(Foto: UEFA)

Data dan Fakta Final Liga Europa: Atletico Madrid vs Marseille

Final Liga Europa musim ini akan dimainkan dengan duel antara Marseille dan Atletico Madrid pada Rabu, 16 Mei 2018 malam di Parc Olympique Lyonnais, Lyon, Perancis.

Liga Europa sendiri adalah kompetisi satu tingkat dibawah Liga Champions. Pemenang akan mendapatkan tiket otomatis ke putaran grup Liga Champions pada musim depan.



Atletico memenangi dua laga di final Liga Europa, yakni pada tahun 2010 melawan Fulham dan melawan Athletic Bilbao di tahun 2012.

Sementara Marseille gagal di dua final mereka, kalah dari Parma di tahun 1999 dan Valencia di 2004.

Atletico lolos ke partai puncak usai mengalahkan Arsenal dengan skor agregat 2-1, sedangkan Marseille menang dramatis dengan agregat 3-2 atas Red Bull Salzburg.

Berikut beberapa data dan fakta dari kedua tim:

- Ini menjadi final ketiga Atletico di Liga Europa. Dari dua final sebelumnya yakni 2009-2010 dan 2011-2012, Atletico selalu juara.

- Ini juga menjadi final ketiga Marseille di Liga Europa. Dari dua final sebelumnya saat masih bernama Piala UEFA yakni 1998-1999 dan 2003-2004, Marseille selalu kalah.

- Atletico sebelumnya pernah tampil di Lyon pada final ajang Eropa tepatnya Piala Winners pada 1985-1986. Atletico kalah 0-3 dari Dynamo Kyiv.

- Marseille dan Atletico sebelumnya pernah dua kali bersua di fase grup Liga Champions 2008-2009. Atletico menang di kandang, sedangkan di kandang Marseille skor imbang.

- Dari 15 bersua klub Spanyol di ajang Eropa, Marseille hanya menang 4 kali. Mereka kalah 8 kali, dan 3 kali imbang.

- Sementara, Atletico dalam 12 laga menghadapi klub asal Prancis, menang 6 kali, seri 5 kali, dan hanya kalah 1 kali.

- Di pentas Eropa, Marseille telah 3 kali melakoni adu penalti. Hasilnya, menang 2 kali dan kalah 1 kali.

