(Foto: Twitter)

Ini Hukuman Untuk Pemain Bhayangkara Muda Usai Pukul Wasit

Pemain Bhayangkara Muda, Manan Samara diganjar hukuman larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia selama dua tahun. Hukuman tersebut bisa dikatakan ringan jika dilihat dari tindakan yang dilakukan.

Insiden tersebut berawal dari wasit Amir yang memberikan kartu kuning kepada salah satu pemain Bhayangkara Muda yang melakukan pelanggaran keras. Tak terima dengan keputusan tersebut, Manan lantas menghampiri wasit dan melayangkan tinjunya ke bagian wajah.



Tindakan tersebut sempat membuat hidung wasit Amir mengeluarkan darah dan harus digantikan oleh wasit cadangan.

Dilansir dari Kumparan, Komdis Asprov PSSI Jateng menjatuhkan hukuman berupa larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia selama dua tahun kepada Manan.



Amir menilai hukuman tersebut terlalu ringan untuk tindakan yang telah diperbuat oleh Manan. Amir awalnya sempat berharap Manan mendapat hukuman larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia seumur hidup.

"Kok ringan sekali, ya? Saya sih maunya dia (pelaku) dihukum seumur hidup. Tapi, biarkan saja, nggak apa-apa," ujar Amir dikutip Bolalob dari Kumparan.

Pukulan telak Manan ke wajah Amir sempat membuat tulang hidungnya patah.

SUMBER: Wasit Amir: Pelaku Harusnya Dihukum Seumur Hidup (Kumparan)
Terlalu Ringan Selengkapnya  
editTerakhir diubah:  11/05/18 - 21:49

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Usai Dipukul, Wasit Amir Berharap Pemain Bhayangkara Muda Dihukum Setimpal
Wasit Amir sempat menjadi korban pemukulan saat tengah memimpin laga antara Bhayangkara Muda melawan Persibara Banjarnegara. Amir berharap Komisi Disiplin (Komdis) bertindak tegas memberikan hukuman kepada pemain Bhayangkara Muda.Insiden tersebut berawal dari keputusan kartu kuning yang diberikan Amir kepada salah satu pemain Bhayangkara Muda usai melakukan pelanggaran keras. Keputusan tersebut tidak diterima oleh pihak Bhayangkara Muda dan protes keras akhirnya dilakukan.[suggestedarticle=3]Tidak sekadar protes verbal, namun pemain Bhayangkara Muda juga sempat melayangkan tinjunya kepada Amir. Tinju pemain Bhayangkara FC tersebut membuat hidung Amir sempat mengeluarkan darah.   Gimana mau maju kalo kayak kelakuannya begini? Bisa jadi umur wasit sepantaran sama orang tua pemain BMFC 📹 @explorepersibara . Apa kalian tega mukul bapak sendiri? #liga3 #bolalobfootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on May 6, 2018 at 11:40pm PDT Usai insiden tersebut, Amir sempat mendapat undangan untuk memberikan keterangan lengkap kepada Komdis Asprov Jateng. Namun dirinya masih butuh istirahat."Ya, saya diundang untuk datang, tapi saya nggak bisa. Saya masih butuh istirahat," ujar Amir dikutip Bolalob dari Kumparan, Rabu (9/5). [pagebreak]Berharap Dihukum Setimpal[/pagebreak]Amir mengaku sejauh ini belum ada permintaan maaf dari pelaku maupun pihak klub terkait insiden tersebut. Amir berharap pelaku mendapat sanksi setimpal dari kelakukannya tersebut."Sampai saat ini, nggak ada juga permintaan maaf dari pelaku. Saya, sih, sudah nggak ada perasaan kesal atau marah, cuma merasa prihatin saja dengan perilaku seperti itu. Saya berharap pelaku bisa dihukum setimpal dengan perilakunya," kata Amir.
