(Foto: VIVA)

Hasil Lengkap Sidang Komdis 16 Mei 2018

Komite Disiplin PSSI memutuskan enam hukuman dalam rapat yang dilakukan pada 16 Mei 2018. Dari hasil tersebut berbagai elemen mendapat ganjaran dari pihak Komdis PSSI.

Komdis PSSI memberikan hukuman dengan denda tertinggi kepada Sriwijaya FC karena pendukung mereka yang tidak tertib saat laga melawan Bhayangkara FC, Sabtu (2/5). Sanksi Rp 200 juta diberikan Komdis PSSI karena penonton laga tersebut menyalakan bom asap hingga lima kali.



Tidak hanya klub, maskot Persebaya Surabaya juga sempat mendapat hukuman dari tindakan yang tidak patut saat laga melawan Arema FC. Maskot Persebaya diganjar sanksi tidak boleh memasuki stadion selama empat laga.

Pemain Sriwijaya FC, Abdoulaye Maiga juga mendapat sanksi larangan bermain sebanyak empat kali dan dengan sebesar Rp 20 juta. Maiga dihukum karena tertangkap kamera menyikut bek Persib, Bojan Malisic.

Berikut ini hasil lengkap dari sidang Komdis PSSI yang dilakukan pada 16 Mei 2018:

1. Maskot Persebaya Surabaya
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Arema FC
- Tanggal kejadian: 6 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Mengacungkan jari ke pemain Arema FC
- Hukuman: Sanksi Larangan memasuki stadion sebanyak 4 kali

2. Panpel Borneo FC – Mohammad Noval
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Borneo FC vs Persebaya Surabaya
- Tanggal kejadian: 11 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Melakukan pemukulan terhadap AW I
- Hukuman: Sanksi Larangan beraktifitas sepakbola di lingkungan PSSI selama 12 bulan.

3. Panitia Pelaksana Pertandingan Borneo FC
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Borneo FC vs Persebaya Surabaya
- Tanggal kejadian: 11 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap perangkat pertandingan
- Hukuman: Sanksi denda Rp. 30.000.000



4. Perseru Serui
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persela Lamongan vs Perseru Serui
- Tanggal kejadian: 11 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: 5 kartu kuning dalam 1 (satu) pertandingan
- Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.000

5. Sriwijaya FC
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Sriwijaya FC vs Bhayangkara FC
- Tanggal kejadian: 12 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Suporter menyalakan bomb smoke lebih dari 5 kali
- Hukuman: Sanksi denda Rp. 200.000.000

6. Pemain Persipura – A. Maiga
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan : Persib Bandung vs Persipura Jayapura
- Tanggal kejadian: 12 Mei 2018
- Jenis pelanggaran: Menyikut pemain Persib Bandung
- Hukuman: Sanksi larangan bermain 4 kali dan denda Rp. 20.000.000
Hasil Lengkap Sidang Komdis 16 Mei 2018 Selengkapnya  