- Sementara itu, Atletico 6 kali melakoni adu penalti dengan hasil hanya menang 2 kali dan 4 kali kalah.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Menanti Reuni Benitez-Torres di St James Park
Manajer Newcastle Rafa Benitez membuka peluang untuk bisa mendatangkan striker Atletico Madrid Fernando Torres musim panas ini.Torres meninggalkan Atletico menuju Liverpool pada tahun 2007, di mana ia bermain di bawah arahan Benitez. Sebelum pada akhirnya ia kembali ke kota Madrid pada tahun 2015 dan akan meninggalkan klub masa kecilnya untuk kedua kalinya pada akhir musim ini.Pemain berusia 34 tahun itu menjadi pemain pengganti saat Atletico menang 3-0 di final Liga Europa di Lyon pada Rabu malam dan mengangkat trofi, yang pertama ia menangkan dengan klub.[suggestedarticle]Benitez mengatakan dia terbuka untuk mengontrak kembali sang striker yang mencetak 72 gol dalam 116 pertandingan untuknya di Liverpool, meskipun dia mengerti setiap kesepakatan potensial akan sulit untuk diselesaikan."Saya pikir akan lebih sulit baginya untuk datang, bukan karena kami tidak mau," kata Benitez kepada Marca."Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi di kepalanya, tapi mungkin dia sedang memikirkan sesuatu yang lain."Itu akan menarik, tapi saya tidak berpikir itu akan mudah."Di Liverpool dia sensasional. Lalu kami pergi ke Chelsea dan, meskipun dia mengalami saat yang buruk ketika dia tiba, dia sangat penting bagi kami untuk memenangkan Liga Europa."[suggestedarticle]Selain di Liverpool, Torres sempat kembali bereuni dengan Benitez di Chelsea, saat pelatih asal Spanyol itu menjadi pengganti Roberto Di Matteo pada tahun 2012.Newcastle sendiri usai dibawa promosi ke Liga Primer Inggris musim lalu, sukses finis di posisi ke-10 saat ini.
  1227 kali
Bantai Fiorentina, AC Milan Kunci Tiket Liga Europa Musim Depan
AC Milan memastikan dirinya lolos ke Liga Europa pada musim depan setelah berhasil menang telak 5-1 atas Fiorentina dalam laga penutup Serie A di Stadion San Siro, Minggu (20/5).Gol dari Milan dicetak oleh Hakan Calhanoglu, Nikola Kalinic, Giacomo Bonaventura dan Patrick Cutrone yang cetak 2 gol. Sedangkan, gol semata wayang Fiorentina dicetak oleh Giovanni Simeone.AC Milan langsung tancap gas pada awal babak pertama.Menit ke-7, Milan mendapatkan peluang pertamanya dari Franc Kessie. Namun, tendangan dari Franc masih bisa diantisipasi oleh kiper FIorentina, Marco Sportiello.Gol pembuka justru lebih dahulu dicetak oleh Fiorentina di menit ke-20.Umpan manis yang dilesahkan oleh Federico Chiesa, mampu dimanfaatkan menjadi gol oleh Giovanni Simeone.Tertinggal satu gol, Milan langsung bangkit menit ke-23.Calhanoglu mampu menjadikan skor imbang 1-1 setelah tendangan bebasnya sukses merobek gawang Marco Sportiello.Di menit ke-41, Milan berbalik unggul usai sepakan dari Cutrone berbuah menjadi gol. Skor 2-1.Hingga wasit meniup peluit babak pertama, skor 2-1 pun bertahan.[suggestedarticle=3]Empat menit selang babak kedua baru berjalan, Milan berhasil menambah pundi-pundi golnya pada menit ke-49.Kali ini Kalinic yang mencatatkan namanya di papan skor untuk membuat kedudukan menjadi 3-1.Alih-alih memperkecil keadaan, Fiorentina justru semakin jauh tertinggal oleh AC Milan,Di menit ke-59, Cutrone menambahkan gol keduanya pada laga malam ini di San Siro.Pesta gol AC Milan ditutup oleh Bonaventura pada menit ke-76 usai umpan dari Calhanoglu mampu dimanfaatkanya menjadi sebuah gol. Skor 5-1.Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 5-1 untuk kemenangan AC Milan atas Fiorentina pun berakhir.Dengan hasil ini, Milan sukses mengunci tiket Liga Europa setelah menempati posisi ke-6 klasemen Serie A dengan 64 poin.Susunan Pemain:AC Milan (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Daniel Calabria, Leonardo Bonucci, Alessio Romagnoli, Ricardo Rodriguez; Franck Kessie, Manuel Locatelli, Giacomo Bonaventura; Patrick Cutrone, Nikola Kalinic, Hakan Calhanoglu.Fiorentina (4-3-3): Marco Sportiello; Nikola Milenkovic, German Pezzella, Vitor Hugo, Cristiano Biraghi; Sebastian Cristoforo, Bryan Dabo, Marco Benassi; Federico Chiesa, Giovanni Simeone, Riccardo Saponara