  3593 kali
Pukulan Pemain Bhayangkara Muda Buat Tulang Hidung Wasit Amir Retak
Wasit yang menjadi korban pemukulan pemain Bhayangkara Muda, Amir mengaku tulang hidungnya mengalami keretakan. Pada insiden tersebut, hidung Amir sempat mengeluarkan darah usai mendapat pukulan.Pada laga Persibara Banjarnegara melawan Bhayangkara Muda, Minggu (6/5) di Stadion Kolopaking sempat terjadi insiden tidak menyenangkan bagi wasit Amir. Pemain Bhayagkara Muda yang tidak terima dengan keputusan Amir lantas memukul wajah sang wasit.“Pemain Bhayangkara Muda protes ke saya karena mereka tidak mau di kasih kartu. Padahal, keputusan saya itu sudah sesuai dengan peraturan,” ujar Amir dikutip Bolalob dari Kumparan, Senin (8/5).[suggestedarticle=3]“Karena pukulan itu hidung saya mengeluarkan darah. Saya juga sempat merasakan pusing waktu itu. Setelah itu, saya dibawa ke Rumah Sakit. Posisi saya digantikan wasit cadangan,” ucapnya.   Gimana mau maju kalo kayak kelakuannya begini? Bisa jadi umur wasit sepantaran sama orang tua pemain BMFC 📹 @explorepersibara . Apa kalian tega mukul bapak sendiri? #liga3 #bolalobfootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on May 6, 2018 at 11:40pm PDT Saat diperiksa di rumah sakit, Amir baru mengetahui tulang hidungnya mengalami keretakan.“Dari situ ketahuan tulang hidung saya retak,” katanya.Insiden tersebut harus menjadi perhatian untuk Komisi Disiplin agar wasit mendapat perlindungan yang layak.SUMBER: Kesaksian Amir, Wasit Liga 3 yang Dianiaya Pemain Bhayangkara Muda (KUMPARAN)
  34649 kali
Tiga Wasit Jadi Korban Kekerasan di Liga 3
Sejumlah keributan terjadi saat Liga 3 2018 bergulir. Setidaknya ada tiga wasit yang merasakan kerasnya atmosfer di Liga 3.Pada laga Persitema Temanggung melawan PSIP Pemalang di Stadion Bumi Phala, Minggu (6/5) terjadi kekerasan yang membuat dua wasit menjadi korban.Kekerasan bermula saat sepakan pojok pemain PSIP mengarah ke gawang dan wasit menganggap bola sudah melewati garis gawang.[suggestedarticle=3]Gol tersebut membuat PSIP yang tampil sebagai tim tamu unggul 2-0 dari tuan rumah Persitema.Para pemain sempat melayangkan protes dan para penonton juga bereaksi dengan melakukan lemparan botol ke dalam lapangan. Lebih parahnya lagi, oknum ofisial dari Persitema yang tidak terima lantas melayangkan bogem wajah asisten wasit.Mendapat tinju dari oknum ofisial, asisten terkapar di sisi lapangan dan sempat didekati oleh wasit utama. Namun wasit lebih memilih untuk menyelamatkan diri dengan keluar dari lapangan.Saat menuju lorong stadion, ada satu tendangan yang menuju wasit, beruntung tendangan tersebut tidak terkena dengan telak.[pagebreak]Wasit Dipukul Pemain[/pagebreak]Tidak hanya di laga tersebut, partai Liga 3 lainnya antara Persibara Banjarnegara melawan Bhayangkara Muda yang digelar di Stadion Sumitro Kolopaking, Banjarnegara, Minggu (6/5) ikut memakan korban. Wasit di laga tersebut mendapat pukulan telak dari pemain Bhayangkara Muda.Peristiwa bermula dari keputusan wasit memberikan kartu kuning kepada pemain Bhayangkara Muda yang dianggap melakukan keputusan keras. Para pemain Bhayangkara Muda tampak tidak terima dan melakukan protes.Di tengah protes tersebut salah satu pemain Bhayangkara Muda melayangkan pukulan kepada wasit. Mendapat pukulan tersebut wasit langsung menuju ke pinggir lapangan dan mendapat perawatan dari tim medis.   Gimana mau maju kalo kayak kelakuannya begini? Bisa jadi umur wasit sepantaran sama orang tua pemain BMFC 📹 @explorepersibara . Apa kalian tega mukul bapak sendiri? #liga3 #bolalobfootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on May 6, 2018 at 11:40pm PDT
