(Foto: abc.net)

Dicari! Klub Liga Indonesia yang Mau Bergabung ke Liga Australia

Pemilik Perth Glory, Tony Sage telah menyiapkan strategi baru dalam kompetisi A-League atau Liga Australia yang akan mengundang tim dari Asia Tenggara ikut andil di dalamnya.

Proyek Tony ini akan mengundang tim-tim kuat dari ASEAN untuk bermain di Liga Australia.



Nantinya, ekspansi dari kompetisi A-League akan sampai ke Hong Kong sampai ke Selandia Baru.

Hal ini akan dilakukan Tony pada musim 2019/2020 mendatang dan berharap proyeknya ini bisa berhasil hingga kedepannya.



Klub Malaysia, Sarawak FA telah memberikan persetujuannya atas proyek yang dilakukan Tony ini.

Sarawak FA telah menandatangani Memorandum Of Understanding (MOU) bersama Tony Sage, yang diaman klub Malaysia tersebut akan bertindak sebagai tuan rumah pada awal didirikannya kompetisi tersebut.

"Ini akan fantastis untuk bermain di Malaysia. Itulah kenapa FFA melihat kalau ekspansi ini bagus, ketika kami memiliki lebih dari 300 juta pendukung gila sepakbola di Asia," ujar Tony.

Negara Indonesia akan juga didatangi Tony untuk mengikuti kompetisi yang diusungnya ini. Selain Indonesia, negara seperti Singapura hingga Hongkong akan juga diajaknya. Untuk itu, ia ingin menghadap AFC terlebih dahulu guna memuluskan langkahnya ini.

"Saya akan mendatangkan tiga tim lagi dalam dua tahap berikutnya dari proses ekspansi. Selain itu saya juga akan menghadap ke AFC untuk menjelaskan usulan ini," jelasnya.



Tony sangat yakin jika kompetisi yang dicanangkannya ini dapat memberikan animo yang besar kepada penonton yang ingin menyaksikan.

"Ini akan sangat meningkatkan jumlah orang yang menonton dan mengikuti sepakbola kami, dan yang paling penting, meningkatkan pendapatan siaran kami," ungkap Tony dikutip dari The World Game.

Tentunya jika Tony ingin mengajak klub liga 1 Indonesia berlaga di kompetisinya, haruslah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari PSSI.



Pasalnya, klub-klub Indonesia sudah memiliki jadwal yang padat di Liga 1. Selain itu, klub yang berlaga di kompetisi Tony ini diharuskan memiliki finansial yang cukup besar, mengingat klub harus menghabiskan perjalanan keluar negeri setiap ingin bertanding ke kandang lawan.

Untuk saat ini, belum ada tanggapan dari PSSI mengenai proyek dari Tony ini. Jika disetujui oleh PSSI, maka mereka harus menyiapkan klub mana yang akan siap berkompetisi diproyeknya Tony di A-League atau Liga Australia.
Incar Klub Indonesia Selengkapnya  

