(Foto: bolalob)

Kapten Vamos Mataram Anggap Klub Jepang Jadi Rival Terberat

Vamos Mataram tergabung di grup A sebagai tuan rumah di AFC Futsal Club Championship. Di fase grup, Vamos bakal menghadapi Dalian Yuan Dinasty Tiongkok, Victoria University College dan Nagoya Oceans.

Nama terakhir merupakan salah satu tim tersukses di ajang AFC Futsal Club yang bakal menjadi pesaing berat Vamos Mataram.

Nagoya yang merupakan juara Liga Futsal Jepang musim 2017-2018 kembali ke kancah Asia setelah sempat absen tahun lalu. Di ajang AFC Futsal Club, Nagoya sudah meraih tiga gelar juara pada tahun 2011, 2014 dan 2016.



Kapten Vamos Mataram, Sunny Rizky Suhendra, menganggap Nagoya merupakan salah satu lawan terberat di fase grup melihat dari hasil menterengnya di ajang tersebut.

"Nagoya menurut saya bakal jadi rival terberat karena dia sudah pernah juara di ajang ini sudah tiga kali," ungkap Sunny kepada Bolalob. "Tapi kita tidak akan meremehkan lawan lainnya karena mereka semua bagus sudah bisa tampil di Asia," lanjut Sunny.



Sunny sendiri berharap skuatnya bisa mencapai target menembus fase semifinal di ajang ini.

Sementara untuk penggawa Vamos Lainnya, Bambang Bayu Saptaji, laga mealwan Dalian Yuan Dinasty menjadi nostalgia baginya yang pernah memperkuat tim tersebut saat menjadi juara Liga Futsal Tiongkok 2015 lalu.

Selain kedua tim tersebut, Vamos akan menghadapi wakil Myanmar di fase grup yaitu Victoria University College.
Nostalgia Bayu Selengkapnya  

PERASAAN KAMU MEMBACA ARTIKEL INI

  • Sebarkan

KOMENTAR(1)