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


TOP NEWS: Pemain Naturalisasi Segera Jalani Debut dengan Timnas, Panggilan Itu Datang untuk Riko Simanjuntak
Striker naturalisasi yang tampil untuk Sriwijaya FC, Alberto Goncalves resmi mendapat panggilan pelatih Luis Milla, untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia U-23.Dipanggil Timnas Indonesia, Ini Komentar Beto GoncalvesPada 8 Februari 2018 lalu striker asal Brasil, Alberto Goncalves resmi diambil sumpahnya sebagai warga negara Indonesia melalui proses naturalisasi.Timnas Indonesia Bukan Tujuan Awal Beto Jadi Pemain NaturalisasiTimnas Indonesia U-23 akan menghadapi Thailand U-23 dalam laga uji coba di tanggal 31 Mei dan 3 Juni. Pelatih Garuda Muda, Luis Milla memutuskan untuk memanggil tiga pemain Sriwijaya FC ke dalam skuatnya.Trio Sriwijaya FC Masuk Skuat Timnas Indonesia U-23Penampilan impresif Riko Simanjuntak bersama Persija Jakarta diganjar pemanggilan ke skuat Timnas Indonesia U-23. Riko bersama Rezaldi menjadi dua pemain Persija yang dipanggil oleh Luis Milla.Luis Milla Panggil Riko Simanjuntak ke Skuat Timnas Indonesia U-23
  142 kali
3 Pemain Persija Dapat Sanksi dari Komdis PSSI
Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada tiga pemain Persija Jakarta, yaitu Ismed Sofyan, Ramdani Lestaluhu, dan Riko Simanjuntak.Ketiganya mendapat sanksi denda sebesar Rp25 juta. Hukuman itu diberikan lantaran mereka kedapatan mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada wasit Annas Apriliandi pada pertandingan pekan kesembilan Liga 1 kontra Persela Lamongan, Minggu (20/5).[suggestedarticle=3]Dalam pertandingan tersebut, Annas memang mendapat protes keras dari ofisial dan pemain Persija setelah mengesahkan gol yang dicetak Diego Assis di menit ke-84.Dalam tayangan ulang terlihat jika pemain asal Brasil itu memasukkan bola ke gawang Persija yang dikawal Daryono menggunakan tangannya.Laga itu pun akhirnya berhasil dimenangi tuan rumah Persela dengan skor 2-0.
  1445 kali
Hasil Sidang Komdis PSSI 23 Mei: PSM dan Borneo FC Ramai Hukuman
PSSI mengeluarkan hasil sidang Komite Disiplin (Komdis), 23 Mei 2018. PSM Makassar dan Borneo FC banjir hukuman.Kericuhan memang sempat terjadi saat laga PSM Makassar kontra Borneo FC pada Sabtu (19/5/2018) di Stadion Mattoanging. Kericuhan terjadi saat laga berakhir.Panpel dan suporter PSM mendapat sanksi. Begitu juga dengan Borneo FC. Beberapa pemainnya mendapat sanksi akibat melakukan protes berlebihan.[suggestedarticle=3]Selain PSM dan Borneo FC. Barito Putera dan Persija Jakarta juga mendapat sanksi. Beberapa pemain dari kedua klub itu rata-rata mendapat hukuman terkait dengan protes keras kepada perangkat pertandingan.Hasil sidang Komite Disiplin PSSI, 23 Mei 2018 memutuskan: 1. Ofisial PSM Makassar, Syamsuddin Batolla- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs PSM Makassar- Tanggal kejadian: 13 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit dengan cara memegang dan mengucap.- Hukuman: Sanksi larangan duduk di bangku cadangan dan memasuki ruang ganti pemain. 2. Ofisial PSM Makassar, Imran Amirullah- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs PSM Makassar - Tanggal kejadian: 13 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit dengan cara memegang dan mengucap.- Hukuman: Sanksi larangan duduk di bangku cadangan dan memasuki ruang ganti pemain. 3. PSM Makassar- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs PSM Makassar FC- Tanggal kejadian: 13 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan yang dilakukan oleh ofisial PSM Makassar yang tidak teridentifikasi hingga keluar area teknis.- Hukuman: Teguran keras. 4. Arema FC- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Arema FC vs PSM Makassar FC- Tanggal kejadian: 13 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan yang dilakukan oleh ofisial Arema FC yang tidak teridentifikasi hingga keluar area teknis.