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Timnas Indonesia Punya Bus Baru, Buah Kerja Sama PSSI dan Supersoccer
PSSI dan Supersoccer menjalin kerja sama untuk fasilitas bus sebagai sarana transportasi bagi Timnas Indonesia. Tak hanya untuk timnas senior, tetapi bus tersebut juga akan digunakan timnas U-16, timnas U-19, dan timnas wanita.Peluncuran bus baru Timnas Indonesia dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (22/7/2018). Peluncuran tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, Perwaikilan Supersoccer Martin Sofian, lalu dua pemain timnas wanita, Dhaniela Daphne dan Zahra Musdalifah.Rencananya PSSI akan mendapatkan dua bus untuk operasional timnas. Bus Mercedez-Benz 1626 New itu berkapasitas 36 tempat duduk. Perwakilan Supersoccer, Martin Sofian merasa senang dengan adanya kerja sama tersebut, terlebih kerja sama itu wujud dukungan Supersoccer kepada timnas.[suggestedarticle=3]“Kami senang bisa berpartisipasi dan bekerja sama dengan PSSI. Kami mendukung timnas dengan transportasi bus yang nyaman. Harapannya agar para pemain lebih semangat sehingga mampu meraih prestasi terbaik demi kebanggaan Indonesia,” kata Martin Sofian, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (22/7/2018).Martin menambahkan kontrak Supersoccer dan PSSI bersifat jangka panjang. "Kami durasi kontrak jangka panjang. Kita kerja samanya selama 11 tahun, tapi untuk nominalnya tak bisa sebutkan nominalnya," tambahnya.Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sampaikan apresiasi kepada dukungan Supersoccer untuk transportasi timnas. Seluruh elemen timnas sepak bola dari semua tim kelompok usia bisa menggunakan bus tersebut."PSSI akan memaksimalkan bus ini. Jadi ini bisa difungsikan untuk Timnas U-23, U-19, U-16, termasuk sepak bola wanita. Juli bus ini akan meluncir dari Jakarta ke Surabaya," ujar Joko Driyono."PSSI akan memaksimalkan mobilisasi, jadi ini bisa difungsikan timnas u23, 19, 16, termasuk sepak bola wanita. menarik juga disinggung, seberapa bagus, AFF U-16, Juli bus ini akan meluncur dari Jakarta ke Surabaya," tambahnya.Bus Timnas juga dilengkapi fasilitas toilet, LED Polytron, dan playstation. Selain itu, di bagian belakang bus juga akan disiapkan ruang untuk mini press conference studio. Bus pertama, akan langsung dikirim ke Bali untuk memenuhi kebutuhan transportasi timnas U-23 yang menggelar pemusatan latihan di Stadion Dipta Gianyar, Bali. Timnas U-23 yang dipersiapkan untuk tampil di Asian Games menjalani pemusatan latihan mulai 23 Juli sampai 12 Agustus 2018.
Yuu Hyunkoo Lempar Ban Kapten, RD Bilang Bukan Kasus Pertama
Sriwijaya FC kalah 0-3 dari Arema, pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (21/7/2018). Gol dicetak oleh Ridwan Tawainela (51'), Rivaldi Bawuo (65'), dan A Nur Hardianto (76').Sepanjang pertandingan, menurut catatan Liga Indonesia, Sriwijaya FC melepaskan empat tembakan akurat dari delapan usaha, sementara Arema melepaskan sembilan tembakan jitu dari sebelas percobaan.[suggestedarticle=2]Dengan hasil itu, Sriwijaya FC duduk di posisi kesembilan dengan nilai 23 dari 17 laga, sama dengan Arema yang ada di peringkat kedelapan.Pertandingan itu diwarnai sikap emosional kapten Sriwijaya FC Yuu Hyunkoo. Ketika diganti Rafif Putra Ardi pada menit ke-73, Yuu Hyunkoo tampak melempar ban kapten ke tanah.Menurut RD, tindakan kapten tim melempar ban kapten pernah terjadi sebelum ini. RD mengaku bisa memaklumi hal itu, tetapi tetap menegur pemain yang melakukannya."Tadi dia minta maaf di ruang ganti. Semua bisa terjadi dalam kondisi saat ini. Karena pemain apapun tekanan dalam 10 hari terakhir ini luar biasa," ujar pelatih Sriwijaya FC, Rahmad "RD" Darmawan, seperti dilansir Tribunnews."Buat saya itu bisa terjadi di mana saja, waktu itu ada Hamka pernah seperti itu, kita tegur dan dia minta maaf. Yuu Hyunkoo, ketika dia masuk, kita tegur dan dia minta maaf kepada semua pemain di ruang ganti. Biasa terjadi-lah. Tidak mudah pemain menghadapi situasi saat ini. Tidak mudah," jelas RD.