Rekomendasi



Berita Terkait


Myanmar Tak Diwakili Tim Juara Liga di AFC Futsal Club Championship, Ini Alasannya
Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Myanmar mengirimkan wakil di ajang AFC Futsal Club Championship. Wakil Myanmar menjadi salah satu peserta di ajang tahun kedelapan gelaran ini.Biasanya, wakil di AFC Futsal Club Championship 2018 adalah sang juara liga di negaranya. Namun Myanmar berbeda. Adalah Victoria University College (VUC), tim di salah satu Kampus di Yangon, Ibukota Myanmar, yang bakal menjadi wakil negara ini.VUC Sendiri bukan nama baru di kompetisi futsal Myanmar. Tim ini telah malang melintang mengikuti berbagai ajang. Namun dua tahun belakangan, VUC belum meraih gelar juara tingkat nasional. Di Liga Futsal Myanmar musim lalu, mereka hanya berada di peringkat ketiga di bawah MIC FC (Runner-up) dan Pyay United (Juara).[suggestedarticle=3]Liga Futsal di Myanmar musim ini sendiri belum dimulai. Hanya turnamen nasional yaitu MFF Super Cup yang baru digelar di mana dalam laga tersebut MIC FC menjadi juara dan VUC menjadi runner-up. Lantas mengapa bukan Pyay United juara liga musim lalu atau MIC FC yang mewakili Myanmar.Dilansir dari berbagai sumber, Pyay United sendiri sudah vakum sejak awal 2018 lalu. Ini dikarenakan sang pemilik dan juga manajer tim terlibat masalah hukum dan mengalami masa tahanan akibat kasus pidana.Sedangkan MIC FC sendiri belum mampu melengkapi syarat-syarat yang diberikan untuk tim peserta AFC Futsal Club Championship 2018.VUC FC sendiri berada di grup A bersama Nagoya Oceans, Dalian Yuan Dinasty dan tuan rumah Vamos Mataram di AFC Futsal Club Championship yang digelar pada 1-12 Agustus mendatang.
  758 kali
Tim Kampus Ini Jadi Calon Lawan Vamos Mataram di AFC Futsal Club Championship 2018
Biasanya, wakil di AFC Futsal Club Championship 2018 adalah sang juara liga di negaranya. Namun Myanmar berbeda. Adalah Victoria University College (VUC), tim di salah satu Kampus di Yangon, Ibukota Myanmar, yang bakal menjadi wakil negara ini.VUC Sendiri bukan nama baru di kompetisi futsal Myanmar. Tim ini telah malang melintang mengikuti berbagai ajang. Namun dua tahun belakangan, VUC belum meraih gelar juara tingkat nasional. Di Liga Futsal Myanmar musim lalu, mereka hanya berada di peringkat ketiga di bawah MIC FC (Runner-up) dan Pyay United (Juara).[suggestedarticle=3]Meski hanya berpredikat tim kampus, VUC FC punya manajemen dan skuat yang cukup baik. Skuatnya cukup solid dan terdapat beberapa penggawa timnas Myanmar di 2017 lalu menjadi langganan memperkuat tim di beberapa ajang.Di ajang AFC Futsal Club Championship 2018 nanti, VUC mempunyai empat tim yang pernah memperkuat tim juara Liga Futsal Myanmar musim lalu, Pyay United. Selain itu, enam pemain VUC memperkuat timnas futsal Myanmar yang pernah tiga kali mengalahkan Indonesia musim lalu.Meski diperkuat beberapa pemain nasional, VUC juga menyelipkan dua pemain junior yang juga merupakan Mahasiswa kampus mereka.VUC berpotensi menjadi kuda hitam. Enam pemain timnas mereka sudah sedikit mengetahui permainan Indonesia saat tiga kali menang 2017 lalu. Selain harus menghadapi Vamos, VUC juga bakal menghadapi Nagoya Oceans dan Dalian Yuan Dinasty di ajang ini.
  503 kali
Bintang Lapangan: Anzar, Anak Maros yang Berhasil Wujudkan Mimpi Juara Liga Pro
Jangan pernah berhenti untuk mengejar mimpi dan bekerja keras untuk mewujudkannya seperti yang diperlihatkan oleh pemain asal Maros, Anzar yang membela Vamos Mataram.Siapa sangka, pemain yang musim lalu masih menjadi penonton ini bisa mewujudkan mimpinya bermain di liga pro. Tak tanggung-tanggung dirinya bisa membela tim elit Vamos bersama pemain idolanya Bambang Bayu Saptaji.Pemain yang mulai kenal futsal sejak SMP ini bahkan bisa melangkah lebih jauh dengan menjadi juara liga pro di musim debutnya. Sebuah mimpi yang berhasil ia wujudkan.[suggestedarticle=3]"Semoga saya selalu bisa memberikan performa terbaik disetiap pertandingan dan semoga bisa mendapatkan banyak kesempatan bermain. Cita-cita pengen merasakan dan ikut berjuang bermain di final PFL2018 bersama vamos," ungkap Anzar kepada Bolalob saat liga masih berjalan."Pas masuk SMP disitu saya mulai kenal namanya futsal. Ada pertandingan-pertandingan antar SMP se-Makassar dan saya mulai banyak mendapatkan juara," tambah pemain yang memiliki tinggi 169 cm dan berat 59 kg ini.