(Foto: istimewa)

Juara Liga Musim Ini, Al Sailiya Wakili Qatar Tanding di Indonesia

Liga Futsal Qatar musim 2018 telah menyelesaikan laganya. Rekor serta catatan baru tercipta pada musim ini.

Di musim-musim sebelumnya, dua tim unggulan yaitu Al-Rayyan SC dan Al-Sadd selalu menjadi pesaing utama dalam perebutan gelar jura Liga. Namun musim ini sedikit berbeda dari perkiraan. Ini karena sistem baru di mana pemain asing dilarang di Liga Futsal Qatar musim ini.

Dengan menggunakan tenaga lokal, Al Rayyan dan Al Sadd yang di musim sebelumnya mengandalkan pemain asing dari Brazil, gagal bersaing untuk meraih juara liga. Al Sailiya tampil sebagai juara setelah di partai terakhir mengalahkan Al Kharaitiyat dengan skor 9-3 pada 14 Mei lalu.



Hasil ini membuat Al Sailiya berhasil menjadi juara Liga Futsal Qatar. Al Sailiya menjadi tim ketiga yang berhasil meraih gelar juara liga. Dengan hasil ini Al Sailiya bakal mewakili Qatar untuk berlaga di ajang AFC Futsal Club Championship 2018 yang digelar pada 1-12 Agustus mendatang di Yogyakarta, Indonesia.

Al Sailiya menempati pot kedua dalam pengundian grup yang akan digelar pada Jumat (18/5) mendatang di Fairmont Hotel, Jakarta.