[pagebreak]Lalu Muhammad Zohri[/pagebreak]Lihat juga   Akhir akhir ini kita disuguhkan berita keberhasilan beberapa atlit Indonesia yang berprestasi. Dengan jumlah warga negara lebih 250juta jiwa, negara kita memiliki potensi sumber daya manusia dengan bakat yang beraneka ragam. Tinggal bagaimana pemerintah melalui induk cabang menggali dan memoles bakat bakat yang ada biar makin berprestasi. . Yuk beri dukungan dan solusi bagaimana agar dunia olahraga nasional makin berprestasi dalam kolom komentar dibawah Lob? #BolalobFootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Jul 20, 2018 at 12:24am PDT
Prediksi Barito Putera Vs Persib Bandung: PSM Makassar Jadi Target Bersama
Barito Putera dan Persib Bandung akan melakoni pertandingan Liga 1, di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (22/7/2018). Siapa pun yang menang, bakal menguasai klasemen, yang saat ini diduduki PSM Makassar.Barito Putera ada di posisi kedua dengan nilai 27 dari 16 pertandingan, atau kalah satu angka dari PSM, yang juga sudah mengarungi 16 pertandingan. Adapun Persib ada di peringkat keenam dengan nilai 25, dari 15 pertandingan.Persib menargetkan bisa memetik kemenangan dalam pertandingan tersebut. Untuk mencapai misinya ini Maung Bandung memboyong 21 pemain terbaiknya yang siap tempur.Pelatih Persib, Mario Gomez, optimistis timnya dapat memetik kemenangan. Menurutnya, seluruh pemainnya sudah bekerja keras agar bisa menampilkan permainan maksimal di partai kontra Barito Putera. "Kami akan menghadapi perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan. Kami tentu ingin membayar semua ini dengan hasil yang positif, yaitu poin penuh di setiap pertandingannya," ucap Gomez.Sedangkan juru strategi Barito Putera Jacksen F. Tiago menuturkan timnya terus menggeber persiapan untuk melakoni bentrokan ini. Ia sadar, tidak bakal mudah mengalahkan Persib. Berdasarkan dua pertemuan musim lalu, Barito Putera mempunyai catatan yang lebih baik dari Persib. Laskar Wong Kito, berhasil mengalahkan Febri Hariyadi pada putaran pertama dengan skor 1-0, dan di putaran kedua bermain imbang tanpa gol.Akan tetapi, Jacksen menyatakan torehan tersebut tak bisa dijadikan acuannya. Menurutnya, Persib saat ini sudah mengalami peningkatan dibandingkan dengan musim lalu."Tim harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, agar bisa mengamankan posisi. Syukur apabila bisa meningkatkannya," ucap sosok asal Brasil tersebut.[pagebreak]Perkiraan Susunan Pemain Barito Putera Vs Persib Bandung[/pagebreak]Perkiraan Susunan PemainBarito Putera (4-4-2): Dian Agus Prasetyo; Dandi Maulana, Aaron Evans, Hansamu Yama, Roni Beroperay; Gavin Kwan Adsit, Matias Cordoba, Douglas Packer, Rizky Pora; TA. Mushafry, Samsul ArifPelatih: Jacksen F. TiagoCadangan: Aditya Harlan, Rafi Syarahil, Fajar Handika, Firli Apriansyah, Nazar Nurzaidin, Bijahil Chalwa, Nazarul Fahmi, Persib (4-4-2): M. Natshir; Supardi, Bojan Malisic, Indra Mustafa, Ardi Idrus; Febri Hariyadi, Dedi Kusnandar, Oh In-kyun, Ghozali Siregar; Jonathan Bauman, Ezechiel N'DouasselPelatih: Mario GomezCadangan: Made Wirawan, Al Amin, Tony Sucipto, Eka Ramdani, Gian Zola, Patrich Wanggai, M. WildanPertemuan Terakhir09/10/2017 Liga 1 - Persib 0-0 Barito Putera18/06/2017 Liga 1 - Barito Putera 1-0 Persib04/12/2016 ISC - Barito Putera 1-1 Persib13/08/2016 ISC - Persib 2-0 Barito Putera
Bangku Stadion Asian Games Jadi Korban Kekecewaan Suporter Sriwijaya FC
