(Foto: Bolalob)

Target PSSI untuk Vamos Mataram di AFC Club Championship 2018

PSSI berharap Vamos Mataram lolos dari putara 16 besar AFC Futsal Club Championship 2018. Turnamen tersebut akan diselenggarakan di Yogyakarta, 1-12 Agustus mendatang.

Melalui Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengatakan Indonesia siap menjadi tuan rumah AFC Futsal Club Champions. Indonesia baru pertama kali menjadi tuan rumah turnamen tersebut setelah pertama kali digelar pada 2010.

PSSI berharap Vamos bisa lolos ke babak berikutnya dan kalau itu tercapai tentu akan menjadi pencapaian yang bagus bagi futsal Indonesia.



“PSSI berharap futsal bisa lolos ke babak selanjutnya. Saya harap Vamos bisa penuhi target itu. Jika terpenuhi, sudah barang tentu futsal akan menjadi salah satu cabang olahraga yang mengharumkan bangsa ini,” ujar Joko Driyono saat drawing AFC Futsal Club Championship di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Melalui tuan rumah AFC Futsal Club Championship, PSSI berharap futsal semakin berkembang di Indonesia. Terlebih, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah AFF Futsal Championsip pada Oktober mendatang.

“Ini pertandinhan prestis. Indonesia ingin memanfaatkan event tersebut dengan sebaik-baiknya. Kepercayaan dari AFC kita harapkan jadi modal menumbuhkan semangat pembinaan futsal. Nanti perkembangan futsal di Indonesia bisa berjalan lebih cepat dari yang kita harapkan,” tandasnya.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Ini Alasan Indra Sjafri Perpanjang TC Timnas U-19
Tim Nasional Indonesia U-19 dipastikan akan lebih lama berada di Yogyakarta untuk menjalani pemusatan latihan, usai latihan ini diperpanjang hingga 2 Juni 2018.Semula TC yang dimulai pada 19 Mei itu akan berakhir pada 27 Mei, namun waktu terbatas jelang keikutsertaan mereka di Piala AFF U-18 membuat latihan diperpanjang.[suggestedarticle]Selain itu PSSI juga menilai bahwa para pemain yang kembali ke klub dan akan kembali ke timnas U-19 sepekan berselang dinilai tak efektif.“Iya kita perpanjang TC di Yogyakarta ini hingga tanggal 2 Juni 2018,” kata pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri di lapangan sepak bola UNY, Kamis 24 Mei 2018.“Ini untuk efektivitas saja karena nantinya juga terkait dengan akomodasi pemain dan lain-lainnya,” katanya.[suggestedarticle]Indra Sjafri juga menolak kabar mengenai ketakutan dirinya dan PSSI akan tak dilepasnya pemain karena kompetisi sedang berjalan."Adanya kompetisi di Indonesia ini sebenarnya tujuannya untuk mencetak pemain Timnas. Jadi, mereka (klub) bangga jika ada pemainnya dipanggil Timnas,” ucapnya.Di pemusatan latihan kali ini Indra Sjafri memanggil sebanyak 28 pemain, dimana masih didominasi oleh wajah lama.
  267 kali
3 Pemain Persija Dapat Sanksi dari Komdis PSSI
Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada tiga pemain Persija Jakarta, yaitu Ismed Sofyan, Ramdani Lestaluhu, dan Riko Simanjuntak.Ketiganya mendapat sanksi denda sebesar Rp25 juta. Hukuman itu diberikan lantaran mereka kedapatan mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada wasit Annas Apriliandi pada pertandingan pekan kesembilan Liga 1 kontra Persela Lamongan, Minggu (20/5).[suggestedarticle=3]Dalam pertandingan tersebut, Annas memang mendapat protes keras dari ofisial dan pemain Persija setelah mengesahkan gol yang dicetak Diego Assis di menit ke-84.Dalam tayangan ulang terlihat jika pemain asal Brasil itu memasukkan bola ke gawang Persija yang dikawal Daryono menggunakan tangannya.Laga itu pun akhirnya berhasil dimenangi tuan rumah Persela dengan skor 2-0.
