(Foto: Twitter)

Ini Hukuman Untuk Pemain Bhayangkara Muda Usai Pukul Wasit

Pemain Bhayangkara Muda, Manan Samara diganjar hukuman larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia selama dua tahun. Hukuman tersebut bisa dikatakan ringan jika dilihat dari tindakan yang dilakukan.

Insiden tersebut berawal dari wasit Amir yang memberikan kartu kuning kepada salah satu pemain Bhayangkara Muda yang melakukan pelanggaran keras. Tak terima dengan keputusan tersebut, Manan lantas menghampiri wasit dan melayangkan tinjunya ke bagian wajah.



Tindakan tersebut sempat membuat hidung wasit Amir mengeluarkan darah dan harus digantikan oleh wasit cadangan.

Dilansir dari Kumparan, Komdis Asprov PSSI Jateng menjatuhkan hukuman berupa larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia selama dua tahun kepada Manan.



Amir menilai hukuman tersebut terlalu ringan untuk tindakan yang telah diperbuat oleh Manan. Amir awalnya sempat berharap Manan mendapat hukuman larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia seumur hidup.

"Kok ringan sekali, ya? Saya sih maunya dia (pelaku) dihukum seumur hidup. Tapi, biarkan saja, nggak apa-apa," ujar Amir dikutip Bolalob dari Kumparan.

Pukulan telak Manan ke wajah Amir sempat membuat tulang hidungnya patah.

SUMBER: Wasit Amir: Pelaku Harusnya Dihukum Seumur Hidup (Kumparan)
Terlalu Ringan Selengkapnya  
editTerakhir diubah:  11/05/18 - 21:49

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Usai Dipukul, Wasit Amir Berharap Pemain Bhayangkara Muda Dihukum Setimpal
Wasit Amir sempat menjadi korban pemukulan saat tengah memimpin laga antara Bhayangkara Muda melawan Persibara Banjarnegara. Amir berharap Komisi Disiplin (Komdis) bertindak tegas memberikan hukuman kepada pemain Bhayangkara Muda.Insiden tersebut berawal dari keputusan kartu kuning yang diberikan Amir kepada salah satu pemain Bhayangkara Muda usai melakukan pelanggaran keras. Keputusan tersebut tidak diterima oleh pihak Bhayangkara Muda dan protes keras akhirnya dilakukan.[suggestedarticle=3]Tidak sekadar protes verbal, namun pemain Bhayangkara Muda juga sempat melayangkan tinjunya kepada Amir. Tinju pemain Bhayangkara FC tersebut membuat hidung Amir sempat mengeluarkan darah.   Gimana mau maju kalo kayak kelakuannya begini? Bisa jadi umur wasit sepantaran sama orang tua pemain BMFC 📹 @explorepersibara . Apa kalian tega mukul bapak sendiri? #liga3 #bolalobfootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on May 6, 2018 at 11:40pm PDT Usai insiden tersebut, Amir sempat mendapat undangan untuk memberikan keterangan lengkap kepada Komdis Asprov Jateng. Namun dirinya masih butuh istirahat."Ya, saya diundang untuk datang, tapi saya nggak bisa. Saya masih butuh istirahat," ujar Amir dikutip Bolalob dari Kumparan, Rabu (9/5). [pagebreak]Berharap Dihukum Setimpal[/pagebreak]Amir mengaku sejauh ini belum ada permintaan maaf dari pelaku maupun pihak klub terkait insiden tersebut. Amir berharap pelaku mendapat sanksi setimpal dari kelakukannya tersebut."Sampai saat ini, nggak ada juga permintaan maaf dari pelaku. Saya, sih, sudah nggak ada perasaan kesal atau marah, cuma merasa prihatin saja dengan perilaku seperti itu. Saya berharap pelaku bisa dihukum setimpal dengan perilakunya," kata Amir.