- Hukuman: Teguran keras. 5. PS TIRA- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSIS Semarang vs PS TIRA- Tanggal kejadian: 17 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Tingkah laku buruk tim dalam 1 (satu) pertandingan mendapat 5 (lima) kartu kuning- Hukuman : Denda Rp. 50.000.000 6. Pelatih kepala Barito Putera, Jacksen Thiago- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Perseru Serui vs Barito Putera- Tanggal kejadian: 17 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan.-Hukuman : Teguran keras. 7. Asisten manager Barito Putera, Syarifuddin Ardasa- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Perseru Serui vs Barito Putera- Tanggal kejadian: 17 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan.-Hukuman : Teguran keras. 8. Pemain Barito Putera, Aditya Harlan- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Perseru Serui vs Barito Putera- Tanggal kejadian: 17 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan.-Hukuman : Teguran keras. 10. Suporter PSM Makassar- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSM Makassar vs Borneo FC- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan-Hukuman : Denda Rp. 30.000.000 11. Panitia pelaksana pertandingan PSM Makassar- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSM Makassar vs Borneo FC- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain lawan-Hukuman : Denda Rp. 20.000.000 12. Pelatih kepala, Borneo FC, Dejan Antonic- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSM Makassar vs Borneo FC- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit-Hukuman : Teguran keras. 13. Pemain Borneo FC, Titus Bonai - Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSM Makassar vs Borneo FC- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes dengan cara mengejar wasit- Hukuman : Larangan bermain sebanyak 4 (empat) kali dan denda Rp. 50.000.000 14. Pemain Borneo FC, Marlon Da Silva- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: PSM Makassar vs Borneo FC- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit- Hukuman : Teguran keras. 15. Persipura Jayapura- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persipura Jayapura vs Madura United- Tanggal kejadian: 19 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit- Hukuman : Denda Rp. 100.000.000 16. Pemain Persija Jakarta, Ismed Sofyan- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persela Lamongan vs Persija Jakarta- Tanggal kejadian: 20 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Mengucapkan kata tidak pantas ke wasit- Hukuman : Denda Rp. 25.000.000 17. Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persela Lamongan vs Persija Jakarta- Tanggal kejadian: 20 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Mengucapkan kata tidak pantas ke wasit- Hukuman : Denda Rp. 25.000.000 18. Pemain Persija Jakarta, Rizki Ramdani Lestaluhu - Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018- Pertandingan: Persela Lamongan vs Persija Jakarta- Tanggal kejadian: 20 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Mengucapkan kata tidak pantas ke wasit- Hukuman : Denda Rp. 25.000.000 19. Pemain PSBS Biak, Patrison Rumere- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Kalteng Putra vs PSBS Biak- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Tidak mengindahkan keputusan wasit dengan cara tetap melanjutkan permainan walaupun sudah diberi kartu merah oleh wasit- Hukuman : Larangan beraktifitas dalam kegiatan sepakbola dalam lingkungan PSSI selama 6 (enam) bulan dan denda Rp. 25.000.000 20. Pemain PSBS Biak, Yusak Sammuel- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Kalteng Putra vs PSBS Biak- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes dengan cara mengejar dan menunjuk wasit.