(Foto: dailymail.co.uk)

Ini Dia Kapten Baru Juventus, Pengganti Buffon

Gianluigi Buffon sudah memutuskan mengundurkan diri dari kiper Juventus, klub yang diperkuatnya selama 17 tahun. Ban kapten Juventus pun akan dipindah tangankan. Siapa yang paling cocok?

Kabar dari dalam klub Juventus, ternyata Buffon sebelum memutuskan mundur, ia sudah memberikan sinyal kepada bek berpengalaman, Giorfio Chiellini sebagai penggantinya untuk mengenakan ban kapten Juventus.

Usulan kiper legendaris Italia itu yang kini berusia 40, sangat diterima jajaran manajemen Juventus. Oleh karena itu, saat Buffon mengumumkan mundur, Kamis (17/5/2018), Juventus langsung mengabarkan bahwa Chiellini akan menjadi kapten baru.



"Saya tidak bisa memberi saran kepada Giorgio Chiellini. Kami pada dasarnya hidup selaras selama 13 tahun. Baik di ruang ganti maupun di lapangan," ucap Buffon.

Buffon menaruh rasa kagum kepada bek yang pernah memperkuat Fiorentina dan AS Roma tersebut. Bersama Chiellini, juga Andrea Barzagli dan Leonardo Bonucci, Juventus dikenal sebagai tim dengan pertahanan paling rapat.

Menurut Buffon, apa yang sudah dia raih bersama Juventus tak lepas dari peran para defender, termasuk Chiellini. Chiellini selalu berusaha keras agar gawang yang dikawal Buffon tidak kebobolan.

"Giorgio dalam pandangan saya, secara sempurna menggambarkan sosok kapten Juventus. Saya berharap yang terbaik untuknya," tutur Buffon.

Buffon sendiri sebenarnya mendapat tawaran perpanjangan kontrak, namun itu belum mau diterima. Ia juga ditawari masuk dalam jajaran manejemen klub, lagi-lagi Buffon belum memberi jawaban.

"Proposal yang paling menarik untuk karier saya di luar lapangan datang dari presiden. Minggu depan, setelah beberapa hari untuk direnungkan, saya akan mengambil keputusan dan mengikuti naluri terbaik saya," tutur Buffon.