[pagebreak]Baca selengkapnya[/pagebreak]"Di SMA baru saya mulai serius futsal, dan akhirnya pas kelas 3 pertandingan terakhir saya membawa nama SMA saya dipertemukan sama Coach Azhar, dan dia yang membantu saya mengenal lebih jauh tentang futsal," tambah pemain kelahiran Maros, 27 Juni 1998 ini.Prestasi Anzar: Juara 2 LINUS Regional Makassar 2016 bersama Mega Bintang Utama FC Juara 1 BIMP EAGA 2016 bersama Tim Sulsel Juara 2 Kejuaraan Nasional FFI 2017 bersama AFP Sulsel Juara 1 POMNAS 2017 bersama Bapomi Sulsel Juara 1 LINUS Regional Makassar 2017 bersama Garkindo MBU Bermain di 8 besar LINUS 2017 di Jatinangor bersama Garkindo MBU Juara Pro Futsal League 2018 bersama Vamos Mataram   2 Tahun lalu Anzar hanya anak muda asal Makassar yang mempunyai mimpi bermain bersama para idolanya, tahun ini dia sudah merasakan Gelar Juara Liga Futsal Indonesia dan dalam beberapa bulan lagi merasakan kerasnya pertandingan di AFC Futsal Club 2018. Pesannya adalah Harapan selalu ada untuk orang yang mau berusaha. Siap untuk mewujudkan mimpi yang sama seperti Anzar? Tag temen seperjuangan kamu sekarang! #Bolalob #Inspirasi A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on May 23, 2018 at 12:23am PDT
  314 kali
Vamos Mataram: Terima Kasih, Farhad Fakhimzadeh
Vamos Mataram mengucapkan banyak terima kasih kepada Farhad yang harus berpisah dengan mereka selepas Pro Futsal League (PFL) 2018.Vamos dipastikan tidak akan dibela Farhad Fakhimzadeh di AFC Futsal Club Championship 2018 karena kebijakan mantan timnya, Mes Sungun yang memintanya kembali untuk berlaga di turanemn tersebut.Kehadiran Farhad bisa dikatakan sangat membantu kiprah Vamos untuk meraih gelar juara Pro Futsal League (PFL) 2018. Memang sangat disayangkan Farhad tidak bisa membela Vamos, tapi setidaknya kiprah Farhad di PFL 2018 memberikan pelajaran berharga bagi para pemain Indonesia.[suggestedarticle=3]Farhad sendiri sebenarnya masih ingin membela Vamos, tapi kebijakan tim lamanya membuat dirinya tidak bisa. "Sebenarnya saya ingin bermain bersama Vamos di Asia, namun ada kebijakan dari Mes Sungun di mana saya harus memperkuat wakil Iran di AFC Futsal Club Championship 2018," ungkap Farhad kepada media lokal Iran beberapa waktu lalu.Vamos pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada kontribusi Farhad di PFL 2018. Ucapan terima kasih yang mereka posting diakun instagram dan situs resmi klub. Terima Kasih, Farhad.   “Sebenarnya saya ingin bermain bersama Vamos di AFC Club Asia, namun ada kebijakan dari Mes Sungun di mana saya harus memperkuat wakil Iran di AFC Futsal Club Championship 2018,” - @farhad_fakhim10 . . Terimakasih Sultan Farhad ! Sampai jumpa di AFC Club 🏆 Baca selengkapnya di www.vamosfutsal.com #VamosMataram A post shared by Vamos Futsal (@vamosfcmataram) on May 21, 2018 at 8:54pm PDT
  645 kali
Bangganya Pemain Lokal Mataram Ini Raih 2 Kali Gelar Juara Pro Futsal League
Gora Wahyu Darma Saputra mengungkapkan rasa bahagianya bisa meraih gelar juara Pro Futsal League (PFL) dua tahun beruntun bersama Vamos Mataram.Pemain Vamos ini menjadi salah satu barisan pemain lokal yang mampu bersaing untuk membela Vamos di PFL 2018. Meski persaingan ketat di posisi kiper Vamos, Gora bisa terus bersaing dan membuktikan jika pemain lokal Mataram pun bisa bersaing di liga pro.[suggestedarticle=3]”Juara kedua kali bersama Vamos pastinya bersyukur masih diberi rezeki juara bareng Vamosungkapnya seperti diikuti situs resmi klub, vamosfutsal.com."Senang bisa dapat banyak pelajaran yang bisa diambil dari pemain senior di Vamos dan tentunya semoga lebih baik lagi kedepannya” pungkasnya.
  678 kali
Pemain Lokal Vamos Mataram Ini Berhasil Wujudkan Mimpi Bawa Juara Tanah Kelahirannya
Kebanggaan besar didapat oleh pemain lokal Vamos Mataram, Bagus Himawan yang berhasil menjadi juara Pro Futsal League (PFL) untuk pertama kalinya.Pemain yang lahir dan besar di Mataram ini mengungkapkan kebanggaannya bisa bersaing di tim sebesar Vamos. Ia juga merasakan kebahagiaan luar biasa bisa membawa tim asal Mataram menjadi juara PFL 2018.“Satu hal yang sangat saya banggakan selain menjadi juara di tim ini adalah, bisa bersaing dan beberapa kali masuk menjadi pilihan di tim," ungkapnya seperti dikuti situs resmi klub, vamosfutsal.com.[suggestedarticle=3]"Karena saya yang masih dalam proses berkembang bisa melewati tantangan yg sangat berat untuk masuk disini (Vamos). Satu hal lagi, mereka mengajarkan saya bagaimana mencintai sebuah proses,” lanjut pemain yang mengenakan nomor punggung 14 ini di Vamos.“Yang saya rasakan pertama kali juara liga tentunya sangat senang dan bangga bisa juara bersama tim kebanggaan tanah kelahiran, banyak sekali pengalaman dan ilmu yg saya dapat di tim ini, para official dan pemain senior juga banyak membantu saya dalam proses berkembang," tambahnya."Berada di tim ini adalah mimpi bagi saya, dan bermain bersama pemain-pemain berpengalaman dan dilatih oleh pelatih asing adalah pelajaran langka yang tidak semua orang bisa mendapatkannya” pungkasnya.