  630 kali
Atletico Bidik Winger MU Untuk Gantikan Griezmann
Atletico Madrid kemungkinan besar akan kehilangan salah satu pemain andalan mereka pada musim panas mendatang.Dia adalah Antoine Griezmann yang besar dikaitkan akan digaet oleh Barcelona. Jika benar Atletico ditinggal pemain asal Perancis itu, mereka sudah memiliki beberapa opsi untuk menggantikan Griezmann. Dia adalah Anthony Martial, winger muda milik Manchester United.Martial sendiri sudah mulai kehilangan menit bermain di musim ketiganya di Old Trafford. Pemain berusia 22 tahun ini tampil 30 kali untuk United dan mencetak 9 gol pada musim ini.[suggestedarticle]Menurut AS, rencana transfer United bisa memudahkan niat Atletico menggaet Martial. Dimana Jose Mourinho dikabarkan meminati bek kanan mereka yakni, Sime Vrsaljko. Atletico sendiri tetap berharap bahwa Griezmann akan menerima tawaran kontrak baru mereka senilai 20 juta euro per tahun. Namun Barcelona juga memiliki peluang besar untuk menggoda pemain bernomor punggung 7 itu.Griezmann sendiri baru saja mencetak dua gol di final Liga Europa pada Rabu malam, atau saat Atlético mengalahkan Marseille 3-0.
  1383 kali
Tindakan Payet Bisa Jadi Pelajaran Liverpool Agar Tidak Gagal di Final Liga Champions
Salah satu mitos yang bisa membuat gagal di partai final yaitu menyentuh piala sebelum bisa menjadi pelajaran untuk Liverpool jika ingin juara Liga Champions. Terbaru, Dimitri Payet bersama Marseille gagal meraih trofi Liga Europa usai menyentuh trofi sebelum bertanding.Kutukan menyentuh piala sebelum berlaga di partai final kembali terjadi. Kali ini menimpa Payet saat Marseille menghadapi Atletico Madrid.[suggestedarticle=3]Payet yang sempat menyentuh trofi Liga Europa sebelum bertanding harus bernasib sial saat laga. Pemain asal Prancis tersebut harus ditarik keluar lapangan karena mengalami cedera dan Marseille takluk dengan skor 0-3 dari Atletico.Sebelumnya ada beberapa pemain yang harus takluk di partai puncak setelah mereka memegang trofi seperti Kaka, Gennaro Gattuso dan Santiago Canizares.Para pemain Liverpool bisa menghindari kutukan tersebut dengan tidak menyentuh trofi sebelum laga. 
  6731 kali
Payet Rasakan Karma dari Ronaldo
Pada laga final Liga Europa, Dimitri Payet harus ditarik keluat setelah mengalami cedera. Banyak yang menyatakan hal yang menimpa Payet terjadi karena karma dari tindakan yang ia lakukan kepada Cristiano Ronaldo di partai final Piala Eropa 2016.Pada partai puncak Liga Europa yang digelar di Lyon, bukan menjadi laga yang indah bagi Payet. Eks pemain West Ham tersebut harus digantikan oleh Maxime Lopez pada menit ke-32 karena mengalami cedera paha. Dimitri Payet leaves the pitch in tears after being forced to come off with an injury 😢France's World Cup squad is set to be announced tomorrow. pic.twitter.com/o9EKJZ0bRA — Football on BT Sport (@btsportfootball) May 16, 2018 [suggestedarticle=3]Pada momen tersebut Payet sempat menangis dan mendapat tepuk tangan dari para penonton. Meski mendapat simpati, namun banyak juga yang berpendapat bahwa hal tersebut terjadi karena karma dari yang pernah dia lakukan pada Cristiano Ronaldo di final Piala Eropa 2016.Pada laga yang mempertemukan Prancis dan Portugal tersebut, Payet sempat melanggar Ronaldo yang membuat pemain Real Madrid tersebut harus ditarik keluar lapangan. Beruntung bagi Portugal, meski tanpa Ronaldo mereka masih mampu meraih gelar juara Piala Eropa.Berbeda dengan Marseille yang harus menyerah dengan skor akhir 3-0 dari Atletico Madrid. Tiga gol Atletico dicetak oleh Antoine Griezmann (2 gol) dan Gabi.
  3389 kali