Kepergian sebagian pemain andalan Sriwijaya FC di paruh kedua musim ini berdampak dengan menurunnya performa tim di lapangan.Sriwijaya FC baru saja menelan kekalahan kedua mereka, yakni melawan Arema FC dengan skor 0-3 dalam laga yang berlangsung di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7) sore.Di laga sebelumnya Laskar Wong Kito kalah 3-0 di markas Mitra Kukar, Rabu (18/7).Usai laga sejumlah suporter tuan rumah mengamuk dan merusak kursi stadion dan melemparkannya ke arah lapangan.Bahkan para suporter Sriwijaya membentangkan beberapa spanduk yang memperlihatkan kekecewaan mereka pada manajemen tim, seperti tulisan "Instal Ulang Manajemen” dan "Kick Politic Out Of Football”.[suggestedarticle=3]Sebagai catatan, Stadion Jakabaring akan menjadi salah satu venue Asian Games 2018 yang akan digelar pada bulan depan.Dikutip dari Kompas.com, Pengawas PT Jakabaring Sport City (JSC) Rusli Nawi ketika dikonfirmasi mengatakan, sebanyak 335 kursi yang berada di tribune utara dan selatan dirusak. Rinciannya, 231 kursi di tribune utara dan 104 di tribune selatan. "Kami kecewa atas ulah suporter dengan merusak kursi stadion, karena kita akan menghadapi Asian Games. Semua kursi penonton itu mengalami rusak berat,” kata Rusli."Ini kursinya tidak dijual di Indonesia, semuanya dipesan dari luar. Ketakutan kami jika ada yang rusak parah, sulit untuk membelinya karena butuh proses yang lama sementara Asian Games tinggal beberapa hari lagi,” ujar Rusli. Atas kejadian tersebut, PT JSC akan membuat laporan ke Polresta Palembang, agar dalang dari kerusakan bisa ditangkap dan diproses hukum. "Ini murni kriminal yang merusak fasilitas negara, besok kami akan lapor ke polisi,” ungkapnya.   Puing puing 335 kursi single seat stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yang berada di pinggir lapangan. Kursi kursi ini dirusak dan dilempar oleh oknum suporter Singa Mania di tribun Utara dan suporter Sriwijaya Mania di tribun Selatan. . . Aksi pengrusakan ini sangat merugikan dan disayangkan. PT Jakabaring Sport City (JSC) memastikan stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring steril untuk pertandingan kandang Sriwijaya FC, termasuk untuk latihan hingga perhelatan Asian Games 2018. . . #jakabaringsportcity #jakabaring #smartandgreen #roadtoasiangames2018 #asiangames2018 #asiangames #kitopacak #sriwijayafc #singamania #sriwijayamania A post shared by JAKABARING SPORT CITY (@jakabaringsportcity) on Jul 21, 2018 at 4:50am PDT
Borneo FC Cetak 4 Gol ke Gawang PS Tira, Dejan Antonic Puas
Borneo FC berhasil menang atas PS Tira di laga pekan ke-17 Liga 1, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (20/7/2018).Pesut Etam (julukan Borneo FC) berhasil memenangi laga tandang dengan skor 4-3. Marlo da Silva jadi bintang kemenangan Borneo FC dengan mencetak dua gol. Dua gol lagi dicetal oleh Lerby Eliandry dan Wildansyah.[suggestedarticle=3]Sementara PS Tira hanya mampu membalas lewat Kim Sang-min, Dimas Drajad, serta yang terakhir Manahati Lestusen. Kekalahan ini melanjutkan tren negatif skuat racikan Nilmaizar tersebut yang selalu gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir.Dengan kemenangan itu, pelatih Borneo FC Dejan Antonic merasa puas. Ia menyatakan seluruh pemain bekerja keras dan menuruti instruksi yang diberikannya secara baik."Pertama kami sangat senang mendapatkan tiga poin. Kemenangan ini sangat penting. Tapi kalau kita lihat ke pertandingan bagus sekali karena bisa mencetak empat gol," kata Dejan selepas laga. "Babak kedua sempat tidak fokus terlalu banyak dan sering kehilangan bola. Mungkin karena panik, dan masalah ini harus kami perbaiki," tambahnya.Untuk sementara Borneo FC meramaikan posisi papan atas. Klub asal Samarinda tersebut mengoleksi 25 poin dari 17 pertandingan.
Jaga Papan Atas Liga 1, Barito Putera Siap Kalahkan Persib