  3844 kali
Pemain Naturalisasi Indonesia Nikahi Model Cantik, Kimmy Jayanti
Madura United baru saja menelan kekalahan setengah lusin gol (0-6) dari tuan rumah Persipura Jayapura di lanjutan Liga 1 pekan ke-9 pada Sabtu (19/5) lalu.Madura United tampil tanpa salah satu pemaon andalannya yakni Greg Nwokolo. Dimana ia mesti absen dalam laga itu karena melangsungkan pernikahannya dengan model cantik, Kimmy Jayanti.Berita bahagia ini diungkapkannya melalui akun Instagram milik keduanya, Minggu (20/5/2018). Diketahui pernikahan Greg dan Kimmy dilangsungkan di Cottesloe, Western Australia, Australia.   Im giving you the Royal Wedding part II ???? #kimmyjayanti #mylifeisablessing #godisgood Sebuah kiriman dibagikan oleh KIM J GREGORY (@kimmyjayanti) pada 20 Mei 2018 jam 1:20 PDT Tak mau kalah dengan pernikahan Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle, Kimmy pun mengunggah foto dengan caption: "Im giving you the Royal Wedding Part II," tulis Kimmy Jayanti seperti dikutip dari akun Instragam milik Kimmy Jayanti.[suggestedarticle]Pemain naturalisasi asal Nigeria ini pun memposting foto Kimmy Jayanti. Mantan pemain Persija Jakarta itu memuji kecantikan Kimmy Jayanti dihari spesial mereka.   My Queen???? Sebuah kiriman dibagikan oleh GREG N (@greg11n) pada 19 Mei 2018 jam 11:09 PDT "My queen," tulis Greg memperlihatkan pose anggun pengantin perempuan."My man makes me feel so God damn fine #kimmyjayanti #goodisgood #mylifeisablessing," sambut Kimmy JayantiSelamat menempuh hidup baru Greg dan Kimmy!
Dicari! Kiper Baru Garuda Asia
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini kemungkinan besar akan memanggil pemain baru dalam pemusatan latihan bulan Juni.Fakhri Husaini dikabarkan tertarik mencoba Jhuan Rico Gerealdo, kiper PS Bina Tarunna. Klub asal Rawamangun, Jakarta Timur berhasil menjuarai Liga TopSkor U-16 tahun ini.Saat ini sudah ada tiga kiper yang perkuat timnas U-16, yakni Ahludz Dzikir Fikri, Enando Ari, dan Risky Muhammad.[suggestedarticle=3]"Kami melihat ada pemain dari Liga TopSkor cukup baik. Saya pernah lihat dia main di final Liga TopSkor. Saya perlu ada kompetisi di sektor kiper," ujar Fakhri beberapa waktu lalu.Sedangkan untuk pemain lain, Fakhri mengatakan mencari empat pemain di posisi berbeda untuk perkuat kerangka timnas U-16."Untuk tambahan pemain lain, saya akan ingin posisi belakang. Saya butuh pelaplis bek kanan, dua stopper, dan bek kiri," rincinya."Ada beberapa pemain yang sebelumnya pernah saya panggil, seperti Reyhan, Altaf, dan Jovani. Tapi memang yang menonjol adalah penjaga gawang," tandasnya.Skuat Garuda Asia rencananya akan memulai pemusatan latihan pada 20 Juni 2018. Pemusatan tersebut sebagai persiapan menuju Piala AFF U-16, Agustus mendatang di Stadion Pakansari dan Stadion Delta Sidoarjo.