  1414 kali
Hasil Sidang Komdis PSSI 23 Mei: PSM dan Borneo FC Ramai Hukuman
PSSI mengeluarkan hasil sidang Komite Disiplin (Komdis), 23 Mei 2018. PSM Makassar dan Borneo FC banjir hukuman.Kericuhan memang sempat terjadi saat laga PSM Makassar kontra Borneo FC pada Sabtu (19/5/2018) di Stadion Mattoanging. Kericuhan terjadi saat laga berakhir.Panpel dan suporter PSM mendapat sanksi. Begitu juga dengan Borneo FC. Beberapa pemainnya mendapat sanksi akibat melakukan protes berlebihan.[suggestedarticle=3]Selain PSM dan Borneo FC. Barito Putera dan Persija Jakarta juga mendapat sanksi. Beberapa pemain dari kedua klub itu rata-rata mendapat hukuman terkait dengan protes keras kepada perangkat pertandingan.Hasil sidang Komite Disiplin PSSI, 23 Mei 2018 memutuskan: 1. Ofisial PSM Makassar, Syamsuddin Batolla- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs PSM Makassar- Tanggal kejadian: 13 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit dengan cara memegang dan mengucap.- Hukuman: Sanksi larangan duduk di bangku cadangan dan memasuki ruang ganti pemain. 2. Ofisial PSM Makassar, Imran Amirullah- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs PSM Makassar - Tanggal kejadian: 13 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit dengan cara memegang dan mengucap.- Hukuman: Sanksi larangan duduk di bangku cadangan dan memasuki ruang ganti pemain. 3. PSM Makassar- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs PSM Makassar FC- Tanggal kejadian: 13 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan yang dilakukan oleh ofisial PSM Makassar yang tidak teridentifikasi hingga keluar area teknis.- Hukuman: Teguran keras. 4. Arema FC- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs PSM Makassar FC- Tanggal kejadian: 13 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan yang dilakukan oleh ofisial Arema FC yang tidak teridentifikasi hingga keluar area teknis.- Hukuman: Teguran keras. 5. PS TIRA- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSIS Semarang vs PS TIRA- Tanggal kejadian: 17 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Tingkah laku buruk tim dalam 1 (satu) pertandingan mendapat 5 (lima) kartu kuning- Hukuman : Denda Rp. 50.000.000 6. Pelatih kepala Barito Putera, Jacksen Thiago- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Perseru Serui vs Barito Putera- Tanggal kejadian: 17 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan.-Hukuman : Teguran keras. 7. Asisten manager Barito Putera, Syarifuddin Ardasa- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Perseru Serui vs Barito Putera- Tanggal kejadian: 17 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan.-Hukuman : Teguran keras. 8. Pemain Barito Putera, Aditya Harlan- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Perseru Serui vs Barito Putera- Tanggal kejadian: 17 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan.-Hukuman : Teguran keras. 10. Suporter PSM Makassar- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSM Makassar vs Borneo FC- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan-Hukuman : Denda Rp. 30.000.000 11. Panitia pelaksana pertandingan PSM Makassar- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSM Makassar vs Borneo FC- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain lawan-Hukuman : Denda Rp. 20.000.000 12. Pelatih kepala, Borneo FC, Dejan Antonic- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSM Makassar vs Borneo FC- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit-Hukuman : Teguran keras. 