(Foto: calciomercarto)

Pemain Keturunan Indonesia Berpeluang Jadi Kiper Utama Tim Elite Italia

Kiper Gianluigi Buffon memastikan bahwa dia akan meninggalkan Juventus pada akhir musim ini. Buffon mengatakan bahwa dia akan menjalani laga terakhirnya bersama juara Serie A itu saat menghadapi Hellas Verona pada Sabtu (19/5/2018).

Buffon sendiri telah setia bersama dengan Juventus dalam kurun waktu 17 tahun.

Saat ini beberapa nama dijagokan akan menjadi pengganti Buffon di Juventus pada musim depan.



Nama kiper asal Polandia, Wojciech Szczesny menjadi favorit utama untuk mengisi pos yang ditinggalkan oleh Buffon. Pemain berusia 28 tahun ini bergabung dari Arsenal pada awal musim ini, dia cukup dapat menit bermain dengan 21 kali tampil pada musim ini.

Carlo Pinsoglio, sosok deputi Buffon atau kiper ketiga Juventus pada musim ini. Pemain yang juga berusia 28 tahun ini merupakan jebolan akademi asli Juventus. Pinsoglio sering menjalani masa pinjaman di klub lain, seperti Modena, Livorno hingga Latina.

Musim ini Juventus setidaknya meminjamkan sebanyak delapan kiper ke klub lain, termasuk pemain keturunan Indonesia, Emil Audero yang berada di Venezia musim ini.


Pemain kelahiran Mataram ini tampil sebanyak 32 pertandingan di Serie B bersama dengan Venezia. Dirinya juga merupakan jebolan akademi Juventus.

Buffon sendiri sempat menyebutkan sosok Audero sebagai salah satu calon penggantinya di Juventus dan juga timnas Italia.

"Saya pikir saat ini Gigio menjadi acuan untuk kiper Italia ke depannya, tetapi ada juga banyak talenta yang terus berkembang," ujar Gianluigi Buffon.

"Saya juga melihat peluang Alex Meret, Emil Audero, Mattia Perin, serta beberapa yang lebih senior seperti Salvatore Sirigu dan Emiliano Viviano untuk menjadi kiper Italia. Saya pikir sekolah kiper di Italia masih sangat dapat diandalkan," tutur Buffon melanjutkan.

Beberapa nama kiper dunia lain juga dikaitkan dengan Juventus di bursa transfer. Mulai dari Jan Oblak (Atletico Madrid), Gianluigi Donnarumma (AC Milan) hingga Alex Meret (Udinese).