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR


Rekomendasi



Berita Terkait


Mancini Buka Peluang Panggil Buffon ke Timnas Italia
Roberto Mancini membuka peluang untuk memanggil Gianluigi Buffon masuk dalam skuad tim nasional Italia. Mancini menyatakan semua pemain yang masih aktif dan bermain bagus punya peluang untuk membela timnas.Buffon memastikan akan hengkang dari Juventus pada akhir musim 2017/18. Sempat dikabarkan akan pensiun, Mancini mengungkapkan Buffon akan tetap bermain.Hal tersebut membuat Buffon masih memiliki peluang untuk bisa kembali membela tim nasional.[suggestedarticle=3]"Saya telah bicara padanya lewat telepon dan dia mengungkapkan kemauannya. Dia ingin terus bermain dan semua orang yang masih bermain dan menjadi yang terbaik bisa masuk dalam skuad tim nasional," ujar Mancini.Mancini memang membuka peluang untuk kembali memanggil Buffon, namun tetap menghormati keputusan legenda Juventus tersebut jika menolak panggilan timnas."Saya menghormati keinginannya (untuk tidak dipanggil). Dia mengatakan kepada saya setelah saya menjadi pelatih Italia," kata eks pelatih Manchester City tersebut.
  264 kali
Anak Yogya Ini Bakal Belajar di Juventus Selama 3 Bulan
Desainer asal Yogyakarta Muhammad Ichsan Permana Putra memenangi lomba desain poster Juventus, yang diselenggarakan SuperSoccer dan Juventus. Pria yang biasa disapa Aik itu akan mengikuti program magang dan mendapatkan pelatihan selama tiga bulan di Turin, langsung dari tim Juventus Sport Properties and Branding."Aku tahu lomba desain poster ini tanggal 3 Mei. Dikasih tahu temenku lewat pesan singkat. Aku cuma kirim gambar poster lomba dan workshop itu lewat aplikasi pesan singkat," ujar Aik, yang merupakan penggagas kampanye "merawatjogja" dan pendiri DAYU Creative Digital."Nah, kalau untuk bikin desainnya enggak lama , sekitar 1-2 jam-an. Itu juga sebelumnya salah bikin desain. Desain pertama yang kubuat malah poster promosi langganan paket season Juventus di SuperSoccerTV. Pas mau submit desain, aku baca brief lagi dan baru sadar kalau yang diminta adalah bikin poster untuk beli tiket musiman Juventus," ungkap Aik.[suggestedarticle=3]Informasi mengenai pemenang lomba dirilis penyelenggara pada Rabu (23/5/2018), atau tepat dengan hari ulang tahun Aik yang ke-31.Perlombaan mendesain poster Juventus diikuti oleh puluhan peserta. Hasil karya mereka diseleksi langsung oleh Juventus Sport Properties and Branding Manager Tomas Arico.Arico kemudian memilih empat peserta dengan karya terbaik untuk menemukan satu peserta yang akan mendapatkan kesempatan magang di tim Juventus Sport Properties and Branding selama tiga bulan. Seleksi dilakukan melalui wawancara jarak jauh via video conference, setelah sesi workshop Juventus Design & Branding Workshop, di Jakarta, Rabu (16/5/2018).Sesi wawancara jarak jauh diikuti oleh Faturrachman, Putri Kartika Oktavia, Arvianti Koesmedisiana, dan Aik. Aik merupakan peserta terakhir yang menjalani sesi wawancara tersebut.Sebagai catatan, Tomas Arico sebetulnya dijadwalkan datang ke Jakarta untuk memberikan workshop pada Rabu (16/5/2018). Namun, Juventus membatalkan perjalanan Arico karena pertimbangan keamanan.
  1133 kali
Morata dan Agennya Kepergok Bertemu Direktur Juventus di Milan