  3741 kali
Pukulan Pemain Bhayangkara Muda Buat Tulang Hidung Wasit Amir Retak
Wasit yang menjadi korban pemukulan pemain Bhayangkara Muda, Amir mengaku tulang hidungnya mengalami keretakan. Pada insiden tersebut, hidung Amir sempat mengeluarkan darah usai mendapat pukulan.Pada laga Persibara Banjarnegara melawan Bhayangkara Muda, Minggu (6/5) di Stadion Kolopaking sempat terjadi insiden tidak menyenangkan bagi wasit Amir. Pemain Bhayagkara Muda yang tidak terima dengan keputusan Amir lantas memukul wajah sang wasit.“Pemain Bhayangkara Muda protes ke saya karena mereka tidak mau di kasih kartu. Padahal, keputusan saya itu sudah sesuai dengan peraturan,” ujar Amir dikutip Bolalob dari Kumparan, Senin (8/5).[suggestedarticle=3]“Karena pukulan itu hidung saya mengeluarkan darah. Saya juga sempat merasakan pusing waktu itu. Setelah itu, saya dibawa ke Rumah Sakit. Posisi saya digantikan wasit cadangan,” ucapnya.   Gimana mau maju kalo kayak kelakuannya begini? Bisa jadi umur wasit sepantaran sama orang tua pemain BMFC 📹 @explorepersibara . Apa kalian tega mukul bapak sendiri? #liga3 #bolalobfootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on May 6, 2018 at 11:40pm PDT Saat diperiksa di rumah sakit, Amir baru mengetahui tulang hidungnya mengalami keretakan.“Dari situ ketahuan tulang hidung saya retak,” katanya.Insiden tersebut harus menjadi perhatian untuk Komisi Disiplin agar wasit mendapat perlindungan yang layak.SUMBER: Kesaksian Amir, Wasit Liga 3 yang Dianiaya Pemain Bhayangkara Muda (KUMPARAN)
  34877 kali
Tiga Wasit Jadi Korban Kekerasan di Liga 3
Sejumlah keributan terjadi saat Liga 3 2018 bergulir. Setidaknya ada tiga wasit yang merasakan kerasnya atmosfer di Liga 3.Pada laga Persitema Temanggung melawan PSIP Pemalang di Stadion Bumi Phala, Minggu (6/5) terjadi kekerasan yang membuat dua wasit menjadi korban.Kekerasan bermula saat sepakan pojok pemain PSIP mengarah ke gawang dan wasit menganggap bola sudah melewati garis gawang.[suggestedarticle=3]Gol tersebut membuat PSIP yang tampil sebagai tim tamu unggul 2-0 dari tuan rumah Persitema.Para pemain sempat melayangkan protes dan para penonton juga bereaksi dengan melakukan lemparan botol ke dalam lapangan. Lebih parahnya lagi, oknum ofisial dari Persitema yang tidak terima lantas melayangkan bogem wajah asisten wasit.Mendapat tinju dari oknum ofisial, asisten terkapar di sisi lapangan dan sempat didekati oleh wasit utama. Namun wasit lebih memilih untuk menyelamatkan diri dengan keluar dari lapangan.Saat menuju lorong stadion, ada satu tendangan yang menuju wasit, beruntung tendangan tersebut tidak terkena dengan telak.[pagebreak]Wasit Dipukul Pemain[/pagebreak]Tidak hanya di laga tersebut, partai Liga 3 lainnya antara Persibara Banjarnegara melawan Bhayangkara Muda yang digelar di Stadion Sumitro Kolopaking, Banjarnegara, Minggu (6/5) ikut memakan korban. Wasit di laga tersebut mendapat pukulan telak dari pemain Bhayangkara Muda.Peristiwa bermula dari keputusan wasit memberikan kartu kuning kepada pemain Bhayangkara Muda yang dianggap melakukan keputusan keras. Para pemain Bhayangkara Muda tampak tidak terima dan melakukan protes.Di tengah protes tersebut salah satu pemain Bhayangkara Muda melayangkan pukulan kepada wasit. Mendapat pukulan tersebut wasit langsung menuju ke pinggir lapangan dan mendapat perawatan dari tim medis.   Gimana mau maju kalo kayak kelakuannya begini? Bisa jadi umur wasit sepantaran sama orang tua pemain BMFC 📹 @explorepersibara . Apa kalian tega mukul bapak sendiri? #liga3 #bolalobfootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on May 6, 2018 at 11:40pm PDT