13. Pemain Borneo FC, Titus Bonai - Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSM Makassar vs Borneo FC- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes dengan cara mengejar wasit- Hukuman : Larangan bermain sebanyak 4 (empat) kali dan denda Rp. 50.000.000 14. Pemain Borneo FC, Marlon Da Silva- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSM Makassar vs Borneo FC- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit- Hukuman : Teguran keras. 15. Persipura Jayapura- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persipura Jayapura vs Madura United- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit- Hukuman : Denda Rp. 100.000.000 16. Pemain Persija Jakarta, Ismed Sofyan- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persela Lamongan vs Persija Jakarta- Tanggal kejadian: 20 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Mengucapkan kata tidak pantas ke wasit- Hukuman : Denda Rp. 25.000.000 17. Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persela Lamongan vs Persija Jakarta- Tanggal kejadian: 20 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Mengucapkan kata tidak pantas ke wasit- Hukuman : Denda Rp. 25.000.000 18. Pemain Persija Jakarta, Rizki Ramdani Lestaluhu - Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persela Lamongan vs Persija Jakarta- Tanggal kejadian: 20 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Mengucapkan kata tidak pantas ke wasit- Hukuman : Denda Rp. 25.000.000 19. Pemain PSBS Biak, Patrison Rumere- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Kalteng Putra vs PSBS Biak- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Tidak mengindahkan keputusan wasit dengan cara tetap melanjutkan permainan walaupun sudah diberi kartu merah oleh wasit- Hukuman : Larangan beraktifitas dalam kegiatan sepakbola dalam lingkungan PSSI selama 6 (enam) bulan dan denda Rp. 25.000.000 20. Pemain PSBS Biak, Yusak Sammuel- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Kalteng Putra vs PSBS Biak- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes dengan cara mengejar dan menunjuk wasit.- Hukuman : Larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan dan denda Rp. 25.000.000 21. Pemain PSBS Biak, Adrian Msen- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Kalteng Putra vs PSBS Biak- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes dengan cara mengejar dan menunjuk wasit.- Hukuman : Larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan dan denda Rp. 25.000.000 22. Kalteng Putra- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Kalteng Putra vs PSBS Biak- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol.- Hukuman : Denda Rp. 15.000.000 23. Pelatih kepala, Persiba Balikpapan, Wanderley Machado- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: PSIM Jogjakarta vs Persiba Balikpapan- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit dengan memasuki lapangan- Hukuman : Teguran keras 24. Persika Karawang- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Persika Karawang vs Persiraja- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol- Hukuman : Denda Rp. 15.000.000 25.Ofisial Persika Karawang, Burhan- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Persika Karawang vs Persiraja- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Pemukulan terhadap wasit- Hukuman : Larangan beraktifitas dalam kegiatan sepakbola dalam lingkungan PSSI selama 9 (sembilan) bulan dan denda Rp. 25.000.000
  698 kali
Bintang Lapangan: Anzar, Anak Maros yang Berhasil Wujudkan Mimpi Juara Liga Pro