Di AFC Futsal Club 2017 lalu Al Rayyan yang mewakili Qatar hanya berhasil finis di posisi keempat. Di fase grup mereka berhasil menaklukan wakil Indonesia, Vamos Mataram.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Myanmar Tak Diwakili Tim Juara Liga di AFC Futsal Club Championship, Ini Alasannya
Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Myanmar mengirimkan wakil di ajang AFC Futsal Club Championship. Wakil Myanmar menjadi salah satu peserta di ajang tahun kedelapan gelaran ini.Biasanya, wakil di AFC Futsal Club Championship 2018 adalah sang juara liga di negaranya. Namun Myanmar berbeda. Adalah Victoria University College (VUC), tim di salah satu Kampus di Yangon, Ibukota Myanmar, yang bakal menjadi wakil negara ini.VUC Sendiri bukan nama baru di kompetisi futsal Myanmar. Tim ini telah malang melintang mengikuti berbagai ajang. Namun dua tahun belakangan, VUC belum meraih gelar juara tingkat nasional. Di Liga Futsal Myanmar musim lalu, mereka hanya berada di peringkat ketiga di bawah MIC FC (Runner-up) dan Pyay United (Juara).[suggestedarticle=3]Liga Futsal di Myanmar musim ini sendiri belum dimulai. Hanya turnamen nasional yaitu MFF Super Cup yang baru digelar di mana dalam laga tersebut MIC FC menjadi juara dan VUC menjadi runner-up. Lantas mengapa bukan Pyay United juara liga musim lalu atau MIC FC yang mewakili Myanmar.Dilansir dari berbagai sumber, Pyay United sendiri sudah vakum sejak awal 2018 lalu. Ini dikarenakan sang pemilik dan juga manajer tim terlibat masalah hukum dan mengalami masa tahanan akibat kasus pidana.Sedangkan MIC FC sendiri belum mampu melengkapi syarat-syarat yang diberikan untuk tim peserta AFC Futsal Club Championship 2018.VUC FC sendiri berada di grup A bersama Nagoya Oceans, Dalian Yuan Dinasty dan tuan rumah Vamos Mataram di AFC Futsal Club Championship yang digelar pada 1-12 Agustus mendatang.
  768 kali
Tim Kampus Ini Jadi Calon Lawan Vamos Mataram di AFC Futsal Club Championship 2018
Biasanya, wakil di AFC Futsal Club Championship 2018 adalah sang juara liga di negaranya. Namun Myanmar berbeda. Adalah Victoria University College (VUC), tim di salah satu Kampus di Yangon, Ibukota Myanmar, yang bakal menjadi wakil negara ini.VUC Sendiri bukan nama baru di kompetisi futsal Myanmar. Tim ini telah malang melintang mengikuti berbagai ajang. Namun dua tahun belakangan, VUC belum meraih gelar juara tingkat nasional. Di Liga Futsal Myanmar musim lalu, mereka hanya berada di peringkat ketiga di bawah MIC FC (Runner-up) dan Pyay United (Juara).[suggestedarticle=3]Meski hanya berpredikat tim kampus, VUC FC punya manajemen dan skuat yang cukup baik. Skuatnya cukup solid dan terdapat beberapa penggawa timnas Myanmar di 2017 lalu menjadi langganan memperkuat tim di beberapa ajang.Di ajang AFC Futsal Club Championship 2018 nanti, VUC mempunyai empat tim yang pernah memperkuat tim juara Liga Futsal Myanmar musim lalu, Pyay United. Selain itu, enam pemain VUC memperkuat timnas futsal Myanmar yang pernah tiga kali mengalahkan Indonesia musim lalu.Meski diperkuat beberapa pemain nasional, VUC juga menyelipkan dua pemain junior yang juga merupakan Mahasiswa kampus mereka.VUC berpotensi menjadi kuda hitam. Enam pemain timnas mereka sudah sedikit mengetahui permainan Indonesia saat tiga kali menang 2017 lalu. Selain harus menghadapi Vamos, VUC juga bakal menghadapi Nagoya Oceans dan Dalian Yuan Dinasty di ajang ini.
  508 kali
Penggawa Iran Ini Dipastikan Tak Perkuat Vamos Mataram di AFC Futsal Club 2018
Peluang Farhad Fakhimzadeh untuk memperkuat Vamos Mataram di ajang AFC Futsal Club Championship 2018 dipastikan tertutup.Farhad dipinjamkan dari tim Iran, Mes Sungun, untuk bermain bersama Vamos selama dua bulan sejak Maret lalu. Bersama Vamos, pemain yang berposisi pivot ini berhasil meraih gelar juara. Mes Sungun sendiri merupakan juara Liga Futsal Iran dan bakal mewakili negara Persia tersebut di AFC Futsal Club Championship 2018.Dalam wawancaranya dengan media futsal lokal, Farhad mengatakan tidak akan memperkuat Vamos di AFC Futsal Club karena kebijakan dari timnya.[suggestedarticle=3]"Sebenarnya saya ingin bermain bersama Vamos di Asia, namun ada kebijakan dari Mes Sungun di mana saya harus memperkuat wakil Iran di AFC Futsal Club Championship 2018," ungkap Farhad.Meski begitu, nasibnya di Mes Sungun di liga musim depan juga belum pasti karena Farhad masih menunggu pembentukan tim dan penunjukan pelatih baru."Saya belum ada pembicaraan kontrak untuk musim depan. Kami menunggu siapa pelatih Mes Sungun untuk musim depan," tandasnya.Vamos Mataram sendiri tergabung di grup A bersama Nagoya Oceans Jepang, Dalian Yuan Dinasty Tiongkok dan Victoria University College Myanmar.