  4044 kali
Timnas Indonesia Punya Bus Baru, Buah Kerja Sama PSSI dan Supersoccer
PSSI dan Supersoccer menjalin kerja sama untuk fasilitas bus sebagai sarana transportasi bagi Timnas Indonesia. Tak hanya untuk timnas senior, tetapi bus tersebut juga akan digunakan timnas U-16, timnas U-19, dan timnas wanita.Peluncuran bus baru Timnas Indonesia dilakukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (22/7/2018). Peluncuran tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, Perwaikilan Supersoccer Martin Sofian, lalu dua pemain timnas wanita, Dhaniela Daphne dan Zahra Musdalifah.Rencananya PSSI akan mendapatkan dua bus untuk operasional timnas. Bus Mercedez-Benz 1626 New itu berkapasitas 36 tempat duduk. Perwakilan Supersoccer, Martin Sofian merasa senang dengan adanya kerja sama tersebut, terlebih kerja sama itu wujud dukungan Supersoccer kepada timnas.[suggestedarticle=3]“Kami senang bisa berpartisipasi dan bekerja sama dengan PSSI. Kami mendukung timnas dengan transportasi bus yang nyaman. Harapannya agar para pemain lebih semangat sehingga mampu meraih prestasi terbaik demi kebanggaan Indonesia,” kata Martin Sofian, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (22/7/2018).Martin menambahkan kontrak Supersoccer dan PSSI bersifat jangka panjang. "Kami durasi kontrak jangka panjang. Kita kerja samanya selama 11 tahun, tapi untuk nominalnya tak bisa sebutkan nominalnya," tambahnya.Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sampaikan apresiasi kepada dukungan Supersoccer untuk transportasi timnas. Seluruh elemen timnas sepak bola dari semua tim kelompok usia bisa menggunakan bus tersebut."PSSI akan memaksimalkan bus ini. Jadi ini bisa difungsikan untuk Timnas U-23, U-19, U-16, termasuk sepak bola wanita. Juli bus ini akan meluncir dari Jakarta ke Surabaya," ujar Joko Driyono."PSSI akan memaksimalkan mobilisasi, jadi ini bisa difungsikan timnas u23, 19, 16, termasuk sepak bola wanita. menarik juga disinggung, seberapa bagus, AFF U-16, Juli bus ini akan meluncur dari Jakarta ke Surabaya," tambahnya.Bus Timnas juga dilengkapi fasilitas toilet, LED Polytron, dan playstation. Selain itu, di bagian belakang bus juga akan disiapkan ruang untuk mini press conference studio. Bus pertama, akan langsung dikirim ke Bali untuk memenuhi kebutuhan transportasi timnas U-23 yang menggelar pemusatan latihan di Stadion Dipta Gianyar, Bali. Timnas U-23 yang dipersiapkan untuk tampil di Asian Games menjalani pemusatan latihan mulai 23 Juli sampai 12 Agustus 2018.
Yuu Hyunkoo Lempar Ban Kapten, RD Bilang Bukan Kasus Pertama
Sriwijaya FC kalah 0-3 dari Arema, pada pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (21/7/2018). Gol dicetak oleh Ridwan Tawainela (51'), Rivaldi Bawuo (65'), dan A Nur Hardianto (76').Sepanjang pertandingan, menurut catatan Liga Indonesia, Sriwijaya FC melepaskan empat tembakan akurat dari delapan usaha, sementara Arema melepaskan sembilan tembakan jitu dari sebelas percobaan.