(Foto: Forbes)

Buffon Komentari Peluang Kembali ke Parma

Gianluigi Buffon telah memutuskan hengkang dari Juventus pada akhir musim ini. Kiper legendaris Italia tersebut mengomentari peluang kembali ke klub lamanya, Parma.

Buffon belum memastikan apakah akan gantung sepatu atau tidak. Ia membuka peluang lanjut bermain dan mengaku mendapat beberapa tawaran.



"Kembali ke Parma adalah mimpi masa kecil. Namun untuk saat ini belum ada apa-apa," ucap Buffon.

Buffon menambahkan bahwa tawaran konkret datang dari Inggris. Namun kemungkinan baru pekan depan ia akan mengambil keputusan.

"Saya mendapat beberapa propisal dari Premier League, sangat menarik dimana ada peran di dalam atau luar lapangan. Pekan depan, begitu semuanya mereka saya akan memutuskan apa yang terbaik bagi saya," jelas Buffon.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Mancini Buka Peluang Panggil Buffon ke Timnas Italia
Roberto Mancini membuka peluang untuk memanggil Gianluigi Buffon masuk dalam skuad tim nasional Italia. Mancini menyatakan semua pemain yang masih aktif dan bermain bagus punya peluang untuk membela timnas.Buffon memastikan akan hengkang dari Juventus pada akhir musim 2017/18. Sempat dikabarkan akan pensiun, Mancini mengungkapkan Buffon akan tetap bermain.Hal tersebut membuat Buffon masih memiliki peluang untuk bisa kembali membela tim nasional.[suggestedarticle=3]"Saya telah bicara padanya lewat telepon dan dia mengungkapkan kemauannya. Dia ingin terus bermain dan semua orang yang masih bermain dan menjadi yang terbaik bisa masuk dalam skuad tim nasional," ujar Mancini.Mancini memang membuka peluang untuk kembali memanggil Buffon, namun tetap menghormati keputusan legenda Juventus tersebut jika menolak panggilan timnas."Saya menghormati keinginannya (untuk tidak dipanggil). Dia mengatakan kepada saya setelah saya menjadi pelatih Italia," kata eks pelatih Manchester City tersebut.
  263 kali
Bintang Timnas Thailand Dipastikan Main Bareng Andres Iniesta
Andres Iniesta telah resmi meninggalkan Barcelona. Kini ia telah segera menandatangani kontrak bersama klub asal Jepang, Vissel Kobe.Dalam akun twitternya, membagikan foto saat tengah berada di pesawat. Ia mengunggah foto bersama pemilik Kobe, Hiroshi Mikitani."Pergi ke rumah baru bersama teman saya," tulis Iniesta.[suggestedarticle=3]Kobe menjadi klub kedua yang dibela oleh pemain berusia 34 tahun tersebut. Sebelumnya dalam kariernya, Iniesta hanya pernah membela Barcelona.Kobe sendiri saat ini diperkuat oleh Lukas Podolski. Selain itu ada pula bintang Timnas Thailand, Theerathon Bunmathan. Bermain bersama Iniesta tentu akan menjadi pengalaman tidak ada duanya bagi Bunmathan.Kobe saat ini berada di peringkat enam klasemen sementara J-League. Kobe tertinggal 15 poin dari Sanfrecce Hiroshima yang berada di puncak. Rumbo a mi nuevo hogar, con mi amigo @hmikitani...🇯🇵⚽ ✈️ 🌍Heading to my new home, with my friend 🇯🇵⚽ ✈️ 🌍 pic.twitter.com/xeXBw4GYfc — Andrés Iniesta (@andresiniesta8) May 23, 2018
  1881 kali
Ini Alasan Pivot Muda Eks IPC Pelindo II Bergabung dengan SKN FC Kebumen
Kejutan terjadi saat pivot muda IPC Pelindo II Jakarta, Johanis Mustamu hengkang dan bergabung dengan SKN FC Kebumen.Johanis yang membela IPC di dua musim terakhir Pro Futsal League (PFL) menerima pinangan SKN untuk membantu mereka berlaga di AFF Futsal Club Championship 2018 dan rencananya di PFL 2019 mendatang.Pemain yang biasa disapa Jo ini pun mengungkapkan alasannya kenapa mau menerima pinangan SKN. Pengalaman baru dan banyaknya pemain muda menjadi salah satu alasan Jo.[suggestedarticle=3]"Ditawarin Bang DH (Deny Handoyo pelatih SKN) ditanya kontrak sama Pelindo sudah selesai? Aku blang sudah, ditawarin sama mau nggak ke SKN buat AFF Dan buat liga tahun depan di kontrak setahun," ungkap Jo kepada Bolalob."Karena pas selesai liga pengurus Pelindo nggak ada omongan apapun, ya udah mungkin Aku sudah nggak di butuhin lagi di Pelindo jadi Aku pindah ke SKN," tambahnya."Selain itu, saya sekaligus ingin cari pengalaman baru ditambah pemainnya seumuran semuanya jadi enak," pungkasnya.