  1801 kali
Iqbal Iskandar: Kerja Keras Bisa Kalahkan Pemain Berbakat
Vamos Mataram tergabung di Grup A AFC Futsal Club Champsionship 2018 bersama tim kuat Nagoya Oceans Jepang, Dalian Yuan Dynasty Tiongkok, dan Victoria University College Myanmar.Salah satu pemain kunci Vamos, Muhammad Iqbal Iskandar menyatakan jika kerja keras pemain bisa mengalahkan pemain yang bertalenta. Artinya, tim kuat pun bisa dikalahkan jika pemain terus berlatih dan bekerjakeras.[suggestedarticle=3]"Prinsip Iqbal adalah kerja keras, jadi yang bermanfaat buat tim, Iqbal akui banyak yang lebih hebat, tapi balik lagi, hard work beat talents,” ungkap Iqbal seperti dikutip dari akun instagram resmi klub Vamos.Vamos musim lalu hanya mampu berjuang dibabak penyisihan grup. Tahun ini, AFC Futsal Club diadakan di Yogyakarta, Indonesia, tentunya bermain didepan publik sendiri bisa menjadi senjata tambahan bagi Vamos untuk meraih hasil yang lebih baik dibanding tahun lalu.
  387 kali
Dalian Yuan Dinasty Anggap Vamos Mataram Setara Dengan Tim Kuat Lainnya di Grup
Dalian Yuan Dinasty bakal mewakili Tiongkok di gelaran AFC Futsal Club Championship 2018 pada 1-12 Agustus Mendatang di GOR UNY dan GOR Amongrogo, Yogyakarta.Ini merupakan kiprah kedua Dalian di ajang asia setelah pada 2016 gagal lolos fase grup. "Ini akan menjadi ajang kedua kami dan kami belum pernah bertemu dengan tim lain di grup sebelumnya," kata Zheng Xu, dari manajemen Dalian yang hadir pada pengundian grup AFC Futsal Club Championship 2018, Jumat (18/5) di Fairmont Hotel, Jakarta.[suggestedarticle=3]Dalian sendiri tergabung di grup berat yaitu grup A bersama Nagoya Oceans Jepang, Victoria University College Myanmar dan tuan rumah Vamos Mataram.Menurut Zheng, timnya sedikit telah mengetahui kekuatan tim dan ketiga tim pesaing sama beratnya meski Nagoya telah berpengalaman dan pernah menyabet tiga gelar ajang ini. "Kami tahu dan menganggap Nagoya adalah tim kuat. Sama halnya dengan Vamos dari Indonesia yang menurut kami sama dengan Nagoya. Tak ada tim lemah di grup Ini," tandasnya.AFC Futsal Club Championship 2018 digelar di GOR UNY dan GOR Amongrogo Yogyakarta pada 1-12 Agustus mendatang dengan diikuti 16 tim.
  859 kali
Vamos Mataram Anggap Nagoya Oceans Salah Satu Rival Utama
Vamos Mataram tergabung di grup A sebagai tuan rumah di AFC Futsal Club Championship. Di fase grup, Vamos bakal menghadapi Dalian Yuan Dinasty Tiongkok, Victoria University College dan Nagoya Oceans. Nama terakhir merupakan salah satu tim tersukses di ajang AFC Futsal Club yang bakal menjadi pesaing berat Vamos Mataram.Pelatih Kiper Vamos Mataram, Dede Sulaiman, mengakui Nagoya menjadi salah satu rival utama tim di fase grup meski tim-tim lain patut diwaspadai. "Nagoya Oceans tentu saja jadi rival utama kami. Dengan dua tim lainnya kami sedikit tahu karakter mereka," ungkap Dede yang telah bersama Vamos sejak 2014.[suggestedarticle=3]Nagoya yang merupakan juara Liga Futsal Jepang musim 2017-2018 kembali ke kancah Asia setelah sempat absen tahun lalu. Di ajang AFC Futsal Club, Nagoya sudah meraih tiga gelar juara pada tahun 2011, 2014 dan 2016.Vamos punya target untuk dapat mencapai empat besar di ajang ini dan berharap bisa menjadi kejutan di kiprahnya yang kedua. "Target kami mencapai semifinal dan juga membawa futsal Indonesia ke level Internasional," ujar Dede.Di ajang yang sama pada 2017 Vamos gagal lolos fase grup setelah hanya mampu meraih satu kemenangan.
  537 kali
Wakili Kyrgyzstan di Indonesia, FC Erem Belajar Dari Kegagalan Tahun Lalu
FC Erem untuk kedua kalinya bakal mewakili Kyrgyzstan di ajang AFC Futsal Club Championship sebagai juara bertahan Liga Futsal di negaranya.Menghadapi laga keduanya meski masuk ke dalam grup berat, pelatih FC Erem, Daniar Abdyraiov berharap bisa menampilkan performa yang lebih baik. "Kami berharap bisa tampil dengan hasil yang lebih baik karena kami tergabung dengan juara bertahan (Chonburi Bluewave," ungkapnya.FC Erem sendiri punya peluang untuk lolos grup dan harus bersaing bersama dua tim lainnya selain Chonburi yaitu Al Sailiya Qatar dan Vic Vipers Australia di grup C."Musim lalu kami gagal lolos fase grup dan itu jadi pembelajaran buat kami. Tapi kali ini kami akan mencoba lebih baik menghadapi Chonburi, Al Sailiya, dan Vic Vipers," ucapnya.[suggestedarticle=3]Untuk menghadapi ajang ini, FC Erem punya persiapan dua bulan sebelum berangkat ke Yogyakarta. "Kami punya dua bulan untuk persiapan di Juni dan Juli. Kami juga akan menganalisa lawan lewat Video dan gaya bermain. Kami akan bermain dengan tim yang sama dan kami punya dua bulan untuk memeatangkan tim," pungkasnya.AFC Futsal Club Championship 2018 digelar di GOR UNY dan GOR Amongrogo Yogyakarta pada 1-12 Agustus mendatang dengan diikuti 16 tim.