- Hukuman : Larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan dan denda Rp. 25.000.000 21. Pemain PSBS Biak, Adrian Msen- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Kalteng Putra vs PSBS Biak- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes dengan cara mengejar dan menunjuk wasit.- Hukuman : Larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan dan denda Rp. 25.000.000 22. Kalteng Putra- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Kalteng Putra vs PSBS Biak- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol.- Hukuman : Denda Rp. 15.000.000 23. Pelatih kepala, Persiba Balikpapan, Wanderley Machado- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: PSIM Jogjakarta vs Persiba Balikpapan- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit dengan memasuki lapangan- Hukuman : Teguran keras 24. Persika Karawang- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Persika Karawang vs Persiraja- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol- Hukuman : Denda Rp. 15.000.000 25.Ofisial Persika Karawang, Burhan- Nama kompetisi: Liga 2 2018- Pertandingan: Persika Karawang vs Persiraja- Tanggal kejadian: 15 Mei 2018- Jenis pelanggaran: Pemukulan terhadap wasit- Hukuman : Larangan beraktifitas dalam kegiatan sepakbola dalam lingkungan PSSI selama 9 (sembilan) bulan dan denda Rp. 25.000.000
  704 kali
Timnas Indonesia Bukan Tujuan Awal Beto Jadi Pemain Naturalisasi
Pada 8 Februari 2018 lalu striker asal Brasil, Alberto Goncalves resmi diambil sumpahnya sebagai warga negara Indonesia melalui proses naturalisasi.Melalui bantuan dari klubnya Sriwijaya FC, Beto akhirnya bisa mendapatkan identitas sebagai warga Indonesia. Selain dirinya ada juga nama Esteban Viscarra dan Bio Pauline yang mendapat status serupa, sehingga tak mengganggu kuota pemain asing di Laskar Wong Kito.Penampilan konsistennya membuat ia masuk ke dalam skuat Tim Nasional Indonesia, arahan Luis Milla untuk dua laga uji coba melawan Thailand U-23.Beto sudah lebih dari sepuluh tahun tinggal di Indonesia sejak pertama kali tiba tahun 2007. Beto juga menikahi wanita Indonesia, dan kedua anaknya pun dilahirkan di negara ini.[suggestedarticle=3]Tentu membantu Sriwijaya FC meraih gelar Liga 1 musim ini menjadi tujuan utama Beto untuk mendapatkan status WNI. Sebelumnya panggilan timnas tak ada dalam bayangan Beto, dimana usia dirinya sudah menginjak 36 tahun saat ini.[pagebreak]El Loco Lebih Dulu[/pagebreak]"Ada beberapa tim yang kontak, namun saya sudah janji dengan pengurus Sriwijaya FC untuk mengurus proses menjadi WNI supaya bisa bertahan di Palembang. Saat ini semua surat-surat tengah dilengkapi, dan saya berharap semuanya lancar,” jelas Beto, beberapa waktu lalu dikutip dari Goal.“Dulu saat masih di Persipura, saya sebenarnya sudah ditawari bersama Christian Gonzales. Namun ketika itu saya cedera, dan harus kembali untuk pemulihan. Saat balik ke Indonesia ternyata Gonzales sudah WNI. Kini saya berharap bisa menyusulnya.”Timnas U-23 saat ini memang sedang kekurangan seorang juru gedor, dimana nama pemain naturalisasi lainnya seperti Ilija Spasojevic tak bisa diharapkan dalam beberapa laga sebelumnya.Begitu juga dengan striker lokal yang sudah dicoba seperti Lerby Eliandry, semuanya tak bisa menjadi pemecah kebutuan timnas.Milla sendiri nampak sudah pasti akan menempatkan dua dari tiga pemain senior untuk posisi kiper dan striker dalam ajang Asian Games 2018 mendatang.
  4649 kali
Dipanggil Timnas Indonesia, Ini Komentar Beto Goncalves