[suggestedarticle=2]Dengan hasil itu, Sriwijaya FC duduk di posisi kesembilan dengan nilai 23 dari 17 laga, sama dengan Arema yang ada di peringkat kedelapan.Pertandingan itu diwarnai sikap emosional kapten Sriwijaya FC Yuu Hyunkoo. Ketika diganti Rafif Putra Ardi pada menit ke-73, Yuu Hyunkoo tampak melempar ban kapten ke tanah.Menurut RD, tindakan kapten tim melempar ban kapten pernah terjadi sebelum ini. RD mengaku bisa memaklumi hal itu, tetapi tetap menegur pemain yang melakukannya."Tadi dia minta maaf di ruang ganti. Semua bisa terjadi dalam kondisi saat ini. Karena pemain apapun tekanan dalam 10 hari terakhir ini luar biasa," ujar pelatih Sriwijaya FC, Rahmad "RD" Darmawan, seperti dilansir Tribunnews."Buat saya itu bisa terjadi di mana saja, waktu itu ada Hamka pernah seperti itu, kita tegur dan dia minta maaf. Yuu Hyunkoo, ketika dia masuk, kita tegur dan dia minta maaf kepada semua pemain di ruang ganti. Biasa terjadi-lah. Tidak mudah pemain menghadapi situasi saat ini. Tidak mudah," jelas RD.[pagebreak]Lalu Muhammad Zohri[/pagebreak]Lihat juga   Akhir akhir ini kita disuguhkan berita keberhasilan beberapa atlit Indonesia yang berprestasi. Dengan jumlah warga negara lebih 250juta jiwa, negara kita memiliki potensi sumber daya manusia dengan bakat yang beraneka ragam. Tinggal bagaimana pemerintah melalui induk cabang menggali dan memoles bakat bakat yang ada biar makin berprestasi. . Yuk beri dukungan dan solusi bagaimana agar dunia olahraga nasional makin berprestasi dalam kolom komentar dibawah Lob? #BolalobFootball A post shared by Bolalob.com (@bolalobfootball) on Jul 20, 2018 at 12:24am PDT
Prediksi Barito Putera Vs Persib Bandung: PSM Makassar Jadi Target Bersama
Barito Putera dan Persib Bandung akan melakoni pertandingan Liga 1, di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (22/7/2018). Siapa pun yang menang, bakal menguasai klasemen, yang saat ini diduduki PSM Makassar.Barito Putera ada di posisi kedua dengan nilai 27 dari 16 pertandingan, atau kalah satu angka dari PSM, yang juga sudah mengarungi 16 pertandingan. Adapun Persib ada di peringkat keenam dengan nilai 25, dari 15 pertandingan.Persib menargetkan bisa memetik kemenangan dalam pertandingan tersebut. Untuk mencapai misinya ini Maung Bandung memboyong 21 pemain terbaiknya yang siap tempur.Pelatih Persib, Mario Gomez, optimistis timnya dapat memetik kemenangan. Menurutnya, seluruh pemainnya sudah bekerja keras agar bisa menampilkan permainan maksimal di partai kontra Barito Putera. "Kami akan menghadapi perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan. Kami tentu ingin membayar semua ini dengan hasil yang positif, yaitu poin penuh di setiap pertandingannya," ucap Gomez.Sedangkan juru strategi Barito Putera Jacksen F. Tiago menuturkan timnya terus menggeber persiapan untuk melakoni bentrokan ini. Ia sadar, tidak bakal mudah mengalahkan Persib. Berdasarkan dua pertemuan musim lalu, Barito Putera mempunyai catatan yang lebih baik dari Persib. Laskar Wong Kito, berhasil mengalahkan Febri Hariyadi pada putaran pertama dengan skor 1-0, dan di putaran kedua bermain imbang tanpa gol.Akan tetapi, Jacksen menyatakan torehan tersebut tak bisa dijadikan acuannya. Menurutnya, Persib saat ini sudah mengalami peningkatan dibandingkan dengan musim lalu."Tim harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, agar bisa mengamankan posisi. Syukur apabila bisa meningkatkannya," ucap sosok asal Brasil tersebut.[pagebreak]Perkiraan Susunan Pemain Barito Putera Vs Persib Bandung[/pagebreak]Perkiraan Susunan PemainBarito Putera (4-4-2): Dian Agus Prasetyo; Dandi Maulana, Aaron Evans, Hansamu Yama, Roni Beroperay; Gavin Kwan Adsit, Matias Cordoba, Douglas Packer, Rizky Pora; TA. Mushafry, Samsul ArifPelatih: Jacksen F. TiagoCadangan: Aditya Harlan, Rafi Syarahil, Fajar Handika, Firli Apriansyah, Nazar Nurzaidin, Bijahil Chalwa, Nazarul Fahmi, Persib (4-4-2): M. Natshir; Supardi, Bojan Malisic, Indra Mustafa, Ardi Idrus; Febri Hariyadi, Dedi Kusnandar, Oh In-kyun, Ghozali Siregar; Jonathan Bauman, Ezechiel N'DouasselPelatih: Mario GomezCadangan: Made Wirawan, Al Amin, Tony Sucipto, Eka Ramdani, Gian Zola, Patrich Wanggai, M. WildanPertemuan Terakhir09/10/2017 Liga 1 - Persib 0-0 Barito Putera18/06/2017 Liga 1 - Barito Putera 1-0 Persib04/12/2016 ISC - Barito Putera 1-1 Persib13/08/2016 ISC - Persib 2-0 Barito Putera