Striker Chelsea Alvaro Morata terlihat bersama agennya mengadakan pertemuan dengan Direktur Juventus Fabio Paratici di sebuah hotel bintang lima di Milan, Rabu (23/5/2018).Morata yang diberli Chelsea seharga 65 juta pounds dari Real Madrid, tampaknya sudah tak betah lagi di klub Inggris itu. Ia ingin kembali ke klub sebelumnya Juventus.Sementara, klub AC Milan juga berminat untuk merekrut Morata pada transfer musim panas tahun ini.[suggestedarticle=3]Morata tampak berbincang-bincang dengan Paratici di depan Hotel Palazzo Parigi, di jalan Montenapoleone di pusat perbelanjaan Milan. #Morata con i suoi rappresentanti, ha pranzato assieme al ds della #Juventus Fabio #Paratici in un ristorante nel centro di Milano.Si è parlato di affari,affari che riguarderanno il 9 dei blues e la #Juventus #CalciomercatoAA pic.twitter.com/EHAXrdnzHD — Agentianonimi.com (@AgentiAnonimi) May 23, 2018 Sementara pihak Chelsea saat ini siap menjual Morata, selanjutnya The Blues ingin merekrut striker Bayern Muenchen Robert Lewandowski dan Anthony Martial dari Manchester United.Chelsea sekarang juga tengah menghadapi tantangan untuk menahan Eden Hazard yang diminati Real Madrid, Willian dilirik Manchester United dan Thibaut Courtois dibidik Paris Saint Germain.
  482 kali
Pembelian Gagal Chelsea Kini Diincar 2 Raksasa Serie A
Meski dinilai gagal selama semusim berseragam Chelsea tak lantas membuat Alvaro Morata sepi peminat. Klub lama pemain asal Spanyol itu, Juventus kabarnya bakal membawa pulang Morata ke Allianz Stadium.Meski begitu, Juventus tidak akan mudah mendapatkan tanda tangan pemain yang sempat moncer bersama Bianconeri. Masalahnya, AC Milan juga masuk dalam perburuan Morata.Rossoneri sangat tidak puas akan kinerja lini serang yang rata-rata baru didatangkan awal musim 2017/2018. Andre Silva dan Nikola Kalinic kurang menggigit dan bahkan kalah cemerlang ketimbang striker binaan Milan Patrick Cutrone.[suggestedarticle]The Sun dalam laporannya mengatakan, diduga agen Morata telah menjalani pembicaraan dengan Gennaro Gattuso. Gattuso yang datang menggantikan Vincenzo Montella juga gusar akan kualitas lini serang yang ada. Untuk itu, mantan pemain Milan yang dikenal bertenaga badak itu berharap timnya mampu mendatangkan Morata ke San Siro untuk memperkuat lini serang Il Diavolo. Namun, harapan Gattuso tersebut bisa saja menguap jika pada Juni mendatang UEFA benar-benar menjatuhkan sanksi kepada Milan terkait Financial Fair Play (FFP).Berdasarkan pengalaman sejumlah tim lain, maka Milan dilarang melakukan jual beli pemain dalam rangka menyehatkan neraca keuangan klub. Seperti halnya Atletico Madrid yang absen mendatangkan pemain pada musim 2016/2017 dan baru bisa membeli pemain pada Januari 2018 kemarin.[suggestedarticle]Juventus pun setali tiga uang dengan Milan. Bedanya klub berjuluk Si Nyonya Tua itu membutuhkan striker untuk peremajaan tim. Gonzalo Higuian yang menjadi andalan mesin gol telah memasuki usai 32 tahun Desember mendatang.Ketimbang coba-coba mendatangkan striker lain, Juventus lebih tertarik memulangkan Morata ke Turin dan memulai kecemerlangannya kembali bersama tim Hitam Putih tersebut. Sementara, peluang kembali ke Italia sesungguhnya menguntungkan sang pemain lantaran Alice Campello, istri Morata yang berpaspor Italia kini sedang mengandung. Morata datang ke Stamford Bridge dengan biaya 65 juta poundsterling dari Real Madrid. Penampilan menawannya bersama Juventus membuat Madrid mengaktifkan klausul buyback. Setelah semusim pulang kampung dan Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih Chelsea, Morata pun hijrah ke London Barat. Akan tetapi cedera yang dialaminya memaksa Conte mendatangkan Olivier Giroud yang belakangan mencuri posisi Morata.
  571 kali
Juventus Tertarik Gaet Gelandang Sampdoria
Juventus mulai membidik target transfer di bursa transfer musim panas. Salah satu nama yang naik ke permukaan adalah gelandang Sampdoria, Dennis Praet.Seperti yang dilansir oleh Sportitalia, Juventus mengungguli Internazionale Milan dan Roma dalam perburuan Praet. Juventus sendiri menyiapkan kontrak berdurasi empat tahun untuk Praet.[suggestedarticle=3]Juventus sendiri siap untuk menyertakan pemain muda Rolando Mandragora dalam kesepakatan. Ini untuk memangkas harga Praet yang dikabarkan ada di angka 30 juta euro.Praet musim ini tampil dalam 35 pertandingan bersama Sampdoria. Total ia membuat satu gol dan tiga assist untuk timnya.Sebelum memperkuat Sampdoria, Praet lama membela Anderlecht. Selama enam tahun, ia tampil dalam 182 pertandingan bersama raksasa Belgia tersebut.