Striker naturalisasi yang tampil untuk Sriwijaya FC, Alberto Goncalves resmi mendapat panggilan pelatih Luis Milla, untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia U-23.Beto akan dijajal Milla dalam dua laga uji coba melawan Thailand U-23 pada 31 Mei dan 3 Juni mendatang, sebagai bentuk persiapan jelang Asian Games 2018.[suggestedarticle=3]Striker asal Brasil ini baru mendapat status sebagai warga negara Indonesia pada tahun 2018 ini, dirinya sendiri sudah berkarir di liga nasional sealama 10 tahun terakhir."Bagi pesepak bola, prestasi tertingginya adalah saat mendapat kesempatan bermain untuk negaranya. Sekarang saya sudah menjadi WNI, tentu bangga dengan pemanggilan ini," kata Beto, dikutip dari Bola.com.Hal senada diucapkan oleh pemain Sriwijaya FC lainnya yakni Teja Paku Alam. Kiper berusia 24 tahun ini untuk pertama kalinya mendapat panggilan oleh Milla.Kiper ketiga timnas Indonesia di Piala AFF 2016 ini diproyeksikan akan menggantikan peran Andritany yang sedang mendapat cedera."Sangat tidak menyangka, karena semua tahu persaingan untuk posisi penjaga gawang di Indonesia sangat ketat. Tapi saya siap bersaing nantinya," ujar Teja.Beto dan Teja Paku Alam akan bergabung dengan satu nama yang menjadi langganan Luis Milla saat ini, yakni Zulfiandi.Milla sendiri sedang mencari pemain dengan posisi striker, menyusul tak mengkilapnya Ilija Spasojevic dan Lerby Eliandry di ajang Anniversary Cup bulan lalu.
  3041 kali
TOP NEWS: Pemain Brasil Ini Akhirnya Dipanggil Timnas Indonesia, Mantan Pemain Mitra Kukar Menyesal Tinggalkan Liga 1
Alberto Goncalves, pemain naturalisasi Sriwijaya FC resmi memperkuat Timnas Indonesia berdasarkan surat PSSI yang dilayangkan ke manajemen klub, Kamis (24/5/2018).Pemain Naturalisasi Alberto Goncalves Resmi Masuk Timnas IndonesiaMantan pemain Mitra Kukar, Marclei Santos seperti mendapatkan karma akibat menjelekan Liga Indonesia yang menurutnya tidak lebih baik dibanding Liga Thainland.Karma! Sebut Liga Thailand Lebih Baik Dari Indonesia, Pemain Ini Kena AkibatnyaTahun 2018 akan digelar banyak event besar di dunia sepakbola, salah satunya adalah Piala Dunia yang akan digelar di Rusia.Bocoran Jersey Terbaru Timnas Indonesia 2018Bintang Persib Bandung, Febri Hariyadi mendapat kritik dari pelatihnya Roberto Carlos Mario Gomez.Duh, Mario Gomez Sentil Febri Hariyadi
  2592 kali
Pemain Naturalisasi Alberto Goncalves Resmi Masuk Timnas Indonesia
Alberto Goncalves, pemain naturalisasi Sriwijaya FC resmi memperkuat Timnas Indonesia berdasarkan surat PSSI yang dilayangkan ke manajemen klub, Kamis (24/5/2018).Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri Faisal Mursyid mengatakan, Alberto Goncalves dipercaya untuk memperkuat Timnas pada laga persahabatan melawan Thailand 31 Mei mendatang."Bukan hanya Beto (Alberto), tapi juga penjaga gawang Teja Paku Alam, dan Zulfiandi. Untuk keperluan Timnas ini, ketiganya harus sudah di Jakarta pada 30 Mei hingga 4 Juni," jelas Faisal, seperti dikutip antaranews.com.[suggestedarticle=3]Beto santer dikabarkan bakal memperkuat Timnas karena pemain asal Brazil ini sempat ditelepon pelatih Luis Milla.Pemain naturalisasi ini menarik perhatian Luis Milla di tengah minimnya amunisi striker murni pada Timnas. Pada Liga 1 2018 musim ini, Beto sudah mengoleksi empat gol.Bagi pemain berusia 37 tahun ini, pemanggilan Timnas adalah bonus pada akhir karirnya sebagai pesepak bola.Ia menyadari sulit bergabung dengan Timnas Brasil, sehingga sangat bersukacita jika bisa membela Indonesia meski bukan negara asalnya."Bagi saya sama saja, saya sangat berbahagia menjadi WNI. Hati dan jiwa saya untuk Indonesia seperti hati dan jiwa saya untuk anak dan istri yang asli orang Indonesia," ujar Beto.Pada 2010 dia sempat mengikuti proses naturalisasi bersama Christian Gonzales untuk memanfaatkan peluang masuk Tim Nasional. Namun, harapannya pupus karena ketika itu ia mengalami cedera cukup parah saat masih membela Persipura.
  13169 kali
VIDEO: Momen Berdarah Alfin Tuasalamony Saat Pesta Gol Sriwijaya FC