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Mancini Buka Peluang Panggil Buffon ke Timnas Italia
Roberto Mancini membuka peluang untuk memanggil Gianluigi Buffon masuk dalam skuad tim nasional Italia. Mancini menyatakan semua pemain yang masih aktif dan bermain bagus punya peluang untuk membela timnas.Buffon memastikan akan hengkang dari Juventus pada akhir musim 2017/18. Sempat dikabarkan akan pensiun, Mancini mengungkapkan Buffon akan tetap bermain.Hal tersebut membuat Buffon masih memiliki peluang untuk bisa kembali membela tim nasional.[suggestedarticle=3]"Saya telah bicara padanya lewat telepon dan dia mengungkapkan kemauannya. Dia ingin terus bermain dan semua orang yang masih bermain dan menjadi yang terbaik bisa masuk dalam skuad tim nasional," ujar Mancini.Mancini memang membuka peluang untuk kembali memanggil Buffon, namun tetap menghormati keputusan legenda Juventus tersebut jika menolak panggilan timnas."Saya menghormati keinginannya (untuk tidak dipanggil). Dia mengatakan kepada saya setelah saya menjadi pelatih Italia," kata eks pelatih Manchester City tersebut.
  264 kali
Anak Yogya Ini Bakal Belajar di Juventus Selama 3 Bulan
Desainer asal Yogyakarta Muhammad Ichsan Permana Putra memenangi lomba desain poster Juventus, yang diselenggarakan SuperSoccer dan Juventus. Pria yang biasa disapa Aik itu akan mengikuti program magang dan mendapatkan pelatihan selama tiga bulan di Turin, langsung dari tim Juventus Sport Properties and Branding."Aku tahu lomba desain poster ini tanggal 3 Mei. Dikasih tahu temenku lewat pesan singkat. Aku cuma kirim gambar poster lomba dan workshop itu lewat aplikasi pesan singkat," ujar Aik, yang merupakan penggagas kampanye "merawatjogja" dan pendiri DAYU Creative Digital."Nah, kalau untuk bikin desainnya enggak lama , sekitar 1-2 jam-an. Itu juga sebelumnya salah bikin desain. Desain pertama yang kubuat malah poster promosi langganan paket season Juventus di SuperSoccerTV. Pas mau submit desain, aku baca brief lagi dan baru sadar kalau yang diminta adalah bikin poster untuk beli tiket musiman Juventus," ungkap Aik.[suggestedarticle=3]Informasi mengenai pemenang lomba dirilis penyelenggara pada Rabu (23/5/2018), atau tepat dengan hari ulang tahun Aik yang ke-31.Perlombaan mendesain poster Juventus diikuti oleh puluhan peserta. Hasil karya mereka diseleksi langsung oleh Juventus Sport Properties and Branding Manager Tomas Arico.Arico kemudian memilih empat peserta dengan karya terbaik untuk menemukan satu peserta yang akan mendapatkan kesempatan magang di tim Juventus Sport Properties and Branding selama tiga bulan. Seleksi dilakukan melalui wawancara jarak jauh via video conference, setelah sesi workshop Juventus Design & Branding Workshop, di Jakarta, Rabu (16/5/2018).Sesi wawancara jarak jauh diikuti oleh Faturrachman, Putri Kartika Oktavia, Arvianti Koesmedisiana, dan Aik. Aik merupakan peserta terakhir yang menjalani sesi wawancara tersebut.Sebagai catatan, Tomas Arico sebetulnya dijadwalkan datang ke Jakarta untuk memberikan workshop pada Rabu (16/5/2018). Namun, Juventus membatalkan perjalanan Arico karena pertimbangan keamanan.
  1133 kali
Morata dan Agennya Kepergok Bertemu Direktur Juventus di Milan
Striker Chelsea Alvaro Morata terlihat bersama agennya mengadakan pertemuan dengan Direktur Juventus Fabio Paratici di sebuah hotel bintang lima di Milan, Rabu (23/5/2018).Morata yang diberli Chelsea seharga 65 juta pounds dari Real Madrid, tampaknya sudah tak betah lagi di klub Inggris itu. Ia ingin kembali ke klub sebelumnya Juventus.Sementara, klub AC Milan juga berminat untuk merekrut Morata pada transfer musim panas tahun ini.