Jangan pernah berhenti untuk mengejar mimpi dan bekerja keras untuk mewujudkannya seperti yang diperlihatkan oleh pemain asal Maros, Anzar yang membela Vamos Mataram.Siapa sangka, pemain yang musim lalu masih menjadi penonton ini bisa mewujudkan mimpinya bermain di liga pro. Tak tanggung-tanggung dirinya bisa membela tim elit Vamos bersama pemain idolanya Bambang Bayu Saptaji.Pemain yang mulai kenal futsal sejak SMP ini bahkan bisa melangkah lebih jauh dengan menjadi juara liga pro di musim debutnya. Sebuah mimpi yang berhasil ia wujudkan.[suggestedarticle=3]"Semoga saya selalu bisa memberikan performa terbaik disetiap pertandingan dan semoga bisa mendapatkan banyak kesempatan bermain. Cita-cita pengen merasakan dan ikut berjuang bermain di final PFL2018 bersama vamos," ungkap Anzar kepada Bolalob saat liga masih berjalan."Pas masuk SMP disitu saya mulai kenal namanya futsal. Ada pertandingan-pertandingan antar SMP se-Makassar dan saya mulai banyak mendapatkan juara," tambah pemain yang memiliki tinggi 169 cm dan berat 59 kg ini.[pagebreak]Baca selengkapnya[/pagebreak]"Di SMA baru saya mulai serius futsal, dan akhirnya pas kelas 3 pertandingan terakhir saya membawa nama SMA saya dipertemukan sama Coach Azhar, dan dia yang membantu saya mengenal lebih jauh tentang futsal," tambah pemain kelahiran Maros, 27 Juni 1998 ini.Prestasi Anzar: Juara 2 LINUS Regional Makassar 2016 bersama Mega Bintang Utama FC Juara 1 BIMP EAGA 2016 bersama Tim Sulsel Juara 2 Kejuaraan Nasional FFI 2017 bersama AFP Sulsel Juara 1 POMNAS 2017 bersama Bapomi Sulsel Juara 1 LINUS Regional Makassar 2017 bersama Garkindo MBU Bermain di 8 besar LINUS 2017 di Jatinangor bersama Garkindo MBU Juara Pro Futsal League 2018 bersama Vamos Mataram   2 Tahun lalu Anzar hanya anak muda asal Makassar yang mempunyai mimpi bermain bersama para idolanya, tahun ini dia sudah merasakan Gelar Juara Liga Futsal Indonesia dan dalam beberapa bulan lagi merasakan kerasnya pertandingan di AFC Futsal Club 2018. Pesannya adalah Harapan selalu ada untuk orang yang mau berusaha. Siap untuk mewujudkan mimpi yang sama seperti Anzar? Tag temen seperjuangan kamu sekarang! #Bolalob #Inspirasi A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on May 23, 2018 at 12:23am PDT
  313 kali
Dipanggil Timnas Indonesia, Ini Komentar Beto Goncalves
Striker naturalisasi yang tampil untuk Sriwijaya FC, Alberto Goncalves resmi mendapat panggilan pelatih Luis Milla, untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia U-23.Beto akan dijajal Milla dalam dua laga uji coba melawan Thailand U-23 pada 31 Mei dan 3 Juni mendatang, sebagai bentuk persiapan jelang Asian Games 2018.[suggestedarticle=3]Striker asal Brasil ini baru mendapat status sebagai warga negara Indonesia pada tahun 2018 ini, dirinya sendiri sudah berkarir di liga nasional sealama 10 tahun terakhir."Bagi pesepak bola, prestasi tertingginya adalah saat mendapat kesempatan bermain untuk negaranya. Sekarang saya sudah menjadi WNI, tentu bangga dengan pemanggilan ini," kata Beto, dikutip dari Bola.com.Hal senada diucapkan oleh pemain Sriwijaya FC lainnya yakni Teja Paku Alam. Kiper berusia 24 tahun ini untuk pertama kalinya mendapat panggilan oleh Milla.Kiper ketiga timnas Indonesia di Piala AFF 2016 ini diproyeksikan akan menggantikan peran Andritany yang sedang mendapat cedera."Sangat tidak menyangka, karena semua tahu persaingan untuk posisi penjaga gawang di Indonesia sangat ketat. Tapi saya siap bersaing nantinya," ujar Teja.Beto dan Teja Paku Alam akan bergabung dengan satu nama yang menjadi langganan Luis Milla saat ini, yakni Zulfiandi.Milla sendiri sedang mencari pemain dengan posisi striker, menyusul tak mengkilapnya Ilija Spasojevic dan Lerby Eliandry di ajang Anniversary Cup bulan lalu.