  728 kali
Juventus Tertarik Gaet Gelandang Sampdoria
Juventus mulai membidik target transfer di bursa transfer musim panas. Salah satu nama yang naik ke permukaan adalah gelandang Sampdoria, Dennis Praet.Seperti yang dilansir oleh Sportitalia, Juventus mengungguli Internazionale Milan dan Roma dalam perburuan Praet. Juventus sendiri menyiapkan kontrak berdurasi empat tahun untuk Praet.[suggestedarticle=3]Juventus sendiri siap untuk menyertakan pemain muda Rolando Mandragora dalam kesepakatan. Ini untuk memangkas harga Praet yang dikabarkan ada di angka 30 juta euro.Praet musim ini tampil dalam 35 pertandingan bersama Sampdoria. Total ia membuat satu gol dan tiga assist untuk timnya.Sebelum memperkuat Sampdoria, Praet lama membela Anderlecht. Selama enam tahun, ia tampil dalam 182 pertandingan bersama raksasa Belgia tersebut.
  499 kali
PSG Sodorkan Kontrak 4 Tahun Untuk Buffon
Paris Saint-Germain dikabarkan menawarkan kontrak untuk empat tahun kepada Gianluigi Buffon. Buffon dan PSG kini dikabarkan tengah melakukan pertemuan untuk membahas transfer tersebut.Buffon dipastikan meninggalkan Juventus setelah 17 musim. PSG kabarnya berminat kepada kiper yang kini berusia 41 tahun.[suggestedarticle=3]Sebelumnya, PSG dilaporkan menyodorkan tawaran kontrak untuk dua tahun ke depan. Namun La Repubblica melaporkan Buffon mendapat tawaran kontrak empat tahun dari PSG.Jika benar PSG menawarkan kontrak empat tahun, berarti Buffon akan bermain hingga berusia 45 tahun.
  841 kali
Kedatangan 5 Pemain Anyar, SKN FC Kebumen Tidak Lepas Pemain
SKN FC Kebumen hanya akan membawa 14 pemain untuk pemusatan latihan sebelum berlaga di AFF Futsal Club Championship 2018.Ke-14 pemain ini terdiri dari 9 pemain lama, dan 5 pemain anyar yang baru saja mereka rekrut. Tapi, meski hanya 9 pemain lama yang ikut TC, pemain lainnya tidak serta merta dilepas oleh manajemen.Deny Handoyo selaku pelatih SKN menyatakan jika pemain yang tidak dipanggil TC tetap harus standby jika diperlukan. Selain itu, manajemen juga sedang mengevaluasi performa pemain apakah akan tetap dikontrak untuk musim depan atau tidak.[suggestedarticle=3]"Semua pemain masih punya kontrak sampai bulan Juni. Saat ini ada 9 pemain lama yang dipersiapkan untuk memperkuat tim di Piala AFF," ungkapnya kepada Bolalob. "Sisanya dalam posisi standby apabila dibutuhkan oleh tim sambil menunggu kontrak mereka selesai," tambahnya. "Tidak menutup kemungkinan setelah Piala AFF selesai apabila dibutuhkan oleh tim beberapa dari mereka akan dikontrak lagi untuk persiapan liga musim depan," pungkasnya.