[suggestedarticle=3]Morata tampak berbincang-bincang dengan Paratici di depan Hotel Palazzo Parigi, di jalan Montenapoleone di pusat perbelanjaan Milan. #Morata con i suoi rappresentanti, ha pranzato assieme al ds della #Juventus Fabio #Paratici in un ristorante nel centro di Milano.Si è parlato di affari,affari che riguarderanno il 9 dei blues e la #Juventus #CalciomercatoAA pic.twitter.com/EHAXrdnzHD — Agentianonimi.com (@AgentiAnonimi) May 23, 2018 Sementara pihak Chelsea saat ini siap menjual Morata, selanjutnya The Blues ingin merekrut striker Bayern Muenchen Robert Lewandowski dan Anthony Martial dari Manchester United.Chelsea sekarang juga tengah menghadapi tantangan untuk menahan Eden Hazard yang diminati Real Madrid, Willian dilirik Manchester United dan Thibaut Courtois dibidik Paris Saint Germain.
  482 kali
Pembelian Gagal Chelsea Kini Diincar 2 Raksasa Serie A
Meski dinilai gagal selama semusim berseragam Chelsea tak lantas membuat Alvaro Morata sepi peminat. Klub lama pemain asal Spanyol itu, Juventus kabarnya bakal membawa pulang Morata ke Allianz Stadium.Meski begitu, Juventus tidak akan mudah mendapatkan tanda tangan pemain yang sempat moncer bersama Bianconeri. Masalahnya, AC Milan juga masuk dalam perburuan Morata.Rossoneri sangat tidak puas akan kinerja lini serang yang rata-rata baru didatangkan awal musim 2017/2018. Andre Silva dan Nikola Kalinic kurang menggigit dan bahkan kalah cemerlang ketimbang striker binaan Milan Patrick Cutrone.[suggestedarticle]The Sun dalam laporannya mengatakan, diduga agen Morata telah menjalani pembicaraan dengan Gennaro Gattuso. Gattuso yang datang menggantikan Vincenzo Montella juga gusar akan kualitas lini serang yang ada. Untuk itu, mantan pemain Milan yang dikenal bertenaga badak itu berharap timnya mampu mendatangkan Morata ke San Siro untuk memperkuat lini serang Il Diavolo. Namun, harapan Gattuso tersebut bisa saja menguap jika pada Juni mendatang UEFA benar-benar menjatuhkan sanksi kepada Milan terkait Financial Fair Play (FFP).Berdasarkan pengalaman sejumlah tim lain, maka Milan dilarang melakukan jual beli pemain dalam rangka menyehatkan neraca keuangan klub. Seperti halnya Atletico Madrid yang absen mendatangkan pemain pada musim 2016/2017 dan baru bisa membeli pemain pada Januari 2018 kemarin.[suggestedarticle]Juventus pun setali tiga uang dengan Milan. Bedanya klub berjuluk Si Nyonya Tua itu membutuhkan striker untuk peremajaan tim. Gonzalo Higuian yang menjadi andalan mesin gol telah memasuki usai 32 tahun Desember mendatang.Ketimbang coba-coba mendatangkan striker lain, Juventus lebih tertarik memulangkan Morata ke Turin dan memulai kecemerlangannya kembali bersama tim Hitam Putih tersebut. Sementara, peluang kembali ke Italia sesungguhnya menguntungkan sang pemain lantaran Alice Campello, istri Morata yang berpaspor Italia kini sedang mengandung. Morata datang ke Stamford Bridge dengan biaya 65 juta poundsterling dari Real Madrid. Penampilan menawannya bersama Juventus membuat Madrid mengaktifkan klausul buyback. Setelah semusim pulang kampung dan Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih Chelsea, Morata pun hijrah ke London Barat. Akan tetapi cedera yang dialaminya memaksa Conte mendatangkan Olivier Giroud yang belakangan mencuri posisi Morata.
  571 kali
Juventus Tertarik Gaet Gelandang Sampdoria
Juventus mulai membidik target transfer di bursa transfer musim panas. Salah satu nama yang naik ke permukaan adalah gelandang Sampdoria, Dennis Praet.Seperti yang dilansir oleh Sportitalia, Juventus mengungguli Internazionale Milan dan Roma dalam perburuan Praet. Juventus sendiri menyiapkan kontrak berdurasi empat tahun untuk Praet.[suggestedarticle=3]Juventus sendiri siap untuk menyertakan pemain muda Rolando Mandragora dalam kesepakatan. Ini untuk memangkas harga Praet yang dikabarkan ada di angka 30 juta euro.Praet musim ini tampil dalam 35 pertandingan bersama Sampdoria. Total ia membuat satu gol dan tiga assist untuk timnya.Sebelum memperkuat Sampdoria, Praet lama membela Anderlecht. Selama enam tahun, ia tampil dalam 182 pertandingan bersama raksasa Belgia tersebut.