PT LIB Serahkan Masalah Wasit Persija Vs Persela ke PSSI
PT Liga Indonesia Baru (LIB) sejauh ini belum menerima laporan protes Persija Jakarta terkait dengan kepemimpinan wasit Annas Apriliandi.Persija merasa dirugikan dengan adanya gol kontroversial dari Diego Assis pada menit 84. Gol pertama Persela itu dicetak melalui tangan kanan Diego saat berduel dengan kiper Daryono. Persija pun kalah 0-2 di Stadion Surajaya, Minggu (21/5/2018).Melalui manajer tim Marsma TNI Ardhi Tjahjoko, Persija langsung melayangkan surat protes terkait dengan putusan wasit soal gol kontroversial itu. "Sudah saya kasih laporannya kepada LIB melalui match commisioner usai pertandingan," jelas Ardhi.[pagebreak]LIB serahkan putusan soal wasit kepada PSSI[/pagebreak]Namun, COO PT LIB Tigorshalom Boboy mengaku belum menerima laporan Persija. Ia pun mengatakan bahwa PT LIB selaku operator hanya dalam kapasitas menyampaikan protes klub kepada PSSI."Sampai sekarang saya belum terima laporan protes Persija," ujar Tigorshalom Boboy saat dihubungi Bolalob, Senin (21/5/2018)."Kita tidak bisa berkomentar apa-apa. Klub punya hak keberatan dan protes kepada PSSI. Kalau klub sampaikan laporannya ke Liga (operator), maka kita akan sampaikan ke PSSI," tambahnya.Tigorshalom juga mengatakan bahwa LIB tak punya wewenang putuskan hukuman kepada wasit. Pasalnya tak ada komunikasi lebih dengan PSSI soal wasit, selain memberikan nama wasit saat pertandingan."Karena yang menugaskan wasit ya mereka (PSSI) dan mereka yang tahu dengan status wasit, apakah dihukum atau tidak. Tidak ada komunikasi dalam bentuk apapun dengan Liga selain menginformasikan kepada kita wasit yang ditugaskan untuk pertandingan. Itu saja,""Kita juga tidak tahu apakah wasit itu diturunkan ke Liga 2 atau Liga 3. Karena segala wewenang dan keputusan apapun tentang wasit ada di PSSI," tandasnya.
Terkait Gol Tangan Tuhan ke Gawang Persija, Ini Komentar Diego Assis
Pemain Persela Lamongan, Diego Assis menyatakan dirinya tidak melihat dengan jelas saat insiden gol yang dianggap menggunakan tangan saat laga melawan Persija Jakarta, Minggu (21/5). Diego merasa luar biasa bisa mencetak gol sekaligus mengalahkan Persija Jakarta.Salah satu gol yang dicetak Persela ke gawang Persija sempat menuai kontroversi. Pasalnya, Diego dianggap mencetak gol menggunakan tangan saat ingin memenangkan bola liar di depan gawang Persija.[suggestedarticle=3]Menanggapi hal tersebut, Diego mengaku dirinya tengah menutup mata saat kejadian yang terjadi di depan mata. Ia mengaku kembali membuka mata saat bola telah bergulir ke dalam gawang."Saya tidak tahu tentang itu (soal gol menggunakan tangan). Saya hanya melihat setelah bola melewati gawang. Jadi saya tidak tahu. Saya menutup mata saya, dan itu sangat emosional, lalu bola telah masuk ke gawang," ujar Diego usai laga.Persela sukses membekuk Persija dengan hasil akhir 2-0. Satu gol tambahan Persela dicetak oleh Shohei Matsunaga pada menit saat tambahan waktu."Selalu terasa luar biasa saat mencetak gol. Saya senang bisa kembali dan menyenangkan rekan-rekan di lapangan. Ketika bola masuk semua sangat senang, karena kami mengalahkan salah satu tim besar di Indonesia dan meraih tiga angka. Sekarang kami bisa kembali ke rumah, beristirahat, dan menikmati kemenangan ini," ujar Diego.
  1318 kali
Pemain Persib: Tarawih Dulu, Baru Latihan
Tim Persib Bandung mengubah jadwal latihan dari sore ke malam hari, menyesuaikan dengan jadwal kick-off Liga 1 2018 selama Ramadan. Dengan bergesernya waktu latihan, beberapa pemain Persib memilih menjalankan sholat Tarawih dulu, baru ikut latihan.Pada awal Ramadan, Persib sempat berlatih sore hari, tapi kini latihan digeser menjadi malam hari. Hal tersebut bertujuan untuk adaptasi dengan waktu kick off Liga 1 yaitu pukul 20:30. Pergeseran waktu latihan ke malam hari mendapat dukungan dari pemain termasuk kapten tim Supardi Nasir. Pemain bernomor punggung 22 ini tetap mengusahakan latihan jalan ibadah lancar dengan melaksanakan sholat tarawih sebelum latihan. [suggestedarticle=3]"Kalau saya lebih senang latihan sore hari. Ba'da Ashar sambil kita menunggu buka puasa, malam kita bisa fokus ibadah. Latihan malam kalau sempat sholat Tarawih ya Tarawih dulu,” kata Supardi dikutip laman resmi klub, Senin (21/5). Kondisi tersebut juga sama dengan waktu bertanding. Pemain yang ikut mengantarkan Persib juara ISL 2014 ini berharap ada waktu yang cukup buat pemain melaksanakan sholat. "Insya Allah pemain semuanya sadar dan ingin Sholat Tarawih dulu," tutup Supardi.Sementara kiper Persib Bandung Natsir Mahbuby mengaku, tak mengalami masalah dalam menjalankan ibadah puasanya. Terlebih saat dihadapkan dengan pola baru latihan bersama timnya, ia menilai jika seluruhnya berjalan lancar."Ya, semua latihan lancar. Habis Tarawih kita langsung latihan. Soal buka, yang penting ada kurma," kata Natsir.