  893 kali
Butuh Waktu Seminggu Untuk Buffon Tentukan Masa Depannya
Kiper Juventus, Gianluigi Buffon mengatakan bahwa dirinya masih belum bisa memastikan terkait masa depannya akhir-akhir ini.Buffon telah memutuskan untuk hengkang dari Juve setelah 17 tahun pengabdiannya di Turin.Kiper berusia 40 tahun itu telah dikaitkan oleh sejumlah klub besar seperti PSG dan Real Madrid.Buffon telah meraih beberapa trofi bersama Si Nyonya Tua, namun hanya gelar juara Liga Champions yang belum didapatkannya bersama Juve.Meski begitu, Buffon tak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait masa depannya.[suggestedarticle=3]Ia masih perlu beberapa waktu untuk menentukan pilihan disaat usianya sudah tidak muda lagi."Saya perlu waktu seminggu untuk tenang dan menganalisis semuanya." kata Buffon dikutip express."Ini bukan pilihan yang sederhana. Di usia 40 tahun, Anda tidak bisa membuat keputusan di saat-saat panas ini." ujarnya.
  393 kali
Catatan Sang Juara Zebra Italia: Hanya Pakai 5 Kiper Sepanjang 46 Tahun
Juventus kembali ditinggal kiper terbaiknya. Gianluigi Buffon mengikuti jejak para seniornya yang harus pergi meninggalkan Si Nyonya Tua. Ada catatan menarik soal Juventus. Ternyata klub juara ini dalam kurun waktu 46 tahun hanya diisi oleh lima orang kiper hebat saja secara bergantian.Sang kapten akhirnya pergi usai menjalani karier panjang selama 17 tahun, 656 pertandingan, dan 19 gelar. Laga kontra Hellas Verona di Allianz Stadium, Sabtu (19/5/2018) menjadi pertandingan perpisahan bagi Buffon.Penampilan Buffon di usia 40 tahun sebetulnya masih sangat baik. Positioning, kemampuan membaca arah bola, dan kepemimpinannya membuat pertahanan Juventus tak ubahnya tembok baja. Namun, generasi harus tetap berjalan dan keputusan pun diambil, yakni meninggalkan Juventus.[suggestedarticle=3]Meski masih sanggup untuk menjalani kompetisi, Buffon sadar tongkat estafet mengawal gawang Juventus harus diberikan kepada pemain yang lebih muda.Jika dirinya terus membelakangi gawang, maka akan semakin kecil peluang kiper lain untuk mendapatkan kesempatan. Buffon menyadarinya sejak Mei 2016 lalu saat dia menuliskan puisi tentang dirinya dan tugasnya. "Saya masih berusia 12 tahun ketika saya kali pertama membelakangi gawang. Saya akan terus melakukan itu selama kedua kaki, pikiran, dan hati mengizinkan. Saya akan memastikan kamu aman. Saya melakukannya dengan hati, saya melakukan dengan insting. Hari ketika wajah saya tidak lagi melihat kamu, adalah hari ketika saya mencintai kamu," tulisnya.[pagebreak]Legenda yang SUlit Tergantikan[/pagebreak]Meski bukan sastrawan, tulisan Buffon tersebut menunjukkan sosok profesional yang kerap ditempa sejumlah pengalaman baik atau buruk sehingga membuatnya berkarakter. Tidak akan mungkin premis tersebut disusun oleh seorang yang minim pengalaman.Maka, Buffon tidak harus menjadi sastrawan, walaupun ternyata dia memiliki kemampuan untuk itu, melainkan pengembaraannya menjadi yang terbaik membuat tulisan tersebut menjadi spesial. Apalacur, di momen perpisahannya dengan Juventus justru tim yang membesarkan namanya, AC Parma, justru kembali ke Serie A. Parma datang Buffon pun pergi.Namun, Juventus tidak perlu larut dalam romantisme kebersamaan dengan sang kapten. Mereka harus segera bekerja