  501 kali
PSG Sodorkan Kontrak 4 Tahun Untuk Buffon
Paris Saint-Germain dikabarkan menawarkan kontrak untuk empat tahun kepada Gianluigi Buffon. Buffon dan PSG kini dikabarkan tengah melakukan pertemuan untuk membahas transfer tersebut.Buffon dipastikan meninggalkan Juventus setelah 17 musim. PSG kabarnya berminat kepada kiper yang kini berusia 41 tahun.[suggestedarticle=3]Sebelumnya, PSG dilaporkan menyodorkan tawaran kontrak untuk dua tahun ke depan. Namun La Repubblica melaporkan Buffon mendapat tawaran kontrak empat tahun dari PSG.Jika benar PSG menawarkan kontrak empat tahun, berarti Buffon akan bermain hingga berusia 45 tahun.
  841 kali
Statistik Mentereng! Ini 7 Pemain Keturunan Yang Layak Dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia
Ratusan pemain sepakbola keturunan Indonesia tersebar di belahan dunia lain, mereka pun masih memendam hasrat untuk bisa membela Merah-Putih di panggung internasional.Naturalisasi bisa menjadi opsi bagi PSSI untuk meningkatkan prestasi Tim Nasioal Indonesia dalam jangka pendek. Dimana mereka mulai melakukan hal ini pada tahun 2010 lalu dari nama Cristian Gonzales hingga yang terakhir adalah Ilija Spasojevic. Bahkan beberapa pemain asing mengurus proses naturalisasi dengan jalur individu karena sudah menetap lama di Indonesia.Musim 2017/18 hampir usai beberapa dari mereka memiliki catatan apik selama membela klub di Liga-liga Eropa. Berikut kami sampaikan tujuh nama yang bisa menjadi pemain naturalisasi dalam waktu dekat karena mereka memiliki darah keturunan Indonesia.1. Sandy Walsh (23 tahun) Meski lahir di Belgia, Walsh sempat membela timnas Belanda di beberapa kelompok umur. Saat ini dirinya membela Zulte Waregem dan menempati posisi bek kanan. Walsh memiliki darah Indonesia dari ibunya dan ingin membela timnas Indonesia karena pesan dari kakeknya.Musim ini ia tampil sebanyak 33 kali dan mencetak satu gol untuk Zulte Waregem.2. Gaston Salasiwa (29 tahun) Dikabarkan akan menjalani proses naturalisasi dengan bantuan Madura United. Gaston tampil konsisten di lini tengah Almere City, ia kuat dan bagus dalam mengatur permainan. Sepanjang musim ini Gaston bermain sebanyak 40 kali dengan tujuh gol dan lima assist. Ia adalah keturunan Maluku dan sempat bermain untuk klub Bintang Medan di Liga Primer Indonesia beberapa tahun lalu.[pagebreak]Selanjutnya[/pagebreak]3. Navarone Foor (26 tahun)Memiliki teknik yang cukup baik sebagai seorang gelandang serang Vitesse. Foor sudah membela timnas Belanda di berbagai kelompok usia. Terakhir ia membela Negeri Kincir Angin tersebut di kelompok usia 21 tahun ke bawah pada 2012 lalu. Sebelumnya ia sempat bermain untuk tim U-19 dan U-20.Sama seperti Gaston Salasiwa, Foor memiliki darah Maluku pada dirinya. Pada musim ini ia tampil sebanyak 41 laga dengan torehan masing-masing tiga gol dan assist.[suggestedarticle=3]4. Joey Suk (28 tahun)Kontraknya bersama dengan Go Ahead Eagles akan habis pada musim panas tahun ini. Banyak klub berminat dengannya usai menjalani 39 pertandingan dengan torehan 12 assist sepanjang musim Erste Divisie musim ini. Ia bahkan sempat masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia menjelang SEA Games 2011 lalu, namun Suk tak datang dalam pemanggilan yang dilakukan PSSI kala itu.5. Kevin Diks (21 tahun)Dalam dua musim terakhir Diks sukses meraih gelar Piala KNVB baik bersama dengan Vitesse maupun musim ini dengan Feyenoord.Memiliki darah Maluku, ia digaet oleh Fiorentina sebelum menjalani mada pinjaman selama dua musim di Eredivisie Belanda. Saat ini ia rutin menjalani pemanggilan timnas Belanda U-21. Musim ini bersama dengan Feyenoord, pemain yang memiliki posisi bek kanan ini tampil sebanyak 34 kali.6. Emil Audero (21 tahun)Penjaga gawang berbakat yang tumbuh besar di Italia, dimana sang