  964 kali
Debut di Kancah Asia, Klub Qatar Ini Siap Jadi Kejutan di Yogyakarta
Di musim-musim sebelumnya, dua tim unggulan yaitu Al-Rayyan SC dan Al-Sadd selalu menjadi pesaing utama dalam perebutan gelar jura Liga Futsal Qatar. Namun musim ini sedikit berbeda dari perkiraan. Ini karena sistem baru di mana pemain asing dilarang di Liga Futsal Qatar musim ini.Dengan menggunakan tenaga lokal, Al Rayyan dan Al Sadd yang di musim sebelumnya mengandalkan pemain asing dari Brazil, gagal bersaing untuk meraih juara liga. Al Sailiya tampil sebagai juara di musim ini dan bakal mewakili Qatar di AFC Futsal Club Championship.[suggestedarticle=3]"Semua tim yang berlaga di ajang ini menargetkan yang terbaik dan menambah pengalaman demi menaikan level tim mereka. Dua hal tersebut sama seperti kami," kata Amer Ali Almarri, manajer Al Sailiya, saat ditemui pada pengundian grup AFC Futsal Club Championship 2018, Jumat (18/5) di Fairmont Hotel, Jakarta.Al Sailiya sendiri tergabung di grup C bersama FC Erem Kyrgyzstan, Vic Vipers Australia dan juara bertahan PTT Bluewave Chonburi."Ini debut kami, dan kami punya misi membawa tim ke prestasi terbaik di asia. Kami bakal memulai persiapan secepatnya dan saat tiba pada Agustus, kami siap dan akan memberikan kejutan," tandas Amer.AFC Futsal Club Championship 2018 digelar di GOR UNY dan GOR Amongrogo Yogyakarta pada 1-12 Agustus mendatang dengan diikuti 16 tim.
  548 kali
Reza Fallah Berharap Vamos Mataram Raih Prestasi Lebih Baik di AFC Futsal Club 2018
Vamos Mataram kembali berlaga di AFC Futsal Club Championship 2018 setelah menjadi juara Pro Futsal League (PFL) 2018.Ini merupakan keikutsertaan keduakalinya Vamos setelah musim lalu juga berlaga diajang tersebut. Sayangnya, kiprah Vamos di AFC Futsal Club Championship 2017 hanya sampai babak penyisihan grup saja.Musim 2018 ini, Reza Fallah selaku pelatih Vamos yang juga memimpin Vamos di turnamen musim lalu berharap timnya bisa meraih hasil yang lebih baik dibanding musim lalu, Terlebih Indonesia menjadi tuan rumah yang akan digelar di Yogyakarta pada 1=12 Agustus mendatang.[suggestedarticle=3]“Setelah juara, Vamos akan melawan tim profesional dari Asia. Selain itu, Indonesia menjadi tuan rumah, ini sangat bagus dan penting untuk Vamos menjadi lebih baik dari tahun lalu,” ungkapnya seperti dikutip dari situs resmi klub, vamosfutsal.com.“Saya berharap Vamos mampu meraih hasil maksimal di negara Indonesia. Kesuksesan Vamos nanti tentu sangat diharapkan oleh Manajer Klub, Pemain, Official dan Supporter Vamos,” lanjutnya."Semoga di AFC Club bisa lebih baik lagi, saya doakan yang terbaik untuk Vamos,” pungkasnya
  646 kali
Berikut Daftar Juara AFC Futsal Club Championship 2018 Sejak 2010
AFC Futsal Club Championship akan kembali digelar tahun 2018 yang akan digelar di Yogyakarta, Indonesia pada 1-12 Agustus mendatang.Tahun ini merupakan edisi ke-9 sejak pertama kali diadakan pada 2010 silam di Isfahan, Iran. Dari 9 kali penyelenggaraan, baru 3 negara yang wakilnya menjadi juara, yaitu Iran, Jepang, dan Thailand. Nagoya Oceans asal Jepang menjadi tim paling banyak meraih gelar juara sebanyak 3 kali. Sementara juara tahun lalu adalah Chonburi Bluewave asal Thailand.[suggestedarticle=3]Berikut daftar juara AFC Futsal Club Championship 2018 sejak 2010.2010 Foolad Mahan Iran2011 Nagoya Oceans Jepang2012 Giti Pasand Isfahan Iran2013 Chonburi Bluewave Thaialand2014 Nagoya Oceans Jepang2015 Tasisat Daryaei Iran2016 Nagoya Oceans Jepang2017 Chonburi Bluewave Thailand   Sejak bergulirnya AFC Futsal Club Championship dari tahun 2010 - 2017, hanya tim yang berasal dari Iran, Jepang, dan Thailand saja yang berhasil menjuarai ajang ini. Akankah tahun ini, tercipta sejarah baru? #AFCFCC2018 A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on May 18, 2018 at 4:34am PDT
  817 kali
1526716201730 tag