Semapt terjadi insiden yang membuat pemain Sriwijaya FC, Alfin Tuassalamony mengeluarkan darah saat laga melawan PSIS Semarang. Alfin mengalami benturan di bagian dekat mata setelah pemain PSIS, Gilang Ginarsa mengangkat kaki terlalu tinggi.Alfin yang berusaha menguasai bola dengan kepala harus mengalami benturan saat bola ingin dihadang dengan kaki oleh Gilang. Kaki Gilang mendarat di pelipis Alfin dan sedikit mencederai bagian kepala mantan pemain timnas U-23 tersebut.Alfin tidak langsung terjatuh dan sempat melanjutkan laga sebelum akhirnya bola keluar lapangan. Alfin mendapat perawatan dan wasit mengganjar Gilang dengan kartu kuning.[suggestedarticle=3]Pada laga tersebut Sriwijaya FC berhasil menang dengan skor telak 4-0. Empat gol Sriwijaya FC dicetak oleh Hamka Hamzah pada menit ke-51, Mahamadou N'Diaye menit ke-56 dan ke-70 dan Beto Goncalves pada menit ke-64.
  3042 kali
PSMS Medan Bantah Tudingan SFC Terkait Siaran Langsung
Sekretaris Umum (Sekum) PSMS Medan, Julius Raja membantah pihaknya meminta tidak ada siaran langsung saat lawan Sriwijaya FC, Jumat (18/5/2018).Pada laga tersebut, PSMS menang 1-0 atas Sriwijaya FC melalui gol tunggal Dlshod Sharofetdinov.Sebelumnya dikabarkan bahwa PSMS sempat meminta pertandingan tidak disiarkan secara langsung. Manajemen Sriwijaya FC menerima e-mail terkait dengan permohonan tersebut.[suggestedarticle=3]"Kita sudah mendapat kabar untuk jadwal pertandingan nanti dan tertulis tidak live," ujar Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid.[pagebreak]PSMS bantah tudingan pihak Sriwijaya FC[/pagebreak]Akan tetapi hal tersebut dibantah oleh Julius Raja. Menurutnya kabar tersebut tidak benar. Ia mengatakan hanya ada permohonan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menyesuaikan waktu kick-off dan bukan permintaan tidak live."Tidak benar itu, hoaks. Kami tidak layangkan surat ke Liga (LIB) untuk permohonan tidak live (siaran langsung)," ujar Julis Raja ketika dihubungi Bolalob, Selasa (22/5/2018)."Kami ajukan permohonan perubahan jam bertanding dari 20.30 menjadi 21.00. Kebetulan di samping Stadion Telandan itu ada masjid, jadi pertandingan digelar setelah selesai tarawih," tambahnya.Julius menambahkan bahwa pihaknya tak mengatur soal siaran langsung. Menurutnya itu bukan wewenang dari PSMS selaku peserta kompetisi Liga 1."Soal siaran langsung atau tidak langsung, itu bukan wewenang kami. Tidak ada juga permintaan kami ke Liga soal itu,""Kami heran karena itu yang disampaikan oleh orang Sriwijaya itu berita bohong, hoaks itu," lanjutnya.Dikonfirmasi terpisah oleh Bolalob, COO PT LIB Tigorshalom Boboy mengaku tak ada permintaan terkait siaran langsung. Pihaknya hanya menerima adanya penyesuaian waktu kick-off."Hanya ada perubahan waktu kick-off. Kalau siaran langsung itu kapasitasnya ada di pemegang hak siar Liga 1," jelas Tigorshalom.
  1739 kali
Pesta Gol ke Gawang PSIS, Sriwijaya Tembus 3 Besar
Sriwijaya FC meraih kemenangan 4-0 atas PSIS Semarang, pada laga pekan ke-10 Liga 1, di Jakabaring, Palembang, Selasa (22/5/2018). Gol dicetak oleh Hamka Hamzah (51'), Mahamadou N'Diaye (56', 70'), dan Beto Goncalves (64').Bagi Sriwijaya, ini adalah kemenangan pertama dalam tiga laga terakhir. Sebelumnya, mereka bermain imbang 1-1 dengan Persebaya dan 0-0 dengan PSM Makassar.[suggestedarticle=3]Adapun bagi PSIS, ini adalah kekalahan ketiga dalam tiga laga terakhir. Sebelumnya mereka kalah 0-1 dari Perseru Serui dan 1-4 dari Persija Jakarta. Dengan hasil tersebut, Sriwijaya FC naik tiga tingkat ke posisi ketiga dengan nilai 16, atau kalah satu angka dari penguasa klasemen Persipura Jayapura. Sriwijaya hanya unggul selisih gol dari penghuni posisi keempat, Barito Putera.Sementara itu, PSIS Semarang berada di peringkat ke-18 (dasar klasemen) dengan nilai delapan, atau kalah dua angka dari Persija Jakarta di posisi ke-15.
  1382 kali
1527004361616 tag