  3013 kali
Vamos Mataram: Terima Kasih, Farhad Fakhimzadeh
Vamos Mataram mengucapkan banyak terima kasih kepada Farhad yang harus berpisah dengan mereka selepas Pro Futsal League (PFL) 2018.Vamos dipastikan tidak akan dibela Farhad Fakhimzadeh di AFC Futsal Club Championship 2018 karena kebijakan mantan timnya, Mes Sungun yang memintanya kembali untuk berlaga di turanemn tersebut.Kehadiran Farhad bisa dikatakan sangat membantu kiprah Vamos untuk meraih gelar juara Pro Futsal League (PFL) 2018. Memang sangat disayangkan Farhad tidak bisa membela Vamos, tapi setidaknya kiprah Farhad di PFL 2018 memberikan pelajaran berharga bagi para pemain Indonesia.[suggestedarticle=3]Farhad sendiri sebenarnya masih ingin membela Vamos, tapi kebijakan tim lamanya membuat dirinya tidak bisa. "Sebenarnya saya ingin bermain bersama Vamos di Asia, namun ada kebijakan dari Mes Sungun di mana saya harus memperkuat wakil Iran di AFC Futsal Club Championship 2018," ungkap Farhad kepada media lokal Iran beberapa waktu lalu.Vamos pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada kontribusi Farhad di PFL 2018. Ucapan terima kasih yang mereka posting diakun instagram dan situs resmi klub. Terima Kasih, Farhad.   “Sebenarnya saya ingin bermain bersama Vamos di AFC Club Asia, namun ada kebijakan dari Mes Sungun di mana saya harus memperkuat wakil Iran di AFC Futsal Club Championship 2018,” - @farhad_fakhim10 . . Terimakasih Sultan Farhad ! Sampai jumpa di AFC Club 🏆 Baca selengkapnya di www.vamosfutsal.com #VamosMataram A post shared by Vamos Futsal (@vamosfcmataram) on May 21, 2018 at 8:54pm PDT
  645 kali
Bangganya Pemain Lokal Mataram Ini Raih 2 Kali Gelar Juara Pro Futsal League
Gora Wahyu Darma Saputra mengungkapkan rasa bahagianya bisa meraih gelar juara Pro Futsal League (PFL) dua tahun beruntun bersama Vamos Mataram.Pemain Vamos ini menjadi salah satu barisan pemain lokal yang mampu bersaing untuk membela Vamos di PFL 2018. Meski persaingan ketat di posisi kiper Vamos, Gora bisa terus bersaing dan membuktikan jika pemain lokal Mataram pun bisa bersaing di liga pro.[suggestedarticle=3]”Juara kedua kali bersama Vamos pastinya bersyukur masih diberi rezeki juara bareng Vamosungkapnya seperti diikuti situs resmi klub, vamosfutsal.com."Senang bisa dapat banyak pelajaran yang bisa diambil dari pemain senior di Vamos dan tentunya semoga lebih baik lagi kedepannya” pungkasnya.
  677 kali
Pemain Lokal Vamos Mataram Ini Berhasil Wujudkan Mimpi Bawa Juara Tanah Kelahirannya
Kebanggaan besar didapat oleh pemain lokal Vamos Mataram, Bagus Himawan yang berhasil menjadi juara Pro Futsal League (PFL) untuk pertama kalinya.Pemain yang lahir dan besar di Mataram ini mengungkapkan kebanggaannya bisa bersaing di tim sebesar Vamos. Ia juga merasakan kebahagiaan luar biasa bisa membawa tim asal Mataram menjadi juara PFL 2018.“Satu hal yang sangat saya banggakan selain menjadi juara di tim ini adalah, bisa bersaing dan beberapa kali masuk menjadi pilihan di tim," ungkapnya seperti dikuti situs resmi klub, vamosfutsal.com.[suggestedarticle=3]"Karena saya yang masih dalam proses berkembang bisa melewati tantangan yg sangat berat untuk masuk disini (Vamos). Satu hal lagi, mereka mengajarkan saya bagaimana mencintai sebuah proses,” lanjut pemain yang mengenakan nomor punggung 14 ini di Vamos.“Yang saya rasakan pertama kali juara liga tentunya sangat senang dan bangga bisa juara bersama tim kebanggaan tanah kelahiran, banyak sekali pengalaman dan ilmu yg saya dapat di tim ini, para official dan pemain senior juga banyak membantu saya dalam proses berkembang," tambahnya."Berada di tim ini adalah mimpi bagi saya, dan bermain bersama pemain-pemain berpengalaman dan dilatih oleh pelatih asing adalah pelajaran langka yang tidak semua orang bisa mendapatkannya” pungkasnya.