Fakhri Husaini Evaluasi Lini Belakang Timnas U-16 Jelang Piala AFF
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini terus mengevaluasi timnya jelang Piala AFF U-16, 29 Juli-11 Agustus 2018 di Indonesia. Lini belakang menjadi salah satu yang dievaluasi Fakhri.Skuat Garuda Asia baru saja menjalani laga uji coba kontra Asifa U-16 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jumat (20/7/2018). Pada laga tersebut, timnas U-16 menang dengan skor 4-0. Gol timnas dicetak oleh Komang Teguh Krisnanda (2 gol), Bagus Kaffa, dan Kartika Vedhayanto.Meski mendapat kemenangan Fakhri melihat lini pertahanan menjadi fokusnya. Ia masih ingin memperbaiki lini tersebut yang terbilang cukup vital. [suggestedarticle=3]"Uji coba ini ada beberapa yang harus dievaluasi, salah satunya adalah lini belakang. Saya lihat ada beberapa kali pemain tidak berada di posisinya dan ini saya sayangkan," ujar Fakhri."Tapi tetap saja ini merupakan pertandingan yang bagus untuk pemain, karena mereka sudah mulai mendapatkan atmosfer pertandungan. Ini bagus untuk mental pemain," tambahnya.Fakhri ingin timnya bisa bermain baik di ajang ini. Terlebih Indonesia merupakan tuan rumah dan punya target tinggi. Piala AFF juga menjadi persiapan Rendy Juliansyah dkk jelang Piala Asia U-16, akhir tahun ini.Pada Piala AFF U-16 ini, tuan rumah Indinesia kan tergabung di Grup A bersama dengan Vietnam, Myanmar, Timor Leste, dan Filipina.
Bangku Stadion Asian Games Jadi Korban Kekecewaan Suporter Sriwijaya FC
Kepergian sebagian pemain andalan Sriwijaya FC di paruh kedua musim ini berdampak dengan menurunnya performa tim di lapangan.Sriwijaya FC baru saja menelan kekalahan kedua mereka, yakni melawan Arema FC dengan skor 0-3 dalam laga yang berlangsung di Stadion Jakabaring Palembang, Sabtu (21/7) sore.Di laga sebelumnya Laskar Wong Kito kalah 3-0 di markas Mitra Kukar, Rabu (18/7).Usai laga sejumlah suporter tuan rumah mengamuk dan merusak kursi stadion dan melemparkannya ke arah lapangan.Bahkan para suporter Sriwijaya membentangkan beberapa spanduk yang memperlihatkan kekecewaan mereka pada manajemen tim, seperti tulisan "Instal Ulang Manajemen” dan "Kick Politic Out Of Football”.[suggestedarticle=3]Sebagai catatan, Stadion Jakabaring akan menjadi salah satu venue Asian Games 2018 yang akan digelar pada bulan depan.Dikutip dari Kompas.com, Pengawas PT Jakabaring Sport City (JSC) Rusli Nawi ketika dikonfirmasi mengatakan, sebanyak 335 kursi yang berada di tribune utara dan selatan dirusak. Rinciannya, 231 kursi di tribune utara dan 104 di tribune selatan. "Kami kecewa atas ulah suporter dengan merusak kursi stadion, karena kita akan menghadapi Asian Games. Semua kursi penonton itu mengalami rusak berat,” kata Rusli."Ini kursinya tidak dijual di Indonesia, semuanya dipesan dari luar. Ketakutan kami jika ada yang rusak parah, sulit untuk membelinya karena butuh proses yang lama sementara Asian Games tinggal beberapa hari lagi,” ujar Rusli. Atas kejadian tersebut, PT JSC akan membuat laporan ke Polresta Palembang, agar dalang dari kerusakan bisa ditangkap dan diproses hukum. "Ini murni kriminal yang merusak fasilitas negara, besok kami akan lapor ke polisi,” ungkapnya.   