Dicari! Klub Liga Indonesia yang Mau Bergabung ke Liga Australia


  •    Rifqi Fadhillah
  •    19/04/18 - 20:30
  •    11492

(abc.net)

Pemilik Perth Glory, Tony Sage telah menyiapkan strategi baru dalam kompetisi A-League atau Liga Australia yang akan mengundang tim dari Asia Tenggara ikut andil di dalamnya.

Proyek Tony ini akan mengundang tim-tim kuat dari ASEAN untuk bermain di Liga Australia.




Nantinya, ekspansi dari kompetisi A-League akan sampai ke Hong Kong sampai ke Selandia Baru.

Hal ini akan dilakukan Tony pada musim 2019/2020 mendatang dan berharap proyeknya ini bisa berhasil hingga kedepannya.



Klub Malaysia, Sarawak FA telah memberikan persetujuannya atas proyek yang dilakukan Tony ini.

Sarawak FA telah menandatangani Memorandum Of Understanding (MOU) bersama Tony Sage, yang diaman klub Malaysia tersebut akan bertindak sebagai tuan rumah pada awal didirikannya kompetisi tersebut.

"Ini akan fantastis untuk bermain di Malaysia. Itulah kenapa FFA melihat kalau ekspansi ini bagus, ketika kami memiliki lebih dari 300 juta pendukung gila sepakbola di Asia," ujar Tony.
halaman 2 dari 2
Incar Klub Indonesia Selengkapnya  

Negara Indonesia akan juga didatangi Tony untuk mengikuti kompetisi yang diusungnya ini. Selain Indonesia, negara seperti Singapura hingga Hongkong akan juga diajaknya. Untuk itu, ia ingin menghadap AFC terlebih dahulu guna memuluskan langkahnya ini.

"Saya akan mendatangkan tiga tim lagi dalam dua tahap berikutnya dari proses ekspansi. Selain itu saya juga akan menghadap ke AFC untuk menjelaskan usulan ini," jelasnya.



Tony sangat yakin jika kompetisi yang dicanangkannya ini dapat memberikan animo yang besar kepada penonton yang ingin menyaksikan.

"Ini akan sangat meningkatkan jumlah orang yang menonton dan mengikuti sepakbola kami, dan yang paling penting, meningkatkan pendapatan siaran kami," ungkap Tony dikutip dari The World Game.

Tentunya jika Tony ingin mengajak klub liga 1 Indonesia berlaga di kompetisinya, haruslah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari PSSI.




Pasalnya, klub-klub Indonesia sudah memiliki jadwal yang padat di Liga 1. Selain itu, klub yang berlaga di kompetisi Tony ini diharuskan memiliki finansial yang cukup besar, mengingat klub harus menghabiskan perjalanan keluar negeri setiap ingin bertanding ke kandang lawan.

Untuk saat ini, belum ada tanggapan dari PSSI mengenai proyek dari Tony ini. Jika disetujui oleh PSSI, maka mereka harus menyiapkan klub mana yang akan siap berkompetisi diproyeknya Tony di A-League atau Liga Australia.







Berita Terkait


1537516802307

End of content

No more pages to load