Bawa Atletico Juara Liga Europa, Griezmann Tolak Bicarakan Masa Depannya
Antoine Griezmann menjadi bintang kemenangan Atletico Madrid di final Liga Europa, usai mencetak dua gol ke gawang Marseille.Atletico pun menang 3-0 atas klub asal Perancis itu di Lyon, Kamis (17/5) dinihari WIB.Griezmann, 27 tahun, menjadi perbincangan hangat soal masa depannya bersama dengan Atletico. Dirinya selalu dikaitkan akan pindah ke Barcelona pada musim panas mendatang.[suggestedarticle=3]Namun Griezmann yang sudah meraih dua trofi semenjak bergabung dengan Atletico menolak untuk membicarakan masa depannya. Pemain asal Perancis ini ingin menikmati torehan dirinya di Liga Europa."Sekarang bukan waktunya untuk berbicara tentang masa depan saya," kata Griezmann."Anda harus menikmati dalam memenangkan gelar dan merayakannya dengan para penggemar."[pagebreak]Hutang budi pada Simeone[/pagebreak]Griezmann memberikan kredit kepada sang pelatih Diego Simeone dan juga rekan satu timnya atas pencapaiaan ini."Saya bersikeras, ini bukan saat yang tepat untuk membicarakan masa depan saya," katanya."Benar bahwa Simeone telah mengajari saya banyak hal, membuat saya menjadi pemain yang lebih baik, membuat saya berada di posisi tiga teratas di dunia dan bersamanya saya telah meningkatkan setiap pertandingan, setiap tahun."Saya berhutang banyak kepada Diego Simeone untuk kemajuan saya sebagai pemain sepakbola, tetapi juga untuk rekan satu tim saya."Tujuannya adalah untuk mengambil keuntungan dari kesalahan lawan. Ini adalah gaya kami dan kami telah mencapainya."Sepanjang musim ini Griezmann mencetak 29 gol di semua kompetisi bersama dengan Atletico.
  408 kali
Arti Angka 403 Bagi Fernando Torres Bersama Atletico Madrid
Menjelang habis masa kontraknya akhir musim ini, Fernando Torres akhirnya menggapai impian mengangkat trofi juara Liga Europa bersama Atletico Madrid setelah menjalani 403 pertandingan.Torres dibesarkan di Atletico Madrid sejak usia 17. Sempat keluar dari klub Spanyol itu dan kembali lagi pada 2014, kini di penghujung kariernya di klub tersebut, Torres justru ikut mempersembahkan gelar yang telah lama ia nantikan.Pada partai yang dimenangkan Atletico atas Marseille 3-0 ini, Torres hanya main dua menit menggantikan pencetak dua gol Antoine Griezmann pada menit ke-90. Ia pun berkesempatan mengangkat trofi bersama kapten Gabi.[suggestedarticle=3]Ia tersenyum tipis ketika berjalan ke arah para penggemar Atletico, sambil memegang trofi dengan satu tangan.Torres mendukung Atletico sejak berusia lima tahun dan bergabung ke akademi saat anak-anak, melakukan debut tim pertamanya di usia 17 tahun pada 2001 ketika mereka masih bermain di divisi kedua Spanyol.Ia menginspirasi Atletico kembali ke strata tertinggi dan menjadi kapten klub. Namun penampilannya yang meroket berbarengan dengan masa-masa mengecewakan untuk Atletico, yang harus hidup di bawah bayang-bayang Real Madrid.Torres jauh dari trofi apapun saat ia memutuskan meninggalkan Atletico pada konferensi pers yang penuh cucuran air mata pada 2007, untuk mengumumkan kepindahannya ke Liverpool.Ia berada di Inggris saat Atletico menyudahi puasa trofi selama 14 tahun dengan mengalahkan Fulham 2-1 untuk menjuarai Liga Europa 2010. Ia juga berada di Chelsea ketika bekas klubnya itu memenangi lima trofi dalam dua tahun di bawah asuhan Diego Simeone, yang berpuncak pada kesuksesan menjuarai Liga Spanyol pada 2014.Torres memenangi Liga Champions, Piala FA, dan Liga Europa bersama Chelsea, namun mengaku benar-benar merasa lapar untuk merayakan kesuksesan dengan klub masa kecilnya. Ia kembali ke sana pada Januari 2015 pada perkenalannya yang dihadiri 40.000 penggemar.Ia hampir mengukir kesuksesan yang menjadi impian pada final Liga Champions 2016 melawan Real Madrid, ketika timnya kalah adu penalti atas rival sekota.Pengaruh Torres mengecil sejak kekalahan itu dan ia tidak banyak dimainkan pada musim ini. Diego Simeone menyatakan pada Februari bahwa ia tidak ingin mempertahankan sang pemain setelah musim ini. Torres akan pergi lagi dari Atletico dan bakal terpatri sebagai pemain legendaris klub tersebut.