Puing puing 335 kursi single seat stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yang berada di pinggir lapangan. Kursi kursi ini dirusak dan dilempar oleh oknum suporter Singa Mania di tribun Utara dan suporter Sriwijaya Mania di tribun Selatan. . . Aksi pengrusakan ini sangat merugikan dan disayangkan. PT Jakabaring Sport City (JSC) memastikan stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring steril untuk pertandingan kandang Sriwijaya FC, termasuk untuk latihan hingga perhelatan Asian Games 2018. . . #jakabaringsportcity #jakabaring #smartandgreen #roadtoasiangames2018 #asiangames2018 #asiangames #kitopacak #sriwijayafc #singamania #sriwijayamania A post shared by JAKABARING SPORT CITY (@jakabaringsportcity) on Jul 21, 2018 at 4:50am PDT
Agendakan Uji Coba Internasional di Bali, Ini Lawan Timnas Indonesia U-23
Timnas Indonesia U-23 akan melakoni pemusatan latihan di Bali pada tanggal 24 Juli hingga 11 Agustus. PSSI mengagendakan dua laga uji coba untuk Ezra Walian CS.Seperti dilansir oleh PSSI, satu lawan telah diketahui. Tidak jauh-jauh, negara tetangga, Timor-Leste akan menjadi lawan.[suggestedarticle=3]"Kami memanggil 24 pemain untuk pemusatan latihan di Bali. Selain fokus latihan kami juga agendakan dua kali uji coba salah satunya melawan Timor Leste," ucap Milla seperti dikutip dari PSSI.org.Laga melawan Timor-Leste rencananya akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Pertandingan digelar pada tanggal 11 Agustus mendatang.Satu lawan lagi untuk Timnas Indonesia U-23 belum diketahui. Tapi rencananya akan diumumkan dalam waktu dekat.
Catatan Impresif Indonesia di Swedia, Cetak 42 Gol dari 8 Laga
Tim SKF Indonesia meninggalkan catatan gemilang meski harus tersingkir pada babak semifinal Gothia Cup U-15 2018. Torehan gol SKF Indonesia bisa dikatakan luar biasa sepanjang turnamen di Swedia tersebut.SKF Indonesia langsung membuat kejutan saat mencetak 18 gol tanpa balas pada laga pertama Grup 4 Gothia Cup. 18 gol dicetak oleh Muhammad Uchida Sudirman dan kawan-kawan saat menggilas tim asal Denmark, Skalborg SK.[suggestedarticle=3]Langkah SKF Indonesia mulus di babak grup setelah menang tiga kali, mencetak 26 gol dan tidak kebobolan.SKF Indonesia tak terbendung hingga semifinal setelah berhasil menaklukkan tim-tim dari negara yang sukses meraih prestasi di sepak bola seperti Jerman dan Brasil.Sayangnya pada semifinal Gothia Cup U-15 2018, SKF Indonesia harus tersingkir usai kalah 2-3 dari wakli Islandia, Stjarnan 1.Dalam delapan yang telah dilakoni, SKF Indonesia berhasil mencetak 42 gol. SKF Indonesia juga hanya kebobolan empat gol pada dua laga terakhir di Gothia Cup U-15 2018.Hasil Lengkap SKF Indonesia di Gothia Cup U-15:Fase GrupSKF Indonesia 18-0 Skalborg SK (Denmark)Walddorfer SV (Jerman) 0-2 SKF IndonesiaLinkoping Kenty (Swedia) 0-6 SKF Indonesia Babak 64 BesarSKF Indonesia 6-0 Solvesborgs GIF (Swedia)Babak 32 BesarSKF Indonesia 2-0 Intersporter/Boca (Brasil)Babak 16 BesarSKF Indonesia 4-0 SC Weitmar 45 (Jerman)Babak 8 Besar SKF Indonesia 2-1 Kinna IF (Swedia)SemifinalStjarnan 1 (Islandia) 3-2 SKF Indonesia
Tak Dikawal Bonek, Persebaya Janji Permalukan PSIS