  501 kali
PSG Sodorkan Kontrak 4 Tahun Untuk Buffon
Paris Saint-Germain dikabarkan menawarkan kontrak untuk empat tahun kepada Gianluigi Buffon. Buffon dan PSG kini dikabarkan tengah melakukan pertemuan untuk membahas transfer tersebut.Buffon dipastikan meninggalkan Juventus setelah 17 musim. PSG kabarnya berminat kepada kiper yang kini berusia 41 tahun.[suggestedarticle=3]Sebelumnya, PSG dilaporkan menyodorkan tawaran kontrak untuk dua tahun ke depan. Namun La Repubblica melaporkan Buffon mendapat tawaran kontrak empat tahun dari PSG.Jika benar PSG menawarkan kontrak empat tahun, berarti Buffon akan bermain hingga berusia 45 tahun.
  841 kali
Butuh Waktu Seminggu Untuk Buffon Tentukan Masa Depannya
Kiper Juventus, Gianluigi Buffon mengatakan bahwa dirinya masih belum bisa memastikan terkait masa depannya akhir-akhir ini.Buffon telah memutuskan untuk hengkang dari Juve setelah 17 tahun pengabdiannya di Turin.Kiper berusia 40 tahun itu telah dikaitkan oleh sejumlah klub besar seperti PSG dan Real Madrid.Buffon telah meraih beberapa trofi bersama Si Nyonya Tua, namun hanya gelar juara Liga Champions yang belum didapatkannya bersama Juve.Meski begitu, Buffon tak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait masa depannya.[suggestedarticle=3]Ia masih perlu beberapa waktu untuk menentukan pilihan disaat usianya sudah tidak muda lagi."Saya perlu waktu seminggu untuk tenang dan menganalisis semuanya." kata Buffon dikutip express."Ini bukan pilihan yang sederhana. Di usia 40 tahun, Anda tidak bisa membuat keputusan di saat-saat panas ini." ujarnya.
  393 kali
Gara-gara Hal Kecil Ini Para Juventini Minta Juventus Ganti Jersey Terbarunya
Beberapa waktu yang lalu Juventus baru saja merilis jersey terbaru untuk musim 2018/19.Dengan Adidas sebagai sponsor apparel, jersey kandang terbaru dari Juve ini masih menonjolkan warna kebesaran hitam-putih, namun dengan sentuhan lebih sederhana dan elegan.Jersey ini hampir serupa dengan jersey pada musim lalu. Bagian yang terlihat berbeda yaitu terletak pada sponsor utama mereka, Jeep.Pada bagian tersebut, logo Jeep yang berwarna putih diberikan latar belakang kotak berwarna hitam supaya lebih jelas tulisan tersebut.Namun, justru hal inilah yang membuat fans Juventini memprotes jersey terbaru dari tim kesayangan mereka.[suggestedarticle=3]Kotak hitam yang terletak di bagian sponsor Jeep, dianggap merusakan keindahan.Gara-gara hal sepele tersebut, salah satu Juventini, Marco Pravettoni membuat petisi di Change.org agar Juventus mau mengganti dari desain jersey terbarunya itu.Menurut Pravettoni, kotak hitam yang ada di jersey Juventus sangat tidak enak dilihat oleh mata dan ia juga memperkirakan jika Juventus tidak mau mengganti jerseynya itu, akan berakibat pada penjualan nantinya.Saat ini sudah ada sekitar 15.907 orang yang menandatangani petisi tersebut.
  6965 kali
Catatan Sang Juara Zebra Italia: Hanya Pakai 5 Kiper Sepanjang 46 Tahun