Barito Putera hadapi Persib Bandung di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (22/7/2018). Para pemain termotivasi mengalahkan Persib di kandang sendiri.Laskar Anatasari (julukan Barito) incar kemenangan untuk mempertahankan posisi di dua besar. Selain itu juga menjaga jarak dengan klub lain di bawahnya.[suggestedarticle=3]Gelandang Paulo Sitanggang meminta pendukung untuk penuhi stadion saat pertandingan kontra Persib. Dukungan suporter membuat motivasi pemain meningkat ketika di lapangan."Ada motivasi lebih untuk pertandingan melawan Persib di kandang. Paling tidak kami ingin memberi 3 poin buat menutup putaran pertama," ujar Paulo Sitanggang."Oleh karena itu kami mohon suporter bisa datang langsung ke stadion. Beri dukungan terbaik buat kami para pemain agar lebih bersemangat, demi mendapat hasil positif," tandasnya.
Derby Papua, Motivasi Tinggi Perseru kalahkan Persipura
Perseru Serui bertekad lepas dari zona degradasi saat lakoni Derby Papua melawan Persipura Jayapura pada pekan 17 Liga 1, Minggu (22/7/2018) di Stadion Marora.Saat ini Perseru mengoleksi 18 poin dari 16 kali bertanding. Poin tersebut sama dengan PS Tira. Perseru berada di peringkat ke-15 dan PS Tira ke-16 klasemen sementara Liga 1.[suggestedarticle=3]Kemenangan lawan Persipura bakal melepaskan Cenderawasih Jingga (julukan Perseru) dari jeratan zona merah. Perseru bisa akhir putaran pertama di zona hitam."Pertandingan nanti sangat krusial, bisa menentukan masa depan tim ini. Jadi kami wajib memenangi pertandingan, apalagi bermain di kandang," ujar pelatih Perseru, I Putu Gede dari laman resmi Liga 1.Oleh karena itu tim pelatih Perseru meminta kepada para pemain untuk fokus. Jangan sampai kehilangan konsentrasi yang bisa berakibat kepada kekalahan."Tiga poin akan sangat membantu kami untuk tidak masuk zona merah. Pemain harus bisa bangkit untuk menang di Marora," tutup pelatih yang juga mantan pemain Persija dan Arema itu.
  128 kali
Sriwijaya Kalah dari Arema, Kursi Stadion Jadi Korban
Sriwijaya FC kalah 0-3 dari Arema, pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (21/7/2018). Gol dicetak oleh Ridwan Tawainela (51'), Rivaldi Bawuo (65'), dan A Nur Hardianto (76').Sepanjang pertandingan, menurut catatan Liga Indonesia, Sriwijaya FC melepaskan empat tembakan akurat dari delapan usaha, sementara Arema melepaskan sembilan tembakan jitu dari sebelas percobaan.[suggestedarticle=2]Dengan hasil itu, Sriwijaya FC duduk di posisi kesembilan dengan nilai 23 dari 17 laga, sama dengan Arema yang ada di peringkat kedelapan.Setelah Arema mencetak gol ketiga, sejumlah suporter di tribun utara melepas kursi penonton dan melemparkannya ke lintasan atletik. Panitia pelaksana memberikan peringatan melalui pengeras suara, tetapi diabaikan. Polisi merespons kerusuhan dengan membuat barikade di depan tribun utara dan kemudian memasang tangga supaya polisi bisa naik ke tribun dan mengendalikan keadaan. Kekacauan mereda, tetapi setelah polisi menangkap seorang oknum suporter pelaku pelemparan kursi, pendukung tuan rumah yang ada di tribun timur membunyikan petasan. Namun, situasi akhirnya bisa dikendalikan. Menurut pengelola PT Jakabaring Sport City (JSC) Rusli Nawi mengatakan, 335 kursi rusak akibat insiden itu, dengan rincian 231 kursi di tribun utara dan 104 kursi di tribun selatan."Kami kecewa atas ulah suporter dengan merusak kursi stadion, karena kita akan menghadapi Asian Games. Semua kursi penonton itu mengalami rusak berat," ungkap Rusli."Ini kursinya tidak dijual di Indonesia, semuanya dipesan dari luar. Ketakutan kami jika ada yang rusak parah, sulit untuk membelinya karena butuh proses yang lama sementara Asian Games tinggal beberapa hari lagi. Ini murni kriminal yang merusak fasilitas negara, besok kami akan lapor ke polisi," lanjut Rusli.[pagebreak]Berkaitan dengan Eksodus Pemain[/pagebreak]Tindakan suporter itu diduga tak lepas dari masalah yang tengah melanda Sriwijaya FC. Sebelum laga melawan Arema, sejumlah pemain hengkang karena gaji tertunggak. Pemain yang hengkang adalah Hamka Hamzah, Adam Alis, Mamadou N’Diaye, Alfin Tuasalamony, Novan Setya Sasongko, Makan Konate, Patrich Wanggai, dan Rahmad Hidayat.