  542 kali
Diragukan Tampil Pada Piala Dunia, Payet Mewek di Lapangan
Dimitri Payet menitikkan air matanya setelah cedera yang ia alami pada final Liga Eropa, membuatnya diragukan untuk tampil di Piala Dunia 2018.Harapan Payet tampil di Piala Dunia semakin menipis setelah ia ditarik keluar lapangan dengan berjalan tertatih-tatih saat final Liga Europa yang mempertemukan Olympique de Marseille melawan Atlectico Madrid.Sehari sebelum pertandingan tersebut Payet telah menyatakan bahwa dirinya siap untuk tampil di Final Liga Europa.Namun pada menit ke-32, Kapten Marseille itu harus digantikan oleh Maxime Lopez karena cedera yang dialaminya.[suggestedarticle]Payet kemudian meninggalkan lapangan dengan berlinang air mata.Ia seakan tidak percaya bahwa disaat menjelang Piala Dunia 2018, kondisi cedera malah menghampirinya.Rasa takut akan tidak dipanggilnya dalam skuat Perancis ke Russia, membuat Payet tak henti-hentinya meluapkan kesedihannya.[suggestedarticle]Pelatih timnas Perancis, Didier Deschamps akan mengumumkan skuat yang akan dibawanya ke Rusia pada hari Kamis, (17/5).
  1143 kali
Waduh! Dimitri Payet Diragukan Tampil di PD 2018
Dimitri Payet yang merupakan kapten klub Marseille, diragukan bisa tampil pada Piala Dunia 2018, lantaran dirinya dihantam cedera saat final Liga Europa, Kamis (17/5/2018) dinihari WIB.Pada pertandingan final yang keras itu, Payet terpaksa keluar lapangan pada menit 32 dan digantikan Maxime Lopez lantaran cedera paha yang cukup berat.Sebelumnya, Kondisi kebugaran Payet diragukan untuk dapat tampil di final melawan Atletico Madrid setelah absen saat timnya imbang 3-3 di markas Guingamp pada Jumat. Tapi, dinyatakan bugar untuk bermain sehari sebelum pertandingan puncak di Lyon.[suggestedarticle=3]Ia menangis saat meninggalkan lapangan untuk digantikan Maxime Lopez.Mantan gelandang West Ham itu merupakan sosok kunci pada laju Prancis menuju final Piala Eropa 2016, meski ia belum tampil lagi untuk timnasnya sejak kemenangan 2-1 atas Belarus pada 10 Oktober.Pemain 30 tahun itu mencuri perhatian untuk dapat kembali dipanggil pelatih Didier Deschamsps dengan penampilan gemilang, yang mencakup menginspirasi Marseille ke final Liga Europa. Namun cederanya mungkin mengakhiri peluangnya untuk tampil di turnamen akbar itu. Deschamps akan mengumumkan skuadnya pada Kamis ini.
  805 kali
Griezmann Pemain Terbaik Final Liga Europa 2018
Antoine Griezmann, pemain asal Prancis terpilih sebagai Pemain Terbaik (Man Of The Match) pada final Liga Europa 2018, setelah mencetak dua gol dari kemenangan Atletico Madrid atas Marseille 3-0 di di Stadion Groupama, Lyon, Kamis (17/5/2018) dinihari WIB.Secara keseluruhan, Griezmann yang kini berusia 27, ikut terlibat dalam 12 gol untuk Atletico di ajang Liga Europa musim ini, yakni dengan delapan gol dan empat assists."Saya sangat bahagia hari ini," ungkap Griezmann usai pertandingan. "Saya sudah berusaha lama untuk meraih momentum seperti ini. Saya meninggalkan rumah sejak usia 14 untuk meraih gelar ini," tambah Griezmann.[suggestedarticle=3]Griezmann mengaku membawa serta keluarganya pada pertandingan final ini dan akan merayakannya bersama-sama usai pertandingan ini.Pemain timnas Prancis ini akan menjadi andalan bagi Prancis dalam upaya meraih gelar juara di ajang Piala Dunia 2018 Rusia.Ditanya soal yang satu itu, Griezmann mengaku, sudah tak sabar lagi untuk main di Rusia. "Kami berharap bisa sukses di Rusia. Ini kesempatan baik bagi Prancis," tegasnya.   #Griezmann with his second of the night! A post shared by Football • Soccer • Futbol (@soccervideohd) on May 16, 2018 at 1:01pm PDT
  751 kali
1526509760713 tag