Bonek dilarang mendampingi Persebaya Surabaya ke Magelang menghadapi PSIS Semarang dalan lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Moch Soebroto, Minggu (22/7/2018). Meski tak dikawal Bonek, Persebaya janji akan mempermalukan PSIS.Polda Jawa Tengah (Jateng) telah melarang Bonek untuk datang ke Magelang. Keputusan itu tertuang dalam surat bernomor B/7333/VII/Yan.2.1/2018/JTG yang ditandatangani oleh Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Condro Kirono pada 12 Juli 2018 lalu.Soal larangan tersebut, pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera sangat menyayangkan, karena selama ini Bonek menjadi salah satu penyulut performa skuat Green Force.[suggestedarticle=3]"Setiap pertandingan pasti ada suporter jadi lebih seru. Tapi kalau mereka tidak datang, juga tidak apa-apa. Kami tetap konsentrasi maksimal untuk membawa poin penuh dari Magelang," tegas pelatih asal Argentina tersebut.Persebaya di atas angin karena mereka belum pernah kalah dalam empat pertandingan beruntun. Green Force, menumbangkan PSMS Medan dengan dua gol tanpa balas pada pertandingan terakhirnya, Rabu (18/7) lalu."Kami selesai main langsung istirahat, lalu tidak ada waktu untuk persiapan. Tapi semua pemain sudah tahu apa yang harus mereka lakukan di lapangan. Hanya beberapa aspek saja yang harus dibenahi," tutup Alfredo Vera. "Kami yakin bisa menang," tegasnya.
Jelang Asian Games 2018, Luis Milla Panggil Tiga Pemain yang Berkarier di Luar Negeri
Luis Milla memanggil 24 pemain yang akan melakoni pemusatan latihan di Bali jelang Asian Games 2018. Dari daftar pemain yang dipanggil, ada tiga pemain yang berkiprah di luar negeri.Rencananya, Timnas Indonesia U-23 akan melakoni pemusatan latihan di Bali mulai tanggal 24 Juli hingga 11 Agustus. Setelah itu, Tim Merah-Putih kembali ke Jakarta untuk melakoni pertandingan perdana di tanggal 14 Agustus.[suggestedarticle=3]Tiga pemain yang berkipah di luar negeri adalah dua penggawa Selangor FA, Evan Dimas Darmono dan Ilham Udin Armaiyn. Satu pemain lagi adalah penyerang Almere City, Ezra Walian.Sebelumnya tiga pemain ini jarang masuk ke skuat Timnas Indonesia U-23. Jadwal pemusatan latihan dan uji coba yang di luar kalender FIFA membuat Milla kesulitan memanggil tiga pemain ini.Tiga pemain ini terakhir kali dipanggil saat uji coba kontra Singapura U-23 di tanggal 21 Maret. Kala itu Garuda Muda menang dengan skor 3-0.
Borneo FC Cetak 4 Gol ke Gawang PS Tira, Dejan Antonic Puas
Borneo FC berhasil menang atas PS Tira di laga pekan ke-17 Liga 1, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (20/7/2018).Pesut Etam (julukan Borneo FC) berhasil memenangi laga tandang dengan skor 4-3. Marlo da Silva jadi bintang kemenangan Borneo FC dengan mencetak dua gol. Dua gol lagi dicetal oleh Lerby Eliandry dan Wildansyah.[suggestedarticle=3]Sementara PS Tira hanya mampu membalas lewat Kim Sang-min, Dimas Drajad, serta yang terakhir Manahati Lestusen. Kekalahan ini melanjutkan tren negatif skuat racikan Nilmaizar tersebut yang selalu gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir.Dengan kemenangan itu, pelatih Borneo FC Dejan Antonic merasa puas. Ia menyatakan seluruh pemain bekerja keras dan menuruti instruksi yang diberikannya secara baik."Pertama kami sangat senang mendapatkan tiga poin. Kemenangan ini sangat penting. Tapi kalau kita lihat ke pertandingan bagus sekali karena bisa mencetak empat gol," kata Dejan selepas laga. "Babak kedua sempat tidak fokus terlalu banyak dan sering kehilangan bola. Mungkin karena panik, dan masalah ini harus kami perbaiki," tambahnya.Untuk sementara Borneo FC meramaikan posisi papan atas. Klub asal Samarinda tersebut mengoleksi 25 poin dari 17 pertandingan.
1532226601447 subcategory