  695 kali
Bocoran Jersey Terbaru Timnas Indonesia 2018
Tahun 2018 akan digelar banyak event besar di dunia sepakbola, salah satunya adalah Piala Dunia yang akan digelar di Rusia.Salah satu apparel terbesar di dunia yakni Nike, sudah mulai merilis jersey terbaru untuk para kontestan. Nike pun akan memiliki total 10 wakil di Piala Dunia 2018, selain itu mereka bakal merilis jersey terbaru untuk negara-negara yang bekerja sama dengan Swoosh. Salah satunya adalah Indonesia.Dalam situs resmi Nike, Indonesia ada dalam daftar tunggu dalam memiliki jersey terbaru di tahun 2018 ini.Salah satu akun komunitas pecinta jersey yakni Jersey Forum mengunggah foto yang diduga adalah jersey terbaru timnas tahun ini.Dengan memiliki logo emas di Garuda dan juga lambang Nike, kemungkinan besar memang gambar tersebut akan dipakai oleh Hansamu Yama dkk. mulai tahun ini. halo... pic.twitter.com/CLpeoTDnOs — Jersey Forumotion (@Jerseyforum) May 23, 2018 Skuat Garuda sendiri akan tampil di berbagai macam event pada tahun ini, termasuk Asian Games 2018 dan juga Piala AFF 2018. Tentu rasa rindu akan terobati bagi para suporter Garuda untuk memiliki jersey baru.Maklum saja, Nike terakhir kali merilis jersey timnas Indonesia adalah pada tahun 2014 lalu. Artinya Indonesia sudah melewatkan satu periode dalam pembuatan jersey dari Nike. Sanksi dari FIFA beberapa tahun lalu menjadi salah satu faktor tersebut.[suggestedarticle=3]Indonesia menjadi salah satu dari negara kawasan Asia yang memiliki ikatan dengan Nike. Selain Indonesia negara seperti India, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, China, Qatar, Arab Saudi dan Australia juga disponsori oleh apparel asal Oregon ini.Jika melihat dari fitur terbaru yang ada di jersey timnas Inggris, maka Indonesia juga berkesempatan merasakan teknologi terbaru dari Nike di jersey baru tahun ini.Nike telah menjadi produsen apparel skuat Garuda sejak tahun 2006 lalu, namun dalam empat tahun terakhir tak ada desain baru untuk timnas Indonesia.Nike Indonesia sendiri menyatakan pihaknya sudah melakukan presentasi desain kepada PSSI sejak awal tahun 2017. Jadi mari kita tunggu kepastian resmi bentuk dan desain jersey terbaru skuat Garuda.
  26032 kali
Laga Timnas U-23 Vs Thailand di PTIK Tertutup dari Penonton Umum
Laga uji coba Timnas Indonesia U-23 kontra Thailand di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta pada 31 Mei tak dibuka untuk umum.PSSI melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ratu Tisha menyebut laga tersebut bersifat tertutup. Kapasitas PTIK yang hanya 3000 tempat duduk dikhawatirkan tak cukup menampung animo penonton timnas.Selain itu, pemilihan PTIK juga sesuai dengan persetujuan dari Thailand yang tak ingin bertanding di luar Jabodetabek. Pasalnya SUGBK di Jakarta dan Stadion Patriot Candrabhaga masih dalam renovasi jelang Asian Games 2018.[suggestedarticle=3]"Pilihannya begini, kita keluar dari Jakarta, mana lagi lapangan yang kita punya? PSSI sangat berharap renovasi Stadion Patriot bisa selesai agar kita bisa uji coba lapangannya," ujar Ratu Tisha di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (23/5/2018)."Tapi kan Patriot ini belum selesai, Wibawa Mukti juga belum. Terus GBLA kami rasa jaraknya terlalu jauh, Jalak Harupat juga belum selesai. Jadi pilihannya PTIK, yang sudah menjadi opsi negara untuk saat ini." tambahnya.Meski tertutup, atu Tisha menambahkan laga tersebut bakal disiarkan langsung oleh televisi."Laga di PTIK sifatnya close training. Tetapi, tetap live di RCTI," tandasnya.Selain 31 Mei, timnas U-23 juga akan meladeni Thailand pada tanggal 3 Juni. Untuk pertandingan kedua PSSI akan menggelar di Stadion Pakansari.
  2087 kali
1527136201859 tag