa pemain Persewangi menolak berjabat tangan karena takut bertanding. Pada menit ketiga, pemain Persewangi Didik Ariyanto dan Aditya Wahyudi menerima kartu merah karena terlibat keributan. Dan, pada menit ke-15, sembilan pemain Persewangi melakukan aksi buka baju di depan wasit, setelah Deki Rolias Candra menerima kartu kuning kedua pada menit ke-15. Aksi buka baju itu membuat laga terhenti lebih dari sepuluh menit.Selepas menit ke-80, sejumlah keributan terjadi. Mulai dari tawuran antar-pemain, ofisial tim masuk lapangan, hingga protes keras dari pemain Persewangi terhadap wasit. Pertandingan sempat tertunda 20 menit dan pengawas pertandingan berinisiatif mengganti wasit utama dengan wasit cadangan. 2. Insiden Noh Alam Shah pada Laga Arema Vs Persela LamonganPenyerang Arema Noh Alam Shah melanggar bek Persela FX Yanuar, pada lanjutan Liga Super Indonesia 2009-2010, yang dimenangi Arema 2-1, Selasa (4/5/2010). Noh Alam Shah kemudian merangkul Yanuar dari belakang untuk mengungkapkan permintaan maaf. Namun, Yanuar menilai lain dan menyikapi rangkulan Noh Shah Alam dengan menyikut Noh Shah Alam. Noh Shah Alam kemudian tampak memegangi mulut.Noh Alam Shah kemudian diusir dari pertandingan. Saat berjalan menuju kamar ganti, Noh Alam Shah berusaha mengejar Yanuar. Namun, bentrokan bisa dicegah oleh petugas keamanan.3. Persib Bandung vs Persija JakartaPendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung punya sejarah rivalitas panjang. Aksi intimidasi terhadap tim lawan beberapa kali dilakukan oleh pendukung kedua kubu, misalnya pada laga tandang Persija ke Persib pada kompetisi Liga 1, 22 Juli 2017.Pada laga itu, pendukung Persib melakukan pelemparan. Akibat peristiwa itu, panitia pelaksana didenda Rp 130 juta dan dilarang hadir di stadion sebanyak lima kali.4. PSIR Rembang Vs Persis SoloSuporter PSIR dan Persis saling lempar barang dan menerobos masuk lapangan, saat tim kesayangan mereka bertanding, pada pertandingan Grup 4 Liga 2, di Stadion Krida, Rembang, Minggu (16/7/2017). Insiden tersebut membuat Persis Solo menolak melanjutkan pertandingan.Panitia pelaksana pertandingan PSIR didenda RP 10 juta. Persis Solo dinyatakan kalah walk out (0-3), dihukum pengurangan poin 3, dan didenda Rp 100 juta. Komisi Disiplin PSSI juga menjatuhkan sanksi larangan menonton di stadion sebanyak dua kali.
  1311 kali
Bhayangkara FC Siap Jamu Persib di Stadion PTIK Jakarta, Tapi...
Bhayangkara FC sedang berjuang lolos verifikasi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait dengan penggunaan Stadion PTIK, Jakarta. Nantinya pihak klub tak masalah memainkan pertandingan besar di stadion tersebut.Stadion PTIK dimiliki oleh Kepolisian RI yang merupakan pemilik Bhayangkara FC. Kapasitas Stadion PTIK memang terbilang kecil untuk klub Liga 1, namun pihak klub terus berupaya memperbaiki kualitas stadion.Manajer tim, AKPB Sumardji menyebut nantinya tak masalah memainkan pertandingan dengan klub yang memiliki basis pendukung yang besar. Ia pun menyebut jika pertandingan melawan Persib, bisa digelar di PTIK.[suggestedarticle=3]Laga kontra Persib memang terbilang 'panas' jika diadakan di Jakarta. Terlebih, pendukung Persib punya hubungan kurang harmonis dengan pendukung Persija Jakarta.Meski laga kandang Bhayangkara melawan Persib Bandung baru akan digelar pada 3 November mendatang, Sumardji sudah memutuskan untuk tidak memberikan jatah tiket kepada pendukung Maung Bandung."Lawan Persija kita sudah home di GBK lalu. Kalau lawan Persib tidak mungkin pendukunya datang. Artinya lawan Persib tetap di Jakarta, tapi kami tak berikan kuota kepada pendukung mereka. Tak masalah," jelas Sumardji kepada pewarta di Jakarta, Selasa (17/4/2018).[pagebreak]Lawan Persebaya diadakan di Sidoarjo[/pagebreak]Namun, Sumardji akui tak semuanya pertandingan melawan klub besar akan diadakan di Stadion PTIK. Bos The Guardian itu menyebut Stadion Gelora Delta, Sidoarjo jadi opsi lain, termasuk lawan Persebaya yang digelar pada 11 Juli mendatang."Kalau lawannya Persebaya, kita arahkan ke daerah Sidoarjo. Tapi untuk pertandingan yang lainnya tidak ada masalah," tandasnya.Sejauh ini Bhayangkara FC sudah lalui dua pertandingan kandang, yakni melawan Persija dan PSIS Semarang. Lawan Persija, mereka bermain di GBK, sedangkan laga kontra PSIS diadakan di Sidoarjo.Pada pekan kelima Liga 1, Bhayangkara FC akan menjadi tuan rumah saat lawan Persela. Stadion Gelora Delta masih jadi pilihan sebelum benar-benar berkandang kembali di Jakarta.
  2713 kali
1524040202093 tag