untuk menemukan sosok pantas pengganti Buffon. Terlebih, sejumlah punggawa penting Juventus telah memasuki usia senja sebagai pesepak bola. Hanya tinggal menunggu giliran antara Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, atah bahkan Claudi Marchisio yang belakangan kurang mendapat tempat.Seperti yang sudah-sudah, dinasti Buffon yang menggantikan dinasti Angelo Peruzzi dan seterusnya kembali harus terulang. Meskipun, tidak mudah menghapus 17 tahun kenangan manis bersama Buffon. Namun, ketika dijalani semua akan menjadi mudah bagi Juventus atau pun fan seperti yang sudha mereka jalani sejak era Dino Zoff.Menariknya, fakta mencatat Juventus hanya menggunakan lima kiper dalam kurun waktu 46 tahun. Juventus klub Italia yang bagus dalam mengorganisasi pertahanan. Sejak era Zoff, Juventus sudah terbiasa menggunakan satu kiper untuk jangka waktu yang panjang.[suggestedarticle]Semua bermula dari Zoff yang membela Juventus pada musim 1972/1973. Sepak terjangnya bersama Juventus berlangsung selama 10 tahun atau hingga 1982/1983. Zoff kiper kedua terlama Juventus setelah Buffon.Magis Zoff sebagai penjaga kesucian gawang La Vecchia Signora digantikan Stefano Tacconi pada 1983/84 sampai akhirnya dia pergi pada 1991/92. Delapan musim bukan durasi yang sebentar bagi seorang pemain berada di sebuah klub.Angelo Peruzzi mengambil peran Tacconi menjadi kiper utama Juventus di musim 1992/93. Karier Peruzzi di Juventus berakhir pada 1998/99 ditandai dengan kedatangan Edwin Van Der Sar. Peruzzi bisa saja lebih lama bermain untuk Juventus, namun dia memilih membelot mengikuti Marcelo Lippi yang hijrah ke Inter Milan di musim 1999/2000.Hanya Van Der Sar yang menjalani karier singkat sebagai kiper Juventus. Dia hanya menjalani dua musim untuk kemudian hijrah ke Fulham pada 2001 dan direkrut Manchester United hingga pensiun.Kepergian kiper asal Belanda itu menandai kedatangan Buffon dan sejak itu pula kiper terbaik AC Parma itu tidak pernah tergantikan, mengawal gawang Juventus selama 17 tahun. Hanya ada satu trofi yang tidak pernah diraih Buffon selama kariernya, yakni Liga Champions. Seorang legendaris tidak harus memiliki trofi lengkap. Tengok Paolo Maldini yang memiliki lima gelar Liga Champions tetapi dia tidak memiliki foto sedang mencium trofi Piala Dunia seperti Buffon.
  3601 kali
Ini Alasan Teguh Limas Sarendra Terima Tawaran SKN FC Kebumen
Kiper senior, Teguh Limas Sarendra resmi akan membela SKN FC Kebumen diajang AFF Futsal Club Championship 2018.Tely pun menceritakan bagaimana dirinya mau menerima pinangan SKN. Keikutsertaan SKN di AFF Futsal Club Championship 2018 menjadi salah satu alasan Tely mau dikontrak tim asal Jawa Tengah ini.[suggestedarticle=3]"Awalnya dihubungi Coach Yoga. Ditawarin buat gabung ke SKN buat AFF ini. Ya, diterima tawarannya," ungkapnya kepada Bolalob."Dealnya buat AFF aja. Dari manajemen SKN ada opsi perpanjangan sampai liga 2019, tapi ya semuanya lihat nanti kedepan. Sekarang fokus bela AFF buat maksimal dan bisa raih hasil terbaik aja di AFF," lanjutnya."Karena SKN akan membawa nama Indonesia juga di event AFF, selalu jadi motivasi besar dan semangat tersendiri bisa berjuang buat sesuatu yang membawa nama Indonesia," ujar Tely terkait alasannya mau menerima pinangan SKN.