“Pelepasan ini bukan karena kesulitan keuangan, tapi ke depannya justru untuk menghindari itu, sehingga kami kembalikan lagi ke porsi yang lebih baik. Kami berharap tidak ada lagi kesulitan finansial di putaran kedua dan Piala Indonesia,” ujar Presiden Sriwijaya Dodi Reza, seperti dilansir Fourfourtwo pada 20 Juli 2018.“Manajemen melakukan evaluasi berdasarkan kebutuhan dan suasana tim, termasuk kondisi keuangan sehingga tidak ada kesulitan lagi dalam mengarungi kompetisi musim ini,” lanjut Dodi.Sementara itu, berkaitan dengan kekalahan Sriwijaya dari Arema, pelatih Rahmad "RD" Darmawan menyatakan bertanggung jawab atas kekalahan itu. "Kami akui SFC hanya mampu bermain baik di 45 menit pertama. Namun, memang belakangan ini persiapan tim tidak maksimal. awalnya semua strategi berjalan baik, tetapi kelelahan begitu terlihat. Saya berterima kasih kepada pemain yang terus berjuang di tengah keterbatasan," ujar Rahmad.""Saya enggan membicarakan hal lain di luar tim, tapi saya berharap pokok permasalahan segera diselesaikan dan semua happy ending. Hasil yang terjadi hari ini merupakan tanggung jawab saya," lanjut Rahmad.Pertandingan Sriwijaya FC berikutnya adalah melawan Bangka Selection di ajang Piala Indonesia 2018, di Pulau Bangka, Rabu (25/7/2018). Sriwijaya FC dijadwalkan berangkat ke Pulau Bangka pada Senin (23/7/2018) dengan membawa 18 pemain.
  333 kali
Timnas Indonesia U-16 Semakin Kompak Jelang Piala AFF
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini merasa pemainnya sudah semakin kompak jelang bergulirnya Piala AFF U-16, 29 Juli-11 Agustus di Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur.Selama melakukan pemusatan latihan (TC) di Sidoarjo, Fakhri menyebut anak asuhnya semakin berkembang. Tak hanya latihan, Skuat Garuda Asia juga kerap melakukan beberapa uji coba dengan klub lokal.[suggestedarticle=3]"Selama pemusatan latihan dan beberapa kali uji coba, saya merasa para pemain sudah berkembang pesat. Mereka juga semakin kompak," ujar Fakhri Husaini.Selama TC dan uji coba, Fakhri terus mengevaluasi para pemainnya. Ia ingin timnya mencapai prestasi maksimal di Piala AFF U-16."Ada beberapa catatan dan evaluasi dari hasil uji coba telah kita lakukan serta diperbaiki. Saya berharap hingga nanti para pemain bisa menjaga kondisi dan performanya. Kami siap menyongsong turnamen AFF," tandas pelatih yang besar dari klub Bina Taruna, Jakarta Timur itu.Indonesia sebagai tuan rumah Piala AFF U-16 2018, tergabung di Grup A bersama dengan Vietnam, Kamboja, Timor Leste, dan Filipina. Sedangkan Grup B diisi oleh Thailand, Malaysia, Singapura, Laos, dan Brunei Darussalam.
  490 kali
Kalah dari Borneo FC di Kandang, Pelatih PS Tira: Kami Kurang Fokus
PS Tira gagal mengalahkan Borneo FC dalam laga pekan ke-17 Liga 1. Bermain di kandang sendiri, Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (20/7/2018), PS Tira kalah 3-4 dari tamunya.Borneo unggul terlebih dahulu dari PS Tira melalui gol dari Marlo da Silva pada menit 20. Namun PS Tira mampu menyamakan kedudukan di menit ke-22 lewat bek asal Korsel, Kim Sang Min. Sayang, Pesut Etam mampu menjebol gawang tuan rumah tiga kali beruntun.[suggestedarticle=3]Lerby Eliandry membuat Borneo FC kembali unggul lewat golnya di menit ke-24. Bek anyar Wildansyah menambah keunggulan di menkit ke-29. Marlon da Silva mencetak gol keduanya di menit ke-37 membuat kedudukan menjadi 1-4 untuk Borneo FC.Pada masa injury time, PS Tira mampu memperkecil jarak menjadi 2-4 lewat Dimas Drajad. Skor 2-4 bertahan hingga turun minum. Laga babak kedua baru berjalan tiga menit, Manahati Lestusen membuat kedudukan menjadi 3-4 lewat gol dari titik penalti.“Jelas target kami meleset. Gagal menang di kandang sendiri. Para pemain kurang fokus dan kurang jeli,” ujar pelatih PS Tira, Nilmaizar, usai pertandingan dari laman resmi Liga 1Dengan hasil ini, posisi PS Tira masih tak beranjak dari zona degradasi. The Young Warriors mengumpulkan 18 poin dan berada di peringkat ke-16 dari 18 kontestan.
  258 kali
1532178601661 tag