Juventus kembali ditinggal kiper terbaiknya. Gianluigi Buffon mengikuti jejak para seniornya yang harus pergi meninggalkan Si Nyonya Tua. Ada catatan menarik soal Juventus. Ternyata klub juara ini dalam kurun waktu 46 tahun hanya diisi oleh lima orang kiper hebat saja secara bergantian.Sang kapten akhirnya pergi usai menjalani karier panjang selama 17 tahun, 656 pertandingan, dan 19 gelar. Laga kontra Hellas Verona di Allianz Stadium, Sabtu (19/5/2018) menjadi pertandingan perpisahan bagi Buffon.Penampilan Buffon di usia 40 tahun sebetulnya masih sangat baik. Positioning, kemampuan membaca arah bola, dan kepemimpinannya membuat pertahanan Juventus tak ubahnya tembok baja. Namun, generasi harus tetap berjalan dan keputusan pun diambil, yakni meninggalkan Juventus.[suggestedarticle=3]Meski masih sanggup untuk menjalani kompetisi, Buffon sadar tongkat estafet mengawal gawang Juventus harus diberikan kepada pemain yang lebih muda.Jika dirinya terus membelakangi gawang, maka akan semakin kecil peluang kiper lain untuk mendapatkan kesempatan. Buffon menyadarinya sejak Mei 2016 lalu saat dia menuliskan puisi tentang dirinya dan tugasnya. "Saya masih berusia 12 tahun ketika saya kali pertama membelakangi gawang. Saya akan terus melakukan itu selama kedua kaki, pikiran, dan hati mengizinkan. Saya akan memastikan kamu aman. Saya melakukannya dengan hati, saya melakukan dengan insting. Hari ketika wajah saya tidak lagi melihat kamu, adalah hari ketika saya mencintai kamu," tulisnya.[pagebreak]Legenda yang SUlit Tergantikan[/pagebreak]Meski bukan sastrawan, tulisan Buffon tersebut menunjukkan sosok profesional yang kerap ditempa sejumlah pengalaman baik atau buruk sehingga membuatnya berkarakter. Tidak akan mungkin premis tersebut disusun oleh seorang yang minim pengalaman.Maka, Buffon tidak harus menjadi sastrawan, walaupun ternyata dia memiliki kemampuan untuk itu, melainkan pengembaraannya menjadi yang terbaik membuat tulisan tersebut menjadi spesial. Apalacur, di momen perpisahannya dengan Juventus justru tim yang membesarkan namanya, AC Parma, justru kembali ke Serie A. Parma datang Buffon pun pergi.Namun, Juventus tidak perlu larut dalam romantisme kebersamaan dengan sang kapten. Mereka harus segera bekerja untuk menemukan sosok pantas pengganti Buffon. Terlebih, sejumlah punggawa penting Juventus telah memasuki usia senja sebagai pesepak bola. Hanya tinggal menunggu giliran antara Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, atah bahkan Claudi Marchisio yang belakangan kurang mendapat tempat.Seperti yang sudah-sudah, dinasti Buffon yang menggantikan dinasti Angelo Peruzzi dan seterusnya kembali harus terulang. Meskipun, tidak mudah menghapus 17 tahun kenangan manis bersama Buffon. Namun, ketika dijalani semua akan menjadi mudah bagi Juventus atau pun fan seperti yang sudha mereka jalani sejak era Dino Zoff.Menariknya, fakta mencatat Juventus hanya menggunakan lima kiper dalam kurun waktu 46 tahun. Juventus klub Italia yang bagus dalam mengorganisasi pertahanan. Sejak era Zoff, Juventus sudah terbiasa menggunakan satu kiper untuk jangka waktu yang panjang.[suggestedarticle]Semua bermula dari Zoff yang membela Juventus pada musim 1972/1973. Sepak terjangnya bersama Juventus berlangsung selama 10 tahun atau hingga 1982/1983. Zoff kiper kedua terlama Juventus setelah Buffon.Magis Zoff sebagai penjaga kesucian gawang La Vecchia Signora digantikan Stefano Tacconi pada 1983/84 sampai akhirnya dia pergi pada 1991/92. Delapan musim bukan durasi yang sebentar bagi seorang pemain berada di sebuah klub.Angelo Peruzzi mengambil peran Tacconi menjadi kiper utama Juventus di musim 1992/93. Karier Peruzzi di Juventus berakhir pada 1998/99 ditandai dengan kedatangan Edwin Van Der Sar. Peruzzi bisa saja lebih lama bermain untuk Juventus, namun dia memilih membelot mengikuti Marcelo Lippi yang hijrah ke Inter Milan di musim 1999/2000.Hanya Van Der Sar yang menjalani karier singkat sebagai kiper Juventus. Dia hanya menjalani dua musim untuk kemudian hijrah ke Fulham pada 2001 dan direkrut Manchester United hingga pensiun.Kepergian kiper asal Belanda itu menandai kedatangan Buffon dan sejak itu pula kiper terbaik AC Parma itu tidak pernah tergantikan, mengawal gawang Juventus selama 17 tahun. Hanya ada satu trofi yang tidak pernah diraih Buffon selama kariernya, yakni Liga Champions. Seorang legendaris tidak harus memiliki trofi lengkap. Tengok Paolo Maldini yang memiliki lima gelar Liga Champions tetapi dia tidak memiliki foto sedang mencium trofi Piala Dunia seperti Buffon.