  241 kali
Laga Persela Vs Persija Sempat Terhenti 5 Menit, Ada Apa?
Laga pekan kesembilan Liga 1 2018 antara Persela Lamongan dan Persija Jakarta di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Minggu (20/5) sempat terhenti sekira lima menit.Pertandingan sempat terhenti karena pemain dan ofisial Persija memprotes keputusan wasit Annas Apriliandi dan asisten wasit dua, Jujuk Suharso yang mengesahkan gol Persela yang dicetak Diego Assis.Para pemain dan ofisial Persija menilai gol yang dicetak pemain asal Argentina itu tidak sah karena mendapat bantuan tangan.Apa yang dilakukan Diego Assis semalam seperti mengajak publik bernostalgia dengan gol Diego Maradona ke gawang Timnas Inggris di Piala Dunia 1986.[suggestedarticle=3]Akibat aksi Maradona itu, istilah gol ‘tangan tuhan’ mulai dikenal di jagat sepak bola.Setelah tenang, Persija kemudian melanjutkan pertandingan. Namun, tim ibu kota malah harus kembali kebobolan lewat gol Shohei Matsunaga.Persija harus rela kalah 0-2 dari tuan rumah Persela. Hasil ini membuat Persija mencatatkan rekor buruk, yaitu kalah empat kali beruntun.Sementara itu, terkait gol Diego Assis, manajemen Persija sudah melayangkan protes resmi kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI.”Kami sudah berjuang, bermain tanpa lelah. Akan tetapi kenapa wasit seperti ini masih saja diberi kesempatan untuk memimpin sekelas Liga di Indonesia. Permainan yang bagus, menarik tetapi dirusak oleh kepemimpinan wasit yang tidak pantas dan cakap dalam memimpin,” kata manajer Persija, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Ardhi Tjahjoko seperti dilansir laman resmi klub.
  300 kali
PSMS Medan Pincang Saat Tandang ke Tenggarong
PSMS Medan akan tanpa sejumlah pemain intinya saat meladeni perlawanan tuan rumah Mitra Kukar, di lanjutan Liga 1 pekan ke-10 pada Selasa (22/5/2018) malam.Dalam lawatan kali ini pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman hanya membawa sebanyak 18 pemain. Dalam skuat itu tak ada dua nama gelandang andalah Djanur yakni Suhandi dan Dilshod Sharofetdinov. Nama terakhir menjadi penentu kemenangan PSMS saat menjamu Sriwijaya FC, Jumat (18/5/2018)."Dilshod masih cedera setelah menghadapi Sriwijaya FC, jadi kami tinggal. Sekarang masih dalam tahap observasi untuk mengetahui seberapa parah cedera yang dialaminya," ujar asisten pelatih PSMS, Yusuf Prasetiyo.[suggestedarticle]Selain itu dua nama lain juga mesti absen dalam laga melawan Mitra Kukar, mereka adalah Frediyan Wahyu Sugiantoro karena cedera dan Firza Andika yang mendapat panggilan timnas Indonesia U-19."Saya berharap kondisi para pemain tetap baik untuk pertandingan menghadapi Mitra Kukar," ujar pelatih PSMS itu.Hingga pekan ke-9 Liga 1, PSMS ada di posisi ke-11 dengan raihan 12 poin.Skuat PSMS untuk laga kontra Mitra Kukar:Kiper: Ahmad Fauzi, Dhika BayangkaraBelakang: Reinaldo Lobo, Roni Fatahillah, Muhammad Robi, Jajang Sukmara, Amarzukih, Wanda Syahputra, Gusti SandriaTengah: Erwin Ramdani, Legimin Raharjo, M Alwi Slamet, Abdul Aziz, Antoni Putro NugrohoDepan: Frets Butuan, Sadney Urikhob, Wilfried Yessoh, Choiril Hidayat
  248 kali
PSSI Tengah Carikan Lawan untuk Timnas Indonesia U-19