ayah adalah orang Mataram. Musim ini Emil menjalani masa pinjaman di klub Serie B, Venezia dengan menjadi pilihan utama bermain 36 kali.Musim lalu ia menjadi kiper cadangan Gianluigi Buffon di Juventus. Namun pensiunnya Buffon bisa membuka jalan Emil untuk memperebutkan posisi nomor satu di Juventus musim depan.7. Kenny Anderson (24 tahun)Musim lalu Kenny Anderson bermain di Eerste Devisie atau kasta kedua Liga Belanda bersama RKC Waalwijk. Ia sempat membela timnas U-17 Skotlandia pada 2008 untuk tiga pertandingan.Kenny pernah mencicipi Liga Skotlandia bersama dengan Heart of Midlothian. Dimana ia sukses mengantar klub asal Edinburgh itu promosi ke Liga Primer Skotlandia pada 2015.Kenny juga pernah dihubungkan dengan Bali United di awal musim Liga 1, namun akhirnya ia bermain untuk Quick Boys di divisi empat Liga Belanda.
  8135 kali
Butuh Waktu Seminggu Untuk Buffon Tentukan Masa Depannya
Kiper Juventus, Gianluigi Buffon mengatakan bahwa dirinya masih belum bisa memastikan terkait masa depannya akhir-akhir ini.Buffon telah memutuskan untuk hengkang dari Juve setelah 17 tahun pengabdiannya di Turin.Kiper berusia 40 tahun itu telah dikaitkan oleh sejumlah klub besar seperti PSG dan Real Madrid.Buffon telah meraih beberapa trofi bersama Si Nyonya Tua, namun hanya gelar juara Liga Champions yang belum didapatkannya bersama Juve.Meski begitu, Buffon tak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait masa depannya.[suggestedarticle=3]Ia masih perlu beberapa waktu untuk menentukan pilihan disaat usianya sudah tidak muda lagi."Saya perlu waktu seminggu untuk tenang dan menganalisis semuanya." kata Buffon dikutip express."Ini bukan pilihan yang sederhana. Di usia 40 tahun, Anda tidak bisa membuat keputusan di saat-saat panas ini." ujarnya.
  393 kali
Gara-gara Hal Kecil Ini Para Juventini Minta Juventus Ganti Jersey Terbarunya
Beberapa waktu yang lalu Juventus baru saja merilis jersey terbaru untuk musim 2018/19.Dengan Adidas sebagai sponsor apparel, jersey kandang terbaru dari Juve ini masih menonjolkan warna kebesaran hitam-putih, namun dengan sentuhan lebih sederhana dan elegan.Jersey ini hampir serupa dengan jersey pada musim lalu. Bagian yang terlihat berbeda yaitu terletak pada sponsor utama mereka, Jeep.Pada bagian tersebut, logo Jeep yang berwarna putih diberikan latar belakang kotak berwarna hitam supaya lebih jelas tulisan tersebut.Namun, justru hal inilah yang membuat fans Juventini memprotes jersey terbaru dari tim kesayangan mereka.[suggestedarticle=3]Kotak hitam yang terletak di bagian sponsor Jeep, dianggap merusakan keindahan.Gara-gara hal sepele tersebut, salah satu Juventini, Marco Pravettoni membuat petisi di Change.org agar Juventus mau mengganti dari desain jersey terbarunya itu.Menurut Pravettoni, kotak hitam yang ada di jersey Juventus sangat tidak enak dilihat oleh mata dan ia juga memperkirakan jika Juventus tidak mau mengganti jerseynya itu, akan berakibat pada penjualan nantinya.Saat ini sudah ada sekitar 15.907 orang yang menandatangani petisi tersebut.
  6965 kali
Catatan Sang Juara Zebra Italia: Hanya Pakai 5 Kiper Sepanjang 46 Tahun
Juventus kembali ditinggal kiper terbaiknya. Gianluigi Buffon mengikuti jejak para seniornya yang harus pergi meninggalkan Si Nyonya Tua. Ada catatan menarik soal Juventus. Ternyata klub juara ini dalam kurun waktu 46 tahun hanya diisi oleh lima orang kiper hebat saja secara bergantian.Sang kapten akhirnya pergi usai menjalani karier panjang selama 17 tahun, 656 pertandingan, dan 19 gelar. Laga kontra Hellas Verona di Allianz Stadium, Sabtu (19/5/2018) menjadi pertandingan perpisahan bagi Buffon.Penampilan Buffon di usia 40 tahun sebetulnya masih sangat baik. Positioning, kemampuan membaca arah bola, dan kepemimpinannya membuat pertahanan Juventus tak ubahnya tembok baja. Namun, generasi harus tetap berjalan dan keputusan pun diambil, yakni meninggalkan Juventus.