  3604 kali
4 Rekor Mewah Buffon Bersama Juventus
Gianluigi Buffon tidak lagi memperkuat Juventus musim depan. Laga perpisahan pun telah dijalani akhir pekan kemarin saat menghadapi Hellas Verona di Allianz Stadium. Gol Daniele Rugani dan free kick cantik Miralem Pjanic hanya mampu dibalas satu oleh Alessio Cerci, skor pun berkesudahan 2-1 untuk tuan rumah. Tambahan tiga poin di pekan pamungkas menegaskan scudetto Juventus musim 2017/2018.Namun, kemenangan dan scudetto tersebut menjadi yang terakhir bagi Buffon bersama Juventus. Dalam laga tersebut sang kapten telah berpamitan baik kepada jajaran klub, fans, bahkan dengan Allianz Stadium sekali pun.[suggestedarticle]Atmosfer stadion yang biasanya kompetitif mendadak pilu saat Buffon mengitari pinggir lapangan untuk bersalaman, berpelukan, hingga ciuman kepada para pendukung Juventus.Scudetto ketujuh secara beruntun pun menjadi kenang-kenangan untuk fans dan Juventus yang diberikan sang legendaris. "Sabtu (melawan Hellas Verona) akan menjadi pertandingan terakhir saya untuk Juventus dan saya pikir itu akan menjadi cara terbaik untuk mengakhiri petualangan fantastis ini," kata Gianluigi Buffon dalam konferensi persnya pada Kamis (17/5/2018).Berikut empat catatan fantastis Buffon selama mengawal gawang Juventus:1. Berseragam Juventus Sebanyak 656 LagaDatang ke Turin sejak 2001, Buffon telah mencicipi sejumlah kompetisi bersama Juventus baik domestik maupun Eropa. Dia mengemas 115 laga di Liga Champions dan sembilan laga di Liga Europa.Di tingkat domestik Buffon sangat kenyang mencicipi persaingan. Bahkan 37 laga di Serie B pernah diarunginya saat Juventus terganjal kasus calciopoli. Sementara 472 laga dimainkan di Serie A, 15 pertandingan di Coppa Italia, dan delapan laga final di Piala Super Italia.2. Tak Kebobolan di 300 Lebih LagaSebelum melakoni laga kontra Hellas Verona di pekan terakhir, Buffon telah menorehkan 301 kali clean sheet yang didapat usai menghajar AC Milan 4-0 di final Coppa Italia dan bermain 0-0 saat melawat ke Olimpico melawan AS Roma.Laga Juventus kontra Verona memang berkesudahan 2-1 tetapi selama 63 menit Buffon bermain tidak ada satu gol pun yang bersarang. Jelas catatan tersebut memperpanjang catatan clean sheet sang kapten di ujung masa pengabdiannya untuk Si Nyonya Tua. Langkah Buffon keluar lapangan pun diiringi tangis dan tepuk tangan dari pada suporter I Bianconeri.3. Total 19 Gelar Masuk Lemari KoleksiBanyak kiper yang bertahan di sebuah klub dengan durasi yang panjang. Buffon termasuk salah satunya. Bedanya, dalam pengabdiannya selama 17 tahun Buffon mampu meraih 19 gelar.Titel scudetto (9), Serie B (1), Coppa Italia (4), dan Piala Super Italia (5) menghiasi koleksi prestasi Gianluigi Buffon.4. Manisnya 17 Tahun di TurinBuffon salah satu kiper yang loyal. Selama berkarier dia hanya memiliki dua klub AC Parma dan Juventus. Buffon promosi ke tim senior Parma pada 1 Juli 1994 dan berkarier selama tujuh musim dan sempat bermain bersama generasi emas seperti Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, Roberto Nestor Sensini, duet maut Hernan Crespo-Enrico Chiesa, Juan Sebastian Veron, dan Dino Baggio.Pada 3 Juli 2001 Buffon hengkang ke Turin membela Juventus dengan menyandang status kiper termahal. Hingga akhirnya setelah 17 tahun Buffon pun berhenti membela Bianconeri di usia 40 tahun dengan torehan 58.802 menit bermain.
  760 kali
1527015601953 tag