Timnas Indonesia U-19 saat ini tengah bersiap untuk Piala AFF U-18. Pelatih Garuda Nusantara, Indra Sjafri menyebut saat ini PSSI tengah mencari lawan uji coba untuk Egy Maulana Vikri CS.Indra telah mulai menggelar pemusatan latihan pada Sabtu (19/5). Menurut pelatih asal Sumatera Barat tersebut, ada beragam lawan yang akan dihadapi mulai dari lokal hingga internasional.[suggestedarticle=3]"Nanti kami ada tiga kali TC hingga turnamen Piala AFF U-19 bulan Juli mendatang. Untuk ujicoba internasional, PSSI saat ini sedang mempersiapkan lawan untuk kami. TC di Yogyakarta saya rasa juga bagus karena hotel tempat kami menginap ke lapangan latihan sangat dekat sekali. Disini kami mengagendakan latihan sore dan malam hari," ucap Indra seperti dikutip dari situs PSSI.Pada Piala AFF tahun ini, Timnas Indonesia U-19 bertindak sebagai tuan rumah. Tentu besar harapan agar Garuda Nusantara mengulang pencapaian di tahun 2013 dengan menjadi juara.Sementara itu Piala AFF U-18 bukan satu-satunya turnamen besar yang akan diikuti oleh Timnas Indonesia U-19. Ada juga Piala Asia U-19 2018 yang akan dihelat pada bulan Oktober.
  518 kali
Indra Sjafri Jelaskan Kondisi Striker Bali United Ini
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri jelaskan kondisi Hanis Saghara. Penyerang asal Bali United itu dikabarkan belum pulih dari cederanya.Seperti diwartakan Superball, Hanis berlatih terpisah dalam pemusata latihan timnas U-19 di Lapangan UNY, Yogyakarta, Minggu (20/5/2018). [suggestedarticle=3]"Hanis harus jalani latihan terpisah karena masih dalam pemulihan cedera pada pergelangan kakinya," jelas Indra Sjafri.Pelatih asal Sumatera Barat itu pun mengatakan bahwa Hanis butuh waktu untuk pulih. Tapi Indra mengatakan dalam beberapa hari striker asal Bojonegoro itu bisa bergabung dengan tim."Setidaknya dua atau tiga hari lagi Hanis sudah bisa bergabung," tandasnya.Cedera Hanis diketahui saat Bali United bertandang ke markas Yangon United untuk laga Piala AFC. Ia tak bermain penuh dan harus masuk bangku cadangan pada menit 33.
  879 kali
Persib Berpeluang Datangkan Pemain Asal Jepang
Persib Bandung belum lama ini menjalin kerja sama dengan klub Jepang, Vondsu FC.Kerja sama antara kedua klub ini salah satunya berkaitan dengan pengembangan pemain usia muda.Petinggi Vondsu FC, Shinotsuka mengatakan, ke depannya tidak menutup kemungkinan klubnya akan menyuplai pemain untuk Persib.”Akan menarik, bila kami dapat bekerja sama dengan Persib, baik teknis maupun bisnis. Mudah-mudahan, Vondsu dan Persib bisa jadi kombinasi yang sangat bagus,” kata Shinotsuka dilansir dari laman resmi klub.”Kami bisa lakukan pengiriman pemain dari Persib ke Vondsu atau sebaliknya,” katanya melanjutkan. [suggestedarticle=3]Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Zainuri Hasyim menyambut baik tawaran Shinotsuka.Menurutnya, kerja sama kedua klub terkait pembinaan pemain muda akan sangat terasa manfaatnya.”Saya kira kerja sama ini positif. Nanti akan kami tindaklanjuti. Kami akan mengirimkan perwakilan atau melakukan studi banding ke sana soal sepak bola. Kemudian mereka juga akan ke sini,” ujar Zainuri. ”Nanti kalau memang ada kesesuaian, bisa saja kami mengirimkan pemain yang muda-muda ke sana atau sebaliknya,” ujarnya menambahkan.
  1447 kali
1526887801856 subcategory