  951 kali
4 Rekor Mewah Buffon Bersama Juventus
Gianluigi Buffon tidak lagi memperkuat Juventus musim depan. Laga perpisahan pun telah dijalani akhir pekan kemarin saat menghadapi Hellas Verona di Allianz Stadium. Gol Daniele Rugani dan free kick cantik Miralem Pjanic hanya mampu dibalas satu oleh Alessio Cerci, skor pun berkesudahan 2-1 untuk tuan rumah. Tambahan tiga poin di pekan pamungkas menegaskan scudetto Juventus musim 2017/2018.Namun, kemenangan dan scudetto tersebut menjadi yang terakhir bagi Buffon bersama Juventus. Dalam laga tersebut sang kapten telah berpamitan baik kepada jajaran klub, fans, bahkan dengan Allianz Stadium sekali pun.[suggestedarticle]Atmosfer stadion yang biasanya kompetitif mendadak pilu saat Buffon mengitari pinggir lapangan untuk bersalaman, berpelukan, hingga ciuman kepada para pendukung Juventus.Scudetto ketujuh secara beruntun pun menjadi kenang-kenangan untuk fans dan Juventus yang diberikan sang legendaris. "Sabtu (melawan Hellas Verona) akan menjadi pertandingan terakhir saya untuk Juventus dan saya pikir itu akan menjadi cara terbaik untuk mengakhiri petualangan fantastis ini," kata Gianluigi Buffon dalam konferensi persnya pada Kamis (17/5/2018).Berikut empat catatan fantastis Buffon selama mengawal gawang Juventus:1. Berseragam Juventus Sebanyak 656 LagaDatang ke Turin sejak 2001, Buffon telah mencicipi sejumlah kompetisi bersama Juventus baik domestik maupun Eropa. Dia mengemas 115 laga di Liga Champions dan sembilan laga di Liga Europa.Di tingkat domestik Buffon sangat kenyang mencicipi persaingan. Bahkan 37 laga di Serie B pernah diarunginya saat Juventus terganjal kasus calciopoli. Sementara 472 laga dimainkan di Serie A, 15 pertandingan di Coppa Italia, dan delapan laga final di Piala Super Italia.2. Tak Kebobolan di 300 Lebih LagaSebelum melakoni laga kontra Hellas Verona di pekan terakhir, Buffon telah menorehkan 301 kali clean sheet yang didapat usai menghajar AC Milan 4-0 di final Coppa Italia dan bermain 0-0 saat melawat ke Olimpico melawan AS Roma.Laga Juventus kontra Verona memang berkesudahan 2-1 tetapi selama 63 menit Buffon bermain tidak ada satu gol pun yang bersarang. Jelas catatan tersebut memperpanjang catatan clean sheet sang kapten di ujung masa pengabdiannya untuk Si Nyonya Tua. Langkah Buffon keluar lapangan pun diiringi tangis dan tepuk tangan dari pada suporter I Bianconeri.3. Total 19 Gelar Masuk Lemari KoleksiBanyak kiper yang bertahan di sebuah klub dengan durasi yang panjang. Buffon termasuk salah satunya. Bedanya, dalam pengabdiannya selama 17 tahun Buffon mampu meraih 19 gelar.Titel scudetto (9), Serie B (1), Coppa Italia (4), dan Piala Super Italia (5) menghiasi koleksi prestasi Gianluigi Buffon.4. Manisnya 17 Tahun di TurinBuffon salah satu kiper yang loyal. Selama berkarier dia hanya memiliki dua klub AC Parma dan Juventus. Buffon promosi ke tim senior Parma pada 1 Juli 1994 dan berkarier selama tujuh musim dan sempat bermain bersama generasi emas seperti Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, Roberto Nestor Sensini, duet maut Hernan Crespo-Enrico Chiesa, Juan Sebastian Veron, dan Dino Baggio.Pada 3 Juli 2001 Buffon hengkang ke Turin membela Juventus dengan menyandang status kiper termahal. Hingga akhirnya setelah 17 tahun Buffon pun berhenti membela Bianconeri di usia 40 tahun dengan torehan 58.802 menit bermain.
  760 kali
1527015601953 tag