  696 kali
Video Kumpulan Aksi Farhad Fakhimzadeh di Pro Futsal League 2018
Vamos Mataram dipastikan tidak akan dibela Farhad Fakhimzadeh di AFC Futsal Club Championship 2018 karena kebijakan mantan timnya, Mes Sungun yang memintanya kembali untuk berlaga di turanemn tersebut.Kiprah Farhad sendiri bersama Vamos cukup luar biasa. Bermain sebanyak 8 kali dari babak reguler hingga final four, Farhad sukses mencetak 6 gol dan memberikan 8 kali assist.[suggestedarticle=3]Berikut aksi-aksi Farhad bersama Vamos di PFL 2018.   Farhad Fakhimzadeh dipastikan tidak bisa membela Vamos diajang AFC Futsal Club Championship 2018. Padahal dirinya termasuk pemain kunci Vamos menjadi juara #PFL2018 ㅤㅤ Berikut beberapa aksi dari Farhad selama PFL2018 yang turut membantu Vamos kembali menjadi juara di tahun ini. Mana momen dari Farhad yang paling kalian ingat selama #PFL2018 ? A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on May 22, 2018 at 9:20pm PDT
  643 kali
Inilah Statistik Ciamik Farhad Fakhimzadeh di Pro Futsal League 2018
Vamos Mataram dipastikan tidak akan dibela Farhad Fakhimzadeh di AFC Futsal Club Championship 2018 karena kebijakan mantan timnya, Mes Sungun yang memintanya kembali untuk berlaga di turanemn tersebut.Kiprah Farhad sendiri bersama Vamos cukup luar biasa. Bermain sebanyak 8 kali dari babak reguler hingga final four, Farhad sukses mencetak 6 gol dan memberikan 8 kali assist. Akurasi umpannya pun luar biasa dengan 86% dari 471 passing.Kehadiran Farhad bisa dikatakan sangat membantu kiprah Vamos untuk meraih gelar juara Pro Futsal League (PFL) 2018. Memang sangat disayangkan Farhad tidak bisa membela Vamos, tapi setidaknya kiprah Farhad di PFL 2018 memberikan pelajaran berharga bagi para pemain Indonesia.[suggestedarticle=3]Berikut statitik Farhad di PFL 2018.   Pemain asing Vamos Mataram asal Iran, Farhad Fakhimzadeh dipastikan tidak bisa membela Vamos diajang AFC Futsal Club Championship 2018. Padahal dirinya termasuk pemain kunci Vamos menjadi juara Pro Futsal League (PFL) 2018. Statistik Farhad pun cukup luas biasa dengan akurasi passing mencapai 86% dan mencetak 6 gol serta 8 assit dari 8 pertandingan yang ia jalani bersama Vamos di PFL 2018. Terima kasih, Farhad telah menyemarakkan futsal Indonesia! #Futsal A post shared by Bolalob.com (@bolalobfutsal) on May 22, 2018 at 8:33pm PDT
  645 kali
Vamos Mataram Tim Paling Banyak Lakukan Shooting di Grup A PFL 2018
Pro Futsal League (PFL) 2018 telah berakhir dengan Vamos Mataram keluar sebagai juaranya.Vamos sendiri ternyata menjadi tim yang paling banyak melakukan tembakan ke gawang lawan selama babak reguler di Grup A. Total dari 14 pertandingan, Vamos mencatatkan 517 tembakan ke gawang lawan.Dari 517 tembakan tersebut 55 persen ke arah gawang. Artinya, 284 ke arah gawang dengan 69 diantaranya menjadi gol. Diperingkat kedua ada My Futsal Cosmo FC Jakarta dengan total 423 shooting dengan akurasi 53 persen.[suggestedarticle=3]SKN FC Kebumen dan Dumai FC Riau menjadi 2 tim yang paling tinggi akurasinya dengan 59 persen. Sementara Dyvy SFC Planet menjadi tim paling sedikit melepaskan tembakan sebanyak 288.Berikut data shoots Grup A PFL 2018.
  600 kali
Pasca Juara di Indonesia, Ali Abedin Dapat Tawaran Gabung Tim Tiongkok dan Uni Emirat Arab
Dua bulan bermain bersama Vamos Mataram di Indonesia, Ali Abedin berhasil mempertahankan raihan yang juga direngkuhnya musim sebelumnya dengan menjadi juara Pro Futsal League.Pasca meraih gelara PFL 2018, Ali kembali ke Iran sambil menunggu nasibnya mendatang. Menurut Ali, dirinya mendapat tawaran main dari klub Tiongkok dan Uni Emirat Arab untuk bermain di kompetisi negaranya.[suggestedarticle=3]"Saya saat ini berada di Iran dan saya punya dua penawaran bagus dari Tiongkok dan Uni Emirat Arab," ujar Ali dilansir Fut5al.irMeski begitu, Ali berharap bisa tetap bermain di dalam negeri. "Saya memang lebih memilih bermain di liga Iran karena tujuan saya lebih penting dari pada uang. Saya mendapat beberapa penawaran bagus dari tim liga Iran. Insha Allah saya akan memutuskanya beberapa hari ke dapan," tandasnya.Selain itu juga belum dapat dipastikan apakah Ali bermain bersama Vamos Mataram pada AFC Futsal Club Championship 2018 pada 1-12 Agustus mendatang.
  1423 kali
1526905201682 tag