[suggestedarticle=3]Meski masih sanggup untuk menjalani kompetisi, Buffon sadar tongkat estafet mengawal gawang Juventus harus diberikan kepada pemain yang lebih muda.Jika dirinya terus membelakangi gawang, maka akan semakin kecil peluang kiper lain untuk mendapatkan kesempatan. Buffon menyadarinya sejak Mei 2016 lalu saat dia menuliskan puisi tentang dirinya dan tugasnya. "Saya masih berusia 12 tahun ketika saya kali pertama membelakangi gawang. Saya akan terus melakukan itu selama kedua kaki, pikiran, dan hati mengizinkan. Saya akan memastikan kamu aman. Saya melakukannya dengan hati, saya melakukan dengan insting. Hari ketika wajah saya tidak lagi melihat kamu, adalah hari ketika saya mencintai kamu," tulisnya.[pagebreak]Legenda yang SUlit Tergantikan[/pagebreak]Meski bukan sastrawan, tulisan Buffon tersebut menunjukkan sosok profesional yang kerap ditempa sejumlah pengalaman baik atau buruk sehingga membuatnya berkarakter. Tidak akan mungkin premis tersebut disusun oleh seorang yang minim pengalaman.Maka, Buffon tidak harus menjadi sastrawan, walaupun ternyata dia memiliki kemampuan untuk itu, melainkan pengembaraannya menjadi yang terbaik membuat tulisan tersebut menjadi spesial. Apalacur, di momen perpisahannya dengan Juventus justru tim yang membesarkan namanya, AC Parma, justru kembali ke Serie A. Parma datang Buffon pun pergi.Namun, Juventus tidak perlu larut dalam romantisme kebersamaan dengan sang kapten. Mereka harus segera bekerja untuk menemukan sosok pantas pengganti Buffon. Terlebih, sejumlah punggawa penting Juventus telah memasuki usia senja sebagai pesepak bola. Hanya tinggal menunggu giliran antara Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, atah bahkan Claudi Marchisio yang belakangan kurang mendapat tempat.Seperti yang sudah-sudah, dinasti Buffon yang menggantikan dinasti Angelo Peruzzi dan seterusnya kembali harus terulang. Meskipun, tidak mudah menghapus 17 tahun kenangan manis bersama Buffon. Namun, ketika dijalani semua akan menjadi mudah bagi Juventus atau pun fan seperti yang sudha mereka jalani sejak era Dino Zoff.Menariknya, fakta mencatat Juventus hanya menggunakan lima kiper dalam kurun waktu 46 tahun. Juventus klub Italia yang bagus dalam mengorganisasi pertahanan. Sejak era Zoff, Juventus sudah terbiasa menggunakan satu kiper untuk jangka waktu yang panjang.[suggestedarticle]Semua bermula dari Zoff yang membela Juventus pada musim 1972/1973. Sepak terjangnya bersama Juventus berlangsung selama 10 tahun atau hingga 1982/1983. Zoff kiper kedua terlama Juventus setelah Buffon.Magis Zoff sebagai penjaga kesucian gawang La Vecchia Signora digantikan Stefano Tacconi pada 1983/84 sampai akhirnya dia pergi pada 1991/92. Delapan musim bukan durasi yang sebentar bagi seorang pemain berada di sebuah klub.Angelo Peruzzi mengambil peran Tacconi menjadi kiper utama Juventus di musim 1992/93. Karier Peruzzi di Juventus berakhir pada 1998/99 ditandai dengan kedatangan Edwin Van Der Sar. Peruzzi bisa saja lebih lama bermain untuk Juventus, namun dia memilih membelot mengikuti Marcelo Lippi yang hijrah ke Inter Milan di musim 1999/2000.Hanya Van Der Sar yang menjalani karier singkat sebagai kiper Juventus. Dia hanya menjalani dua musim untuk kemudian hijrah ke Fulham pada 2001 dan direkrut Manchester United hingga pensiun.Kepergian kiper asal Belanda itu menandai kedatangan Buffon dan sejak itu pula kiper terbaik AC Parma itu tidak pernah tergantikan, mengawal gawang Juventus selama 17 tahun. Hanya ada satu trofi yang tidak pernah diraih Buffon selama kariernya, yakni Liga Champions. Seorang legendaris tidak harus memiliki trofi lengkap. Tengok Paolo Maldini yang memiliki lima gelar Liga Champions tetapi dia tidak memiliki foto sedang mencium trofi Piala Dunia seperti Buffon.
  3604 kali
1527035401461 tag